FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
    159 research outputs found

    RESEPSI MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP NOVEL HABIBIE & AINUN

    Full text link
    ABSTRAK: Dalam konteks pengajaran dan pembelajaran di lingkungan akademis, novel Habibie Ainun menawarkan peluang yang substansial untuk menganalisis kompleksitas hubungan personal, sejarah, dan konteks sosial-politik yang memengaruhi kehidupan kedua tokoh utama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons serta tanggapan mahasiswa terhadap novel "Habibie Ainun" sebagai bagian integral dari pengajaran dan pembelajaran bahasa serta sastra Indonesia di lingkungan perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixed method desain eksplanatori yang mengintegrasikan elemen kuantitatif dan kualitatif, bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai respons mahasiswa. Mayoritas responden memiliki ekspektasi sebelum membaca novel Habibie Ainun dan merasa terhubung dengan karakter utama, menunjukkan pengaruh penggambaran tokoh. Latar dan konteks waktu dalam novel mempengaruhi pemahaman mahasiswa, sementara pemahaman bahasa memfasilitasi keterlibatan mereka. Alasan penerimaan mahasiswa membaca novel ini adalah dampak emosional, daya tarik pesan inspiratif, dan relevansi sejarah, sementara horizon pembaca mencakup dedikasi, pandangan hidup, dan pengaruh positif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dengan mengungkap cara mahasiswa merespons dan mengaitkan karya sastra dengan realitas sejarah dan sosial, memberikan wawasan tentang efektivitas pengajaran sastra dalam membentuk pemahaman budaya dan sejarah, serta menawarkan pandangan tentang peningkatan pendekatan tersebut sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era kontemporer.KATA KUNCI: Mahasiswa; Novel Habibie Ainun; Pengajaran Sastra; Resepsi Sastra; Respons Pembaca RECEPTION OF INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE STUDENTS MAKASSAR STATE UNIVERSITY TOWARDS THE NOVEL HABIBIE AINUN ABSTRACT: In the context of teaching and learning in an academic environment, the novel Habibie Ainun offers substantial opportunities to analyze the complexity of personal relationships, history, and socio-political contexts that influence the lives of the two main characters. This research aims to evaluate students' responses to the novel "Habibie Ainun" as an integral part of teaching and learning the Indonesian language and literature in a university environment. The method used in this research is a mixed-method approach to explanatory design, which integrates quantitative and qualitative elements, aiming to gain a more comprehensive understanding of student responses. The majority of respondents had expectations before reading the novel Habibie Ainun and felt connected to the main character, showing the influence of the character's depiction. The setting and time context in the novel influence students' understanding, while understanding the language facilitates their engagement. The reasons for accepting students to read this novel are the emotional impact, the appeal of the inspirational message, and historical relevance. At the same time, the reader's horizon includes dedication, outlook on life, and positive influence. This research makes an essential contribution to the development of higher education in Indonesia by revealing how students respond to and linking literary works with historical and social realities, providing insight into the effectiveness of literature teaching in forming cultural and historical understanding, and offering views on improving this approach according to student needs in the contemporary era.KEYWORDS: Student; Novel Habibie Ainun; Literature Teaching; Literary Reception; Reader Response

    EKPLORASI DISCOVERY LEARNING BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATAKAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DI PERGURUAN TINGGI

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya berpikir kemampuan mahasiswa di pendidikan tinggi. menggabungkan dua pendekatan antara Discovery Learning dan Lesson study untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mempromosikan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Melalui serangkaian tahapan Lesson Study terdiri dari: (1) tahapan perencanaan (plan), (2) tahapan pelaksanaan (do), dan (3) tahapan refleksi (see). Dosen merancang dan melaksanakan pelajaran Discovery Learning yang melibatkan mahasiswa dalam eksplorasi matakuliah membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa, seperti analisis kritis, sintesis, dan pemecahan masalah. Dengan adanya Eksplorasi Discovery Learning berbasis Lesson study dalam matakuliah membaca menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi pada keterampilan membaca Mahasiswa mengalami peningkatan pada proses perkuliahan keterampilan membaca dikelas. EXPLORING DISCOVERY LEARNING BASED ON LESSON STUDY TO ENHANCE HIGHER-ORDER THINKING SKILLS IN HIGHER EDUCATION ABSTRACT: The aims of this research by the lower order thinking skills of students in higher education. Combining two approaches, namely Discovery Learning and Lesson Study, to create a learning environment that promotes higher order thinking skills. Through a series of Lesson Study stages, which consist of (1) Plan (2) Do, and (3) See, Lecturer designed and conducted Discovery Learning lessons that involved students in exploring the course material. The result indicates the Discovery Learning based Lesson study is effective in enhancing students' higher order thinking skills, such as critical analysis, synthesis, and problem-solving. The incorporation of Discovery Learning-based on Lesson Study in a reading course demonstrates that students' higher order thinking skills in reading course has improved during teaching learning process with the lecturer

