Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    The Use of Story Mapping Strategy in Teaching Reading Comprehension at Tenth Grade of SMK N 1 Kaligondang Purbalingga

    No full text
    This study aimed to describe the implementation of the story mapping strategy in teaching reading comprehension. It is a qualitative descriptive research. The data were gathered through observation, interviews, and documentation. The subjects of the research were an English teacher and the students of the tenth grade of SMK N 1 Kaligondang, Purbalingga. The data analysis techniques in this study were data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the research showed that the teacher applied story mapping in reading activities by following three stages of reading, namely; pre-reading, the teacher prepared the story mapping and showed it to the students; while reading, the teacher gave a model of the story mapping; and post-reading, the teacher reviewed the students’ completed story maps. Furthermore, the difficulties faced by the teacher in teaching reading using a story mapping strategy are lack of students’ vocabulary, difficulty in managing the class, and difficulty in managing the learning time. Moreover, the students’ responses when applying story mapping are the students are interested in the implementation of story mapping, story mapping was easy to be applied, and story mapping helped students comprehend the reading texts

    KEPEMIMPINAN KEPALA PAUD DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI PAUD CAHAYA INSAN PENGALUSAN

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dimana pembelajaran pada anak sangat potensial untuk dilakukan sejak dini mungkin, karena pada masa ini terdapat masa peka atau sensitif dimana anak mudah menerima pengaruh dari luar dirinya. Apabila anak menerima pengaruh yang negatif maka akan berdampak pada karakter atau kepribadian pada diri anak. maka sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan pendidikan anak sedini mungkin. Pada Pendidikan anak usia dini, anak dibina agar anak memiliki tumbuh kembang yang baik mulai dari segi jasmani maupun rohani serta pendidikan usia dini merupakan tempat yang tepat untuk membangun dan membentuk karakter anak. Keberhasilan pembentukan karakter pada anak tidak lepas dari peran kepala PAUD sebagai pemimpin.Usia dini merupakan usia yang sangat tepat dalam membangun karakter dan kepribadian anak. karena pada masa ini anak sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan dan belum terpengaruhi oleh hal hal yang negatif. Tujuan penelitian yang menjadi fokus orientasi dari penelitian ini adalah mengetahui peran kepala PAUD sebagai pemimpin di PAUD Cahaya Insan Pengalusan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga dalam membentuk karakter anak sesuai dengan yang diharapkan.Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kualitatif jenis fenomenologi. Pengumpulan data dengan menggunakan jenis penelitian fenomenologi diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan kepemimpinan kepala PAUD dalam pembentukan karakter anak di PAUD Cahaya Insan Pengalusan dibagi dalam tujuh pembahasan. pertama, kepala PAUD sebagai educator dalam pembentukan karakter anak. kedua, kepala PAUD sebagai manager dalam pembentukan karakter anak. ketiga, kepala PAUD sebagai administrator dalam pembentukan karakter anak. keempat, kepala PAUD sebagai supervisor dalam pembentukan karakter anak. kelima, kepala PAUD sebagai leader dalam pembentukan karakter anak. keenam, kepala PAUD sebagai entrepreneur dalam pembentukan karakter anak. ketujuh, kepala PAUD sebagai pencipta iklim kerja dalam pembentukan karakter anak.dari ketujuh poin tersebut menggambarkan bahwa kepemimpinan kepala PAUD dalam pembentukan karakter anak menunjukan berhasil melekat dalam diri anak. tanpa diingatkan atau diperintah anak akan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan. Selain itu, anak yang belajar di PAUD Cahaya Insan Pengalusan memiliki karakter yang berbeda dari anak yang belajar di luar. Peserta didik PAUD cahaya Insan memiliki rasa sopan santun yang tinggi berbentuk rasa hormat kepada guru maupun orang tua dapat dilihat tidak hanya di lingkungan sekolah namun juga diluar sekolah. Kata Kunci : Kepemimpinan Kepala PAUD, Pembentukan Karakter Ana

