Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
Not a member yet
227 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (T.I.) PADA JURUSAN BAHASA ARAB FAKULTAS TARBIYAH IAIN AR-RANIRY BANDA ACEH
Abstract: In this globalization era and the development of Information and Communication Technology (ICT). moving so fast, and the system requires all educational settings to adjust well, vision, mission, objectives and strategies for the achievement of quality education and quality. One way to carry out the management of learning the Arabic language based on the Information Technology at Arabic Department of Tarbiyah Faculty IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. The data collection technique used was a questionnaire interview and observation documentation. Based on the results of the study indicate that the Arabic lecturers at Arabic Department of Tarbiyah Faculty IAIN Ar-Raniry Banda Aceh who taught in the classroom is not yet entirely in the form of lesson planning Lectures Events Unit. properly in Microsoft Word typing Arabic. In the implementation of learning show that in opening the lesson, explaining the lecture material, mostly Arabic professors are capable and proficient in doing well, especially in the setting up of learning support tools such as leptop, flash, infokus, wifi internet and online services. The results of the assessments through observation of student is not good. The results of interviews with lecture in the Arabic Tarbiyah Faculty IAIN AR-Raniry Banda Aceh, indicates that not all working to improve the evaluation of learning in the classroom, because the assessment is the evaluation process and the product. Keyword : Learning Management, Arabic Language and Information Technology (I.T.)Abstrak: Dalam era globalisasi dan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (T.I.K) yang bergerak begitu cepat, mengharuskan semua sistem dan tatanan pendidikan untuk menyesuaikan diri baik, visi, misi, tujuan serta strateginya demi tercapainya pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Salah satunya dengan melaksanakan pengelolaan pembelajaran bahasa arab berbasis Teknologi Informasi pada Jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket wawancara dan observasi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa para dosen bahasa Arab pada jurusan bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh yang mengajar di kelas ternyata belum seluruhnya membuat perencanaan pembelajaran berupa Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dengan baik dan benar dalam ketikan Microsoft Word bahasa Arab. Dalam pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa dalam membuka pelajaran, menjelaskan materi perkuliahan, kebanyakan para dosen bahasa Arab sudah mampu dan mahir dalam melaksanakannya dengan baik terutama dalam menyiapkan alat-alat pendukung pembelajaran seperti leptop, flashdisk, infokus, dan layanan wifi internet online. Hasil penelitian tentang penilaian perkuliahan mahasiswa belum baik. Hasil wawancara dengan salah seorang dosen pada jurusan bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN AR-Raniry Banda Aceh menunjukkan bahwa belum semuanya berupaya meningkatkan evaluasi dalam pembelajaran di ruang belajar, karena penilaian yang dilakukan adalah penilaian proses dan produk.Kata Kunci : Manajemen Pembelajaran, Bahasa Arab, dan Teknologi Informasi
HUBUNGAN KECERDASAN KINESTETIK DAN INTERPERSONAL SERTA INTRAPERSONAL DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI DI MTsN KUTA BARO ACEH BESAR
Abstrak. Hasil belajar pedidikan jasmani pada siswa MTsN kuta baro sangat kurang hal ini ada hubungannya dengan kecerdasan kinestetik, kecerdasan interpersonal dan intrapersonal, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya hubungan antara kecerdasan kinestetik, interpersonal dan intrapersonal dengan hasil belajar pendidikan jasmani, serta hubungan bersama-sama ketiga kecerdasan tersebut dengan hasil belajar pendidikan jasmani di MTsN kuta baro aceh besar, teknik pengambilan sampel mengunakan random sampling dengan cara dengan cara mengundi semua populasi dengan penomoran, sampel yang di ambil adalah 15% dari jumlah populasi yang ada, adapun populasi dalam penilitian ini berjumlah 175 sedangkan sampel berjumlah 25 orang, jenis penelitian ini menggunakan korelasionel yaitu mencari hubungan antar variabel, adapun teknik pengumpulan data menggunakan checklis yang dimodivikasi untuk melihat variabel yang diteliti, sementara teknik analisis data yang digunakan yaitu mengunakan rumus korelasi dari jhonson dan rumus korelasi ganda tiga variabel dan dibantu dengan spss 16,0 for windo, dari hasil penelitian yang telah dikumpulkan maka dapat disimpukan bahwa, kecerdasan kinestetik memiliki hubungan dengan hasil belajar, selanjutnya kecerdasan interpersonal juga memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa dan kecerdasan intrapersonal juga memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa sedangkan kecerdasan kinestetik, interpersonal dan intrapersonal secera bersama-sama dipastikan memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa MTsN kuta baro oleh karena itu hanya empat hipotesi Ha: yang penulis ajukan dapat diterima.Kata Kunci: Kecerdasan Kinestetik, Interpersonal, Intrapersonal dan Hasil Belaja
