JTK (Jurnal Tadris Kimiya)
Not a member yet
    189 research outputs found

    PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF-PSIKOMOTOR PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

    Get PDF
    Penemuan konsep materi pembelajaran secara mandiri dapat mempengaruhi kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik. Hasil observasi di SMAN 1 Karangtengah Demak menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga kemampuan peserta didik dalam menemukan sendiri konsep materi masih kurang, hal ini menyebabkan rendahnya kemampuan kognitif dan psikomotor. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan model pembelajaran yang sesuai yaitu inkuiri terbimbing. Guru belum menerapkan pembalajaran berbasis internet yang dapat membentuk sikap mandiri pada peserta didik, sehingga diperlukan pembelajaran berbasis internet seperti blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan inkuiri terbimbing berbasis blended learning terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik kelas XI MIPA SMAN 1 Karangtengah Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data yang dilakukan dengan metode tes dan observasi. Analisis data awal menunjukkan kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varians sama. Rata-rata hasil tes kemampuan kognitif peserta didik kelas eksperimen sebesar 71,14 dan kelas kontrol sebesar 67,35. Rata-rata ketercapaian ranah psikomotor berdasarkan lembar observasi praktikum kelas eksperimen sebesar 79,9% dan kelas kontrol 74,43%. Besar pengaruh inkuiri terbimbing berbasis blended learning terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor melalui uji koefisien determinasi sebesar 10,62%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor peserta didik kelas XI pada materi larutan penyangga

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA BERBASIS INKUIRI PADA PEMBUATAN ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN GELATIN TULANG IKAN NILA (Oreochoromis niloticus)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi pemikiran pentingnya pengembangan lembar kerja (LK) alternatif untuk mata kuliah kimia bahan makanan, yaitu pada topik kimia es krim. Tujuan penelitian ini untuk menyusun LK berbasis inkuiri, mengetahui uji kelayakan LK, dan penentuan karakteristik es krim yang ditambahkan gelatin tulang ikan nila. Lembar kerja dibuat menggunakan metode research and development dengan mengadaptasi model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) yang dilakukan sampai tahap develop. Instrumen yang digunakan yaitu format uji kelayakan menggunakan teknik kolerasi (r) yang membandingkan rhitung dengan rkritis, LK mahasiswa, prosedur pembuatan es krim, dan tabel karakteristik es krim. Penyusunan LK ini meliputi tahapan analisis konsep pada mata kuliah kimia bahan makanan, analisis literatur penelitian pembuatan es krim dengan penambahan gelatin tulang ikan nila, analisis langkah-langkah dalam LK berbasis inkuiri, prosedur pembuatan gelatin, es krim dan karakterisasi es krim, dan mengaitkan pokok penelitian dengan konsep materi kimia es krim, sehingga menghasilkan produk penelitian berupa LK berbasis inkuiri. Hasil uji kelayakan LK ini valid dengan rerata rhitung 0,80

    DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan self efficacy peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan yang valid berdasarkan validitas ahli materi, ahli media,  praktikalitas guru dan respon peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan di MA Darul Hikmah Pekanbaru terhadap peserta didik kelas XI sains. LKPD dikatakan layak jika memenuhi aspek valid dan praktis. Kevalidan dilihat dari hasil validasi dengan menggunakan lembar validasi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil validasi ahli materi secara keseluruhan sebesar 94% dengan kriteria sangat valid. Validasi ahli media secara keseluruhan sebesar 98% dengan kategori sangat valid. Uji praktikalitas guru dilakukan pada 3 orang guru dan mendapatkan hasil sebesar 87% dengan kategori sangat praktis. Respon peserta didik didapat dari 15 orang peserta didik dilihat dari hasil angket sebesar 81% dengan kategori sangat praktis. Peningkatan self efficacy peserta didik dapat diketahui melalui perhitungan N-gain berdasarkan hasil pretest dan posttest. Rata-rata N-gain yang diperoleh yaitu 0,1378 dengan kategori rendah. Selain itu Peningkatan self efficacy peserta didik dapat dilihat dari angket yaitu hasil perhitungan skor menunjukkan 40% peserta didik mempunyai self efficacy yang sangat tinggi, 47% peserta didik pada kriteria tinggi, dan 13% pada kriteria cukup tinggi

