Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    PROBLEMATIKA PENYELESAIAN PERKARA ISBAT NIKAH (Studi Putusan Pengadilan Agama Tegal nomor perkara 83/Pdt.P/2020/PA.Tg)

    No full text
    Problem hukum keluarga Islam di Indonesia di antaranya adalah masalah perkawinan yang tidak tercatat di depan pegawai pencatat nikah, walaupun sudah ditetapkan di dalam undang-undang namun kadangkala dilanggar oleh pihak yang berkepentingan. Maka secara logis tidak ada jalan keluar bagi yang melanggar ketentuan ini untuk menyelesaikan permasalahannya dikemudian hari. Namun di sisi lain perundangan-undangan memberikan kemudahan bagi mereka yang tidak dapat membuktikan adanya perkawinan mereka dengan alat bukti Akta Nikah untuk menyelesaikan permasalahan perkawinan mereka melalui Instansi Pemerintah yang resmi yaitu di Pengadilan Agama. Sesuai dengan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam pasal 7 ayat 2 dan 3 menyatakan bahwa, dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan Akta Nikah, dapat diajukan isbᾱt nikahnya ke Pengadilan Agama Bagaimana Problematika penyelesaian perkara isbat nikah di Pengadilan Agama Tegal? Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara penyelesaian perkara isbat nikah dan problematikannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif,termasuk penelitian lapangan (field research), yang dijelaskan dalam bentuk deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini berasal dari data-data yang diperoleh secara langsung dari lapangan yaitu di Pengadilan Agama Tegal. Sedangkan sumber data sekundernya adalah berasal dari literatur-literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan,dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan Data yang yang di peroleh dari dukcapil dari tahun 2010-2020 Kurang lebih ada 350 Orang/Pasangan yang menikah di bawah tangan tetapi yang masuk ke Pengadilan Agama Tegaluntuk Isbat Nikah Ada 150 Orang/pasangan saja. Dan tidak semua orang mengetahui bahwa ketika nikah di bawah tangan akan menyulitkan nantinyaketika anaknya hendak mendaftarkan sekolah bahwa hakim dalam menilai alat bukti yang diajukan para pihak dalam permohonan isbat nikah sangat telititerutama dalam saksi dan dokumen. Begitupun dengan pertimbangan dalam mengabulkan dan menolak permohonan tersebut hakim sangat merinci terutamadalam rukun syarat perkawinan dan status para pihak

    EDUKASI COVID-19 DAN KECEMASAN PADA MASYARAKAT DI DESA TANGKISAN KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA

    No full text
    Edukasi merupakan proses penambahan pengetahuan baru pada seseorang yang bertujuan untuk penguatan praktik dalam mengahadapi keadaan-keadaan baru. Edukasi dilakukan oleh pemerintah desa guna menghadapi keadaan yang masyarakat masih awam dalam memehaminya agar tidak menimbulkan keadaan cemas. Kecemasan merupakan keadaan seseorang yang khawatir berlebihan terhadap sesuatu hal yang sedang terjadi terutama adanya virus Covid-19 yang masyarakat menjadi memiliki hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Edukasi Covid-19 dan Kecemasan pada Masyarakat di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan kepada lima orang subjek yaitu masyarakat di Desa Tangkisan yang berusia 35 tahun, tiga orang laki-laki, satu orang perempuan dan satu orang satgas gugus tugas Covid-19 Desa Tangkisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa edukasi pemerintah desa tidak memadai. Sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah desa melalui pengeras suara keliling (halo-halo) tidak menginformasikan Covid-19 kepada masyarakat secara detail. Implikasinya masyarakat tidak memahami secara utuh terhadap Covid-19 dan memunculkan pikiran-pikiran spekulatif yaitu masyarakat memiliki kecemasan yang berlebihan serta penguasaan informasi yang terbatas menjadikan masyarakat mudah termakan berita-berita bohong (hoax). Kemudian terdapat berbagai macam ciri-ciri kecemasan yang berbeda-beda mulai dari saling curiga satu sama lain, sangat waspada, ketegangan fisik, gelisah, takut cedera kematian, memiliki rasa cemas yang berlebihan, panik yang berlebihan, detak jantung tidak beraturan, gegabah, dan sulit untuk tenang. Hal ini membuat masing-masing subyek memiliki cara mengatasi kecemasannya yang berbeda yaitu dengan teknik relaksasi dan membangun pikiran positif

    Dinamika Menghadapi Pasangan Transseksual dalam Pernikahan pada Film The Danish Girl

