INKOM Journal
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
Pengendalian Electromagnetic Interference (EMI) Printed Circuit Board (PCB) dalam Perkembangan Peralatan Elektronik
Electromagnetic Interference (EMI) merupakan persoalan dalam sistem maupun subsistem. Perkembangan produk elektronik dengan menggunakan sistem desain elektronik digital dan dengan menerapkan komponen microprocessor bertambah pesat, maka desain produk elektronik terutama yang menggunakan sistem rangkaian digital merupakan sumber Electromagnetic Interference (EMI), yang dapat mengganggu pengoperasian produk elektronik yang berada disekitarnya. Komponen –komponen elektronik yang terpasang pada Printed Circuit Board (PCB) akan saling berinteraksi satu dengan yang lain yang juga merupakan sumber EMI dan dapat mempengaruhi kinerja (performance) dari sistem produk elektroniknya sendiri. Persoalan EMI diatas dapat dikendalikan dengan mengurangi pancaran radiasi elektromagnetik dari komponen –komponen yang ada dalam sistem suatu produk. Dalam paper ini , dibahas mengenai sumber noise yang timbul dari PCB dan sistem pengendalian EMI yang dilakukan melalui PCB.Kata kunci EMI, PCB, Radiasi Electromagnetic
Pengaturan Intensitas Cahaya pada Rumah Kaca
Dalam penelitian ini, dirancang suatu sistem pengaturan untuk memanipulasi salah satu parameter iklim yang mendukung untuk budidaya tanaman yaitu intensitas cahaya. Sistem pengaturan yang digunakan adalah close loop control system, yang berfungsi membandingkan besarnya intensitas dalam rumah kaca sesuai dengan kebutuhan. Metode pengaturan yang digunakan adalah kontrol proporsional. Kontrol proporsional berfungsi mengatur/mempercepat proses penambahan dan pengurangan intensitas cahaya agar besarnya intensitas cahaya yang dibutuhkan stabil. Dari hasil pengujian tanggapan sistem pada alat yang telah dirancang, diperoleh bahwa untuk setting value 80 Lux, 90 Lux, 100 Lux terjadi overshoot hingga 25% dan terjadi offset sekitar 3%,, untuk setting value 110 Lux sampai 200 Lux terjadi offset antara 1,57% hingga 15,45% dari setting value. Sistem pengaturan intensitas cahaya yang telah dirancang mampu mengatasi gangguan dengan terjadi offset sekitar 11% dari setting value. Kata kunci: Sistem Pengaturan, Intensitas Cahay
Pengiriman Data Pengendali Beban Listrik Jinjingan Memakai PLC (Power Line Carrier) Berbasis Mikrokontroler AT89C51
Untuk memudahkan pengendalian beban listrik, digunakan pengatur terpusat yang mengendalikan beban listrik sesuai kode masing-masing beban. Pengendalian beban listrik ini memakai dua buah PLC (Power Line Carrier) sebagai media utama karena data dari mikro-kontroler AT89C51 dikirim melalui jala-jala listrik 1 fasa, 220V, 50 Hz. Teknik modulasi frekuensi yang dipakai akan mentransmisikan data berupa sinyal FSK (Frequency Shift Keying) pada freku-ensi kerja tertentu.PLM 1 (Power Line Modem) yang dipakai dapat mentransmisikan data dengan baik dan dapat diterima dengan baik oleh PLM 2 (Power Line Modem) namun PLM 2 tidak dapat men-transmisikan data. Kata Kunci: Transmisi Data, Mikrokontrol, PLC, PLM
Menentukan Panjang Jangkauan Perangkat Jammer dengan Pendekatan Equivalent Isotropically Radiated Power (EIRP)
Pada tahun 2007 kami telah membuat peralatan jammer yang berfungsi untuk mengganggu atau melumpuhkan komunikasi radio musuh pada peperangan elektronika.Peralatan telah berfungsi dengan baik , tetapi ada keinginan dari calon user untuk penelitian pengembangan baik dari dimensi maupun performance.Untuk itu kami melakukan penelitian mengoptimasikan daya jangkau perangkat jammerMetodologinya adalah pertama membuat persamaan daya jangkau peralatan jammer.Kedua mengganti antena dengan antena directional dan ketiga mengubah exciter menjadi 4 band.Hasil riset diharapkan digunakan TNI (Tentara Nasional Indonesia ).Dengan pengembangan ini diharapkan daya jangkaunya meningkat atau performance meningkat.Pada makalah ini kami membahas mengenai panjang daya jangkau peralatan jammer dengan pendekatan equivalent isotropically radiated power (EIRP).Kata kunci: kata kunci abstra