    REFLEKSI BERKEBINEKAAN GLOBAL PADA CERITA ANAK “SEPASANG MATA” KARYA VERONICA W

    Full text link
    ABSTRAK: Bahan bacaan merupakan sumber informasi yang harus digali oleh para pembaca. Di masa yang serba digital ini, sumber bacaan tidak harus berbentuk cetak, banyak platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk memperoleh bahan bacaan dengan menyesuaikan tingkat kebutuhan/jenjang pembaca. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan paltform Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikburistek yang menyediakan bahan bacaan dengan berbagai tema versi digital yang sudah terseleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi dari salah satu bahan bacaan yang telah ditetapkan sebagai bahan bacaan literasi yang sesuai dengan tema Gerakan Literasi Nasional sebagai refleksi salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka yaitu berkebinekaan global, juga untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada pembaca khususnya anak-anak dengan sajian cerita anak yang menarik disertai ilustrasi yang berwarna. Sumber data diperoleh dari cerita anak berjudul “Sepasang Mata” karya Veronica W. dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh bahwa refleksi berkebinekaan global yaitu mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan, dimensi itu terefleksi pada karakteristik tokoh Kinan, Hanna, Edita, dan keluarganya. Dengan demikian, sebelum memberikan bahan bacaan kepada anak-anak, hendaknya peran orang tua, guru, ataupun orang dewasa perlu mengetahui terlebih dahulu isi buku tersebut, agar dapat disesuaikan dengan kondisi anak. Hasil refleksi berkebinekaan global pada penelitian ini diharapakan mampu meningkatkan daya tarik untuk mengenal dan menghargai budaya Nusantara yang beraneka ragam sebagai pengembangan bahan ajar.KATA KUNCI: refleksi; berkebinekaan global; bahan bacaan literasi; cerita anak; budaya Nusantara. REFLECTION ON GLOBAL DIVERSITYIN THE CHILDREN'S STORY "A PAIR OF EYES" BY VERONICA W ABSTRACT: Reading material is a source of information that readers must explore. In this digital era, reading sources do not have to be in printed form, there are many digital platforms that can be used to obtain reading material to suit the needs/level of the reader. One of them is by utilizing the platform of the Ministry of Education and Technology's Language Development and Development Agency which provides selected digital versions of reading materials with various themes. The aim of this research is to explore information from one of the reading materials that has been designated as literacy reading material in accordance with the theme of the National Literacy Movement as a reflection of one of the dimensions of the Pancasila Student Profile in the Merdeka Curriculum, namely global diversity, as well as to introduce Indonesian culture to readers, especially children with interesting children's stories accompanied by colorful illustrations. The data source was obtained from a children's story entitled "A Pair of Eyes" by Veronica W. using a qualitative descriptive method. The results obtained are reflection on global diversity, namely knowing and appreciating culture, intercultural communication skills in interacting with others, reflection and responsibility for experiences of diversity, these dimensions are reflected in the characteristics of the characters Kinan, Hanna, Edita, and their families. Thus, before giving reading material to children, parents, teachers or adults should first know the contents of the book, so that it can be adapted to the child's condition. It is hoped that the results of the reflection on global diversity in this research will be able to increase the attractiveness of getting to know and appreciate the diverse cultures of the archipelago as an open materials development.KEYWORDS: reflection; global diversity; literacy reading materials; children stories; Indonesian culture

