Jurnal Nosel
Not a member yet
152 research outputs found
Sort by
Studi Eksperimen Penambahan Power Up Dan GroundingWire Terhadap Efisiensi Dan Emisi Pada Sepeda Motor Supra X 125
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan power up dan grounding wire terhadap efisiensi dan emisi pada sepeda motor Honda Supra X 125, serta menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan metode pengujian langsung pada sepeda motor Honda Supra X 125. Pengujian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu kondisi standar tanpa modifikasi, penambahan power up dengan variasi tegangan 10V hingga 14,5V, serta penggabungan grounding wire yang memiliki 5 titik ground. Data diambil menggunakan dynotest untuk mengukur kecepatan putar mesin dan Portable Exhaust Gas Analyzer (PEGA) untuk mengukur emisi gas buang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil dari ketiga tahap tersebut untuk menilai pengaruh modifikasi terhadap efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang. hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Pada kombinasi power up dan grounding wire menunjukkan hasil terbaik. Pada tegangan 13 hingga 14 volt, kadar emisi CO berhasil ditekan menjadi 1,45–1,70% dan HC menurun ke kisaran 279–348 pp
KURIKULUM SMK DALAM MENGHADAPI ERA DISRUPSI TENAGA KERJA SERTA TANTANGAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI
Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyatakan secara langsung bahwa lulusan SMK saat ini masih belum kompeten. Ketidakkompetenan ini merujuk pada kurikulum yang masih kurang berhasil dalam menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Era disrupsi tenaga kerja juga menjadi tantangan bagi SMK di samping masalah-masalah lainnya dan berkaitan erat dengan Revolusi Industri 4.0. Menghadapi tantangan ini SMK harus menyusun kurikulum yang tepat di era disrupsi tenaga kerja dunia usaha dan dunia industri. Kurikulum yang tepat sesuai dengan kebutuhan saat ini akan membantu lulusan SMK diterima bekerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri
Analisis Implementasi 5R di Bengkel Otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran implementasi 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta. Penelitian ini menggunakan Mix method explanatory dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari observasi langsung dan wawancara, kemudian dideskripsikan dalam bentuk tulisan berdasarkan hasil pengamatan dan keterangan narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada ruang alat memiliki persentasi implementasi 80%, ruang praktik chasis memiliki persentase 80%, ruang praktik kelistrikan memiliki persentase 70%, ruang praktik engine memiliki persentase 75%, dan ruang praktik terapan otomotif memiliki persentase 75%. Dengan keseluruhan ruangan mendapatkan predikat “baik” dalam implementasi 5R. 2. Faktor utama yang menghambat implementasi prinsip 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta adalah dari siswa yang kurang disiplin dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada saat ini. Dengan hasil seperti itu penulis memiliki beberapa saran untuk evaluasi implementasi 5R di bengkel otomotif SMK Bhinneka Karya Surakarta yaitu mengintegrasikan budaya kerja 5R dalam mata Pelajaran, melakukan perbaikan dan pembaruan fasilitas. menetapkan SOP berbasis 5R di setiap ruang praktik sebagai standar operasional yang harus ditaati oleh siswa dan tenaga pendidik, memperkuat kerja sama dengan industri mitra agar siswa lebih terpapar pada lingkungan kerja profesional yang menerapkan 5R
ANALISIS PERFORMANSI SOLAR TRACKER SISTEM BERBASIS LOGIKA FUZZY SEBAGAI OPTIMALISASI DAYA YANG DIHASILKAN PANEL SURYA
Energi surya, sebagai salah satu sumber energi alternatif utama yang jumlahnya melimpah dan dampak lingkungan yang minimal, memegang peranan penting dalam penyediaan energi listrik di dunia. Panel surya akan menghasilkan daya listrik yang maksimal bila intensitas radiasi matahari yang diterima juga maksimal. Untuk itu panel surya harus dikontrol agar posisinya selalu tegak lurus terhadap Matahari. Dengan melihat permasalahan tersebut maka diperlukan solar tracking agar posisi panel surya bergerak tegak lurus dengan posisi Matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan daya yang dihasilkan panel surya menggunakan sistem solar tracking dan sistem tetap. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa penelitian langsung pada panel surya. Pada penelitian ini solar tracking menggunakan mikrokontroler berbasis logika fuzzy yang memanfaatkan sensor cahaya untuk memerintahkan motor listrik bergerak mengikuti posisi Matahari secara otomatis. Sedangkan pada sistem tetap, posisi panel surya berada pada sudut paling optimal yaitu 24°. Penelitian dilakukan dengan mengukur arus listrik dan tegangan listrik yang dihasilkan kedua panel surya. Dari hasil pengukuran tersebut diperoleh besaran daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solar tracker berbasis logika fuzzy menghasilkan rata-rata daya keluaran harian yang lebih baik dibandingkan dengan sistem tetap yaitu 7,86 W. Penggunaan logika fuzzy membantu mikrokontroler dalam memberikan inferensi terbaik mengenai arah putaran matahari. panel agar selalu tegak lurus dengan arah datangnya radiasi matahari