    No full text
    Resiliensi merupakan suatu proses dimana individu mempunyai tekad untuk bangkit dalam situasi yang penuh dengan tekanan dan penderitaan dalam hidup. Individu yang mempunyai resiliensi tinggi akan mempunyai pola pikir yang memungkinkan dirinya untuk mencari pengalaman dan menyadari bahwa hidup adalah sesuatu yang berjalan, ia akan mempunyai rasa percaya diri untuk mengambil tanggungjawab baru dalam menjalani pekerjaannya. Perkembangan globalisasi dapat memunculkan budaya-budaya baru yang masuk ke setiap negara, seperti transseksual. Transseksual merupakan individu yang merubah diri dan jenis kelamin menjadi lawan jenisnya. Bukan tidak mungkin fenomena transseksual masuk ke dalam lingkungan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi dan faktor-faktornya dalam menghadapi pasangan transseksual pada Gerda dalam film The Danish Girl. Metode yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer yang digunakan adalah film The Danish Girl yang di download dari YouTube, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari review penonton di YouTube dan Google terkait film The Danish Girl, buku dan jurnal. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menghadapi pasangan transseksual Gerda mempunyai resiliensi yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat terindikasi dari beberapa sumber dan dimensi resiliensi yang dimiliki oleh Gerda. Sumber-sumber resiliensi ada tiga yaitu lingkungan, diri sendiri, dan kapabilitas. Dimensi-dimensi resiliensi yaitu komitmen, kontrol dan tantangan. Selain itu, faktor-faktor resiliensi yang dimiliki Gerda juga mendorong Gerda untuk mempunyai resiliensi yang tinggi dalam menghadapi pasangan transseksual, seperti self eficacy, optimisme, self esteem dan dukungan sosial. Kata kunci : Resiliensi, The Danish Girl, Transseksua

    Konsep Pendidikan Tasawuf Al-Ghazali Kajian Kitab Khalasah at-Tasanif fi at-Tasawwuf

    No full text
    Generasi muda saat ini tengah mengalami problem yang serius yaitu krisis spiritual. Problem ini terjadi karena peradaban saat ini hanya mementingkan aspek jasmani saja, mengesampingkan aspek rohani/spiritual yang merupakan aspek esensisal manusia. Pendidikan tasawuf merupakan alternatif yang dapat ditempuh guna mengatasi krisis tersebut. Hal ini karena pendidikan tasawuf mampu menyeimbangkan aspek spiritual/hati dan aspek jasamani/akal. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan untuk memberikan pembelajaran tasawuf pada peserta didik adalah kitab Khala>s}ah at-Tas}a>ni>f fi> at-Tas}awwuf yang merupakan salah satu kitab karya al-Gaza>li>. Kitab ini merupakan ringkasan dari karya al- Gaza>li> dalam bidang tasawuf yang memuat solusi bagi peserta didik untuk mengatasi krisis spiritual yang dialami. Tasawuf menurut al-Qusyairi> adalah menghilangkan perbuatan tercela hingga ke akarnya sehingga tidak mengulangi kembali perbuatan tersebut dan tersibukkan dengan Allah SWT. tanpa ada yang mampu mengganggu. Dalam proses tasawuf, peserta didik harus menempuh tiga tahapan yaitu takhalluq, taz#awwuq, dan tah}qi>q. Dalam pengajaran tasawuf terdapat enam materi dasar yang diberikan kepada peserta didik yaitu taubah, wara’, zuhud, tawakkal, s}abar, dan rid}a. Tujuan dari pendidikan tasawuf yakni mendekatkan diri kepada Allah SWT. dan mensucikan diri. Pada proses mensucikan diri, peserta didik harus menempuh tiga proses yaitu takhalli>, tah}alli>, dan tajalli>. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait konsep pendidikan tasawuf yang terdapat dalam kitab Khala>s}ah at-Tas}a>ni>f fi> at- Tas}awwuf. Adapun penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan analisis isi sebagai metode untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan hasil sebagai berikut. Kitab Khala>s}ah at-Tas}a>ni>f fi> at-Tas}awwuf mengandung konsep pendidikan tasawuf yang bercorak tasawuf akhlaki. Dalam kitab ini terdapat konsep tazkiyat al-nafs berikut: takhalli>, terdiri dari memurnikan keyakinan, taubah, meminta maaf, dan muh}a>sabah. Tah}alli, terdiri dari memperbaiki niat mencari ilmu, qiya>m al-lail, muja>hadah, mempelajari ilmu syari’at, mengorbankan diri, tawakkal, menghindari pergaulan yang buruk, zuhud, dan z#ikir. Tajalli terdiri dari mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, amal s}aleh, dan berhubungan baik dengan sesama manusia. Konsep pendidikan tasawuf yang digagas oleh al-Gaza>li> dalam kitab ini relevan untuk diterapakan pada pendidikan tingkat atas, khususnya pada pembelajaran akhlak

