TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
Not a member yet
    141 research outputs found

    Tradisi Guyang Cekathak Sebagai Wujud Pelestarian Alam Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Desa Colo Kabupaten Kudus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana tradisi sebagai bentuk kearifan lokal yang memiliki kesinambungan dengan pelestarian alam yang ada di Desa Colo. Desa Colo merupakan daerah yang memiliki kearifan lokal yang cukup banyak. Salah satunya tradisi Guyang Cekathak. Tradisi guyang cekathak ini oleh masyarakat daerah Colo dianggap sebagai tanda untuk menghormati keberadaan Sunan Muria di Kudus yang telah menyebarkan kebaikan dan kebenaran. Namun, tidak hanya tradisi ini yang juga digunakan masyarakat setempat untuk meminta hujan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan literatur yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi guyang cekathak merupakan kearifan lokal yang masih terus dilakukan hingga sekarang sebagai wujud penghormatan kepada leluhur, permohonan hujan kepada Allah, serta sebagai bentuk pelestarian alam bagi masyarakat sekitar yang mempercayainya.  

    Muhammadiyah's Eco Bhinneka Movement: An Interfaith Collaborative Action For Environmental Conservation

    No full text
    Penelitian ini menyelidiki tentang gerakan Eco Bhinneka Muhammadiyah, aksi kolaborasi antar agama untuk pelestarian lingkungan. Pentingnya topik penelitian ini bahwa problem lingkungan yang dialami oleh negara Indonesia, terkhusus daerah-daerah atau provinsi di Indonesia semakin meningkat dan memerlukan perhatian khusus untuk meminimalisir krisis lingkungan yang terjadi seperti pencemaran air laut dan penumpukan sampah di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan jenis penelitian grounded theory agar dapat memahami peristiwa-peristiwa sosial dengan menggambarkan fenomena krisis lingkungan yang terjadi dengan detail dan komprehensif. Pengumpulan data melalui wawancara sebagai data primer. Sedangkan sebagai data sekunder dari penelitian ini yaitu buku-buku, artikel, berita, gambar dan grafik. Analisis data yang dilakukan dengan cara menyiapakan data-data, mereduksi dan memilih data yang berkolerasi dengan topik penelitian, mengorganisasi hasil data wawancara, buku, artikel, gambar, grafik, dan berita serta memaparkan secara deskriptif di dalam hasil dan pembahasan pada penelitian ini. Argumentasi utama dalam penulisan ini adalah dengan adanya gerakan kolaborasi antara beberapa penganut keagamaan dalam memberikan perhatian atas krisis lingkungan dapat memudahkan meminimalisir problem ekologi. Hasil penelitian menunjukan aksi kolaboratif dalam pelestarian lingkungan melalui program-program antar agama yaitu membangun kesadaran akan bahayanya sampah, sosialisasi, kampanye, gerakan pungut sampah, bersih-bersih sampah di pantai dan membingkai keberagaman dan menyatukan antar agama dalam menyikapi krisis lingkungan menjadi langkah solutif untuk pelestarian lingkungan

    Narasi Biografi Khalifah Usman Bin Affan Sebagai Seorang Benchmark

    No full text
    Biografi Khalifah Usman bin Affan memainkan peran sentral dalam sejarah Islam. Dikenal karena kontribusinya dalam masyarakat Islam awal dan masa kepemimpinannya sebagai khalifah ketiga, Usman memperlihatkan kebaikan hati, dedikasi dalam menyebarkan Islam dan kontribusi signifikan terhadap pengembangan peradaban Islam. Artikel ini menguraikan kehidupan, pemikiran, serta kebijakan Usman, menggaris bawahi inspirasi dan pembelajaran bagi umat Islam dan masyarakat global. Usman menonjolkan kepemimpinan adil berbasis ajaran Islam, memandu pembentukan hukum yang mengutamakan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Konsistensi beliau dalam menjalankan prinsip-prinsip moralitas dan kesederhanaan memengaruhi pandangan umat Islam saat itu serta memberikan teladan kepada generasi berikutnya tentang kepemimpinan yang berakar pada moralitas dan keadilan. Usman memanifestasikan kesetiaannya terhadap ajaran Islam melalui kebijakan yang mendorong keadilan, ilmu pengetahuan dan kesejahteraan kolektif. Artikel ini bertujuan untuk mengulas secara mendalam peran Khalifah Usman bin Affan sebagai benchmark, mengkaji pencapaian, pemikiran, serta kebijakan yang membentuk pilar penting dalam sejarah Islam. Dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka peneliti menganalisis biografi yang komprehensif agar memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap nilai-nilai keislaman yang diperjuangkan oleh Usman bin Affan serta menarik inspirasi bagi konteks masa kini. Kata Kunci: Biografi, Kepemimpinan, Benchmarkin

    Hubungan Tradisionalisme Islam dan Stoicisme dalam Arus Modernitas Bagi Kesehatan Mental

