INKOM Journal
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
Sistem Kendali Pengasutan Genset Portabel Dari Jarak Jauh Tanpa-Kabel
Karena menghasilkan emisi gas karbonmonoksida (CO) yang bersifat racun, genset portabel harus diletakkan di luar ruangan dan tidak di dekat pintu, jendela atau ventilasi udara. Kondisi ini menyebabkan posisi genset portabel berjauhan dengan saklar pemindahnya. Oleh karena itu suatu sistem kendali pengasutan dari jarak jauh tanpa kabel diperlukan untuk mempermudah operator dalam mengoperasikan genset portabelnya, sehingga dia tidak perlu berada di dekat genset untuk menyalakan atau memadamkan gensetnya. Dalam penelitian ini telah diupayakan untuk membuat sistem kendali pengasutan genset portabel dari jarak jauh tanpa kabel yang dapat dipasangkan pada genset portabel berbahan bakar premium. Sistem yang dibangun terdiri atas unit pengendali jarak jauh yang berukuran dapat digenggam dan unit aktuator yang secara permanen terhubung secara listrik dengan genset yang dikendalikan. Komunikasi antara unit pengendali jarak jauh dan unit aktuator terjadi secara simpleks menggunakan gelombang radio pita ISM pada frekuensi 433,92 MHz. Sistem yang dibuat telah diimplementasikan untuk menyalakan dan memadamkan genset portabel YMW4500XE merk YAMAWA dan genset tersebut dapat dikendalikan sampai jarak 70 meter dan juga genset yang berada di dalam bangunan berlantai tiga dapat dikendalikan dari dalam dan luar bangunan
System Engineering for Online Monitoring and Early Warning of Water Environment
Measurement activity usually performed at a time or in a certain time period. In the case of measurements at one time, measurements manually by visiting the location of measurements, take measurements and write them down, then left the location is not a problem. However, measurements made within a certain period of time or year would be verydraining, costly, and time consuming if perfomed manually. Thus, design and implementation of embedded system for online monitoring and early warning of water environment is proposed. The system consists of two parts i.e. monitoring stations (site) and monitoring center (server). A monitoring station is an embedded system that has interface with a logger. Monitoring center is a computer that runs the service that gets the data sent by the monitoring stations, process it and put it into the database. Monitoring center also runan http service to display data acquired from monitoring stations to end users both in tabular or graphical view . The system can perform continuous measurements and its results can be monitored remotely
Pengembangan Layanan Sistem Informasi dengan Enterprise Architecture Planning (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung)
oai:jurnal.informatika.lipi.go.id:article/421Perkembangan teknologi telah mengubah manusia dalam menyelesaikan semua pekerjaan dan segala aspek kehidupan manusia. Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang semakin pesat selain berdampak pada kegiatan manusia. Selain itu juga berdampak pada perilaku dan peta persaingan bagaimana cara mengelola perusahaanyang akhirnya berpengaruh pada perkembangan bisnis dunia. RSUD Kota Bandung belum menggunakan sistem informasi dengan teknologi terkini yang dapat menunjang kemudahan akses.. Dilihat dari pemanfaatan sistem informasi yang belum optimal dalam mendukung bisnis rumah sakit, ini merupakan suatu kekurangan dari efisiensi organisasi.Dengan demikian diperlukan sebuah solusi untuk memperbaiki pelayanan system informasi saat ini dengan cara mengajukan beberapa usulan aplikasi Metode yang digunakan untuk menggambarkan kondisi organisasi RSUD Bandung saat ini adalah Enterprise Architecture Planning. Metode ini digunakan untuk menggambarkan dan mengembangkan enterprise architecture untuk mencapai strategi bisnis perusahaan. Penelitian ini menghasilkan beberapa usulan aplikasi yang dapat memperbaiki pelayanan sistem informasi saat ini
Pendeteksian Gerakan Menggunakan Transduser Ultrasound dengan Metoda Pembandingan Pola Gema
Pada tulisan ini kami mengusulkan metoda pendeteksi gerakan. Pendeteksian dilakukan dengan cara membandingkan dua buah pola gema dalam interval waktu tertentu dan jeda antara pola gema. Perbedaan pola gema menunjukkan terjadinya gerakan dari benda-benda di area deteksi sensor. Dengan metoda pembandingan ini, sensor menjadi sensitif terhadap gerakan atau perubahan posisi setiap objek yang berada disekitarnya. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa sensor ini secara khusus lebih sensitif dibandingkan sensor PIR dalam mendeteksi gerakan-gerakan kecil. Pada prakteknya metoda ini telah mampu mendeteksi beberapa gerakan tubuh manusia seperti: dari mulai berjalan; duduk; berbicara; hingga gerak respirasi tubuh
Penerapan Logika Fuzzy Dan Pulse Width Modulation Untuk Sistem Kendali Kecepatan Robot Line Follower