Aplikasi Mikrokontroller Pada Pembangkit Pulsa Tegangan Tinggi dengan Pengaturan Waktu Pengolahan Untuk Pasteurisasi Sari Buah Apel
Saat ini pasteurisasi sari buah apel menggunakan metode termal dengan menggunakan pemanasan antara 60ï‚°C-100ï‚°C yang dapat menyebabkan kehilangan vitamin,nutrisi esensial perubahan warna, rasa dan bau. Pulse electric field (PEF) merupakan metode pengolahan pangan non termal dengan memberikan kejutan listrik berupa pulsa tegangan tinggi ke bahan makanan melalui elektroda yang ditempatkan pada chamber selama beberapa detik pada suhu kamar. Tujuan makalah ini adalah mendesain pembangkit pulsa tegangan tinggi dengan menggunakan high voltage transformator pada pasteurisasi sari buah apel berbasis pulse electric field (PEF) dengan pengaturan waktu pengolahan serta menganalisis kebutuhan energi spesifik masukan selama proses dan perubahan jumlah mikroba yang terkandung dalam sari buah apel hasil pasteurisasi dengan variasi waktu pengolahan. Berdasarkan hasil simulasi dengan simulasi menggunakan multisim 8 didapatkan bentuk gelombang pembangkit tegangan tinggi berbentuk pulsa dan hasil pengukuran menunjukkan tegangan dan arus rata-rata yang dihasilkan rangkaian sebesar 17kV dan 0,48mA. Kuat medan listrik yang dikirim ke chamber sebesar 0,65kV/cm. Semakin lama waktu pengolahan PEF maka total mikroba yang dikandung juga semakin turun tetapi energi spesifik masukan yang dibutuhkan akan meningkat. Penurunan total mikroba terbesar pada waktu pengolahan 60 detik sebesar 93,53% yang membutuhkan energi spesifik sebesar 175KJ/l.Kata kunci: PEF(pulse electric field), pasteurisasi, energ
Perancangan Inverter Sinusoida 1 Fasa dengan Aplikasi Pemrograman Rumus Parabola dan Segitiga Sebagai Pembangkit Pulsa PWM
Penggunakan inverter saat ini sangat banyak terutama di industri, kantor, maupun di perumahan. Bahkan dengan munculnya energi alternatif seperti solar sel, turbin angin, fuel cell, tidak lepas dari penggunaan inverter. Walaupun inverter kini banyak dipasaran namun keluaran yang dihasilkan masih banyak kelemahan, diantaranya bentuk gelombang yang tidak ideal dan adanya kandungan harmonisa yang justru akan merusak peralatan yang disuplainya.Inverter jenis True Sine Wave adalah jenis gelombang terbaik yang dapat dihasilkan oleh inverter saat ini. Gelombang yang dihasilkan sangat ideal bahkan mungkin lebih baik dari gelombang yang dihasilkan listrik untuk rumah. Untuk memperoleh hasil tersebut digunakan teknik penghilangan harmonisa yaitu membuat pola gelombang yang diprogram dan didukung dengan adanya komponen daya yang mempunyai kecepatan respon yang tinggi untuk pengaturan pada pembangkit sinyal kendali PWM.Berdasarkan pola gelombang tersebut dibuat program pembangkit sinyal kendali PWM yang dikendalikan oleh mikroprosesor, kemudian diterapkan pada inverter satu fasa jembatan penuh yang menggunakan komponen daya mosfet..Kata kunci: inverter, harmonisa, PWM, mikroproseso
Sekuritas Sinyal Voice/Data pada Sistem GSM
Dalam beberapa pemberitaan di surat kabar belakangan ini mengatakan bahwa, penyadapan berhasil dilakukan pada pembicaraan telepon seluler GSM oleh yang berwajib. Ini menunjukkan bahwa, sistem GSM tidak mempunyai sekuritas yang cukup. Apakah memang demikian ? Uraian dalam paper kajian ini akan menunjukkan hal yang sebaliknya, yaitu, ‘perlindungan’ terhadap voice/data dilakukan berlapis dalam sistem GSM. Keberhasilan penyadapan tentu saja dapat dilakukan dengan satu rekayasa teknik yang dilakukan vendor sendiri untuk keperluan tertentu atas permintaan institusi yang mempunyai legalitas.Katakunci: GSM, perlindungan dat