JURNAL SIPIL STATIK
Not a member yet
    817 research outputs found

    STUDI ASSESSMENT KERENTANAN GEDUNG FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SAMRATULANGI MANADO MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER ANALYSIS

    Get PDF
    Performance Based Earthquake Engineering (PBEE) merupakan trend terbaru perencaan maupun evaluasi bangunan terhadap gempa. Performance Based Earthquake Engineering (PBEE) dilakukan untuk memperkirakan kondisi inelastis bangunan saat terjadi gempa untuk mendapatkan level kinerjanya. Bangunan Gedung Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado sesuai dengan gambar kerja yang ada. Bangunan merupakan bangunan eksisting beton bertulang dengan ketinggian 13 lantai dan tinggi total bangunan 56 m dengan lebar 21 m yang akan di evaluasi berdasarkan konsep PBEE. Analisis pushover (build-in pada program SAP2000) berdasarkan ATC – 40 (capacity spectrum method) dimana kondisi kerusakan (damage states) dikategorikan dalam berbagai level, FEMA – 356 dan FEMA – 440 (displacement coefficient method) merupakan metode dengan memodifikasi respon elastic linier sistem struktur sehingga diperoleh perpindahan yang disebut sebagai target perpindahan. Dari Hasil penelitian didapat nilai perpindahan maksimum 0,998 m dan gaya geser maksimum 3017866,5 kg untuk arah X dan untuk arah Y nilai perpindahan maksimum 0,728 m dan gaya geser maksimum 2590323,88. Dari hasil evaluasi struktur FEMA 356 dan ATC 40 maka level kinerja struktur bangunan tinjauan berada pada batas antara Life Safety (LS) – Collapse Prevention (CP). Kata Kunci: Pushover analysis, Level kinerja, Kerentanan, Keruntuha

    UJI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN BETON DAUR ULANG DENGAN BAHAN TAMBAH ABU TERBANG (FLY ASH) DAN SERBUK KACA SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN

    Get PDF
    Penggunaan material daur ulang merupakan salah satu usaha memanfaatkan limbah yang ada sekaligus meminimalkan jumlah limbah konstruksi dan limbah batubara. Tujuan penelitian untuk mendapatkan berapa proporsi yang tepat serta mengetahui nilai kuat tekan beton yang optimum dengan penambahan fly ash dan serbuk kaca sebagai substitusi parsial semen pada campuran beton. Jumlah benda uji 36 buah silinder berukuran diameter 10 cm dan tinggi 20 cm dengan 3 benda uji untuk setiap variasi. 5 variasi untuk Fly ash terdiri dari 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. 7 variasi untuk serbuk kaca yaitu 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10.5%, 12.5%, dan 15%. Perencanaan campuran beton menggunakan Metode ACI 211.1-91 yang dimodifikasi. Pengujian kuat tekan diuji pada umur beton 28 hari. Hasil pemeriksaan agregat dari pecahan limbah beton didapat keausan agregat kasar 34.4% dengan absobsi sebesar 8.52% dan 12.74% untuk agregat halus. Beton dengan menggunakan agregat buatan dari pecahan limbah beton tergolong beton normal dengan berat volume beton berkisar 2021.23 kg/  - 2061.57 kg/ . Kuat tekan optimum pada fly ash 20% sebesar 18.61 MPa. Variasi C dengan proporsi 20% fly ash dan 5% serbuk kaca menghasilkan nilai kuat tekan optimum sebesar 16.93 MPa. Dengan adanya penambahan serbuk kaca 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5% dan 15% kuat tekan beton meningkat sampai penambahan 5% serbuk kaca. Namun kuat tekan menurun seiring dengan penambahan serbuk kaca 7.5%, 10%, dan 12.5% kemudian naik pada 15% serbuk kaca.Kata kunci: beton daur ulang, fly ash, serbuk kaca, kuat tekan

    ANALISIS KUAT LENTUR BAJA RINGAN DENGAN VARIASI BENTUK SAYAP DAN BADAN PENAMPANG

    Get PDF
    Baja ringan (Cold Formed Steel) sudah mulai banyak digunakan sebagai struktur bangunan sekarang ini. Secara signifikan mulai tampak beberapa inovasi bentuk profil baja ringan yang bervariasi seiring perkembangan dan terobosan teknologi manufaktur pabrik produsen. Pembentukan bentuk baja ringan adalah dengan proses penggilingan dingin, jadi profil dapat dibentuk dengan bentukan yang memiliki optimasi yang lebih. Maka perlu adanya tinjauan mengenai nilai kuat lentur dari modifikasi bentuk  baja ringan tersebut .Penelitian diuji pada profil kanal C dengan dua bentuk variasi sayap dan badan profil yang bermutu G550 (AS1397). Pengujian menggunakan Finite Elemen Method dengan ANSYS Workbench dan menghasilkan parameter: Total Deformation, Equivalent Stress dan Equivalent Elastic Strain.Hasil penelitian menunjukkan Profil C2 memiliki nominal kuat lentur terbesar yaitu 170258.8 (N/mm2) dikarenakan memiliki inersia yang lebih besar dari C1 dan C3 Kata Kunci: Baja Ringan, Finite Element Method, ANSYS, Total Deformation, Equivalent Stress, Equivalent Elastic Strai

