Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    Analisis Kerja Sama Pemilik dan Penggarap Lahan Pertanian dalam Perspektif Etika Bisnis Islam Desa Tajug Karangmoncol Purbalingga

    No full text
    Dalam suatu masyarakat, terdapat sebagian mereka yang mempunyai lahan pertanian tapi tidak memiliki kemampuan untuk mengelolanya sendiri. Namun ada pula, petani yang tidak memiliki lahan. Dari situlah muncul kerja sama bagi hasil. Penelitian ini difokuskan pada rumusan masalah yang akan diselesaikan dan dicari jawabannya terkait bagaimana tinjauan etika bisnis Islam terhadap penerapan kerja sama bagi hasil antara pemilik lahan dengan petani penggarap di Desa Tajug, Karangmoncol, Purbalingga. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian field research (penelitian lapangan) yaitu peneliti terjun langsung ke lapangan guna mengadakan penelitian apa objek yang dibahas yaitu tentang pelaksanaan akad bagi hasil penggarapan sawah di Desa Tajug Karangmoncol Purbalingga. Selain itu penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, karena dalam penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gejala secara menyeluruh melalui pengumpulan data di lapangan . dan pembahasan diketahui bahwa bentuk praktik kerja sama pengolahan lahan pertanian yang dilaksanakan di Desa Tajug Karangmoncol Purbalingga adalah akad muzara’ah. Selain itu praktik muzara’ah tersebut selaras dengan prinsip dasar etika bisnis Islam yakni; kesatuan (unity). keseimbangan (equilibrium), kehendak bebas (free will), tanggungjawab (responsibility), kebenaran (kebajikan dan kejujuran)

    IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2017 TENTANG PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT DI KABUPATEN PURBALINGGA PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI’AH

    No full text
    Penyakit Masyarakat seperti PGOT, anak jalanan dan pengamen dalam kehidupan sehari-hari dapat mengganggu dan merusak pemandangan di lingkungan Kabupaten Purbalingga. Permasalahan penyakit masyarakat di Kabupaten Purbalingga dengan jumlah penduduk yang berjumlah 933.900 jiwa pada tahun 2020 dan jumlah penduduk miskin terdapat 140.100 jiwa serta hasil jumlah razia PGOT, anak jalanan dan pengamen terdapat 198 jiwa. Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengeluarkan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Pekat untuk mengurangi terjadinya permasalahan penyakit masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Perda No 4 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat dan untuk mengetahui perspektif maqa<s}id al-syari<’ah dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat di Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan di Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga dan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah metode induktif. Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer, data sekunder, dan data tersier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan penanggulangan Pekat pada Dinas Sosial Purbalingga mengalami kenaikan dan penurunan jumlah PGOT, anak jalanan dan pengamen pada setiap tahunnya, hal ini didasarkan pada hasil data penelitian di Dinas sosial dan pada Kantor Satpol PP penanganan PGOT, anak jalanan dan pengamen ini dilakukan melalui komunikasi yang baik serta terbuka dengan para pelaku penyakit masyarakat yang dilakukan oleh pelaksana kebijakan. Dalam maqariyyat adalah untuk perlindungan terhadap keturunan (an-nasl) hak untuk menjaga agar terhindar dari seks diluar pernikahan pada PGOT, anak jalanan, dan pengamen yang dapat menimbulkan keturunan pada generasi dari pasangan yang belum mahramnya dan perlindungan terhadap akal (al’aql) dimana akal pada PGOT, anak jalanan dan pengamen agar dibimbing supaya memiliki pengetahuan dan pemahan yang baik agar tidak mengemis/meminta-minta dijalan lagi. Kata Kunci: Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga, PGOT anak jalanan dan pengamen, Maqa>s}id al-Syari>’ah

    PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH, MUDHARABAH, MUSYARAKAH, DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2015-2019