    PENGEMBANGAN SOAL HOTS DENGAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR SEBAGAI MEDIA DISPLAY PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan evaluasi berupa Soal HOTS (High Order Thinking Skill) dengan wondershare quiz creator sebagai media display pada materi stoikiometri yang valid dan reliabel. Penelitian dirancang menggunakan desain penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan Plomp. Pengguna terdiri dari tiga orang guru dan 45 peserta didik kelas XI di sekolah SMA Cendana Pekanbaru, SMA 8 Pekanbaru dan MAN 2 Model Pekanbaru. Objek penelitian adalah soal HOTS dengan wondershare quiz creator sebagai media display. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi lapangan. Data penelitian diperoleh dengan memvalidasi soal HOTS dengan wondershare quiz creator sebagai media display kepada lima orang validator (tiga validator materi dan dua validator media) dan uji coba soal HOTS oleh pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan skor rata-rata validator materi berdasarkan aspek materi dengan persentase 95,34%, aspek konstruksi 95,20% dan aspek bahasa 93,14%. Menurut validator media berdasarkan aspek substansi materi dengan persentase 84,00%, desain pembelajaran 86,00%, tampilan (komunikasi visual) 84,00% dan pemanfaatan software 88,57 %. Skor respon pengguna oleh guru dan peserta didik masing-masing 90,67% dan 91,20% dengan kriteria sangat baik

    PENGEMBANGAN E-MODULE BIOKIMIA PADA MATERI METABOLISME KARBOHIDRAT UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI KIMIA

    Get PDF
    Pembelajaran abad 21 diarahkan berpusat pada peserta didik dan kemampuan untuk berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan berkreativitas. Peserta didik harus dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan bahan perkuliahan untuk sarana belajar mandiri dan dapat mengembangkan keterhubungan makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-module perkuliahan biokimia materi metabolisme karbohidrat untuk peserta didik program studi pendidikan kimia dan kimia semester VI. Di setiap akhir topik bahasan dalam modul ini terdapat tes formatif, sedangkan tes sumatif berada di akhir modul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development model Borg dan Gall dengan instrumen berupa angket. Sumber data penelitian adalah mahasiswa pendidikan kimia berjumlah 36 orang dan 6 orang dosen. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi terhadap peserta didik dan dosen biokimia. Berdasarkan hasil analisis data uji coba yang sudah divalidasi dapat diambil kesimpulan bahwa bahan ajar dalam bentuk e-modul yang dikembangkan sudah layak digunakan dalam perkuliahan Biokimia. Hal ini dibuktikan dari hasil validasi modul elektronik oleh ahli media, materi, dan bahasa diperoleh interpretasi baik dengan persentase 80% hingga 90% dan hasil uji coba skala kecil peserta didik dan dosen mendapatkan interpretasi baik dengan persentase  81% hingga 88%

    PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK (E-MODULE) BIOKIMIA PADA MATERI METABOLISME LIPID MENGGUNAKAN FLIP PDF PROFESSIONAL

    Get PDF
    Pembelajaran abad 21 pada era revolusi industri 4.0 menuntut inovasi dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul elektronik (e-modul) biokimia pada materi metabolisme lipid menggunakan aplikasi Flip PDF Professional. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall, instrumen penelitian berupa angket. Modul elektronik yang dibuat terdiri dari pendahuluan, pembahasan materi (katabolisme lipid, anabolisme lipid, kolesterol, serta penyakit terkait metabolisme lipid), video, gambar serta tes formatif pada tiap materi yang sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah biokimia pada materi metabolisme lipid. Modul elektronik sudah di validasi oleh ahli materi, bahasa, dan media; dilakukan uji coba lapangan dalam skala kecil terhadap 20 mahasiswa dan dosen biokimia. Hasil penelitian menunjukkan e-modul yang dibuat memiliki interpretasi baik dari ahli materi, bahasa, dan media dengan persentase 83,35% hingga 85,00%. Hasil uji coba lapangan juga menunjukkan modul tersebut mendapatkan interpretasi yang baik dengan persentase 84,39%. Melalui hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa modul elektronik memiliki kategori baik serta mendapat respon positif mahasiswa dan dosen. Desiminasi modul elektronik pada proses pembelajaran biokimia sedang dilaksanakan dan akan dipublikasikan pada artikel selanjutnya