ANALISIS CRITICAL THINKING SKILLS SISWA KELAS IX TEKNIK PEMESINAN SMKN 1 GOMBONG PADA PEMBELAJARAN TEKNIK BUBUT BERDASARKAN WATSON-GLASER CRITICAL THINKING APPRAISAL
Critical Thinking Skills (CTS) is a fundamental ability that every student must have. In the modern era of 21st century learning, students are required to have broad understanding, creativity, the ability to solve problems, a nd ways of thinking from various points of view. This research is research on critical thinking skills in Vocational High School students. The instrument used is The Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA) where the focus of measurement includes 5 indicators, namely argumentation ability, assumption ability, deduction ability, interpretation ability and conclusion drawing ability. This research uses quantitative methods because the data used are the results of pure test scores. This research was conducted on class 11 students of the Machining Engineering study program at State Vocational Hight School 1 Gombong. Critical thinking skills (CTS) measurement focuses on learning lathe machining techniques. The research results showed that 52.77% of students had very high critical thinking skills (CTS) abilities or classification A. Meanwhile, 2.78% of students had low abilities or classification D. Students' highest abilities are dominated by indicators of drawing conclusions. Meanwhile, the highest average score for classification A is 87.37 and the lowest for classification D is 62. Overall the critical thinking skills of the 5 WGCTA indicators in class 11 students of the machining engineering study program at State Vocational Hight School 1 Gombong have classification A
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MOTOR BAKAR MAHASISWA PRODI PTM FKIP UNS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED LEARNING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan model pembelajaran flipped learning dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Prodi PTM FKIP UNS pada mata kuliah motor bakar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II Prodi PTM FKIP UNS kelas Motor Bakar A yang berjumlah 42 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Validitas data menggunakan validitas isi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Juli 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan prestasi belajar motor bakar pada mahasiswa Prodi PTM FKIP UNS melalui penerapan model pembelajaran flipped learning. Hal ini ditunjukkan oleh persentase nilai rata-rata prestasi belajar berturut-turut pada setiap siklusnya yaitu pra siklus sebesar 9,24%, siklus I sebesar 16%, siklus II sebesar 31,52%, dan siklus III sebesar 58%. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran flipped learning dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI BENGKEL KONSENTRASI KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK INDUSTRI (TMI) SMK NEGERI 2 SUKOHARJO
Occupational health and safety is a crucial aspect that needs to be studied and implemented. This research aims to analyze the level of knowledge and application of OHS by 12th-grade students majoring in Industrial Mechanical Engineering at SMK Negeri 2 Sukoharjo during their practical activities in the machining workshop. This study uses quantitative descriptive research supported by observations and interviews. The sampling technique uses the total sampling method. Data collection techniques include multiple-choice tests, direct observation, and interviews. The instrument validation technique uses content validation by experts. Quantitative data analysis techniques use assessment criteria. The results of this study indicate the knowledge of 12th-grade students in the Industrial Mechanical Engineering concentration at SMK Negeri 2 Sukoharjo, conducted through multiple-choice tests and observations based on 7 indicators. These indicators are knowledge