    No full text
    Modernisasi memiliki arti penting dalam skala perubahan lanskap sosial secara global. Baik itu pada struktur sosial, dinamika sosial, hingga yang paling dekat dewasa ini yaitu mengenai kesehatan mental. Perubahan tersebut sangat jelas terlihat dari bagaimana masyarakat terdigitalisasi oleh media baru (internet) yang merupakan produk dari modernitas. Pada penelitian ini penulis ingin menampilkan tawaran dari stoicisme dan tradisionalisme islam sebagai acuan nilai dan moral untuk manusia modern. Metode yang akan digunakan ialah kualitatif yang berupa library research (kepustakaan) di mana sumber data berasal dari buku, artikel dan beberapa web site. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa ada poin tambahan yang dibawa oleh stoicisme dan tradisionalisme islam yang menjadi prangkat subjektif dari penyembuhan manusia modern. Stoicisme dengan konsep yang mengarahkan manusia untuk hidup “selaras dengan alam”, dan tradisionalisme islam yang mengarahkan manusia untuk kembali pada eksistensinya sebagai hamba tuhan atau “hidup selaras dengan tuhan”. Manusia modern telah menapaki babak baru dari perubahan zaman yang tercipta oleh proses modernisasi. Perubahan ini dikehendaki oleh kehadiran media digital yang merupakan produk dari modernisasi pada kehidupan manusia. Kehadirannya menciptakan percepatan arus informasi dan komunikasi yang masif bagi manusia yang tanpa disadari berimplikasi terhadap kesehatan mental. Kemudian kesehatan mental yang menjadi isu penting dalam hal ini mendapatkan angin segar dari kehadiran agama dengan tambahan mekanisme koping bagi kesehatan mental, yaitu “religious coping”

    ADAT DAN KEBUDAYAAN DI INDONESIA PANDANGAN SOSIAL, PANDANGAN ANTROPOLOGI DALAM HUKUM ISLAM

    Full text link
    Hukum atau aturan yang tidak tertulis dan hidup di dalam masyarakatnya. Hukum adat ini sendiri memiliki banyak ragam perbedaan di setiap daerahnya termasuk dalam hal ini adalah perkawinan. Dalam penulisan ini metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana penulis memiliki beberapa rujukan atau referensi untuk menyempurnakan penulisan ini. Hasil pembahasan dalam penulisan ini dapat dikatakan bahwa pandangan sosiologi maupun pandangan antropologi dalam hukum islam mengenai perkawinan yang dimaksud adalah dengan keanekaragamann kebudayaannya yang disandingkan dengan pola kehidupan dalam masyarakat, dan perbedaan sistem adat perkawinan di setiap daereah Indonesia disebabkan karena adanya perbedaan kekerabatan ataupun keturunan yang dianut oleh masing-masing masyarakat hukum adat di Indonesia. Lalu hubungan adat dengan antropologi itu dapat dilihat dari kebudayaan, kalau antropologi itu bagaimana awal kebudayaan itu muncul, karena pada dasarnya antropologi itu adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia baik itu fisiknya maupun kebudayaannya.Kata Kunci : Hukum Adat, Perkawinan, Antropolog

    PERNIKAHAN DINI DALAM UPAYA MENJAUHI ZINA: SOLUSI ATAU KONTROVERSI?

    Full text link
    Nowadays, early age-marriage mostly happen in Indonesia because of married by accident, demands of customs, parents, and others. Indonesia is the 2nd country in Asia with the highest rate of early marriage and 37th in the world in 2007 (According to the United Nations Development Economic and Social Affairs (UNDESA) in 2010). In this study, researchers have more interest in exploring the phenomenon of early marriage that is rife by focusing on studying and knowing about early marriage as a solution or controversy to avoid an act of adultery. According to the view of Islam, customary law, and other laws. This study uses descriptive quantitative methods with data collection using a questionnaire. Although Islam does not determine the age for marriage, there are many factors that cause a negative impact if early marriage is not carried out with a good preparation. This thing will affect the psychological, physiological, social, economic, and other factors that lead to disadvantage. Therefore, it is better to prepared marriage more maturely before making a decision, because marriage in Islam is a worship and sacred thing

    The Model of the Distribution of Inheritance of the Muslim Community of the Lampung Pubian Tribe in the Perspective of Social Construction Theory

    Full text link
    The tradition of the Islamic community of the Pubian tribe in the village of Gedong Tataan regarding the distribution of inheritance is left to the eldest son only. Looking at the situation of modernized societies in many aspects of life, this tradition should have been abandoned, but it should still be maintained. This makes writers interested in exploring deeper traditions. This study is classified as a qualitative study, and the type of study is a case study using a phenomenological approach and is analyzed by social construction theory. The results of this study show that the formation of tradition is at several stages. 1. At the moment of externalization, the process is self-adaptation to the socio-cultural world, which brings about phenomena in the form of adaptation to public inheritance. Traditions, which have historical and normative foundations. 2. At the moment of objectification, the process of self-interaction with the socio-cultural world creates a phenomenon in the form of recognition and belief that public heritage is a positive tradition. 3. At the moment of internalization, the process of self-identification with the socio-cultural world created the phenomenon of social classification based on history and the group that preserved it. The reason the Islamic community in the village of Gedong Tataan has realized and maintained this tradition is that they want to avoid conflicts and divisions and even fight for property