    No full text
    ABSTRAK Pembiayaan dalam bank syariah biasa disebut dengan aktiva produktif, tujuannya untuk menghasilkan laba dan meminimalkan risiko kekurangan modal. Penelitian ini menggunakan pembiayaan murabahah, mudharabah, dan musyarakah karena pembiayaan tersebut yang paling banyak disalurkan ke masyarakat dibandingkan pembiayaan yang lain, yang mana harapannya bisa menambah laba bank melalui profitabilitas. Tetapi realitanya profitabilitas bank umum syariah masih dibawah kriteria yang ditetapkan Bank Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena non performing financing mengalami kenaikan pada tahun 2017 yang mana hampir mencapai ambang batas kriteria pembiayaan bermasalah yang ditetapkan Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembiayaan murabahah, mudharabah, musyarakah, dan non performing financing terhadap tingkat profitabilitas bank umum syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan kepustakaan. Populasi yang digunakan 14 bank umum syariah di Indonesia dari tahun 2015-2019. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 45 sampel dari 9 bank umum syariah di Indonesia. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Pembiayaan mudharabah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Pembiayaan musyarakah tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Dan non performing financing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Uji F menunjukkan pembiayaan murabahah, mudharabah, musyarakah dan non performing financing berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Dilihat dari hasil R2 menunjukkan pembiayaan murabahah, mudharabah, musyarakah dan non performing financing berpengaruh sebesar 0.549 terhadap profitabilitas. Hal ini menunjukkan sebesar 54.9% profitabilitas dipengaruhi oleh pembiayaan murabahah, mudharabah, musyarakah dan non performing financing. Sedangkan sisanya sebesar 45.1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata Kunci : Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, Non Performing Financing, Profitabilita

    BATASAN AURAT PEREMPUAN DI DEPAN MAHRAM MENURUT MUHAMMAD SYAHRUR DAN WAHBAH AL-ZUHAILI

    No full text
    Permasalahan aurat banyak menjadi perbincangan di kalangan ulama. Tema-tema pembahasan tentang konsep aurat, batasan-batasannya, aurat ketika salat dan di luar salat menjadi celah untuk digali kembali sesuai dengan aturan hukum Islam khususnya menyangkut tentang perempuan. Dalam konsep aurat perempuan di luar salat khususnya ketika berada di depan mahram, para ulama berbeda pendapat mengenai batasannya. Mazhab Syafi’i berpendapat batasan aurat perempuan di depan mahram adalah antara pusar hingga lutut, mazhab Hanafi berbeda dengan mazhab Syafi’i, mereka membatasi aurat perempuan di depan mahram adalah bagian tubuh yang tidak terlihat ketika melakukan aktifitas dan melakukan pekerjaan. Penelitian ini akan menganalisis perbandingan pendapat ulama kontemporer yaitu Muhammad Syahrur dan Wahbah al-Zuh}aili mengenai batasan aurat perempuan di depan mahram. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research). Dalam mengumpulkan sumber-sumber data, penulis menggunakan teknik dokumentasi. Adapun sumber data primer yang digunakan penulis adalah Penelitian ini mendasarkan sumber hukum primernya kepada buku terjemahan yang berjudul Prinsip Dan Dasar Hermeunetika Hukum Islam Kontemporer dan Metodologi Fiqih Islam Kontemporer karya Sahiron Syamsuddin. Selain itu, penulis juga menggunakan terjemahan kitab Tafsir al-Munir dan terjemahan Fiqh Islam wa Adillatuhu karya Wahbah al-Zuh}aili>. Metode analisis yang digunakan penulis adalah metode konten analisis dan metode komparatif Muhammad Syahrur menyatakan bahwa batasan aurat perempuan di depan mahram adalah menutup bagian al-juyu>b al-sufliyyah (kemaluan dan pantat) dan tidak menganjurkan perempuan untuk telanjang bulat kecuali dalam keadaan lengah atau terpaksa maka tidak dihukumi haram. Sedangkan pendapat Wahbah al-Zuh}aili> yaitu antara pusar hingga lutut. Persamaan pendapat kedua ulama tersebut pada pengambilan dasar hukumnya yaitu al-Qur’an surat an-Nur ayat 31, kedua tokoh tersebut juga sama-sama menyerukan kepada perempuan untuk menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Perbedaan pendapat mengenai mahram yang boleh melihat aurat perempuan. Syahrur membedakan mahram yang boleh melihat al-juyu>b al-‘ulwiyyah (daerah payudara dan bawah ketiak) dengan sebutan mah}a>rim al-zi>nah dan mahram yang dilarang melihat bagian al-juyu>b yaitu mah}a>rim an-nika>h. Sedangkan Wahbah al-Zuh}aili menganggap seluruh mahram baik mahram nasab, mahram persusuan, dan mahram sebab pernikahan (mushaaharah) batasannya antara pusar dan lutut

    “PRAKTIK OPER GADAI DAN PEMANFAATAN BARANG GADAI DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas)”