of OHS scope, knowledge of OHS facilities and infrastructure, knowledge of work hazards, knowledge of Personal Protective Equipment (PPE), personal hygiene and health, workplace cleanliness and health, and ergonomics knowledge. All 7 indicators fall under good criteria. Observation results related to the implementation of OHS by 12th-grade students in the Industrial Mechanical Engineering concentration at SMK Negeri 2 Sukoharjo are based on 5 indicators. These indicators are: use of PPE, compliance with procedures, safe behavior during practice, implementation of 5S, communication and cooperation. The implementation of these 5 indicators is already good. Interview results show that the implementation of OHS during practice is already good. Keywords: Knowledge, Application, Occupational Health and Safet
EVALUASI PEMBELAJARAN PRAKTIK PENGELASANAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA
Penelitian ini bertujuan memberikan analisis dan informasi problematika dan alternatif pemecahan masalah pembelajaran pengelasan pada Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan studi literatur dengan menggabungkan pendapat penelitian terdahulu. Metode observasi dengan melakukan pengamatan langsung pada saat pelaksanaan Praktik Pengenalan Lapangan(PPL) dan melakukan pengamatan secara langsung sesuai dengan kondisi yang ada pada lapangan di SMK Muhamadiyah 1 Surakarta dengan siswa kelas X. Dari data yang diperoleh penerapan pembelajaran pengelasan pada Kurikulum Merdeka ditemui permasalahan yang saling berkaitan yaitu mengenai pengelolaan kelas, materi pembelajaran dan interaksi antara guru dengan murid. Untuk itu penulis mengambil ketiga permasalahan tersebut sebagai bahan observasi yang dimana nantinya di luruskan sesuai dengan tujuan dari Kurikulum Merdeka dimana pembelajaran yang diharapkan adalah student center. Hasil dari observasi ini dapat disimpulkan bahwa dengan mengkaji ulang mengenai pengelolaan kelas, penyusnan materi ajar sesuai perangkat pembelajaran, melakukan hubungan interaksi antara guru dengan siswa dengan baik, peningkatan dalam inovasi dan kekreatifan guru dalam merancang model dan media pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa serta menggunakan metode pembelajaran yang tepat guna maka tujuan dari pembelajaran pengelasan sesuai dengan Kurikulum Merdeka dapat tercapai dengan bai
UJI EKSPERIMEN PENGARUH JUMLAH SUDU DAN DEBIT TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN AIR TIPE VORTEX
The electrification ratio in Indonesia is currently still 87%. This means that there are still 8.5 million residents or the equivalent of 2500 villages that have not received electricity. Indonesia has a lot of potential for renewable energy such as water energy. 7 GW capacity from renewable energy, 66% of which comes from hydropower. The manufacture of pico-hydro scale power plants can be a cheap alternative. Pico-hydro can be applied to irrigation canals so that it can produce small-scale electrical energy. One type of water turbine that can be utilized is a vortex type water turbine. The study used experimental methods. The independent variables are variations in the number of blades 2, 4, and 6 and the distance between the blades and the outlet is 1 cm. The dependent variable of the research is the power and efficiency produced by the vortex water turbine. The data analysis technique in this study used quantitative descriptive analysis techniques. The basin used is a conical basin type with the upper diameter is 40 cm, the lower/oulet diameter is 6.5 cm, and the height is 32 cm. The water discharge in this test has 7 variations, that is 1,12 l/s, 1,26 l/s, 1,54 l/s, 1,68 l/s, 1,82 l/s, 1,96 l/s, and 2,11 l/s. This test produced the highest electrical output power of 9.66 Watts, at a total of 2 blades, the discharge is 1,86 l/s. At the number of blades 6 at a discharge of 1.96 l / d is the highest efficiency value of 6.3%
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK SISWA KELAS X TKR II SMK NEGERI 2 KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Elemen Gambar Teknik kelas X TKR II SMK Negeri 2 Kupang. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kupang tahun pelajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 32 siswa yang diajar dengan menggunakan model Project Based Learning. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil analisis menggunakan SPSS versi 29 dengan uji t diperoleh nilai signifikan ɑ = 0,001 < 0,05. Maka dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar Gambar Teknik siswa kelas X TRK II SMK Negeri 2 Kupang