    ANALISIS PERAN AUDIT INTERNAL DALAM MEMINIMALISIR RISIKO PADA BANK MUAMALAT KCU PURWOKERTO

    No full text
    Rentannya risiko pada kegiatan bisnis perbankan menuntut bank harus memiliki pengawasan untuk memastikan bahwa operasional bank teah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku (auditing) sekaligus memitigasi dan meminimalisasi risiko yang telah terjadi dan akan terjadi sehingga mengambil langkah preventif. Tindak lanjut bank dalam menelusuri, menilai dan mengevaluasi risiko harus dengan menerapkan fungsi pengawasan yang bersifat menyeluruh (multi layers control). Audit internal memiliki fungsi penilaian yang independen dalam organisasi untuk mengui dan mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan perusahaan (auditing). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme peran audit internal serta peran audit internal dalam meminimalisir risiko pada Bank Muamalat Indonesia KCU Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, hasil penelitian dideskripsikan dalam bentuk kata-kata atau kalimat yang mengarah pada tujuan dari penelitian tersebut. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data dan virifikasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa mekanisme peran audit internal dalam meminimalisir risiko sudah berjalan dengan baik. dengan adanya manajemen risiko dan pengendalian internal yang efektif peran auditor internal mampu meminimalisir risiko. Sedangkan pada peran audit internal terhadap manajemen risiko Bank Muamalat Indonesia KCU Purwokerto sudah sesuai dengan perencanaan audit dan pelaporannya telah melakukan sesuai dengan Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Internal Bank (SPFAIB) yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Hal ini dilihat dari pencapaian penurunan tingkat NPF Bank Muamalat pada tahun 2019 yaitu sebesar 5,22%, 2020 sebesar 4,81% dan pada tahun 2021 sebesar 0,67%

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN USAHA KERAJINAN SERABUT KELAPA PADA PUSAT PEMBUATAN SAPU SERABUT KELAPA DUSUN PENUSUPAN KABUPATEN PURBALINGGA

    No full text
    Pemberdayaan merupakan suatu proses penting disetiap kehidupan manusia, dimana di dalamnya terdapat proses yang panjang. Dimana proses-proses tersebut harus dilakukan dari semua sektor yaitu pertanian atau perkebunan, perikanan, usaha kecil mandiri, dan pariwisata. Dengan adanya pemberdayaan diharapkan masyarakat yang sudah diberdayakan mampu memperbaiki kualitas hidup dan mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri. Dimana upaya-upaya pemberdayaan masyarakat merujuk pada tingkatan keterampilan dan kemampuan manusia, khususnya kepada kelompok yang rentan dan lemah, yang kemudian menjadikan mereka memiliki suatu keterampilan atau kemampuan serta kekuatan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak usaha kerajinan serabut kelapa yang sudah lama ada di Dusun Penusupan bagi kehidupan dan perekonomian mereka. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan peneliti yakni metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan adalah teknik analisis menurut Miles dan Huberman berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam Meningkatkan Usaha Kerajinan Serabut Kelapa pada Pusat Pembuatan Sapu Serabut Kelapa Dusun Penusupan Kabupaten Purbalingga dengan sebagian besar dari pemilik usaha sudah menjalankan prinsip keadilan, prinsip persamaan, prinsip tolong-menolong atau ta’awun, dan juga prinsip partisipasi. Dimana prinsip tersebut sudah sesui dengan prinsip pemberdayaan ekonomi masyrakat menurut prespektif islam