    TEKNIK PEMODELAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PROPOSAL RESEARCH

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis proposal penelitian. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan eksperimen pembelajaran kepada dua kelompok mahasiswa melalui pembelajaran online. Pembelajaran dilaksanakan `empat belas kali pertemuan. Produk dari proses pembelajaran yaitu setiap mahasiswa dapat menghasilkan proposal research yang diserahkan kepada instruktur. Setiap proposal dievaluasi berdasar pada rubrik penilaian. Hasil penilaian dieksplisitkan dalam bentuk skor dengan rentang 10 -  100. Kemudian, dianalisis dengan menggunakan teknik statistika uji beda antara sebelum dangan sesudah pembelajaran, dan antara kelompok mahasiswa yang diberi perlakuan pembelajaran. Hasilnya, diketahui bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal research mengalami kenaikan yang signifikan. Hasil yang diperoleh  menunjukan bahwa teknik pemodelan memiliki efektivitas yang baik dalam pembelajaran menulis proposal research.KATA KUNCI: kemampun menulis,  proposal research,  teknik pemodelan, pembelajaran menulis MODELING TECHNIQUES IN LEARNING TO WRITE RESEARCH PROPOSALS  ABSTRACT: This study aims to determine the effectiveness of modeling techniques in learning to write research proposals. To achieve this goal, a learning experiment was carried out for two groups of students through online learning. Learning was carried out 'fourteen meetings. The product of the learning process is that each student can produce a research proposal that is submitted to the instructor. Each proposal is evaluated based on an assessment rubric. The assessment results are explicit in the form of scores with a range of 10 - 100. Then, it was analyzed using statistical techniques to test the difference between before and after learning, and between groups of students who were given learning treatment. As a result, it is known that students' ability to prepare research proposals has increased significantly. The results obtained show that the modeling technique has good effectiveness in learning to write research proposals.KEYWORDS: writing skills, research proposals, modeling techniques, writing learnin

    PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluarga maupun masyarakat. Dalam kehidupan keluarga, perempuan mengemban banyak peran, baik sebagai anak, istri maupun ibu. Namun, masih banyak yang mempertanyakan serta menyepelekan peran perempuan dan menganggap peran tersebut tidak berarti apa-apa. Hal tersebut juga didukung oleh stereotype di masyarakat yang menganggap bahwa peran perempuan dalam keluarga adalah hal yang mudah. Anggapan tersebut tidak hanya terjadi di dunia nyata tetapi juga dalam dunia fiksi seperti novel yang berjudul Home Sweet Loan. Karena itulah tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui peran tokoh perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Artinya bahwa data penelitian yang berupa kalimat, paragraf dan narasi tokoh akan dideskripsikan oleh peneliti. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, paragraf dan narasi tokoh yang menunjukkan peran perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran tokoh perempuan dalam keluarga pada novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Ketiga peran tersebut meliputi peran perempuan sebagai anak, peran perempuan sebagai istri dan peran perempuan sebagai ibu. Dari ketiga peran tersebut, peneliti menemukan bahwa peran perempuan sebagai ibu lebih banyak ditemukan. Hal ini menunjukkan bahwa peran ibu dalam keluarga sangat besar. Ibu sangat penting peran dan kehadirannya dalam kehidupan keluarga.KATA KUNCI: peran, perempuan, keluarga, novel , feminismeThe Role Of Women in the Family in the Novel Home Sweet Loan by Almira Bastari ABSTRACT: This research discusses the role of women in the family. Women have a very important role and contribution in life, both individually, in the family and in society. In family life, women play many roles, both as children, wives and mothers. However, there are still many who question and underestimate the role of women and consider this role to be meaningless. This is also supported by stereotypes in society which assume that women's roles in the family are easy. This assumption not only occurs in the real world but also in the world of fiction such as the novel entitled Home Sweet Loan. That's why the aim of the research is to find out the role of female characters in the family in the novel Home Sweet Loan. This research is included in the type of qualitative descriptive research. This means that research data in the form of sentences, paragraphs and character narratives will be described by the researcher. The data in this research are words, sentences, paragraphs and character narratives that show the role of women in the family in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari.  The results of the research show that there are three roles of female characters in the family in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari. These three roles include the role of women as children, the role of women as wives and the roles of women as mothers. Of these three roles, researchers found that women's roles as mothers were more common. This shows that the mother's role in the family is very large. Mothers have a very important role and presence in family life.KEYWORDS: role, women, family, novel, feminis

    Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terpadu Berbasis Model Discovery Learning Di Kelas IV SD Negeri 101781 Pematang Lalang

    Full text link
    ABSTRAK: Pengembangan Bahan Ajar sangat penting dalam proses pembelajaran karna dapat mendorong siswa untuk menerima dan memahami materi melalui penerapan bahan ajar tematik yang didasarkan pada pembelajaran discovery learning. Ketika guru memberikan menjelaskan tentang pembelajaran tematik, mereka tidak hanya membahas ide-ide yang dihafal atau ditulis, tetapi juga bagaimana mereka berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan mereka. Namun, kenyataannya masih ada ketidaksesuaian yang menyebabkan siswa kurang memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh guru. Ini terlihat dalam berbagai cara seperti tidak mengajukan pertanyaan, tidak memberikan saran, dan menolak untuk menyuarakan pendapat mereka. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan peran bahan ajar yang dimainkan oleh guru dan siswa ketika mengembangkan bahan ajar tematik berbasis discovery learning.KATA KUNCI: Bahan Ajar; Tematik ; Discovery LearningDEVELOPMENT OF THEMATIC TEACHING MATERIALS BASED ON THE DISCOVERY LEARNING MODEL IN GRADE IV OF SD NEGERI 101781 PEMATANG LALANGABSTRACT: The development of teaching materials is very important in the learning process because it can encourage students to receive and understand the material through the application of thematic teaching materials based on discovery learning. When teachers give explanations about thematic learning, they not only discuss the ideas that are memorized or written, but also how they relate to their daily lives and environment. However, the reality is that there are still discrepancies that cause students to pay less attention to the lessons given by teachers. This is seen in various ways such as not asking questions, not giving advice, and refusing to voice their opinions. Therefore, the purpose of this study is to determine the role of teaching materials played by teachers and students when developing thematic teaching materials based on discovery learning.KEYWORDS: Teaching Materials; Thematic; Discovery Learnin

    PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS NASKAH DRAMA

    Full text link
    ABSTRAK: Pembelajaran inovatif memfokuskan bagaimana proses pembelajaran berlangsung, bahan ajar dan media yang digunakan, dan penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran. Upaya pengembangan kemampuan menulis naskah drama dapat dilakukan dengan cara mengembangkan sebuah bahan ajar untuk membantu pembelajaran. Pengembangan bahan ajar menulis naskah drama dapat menggunakan pendekatan kontekstual agar pembelajarannya beserta contohnya yang lebih dekat dengan kehidupan nyata siswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk bahan ajar menulis kreatif naskah drama dengan melihat aspek isi, bahasa, dan tampilan bahan ajar. Bahan ajar yang disajikan diintegrasikan dengan pembelajaran kontekstual. Penilaian yang disajikan dalam bahan ajar ini adalah penialain otentik yang nantinya akan bertujuan dapat melihat hasil belajar siswa secara proses. Penilaian dilakukan setiap kegiatan yang tertuang dalam bahan ajar karena penilaian yang digunakan dalam bahan ajar ini adalah penilaian proses. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan yang digagas oleh Borg and Gall yaitu reserch dan development (RD). RD ini memilik 7 langkah pengembangan, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba lapangan, revisi, uji coba langan yang pada tahap ini uji praktisi dan uji pengguna, dan penyempurnaan produk. Pada saat validasi kepa ahli materi mendapatkan rata-rata 91%. Hasil validasi pada ahli oembelajaran dan tampilan mendapatkan rerata 77% dari aspek isi, 76% dari kelayakan bahasa, dan 89% dari aspek penyajian. Hasil validasi lapangan diperoleh rerata 77%. Dari hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar menulis naskah drama ini layak digunakan dalam pembelajaran.KATA KUNCI: bahan ajar menulis naskah drama;  model pembelajaran kontekstual; pembelajaran inovatif . INNOVATIVE LEARNING IN DRAMA SCRIPT WRITING  ABSTRACT: Innovative learning focuses on how the learning process takes place, the teaching materials and media used, and the assessment carried out in learning. Efforts to develop the ability to write drama scripts can be done by developing teaching materials to assist learning. The development of teaching materials for writing drama scripts can use a contextual approach so that learning and its examples are closer to students' real lives. The purpose of this research is to produce teaching materials for creative writing of drama scripts by looking at aspects of content, language, and appearance of teaching materials. The teaching materials presented are integrated with contextual learning. The assessment presented in this teaching material is an authentic assessment that will aim to see student learning outcomes in the process. The assessment is carried out every activity contained in the teaching materials because the assessment used in this teaching material is a process assessment. . This research uses development research initiated by Borg and Gall, namely research and development (RD). This RD has 7 development steps, namely research and data collection, planning, product draft development, field trials, revision, field trials which at this stage are practitioner tests and user tests, and product improvement. At the time of validation to the material expert got an average of 91%. The results of validation on learning and display experts get an average of 77% from the content aspect, 76% from language feasibility, and 89% from the presentation aspect. The results of field validation obtained an average of 77%. From the validation results, it shows that the teaching materials for writing drama scripts are suitable for use in learning.KEYWORDS: teaching materials for writing drama scripts; contextual learning model; innovative learning