    No full text
    Saifuddin Zuhri Purwokerto Terdapat praktik gadai yang sudah lama diterapkan di tengah masyarakat Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Yakni masyarakat sekitar biasanya menggadaikan lahan pertanian berupa sawah, maupun perkebunan kepada teman maupun kerabat. Ketika melakukan akad gadai, ra>hin akan memberikan barang yang bernilai kepada murtahin berupa lahan pertanian sebagai jaminan atas hutangnya, barang jaminan tersebut nantinya akan diolah dan dimanfaatkan sepenuhnya oleh murtahin. Seiring berjalannya waktu murtahin sering kali menggadaikan kembali barang yang menjadi jaminan milik ra>hin kepada pihak lain untuk kepentingan pribadinya, hal tersebut ia lakukan lantaran sedang membutuhkan biaya yang mendesak dan ra>hin belum dapat mengembalikan tebusan hutang gadainya. Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian adalah bagaimana praktik oper gadai dan pemanfaatan barang gadai serta mengenai bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik oper gadai dan pemanfaatan barang gadai tersebut. dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik oper gadai dan pemanfaatan barang gadai serta pandangan hukum Islam terkait praktik gadai tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research, dan melalui pendekatan yang bersifat deskriptif analisis. Kemudian analisis data dari penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan demikian dapat disimpulkan terkait praktik oper gadai dan pemanfaatan barang gadai yang ada di Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas adalah tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Hal tersebut karena tindakan murtahin yang tidak dapat menjalankan kewajibannya untuk menjaga barang jaminan milik ra>hin. Dan pada dasarnya tugas dari murtahin adalah menahan barang jaminan gadai, sehingga tidak dibenarkan apabila murtahin menjaminkan kembali barang jaminan ra>hin kepada pihak lain. Terlebih prinsip dari akad gadai yang dilakukan adalah tolong-menolong yang mana seharusnya murtahin tidak diperkenankan untuk mengambil keuntungan di dalamnya. Kata Kunci: Oper Gadai, Pemanfaatan Barang Gadai, Hukum Islam

    ETNOMATEMATIKA PADA BANGUNAN MASJID MUHAMMAD CHENG HOO DI PURBALINGGA SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOMETRI

    No full text
    Tujuan.yang.hendak.dicapai.dalam.penelitian ini adalah.untuk.mengetahui bagaimana.kajian.etnomatematika pada bangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo di Purbalingga sebagai sumber belajar geometri. Jenis.penelitian.ini.adalah termasuk.jenis.penelitian.kualitatif.dengan.pendekatan etnografi..Daerah penelitian dilakukan.pada bangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo di Purbalingga. Metode.pengumpulan.data yang.digunakan adalah .metode observasi, wawancara.dan.dokumentasi. Observasi dilakukan oleh peneliti. Wawancara dilakukan terhadap 3 narasumber yaitu pendiri Masjid Muhammad Cheng Hoo Purbalingga dan Imam Masjid Muhammad Cheng Hoo Purbalingga dan Ketua RT dimana masjid Muhammad Cheng Hoo bertempat . Dokumentasi diperoleh pada saat melakukan observasi pada tempat penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Masjid.Muhammad.Cheng Hoo.di Purbalingga.merupakan masjid dengan unsur 3 budaya yaitu, Cina, Arab, dan Jawa. Selain unsur budaya yang melekat pada masjid Muhammad Cheng Hoo terdapat juga konsep geometri seperti konsep bangun datar yang terdapat pada plafon mihrab (persegi panjang), ornamen plafon mihrab (belah ketupat), pintu utama (lingkaran). Konsep transformasi geometri yang terdapat pada ornamen motif banji swastika (refleksi), pintu utama (refleksi), plafon pagoda (rotasi). Konsep poligon yang terdapat pada ventilasi masjid (segi delapan), pagoda masjid (segi delapan). Konsep bangun ruang sisi lengkung yang terdapat pada lampion (bola) dan kubah masjid (bola). Tak hanya unsur budaya dan konsep geometri yang terkandung dalam bangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo, terdapat juga aktivitas etnomatematika yang dapat dijumpai pada bagian-bagian masjid, contohnya aktivitas mengukur, aktivitas rancang bangun, aktivitas menjelaskan dan aktivitas menentukan lokasi. Dimana aktivitas etnomatematika yang terdapat pada masjid Muhammad Cheng Hoo dapat dijadikan sebagai sumber belajar geometri

    JUAL BELI MOTOR KREDIT YANG BELUM LUNAS PRESPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS DI DESA KALIBENDA KEC. AJIBARANG KAB. BANYUMAS)