    TINJAUAN SISTEM DRAINASE DI JALAN PELLENG, KLEAK KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO

    Get PDF
    Jalan Pelleng, Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado sering terjadi genangan pada saat musim penghujan. Genangan tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat sekitar dan masyarakat pengguna jalan. Untuk itu dilakukan penataan kembali sistem drainase, yang direncanakan agar memberikan solusi penanganan genangan yang terjadi.Analisis Hidrologi dilakukan untuk mendapatkan debit rencana (Qrenc). Perkiraan hujan rencana dilakukan dengan analisa frekuensi terhadap data curah hujan dengan kala ulang 10 tahun menggunakan metode distribusi Log-Pearson III. Debit rencana dihitung dengan Metode Rasional. Analisis hidraulika untuk menghitung kapasitas tampung debit saluran eksisting dan saluran rencana dengan menggunakan rumus Manning. Hasil dari perbandingan Antara debit rencana dan debit kapasitas (Qrenc ≤ Qkaps), dapat diketahui kemampuan daya tampung dari setiap ruas saluran.Berdasarkan hasil analisis di Jalan Pelleng, Kleak terdapat enam ruas saluran dari tiga puluh satu ruas saluran eksisting tidak mampu menampung debit hujan dengan kala ulang 10 tahun. Diperlukan perubahan dimensi saluran agar saluran yang ada mampu menampung debit yang ada serta penambahan dua puluh satu ruas saluran rencana karena ada beberapa lokasi yang belum memiliki saluran. Kata kunci : Analisis Hidrologi, Analisis Hidraulika, Debit Rencana, Debit Kapasitas, Genangan

    ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI (STUDI KASUS: PLTU AREA GORONTALO)

    Get PDF
    Gempa bumi adalah salah satu bencana sangat merusak dengan skala yang besar juga mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, gempa bumi juga sulit untuk diprediksi kapan dan dimana gempa akan terjadi. Sebagai akibat dari dampak terjadinya gempa bumi, muncul masalah lain akibat dari gempa bumi yaitu salah satunya terjadinya fenomena likuifaksi.Likuifaksi yaitu perubahan kondisi tanah yang awalnya solid menjadi cair sebagai akibat dari hilangnya tegangan geser tanah akibat kenaikan tegangan air pori yang disebabkan oleh beban cyclic atau beban berulang dalam hal ini beban gempa. Likuifaksi biasanya terjadi pada kondisi tanah yang  berbutir kasar (granular Soil) tanah bertipe seperti ini mencakup kerikil, pasir, atau lanau dengan sedikit atau tidak ada kandungan lempung. Tanah berjenis seperti ini tidak memiliki nilai kohesi yang berarti, melihat potensi likuifaksi yang sangat merusak dampaknya terhadap sutau bangunan konstruksi. Dalam hal ini PLTU Area Gorontalo menjadi lokasi penelitian potensi likuifaksi dengan menggunakan data dari Standart Penetration Test (SPT).Berdasarkan data dari Standart Penetration Test (SPT), kemudian dihitung parameter – parameter nilai yang akan dihitung dalam mengevaluasi potensi likuifaksi. Parameter – parameter tersebut yaitu nilai Cyclic Stress Ratio (CSR) yaitu nilai ratio dari tegangan tanah akibat beban gempa dan nilai Cyclic Resistance Ratio) yaitu nilai ratio ketahanan tanah terhadap beban siklik atau beban gempa. Pada lokasi penelitian ada dua titik yang ditinjau yaitu titik BH-1 dan titik BH-3, dari hasil perhitungan potensi kedua titik, pada titik BH-1 terjadi potensi likuifaksi pada kedalaman 1.5 m dan kedalaman 3 m untuk semua variasi gempa yang dipakai. Pada titik BH-3 potensi likuifaksi terjadi pada kedalaman 1.5 m untuk gempa bermagnitude 7.0 dan 7.4 dan untuk gema 7.8 dan 8.0 magnitude potensi likuifaksinya terjadi pada kedalaman 1.5 m sampai 3 m. Faktor meningkatnya magnitude gempa juga mempengaruhi nilai CRR dan FS. Kata Kunci : Gempa Bumi, Likuifaksi, Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), Standard Penetration Test (SPT)

