INKOM Journal
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
Metode Pemantau Posisi dan Arah Gerak Helikopter Tanpa Awak dengan Google Maps API
Makalah ini membahas metode pemantau posisi dan arah gerak helikopter tanpa awak dengan bantuan layanan Google Maps API dan sensor GPS. Sinyal yang dihasilkan oleh GPS berupa data posisi dalam koordinat lintang dan bujur. Arah gerak helikopter diperoleh dari modul GPS dengan mengkalkulasi data riwayat posisi. Sinyal dari GPS selanjutnya dipancarkan oleh modem radio di helikopter dan diterima oleh modem radio di komputer. Data kemudian diolah oleh program aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6. Data hasil olahan digunakan oleh program javascript untuk menampilkan posisi dan arah gerak helikopter ke dalam peta yang diperoleh dari layanan Google Maps API. Sebagai hasil akhir, pengguna dapat melihat posisi dan arah gerak helikopter pada browser seperti Mozilla Firefox, Google Chrome maupun browser lain yang mendukung HTML5. Kecepatan pembaharuan data posisi pada jaringan lokal dapat mencapai duapuluh data perdetik atau 20 Hz. Kemampuan ini sangat lebih dari cukup mengingat kemampuan akusisi sensor GPS komersial yang paling mutakhir hanya berkisar antara 5-10 Hz. Dengan menggunakan metode ini data GPS dapat diproses tanpa ada data yang terlewat.Makalah ini membahas metode pemantau posisi dan arah gerak helikopter tanpa awak dengan bantuan layanan Google Maps API dan sensor GPS. Sinyal yang dihasilkan oleh GPS berupa data posisi dalam koordinat lintang dan bujur. Arah gerak helikopter diperoleh dari modul GPS dengan mengkalkulasi data riwayat posisi. Sinyal dari GPS selanjutnya dipancarkan oleh modem radio di helikopter dan diterima oleh modem radio di komputer. Data kemudian diolah oleh program aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic 6. Data hasil olahan digunakan oleh program javascript untuk menampilkan posisi dan arah gerak helikopter ke dalam peta yang diperoleh dari layanan Google Maps API. Sebagai hasil akhir, pengguna dapat melihat posisi dan arah gerak helikopter pada browser seperti Mozilla Firefox, Google Chrome maupun browser lain yang mendukung HTML5. Kecepatan pembaharuan data posisi pada jaringan lokal dapat mencapai duapuluh data perdetik atau 20 Hz. Kemampuan ini sangat lebih dari cukup mengingat kemampuan akusisi sensor GPS komersial yang paling mutakhir hanya berkisar antara 5-10 Hz. Dengan menggunakan metode ini data GPS dapat diproses tanpa ada data yang terlewat
Perangkat Lunak HMI Untuk Sistem Supervisory Control Pada Pilot Plant Biodiesel
Dalam suatu sistem supervisory control diperlukan perangkat lunak antar muka yang menjadi penghubung antara manusia (operator) dengan mesin atau peralatan yang dikendalikan. Perangkat lunak tersebut umumnya disebut sebagai HMI (Human Machine Interface) yang berupa Graphical User Interface (GUI) berbasis komputer. Makalah ini menjelaskan tentang pengembangan perangkat lunak HMI untuk sistem kontrol dan monitoring jarak jauh pada pilot plant biodiesel (metil ester) berbasis TCP/IP. Penggunaan format penyimpanan data standar (teknologi XML) dilakukan untuk kemudahan penggunaan koleksi data HMI oleh sub sistem lain. Metodologi pengembangan perangkat lunak mengikuti pendekatan Object Oriented Software Engineering (OOSE) dengan menggunakan notasi UML (Unified Modeling Language). Pengkodean dalam tahap implementasi dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java untuk pengurangan aspek ketergantungan pada produk-produk berlisensi. Dari hasil kegiatan diperoleh sebuah perangkat lunak HMI berbasis open source yang berfungsi dalam hal pengawasan, pengendalian, dan pendukung otomatisasi proses pada pilot plant biodiesel.Kata kunci: GUI, HMI, Java, Open Source, OOSE, Supervisory Control, TCP/IP, UML, XM
Analisa keterkaitan (link analysis) dengan menggunakan Sequential Pattern Discovery untuk prediksi cuaca
Tujuan penelitian ini adalah menganalisa keterkaitan antar atribut/itemset pada parameter yang digunakan dalam prediksi cuaca untuk menghasilkan suatu aturan(rule) yang dapat membuktikan suatu kondisi apakah hujan atau tidak hujan. Metoda yang akan digunakan untuk analisa antar atribut ini adalah Sequential Pattern Mining, dimana pola kerjanya adalah menganalisa keterkaitan suatu atribut akan mempengaruhi atribut lainnya dan bagaimana ketergantungan atribut yang satu dengan atribut lainnya. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menemukan pola-pola pengetahuan yang tersembunyi di dalam data. Pola tersebut berbentuk aturan (rule) yang dapat membantu menentukan kondisi cuaca apakah hari ini hujan atau tidak
