JTK (Jurnal Tadris Kimiya)
Not a member yet
    189 research outputs found

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN ASAM BASA BERBASIS ANDROID TERHADAP EFIKASI DIRI PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Penelitian mengenai penerapan media pembelajaran android ini bertujuan untuk mengetahui dampak media pembelajaran android terhadap efikasi diri peserta didik pada materi asam dan basa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimen dengan desain post-test only. Populasi penelitian terdiri dari peserta didik SMAN 5 Yogyakarta kelas XI. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Sampel terdiri dari dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kontrol. Peserta didik pada kelas eksperimen mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis android sedangkan peserta didik pada kelas kontrol melakukan pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket efikasi diri yang terdiri dari 28 butir pernyataan. Data skor efikasi diri peserta didik dianalisis menggunakan ANOVA dengan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis android lebih baik daripada peserta didik yang melakukan pembelajaran konvensional. Penerapan media pembelajaran android dapat meningkatkan efikasi diri peserta didik pada materi asam dan basa

    THE EFFECTIVENESS OF SCRAPMOD AS A LEARNING MEDIA TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of scrapmod which is a learning media which is a combination of scrapbook and moly mod to improve cognitive learning outcomes of students on molecular geometry. This study uses an R & D method (Research & Development) which is conducted only to a limited trial. The limited trials were conducted using a one-group pretest-posttest design. The pretest and posttest values obtained must be normalized using the Kolmogorov Smirnov test, then the N-Gain value is evaluated to obtain the improvement in cognitive learning outcomes of each student. Cognitive learning outcomes of students discussed increased if posttest values are greater than the pretest. The limited trial was conducted on 33 students of class XI of SMAN 1 Porong, Sidoarjo. The method of collecting data is done by using questionnaires, observations, and tests. The average percentage of the N-Gain score obtained is 0.6, which means it falls into the medium category. This shows that the use of scarpmod as a learning media on molecular geometry gives a positive response that can improve students' cognitive learning outcomes

    EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERHADAP KARAKTER KOMUNIKATIF PADA MATERI TERMOKIMIA

    Get PDF
    Penelitian tentang penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan inkuiri telah dilakukan untuk melihat model pembelajaran yang lebih efektif terhadap karakter komunikatif peserta didik pada pokok bahasan termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan desain non equivalen control posttest design. Waktu pengambilan data mulai dari bulan september-oktober 2018 sebanyak 4 kali pertemuan. Sampel merupakan dua kelas yang dipilih dari empat kelas yang ada, yaitu kelas XI MIPA 1 berjumlah 25 peserta didik dan XI MIPA 2 berjumlah 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan kuisioner (angket), tes dilakukan dengan soal sebanyak 30 butir dan angket sebanyak 18 butir pernyataan.  Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menghitung skor rata-rata untuk soal tes dan menghitung persentase karakter komunikatif untuk soal non tes. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data akhir diperoleh persentase hasil belajar pada kelas PBL sebesar 78,85% dan pada kelas inkuiri sebesar 81,98 %. Selain itu, persentase karakter komunikatif peserta didik yang diajar dengan model PBL sebesar 78,15% dan kelas inkuiri sebesar 83,75%, artinya penerapan model pembelajaran inkuiri lebih efektif digunakan dalam membangun karakter komunikatif peserta didik pada materi termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI IKATAN KIMIA KELAS X

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik yang valid, sehingga dapat dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan rancangan penelitian menggunakan pengembangan model Borg and Gall. Objek penelitian adalah LKPD berbasis PBL. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi, angket respon pendidik dan angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu lembar validasi, angket respon tiga orang pendidik dan angket respon peserta didik untuk melihat LKPD. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil validitas yang diberikan validator, hasil angket respon pendidik dan peserta yaitu dengan cara menghitung persentase nilai validasi, angket respon pendidik dan angket respon peserta didik. Hasil analisis data diperoleh validitas pada aspek isi, aspek penyajian, aspek bahasa, aspek kegrafisan, karakteristik Problem Based Learning dan berturut-turut sebesar 98,3%, 98,3%, 93,3%, 95,8% dan 100% dengan katagori valid.  Hasil uji respon pendidik dan peserta didik sebagai pengguna terhadap LKPD berturut-turut sebesar 95,8%dan 96,13%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PBL  pada materi ikatan  kimia yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran

    PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN KIMIA BERORIENTASI ETNOSAINS KAMPUNG SETU BABAKAN DKI JAKARTA

    Get PDF
    Keberagaman budaya asli tiap daerah belum dimaksimalkan dalam pembelajaran kimia di sekolah menengah atas pada daerah masing-masing. Belum banyak buku pengayaan kimia yang mengaitkan konsep dengan konten informasi kebudayaan lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan buku pengayaan berorientasi etnosains kebudayaan lokal Kampung Setu Babakan DKI Jakarta, mengetahui karakteristik buku dan mengetahui respon siswa dan guru terhadap buku.  Metode penelitian mengembangkan model ADDIE yang memiliki lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, validasi, dan angket menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh dari hasil penelitian menjadi dua kelompok yakni data kuantitatif dan data kualitatif dengan teknik pengolahan data yaitu validasi buku dan data angket respon, kemudian analisis data menggunakan skala Likert dan interprestasi skor. Hasil penelitian tiap tahapan yang diperoleh yaitu: pada tahap analisis diperoleh kesenjangan kinerja untuk mencari informasi agar masalah yang diteliti memiliki kedudukan yang jelas, pada tahap desain diperoleh hasil verifikasi kinerja dan keterkaitan etnosains dengan materi kimia, pada tahap pengembangan diperoleh buku yang telah divalidasi oleh satu orang ahli media, satu orang ahli kimia, dan satu orang guru bidang studi kimia, pada tahap implementasi buku pengayaan dilakukan uji coba terbatas dan diperoleh data hasil respon dari empat orang guru kimia dan 35 siswa kelas XII MIPA 4 SMAN 38 Jakarta, tahap evaluasi dilakukan pada setiap tahap sebelumnya. Kemudian hasil penelitian dari angket respon guru dan siswa terhadap buku dihasilkan 87% untuk guru dan 84,20% untuk siswa dengan kategori sangat baik dan layak untuk digunakan pada pembelajaran di sekolah menengah atas. Karakteristik buku juga telah memenuhi beberapa kriteria yaitu materi, penyajian, bahasa, dan kegrafisan sehingga termasuk kategori sangat baik, karena itu, buku pengayaan dapat digunakan sebagai bahan ajar tambahan untuk sekolah menengah atas di DKI Jakarta

    ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI LAJU REAKSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BOUNDED INQUIRY LABORATORY

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains (KPS) peserta didik pada setiap indikator dan mengetahui persentase peserta didik yang memiliki tingkat keterampilan proses sains pada setiap kategori kemampuan (tinggi, sedang, dan rendah) pada materi laju reaksi dengan model pembelajaran Bounded Inquiry Laboratory. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods research dengan teknik purpossive sampling, dimana kelas yang diteliti yaitu XI IPA 2 di SMAN 16 Pekanbaru. Data diperoleh melalui tes dan lembar observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains berupa soal uraian (essay) dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan keterampilan proses sains peserta didik dalam kategori cukup dengan persentase 57.94%. Dari sepuluh indikator yang dianalisis, indikator mengamati memiliki persentase paling tinggi yaitu 76.47% dan indikator berhipotesis memiliki persentase paling rendah yaitu 36.76%. Adapun peserta didik yang memiliki keterampilan proses sains dengan kategori tinggi yaitu sebanyak 9%, kategori sedang 35%, dan kategori rendah sebanyak 56%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik

    Penerapan Problem Based Learning Berpendekatan SETS Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

    Get PDF
    Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa siswa kurang memandang kimia sebagai salah satu bagian dari ilmu sains yang terintegrasi dengan teknologi, lingkungan, dan masyarakat, sehingga keterampilan berpikir kritis siswa kurang dilatih dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpendekatan Science, Environment, Technology, Society (SETS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi minyak bumi. Metode penelitian yang dipilih pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel penelitian pada kelas eksperimen maupun kontrol berjumlah 37 orang siswa. Teknik pengambilan data yang dipilih dalam penelitian adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes uraian berpikir kritis siswa sebanyak sembilan butir soal. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan rata-rata hasil post-test siswa kelas eksperimen yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol, yaitu 81,8 dan 76,8. Artinya, ada perbedaan nilai rata-rata yang diperoleh siswa di kelas eksperimen maupun kontrol, sehingga model PBL berpendekatan SETS berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Rata-rata ketercapaian indikator keterampilan berpikir kritis di kelas eksperimen yang menggunakan model PBL berpendekatan SETS memperoleh persentase yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional, yaitu 82,7% dan 72,7%.Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa siswa kurang memandang kimia sebagai salah satu bagian dari ilmu sains yang terintegrasi dengan teknologi, lingkungan, dan masyarakat, yang menyebabkan keterampilan berpikir kritis siswa kurang terlatih dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model berbasis masalah  (PBL) berpendekatan Science, Environment, Technology, Society (SETS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi minyak bumi. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen. Sampel penelitian pada kelas eksperimen maupun kontrol berjumlah 37 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang dipilih pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen utama yang digunakan yaitu tes uraian berpikir kritis siswa sebanyak 9 butir soal. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata hasil post-test siswa kelas eksperimen yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol yaitu 81,8 dan 76,8. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata nilai siswa di kelas eksperimen maupun kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL berpendekatan SETS berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa

    PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI POLIMER KELAS XII SMK MA’ARIF NU 1 SUMPIUH

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi polimer kelas XII SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh. Model pengembangan 4D dari Thiagarajan yaitu Define, Design, Develop dan Disseminate digunakan dalam penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh. Hasil validasi modul oleh keseluruhan ahli memperoleh skor rata-rata sebesar 89,81% yang mana masuk pada kategori sangat layak. Hasil penilaian peserta didik terhadap modul menunjukkan persentase rata-rata sebesar 86,57% (sangat layak), sementara keseluruhan persentase skor rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat layak

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTORIK UNTUK PRAKTIKUM KIMIA DASAR

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan instrumen penilaian psikomotorik untuk praktikum kimia dasar di Lingkungan dan Laboratorium Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui respon validator dan uji coba terbatas terhadap instrumen yang dikembangkan. Produk yang dihasilkan berupa instrumen penilaian dalam bentuk rubrik dengan skala 1-4. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan yaitu: 1) perencanaan; 2) pengembangan; dan 3) evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi instrumen menunjukkan persentase rerata sebesar 92,86% dengan kategori sangat layak. Sedangkan hasil respon angket dosen pengampu mata kuliah praktikum, asisten laboratorium, dan mahasiswa praktikan mendapatkan tanggapan sangat baik dengan persentase masing-masing sebesar 100%, 100%, dan 99,13%

    PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMA

    Get PDF
    Tujuan penelitian yaitu menguji pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains peserta didik SMA Negeri 1 Sleman pada materi larutan penyangga. Sampel dalam penelitian ini yaitu, 63 peserta didik SMA Negeri 1 Sleman terbagi atas kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan model 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Data, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan). Kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains diukur dengan integrated assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05, dengan demikian terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains peserta didik SMA Negeri 1 Sleman pada materi larutan penyangga.Â

    178

    full texts

    189

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JTK (Jurnal Tadris Kimiya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