Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
DAMPAK NEGATIF LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN FIQH DI ERA PANDEMI COVID 19 DI MA NEGERI DESA PURBALINGGA WETAN KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA
Pandemi covid-19 yang hadir di Indonesia berdampak pada semua sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan baik formal maupun informal. Menanggapi pandemi ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) salah satunya SE No. 4 Tahun 2020 yang berisi Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid 19). Isi surat tersebut menyangkut proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah melalui pembelajaran online yang dilakukan dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi. Kegiatan pembelajaran online mengakibatkan peserta didik harus membiasakan diri dengan kegiatan pembelajaran yang baru, yaitu pembelajaran berbasis online. Pembelajaran online bisa dikatakan sebagai pembelajaran yang baru dialami oleh guru dan peserta didik. Apalagi untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pembelajaran online mengharuskan peserta didik untuk dapat menguasai kemampuan mengakses dan menggunakan internet.
Kemampuan mengakses internet dan menggunakan internet sering disebut sebagai literasi digital. Penggunaan media digital dalam kegiatan pembelajaran Fiqh secara online saat ini menuntut kemampuan peserta didik untuk dapat menggunakannya secara baik dan positif. Kualitas literasi digital peserta didik selama pembelajaran Fiqh secara online meningkat. Akan tetapi, saat ini banyak aplikasi atau website yang memberikan akses untuk mendapatkan jawaban mengenai tugas-tugas sekolah. Seperti aplikasi Brainly, Quizziz, Ruangguru dan lain-lain. Akibatnya peserta didik menjadi tergantung dan akan mempengaruhi kualitas literasi peserta didik. Peserta didik menjadi anak yang malas berpikir saat mengerjakan tugas sekolah. Dan menjadikan peserta didik menjadi pasif dan selalu ingin mendapatkan jawaban yang praktis dan cepat.
Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah satu guru mata pelajaran Fiqh, delapan peserta didik yang belajar Fiqh yang menguasai dan menggunakan literasi digital dan waka kesiswaan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian ini, digunakan analisis deskriptif kualitatif menggunakan pendapat Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak negatif literasi digital dalam pembelajaran Fiqh di era pandemi covid 19 di MA Negeri Purbalingga terdapat enam dampak negatif yaitu peserta didik menjadi salah pemahaman karena sumber belajar di internet yang tidak akurat; penilaian hasil belajar dan penilaian sikap peserta didik yang didapatkan belum maksimal; peserta didik
menjadi ketergantungan dengan selalu mengandalkan internet; peserta didik menjadi anak yang malas membuka dan membaca buku yang sudah diberikan sekolah seperti LKS, e-book dan buku pinjaman perpustakaan saat mengerjakan tugas sekolah atau PR dan memilih mencari jawaban di internet yang praktis; peserta didik lebih sering bermain handphone dibandingkan belajar; dan peserta didik menjadi lupa waktu saat bermain handphone sehingga meninggalkan hal-hal yang seharusnya dilakukan seperti sholat dan makan.
Kata Kunci: Literasi Digital, Pembelajaran Fiqh, MA Negeri Purbalingga
JUAL BELI BAJU BEKAS SECARA ONLINE PRESPEKTIF FIQIH MUAMALAH (STUDI KASUS DI KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA)
Jual beli baju bekas dengan model B2C (Business to Consumer) merupakan transsaksi jual beli yang dilakukan secara online untuk mengurangi rantai distribusi sehingga harga barang dapat diperoleh dengan murah oleh pembeli . Tren jual beli baju bekas banyak dilakukan di Desa Timbang Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga untuk memenuhi gaya hidup dan mengikuti Trand Fhashion Low Bugjed. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jual beli baju bekas B2C (Business to Consumer) menurut imma syafi,i. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan pendekatan normatif dan sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Subjek penelitin ini adalah 15 pengguna aktif lazada, Bukalapak, Shopee, Marketplace(Facebook) dan Shoping (Instagram) di kecamatan Kejobong Kabupaten Purblingga , semmentra objek dalam peneliatian ini adalah juak beli baju bekas secara online prespektif fiqih muamalah . Teknik pengumpulan data enggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data menggunakan reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang melatar belakangi jual beli baju bekas secara online prespektif fiqih muamalah di desa timbang adalah tingkat konsumtif masyarakat terhadap baju bekas yang masih tinggi, pendapatan masyarakat yang pas-pasan, dan trend atau gaya hidup. Jual Beli Baju Bekas Secara online Prespektif Fiqih Muamalah adalah boleh asalkan memenuhi syarat dan rukun, yaitu adanya akad dan ijab qabul; adanya pihak yang berakad; dan adanya objek akad