    DESAIN DAN UJI COBA E-MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS BLOG PADA MATERI HIDROKARBON

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas e-modul pembelajaran kimia berbasis blog pada materi hidrokarbon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau R & D dengan menggunakan model Borg & Gall yang terdiri dari 10 tahap, namun penelitian ini terbatas sampai pada tahap ke 5. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, guru kimia dan siswa kelas XII TKJ 2 SMK Pekanbaru. Objek penelitian ini adalah e-modul pembelajaran kimia berbasis blog pada materi hidrokarbon. Teknik pengumpulan data diperoleh dari angket uji validitas, uji praktikalitas, uji respon siswa, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas e-modul pembelajaran kimia diperoleh sebesar 90,5% (sangat valid), tingkat praktikalitas diperoleh sebesar 95,2% (sangat praktis) dan respon siswa diperoleh sebesar 87,2% (sangat baik). Dari hasil tersebut mengidentifikasikan bahwa e-modul pembelajaran kimia berbasis blog pada materi hidrokarbon yang diujicobakan layak dan praktis sebagai sumber belajar mandiri di sekolah

    PERBANDINGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran problem based learning dan inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MS SMA Negeri Plus Provinsi pada mata pelajaran kimia, khususnya materi koloid. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MS 1 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI MS 3 sebagai kelas eksperimen 2. Analisis data akhir pada penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi koloid kelas XI SMA Negeri Plus Provinsi Riau. Perbedaan tersebut dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan dari indikator berpikir kritis dari kedua model yaitu nilai rata-rata keseluruhan model problem based learning 86,75 dan nilai rata-rata model inkuiri terbimbing sebesar 81,34. Berdasarkan perbedaan nilai tersebut dapat dinyatakan bahwa model problem based learning lebih baik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa daripada model inkuiri terbimbing

    ANALISIS MISKONSEPSI MAHASISWA CALON GURU KIMIA PADA KONSEP PARTICULATE OF MATTER

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi mahasiswa calon guru pada konsep particulate of matter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan teknik pengumpulan data berupa two tier diagnostic test Particle Theory Diagnostic Instrument (PTDI) yang diadaptasi dari Treagust, Chandrasegaran, Crowley, Yung, Cheong dan Othman serta dikembangkan oleh Widhiyanti, observasi, dan wawancara yang diujikan pada mahasiswa calon guru program studi pendidikan kimia tingkat I sampai IV berjumlah 148 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami miskonsepsi pada 10 butir soal dari 11 soal yang diberikan pada instrumen two tier diagnostic test. Konsistensi jawaban siswa pada setiap kategori tidak mencapai 10% dari jumlah jawaban benar, mahasiswa tidak memahami konsep secara mendalam. Hal ini dibuktikan dengan penurunan jumlah jawaban benar (pada tier 1) dan alasan benar (pada tier 2) dengan persentase lebih dari 10%. Dengan demikian, perlu dilakukan pendalaman materi particulate of mater pada mahasiswa calon guru kimia untuk mengatasi miskonsepsi yang terjadi

    PENGEMBANGAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI CALON GURU KIMIA MELALUI PENDEKATAN SOCIO CRITICAL AND PROBLEM ORIENTED

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan argumentasi calon guru kimia melalui pembelajaran nanosains dan nanoteknologi dengan pendekatan socio critical and problem oriented. Penulis menemukan masalah utama adalah mahasiswa calon guru cenderung pasif dan proses pembelajaran tidak melibatkan siswa dalam berargumentasi. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada 32 mahasiswa calon guru. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, lembar kerja mahasiswa, jurnal reflektif, dan soal tes keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru terlibat dan termotivasi dalam pengalaman pembelajaran nanosains dan nanoteknologi yang bermakna dan keterampilan argumentasi mahasiswa calon guru sudah muncul dan berkembang dengan baik selama proses pembelajaran yaitu mampu memberikan claim dan data, dan beberapa warrants, qualifier dan rebuttal pada argumen yang diberikannya. Pemahaman konsep nanosains seperti karakteristik unik, sifat fisik, sifat kimia nanomaterial dan aplikasi nanosains dan nanoteknologi sudah baik. Pada akhirnya, implikasi pembelajaran tersebut telah memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan argumentasi mereka dan memberikan pengalaman pembelajaran yang dapat diimplementasikan pada kelas sains selanjutnya

    178

    full texts

    189

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JTK (Jurnal Tadris Kimiya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