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENYEWAAN AKUN NETFLIX PREMIUM OLEH PIHAK YANG TIDAK RESMI

    No full text
    Aplikasi yang sedang popular bagi individu yang menggemari film adalah Netflix. Netflix adalah layanan streaming online yang menyediakan film-film maupun serial dengan kualitas video ultra HD. Untuk berlangganan premium, pengguna harus mengeluarkan biaya mulai dari Rp. 54.000,00 s.d Rp. 186.000,00 untuk setiap bulan tergantung paket yang menjadi pilihan. Sewa-menyewa Akun Netflix Premium ilegal saat ini menjadi incaran tersendiri bagi masyarakat. Beberapa orang menawarkan solusi dengan memberikan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan yang ditawarkan secara resmi oleh pihak Netflix, yaitu sebesar Rp. 15.000,00 setiap bulan. Karena keuntungan yang didapat oleh para pelaku tidak disetorkan kepada pihak yang berhak yaitu Netflix, maka sewa-menyewa Akun Netflix Premium tersebut dikhawatrikan melanggar prinsip-prinsip ij rah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik penyewaan Akun Netflix Premium yang dilakukan oleh pihak yang tidak resmi serta untuk mengetahui Tinjauan Hukum Islam terhadap praktik penyewaan Akun Netflix Premium yang dilakukan oleh pihak yang tidak resmi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan). Sumber primer penelitian ini adalah ZN dan beberapa pelanggan ZN. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa praktik penyewaan akun Netflix Premium oleh ZN memiliki tiga mekanisme pemesanan yang pertama calon pelanggan menemui ZN secara langsung, menghubungi lewat aplikasi pesan singkat, ZN atau melalui katalog produk ZN di marketplace. Penyewaan akun Netflix Premium oleh ZN memiliki status mauquf atau ditangguhkan menunggu persetujuan dari pemilik mahalul manfaat. Hal ini dikarenakan ZN bukan pihak yang memiliki kuasa untuk menyewakan akun Netflix Premium. Sedangkan menurut Hukum Islam, ZN telah melakukan tindakan yang dilarang. Pelarangan ini berdasarkan dua alasan, yang pertama ij rah yang dilakukan ZN tidak mendapat izin dari pemilik kuasa. Alasan yang kedua, ZN melakukan tindakan pelanggaran hak cipta dan hukum Islam

    KONTRIBUSI MUSLIM MINORITAS DALAM MENGGULINGKAN REZIM APARTHEID DI AFRIKA SELATAN (1948-1994)

    No full text
    Politik apartheid yang banyak menindas kelompok kulit hitam di Afrika Selatan banyak mendapatkan kecaman dan perlawanan, salah satunya adalah perlawanan dari umat Muslim minoritas di Afrika Selatan. Politik apartheid disebut sebagai alat praktik hukum yang diatur dalam undang-undang guna menindas hak-hak rakyat kulit hitam. Secara resmi politik ini dilaksanakan setelah pemilu 1948 yang dimenangkan oleh National Party di bawah pimpinan Dr. Daniel Francois Malan. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) Sejarah munculnya politik apartheid di Afrika Selatan, dan (2) Kontribusi umat Muslim dalam menentang rezim apartheid di Afrika Selatan dengan kurun waktu 1948-1994. Jenis penelitian ini memusatkan pada library reseach (studi pustaka). Adapaun langkah yang digunakan dalam meneliti objek kajian ini adalah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi atau yang sering disebut dengan istilah metodologi penelitian sejarah. Hasil-hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, Politik Apartheid secara resmi berlangsung selama empat puluh dua tahun (1948-1990). Hal tersebut dilatar belakangi adanya kelompok kulit putih yang merasa dirinya lebih unggul daripada kelompok kulit hitam yang dipandang sebagai budak, pelayan. Apartheid yang memiliki arti pemisahan, dibentuk dengan tujuan menjaga kemurnian rasnya, sehingga untuk merealisasikannya Malan yang memenangkan pemilu tahun 1948 membuat semacam strategi kebijakan politik yang kemudian berkembang menjadi diskriminasi terhadap kulit hitam. Kedua, Kebijakan pelaksanaan politik apartheid yang banyak menindas kulit hitam, termasuk umat Muslim memicu adanya penolakan dan perlawanan terhadap kebijakan politik yang diterapkan. Gerakan ini diwujudkan dengan serangkaian dibentuknya organisasi-oragnisasi Muslim, seperti CMYM, CMYA, Al-Qibla dan The Call of Islam yang menentang dengan keras praktik penindasan rezim apartheid. Adapun landasan berfikir yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori tindakan sosial Max Weber