PEMBENTUKAN KARAKTER NASIONALISME DALAM KEGIATAN REMAJA ISLAM MASJID AL-KAUTSAR (RIMA) DI SMA NEGERI 1 CILACAP
Di era globalisasi saat ini, permasalahan karakter sering terjadi bahkan semakin luntur karena adanya pengaruh dari kebudayaan barat yang masuk ke negara Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan merosotnya karakter pada peserta didik khususnya pada usia remaja sekarang. Salah satu karakter yang penting bagi peserta didik yaitu karakter nasionalisme. Karakter nasionalisme ini memiliki posisi yang sangat penting bagi peserta didik, karena tanpa adanya nasionalisme seseorang tidak akan memiliki rasa mencintai terhadap bangsa dan negaranya, tidak memiliki rasa toleransi di tengah-tengah keberagaman bahkan lebih mencintai kebudayaan barat dibandingkan kebudayaan negara sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kegiatan Remaja Islam Masjid Al-Kautsar (RIMA) di SMA Negeri 1 Cilacap dan mengetahui pelaksanaan pembentukan karakter nasionalisme dalam kegiatan Remaja Islam Masjid Al-Kautsar (RIMA) di SMA Negeri 1 Cilacap.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang penulis gunakan dalam mengumpulkan data yaitu menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data penulis melakukan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukan bahwa Kegiatan Remaja Islam Masjid Al-Kautsar (RIMA) di SMA Negeri 1 Cilacap yang dapat membentuk karakter nasionalisme yaitu terdapat MARS (Musyawarah Anggota RIMA SMANIC), MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota), Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Tadabbur Alam, Akhirussanah, Gema Ramadhan, Literasi Tadarus Pagi, Kantin Kejujuran, Pelatihan Hadroh, dan Rapat Rutin. Proses kegiatan Remaja Islam Masjid Al-Kautsar di SMA Negeri 1 Cilacap yang sudah terlaksana disertai pembentukan dari karakter nasionalisme yang terdiri dari bangga sebagai bangsa Indonesia, rela berkorban demi bangsa, cinta tanah air dan bangsa, bangga memiliki keanekaragaman budaya, mengutamakan kepentingan umum, menghargai jasa pahlawan, dan menerima kemajemukan
PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Analisis Putusan Nomor : 2/Pid.Sus-Anak/2021/PN Bms)
Anak merupakan pewaris bangsa yang harus dilindungi hak-haknya. Apabila seorang anak melakukan tindak pidana dan diselesaikan dengan sistem peradilan pidana layaknya orang dewasa, dikhawatirkan akan merampas hak-hak anak. Diversi merupakan pengalihan perkara pidana anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar pengadilan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan diversi dalam proses penyelesaian perkara pidana anak pada perkara Nomor 2/Pid.Sus-Anak/2021/PN Bms dan dan mengetahui bagaimana diversi ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif. Berdasarkan hasil penelitian, selanjutnya dianalisis menggunakan sumber bahan hukum yang relevan. Metode pengumpulan bahan hukum menggunakan sumber bahan hukum yang relevan dengan topik penelitian melalui metode dokumentasi, wawancara, serta internet searching. Sumber bahan hukum primer diambil dari kekuatan yang mengikat secara umum (perundang-undangan) dan memiliki kekuatan mengikat pada pihak-pihak yang berkepentingan. Bahan hukum sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen grafis (tabel, catatan, notulen rapat, dll), foto-foto, film, rekaman video, wawancara dan lain-lain yang memperkaya data primer. Metode analisis data menggunakan metode content analysis yang merupakan bagian dari kelompok analisis teks dan bahasa.
Penelitian ini menunjukan bahwa penyelesaian perkara Nomor 2/Pid.Sus-Anak/2021/PN Bms menggunakan konsep restorative justice yaitu dengan cara diversi. Diversi yang dilaksanakan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan PERMA Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Penerapan diversi pada perkara Nomor 2/Pid.Sus-Anak/2021/PN Bms merupakan perwujudan dari Konvensi Hak-Hak Anak yang berprinsip bahwa anak yang berhadapan dengan hukum harus dilindungi hak-haknya dan diselesaikan melalui pendekatan restoratif dan pemulihan. Penyelesaian perkara anak dengan cara diversi berlandaskan pada kaidah fiqih tas{arruf al-imam ‘ala al-ra’iyyah manut{ūn bi al-mas{lahah.