    Masjid Kampus UGM Pada Masa Pandemi Covid-19

    Full text link
    Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Berdasarkan hal tersebut maka wajar jika jumlah masjid di Indonesia sangatlah banyak. Masjid dibangun tidak hanya di desa atau perkotaan saja, tetapi juga dibangun di tempat-tempat yang ramai akan kegiatan masyarakat. Dari sejak pertama kalinya didirikan, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun juga digunakan untuk pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial lainnya. Masjid Kampus UGM merupakan salah satu masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid tersebut memiliki fasilitas yang lengkap dan sering mengadakan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Sejarah dan kontribusi Masjid Kampus UGM terutama pada masa pendemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masjid kampus UGM memiliki nilai historis dan berbagai program kegiatan. kegiatan yang ada di sana terbagi menjadi dua, yakni internal dan eksternal. Narasumber yang sering mengisi acara tersebut berasal dari dosen UGM dan tokoh masyarakat atau publik. Pada masa pandemi Covid-19, Masjid Kampus UGM melaksanakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Berdasarkan hal tersebut maka wajar jika jumlah masjid di Indonesia sangatlah banyak. Masjid dibangun tidak hanya di desa atau perkotaan saja, tetapi juga dibangun di tempat-tempat yang ramai akan kegiatan masyarakat. Dari sejak pertama kalinya didirikan, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun juga digunakan untuk pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial lainnya. Masjid Kampus UGM merupakan salah satu masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid tersebut memiliki fasilitas yang lengkap dan sering mengadakan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Sejarah dan kontribusi Masjid Kampus UGM terutama pada masa pendemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masjid kampus UGM memiliki nilai historis dan berbagai program kegiatan. kegiatan yang ada di sana terbagi menjadi dua, yakni internal dan eksternal. Narasumber yang sering mengisi acara tersebut berasal dari dosen UGM dan tokoh masyarakat atau publik. Pada masa pandemi Covid-19, Masjid Kampus UGM melaksanakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku

    UPAYA GURU PAI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN LITERASI DIGITAL DI MA CENDEKIA BANGSA PEKANBARU

    Full text link
    Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk meneliti implementasi literasi digital di Madrasah Aliyah Cendekia Bangsa Pekanbaru. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif (qualitative research). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian lapangan (field research), lokasi yang dijadikan objek penelitian adalah MA Cendekia Bangsa Pekanbaru  yang beralamat di jalan kubang KM.3 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia. Informan penelitian ini Kepala MA Cendekia Bangsa Wakil Kepala bagian Kurikulum MA Cendekia Bangsa, dan Guru PAI MA Cendekia Bangsa. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dapat disimpulkan hasil pembahasan tentang upaya guru PAI mengimplikasikan Literasi Digital di MA Cendekia Bangsa Pekanbaru antara lain: (1) Menggunakan sarana dan prasarana, (2) Menggunakan Hardware, (3) Menggunakan Smartphone, (4) Menggunakan link-link pembelajaran, (5) Menggunakan aplikasi dalam pembelajara, dan (6) Memanfaatkan media sosial

    ANALISIS KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP IRAN PASCA ARAB SPRING (2017-2021)

    Full text link
    AbstractThis article explains the foreign policy of the United States towards Iran after the Arab Spring. Specifically, this article discusses foreign policy during the days of Donald Trump and Joe Biden. The method used in this research is descriptive analytical. Then to describe the discussion objectively, researchers used the Foreign Policy Analysis (FPA) approach. This approach is used to answer the question of how the US foreign policy towards Iran after the Arab Spring? The findings of this study indicate that there were differences in policies during Trump and Biden tenure. During Trump's time, the US withdrew from the JCPOA and imposed maximum pressure sanctions on Iran. Then during Biden’s period, the US tended to be more gentle towards Iran by trying to get Iran back to nuclear negotiations without applying maximum pressure. This is certainly a good hope for the political constellation in the Middle East.Keywords: Foreign Policy Analysis, JCPOA, Maximum Pressure, the Middle East  AbstrakArtikel ini menjelaskan tentang kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Iran pasca Arab Spring. Secara spesifik, artikel ini membahas kebijakan luar negeri pada masa Donald Trump dan Joe Biden. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Kemudian untuk menguraikan pembahasan secara objektif, peneliti menggunakan pendekatan Foreign Policy Analysis (FPA). Pendekatan ini digunakan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana kebijakan politik luar negeri AS terhadap Iran pasca Arab Spring? Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kebijakan pada masa Trump dan Biden. Pada masa Trump, AS keluar dari JCPOA dan menjatuhkan sanksi tekanan maksimum bagi Iran. Kemudian pada masa Biden, AS cenderung bersikap lebih tenang terhadap Iran dengan berupaya untuk mengajak Iran kembali ke perundingan nuklir tanpa memberikan tekanan maksimum. Hal ini tentu menjadi harapan baik bagi konstelasi politik di Timur Tengah. Kata Kunci: FPA, JCPOA, Tekanan Maksimum, Timur Tengah 

    117

    full texts

    141

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