    Efektifitas upaya penanggulangan pengemis di Kabupaten Banyumas berdasarkan Perda Nomor 16 tahun 2015 perspektif maslahah

    No full text
    Pengemis merupakan masalah sosial yang sering muncul di kota-kota besar, seperti di Banyumas. Hal ini disebabkan karena persoalan himpitan ekonomi yang disebabkan sempitnya lapangan kerja, sumber daya alam yang kurang menguntungkan dan lemahnya sumber daya manusia. Fenomena mengemsi bukan bertujuan untuk mencari tambahan hidup melainkan di jadikan sebuah profesi, maka hal tersebut menyebabkan beberapa daerah di Indonesia membuat kebijakan mengenai larangan meminta-minta dijalan. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Banyumas menertibkan Perda Nomor 16 Tahun 2015, terkait penanggulangan pengemis, demi tercapainya suatu kemaslahatan umat. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas upaya Penanggulangan Pengemis di Kabupaten Banyumas Berdasarkan peraturan Nomor 16 Tahun 2015 Perspektif Maṣlaḥah. Jenis penelitian yang digunakan metode lapangan (filed research) dengan metode pendekatan deduktif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelittian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa dibentuknya Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2015 sebagai suatu peringatan kepada masyarakat bahwa terdapat larangan memberikan uang kepada pengemis. Berdasarkan data di lapangan efektifitas Peraturan daerah Nomor 16 Tahun 2015 belum terlaksana dengan maksimal, karena masih terdapatnya faktor-faktor dalam menunjang efektif atau tidaknya suatu hukum. Faktor yang terlaksana tersebut berupa, fakor hukumnya sendiri, faktor penegak hukum, dan yang tidak terlaksana faktor sarana dan faktor masyarakat. Dalam maṣlaḥah darūriyāt dimana memelihara jiwa yaitu untuk memelihara hak hidup agar terhindar dar tindakan bahaya yang melukai anggota tubuh. Dalam hal ini pengemis yang melakukan kegiatan mengemis di jalan raya hingga mereka meninggal dunia 30% karena faktor prasarana dan lingkungan. Kemudian untuk maṣlaḥah hajjiyāt, dilakukannya upaya penanggulangan pengemis berupa rehabilitasi, Bimbingan sosial, Bimbingan Mental Spiritual, Keterampilan Vokasional dan Bimbingan fisik. Memberikan kemanfaatan berupa tercapainya atau terwujudnya masyarakat yang tertib dari kerawanan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Kata Kunci: Maṣlaḥah, Pengemis, Peraturan Daerah