Kata kunci: diversi, hukum positif, hukum Islam
تأثير جودة تعليم المدرس على حث الطلاب في تعلم اللغة العربية للفصل الثامن بالمدرسة زمزم المتوسطة لمحمدية تشيلونجوك بانيوماس
تأثير جودة تعليم المدرس على حث الطلاب في تعلم اللغة العربية
للفصل الثامن بالمدرسة زمزم المتوسطة لمحمدية تشيلونجوك بانيوماس
نوفي استوتساري
1522403032
الرسالة الجامعية
قسم تعليم اللغة العربية بكلية التربية والعلوم التدريسية
جامعة بروفيسور كياهي حاج سيف الدين زهري الإسلامية الحكومية بورووكرتو
التجريد
الكلمات الأساسية: جودة تعليم ، حث للتعلم
تهدف هذه الدراسة إلى وصف تأثير جودة تعليم المدرس على حث الطلاب في تعلم اللغة العربية للفصل الثامن بالمدرسة زمزم المتوسطة لمحمدية تشيلونجوك بانيوماس. خلفية هذا البحث هي البرنامج اللغوي الرائد. تؤدي جودة المعلمين في التدريس والبيئة الداعمة إلى مستويات متفاوتة من حث تعلم الطلاب.
هذا البحث هو بحث ميداني باستخدام منهج كمي مع طرق البحث المسحي. كان مجتمع البحث 400 طالب وعينة البحث 200 طالب في الصف الثامن بالمدرسة المتوسطة زمزم لمحمدية تشيلونجوك بانيوماس. طريقة جمع البيانات المستخدمة هي استبيان. تقنية تحليل البيانات المستخدمة خطية بسيطة. في السابق، كان يتم إجراء اختبار تحليل الطعام باختبارات متطلب سابق ، وهي اختبار الحالة الطبيعية واختبار الخطية واختبار الانحدار.
تشير نتائج هذه الدراسة إلى أن هناك تأثيرًا لجودة التدريس على الحث لتعلم اللغة العربية في طلاب الصف الثامن بالمدرسة المتوسطة زمزم لمحمدية تشيلونجوك بانيوماس. يُنظر إلى حجم هذا التأثير من معامل التحديد R المربع البالغ 0.143 مما يعني أن جودة تدريس المعلم لحث الطلاب لتعلم اللغة العربية تبلغ 14.3٪ ، بينما تتأثر نسبة 85.7٪ المتبقية بعوامل أخرى لم تتم مناقشتها في هذه الدراسة
NALAR HERMENEUTIK DALAM TADABBUR QUR’AN SURAT AL-FATIHAH (KAJIAN MUSHAF AL-QUR'AN TADABBUR MAIYAH PADANGMBULAN)
Ada banyak faktor yang menjauhkan Al-Qur’an dengan manusia, menjauhkan manusia dari Al-Qur’an. Diantaranya anggapan apabila hendak menafsirkan Al-Qur’an maka seseorang harus menguasai banyak ilmu, peringatan tersebut betul dan dapat dipahami kebenaran maksudnya, namun diantara akibatnya kaum muslimin menjadi takut dan berkecil hati mendekati Al-Qur’an, Al-Qur’an menjadi sesuatu yang mewah dan elit sehingga sukar menemukan hakikat Al-Qur’an itu sebagai hudan linnas. Dalam hal ini, Cak Nun dan Cak Fuad memperkenalkan sebuah konsep baru bernama metode tadabbur. Dengan semangat tadabbur tersebut diterbitkanlah Mushaf Al-Qur’an Tadabbur Maiyah Padangmbulan yang termuat berbagai konten tadabbur di dalamnya. Penulis akan memfokuskan untuk menyelami makna yang terkandung dalam tadabbur QS.Al-Fatihah mengingat posisinya yang begitu penting sebagai Ummul Qur’an yang digunakan diberbagai aktivitas.
Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan metode tadabbur dalam Mushaf Al-Qur’an Tadabbur Maiyah Padangmbulan dan menjelaskan tadabbur QS.Al-Fatihah serta nalar hermeneutika yang ada didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitataif, dan termasuk library research. Penulis menggunakan teori hermeneutika Paul Ricoer sebagai metode mamahami teks.