Satu kendala robot line follower (LF) yaitu kendali kecepatan putaran saat belok mengikuti garis belok tajam, belok sedang, belok sedikit, dan tidak ada garis. Kendala tersebut adalah robot LF selalu menggerakkan satu roda saja kiri atau kanan dengan kecepatan maksimum. Kendala ini diatasi dengan menerapkan logika fuzzy untuk mengkomputasi nilai on/off motor saat belokan garis tajam, belokan sedang, dan sedikit. Selanjutnya penerapan Pulse Width Modulation untuk mengatur sinyal lamanya waktu on/off motor. Pengujian dengan sudut 900 dan 450 menghasilkan satu rodakecepatan maksimum, satu roda lagi mengalami dua kecepatan 14,5 % dan 43,1 % dari maksimum. Pengujian sudut 100 satu roda kecepatan maksimum dan satu roda 43,1% dari maksimum.Satu kendala robot line follower (LF) yaitu kendali kecepatan putaran saat belok mengikuti garis belok tajam, belok sedang, belok sedikit, dan tidak ada garis. Robot LF berbelok pada garis yang belok tajam selalu mengalami keluar garis karena putaran motor bergerak maksimum dan terus bergerak jika tidak ada garis. Kendala ini diatasi dengan menerapkan logika fuzzy untuk melacak belokan garis tajam, belokan sedang, belokan sedikit dan tidak ada garis, selanjutnya penerapan Pulse Width Modulation untuk kendali gerak motor. Pembacaan masukan robot LF diatur oleh Fuzzy yaitu belok_kanan_tajam, belok_kanan_sedang, belok_kanan_sedikit, lurus, belok_kiri_tajam, belok_kiri_sedang, belok_kiri_sedikit, garis_putus. Kendali gerak putaran motor diatur, jika belok_kanan_tajam maka putaran motor kanan sangat lambat, belok_kanan_sedang maka putaran motor kanan agak cepat, belok_kanan_sedikit maka putaran motor kanan agak lebih cepat sebaliknya sama jika belok kiri. Robot LF bergerak maksimum jika garis lurus dan berputar 360o jika garis putus dengan motor kiri tidak bergerak dan motor kanan bergerak maksimum
Sistem Akusisi Data Online Proses Sintering dengan Atmosfir Hidrogen untuk Prediksi Parameter Keselamatan
Meningkatnya penggunaan dan penerapan hidrogen sebagai sumber energi terbarukan atau aplikasi pada proses industri, telah meningkatkan tekanan untuk memastikan penanganan keselamatan serta pemantauannya. Masalah keselamatan yang berkaitan dengan gas hidrogen lebih jauh dihambat oleh mahalnya instrumentasi yang diperlukan untuk mengukur persentase batas ledakan, laju aliran dan tekanan yang dihasilkan. Solusi inovatif untuk mengatasi isu-isu keselamatan hidrogen dan sensor fisik yang mahal adalah dengan menggunakan sensor virtual berdasarkan jaringan syaraf tiruan yang belajar dari data untuk memprediksi parameter yang berkaitan dengan keselamatan hidrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dataset yang enggambarkan seluruh perilaku proses sintering dengan atmosfir hidrogen. Dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem akuisisi data untuk proses sintering serta mengujinya pada proses sintering sebenarnya untuk mendapatkan data yang diperlukan. Hasil percobaan pada sistem akuisisi data secara online untuk mengukur variabel proses menunjukkan kinerja sistem yang baik. Data yang diperoleh dapat menggambarkan perilaku keseluruhan hidrogen dalam proses sintering. Dengan demikian data ini dapat digunakan sebagai dataset untuk pemodelan jaringan saraf tiruan dalam memprediksi parameter keselamatan hidrogen dalam studi berikutnya
Ekstraksi Objek pada Citra Radar FM-CW dengan Metode DBSCAN
Makalah ini membahas rancang bangun dan implementasi ekstraksi objek pada radar FM-CW untuk mengatasi permasalahan kualitas citra yang ditangkap oleh radar. Teknik clustering density based spatial clustering of applications with noise (DBSCAN) digunakan untuk mengekstraksi objek dari data input. Hasil dari penelitian ini adalah rancang bangun ekstrasi objek dengan nilai minPts sebesar 4 dan nilai eps sebesar 4 sebagai parameter input untuk DBSCAN. Hasil dari rancang bangun ekstraksi objek adalah titik-titik data hasil ekstraksi objek yang lebih sederhana yang mampu mengatasi permasalahan kualitas citra yang ditangkap oleh radar. Selain itu, titik-titik data yang dihasilkan juga memiliki kualitas data yang lebih baik karena teknik clustering DBSCAN memiliki kemampuan untuk memisahkan noise dari data input
Model dan Metoda Arsitektur pada Sistem Tanya Jawab Medis
Pada makalah ini, akan dilakukan survey beberapa penelitian yang membahas mengenai sistem tanya jawab dengan domain pada bidang medis (medical question answering = MedQuAn). Sistem MedQuAn mengolah pertanyaan yang diajukan dalam bentuk teks bahasa alami dan kemudian sistem akan memberikan jawaban yang relevan. Makalah ini mencoba menelaah modul konseptual MedQuAn, bahwa sistem tanya jawab terdiri dari tiga komponen inti yang berbeda beserta metoda/ pendekatan yang digunakan. Ketiga komponen inti tersebut adalah klasifikasi pertanyaan, pencarian dokumen, dan ekstraksi jawaban. Hasil akhir dari survey ini adalah sebuah kontribusi untuk pengembangan penelitian di masa mendatang di domain MedQuAn khususnya untuk sistem tanya jawab medis dengan menggunakan bahasa Indonesia