    OPTIMASI PRODUK KSPPS BMT DAMAI AMANAH SEJAHTERA PURBALINGGA DI ERA DIGITAL

    No full text
    Era digital memberikan peranan sangat besar yang mampu merubah sistem dalam transaksi. Tujuannya yaitu membuat sebuah inovasi untuk membantu aktivitas masyarakat jauh lebih mudah dengan mengedepankan aspek efektivitas dan efisiensi. Perkembangan teknologi informasi di era digital membuat KSPPS BMT berupaya untuk meningkatkan produk dalam penggunaan teknologi internet yang diterapkan pada layanan digital supaya dapat mempertahankan keberadaannya dengan mengikuti perkembangan zaman. KSPPS BMT Damai Amanah Sejahtera (DAS) menjadi koperasi pertama di Purbalingga yang mulai mengikuti perkembangan era digital yaitu memanfaatkan teknologi informasi melalui pembaharuan sistem layanan digital yang bertujuan untuk mempermudah anggota mendapatkan informasi dan bertransaksi keuangan dengan menciptakan tiga aplikasi yaitu DAS Dompet Digital, Agen Dahsyat dan Dana Baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data yang didapatkan dari penelitian ini merupakan hasil wawancara mendalam penulis dengan Branch Manajer, Bendahara dan Anggota KSPPS BMT DAS Purbalingga, selain itu data pendukung lainnya berupa hasil observasi, brosur, website, profil perusahaan dan struktur organisasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa optimasi produk yang dilakukan oleh KSPPS BMT DAS Purbalingga di era digital yaitu dengan cara menciptakan aplikasi yang menunjang kemudahan anggota dalam bertransaksi menggunakan produk-produk yang sudah tercover pada aplikasi. Terdapat tiga aplikasi yang menunjang kebutuhan anggota yaitu aplikasi DAS Dompet Digital, Agen Dahsyat dan Dana Baik. Aplikasi dinilai sangat efektif dan efisien karena anggota terbantu dalam melakukan transaksi keuangan melalui aplikasi milik KSPPS BMT DAS. Efektivitas aplikasi yang dimiliki KSPPS BMT DAS diantaranya memudahkan anggota dalam pengecekan informasi saldo, transfer antar anggota dan bank umum, pembelian pulsa, PDAM, listrik, pengisian dompet digital dan lain-lain. Kata Kunci: Era Digital, Optimasi Produk, Efektivitas, Efesiens

    AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ANXIETY IN SPEAKING ENGLISH AT 7th GRADE OF MTs MA’ARIF NU 1 KEBASEN BANYUMAS

    No full text
    This research was aimed to analyze students’ anxiety in speaking English at 7th grade of MTs Ma’arif NU 1 Kebasen. Many language learners experienced anxiety when they are speaking the target language. This also happened to students of MTs Ma’arif NU Kebasen when they are asked to speak English. There are some kinds and factors of the anxiety that preceded the condition. This research was applied a qualitative approach. The techniques of data collection were questionnaire, observation and interview. This research found that there are two kinds of anxiety those are: state anxiety and Situation-specific Anxiety. There are also seven factors that caused students’ anxiety. These are: (1) Lack of Confidence, (2) Fear of making mistakes, (3) Lack of Vocabulary, (4) Lack of Preparation, (5) Fear of Negative Evaluation, (6) Lack of Practice, (7) Low English Proficiency

    MANAJEMEN PEMASARAN PENDIDIKAN DI NEVA PRIVATE LESSON AND BIMBEL CILONGOK

    No full text
    ABSTRAK Persaingan dalam dunia pendidikan menuntut suatu lembaga pendidikan agar dapat memasarkan lembaga pendidikan tersebut, karena sebagus apapun suatu lembaga pendidikan jika tidak dipromosikan secara maksimal maka akan berdampak pada kekurangan jumlah peserta didikdan kurang dikenal juga di masyarakat. Kemampuan dalam memahami pemasaran pendidikan menjadi prasyarat dalam mempertahankan dan meningkatkan lembaga pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai penerapan manajemen pemasaran pendidikan di Neva Private Lesson and Bimbel Cilongok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengajar bimbel dan orang tua/wali peserta didik. Objek penelitian ini adalah manajemen pemasaran pendidikan. Dalam pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analsis data tersebut menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian manajemen pemasaran pendidikan di Neva private lesson and bimbel Cilongok adalah melalui perencanaan pemasaran secara offline dan online, kegiatan promosi dimedia sosial dan pembagian brosur door to door dan pengawasan agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Selain itu, bimbel tersebut juga malakukan strategi bauran pemasaran (produk, harga, tempat, dan promosi) yang sudah cukup baik sehingga tercapainya target pemasaran pada bimbel Neva private lesson and bimbel. Kata Kunci: Manajemen pemasaran pendidikan, bimbingan belajar

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