Jurnal Produksi Tanaman
Not a member yet
    1828 research outputs found

    Respon Benih Cabai (Capsicum annum L.) Kadaluarsa Terhadap Lama Perendaman dan Macam ZPT Alami Pada Viabilitas, Vigor dan Pertumbuhan Bibit.

    Get PDF
    Benih kadaluarsa menyebabkan menurunnya kualitas dan mutu benih. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan mutu benih kadaluarsa adalah dengan perlakuan invigorasi menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang dapat diperoleh secara alami dari ekstrak bahan alami. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh jenis ZPT alami dan lama perendaman terhadap viabilitas, vigor dan pertumbuhan bibit pada benih cabai kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Green house Lahan Percobaan Jatimulyo pada bulan Februari sampai Mei 2022. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengakap (RAL) Faktorial. Faktor pertama yaitu jenis ekstrak bahan alami sebagai sumber ZPT alami dan faktor kedua yaitu lama perendaman yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis ZPT alami berpengaruh nyata baik itu terhadap uji viabilitas dan vigor benih dan pertumbuhan bibit. Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap uji viabilitas dan vigor benih, tinggi tanaman dan jumlah daun akan tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang akar. Interaksi antara faktor 1 dan 2 berpengaruh tidak nyata terhadap variabel uji viabilitas dan vigor, jumlah daun dan panjang akar. Akan tetapi, pada variabel tinggi tanaman interaksi hanya ditemukan pada saat tanaman berumur 5 HST (Hari Setelah Tanam)

    Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan di Kawasan Perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt) Kota Malang

    Get PDF
    Perencanaan dan perluasan Kota Malang dijabarkan melalui Bouwplan I-VIII dengan konsep “garden city”. Bouwplan I merupakan kawasan pemukiman elit untuk golongan orang Eropa sejak tahun 1918. Pada fasilitas ruang terbuka hijau terdapat pohon pelindung yang dilestarikan sampai sekarang. Namun, pohon-pohon tepi jalan yang telah ditanam sejak masa kolonial sudah menjadi pohon tua dan biasanya rentan terkena penyakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi penyebaran jenis pohon, tingkat kesehatan pohon tepi jalan dan mengevaluasi penyebab kerusakan pohon tepi jalan di kawasan perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt). Penelitian berfokus pada beberapa jalan di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu sensus dan dianalisis menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Berdasarkan hasil identifikasi penyebaran jenis pohon tepi jalan, pada kawasan arteri sekunder memiliki hasil keanekaragaman yang lebih tinggi yaitu sebanyak 633 pohon, sedangkan pada kawasan kolektor sekunder hanya terdapat 339 pohon. Berdasarkan hasil identifikasi tingkat kesehatan pohon menunjukkan bahwa kedua kawasan tersebut memiliki tingkat kesehatan pohon yang tinggi, karena hasil persentase sakit parah di kawasan arteri sekunder hanya sebesar 11% dan pada kawasan kolektor sekunder sebesar 14%. Kerusakan yang paling banyak ditemukan terdapat pada lokasi cabang dan batang bagian bawah dengan tipe kerusakan cabang patah atau mati dan vandalisme Faktor penyebab kerusakan pohon tepi jalan dapat disebabkan oleh tata guna lahan dan umur pohon yang relatif tua

    Uji Efisiensi Beberapa Jenis Kombinas Pupuk Organik Limbah Daun Mawar pada Pembibitan Tanaman Mawar (Rosa sp.)