Identifikasi Pembicara Menggunakan Algoritme VFI5 dengan MFCC sebagai Pengekstraksi Ciri
Voting Feature Instervals (VFI) 5 memiliki akurasi yang cukup tinggi dalam mengklasifikasikan data berbasis teks dan citra. Berdasarkan hal tersebut dikembangkanlah metode identifikasi pembicara menggunakan algoritme VFI5 dengan Mel Frequency Ceptrum Coefficients (MFCC) sebagai pengekstraksi ciri suara untuk melihat keakuratan algoritme VFI5 dalam mengklasifikasikan data berbasis suara. Jenis identifikasi pembicara pada penelitian ini bersifat tertutup dan bergantung pada text. Pada penelitian ini juga dilakukan percobaan menggunakan suara ber-noise untuk melihat kehandalan VFI5 dalam mengklasifikasikan suara ber-noise. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa metode yang telah dikembangkan ini memiliki akurasi cukup tinggi dengan akurasi tertinggi sebesar 97% untuk data suara tanpa noise. Â Selain itu juga diketahui bahwa jumlah data latih yang optimal untuk menghasilkan akurasi yang tinggi adalah 11. Sedangkan untuk suara bernoise dengan SNR sebesar 30 dB, akurasi tertinggi mencapai 81,5 % dan untuk suara bernoise dengan SNR sebesar 20 dB tingkat akurasi tertinggi mencapai 59 %
IGNITER: Membangun Komputer Cluster Sederhana dengan Cepat
Karena kesulitan dalam memperoleh akses ke fasilitas infrastrukutur komputer cluster pada waktu diperlukan, dan kesulitan dalam mengumpulkan paket installer sewaktu akan membangun infrastruktur komputer cluster sendiri, maka dikembangkanlah suatu installer sistem operasi linux yang dapat membuat infrastruktur komputer cluster sederhana dengan cepat. Dengan mengacu kepada pemaketan dan installasi distribusi linux Fedora dan IGN, kami mengembangkan linux-live dalam bentuk CD dan USB, yang disebut dengan IGNITER (IGOS Nusantara for Instant Cluster). IGNITER dapat mempercepat pengembangan infrastruktur cluster sederhana dalam 5 langkah konfigurasi.Kata kunci: komputer cluster, linux-live, installer, igniter, fedora, ig
Perancangan Dan Analisa Output Rangkaian Signal Conditioning Analog Melalui Mikrokontroler ATmega8535 Untuk Stasiun Cuaca
Stasiun cuaca adalah suatu fasilitas dengan instrumen dan peralatan untuk mengamati kondisi fisik atmosfer pada suatu lokasi atau wilayah pada saat tertentu atau dalam periode jangka pendek (maksimum harian). Pengukuran biasanya dilakukan terhadap salah satu atau beberapa besaran berikut, yaitu: suhu, tekanan udara, kelembaban, kecepatan angin, arah angin, dan jumlah precipitation. Saat ini penulis sedang melakukan kegiatan penelitian mengembangkan Remote Terminal Unit berbasis mikrokontroler untuk stasiun cuaca. Dalam kegiatan tersebut, sensor yang digunakan adalah sensor suhu dan sensor kecepatan angin. Tulisan ini akan memfokuskan pada bagian sensor dan sistem pembacaan output sensor tersebut yang berupa modul mikrokontroler. Tujuan tulisan ini adalah untuk menganalisa output rangkaian signal conditioning analog menggunakan mikrokontroler ATmega8535. Berdasarkan percobaan yang penulis lakukan, diperoleh bahwa penggunaan register Analog to Digital Converter 10 bit dapat menghasilkan nilai pengukuran dengan akurasi hingga 2 angka di belakang koma. Selain itu diketahui bahwa dengan penguatan tegangan input 2 kali pada signal conditioning analog terbukti cukup untuk signal dapat ditangkap oleh mikrokontroler. Pemrograman yang dilakukan masih menggunakan teknik prosedural dengan mempertimbangkan kesederhanaan tujuan program. Kata kunci: Signal Conditioning Analog, Mikrokontroler ATmega8535, Stasiun Cuac
Rancang Bangun Mesin Penjawab SMS Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMega8535
Aplikasi mikrokontroler dalam dunia elektronika sangatlah luas, selain digunakan untuk sistem kontrol mesin-mesin industri, sistem mikrokontroler juga bisa diaplikasikan untuk mengontrol sebuah modem GSM yaitu handphone. Mikrokontroler dapat mengontrol sebuah modem GSM dengan menggunakan perintah-perintah AT Command, baik untuk menjawab panggilan telepon, membaca SMS ataupun mengirim SMS. Pada tulisan ini digunakan mikrokontroler seri AVR tipe ATMega8535 untuk mengontrol sebuah modem GSM Siemens M35i agar dapat menjawab setiap SMS yang diterima secara otomatis ke pengirimnya. Rangkaian yang digunakan sangat sederhana, yaitu regulator 7805, sistem minimum ATMega8535, dan MAX232. Bahasa program yang digunakan adalah bahasa C, menggunakan CodeVision V2.03.4 Standard. Inti dari pemrograman SMS ini terletak pada penggunaan AT Command dan pemahaman struktur PDU (Protocol Data Unit) sebagai bahasa SMS, dengan memahami kedua hal itu kita dapat mendesain berbagai pelayanan berbasis SMS Gateway
