JURNAL SIPIL STATIK
Not a member yet
817 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS PENYEBARAN SIANIDA PADA TAMBANG RAKYAT DI DESA BUYAT, BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA
Pertambangan emas Desa Buyat merupakan salah satu tambang emas tradisional yang menggunakan sianida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penyebaran sianida di Desa Buyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan sampling. Sampel yang digunakan yaitu penambang emas sebagai yang di wawancarai, sampel limbah pertambangan, sampel air dan sedimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem air tanah daerah penelitian terdiri dari sistem akuifer bebas lalu terjadi kebocoran (rembesan dan limpahan) serta penyebaran dari sianida sejumlah 0.014 mg/L pada kolam limbah di Buyat II , <0.005 mg/L pada sungai, sumur dan air bor, < 0.5 mg/kg dry sedimen pada kolam limbah di Buyat II dan sungai, hasil sampel air dan sedimen parameter sianida tidak melampaui baku mutu yang terkait. Sumber kontaminan berupa sianida berada pada fasilitas proses pengolahan yaitu kolam limbah bukit Mogoyunggung dan pada fasilitas pengolahan emas di Buyat II. Pola penyebaran mengikuti arah aliran air tanah pada titik sampel dari arah barat ke timur.  Kata kunci: Tambang Emas Rakyat, Desa Buyat, Sianida, Potensi Penyebara
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL DAN ABU ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUBTITUSI PARSIAL SEMEN
Pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat memberikan dampak terhadap kebutuhan beton sebagai salah satu material konstruksi yang sering digunakan semakin tinggi. Semen sebagai salah satu bahan dasar pembentuk beton dalam proses produksinya melepaskan secara bebas gas CO2 yang kemudian berdampak buruk terhadap lingkungan. Pemanfaatan abu arang tempurung kelapa sebagai subtitusi parsial semen pada campuran beton dapat dijadikan alternative lain dalam upaya mengurangi penggunaan semen. Terdapat unsur-unsur senyawa yang dimiliki abu arang tempurung kelapa yang hampir sama dengan unsur-unsur senyawa yang dimiliki semen. Pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Pengujian dilakukan pada umur beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Penggunaan abu arang tempurung kelapa sebesar 0%, 5%, 10% dan 15% dari berat semen pada campuran beton. Dari hasil penelitian, kuat tekan maksimum beton dengan abu arang tempurung kelapa sebagai subtitusi parsial semen terdapat pada presentase 5% yaitu sebesar 24,09 MPa pada umur 7 hari, 27,21 MPa pada umur 14 hari dan 31,11 MPa pada umur 28 hari. Kata Kunci: Beton, Kua Tekan, Abu Arang Tempurung Kelapa, Supperplasticize
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA PUNGKOL KECAMATAN TATAPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Desa Pungkol yang terletak di kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan memiliki sumber mata air yang cukup besar tapi tidak di maanfaatkan karena belum adanya sistem jaringan air bersih yang mampu membawa air ke pemukiman masyarakat karena jarak yang cukup jauh serta medan yang sulit. Sampai saat ini masyarakat masih memanfaatkan air yang kurang baik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perlu dirancangkan suatu sistem jaringan air bersih.Sistem penyediaan air bersih di Desa Pungkol direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2031. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi degan analisis Regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Pungkol hingga tahun rencana 2031 adalah 518,776 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,54 liter/detik. Jaringan Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dan pipa HDPE. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar 1,54 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak sebesar 0,457 liter/detikDalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dipompa dan ditampung di bak penampung melalui pipa transimsi, dan di alirkan ke Kran Umum dengan metode gravitasi. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Pungkol sampai tahun 2031, dibutuhkan 5 Kran Umum Kata kunci: Desa Pungkol, Air Bersih, Sitem Penyediaan, Pengaliran Dua Syste
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN (STUDI KASUS: JL. LEMBONG, KOTA MANADO)
Jalan menjadi prasarana transportasi darat yang sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, sehingga dapat memberikan akses yang mudah bagi masyarakat baik mobilitas maupun ke tata guna lahan. Pertambahan penduduk mengakibatkan adanya peningkatan terhadap penggunaan transportasi darat, sehingga kapasitas dan kinerja jalan pada jalan berkurang. Pada kondisi ini kemacetan pun terjadi, salah satu faktor penyebabnya adalah aktivitas pada sisi jalan atau hambatan samping Analisa pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan lalu lintas. Dalam menganalisa data ini terbagi menjadi dua bagian yaitu volume, kecepatan dan kecepatan arus bebas menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sedangkan analisis kapasitas untuk derajat kejenuhan diperoleh