Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
Not a member yet
227 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN PENDIDIKAN PAUD AL- FATH SABANG
Abstract: Early childhood education today has become the need of society. Although earlychildhood education, including education level of recognition, but education has contributed alot to the development of children's education. This study aims to determine the implementationof the management of early childhood education made Al-Fath Sabang. This research usesdescriptive method with a qualitative approach to data collection tool while using interviews,observation and documentation study questionnaire. As for the subjects in this study is theelement that includes the school principal and teachers in early childhood Sabang Al-Fath,elements of the parents. The results showed that: (1) Planning early childhood educationprograms in school of Al-Fath, was generally well conceived, it has the look of the planningprogram of educational activities in accordance with the provisions of a plan of activities. (2)Organization of Al-Fath in early childhood, was publicly reflects the relevance of the abilityand skills to the needs of education personnel. (3) The implementation of early childhoodeducation in Al-Fath directed in the learning process goes well, effective and fun. (4)Supervision conducted by the two surveillance systems, namely: the direct supervision andcontrol of functional superiors. Supervisor oversight conducted by the Principal, while thefunctional supervision conducted by the School Trustees.Keywords : Management Education and early childhoo
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN STRATEGIK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BANDAR BARU
Abstract: This study aims to determine the mechanism, consideration, implementation, and dissemination of the principal decision-making through strategic management at Bandar Baru SMPN 1. This research used descriptive method with qualitative approach, data collection techniques were interviews, observation and documentation study. Subjects were principals, vice-principals, and teachers. The results showed that: (1) The mechanism of decision-making is done by identifying activities problems, formulate goals, determine alternatives, determine solutions, and decision-making, (2) consideration in decision-making is done by consensus paths between teachers and employees, (3) Implementation of decision-making implemented through legalization, operational plans, and communication, and action, monitoring, review and evaluation, and (4) socialization of decisions implemented through an open explanation to the vice principal and carried out according to plan.Keywords : strategic management, and decision makin
PENGARUH SERTIFIKASI DAN KINERJA GURU TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH
Abstract: Teacher certification program is a government program as an effort to obtain professional teachers. The government expects that the certification improve teacher performance and the national education quality especially student learning outcomes. The general objective of this study was to find out to what extent the certification and teacher performance influence student learning outcomes in SMPN 2 Banda Aceh State Junior High School. The specific objectives of this study was to describe (1) the influence of the certification on the improvement of student learning outcomes in SMPN 2 Banda Aceh State Junior High School and (2) the influence of the teacher performance on the improvement of student learning outcomes in SMPN 2 Banda Aceh State Junior High School in planning and implementing learning process. This study used descriptive design with qualitative approach that focused on correlation of the variables, that is teacher certification (X1), teacher performance (X2), and learning outcomes (Y). Population of this study was all teacher in SMPN 2 Banda Aceh State Junior High School while samples were teachers who have had the certification. Data were collected through questionnaire, observation, and documentation. Data from questionnaire that have been scored for teacher certification and performance then were processed by using statistic method. The results showed that there was significant correlation of teacher certification and performance with the student learning outcomes, that is (1) there was positive influence of the teacher certification on student learning outcomes and (2) there was positive influence of the teacher performance on student learning outcomes.Keywords: The Influence of Teacher Certification and Performance.Abstrak: : Program sertifikasi guru merupakan program dari pemerintah sebagai upaya untuk mendapatkan guru yang profesional. Dengan adanya sertifikasi guru, pemerintah berharap kinerja guru akan meningkat dan pada gilirannya mutu pendidikan nasional akan meningkat pula terutama hasil belajarsiswa. Adapun tujuan umum penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pengaruh sertifikasi dan kinerja guru terhadap peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Banda Aceh. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pengaruh positif sertifikasi guru terhadap peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Banda Aceh. (2) Pengaruh kinerja Guru Sertifikasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Banda Aceh dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang berfokus pada pengungkapan hubungan antar variabel, yaitu Sertifikasi Guru (X1) Kinerja Guru (X2) dan Hasil Belajar (Y).Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru di SMP Negeri 2 Banda Aceh. Sedangkan sampel guru-guru yang telah memiliki sertifikat pendidik. dan Teknik pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi, sedangkan metode pengolahan dalam penelitian ini adalah data hasil kuisioner yang telah diberi bobot untuk sertifikasi dan kinerja guru yang mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Banda Aceh, yang selanjutnya diolah dengan metode statistik. Hasil penelitian meninjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antar asertifikasi dankinerja guru terhadap peningkatan hasil belajar yaitu (1) Terdapat pengaruh yang positif antar asertifikasi guru terhadap hasil belajar siswa. (2) Terdapat pengaruh yang positif antara kinerja guru terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci : Pengaruh Sertifikasi Dan Kinerja Guru
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SD NEGERI LAMBARO ANGAN
Abstract: Style or manner of a school principal in his capacity as leader largely determine success in improving teacher performance under his leadership. The purpose of this study was to obtain data on (1) the principal's leadership style in improving labor discipline, (2) the principal's leadership style to motivate the work of teachers, (3) the principal's leadership style in increasing responsibilities and (4) constraints faced by principals in improving teacher performance. By using a qualitative approach, data collection techniques of observation, interviews and documentary studies, research subjects principals, and teachers, the data analysis techniques with qualitative analysis. This study shows that (1) the principal's leadership style instructive apply (telling) in improving discipline, (2) applying the principal consultative leadership style (selling) in improving work motivation of teachers, (3) the principal's leadership style apply discretionary (delegating) in improving the teacher's responsibility, and (4) the obstacles faced by the school principal that the decline in teacher discipline, teacher performance lack of motivation, and low sense of responsibility in the learning of teachers. It is recommended that the principals can implement a better leadership style or varied so that the desired goal can be achieved with good and maximum.Keywords: Principal Leadership Styles and Teacher PerformanceAbstrak: Gaya atau cara seorang kepala sekolah dalam kapasitasnya sebagai pemimpin sangat menentukan keberhasilan peningkatan kinerja guru di bawah pimpinannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data tentang (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja, (2) gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru, (3) gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan tanggung jawab dan (4) kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan instruktif (telling) dalam meningkatkan kedisiplinan, (2) kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan konsultatif (selling) dalam meningkatkan motivasi kerja guru, (3) kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan delegatif (delegating) dalam meningkatkan tanggung jawab guru, dan (4) kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah yaitu menurunya kedisiplinan guru, kurangnya motivasi kinerja guru, dan rendah rasa tanggung jawab guru dalam pembelajaran. Disarankan agar kepada kepala sekolah dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA GURU KIMIA DI SMAN 1 TEUNOM ACEH JAYA
Abstract: Academic supervision carried out due to low student achievement in the study of chemistry, as a result of poor performance and lack of chemistry teacher motivation and guidance of the principal. Important academic supervision to be carried out by the principal of SMAN 1 Teunom to be able to improve the performance of a chemistry teacher who will have an impact on increasing student learning outcomes in the study of chemistry. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques are interviews, documentation and observation. Subjects were headmaster and chemistry teacher. Based on the results of the study showed that: (1). Academic supervision program designed by the principal based on the needs of a chemistry teacher, improve the situation of learning, curriculum development and evaluation (2). Supervision techniques used are individualized supervision techniques, namely classroom visits, classroom observations and personal conversations, as well as engineering group, namely the meeting during the board meeting of teachers, (3). Follow-up of academic supervision, namely the implementation of learning workshops, clinical supervision and subject teachers conduct discussions. Conclusion: The program provides academic supervision of