    PEMANFAATAN TIKTOK DALAM KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATERI TEKS ULASAN SISWA KELAS VIII

    Full text link
    ABSTRAK: Peneilitian ini memiliki tujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi media pembelajaran TikTok dalam keterampilan berbicara melalui teks ulasan pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIIIA di MTs Muhammadiyah 1 Malang (2) mendeskripsikan dampak penerapan media pembelajaran TikTok dalam keterampilan berbicara melalui teks ulasan pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIIIA di MTs Muhammadiyah 1 Malang (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan media pembelajaran TikTok. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memahami secara mendalam tentang implementasi dan dampak media pembelajaran TikTok dalam keterampilan berbicara. Objek penelitian ini ialah siswa-siswi kelas VIIIA MTs Muhammadiyah 1 Malang yang berjumlah 25 Siswa, terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 20 siswa Perempuan. Sumber data penelitian ini ialah kumpulan video karya peserta didik kelas VIII. Dampak dalam penerapan media pembelajaran TikTok dalam keterampilan berbicara pada materi teks ulasan memiliki efek yang menguntungkan pada proses belajar siswa, hal tersebut dibuktikan dengan siswa yang mampu mengatasi permasalahan secara nyata serta siswa dapat menuangkan ide maupun berpikir secara kritis, inovatif dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan belajar yang dihadapi.media pembelajaran TikTok yang digunakan dengan pengunaan dan metode yang tepat, dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan inovatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Berbagai fitur aplikasi yang beragam mampu mewadahi keterampilan peserta didik. Pemanfaatan media pembelajaran TikTok dapat diimplemtasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk mengetahui manfaat aplikasi Tik Tok dalam meningkatkan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi teks ulasan, maka perlu dilakukan penelitan lebih lanjut.KATA KUNCI: TikTok; Keterampilan Berbicara; Teks Ulasan;  Utilization of TikTok Videos in Speaking Skills in Class VIII Student Review Text Material ABSTRACT: This research aims to (1) describe the implementation of TikTok learning media in speaking skills through review text in Indonesian language subjects in class VIIIA at MTs Muhammadiyah 1 Malang (2) describe the application of the impact of TikTok learning media in speaking skills through review text in language subjects Indonesia class VIIIA at MTs Muhammadiyah 1 Malang (3) Describe the obstacles and solutions faced in implementing TikTok learning media. This research applies descriptive methods and a qualitative approach which aims to understand in depth the implementation and impact of TikTok learning media on speaking skills. The objects of this research were 25 students in class VIIIA MTs Muhammadiyah 1 Malang, consisting of 5 male students and 20 female students. The data source for this research is a collection of videos made by class VIII students. The impact of applying TikTok learning media on skills in review text material has a beneficial effect on the student learning process, this is proven by students being able to solve real problems and students being able to express ideas and think critically, innovatively and responsibly in solving learning problems. which is facing. TikTok learning media used with the right use and methods, can be used as an interesting, interactive and innovative learning media in learning Indonesian. Various application features are able to accommodate students' skills. The use of TikTok learning media can be implemented in Indonesian language learning. To find out the benefits of the Tik Tok application in improving Indonesian language learning in review text material, it is necessary to carry out further research.KEYWORDS: TikTok; Speaking Skills; Review Text