melalui model linear Greenshield, model logaritmik Greenberg, dan exponential Underwood sebagai tinjauan tingkat pelayanan jalan. Pengaruh hambatan samping dianalisis menggunakan regresi liniear berganda serta tundaan dengan bantuan Microsoft Excel. Kemudian analisis melalui simulasi dari software Simulation Of Urban Mobility (SUMO).Model terpilih untuk mendapatkan nilai kapasitas model liniear Greenshield dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) tertinggi yaitu pada hari Kamis, 5 November 2020 sebesar 0,7701 sehingga didapat nilai kapasitas sebesar 426,624 smp/jam dan volume pada jam puncak sebesar 494,4 smp/jam sehingga nilai derajat kejenuhan sebesar 1,159 dengan tingkat pelayanan jalan LOS F, dan tundaan sebesar 58,951 detik. Hambatan samping mempengaruhi kinerja jalan sebesar 74,8967% terhadap kecepatan. Kemudian, analisis dengan simulasi melalui software SUMO dilakukan pelebaran jalan menjadi 3 lajur sehingga saat hambatan samping rendah nilai kecepatan sebesar 13,414 km/jam dan hambatan samping tinggi nilai kecepatan sebesar 8,42 km/jam..Kata kunci: Hambatan Samping, Kinerja Jalan, Greenshield, Greenberg, Underwood, Level Of Service (LOS), Simulation Of Urban Mobility (SUMO
ANALISIS KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PANTAI BAHOI KECAMATAN LIKUPANG BARAT
Pengelolaan wilayah pantai sangat penting untuk mempertahankan bentuk garis pantai. Pantai Desa Bahoi mengalami pengikisan akibat gelombang sehingga di garis pantai tersebut mengalami kerusakan. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan teori dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di pantai Desa Bahoi, peramalan gelombang dihitung dengan metode hindcasting gelombang berdasarkan data angin masa lalu selama 10 tahun dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Dari data tersebut bisa didapatkan tinggi dan periode gelombang yang signifikan. Dari hasil perhitungan diperoleh lima arah pembentukan gelombang yakni Timur Laut, Timur, Tenggara dan selatan dengan gelombang maksimum yang terjadi dari arah Timur dengan tinggi gelombang 1.132 m dan periode 3.411 det. Diperoleh nilai koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.0260 sampai 1.4900 dam koefisien shoaling yang terjadi antara 0.8343 sampai 1.1865. Nilai koefisien refraksi yang terjadi berkisar antara 1.0260 sampai 1.4900 dan koefisien shoaling yang terjadi antara 0.8343 sampai 1.1865. Tinggi gelombang pecah yang terjadi berkisar antara 0.9098 m sampai dengan 1.3987m pada kedalaman -1m sampai -10 m. Kata Kunci : Pantai Desa Bahoi, gelombang pecah, karakteristik gelombang, refraksi, shoalin
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI PINOBIAN DESA TUMANI KECAMATAN MAESAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Sungai Pinobian merupakan salah satu sungai di Kecamatan Maesaan yang pernah meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewati oleh sungai Pinobian yang sebagian besar merupakan lahan perkebunan dan lahan persawahan. Oleh karena itu dibutuhkan data mengenai besar debit banjir dan tinggi muka air yang dapat terjadi. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Tompaso Baru. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2009 s/d 2018. Setelah didapat besar hujan, dilakukan simulasi hujan aliran dengan HSS SCS menggunakan program komputer HEC-HMS. Setelah itu debit puncak hasil simulasi dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa hampir semua penampang sungai Pinobian yang ditinjau, sudah tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kecuali penampang sta 0 dan sta 20 yang tidak terjadi luapan di setiap kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Â Kata Kunci: Sungai Pinobian, Debit Banjir, Kapasitas Penampang Sungai, Tinggi Muka Air, HEC-HMS, HEC-RA
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK CANGKANG TELUR SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP NILAI KUAT TARIK LANGSUNG BETON
Dalam penelitian ini, cangkang telur ayam dimanfaatkan untuk mengganti sebagian semen pada campuran beton. Gas emisi karbondioksida (CO2) dihasilkan saat proses pembuatan semen portland yang menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Untuk mengurangi pemakaian semen tersebut cangkang telur ayam salah satu contoh limbah rumah tangga yang dapat digunakan sebagai alternativ pengganti semen. Karena senyawa cangkang telur ayam memiliki kesamaan pada senyawa bahan pembuat semen yaitu kalsium karbonat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk cangkang telur terhadap kuat tekan dan kuat tarik langsung beton. Pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 100 mm dan tinggi 200 mm, sedangkan benda uji kuat tarik digunakan balok I. Dalam peneltian ada variasi serbuk cangkang telur ayam yang digunakan sebesar 0%; 2.5%; 5%; 7.5%; dan 10%.
Hasil Penelitian beton dengan substitusi parsial semen dengan menggunakan serbuk cangkang telur bahwa kuat tekan terbesar terdapat pada presentase SCT 2.5%, yaitu sebesar 22.28 MPa dan kuat tarik langsung terbesar terdapat pada presentase SCT 2.5%, yaitu sebesar 1.80 MPa.