KOMPETENSI GURU PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN SISWA PADA SMK NEGERI 3 BANDA ACEH
Kompetensi guru merupakan faktor utama untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Seorang guru yang profesional harus memiliki beberapa kompetensi yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kompetensi guru produktif, Strategi pengembangan kompetensi guru produktif dan hambatan serta faktor yang mempengaruhi pengembangan kompetensi guru produktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru produktif dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan kompetensi guru produktif dalam meningkatkan sikap kewirausahaan siswa melalui MGMP, (2) Pelaksanaan pengembangan kompetensi guru produktif ada dua tahap pertama alat-alat pratikum, tahap kedua staf pengajar, (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru produktif dalam meningkatkan sikap kewirausahaan siswa pada SMK Negeri 3 Banda Aceh diantaranya ada,yang belum menekuni profesinya untuk menjadi guru profesional, serta kreativitas siswa.Kata Kunci: Kompetensi Guru dan Sikap Kewirausahaan
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA MIN BUENGCALA KECAMATAN KUTA BARO KAB ACEH BESAR
Abstract: Strategies of principal is an important factor in determining the success of the improvement of school quality. This study aimed to describe the strategies of principal from the planning, implementation, supervision, and obstacles in improving education quality. To achieve the goal, this study used qualitative approach and descriptive method. Data collection through observation, interview, and documentation study. Data analysis procedure were data reduction, data display, and data verification. Subjects of this study were principal, vice principal, and teachers. The results of the study showed that (1) The strategies of principal in improving learning effectiveness conducted by teachers with the suggestion that teachers discipline should be improved and teachers should prepare lesson plan, (2) The strategies of principal in improving teacher potential by conducting various trainings and technical guidance, and teacher have to equip themselves with quality reading, (3) There was no obstacle in the condition of school staff/personnel and teachers but there were obstacles in facility and infrastructure especially the classrooms condition which were inadequate, the school did not have multipurpose building, and the school environment condition was plagued by inconvenient vehicles and public transportations.Keywords: Strategies of Principal and Education Quality.Abstrak: : Strategi kepala madrasah merupakan faktor yang penting dalam menentukan keberhasilan peningkatan mutu dimadrasah. Penelitian ini bertujuan mendesripsikan strategi kepala madrasah dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan hambatan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Observasi, Wawancara dan Studi Dokumentasi. Prosedur analisis data adalah Reduksi Data, Penyayian Data, dan Verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, dan Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran yang dilaksanakan guru dengan anjuran kedisiplinan guru harus ditingkatkan serta perangkat pembelajaran harus di miliki oleh setiap guru (2) Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan potensi guru dengan melakukan berbagai pelatihan dan bimtek serta guru membekali diri dengan bacaan yang bermutu (3) Kendala yang dihadapi kepala madrasah dalam implementasi strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan tidak memiliki kendala bila dilihat dari kondisi staf/karyawan madrasah, kondisi guru di madrasah tetapi masih terkendala dengan sarana dan prasana terutama ruang kelas yang belum memadai serta gedung serbaguna yang belum ada sama sekali, sedangkan kondisi lingkungan madrasah terkendala dengan ketidak nyamanan kendaraan dan sarana transportasi pemerintah.Kata kunci : Strategi Kepala Madrasah, dan Mutu Pendidika
PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH OLEH KEPALA SEKOLAH PADA SDIT NURUL FIKRI ACEH BESAR
Abstract: The empowerment of school committee is one of important factorsto succeed education programs including short-term programs, mid-term programs, and long-term program. This research aimedto find out a description of how the empowerment of school committee implemented, school committee empowerment strategies, and obstacles faced by principal in empowering school committee. The approach used was qualitative approach with descriptive method. Data was collected through observation, interview, and documentation study. The research subjects were principal, vice-principal, teachers and school committee. The result showed that:(1) The development program of school committee includedregular meetings, School Budget Planning, semester report, routine activity, feast, market day, birthday school celebration, educational visit, competition, and delivering progress and setback the schools achieved. However, the result was not effective enough. (2) The empowerment strategy of school committee was implemented through regular meetings, parents meeting, routine activities, feast, market day, school birthday celebration, educational visit, school information, and culture transparency in school management. (3) The obstacles faced in empowering school committeewere the committee itself did not create the program. The low of economic factor, unconcerned education, and lack of time were also the obstacles faced in empowering the school committee so that the implementation of school committee empowerment was less effective.Keywords: Empowerment, school committeeAbstrak: Pemberdayaan Komite Sekolah merupakan salah satu faktor penting terwujudnya keberhasilan program pendidikan yang meliputi proram jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang bagaimana program pemberdayaan komite sekolah, strategi pemberdayaan komite sekolah dan hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam pemberdayaan komite sekolah. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,wawancara dan studi dokumentas. Sabjek dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Program pemberdayaan komite sekolah meliputi rapat rutin yang dilaksanakan sekolah, ikut mensahkan RKAS, pengambilan rapor setiap semester oleh orang tua, kegiatan rutin, seperti tasyakkur, market day, perayaan milad SDIT Nurul Fikri Aceh, kunjungan edukatif dan acara lomba menjelang penerimaan murid baru, menyampaikan kemajuan dan kemunduran yang dicapai sekolah namun dalam pelaksanaannya belum menunjukan hasil yang maksimal.(2) Strategi pemberdayaan komite sekolah melalui rapat rutin yang dilaksanakan sekolah, mewajibkan pengambilan rapor setiap semester oleh orang tua, kegiatan rutin seperti tasyakkur, market day, perayaan milad SDIT Nurul Fikri Aceh, kunjungan edukatif dan acara lomba menjelang penerimaan murid baru, menyampaikan prestasi yang dan kemunduran yang dicapai sekolah, menyediakan infotmasi tentang sekolah kepada masyarakat, menumbuhkan budaya trasparansi dalam pengelolaan sekolah. (3) Hambatan dalam pemberdayaan komite sekolah, tidak adanya program yang dibuat oleh komite sendiri, faktor ekonomi masyarakat sekitar sekolah rata-rata ekonominya menengah kebawah, faktor anggota komite yang kurang peduli dengan pendidikan, kurangnya waktu yang dimiliki komite sekolah, sehingga program pemberdayaan komite sekolah kurang efektif.Kata Kunci: Pemberdayaan, Komite Sekola
PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH OLEH KEPALA SEKOLAH PADA SDIT NURUL FIKRI ACEH BESAR
Abstract: Leadership is the principal determining school progress in implementing various school programs. In order to improve the performance of teachers, principals, guidance teachers can malakukan systematically. With the expected performance of good teachers has implications for the improvement of student achievement shown in the learning process effectively. This study uses descriptive qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interview and documentation. Subjects were principals and teachers on Meureudu Islamic junior high school Pidie Jaya. The purpose of this study was to determine: 1) The head of the school in improving labor discipline teacher at Meureudu Islamic junior high school of Pidie Jaya, 2) principal in improving teachers' work commitment on Meureudu Pidie Jaya district, 3) principal responsibility in improving the work of teachers in Meureudu Islamic junior high school Pidie Jaya. The results showed: 1) The head of the school in improving labor discipline teacher at Meureudu to conduct training either individually or in groups via pengaraha, held a picket through daily oversight and take action for the breach of discipline. The school principal also doing by providing an appeal, reprimand, conduct classroom observations and motivate teachers to perform their duties properly. 