    Pengunaan Micro Vidio dalam Pembelajaran Apresiasi Puisi

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan micro video dalam pembelajaran apresiasi puisi di kalangan mahasiswa Universitas Kuningan. Dengan menerapkan metode pre-test post-test control group design, penelitian ini membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen yang menggunakan micro video dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Kajian literatur menghasilkan diagram alir yang merangkum langkah-langkah pembelajaran yang efektif, yang kemudian diuji pada kelompok eksperimen. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan apresiasi puisi setelah penggunaan micro video, dengan nilai Z sebesar -3,245 dan signifikansi 0,001. Penemuan ini menegaskan bahwa micro video dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap puisi, menjadikannya alat pembelajaran yang inovatif.KATA KUNCI: Micro video, pembelajaran, apresiasi puisi, uji Wilcoxon, pendidikan. The Use of Micro Video in Learning Poetry Appreciation ABSTRACT: This study aims to evaluate the effectiveness of the use of micro video in learning poetry appreciation among students of Kuningan University. By applying the pre-test post-test control group design method, this study compares the learning outcomes between the experimental group that uses micro video and the control group that uses conventional learning methods. The literature review produced a flowchart that summarized the effective learning steps, which was then tested in the experimental group. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test showed a significant difference in poetry appreciation ability after the use of micro video, with a Z value of -3.245 and a significance of 0.001. This discovery confirms that micro video can improve students' engagement and understanding of poetry, making it an innovative learning tool.KEYWORDS: Micro video, learning, poetry appreciation, Wilcoxon test, education

    PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN PENGAJARAN SASTRA

    Full text link
    ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar (SD) dengan pengajaran sastra. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami siswa pada saat ini, yaitu terkait dengan menurunnya moral, kreativitas serta interaksi siswa baik di lingkungan sekolah dan masyarakat. Langkah-langkah yang dapat ditempuh adalah penguatan pemahaman siswa terkait pengajaran sastra tersebut mempunyai muatan kajian antara manusia dengan lingkungan kehidupannya. Hal tersebut tentutnya ditanamkan sejak siswa masih duduk di bangku pendidikan Sekolah Dasar (SD). Adapun bentuk langkah-langkah yang harus di pahami tersebut adalah, (1) Pengaplikasian pembentukan karakter siswa SD, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga, (2) Pengaplikasian pengajaran sastra siswa SD, dan (3) optimalisasi pembentukan karakter siswa SD dengan pengajaran sastra. Dengan memahami pelaksanaan tersebut, maka diharapkan terciptanya kehidupan siswa yang berkarakter, sehingga generasi yang berkarakter tersebut dapat membangun bangsa pada kehidupan yang lebih baik. KATA KUNCI: Pembentukan Karakter, Siswa Sekolah Dasar, Pengajaran Sastra. CHARACTER ESTABLISHMENT OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS WITH LITERATURE TEACHING ABSTRACT: This study discusses the character building of elementary school students by teaching literature. This is motivated by the problems experienced by students at this time, which is related to the decline in morale, creativity and student interaction both in the school environment and in the community. The steps that can be taken are strengthening students' understanding regarding the teaching of literature that has a study content between humans and their environment. This is of course instilled since students are still sitting on the elementary school (SD) education bench. The forms of the steps that must be understood are, (1) the application of character building for elementary school students, both in the formal education environment and in the family environment, (2) the application of teaching literature to elementary school students, and (3) optimizing the character formation of elementary school students by literature teaching. By understanding this implementation, it is hoped that the life of students with character will be created, so that a generation with such character can build the nation for a better life.KEYWORDS: Character Building, Elementary School Students, Literature Teaching

    155

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