activities designed to help chemistry teachers to improve their performance, academic supervision techniques are used to directly observe the appearance and abilities of teachers, as well as activities and student learning directly, follow-up carried out in three ways, namely guidance to teachers either directly and indirectly, strengthening supervision and reporting of the results of the instruments academic supervision.Keywords: Academic Supervision and Teacher PerformanceAbstrak: Supervisi akademik dilaksanakan karena rendahnya prestasi belajar siswa pada bidang studi kimia, yang diakibatkan dari rendahnya kinerja guru kimia serta kurangnya pemberian motivasi dan bimbingan dari kepala sekolah. Supervisi akademik penting untuk dilaksanakan oleh kepala sekolah SMAN 1 Teunom untuk dapat meningkatkan kinerja dari guru kimia yang akan berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa pada bidang studi kimia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kimia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1).Program supervisi akademik dirancang oleh kepala sekolah berdasarkan kebutuhan guru kimia. memperbaiki situasi pembelajaran, pengembangan kurikulum serta evaluasi, (2).Teknik supervisi yang digunakan adalah teknik supervisi individual, yaitu kunjungan kelas, observasi kelas dan percakapan pribadi, serta teknik kelompok, yaitu pertemuan pada saat rapat dewan guru, (3). Tindak lanjut supervisi akademik, yaitu workshop pelaksanaan pembelajaran, supervisi klinis dan kegiatan MGMP. Kesimpulan: Program supervisi akademik berisi rancangan kegiatan untuk membantu guru kimia meningkatkan kinerjanya, teknik supervisi akademik digunakan untuk melihat langsung penampilan dan kemampuan guru, serta aktivitas dan cara belajar siswa secara langsung, tindak lanjut dilaksanakan dengan tiga cara, yaitu pembinaan terhadap guru baik secara langsung dan tidak langsung, pemantapan instrumen supervisi dan pelaporan hasil supervisi akademik.Kata kunci: Supervisi Akademik dan Kinerja Gur
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DALAM PEMBERDAYAAN SEKOLAH PADA SD KEMALA BHAYANGKARI KOTA BANDA ACEH
Abstract:This study aims to determine implementation, role ofthe principal,and factors thataffect the implementationof quality improved of school based managementin school empowerment. To achieve these objectives, this study uses a qualitative approach. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The procedure of data analysis is data reduction, data display, and verification. While the subject of research is the principal, vice principal, and teacher. The results showed that: (1) Implementationof school based managementquality improvement done through: (a) stages ofsocialization, (b) formulation ofvision, missionandschool goals, (c) involvea number ofeducational resourcesfor theachievement school progam, (d) doSWOTanalysisof educationalprogramsthat have beenimplemented, (e) preparation of plansandprogramsto improve qualityof work, and(f) implementationprogram andevaluation; (2) The principals rolein implementationof school based managementis enabledproperly, only educationalaspects ofpersonnelmanagementandfinancialmanagementandfinancingrolehas notrunoptimally; and(3) Dominantfactoraffectingthe implementation ofschoolautonomy on school based management quality improvement includebudget managementandmanagementhas not beenimplementedin a transparentandaccountable.Keywords:School Based ManagementQuality Improvement, andSchool Empowerment.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, peran kepala sekolah, dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan manajemen peningkatan MBS dalam pemberdayaan sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan manajemen peningkatan MBS dilakukan melalui: (a) tahapan sosialisasi, (b) perumusan visi, misi dan tujuan sekolah, (c) melibatkan sejumlah sumber daya pendidikan untuk ketercapaian prorgam sekolah, (d) melakukan analisis SWOT terhadap program pendidikan yang sudah dilaksanakan, (e) penyusunan rencana dan program kerja peningkatan mutu, dan (f) pelaksanaan program dan evaluasi; (2) Peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen berbasis sekolah sudah difungsikan dengan baik dan benar, hanya saja dalam aspek manajemen tenaga kependidikan dan manajemen keuangan dan pembiayaan perannya belum dijalankan secara optimal; dan (3) Faktor yang dominan yang mempengaruhi pelaksanaan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah antara lain kemandirian sekolah dan manajemen pengelolaan anggaran belum dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.Kata Kunci: Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, dan Pemberdayaan Sekola
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA SMPN 3 INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR
Abstract: This study aimed to determine the teachers pedagogical competence in lesson planning, learning process, and in improving students motivation. To achieve these objectives, this study used descriptive qualitative approach. Data were collected through interview, observation, and documentation. The procedures of data analysis were data reduction data display and data verification. The subjects of this study were the principal, vice-principals and teachers. The results showed that: (1) the teachers pedagogical competence in lesson planning was done by preparing a lesson plan draft, but some teachers did not bring the lesson plan during the learning process so that the learning objectives were not maximally achieved; (2) the teachers pedagogical competence in the learning process was done by comprehending and solidifying the understanding on a number of learning materials contained in textbooks. Whereas in the learning process, there were for classroom management and undisciplined use of time: and (3) the teachers pedagogical competence in improving student motivation was done by providing opportunities for students to be actively involved in the use of information and coomunication technology facilities in the achievementof learning goals, communicating effectively with learners, and conducting reflectieve action to improve the quality of learning.Keywords: Pedagogical competence and learning motivationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk kompetensi pedagogik guru dalam perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, dan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik guru dalam perencanaan pembelajaran dilakukan dengan membuat draft RPP, namun sebagian guru tidak membawa RPP pada saat proses belajar mengajar berlangsung sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal; (2) Kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran dilakukan dengan mendalami dan memantapkan sejumlah materi pembelajaran sebagaimana terdapat dalam buku paket, adapun dalam proses pembelajaran terdapat pengelolaan kelas yang kurang baik dan pemanfaatan waktu yang kurang disiplin; dan (3) Kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan dengan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat aktif dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dalam pencapaian tujuan pembelajaran, berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, dan melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.Kata kunci : Kompetensi Pedagogik dan Motivasi Belajar
PENDATAAN DAN PEMETAAN OLAHRAGA PRESTASI KONI KABUPATEN PIDIE DARI TAHUN 2006 s/d 2012
Abstrak: Tumbuh kembangnya prestasi olahraga di suatu Provinsi berakar dari pembinaan prestasi Kabupaten/Kota, dalam hal ini potensi yang ada di daerah harus dikembangkan untuk menyokong prestasi olahraga di tingkat Provinsi dan Nasional. Oleh karena itu tiap-tiap Kabupaten/Kota harus melakukan pembinaan yang bagus, sehingga menghasilkan prestasi yang membanggakan. Oleh karena itu, kajian ini menarik untuk dilakukan penelitian. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil pendataan dan pemetaan olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie dari tahun 2006 s/d 2012 ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pendataan dan pemetaan Olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie dari tahun 2006 s/d 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukan bahwa hasil pendataan KONI Kabupaten Pidie secara organisasi sudah berjalan sebagaimana mestinya dan hasil pemetaan olahraga prestasi KONI Kabupaten Pidie tergolong bagus, ini terbukti dari hasil PORDA XI tahun 2010 yang memiliki peningkatan dari PORDA X tahun 2006. Dari hasil yang didapatkan dilapangan, peneliti dapat menyarankan agar lebih ditingkatkan lagi pembinaan olahraga prestasi yang dimiliki KONI Kabupaten Pidie untuk menuju hasil yang lebih optimal lagi kedepan dalam menjalankan setiap program yang direncanakan.Kata Kunci: Pendataan dan Pemetaan terhadap olahraga prestasi
KREATIVITAS GURU PAI DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI MADRASAH ALIYAH JEUMALA AMAL LUENG PUTU
Abstract: Creativity is a key of successful teaching that oriented to the effectiveness of learning process, the achievement of leaning goals, and the optimal education. This study aimed to observe the process of developing teaching materials done by the teachers in learning process in Jeumala Amal Islamic Senior High School of Lueng Putu, where the conceptual teaching materials was a supportive facility in optimizing the learning and education process to achieve the goals expected. To achieve the aim, this study used qualitative approach. Techniques of data collection used were interview, observation, and documentation study. Subjects of this study were principal, vice principal, and teachers. The results of the study described that (1) the teachers tended to have creativity to develop teaching materials in learning process of Islamic Education (PAI) in Jeumala Amal Islamic Senior High School of Lueng Putu. The creativity could be seen from the variation of teaching materials developed, which came from teachers own creativity, school library, bookstore, related departments aid, or websites. The teaching materials used with their various intensity of use and quality included books, pictures, brochures, mock-up, cassette, and CD; and (2) the effort done by the teachers in developing teaching materials were trying to design and be creative to produce and use teaching materials needed based on the material and sub-material of PAI scope.Keywords: Teachers Creativity and Developing Teaching MaterialsAbstrak: : Kreativitas menjadi kunci yang berorientasi kepada efektifnya proses pembelajaran yang di lakukan dan pencapaian tujuan pembelajaran dan pendidikan yang optimal. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang pengembangan bahan ajar yang digunakan guru dalam proses pembelajaran pada Madrasah Aliyah Jeumala Amal Lueng Putu dimana bahan ajar secara konseptual merupakan suatu sarana pendukung dalam upaya optimalisasi proses pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang di harapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Prosedur analisis data adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Sedangkan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru. Hasil yang diperoleh mendeskripsikan bahwa, (1) guru dalam pengembangan bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI pada Madrasah Aliyah Jeumala Amal Lueng Putu cenderung memiliki kreativitas, bentuk kreativitas ini dapat dilihat dari bervariasinyaba han ajar yang di kembangkan, baik sebagai hasil kreasi sendiri, disediakan oleh perpustakaan sekolah, dibelidaritoko-toko penjualannya, bantuan dinas terkait, maupun yang di unduh dari berbagai website yang ada. Diantara bahan-bahan ajar yang digunakan dengan beragam intensitas penggunaan dan kualitas bahan ajar itusendiri, antara lain: buku, gambar, brosur, LKS, maket, kaset, dan CD; dan (2) upaya guru dalam pengembangan bahan ajar dilakukan dengan berupaya mendesain dan berkreasi membuat dan mengunakan bahan ajar yang di butuhkan sesuai dengan materi dan masing-masing sub materi dalam ruang lingkup pendidikan agama Islam.Kata kunci : Pengaruh Sertifikasi Dan Kinerja Gur
MANAJEMEN PEMBELAJARAN SENTRA DAN LINGKARAN PADA PAUD SUBULUSSALAM KOTA BANDA ACEH
Abstract: The early childhood education has an important role in human development resources. The performance of early childhood education requires a right approach in order to optimize all childrens potential to unleash childrens potential intelligence. This study aimed to find out a description of learning management in planning, implementation, and learning evaluation of Beyond Center and Circle Time (BCCT) in Subulussalam Early Childhood Education of Banda Aceh. This research employed a qualitative approach. Data was collected through interview, observation, and documentation. The source of research data were principal and teachers. Data was tested with credibility test. Techniques of data analysis used were data reduction, display, and data verification. The results showed that: 1) planning for Beyond Centers and Circle Time learning was organized in new academic year meeting in the form of annual, semester, monthly and weekly program, and then presented in detail in daily activities plan made by teachers. 2) The implementation of Beyond Center and Circle Time learning centered on the centers of the game and when the children sit in a circle by using the scaffoldings. There are four types of scaffolding to support a child's development, namely (a) scaffolding playing environmental, (b) scaffolding before the play, (c) scaffolding during play, (d) scaffolding after the play. 3) The evaluation of Beyond Center and Circle Time learning was implemented since children came to school until they returned to home including evaluation aspect of children development in the form of religious value, moral, motor, cognitive, language and socio-emotional.Keyword: Learning ManagementAbstrak: Pendidikan anak usia dini memiliki peran sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Penyelenggaraan pendidikan anak usia dini memerlukan pendekatan yang tepat agar dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki anak, terutama dalam melejitkan potensi kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu gambaran tentang bidang manajemen pembelajaran berupa penyusunan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran Sentra dan Lingkaran pada PAUD Subulussalam Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Untuk keabsahan data penelitian ini dilakukan uji kredibilitas. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: reduksi data, display dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran sentra dan lingkaran disusun dalam rapat kerja (raker) pada awal tahun ajaran baru berupa program tahunan, semester, bulanan dan mingguan yang kemudian dijabarkan secara rinci dalam Rencana Kegiatan Harian (RKH) yang dibuat setiap hari oleh guru. 2) Pelaksanaan pembelajaran berpusat di sentra-sentra main dan saat anak duduk dalam lingkaran dengan menggunakan pijakan. Ada empat jenis pijakan untuk mendukung perkembangan anak yaitu (a) pijakan lingkungan main, (b) pijakan sebelum main, (c) pijakan selama main, dan (d) pijakan setelah main. 3) Evaluasi pembelajaran sentra dan lingkaran dilakukan sejak anak datang ke sekolah sampai pulang, yang meliputi evaluasi aspek perkembangan anak yaitu nilai-nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa dan sosial emosional.Kata kunci: Manajemen Pembelajara