Implementasi Manajemen Trafik dan Bandwidth Internet dengan IPCop
dan mahal, maka diperlukan suatu mekanisme pengaturan bandwidth. Hal ini dimaksudkan agar semua pengguna internet bisa melakukan akses ke internet dengan bandwidth yang terbatas. Salah satu alternatif pengaturan bandwidth adalah penggunaan IPCop sebagai alat manajemen trafik dan bandwidth internet. Dengan IPCop, administrator dimudahkan dalam melakukan pengaturan bandwidth dan monitoring trafik dan penggunaan bandwidth internet melalui media web. Dengan mengatur pembagian bandwidth sesuai kebutuhan, diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan bandwidth internet yang sangat terbatas. Dalam pengujian dilakukan terhadap dua jaringan besar di Politeknik Telkom, Bandung yaitu jaringan publik dan jaringan staff. Dari hasil pengujian, terbukti bahwa IPCop berhasil mengoptimalkan dan membatasi bandwidth yang sampai pada client. Terbukti dengan sesuainya throughput yang didapat client dengan throughput yang diatur pada IPCop
Perancangan Kontroler DC Link Inverter Sisi Jala-jala pada Kondisi Faktor Daya 1 untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu 100kW
Sistem kontrol pembangkit listrik tenaga bayu (PLTBayu) 100kW yang sedang dirancang bangun di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek) LIPI memakai inverter 3 fasa yang dipasang pada sisi jala-jala. Inverter ini berfungsi menyalurkan daya listrik yang dibangkitkan oleh generator induksi 3 fasa dari DC link saat operasi dan menyalurkan daya listrik dari jala-jala ke DC link saat start up. Saat melakukan fungsinya inverter ini perlu dikontrol untuk menjaga tegangan DC link pada kisaran nilai yang diinginkan. Makalah ini bertujuan untuk merancang kontroler tegangan DC link untuk inverter sisi jala-jala. Kontrol dc link terdiri dari kontrol umpan balik PI dan kontrol umpan maju dari arus yang masuk dari sisi generator. Pada makalah ini digunakan sinusoidal Pulse Width Modulation (PWM) dengan dan tanpa penambahan sinyal urutan nol (ZSS). Dari hasil simulasi ditarik kesimpulan: (a) kontroler DC link yang telah dirancang mampu mencapai tegangan referensi yang diinginkan, (b) modulasi dengan tambahan sinyal urutan nol memberikan tanggapan tegangan DC link yang lebih baik dari pada modulasi tanpa tambahan sinyal urutan nol, dan (c) modulasi dengan tambahan sinyal urutan nol memberikan faktor daya yang lebih mendekati 1 dari pada modulasi tanpa tambahan sinyal urutan nol.Kata kunci: tenaga bayu, pembangkit listrik, inverter 3 fasa, kontrol tegangan dc link, kontrol umpan balik, kontrol umpan maju, sinusoidal PWM, ZSS
Desain Alat Pengendali Nilai Redaman Attenuator Digital Radio Frekunsi (RF) Pada Sistem Komunikasi Melalui Jaringan TCP/IP
This paper presents interface circuit design between personal computer (PC) and a digital attenuator radio frequency (RF). This system is functioned to control the amplitude attenuation value or strength the RF analog signal until resulting a desired signal level into RF communication systems. The interface circuit will replace a manual digital attenuator controlled system by switch. In this design delivery data system by TCP/IP and microcontroller are used to be input-output device and software designed with basic langguage. The interface circuti design are purposed to control attenuation of the RF digital attenuation through PC with the result that can controlling systems from long distance.This paper presents interface circuit design between personal computer (PC) and a digital attenuator radio frequency (RF). This system is functioned to control the amplitude attenuation value or strength the RF analog signal until resulting a desired signal level into RF communication systems. The interface circuit will replace a manual digital attenuator controlled system by switch. In this design delivery data system by TCP/IP and microcontroller are used to be input-output device and software designed with basic langguage. The interface circuti design are purposed to control attenuation of the RF digital attenuation through PC with the result that can controlling systems from long distance