    KINERJA HIGH STRENGTH SELF COMPACTING CONCRETE DENGAN PENAMBAHAN ADMIXTURE “BETON MIX†TERHADAP KUAT TARIK BELAH

    Get PDF
    Peningkatan kekuatan beton adalah salah satu faktor yang utama yang diharapkan dalam teknologi beton. Dalam proses pengerjaan beton bertulang cukup sulit apabila dibandingkan dengan beton biasa apalagi bila jarak tulangan yang rapat sehingga sulit untuk dijangkau bila menggunakan alat vibrator atau alat pemadat dan pengecoran beton menjadi tidak sempurna. Dalam penelitian ini digunakan beton mutu tinggi memadat sendiri atau high strength self compacting concrete (HSSCC) dengan variasi persentase superplasticizer berupa Beton mix 1,5%; 1,6%; 1,7% dan dibandingkan dengan beton mutu tinggi tanpa penambahan superplasticizer dan pengurangan air sebesar 15%. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder diameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Pengujian beton segar meliputi uji slump flow, L-Shaped Box dan V-Funnel dan umur 28 hari uji kuat tekan dan kuat tarik belah. Tes workability menunjukan bahwa Beton Mix dengan persentase 1,6% mampu pencapai kriteria scc. Dari hasil pengujian kuat tekan dengan variasi 0% mencapai 57,63 MPa, 1,5% mencapai 47,18 MPa, 1,6% mencapai 54,68 MPa dan 1,7% mencapai 49,21 MPa. Kata kunci : HSSCC,Superplasticizer,Kuat Tekan, Kuat Tarik Bela

    PERENCANAAN BANGUNAN PENGAMAN PANTAI DI PANTAI KALINAUNG KABUPATEN MINAHASA UTARA

    Get PDF
    Pantai Kalinaung yang terletak pada daerah Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara merupakan kawasan yang digunakan oleh masyarakat setempat sebagai tempat mata pencaharian yang sebagian warga setempat adalah nelayan. Pada daerah Pantai Kalinaung juga menjadi kawasan wisata dengan adanya resort serta menjadi pemukiman sebagian masyarakat desa Kalinaung. Namun pantai Kalinaung mulai terancam erosi yang menyebabkan semakin mundurnya garis pantai memberikan dampak negatif pada warga sekitarnya yang bermukim dekat garis pantai. Hal ini dapat merugikan masyarakat setempat serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga setempat. Oleh sebab itu, untuk mencegah terjadi kerusakan yang lebih parah maka dibangun bangunan pelindung pantai berupa groin sesuai dengan kondisi setempat.Hal – hal yang diperlukan dalam perencanaan groin sendiri yaitu data primer dan sekunder. Data – data tersebut berupa data angin, data pasang surut serta batimetri pantai Kalinaung. Dari data – data tersebut kemudian akan diolah untuk mendapatkan data gelombang dan angkutan sedimen pantai.Berdasarkan hasil analisa dari data-data yang ada, di dapat groin dengan dimensi: Panjang 50 meter, lebar bangunan 2 meter, kemiringan 1 : 2. Direncanakan terdapat 4 buah groin. Dengan fungsi bangunan untuk mengurangi transport sedimen dan menahan energi gelombang. Kata Kunci: Pantai Kalinaung, Erosi, Bangunan Pengaman Pantai, Groi

    ANALISIS TINGGI MUKA AIR BANJIR DI MUARA SUNGAI TALAWAAN–BAJO KECAMATAN WORI

    Get PDF
    Sungai Talawaan-Bajo di Kota Manado pada musim penghujan pernah meluap pada titik yang bermuara ke pantai Talawaan-Bajo. Oleh karena itu dalam mengantisipasi banjir yang mungkin terjadi, dibutuhkan data tinggi muka air banjir di sungai Talawaan–Bajo tanpa pengaruh pasang surut dan dengan pengaruh pasang surut.Analisis frekuensi hujan dilakukan dengan metode Log Pearson III. Parameter HSS SCS dikalibrasi sebelum simulasi debit banjir dengan program HEC-HMS. Hasil kalibrasi menunjukkan nilai Nash Sutchliffe Efficiency yang baik yaitu 0,751. Setelah didapat debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang, dengan program HEC-RAS  disimulasikan tinggi muka air pada penampang yang telah diukur tanpa pengaruh pasang surut dan dengan pengaruh pasang surut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelusuran aliran melalui pemodelan aliran permanen (steady flow), untuk Boundary condition sebelah hulu digunakan debit puncak kala ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun, sedangkan Boundary condition sebelah hilir adalah tinggi muka air pasang tertinggi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya debit puncak pada kala ulang 5 tahun=175,7 m3/det, kala ulang 10 tahun=231,8 m3/det, kala ulang 25 tahun=307,7 m3/det, kala ulang 50 tahun=367,2 m3/det, dan kala ulang 100 tahun=429,1 m3/det. Dalam kondisi tanpa pengaruh pasang surut untuk kala ulang 5 tahun luapan banjir mulai terjadi pada STA 0+75, untuk kala ulang 10, 25, dan 50 tahun luapan banjir mulai terjadi pada STA 0+25, dan pada kala ulang 100 tahun luapan banjir sudah mulai terjadi pada STA 0+0 . Sedangkan dalam kondisi pengaruh pasang surut untuk kala ulang ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun, luapan banjir sudah mulai terjadi pada STA 0+0. Tinggi muka air tertinggi dengan kenaikan muka air banjir (luapan) berkisar 0,01-0,96 meter untuk kondisi dengan pengaruh pasang surut. Kata kunci: Banjir, Tinggi Muka Air, Pasang Surut, HEC-HMS, HEC-RAS