    Get PDF
    Mawar merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati karena keindahan bunga serta nilai ekonomis yang tinggi. Namun meskipun banyak diminati terdapat masalah berupa penurunan produksi tanaman serta penumpukan limbah daun mawar. Sehingga dengan keadaan tersebut perlu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman mawar dan mengurangi limbah daun mawar. Upaya yang dapat dilakukan berupa pembuatan dan aplikasi pupuk organik limbah mawar yang dikombinasikan dengan pupuk NPK. Bahan yang dibutuhkan pada penelitian terdiri dari EM4, molase, air, karung,  limbah daun mawar, bibit stek batang tanaman mawar soft avalan, pupuk POC limbah daun mawar, pupuk kompos limbah daun mawar, pupuk NPK mutiara, amplop. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali berupa kombinasi antara pupuk organik limbah daun mawar dengan pupuk anorganik yang terdiri dari 100 % NPK, 100 % Kompos, 100 % POC, 100 % NPK + 100 % kompos, 75 % NPK + 100 % kompos, 50 % NPK + 100 % kompos, 100 % NPK + 100 % POC, 75 % NPK + 100 % POC, 50% NPK + 100% POC. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021- Juni 2022 dan berlokasi di Dusun Ngebruk-Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik menunjukan hasil yang sama. Sehingga pupuk organik limbah daun mawar dapat dijadikan subtitusi pada pembibitan tanaman mawa

    Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Sorgum (Sorghum bicolor) dengan Aplikasi Bahan Organik Eceng Gondok (Eichhornia crassipes): Growth and Production of two varieties of Sorghum (Sorghum bicolor) with the Application of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) Organic Matter

    Get PDF
    Tanaman sorgum (Sorghum bicolor) merupakan salah satu jenis tanaman budidaya yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan pangan maupun pakan.  Pertumbuhan dan produksi sorgum yang baik memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai, baik iklim maupun tanah.  Tanah dengan kadar bahan organik yang rendah kurang mampu mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman yang baik.  Salah satu jenis bahan organik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kadar bahan organik tanah pada pertanaman sorgum adalah eceng gondok (Eichhornia crassipes) karena produksi biomassnya cukup tinggi.  Penelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh bahan organik eceng gondok untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum.  Penelitian ini didesain dalam Rancangan Lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan Rancangan Perlakuan 2 Faktor (RAK-Faktorial).  Faktor pertama adalah varietas sorgum yang terdiri dari 2 taraf sebagai berikut: V1 = Varietas Numbu V2 = Varietas Kawali.  Faktor kedua adalah dosis bahan organik eceng gondok yang terdiri dari lima taraf sebagai berikut: P0 = tanpa bahan organik eceng gondok; P1 = 10 ton.  ha-1; P2 =  20 ton.ha-1; P3 =  30 ton.    ha-1;  P4 = 40 ton.ha-1. Penelitian ini dilaksanakan dilahan pertanian Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo selama 4 bulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas dan bahan organik eceng gondok berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang malai dan hasil biji kering panen, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.  Terdapat interkasi antara varietas dengan bahan organik eceng gondok terhadap panjang malai dengan interaksi terbaik pada kombinasi perlakuan V2P4 =  Varietas Kawali dengan bahan organik eceng gondok 40 ton.ha-1 dengan panjang malai 28,90 cm

    Studi Tingkat Kenyamanan Pada Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol di Kota Padang

    No full text
    Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan infrastruktur hijau di ruang terbuka yang berisi vegetasi dan fasilitas untuk mendukung fungsi dan manfaat dari ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau Imam Bonjol adalah salah satu ruang terbuka hijau di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menilai tingkat kenyamanan ruang terbuka hijau pada Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2022 pada RTH Imam Bonjol di Kota Padang. Alat dan bahan yang digunakan adalah thermohygrometer, lux meter, sound level meter, kuesioner, Laptop, kamera digital, alat tulis, Microsoft word 2010 dan Microsoft excel 2010. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan melakukan pengumpulan data suhu, kelembaban, kebisingan, intensitas radiasi matahari dan jenis vegetasi. Selain itu juga menggunakan metode kuesioner yang diberikan kepada responden untuk mengetahui persepsi mengenai parameter tingkat kenyamanan area RTH Imam Bonjol. Hasil penelitian menunjukkan parameter iklim mikro pada RTH Imam Bonjol termasuk kategori tidak nyaman, karena memiliki nilai THI (Thermal Index Humidity ) sebesar 26,41. Pada parameter kebisingan hasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan di RTH Imam Bonjol telah melewati ambang batas kebisingan sebuah Ruang Terbuka Hijau yaitu sebesar 63,2 dB. Berdasarkan analisis kuesioner persepsi masyarakat dapat diartikan bahwa sebagian besar parameter tingkat kenyamanan berada pada kategori tidak nyaman. Diantaranya parameter iklim mikro, kebisingan, kondisi fasilitas dan tanaman, keamanan, kebersihan, keindahannya tergolong tidak nyaman dan untuk parameter kenyamanan akses masih dalam kategori nyaman

    Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. saccharata Sturt.) pada Berbagai Sumber N

    Get PDF
      Jagung manis (Zea mays L. saccharata Sturt.) adalah komoditas hortikultura memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi seperti serat, kalori, vitamin, mineral. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan dosis pupuk N anorganik dan kombinasi dosis N organik yang optimum pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L. saccharata Sturt.). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas faktor 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk N anorganik terdiri dari 3 taraf: F1 = 100 % Pupuk N anorganik; F2 = 75 % Pupuk N anorganik; F3 = 50 % Pupuk N anorganik. Faktor kedua adalah sumber N anorganik terdiri dari 4 taraf: P1 = Pupuk kandang 10 t ha-1; P2 = Pupuk kandang 20 t ha-1; P3 = Pupuk kandang 10 t ha-1 + PGPR P4 = Pupuk kandang 20 t ha-1 + PGPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara dosis pupuk N anorganik dan kombinasi dosis N organik. Secara terpisah, dosis pupuk N anorganik memberikan pengaruh yang nyata pada variabel tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, kadar klorofil, bobot tongkol, dan kadar kemanisan. Aplikasi pupuk N anorganik sebesar 75% menghasilkan bobot tongkol jagung manis per hektar lebih tinggi sebesar 17,52 ton ha-1. Kombinasi dosis N organik memberikan pengaruh yang nyata pada variabel tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, kadar klorofil, bobot tongkol, dan kadar kemanisan. Aplikasi 10 ton ha-1 pupuk kandang + 10 ml l-1 PGPR menghasilkan bobot tongkol jagung manis per hektar lebih tinggi sebesar 17,16 ton ha-1

    Karakterisasi Morfo-Agronomi Enam Calon Varietas F1 Tanaman Tomat (Lycopersicum esculantum Mill.)

    Get PDF
    Tomat merupakan tanaman sayuran buah yang banyak digemari masyarakat karena memiliki rasa yang enak, manis, sedikit asam, segar dan mengandung antioksidan. Masalah yang dihadapi petani dalam memenuhi kebutuhan pasar bagi konsumen adalah ketidaksesuaian antara kualitas yang dikehendaki masyarakat dengan kualitas buah yang dihasilkan. Salah satu cara dalam meningkatkan kualitas tomat dengan kegiatan karakterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi sifat enam calon varietas F1 tomat berdasarkan karakter morfo-agronomi dan mengetahui keunggulan dan penciri khusus enam calon varietas F1 tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2022 di Desa Bocek, Manggisari, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan perlakuan enam calon varietas hibrida tomat dan dua varietas pembanding yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati terdiri dari karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. Hasil karakterisasi dari 6 calon varietas tomat menunjukkan bahwa calon varietas KR2 dan KR3 memiliki keunggulan pada karakter hasil panen per hektar secara berturut-turut sebesar 45,01 dan 42,12 Ton/Ha. Calon varietas KR3 dan KR2 memiliki ciri khusus pada karakter green shoulder pada buahnya, extent green shoulder, intensitas warna hijau, sedangkan perbedaan terdapat pada karakter antosianin hipokotil dan pola daun. Calon varietas 023 dan 053 memiliki ciri khusus pada karakter antosianin hipokotil, sedangkan perbedaan terdapat pada bentuk pangkal buah. Calon varietas KR1 dan MD memiliki ciri khusus pada bentuk pangkal buah sedangkan perbedaan terdapat pada tipe kelopak buah

    Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Tipe Tegak terhadap Dosis Pupuk Kandang dan Konsentrasi PGPR

    Get PDF
    Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh antara pupuk kandang dosis pupuk kandang dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang dengan 3 taraf yaitu kontrol atau 0 ton ha-1, 5 ton ha-1 dan 10 ton ha-1.  Faktor kedua konsentrasi PGPR dengan 4 taraf yaitu kontrol atau 0 ml I-1, 5 ml I-1, 10 ml I-1 dan 15 ml I-1. Pada setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan, terdiri dari 80 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kandang 10 ton ha-1 dan konsentrasi PGPR 10 ml I-1 atau 15 ml I-1 mampu menghasilkan bobot polong per hektar yang tinggi sebesar 20,38 ton ha1 atau 20,53 ton ha

    Aplikasi Dosis dan Waktu Pemupukan NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt)

    Get PDF
    Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan komoditas yang banyak diminati karena rasa bijinya manis dan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk olahan pangan. Produktivitas jagung manis di Indonesia masih rendah sehingga perlu ditingkatkan melalui penggunaan pupuk anorganik yang tepat. Pupuk yang banyak digunakan diantaranya adalah pupuk NPK karena mengandung Nitrogen, Fosfor dan Kalium. Faktor yang mempengaruhi penyerapan unsur hara diantaranya dosis dan waktu pemupukan. Maka penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh dosis dan waktu pemupukan NPK yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Agrotechno Park Jatikerto Universitas Brawijaya, pada Mei hingga Agustus 2022. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 150, 200, 250, 300 dan 350 kg ha-1. Faktor kedua yaitu waktu pemupukan terdiri dari pemupukan 0 dan 30 HST serta pemupukan 0, 15, dan 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara dosis dan waktu pemupukan NPK, dimana pemberian dosis NPK 250 kg ha-1 dengan waktu pemupukan 0, 15, dan 30 HST mampu meningkatkan panjang tanaman, diameter batang, luas daun, bobot segar tongkol, hasil panen, dan kadar gula saat panen jagung manis. Pemberian dosis NPK 250, 300, dan 350 kg ha-1 menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan dosis NPK 150 dan 200 kg ha-1. Pemupukan pada 0, 15, dan 30 HST menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis lebih tinggi dibandingkan pemupukan 0 dan 30 HST

    Respon Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum) Terhadap Pemberian Paclobutrazol dan Dosis Pupuk NPK

    Get PDF
    Tomato is a type of horticultural commodity that is quite in demand by the people of Indonesia because of its high nutritional content. The aims of this research is to determine the effect of paclobutrazol concentration and dose of NPK fertilizer on the yield of tomato plants. This research was conducted on the experimental garden of the Faculty of Agriculture, University of National Development "Veteran" East Java in December 2020 - April 2021 using polybags. This research is a factorial experiment based on a Randomized Complete Block Design (RCBD) consisting of two factors, the first factor is the concentration of paclobutrazol (P) consisting of: P0 = 0 ppm (control), P1 = 150 ppm, P2 = 300 ppm, P3 = 450 ppm and the second factor is dose of NPK fertilizer consisted of: N0 = 25 g/plant (control), N1 = 12,5 g/plant, N2 = 20 g/plant, N3 = 27,5 g/plant. The results showed that the combination of 150 ppm paclobutrazol + 27,5 g/plant of NPK fertilizer increased the number of flowers, total number of fruits, fruitset, and Vitamin C content

    1,753

    full texts

    1,828

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Produksi Tanaman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