Kata Kunci: Beton, Kuat Tarik Langung, Serbuk Cangkang Telu
ANALISA KINERJA RUAS JALAN STADION KLABAT MANADO
Ruas Jalan Stadion Klabat Kota Manado merupakan salah satu jalan perkotaan yang sering mengalami kemacetan pada jam-jam sibuk. Kemacetan yang terjadi yang disebabkan oleh perilaku pengemudi angkutan umum, aktivitas sisi jalan dan fasilitas U-Turn (putaran balik) serta kondisi geometri jalan yang sudah mengalami kerusakan sehingga mempengaruhi kinerja ruas jalan tersebut.Penelitian ini bertujuan mengkaji kinerja ruas jalan pada Jalan Stadion Klabat Manado berdasarkan metode yang ada pada MKJI 1997 dengan menggunakan model Greenshield. Pengambilan data primer dilakukan di lokasi penelitian yaitu, data geometrik, volume kendaraan, kecepatan kendaraan dan hambatan samping serta data U-turn. Survey dilakukan pada masa pandemi covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis menggunakan metode Greenshield untuk mendapatkan hubungan matematis antara volume, kecepatan dan kepadatan dan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) untuk kinerja jalan perkotaan.Hasil penelitian memperlihatkan hubungan matematis untuk model Greenshield pada periode survey. Aktivitas u-turn mempengaruhi arus lalu lintas dengan nilai rasio pelayanan fasilitas bukaan median putaran balik pada beberapa jam sibuk >1,0 yang mengakibatkan terjadi antrian. Volume puncak pada ruas jalan Stadion Klabat Manado arah Timur-Barat terjadi pada hari Senin, 23 November 2020 pada pukul 10.45-11.00 sebesar 1482,2 smp/jam dan volume puncak pada ruas jalan Stadion Klabat Manado arah Barat-Timur terjadi pada hari Rabu, 25 November 2020 pada pukul 10.15-10.30 sebesar 1602,2 smp/jam. Ruas jalan Stadion Klabat Manado masuk dalam tingkat pelayanan jalan atau level of service (LOS) B, yang menandakan bahwa tingkat pelayanan ruas jalan Stadion Klabat Manado masih tergolong baik. Kata Kunci: U-Turn, Greenshield, MKJI 1997, Kinerja Ruas Jala
PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER DENGAN PENAMBAHAN SEMEN PUTIH PADA PERAWATAN SUHU RUANG
Beton geopolimer adalah suatu material konstruksi yang relatif baru dikembangkan tetapi menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan dengan beton konvensional yang menggunakan semen Portland. Beton geopolimer ini sama sekali tidak menggunakan semen portland. Salah satu kelebihan beton geopolimer selain tahan terhadap api adalah dapat mengurangi polusi udara, sedangkan kekurangannya ialah dalam membuatnya sedikit rumit dari beton konvensional. Pada penelitian ini meskipun beton geopolimer tidak menggunakan semen seutuhnya maka dalam penelitian ini akan dilakukan penambahan semen putih pada beton geopolimer untuk membuat kuat tekan beton meningkat pada perawatan temperatur ruangan.Pada penelitian ini dilakukan penambahan semen Portland putih dengan variasi penambahan semen putih 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap total berat fly ash. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder 10/20 cm dengan umur pengujian 7 hari dan 28 hari. Perawatan beton geopolimer dilakukan dengan perawatan suhu ruang dan perawatan temperatur dengan suhu 90˚C.Hasil penelitian nilai kuat tekan beton geopolimer pada perawatan suhu ruang mengalami kenaikan 37.19% dari umur beton 7 hari ke 28 hari yang kekuatan pada 7 hari berkisar 16.68 - 22.8 MPa dan 21.64 – 29.87 MPa untuk umur 28 hari. Pada perawatan elevated temperature 90˚C nilai kuat tekan tidak ada perubahan signifikan yang berkisar 25.69 - 27.93 MPa umur beton 7 hari dan 27.04 – 27.79 MPa untuk umur beton 28 hari Kata Kunci: Beton Geopolimer, Semen Putih, Kuat Tekan, Temperatur Ruan
RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA JEMBATAN LATUPPA- BASTEM KECAMATAN MUNGKAJANG, KOTA PALOPO
Perencanaan pembangunan jembatan harus diperhatikan seefektif dan seefesien mungkin, Oleh karena itu, diperlukannya penguasaan teknologi jembatan baik dari aspek perencanaan, peralatan dan material.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung rencana anggaran biaya pada jembatan Latuppa- Bastem .Manfaat penelitian ini dapat mengetahui jumlah besarnya rencana anggaran biaya pada Jembatan Latuppa- Bastem.Untuk mengetahui jumlah anggaran biaya pada jembatan Latuppa- Bastem maka dilakukan tahap ini yaitu Menganalisa gambar kerja, menentukan item pekerjaan, menghitung volume pekerjaan, membuat analisa pekerjaan, membuat daftar harga satuan upah dan bahan, menghitung harga satuan pekerjaan, dan membuat rencana anggaran biaya. Hasil penelitian ini maka dibutuhkan anggaran biaya untuk Jembatan Latuppa- Bastem yaitu Rp.4.716.900.000,- . Kata Kunci : Rencana Anggaran Biaya, Jembatan Latuppa-Bastem, Gambar Kerja, Analisa Harga Satuan, Item Pekerjaa