    KUAT TEKAN DAN PERMEABILITAS BETON POROUS DENGAN VARIASI UKURAN AGREGAT

    Get PDF
    Beton Porous atau beton yang menggunakan sedikit pasir atau tidak sama sekali merupakan inovasi beton ramah lingkungan, karena jika digunakan sebagai concrete pavement maka dapat membiarkan air mengalir melewati beton sehingga mengurangi air tergenang dan kontaminasi aliran air serta dapat mengisi kembali persediaan air tanah. Namun beton porous memiliki kuat tekan yang rendah karena memiliki banyak pori. Dalam penelitian ini, diuji sejumlah sampel dengan komposisi variasi ukuran agregat beton porous yang berbeda-beda untuk mendapatkan beton porous dengan hasil kuat tekan yang optimum namun dapat dialiri air dengan efektif juga. Ada 4 variasi yang diuji, yakni variasi 1 dengan komposisi 55% agregat lolos saringan 1/2" namun tertahan saringan 3/8†dan 45% agregat lolos saringan nomor 4 namun tertahan saringan nomor 8, kemudian variasi 2 dengan 55% agregat lolos saringan 1/2" namun tertahan 3/8†dan 45% agregat  lolos saringan 3/8†namun tertahan nomor 4, variasi 3 terdiri dari 100% agregat lolos saringan 1/2" namun tertahan saringan 3/8â€, dan yang terakhir ada variasi 4 yang terdiri dari 55% agregat lolos saringan 1/2" namun tertahan 3/8†dan 45% agregat lolos saringan 3/4" namun tertahan 1/2".Variasi 4 adalah variasi beton porous dengan hasil kuat tekan yang optimum, yakni 15,517 MPa pada usia beton 28 hari. Variasi ini adalah variasi dengan komposisi ukuran agregat terbesar diantara ke 4 variasi yang ada, sehingga dapat dilihat bahwa semakin besar ukuran agregat dalam campuran, maka semakin tinggi hasil kuat tekannya.Sedangkan untuk variasi campuran beton porous yang efektif dialiri air atau dengan permeabilitas optimum adalah Variasi 3 yang memiliki komposisi ukuran agregat yang seragam dengan nilai permeabilitas 2,322 cm/detik. Dapat dilihat bahwa semakin seragam ukuran agregat dalam campuran, maka semakin tinggi nilai permeabilitasnya karena rongga atau pori dari beton akan semakin besar dan banyak. Kata kunci: beton porous, kuat tekan, permeabilita

    ANALISIS SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA RANOMERUT KECAMATAN ERIS KABUPATEN MINAHASA

    Get PDF
    Sistem penyediaan air bersih di Desa Ranomerut Kecamatan Eris Kabupaten Minahasa belum tersedia sehingga masyarakat kesulitan mendapat air bersih. Sistem pengalirannya hanya dibuat menggunakan selang oleh penduduk sekitar, sehingga proses pendistribusian air bersih tidak merata.Sistem penyediaan air bersih di Desa Ranomerut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2027. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun rencana dilakukan menggunakan analisis regresi untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih. hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Ranomerut hingga tahun rencana 2027 adalah 1565 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,3117 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak sebesar 1,574 liter/detik. Dalam perencanaan ini sumber air berasal dari mata air lereng gunung Tokani Idung dengan debit sesaat sebesar ± 1,705 liter/detik, lebih besar dari debit kebutuhan air. Dengan demikian kebutuhan air di Desa Ranomerut dapat terpenuhi. Pipa transmisi dan pipa distribusi dihitung secara manual menggunakan rumus Hazen-Williams, dan didapat ukuran pipa HDPE masing-masing 2 inch. Air bersih didistribusikan ke penduduk secara gravitasi melalui 16 buah Kran Umum.  Kata Kunci: Desa Ranomerut, Sistem Penyediaan, Kebutuhan Ai

    816

    full texts

    817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL SIPIL STATIK
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