    No full text
    JUAL BELI MOTOR KREDIT YANG BELUM LUNAS PRESPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Di Desa Kalibenda Kec. Ajibarang Kab. Banyumas) ABSTRAK ELITA PANCARANI AINUNNISA NIM. 1522301058 Fakultas Syariah Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Dalam kehidupan bermuamalah, Islam telah memberikan garis kebijaksanaan perekonomian yang jelas. Transaksi bisnis merupakan hal yang sangat diperhatikan dan dimuliakan oleh Islam. Perdagangan yang jujur sangat disukai oleh Allah, dan Allah memberikan rahmat-Nya kepada orang-orang yang berbuat demikian. Dalam jual beli sepeda motor setiap individu terutama masyarakat di Desa Kalibenda sendiri memiliki cara yang berbeda – beda. Ada masyarakat yang sudah mampu dan mapan membeli sepeda motor dengan cara tunai, ada juga yang membeli dengan cara system kredit juga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang berupa lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan di tengah-tengah kancah kehidupan masyarakat. Karena pada dasarnya penelitian ini adalah penelitian lapangan maka alat pengumpulan datanya dilakukan melalui cara mengolah data di dalam lokasi penelitian. Praktek jual beli kredit yang belum lunas di Desa Kalibenda Kecamatan Ajibarang sudah berlangsung sejak lama. Ada dua acara praktek jual beli yang dilakukan yang pertama adalah penjual dan pembeli hanya melakukan transaksi tanpa memberitahukan kepada pihak leasing bahwa sudah terjadi transaksi jual beli secara sepihak. Yang kedua adalah transaksi dilakukan dengan cara memberitahukan ke pihak pembiayaan terlebih dahulu untuk dilakukan over kredit atau pengalihan pinjaman. Dalam penelitian ini ada dua yang menjadikan jual beli system kredit itu sah atau tidak. Yang pertama adalah system over kredit sepeda motor dengan melibatkan pihak leasing atau secara resmi itu dikatakan sah karena terepnuhi secara syarat jual beli menurut hukum Islam. Sedangkan dari penelitian di Desa Kalibenda juga ada yang system over kredit nya tidak diketahui oleh pihak leasing atau pihak Lembaga pembiayaan atau dibawah tangan itu tidak sah, karena benda yang dieprjualbelikan belum sepenuhnya milik penjual dan sepeda motor tersebut secara resmi masih milik pihak leasing. Kata Kunci: Kredit Belum Lunas,Jual Beli Motor, dan Hukum Ekonomi Syariah

    INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TEMBANG JAWA "GUGUR GUNUNG" KARYA KI NARTO SABDO

    No full text
    Tembang merupakan bagian dari sastra lisan Jawa yang perlu dilestarikan. Dalam tembang sendiri tidak hanya mengandung nilai estetik yang biasanya digunakan sebagai hiburan saja, namun didalamnya juga mengandung nilai etika dan filosofi yang dapat digunakan sebagai media belajar pendidikan Islam, salah satunya yaitu tembang Jawa Gugur Gunung karya Ki Narto Sabdo. Penyampaian lirik tembang Jawa Gugur Gunung harus disertai dengan penyampaian nilai pendidikan yang ada didalamnya. Selain itu juga harus dibarengi dengan usaha menginternalisasikan nilai-nilai tersebut, sehingga peserta didik atau masyarakat tidak hanya sekedar tau tembang Jawa tersebut, namun juga mengamalkan nilai-nilai pendidikan Islam yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat di dalam tembang Jawa Gugur Gunung. Jenis penelitiannya yaitu library research (penelitian kepustakaan) dengan menggunakan data dari berbagai sumber yang relevan dengan tema penelitian. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode dokumentasi. Metode Analisis data yang digunakan yaitu content analysis (analisis isi). Adapun sumber utamanya adalah lirik tembang Gugur Gunung karya Ki Narto Sabdo yang terdapat di dalam buku “Ki Narto Sabdo: Hidup, Idealisme dan Ajarannya” dan disusun oleh Soediro Satoto, dkk. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam tembang Gugur Gunung yaitu nilai kemasyarakatan (nasionalisme dan hidup rukun), nilai akhlak atau moral (ajakan untuk saling menolong), dan nilai ibadah. Strategi yang dapat digunakan dalam usaha internalisasi nilai-nilai tersebut diantaranya adalah strategi keteladanan, pembiasaan, ibrah dan amtsal, pemberian nasehat, pemberian janji dan ancaman serta kedisiplinan

    تعليم اللغة العربية عبرالانترنت لطلاب الفصل الرابع في مدرسة محمدية الابتدائية الاسلامية لانجار بوربالينجا