2) The head of the school in improving teachers' work commitment on Meureudu Islamic junior high school Pidie Jaya district to include teachers in a variety of activities including, involving teachers in upgrading, involving teachers in Congress Subject Teacher (MGMP). 3) The principal responsibility of teachers in improving the Meureudu Islamic junior high school by developing performance of teachers in various teaching programs and motivate teachers to enable MGMP activities.Keywords: Principal Leadership and Teacher PerformanceAbstrak: Kepemimpinan kepala sekolah sangatlah menentukan kemajuan sekolah dalam menjalankan berbagai program sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru pada MTsN Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja guru pada MTsN Meureudu dengan melakukan pembinaan baik secara individual maupun kelompok melalui pengaraha, mengadakan pengawasan melalui piket harian dan melakukan tindakan bagi yang melanggar disiplin. Kepala sekolah juga melakukan dengan cara memberikan himbauan, teguran, melakukan observasi kelas serta memotivasi guru agar dapat melaksanakan tugasnya sebagaimana mestinya. 2) Kepala sekolah dalam meningkatkan komitmen kerja guru pada MTsN Meureudu Kabupaten Pidie Jaya dengan mengikutsertakan guru dalam berbagai kegiatan meliputi, mengikutsertakan guru dalam penataran, melibatkan guru dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). 3) Kepala sekolah dalam meningkatkan tanggung jawab guru pada MTsN Meureudu dengan melakukan pengembangan kinerja guru dalam malaksanakan berbagai program pengajaran dan memotivasi guru agar mengaktifkan kegiatan MGMP.Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Gur
PENGEMBANGAN KINERJA DOSEN FAKULTAS USHULUDDIN IAIN AR-RANIRY BANDA ACEH
Abstract: Lecturer has a crucial position in the process of education, lack of lecturersperformance in carrying out the assignment will result in the quality of graduates, and thedevelopment of lecturer performance to increase the high-quality graduates is absolute to beprioritized. This study aims to find out program, the implementation and the supporting ofdeveloping lecturer performance, in Tridarma Perguruan Tinggi. This study used descriptivequalitative research methods. Subject of the study is Dean, Assistant Dean and chairman ofdepartment. The technique of data analysis is done by data reduction, data presentation, drawingconclusions and verification. The study result: (a). Sector of education and teaching furthereducation maintain lecturer rank, revise syllabus, cooperate with other universities, and doingmonthly discussion, (b). Sector of research conducted lecturer training and scientific writingcompetition, (c). Sector of Community Service: founding model village, religious speaker, khatibof Friday prayers, supervisor of community service activity. The implementation of the lecturerdevelopment program of the Ushuluddin Faculty in the case of education and teaching run asprogrammed, as well as the research. While in the case of community service institutionally is notmaximal yet, even that individually lecturer at the Ushuluddin Faculty performs communityservice. The factors developing lecturer performance both master and bachelor and officeinfrastructure, facilitation, classroom and Ushuluddin Faculty also have its own publishinghouse, they are: Publishing and two scientific journals; Substantia and Al-Mu'asirah, in which itsupport the lecturers in developing the performance.Keywords : Development of lecturers performanc
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA MTsN JANARATA KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH
Abstract: Management of financing is one way to improve the quality of education and learning. The aim of the research is to understand how the implementation of financial management can increase the quality of education and learning at Islamic Janarata Junior High School ( MTsN janarata). The method used is descriptive method with qualitative approach. Data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques, performed with data reduction, data display, conclusions and prefikasi. That is the subject of this research is the principal, vice-principal, teachers, and school treasurer. The results showed that (1) Planning of education financing at MTsN Janarata done with discussions that involve all school personnel. (2) allocation technique based on the standard of education funding priority to improve the quality of learning (3) Supervision of financing is passed by internal and external, that is internally done by the Ministry of Religious Affairs in the field of finance and ekstren by BPK. (4) Barriers experienced by principals in education funding is not fit between planning and the use of education funding allocated by the government. Clash of opinion between the principal components of the use of budget madrasah schools. The implication of this research is the establishment of a constructive management style that is encouraging every school personnel know and understand about the financing, the creation of a culture of transparency about the financing and management, the creation of a sense of responsibility attitude towards improving the quality of education in..MTsN..Janarata. Keywords: Finance Management, Education and Quality of Learning.Abstrak: Manajemen pembiayaan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk memahami bagaimana pelaksanaan manajemen pembiayaan dapat meningkatakan kualitas pendidikan dan pembelajaran pada MTsN janarata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data, dilakukan dengan reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan dan prefikasi. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, Guru, dan bendahara sekolah . Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan pembiayaan pendidikan pada MTsN Janarata dilakukan dengan musyawarah yang melibatkan seluruh personil sekolah. (2) Teknik pengalokasian pembiayaan pendidikan berdasarkan kepada standar yang diprioritaskan untuk meningkatkan mutu pembelajaran (3) Pengawasan pembiayaan dilalukan secara intern dan ekstern, yaitu secara intern dilakukan oleh Kementerian Agama bidang keuangan dan secara ekstren oleh BPKP. (4) Hambatan yang dialami oleh kepala sekolah dalam pembiayaan pendidikan adalah tidak sesuai antara perencanaan dengan penggunaan pembiayaan pendidikan yang dialokasikan pemerintah. Benturan pendapat antara kepala sekolah dengan komponen sekolah tentang penggunaan anggaran madrasah. Implikasi dari penelitian ini adalah terbentuknya gaya manajemen konstruktif yaitu upaya mendorong setiap personil sekolah paham dan memahami tentang pembiayaan, terciptanya budaya transparansi tentang pengelolaan pembiayaan serta, terciptanya sikap rasa tanggung jawab terhadap peningkatan mutu pendidikan pada MTsN Janarata.Kata kunci: Manajemen Pembiayaan, Pendidikan dan Mutu Pembelajara
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN MELALUI BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA MIN CEMPALA KUNENG KABUPATEN PIDIE
Abstract: State Government Elementary School Cempala Kuneng is an educational institution that serves as a base level finance management education research and discussion of the results of this study, the management of the financing of education at the Min Cempala Kuneng have been implemented as programmed. This study used a descriptive approach and qualitative methods of data collection techniques documentation, observations and interviews, the research subject chief Madrasah, committee, treasurer, operator / administrative staff and teachers councils in Cempala Kuneng MIN. This study shows that: 1) planning on BOS MIN Cempala Kuneng already accordance with prevailing regulations. implementation is transparent and used in accordance with the existing guidelines, previously held a meeting with the school committee and the board of teachers. 2) Financing on BOS MIN Cempala Kuneng guided by the guide book for the procurement of BOS is the subject of books, teacher training, purchase of consumables, implement student activities, for transport costs, procurement of laboratory supplies, documentation, maintenance costs and the cost of making and lightweight procurement report. 3) Monitoring of the implementation of BOS MIN Cempala Kuneng made superintendent of schools and education authorities who are monitoring the implementation of government's efforts mesikpun indirectly but very helpful in preventing the abuse of authority and misconduct. 4). BOS funds MIN Cempala Kuneng very supportive school students to free tuition, support schools in implementing the program activities, either to improve the infrastructure and improve the competence of teachers and educators.Keywords: Management, Financing, and Supervision.Abstrak: Madrasah Ibtidaiyah Negeri Cempala Kuneng merupakan suatu lembaga pendidikan tingkat dasar yang berperan sebagai Pengelolaan pembiayaan pendidikan Dari hasil penelitian dan pembahasan penelitian ini, maka pengelolaan pembiayaan pendidikan pada Min Cempala Kuneng sudah dilaksanakan sesuai yang diprogramkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi dan wawancara, Subjek penelitian kepala Madrasah, Komite, bendahara, operator/tenaga administrasi dan dewan guru di MIN Cempala Kuneng. Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) perencaan dana BOS pada MIN Cempala Kuneng sudah sesuai ketentuan yang berlaku. pelaksanaannya sudah transparan dan dimanfaatkan sesuai dengan juknis yang ada, sebelumnya diadakan rapat dengan komite sekolah dan dewan guru. 2) Pembiayaan dana BOS pada MIN Cempala Kuneng berpedoman pada buku panduan BOS yaitu untuk pengadaan buku pokok pelajaran, pelatihan guru, membeli bahan habis pakai, melaksanakan kegiatan kesiswaan, untuk biaya transport, pengadaan bahan laboratorium, dokumentasi, biaya perawatan ringan dan biaya pembuatan dan pengadaan laporan. 3) Pengawasan terhadap pelaksanaan dana BOS MIN Cempala Kuneng dilakukan pengawas sekolah dan dinas pendidikan yang merupakan upaya pengawasan penyelenggaraan pemerintah mesikpun secara tidak langsung namun sangat membantu dalam mencegah adanya penyalahgunaan wewenang dan tindakan pelanggaran hukum. 4). Dana BOS MIN Cempala Kuneng sangat mendukung sekolah untuk membebaskan iuran siswa, mendukung program sekolah dalam melaksanakan kegiatannya baik untuk meningkatkan sarana dan prasarana serta meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.Kata kunci : Pengelolaan, Pembiayaan, dan Pengawasa
PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM PADA SMP NEGERI 1 BANDA ACEH
Abstract: The curriculum educational unit level is the operational curriculum developed by and implemented in each educational unit. Curriculum educational unit level (KTSP) consists of educational objectives educational unit level, the structure and content of education level curriculum, educational calendar, and syllabus. The purpose of this research is to obtain information about: (1) Planning curriculum management; (2) Implementation of curriculum management; and (3) Evaluation of the management curriculum at SMP Negeri 1 Banda Aceh. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods, techniques of data collection is done through interviews, observation and documentation. Subjects were: principals, vice-principals and teachers curriculum. The results showed: (1) Management planning kurikulumPada SMP Negeri 1 Banda Aceh number of teachers and the teaching workforce are uneven in difficulty needs to make the learning process in the provision of duty resulting in a delay in the preparation of rosters learning. (2) Implementation Management Kuikulum In Secondary Schools 1 Banda Aceh, melaakukan implementation well despite some of the shortcomings in the implementation of one of them is the lack of communication in the implementation of the PBM so the borrowing constraints often experience teaching tool (3) evaluation of the Curriculum Management SMP Negeri 1 Banda Aceh, has been in the form of the administration but evaluation done if the process of implementation of Curriculum Management experience problems and issues.Keywords : Curriculum educational unit level and curriculum management.Abstrak: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di setiap masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri atas tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapat informasi tentang: (1) Perencanaan manajemen kurikulum; (2) Pelaksanaan manajemen kurikulum; dan (3) Evaluasi manajemen kurikulum pada SMP Negeri 1 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencaan kurikulum pada SMP Negeri 1 Banda Aceh dalam perencanaannya dan pengaturannya telah menggunakan pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran mengenai tujuan serta isi dan persiapan bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. (2) Pelaksanaan Kuikulum Pada SMP Negeri 1 Banda Aceh, melakukan pelaksanaan menetapkan beban belajar, meliputi menetapkan jumlah jam untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, konversi jumlah jam praktik disekolah kedalam jumlah jam tatap muka, memetapkan jumlah jam mata pelajaran yang terdini atas jam tatap muka, kemudian menetapkan kelender akademik dalam pembentukan roster pelajaran. (3) Evaluasi Kurikulum Pada SMP Negeri 1 Banda Aceh, sudah baik dalam bentuk pelaksanaan administrasi tetapi evaluasi dilakukan jika proses Pelaksanaan Manajemen Kurikulum mengalami kendala dan masalah.Kata kunci : Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan manajemen kurikulu