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN TEMATIK KELAS IV SD NEGERI PAKUNCEN KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO

    No full text
    Pendidikan merupakan usaha pendidik dalam memimpin anak didik secara umum untuk mencapai perkembangannya menurut kedewasaan jasmani maupun rohani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait implementasi model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran tematik kelas IV SD Negeri Pakuncen Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo, dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi guru dalam memberikan motivasi belajar tatap muka di kelas IV SD Negeri Pakuncen Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dan metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa implementasi model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran tematik kelas IV SD Negeri Pakuncen menggunakan kegiatan pembelajaran tiga tahap yaitu tahap pendahuluan, tahap inti dan tahap penutup

    THE EFFECTIVENESS OF SNOWBALL THROWING TECHNIQUE IN TEACHING GRAMMAR AT EIGHTH GRADE STUDENTS IN SMP N 1 GANDRUNGMANGU

    No full text
    According to curriculum 2013 at eighth grade junior high school level, English learners are able to speak English and use grammar in the conversation, although there are still errors in the vocabulary. However, there were some students’ difficulties in mastering grammar at eighth grade students of SMP N 1 Gandrungmangu because of monotonous activity and limited time to study. Snowball throwing technique was proposed as a strategy to teach grammar. The goal of this study is to find out whether or not there is a significant effect of snowball throwing technique in teaching grammar at eighth grade students in SMP N 1 Gandrungmangu. This study used quasi-experiment and quantitative approach. The population of this study was the eighth grade students in SMP N 1 Gandrungmangu in academic year 2021/2022 which consists of 255 students from VIII A until VIII H. The sample was selected by purposive sampling with VIII G as an experiment class and VIII H as a control class. IBM SPSS V 25 for windows was used to help analyze the data in this research. This study used pre-test and post-test with multiple choice to collect data. The result of independent sample t-test showed that there was improvement in learning achievement of the students who were taught using snowball throwing technique. In other words, it can be assumed that snowball throwing technique was used in teaching grammar is effective

    Bimbingan Orang Tua Berbasis Ekologi untuk Meningkatkan Resiliensi Diri Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Desa Wlahar Wetan Kabupaten Banyumas

    No full text
    Keterbatasan yang dimiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) seringkali membuat suatu hambatan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Disisi lain perbedaan tersebut menimbulkan suatu permasalahan yaitu berupa tindak diskriminasi.Tindak diskriminasi yang dilakukan berupa perilaku bullying bahkan hingga tindak kekerasan. Dalam hal ini secara tidak sadar dapat mempengaruhi psikis dan resiliensi diri anak.. Dengan adanya permasalahan tersebut Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) perlu meningkatkan resiliensi diri agar dapat bangkit dari setiap permasalahan yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan penerapan bimbingan orang tua tunggal berbasis ekologi untuk meningkatkan resiliensi diri anak berkebutuhan khusus di Desa Wlahar Wetan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan kepada 4 orang subjek yaitu 2 subjek orang tua tunggal dan 2 anak berkebutuhan khusus dengan gangguan pendengaran (tunarungu) dan gangguan mental (mental rendah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan yang diterapkan orang tua tunggal dengan berbasis ekologi sangat membantu anak dalam meningkatkan kemampuan resiliensi diri. Bentuk dan penerapan bimbingan orang tua tunggal berbasis ekologi untuk meningkatkan resiliensi diri anak berkebutuhan khusus di Desa Wlahar Wetan diantaranya mengenalkan anak terkait lingkungan, mengarahkan anak untuk menumbuhkembangkan sikap positif, membimbing anak untuk dapat mengenali diri sendiri, resiliensi, kemampuan dalam meningkatkan resiliensi diri, dan mengarahkan dan memfasilitasi anak untuk belajar di sekolah inklusi. Serta adanya faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan bimbingan orang tua tunggal berbasis ekologi untuk meningkatkan resiliensi diri anak berkebutuhan khusus di Desa Wlahar Wetan. Kata Kunci : Bimbingan Orang Tua, Ekologi, Resiliensi Diri, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

    PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN MENU PEMBERIAN MAKANAN SEHAT DAN BERGIZI PADA ANAK DI DESA GRENDENG KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran orang tua dalam pencegahan Covid-19 dengan pemberian menu makanan sehat dan bergizi pada anak di Desa Grendeng Purwokerto Utara Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Data dari penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian untuk teknik pemeriksaan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran orang tua dalam pencegahan Covid- 19 dengan pemberian menu makanan sehat dan bergizi pada anak di Desa Grendeng Purwokerto Utara Banyumas yaitu peran orang tua sebagai pendidik, peran orang tua sebagai figure panutan, peran orang tua sebagai teman atau sahabat, peran orang tua sebagai pengawas, serta peran orang tua sebagai pemenuhan asupan nutrisi yaitu orang tua selalu perhatikan cara menyusun menu makanan, mengetahui kandungan gizi pada makanan, diskusikan dengan anak terkait menu makanan, dan kerjasama keluarga. Adapun variasi menu makanan sehat dan bergizi yang beragam jenis

    تطبيق المفردات اليومية في كفاءة مهارة الكلام بالمدرسة المتوسطة الإسلاميّة ياباكي نور العباد غنتاساري كرويا

    No full text
    المفردات اليومية في المدرسة المتوسطة الإسلاميّة ياباكي نور العباد غنتاساري كرويا هو برنامج لتدريب الطلاب على الحفظ والتعود على التواصل باللغتين. يعنى البرنامج لزيادة المفردات في كل يوم الذي تكتب الطلاب في كتاب الجيب من المفردات ثم يحفظها الطلاب و إيداعها بأمثلة الجملتها للمعلم المناوب في كل صباح قبل أن يدخلوا الفصل. تهدف هذه البحث لمعرفة كيف تطبيق المفردات اليومية في كفاءة مهارة الكلام بالمدرسة المتوسطة الإسلاميّة ياباكي نور العباد غنتاساري كرويا. نوع البحث الذي تستعمله الباحثة هنا بحث الميداني التي موصوف بوصفيّ كيفيّ. وأما طريقة جمع البيانات في هذا البحث هي الملاحظة والمقابلة والوثيقة. نتائج البحث تدل أن تطبيق المفردات اليومية في كفاءة مهارة الكلام بالمدرسة المتوسطة الإسلاميّة ياباكي نور العباد غنتاساري كرويا يتم من خلال ثلاث مراحل، هي التخطيط والتنفيذ والتقييم. في مرحلة التخطيط يتم التخطيط عن طريق اختيار المفردات المناسبة للطلاب وهي المفردات التي يسهل حفظها وغالبًا ما تستخدم التعلم وفي هذه مرحلة رتب المعلم تطوير اللغة قائمة المفردات وهي عن المفردات البسيطة أي الفصل وأشيائه، في مرحلة التنفيذ تنقسم إلى قسمين: مرحلة تطبيق المفردات اليومية خارج أنشطة التدريس والتعلم ومرحلة تطبيق مفردات اليومية في أنشطة التدريس والتعلم، وفي مرحلة التقييم شكل هذا التقويم بإيداع المفردات الذي تم في نهاية العام الدراسي ومراجعة في كل أسبوع المفردات التى حفظ الطلاب

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) MINA SENDANG DI DESA BEJI, KECAMATAN KEDUNGBANTENG SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

    No full text
    Desa Beji merupakan salah satu desa dengan iklim yang cocok untuk pertanian, pertanian yang cocok di kembangkan di Desa Beji seperti komoditas padi, sayur-sayuran, dan juga ikan. Didukung dengan ketersediaan lahan dan juga sumber mata air yang melimpah. Kondisi ini tentunya bernilai ekonomis dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dapat dioptimalkan dengan baik. Dengan dibentuknya kelompok pembudidaya ikan Mina Sendang Desa Beji mengalami peningkatan dalam bidang ekonomi meliputi sarana dan prasarana yang memadai dari tahun-tahun sebelumnya, mata pencaharian yang semakin berkembang dan kualitas sumber daya manusia yang semakin meningkat. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif Studi Kasus (Case Studies). Objek dari penelitian ini adalah strategi pemberdayaan masyarakat pada kelompok budidaya ikan Mina Sendang di Desa Beji sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi serta gabungan dari keduanya atau triangulasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemberdayaan masyarakat pada kelompok budidaya ikan Mina Sendang Desa Beji dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Mina Sendang di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng melalui beberapa tahap pemberdayaan diantaranya adalah tahap penyadaran, peningkatan kapasitas dan tahap pendayaan. Sedangkan pada penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dalam strategi pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan Mina Sendang terlihat dari dampak yang dihasilkan selama pemberdayaan dengan terwujudnya tiga aspek keberlanjutan yang harus dipenuhi dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yaitu keberlanjutan ekologi, keberlanjutan ekonomi dan keberlanjutan sosial budaya

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