    No full text
    قسم تعليم اللغة العربية بكلية التربية والعلوم التدريسية جامعة بروفيسور كياهي الحج سيف الدين زهري الاسلامية الحكومية بورووكرت و التجري د خلفية البحث حدث تدريس اللغة العربية بسبب التغيرات في عالم التعليم مما أدى إلى ظهور أعراض لحدث كان أحدها في نهاية عام 2019 صُدم العالم بظهور فيروس كورونا الذي يقال إنه المتوطنة. خطير جدا مع انتشار فيروس كورونا. ظهور الفيروس سيكون له تأثير على العملية التعليمية التي يجب أن تتم بشكل منتظم. أهداف البحث و الفوائد لوصف كيف تعليم اللغة العربية عبرالانتّنت لطلاب الفصل الرابع في مدرسة محمدية الابتدائية الاسلامية لانجار فوربالينجا. نوع البحث هو بحث ميداني وصفي نوعي، وهو عبارة عن دراسة تهدف إلى جمع معلومات حول حالة أحد الأعراض الموجودة.يعرف. نوع البحث هو بحث ميداني وصفي نوعي، وهو عبارة عن دراسة تهدف إلى جمع معلومات حول حالة أحد الأعراض الموجودة.يعر ف بوجدا ف و تيلو هذ ه المنهجي ة كإجر ا بحث ينت ج بيانات وصفي ة في شكل كلمات مكتوبة أو منطوقة من الناس وسلوك يمكن ملاحظته نتائج البحث يعني : استنادًا إلى الوصف أعلاه، يمكن القول أن فوائد التعليم عبر الإنتّنت من خلال وسائل التواصل الاجتماعي تجعل الطلاب والمعلمين على دراية بالتكنولوجيا، وبناء تواصل وتدريب فعال بين المعلمين والطلاب، كما يصبح الطلاب أكثر إبداعًا في إكمال مهامهم ويمكنهم تكييف أنفسهم على أنهم بشكل مريح قدر الإمكان للتعليم بدون قواعد رسمية مطبقة في مدرسة محمدية الابتدائية الاسلامية لانجار بوربالينجا. الكلمات المفتاحية: التعليم, اللغة العربية, عبر الانترن

    PEMENUHAN KEBUTUHAN KASIH SAYANG LANSIA PADA KELUARGA URBAN STUDI KASUS DI DESA BINANGUN RT 02 RW 01 KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA

    No full text
    Menciptakan kondisi mental yang sehat pada lansia merupakan suatu keharusan, terutama perasaan dikasihi dan disayangi. Pemenuhan kebutuhan akan kasih dan sayang pada lansia dipengaruhi oleh orang orang terdekat di sekitar lansia. orang terdekat dalam penelitian ini adalah anak dari lansia tersebut. Anak memiliki peran aktif dalam memenuhi kebutuhan orang tuanya berupa kasih sayang dan perhatian. Hal ini dikarenakan usia lanjut merupakan fase penurunan dalam segala aspek baik fisik maupun psikisnya, maka kehadiran orang terdekat lansia berperan penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan tersebut sehingga dapat melakukan akitivats kehidupan secara normal dan tidak ada gangguan. Hal ini lah yang menjadi dasar penelitian ini untuk mencari tahu mengenai bagaimana pemenuhan kebutuhan kasih sayang seorang lansia yang menjalani kehidupan sendiri dengan kondisi hidup yang jauh dari anak-anaknya karena berada di luar daerah Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui sejauh mana terpenuhinya kebutuhan kasih sayang seorang nenek yang ditinggalkan oleh anaknya merantau di luar kota, (2) untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan sehari-hari oleh lansia untuk mengisi kesepian di dalam diri karena ditinggal oleh anak-anknya merantau di luar kota, (3) untuk mengetahui kegiatan apa saja yang mampu untuk mengobati rasa ketika sedang dilanda rasa rindu, (4) serta mengetahui keseharian dalam beraktivitas. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilaksanakan di lingkungan RT 2 RW 01 desa Binangun kecamatan Mrebet kabupaten Purbalingga. Subjek yang menjadi sasaran penelitian adalah seorang nenek berusia 65 berinisial R. Dalam pelaksanaannya peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan, pemenuhan kebutuhan kasih sayang anak terhadap nenek R belum sepenuhnya terpenuhi. Karena kondisi jarak sehingga pemberian pemenuhan kebutuhan belum bisa secara terus menerus. Kondisi tersebut yang menjadikan nenek R melakukan aktivitas di sekitar rumahnya untuk menghilangkan kegundahan di hatinya karena meraskan kesepian. Selain berinteraksi dengan lingkungan sekitar, jiwa spiritualnya juga ditingatkan untuk mengobati kegelisahan, kecemasan yang kerap dirasakannya dengan senantiasa memperbanyak dzikir juga melaksanakan ibadah dengan rajin seperti sholat malam serta rutin mengikuti kegiatan pengajia di lingkungan sekitar rumahnya

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