Adapun hasil dari penelitian ini, mengungkapkan metode tadabbur yang digunakan dalam Mushaf Tadabbur Maiyah Padangmbulan asumsi yang perlu dibangun adalah Al-Qur’an merupakan Hudanlinnas, Al-Qur’an diturunkan untuk saya, cara kerjanya bebas dengan syarat outputnya menambah baik, memperkuat iman dan akhlaqul karimah, bekalnya adalah Basmalah dan Istigfar. Adapun nalar hermeneutika dalam tadabbur QS.Al-Fatihah dengan menggunakan hermeneutika Paul Ricoer yakni memulai aktivitas dengan basmalah, menyebarkan salam dan rahmat untuk seluruh umat manusia, cara memuji dan bersyukur kepada Allah, pembebasan mutlak dari sesembahan selain Allah, mendahulukan kewajiban daripada hak, meminta hidayah taufiq, ar-Rusyd dan as-sabat, membaca sejarah hidup manusia dan melandasai segala hal dengan Ar-rahmān dan Ar-Rahīm
Kata Kunci : Metode Tadabbur, QS.Al-Fatihah, Hermeneutik
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBENTUKAN KECERDASAN SOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 1 SUMPIUH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kecerdasan sosial siswa serta proses internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembentukan kecerdasan sosial siswa di SMP Negeri 1 Sumpiuh. Penelitian yang dilakukan tergolong sebagai penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualtitafif deskriptif sebagai upaya menginterpretasikan hasil penelitian agar dapat dipahami lebih baik bagi para pembaca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, pengisian angket, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya dengan melakukan reduksi data, penyajian data, serta dengan penarikan kesimpulan dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pembentukan kecerdasan sosial siswa SMP Negeri 1 Sumpiuh melalui internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural telah dilaksakan melalui berbagai cara seperti sosialisasi, memberikan teladan, memberi nasehat, pembiasaan sikap sesuai nilai melalui kegiatan di dalam maupun di luar jam pembelajaran. Keberhasilan dalam membentuk kecerdasan sosial siswa ini ditandai dengan munculnya berbagai respon positif terhadap indikator kecerdasan sosial yang ditampakan dalam melakukan interaksi sosial sesuai dengan nilai-nilai pendidikan multikultural
KREATIVITAS GURU DALAM MENANAMKAN BUDAYA LITERASI PESERTA DIDIK DI MI MUHAMMADIYAH BANDINGAN KEJOBONG PURBALINGGA
Guru sebagai pendidik memiliki peran atau fungsi sebagai pengelola proses pendidikan, maka dengan kata lain seorang guru harus selalu mengembangkan kreativitasnya agar kegiatan pembelajaran di madrasah dapat berjalan aktif, efektif, inovatif, kreatif dan menyenangkan. Tidaklah mudah untuk mewujudkan budaya literasi, karena minat baca peserta didik di Indonesia masih sangat rendah dan memprihatinkan dan berimplikasi pada rendahnya dunia Pendidikan. Hal ini dikarenakan warga Indonesia lebih suka menonton tv, mendengarkan radio, serta berkecimpung di dunia internet daripada membaca buku. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah nyata untuk membangun budaya literasi di tingkat madrasah. Melalui kepribadian guru yang kreatif maka bagaimana guru dapat menuangkan ide-ide baru dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang kreatif dalam rangka menanamkan budaya literasi di MI Muhammadiyah Bandingan Kejobong Purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang Kreativitas Guru dalam Menanamkan Budaya Literasi Peserta Didik di MI Muhammadiyah Bandingan Kejobong Purbalingga.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kreativitas Guru Dalam Menanamkan Budaya Literasi Peserta Didik di MI Muhammadiyah Bandingan Kejobong Purbalingga dibagi menjadi tiga komponen yaitu kegiatan yang menumbuhkan kemampuan membaca peserta didik ini berupa kegiatan membaca Iqro bagi kelas rendah dan membaca Al Quran bagi kelas tinggi, adanya pojok baca disetiap kelas, dan kegiatan membaca buku bacaan lima belas menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kedua kegiatan yang menumbuhkan kemampuan berpikir peserta didik berupa kegiatan belajar mengajar yang terintegrasi dengan budaya literasi dalam kurikulum 2013, diantaranya kegiatan diskusi dan presentasi yang dilakukan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Ketiga kegiatan yang menumbuhkan kemampuan menulis peserta didik berupa optimalisasi pemanfaatan papan pajang, optimalisasi pemanfaatan majalah dinding, dan adanya kegiatan pembelajaran untuk menuliskan intisari bacaan atau sinopsis.
Kata kunci: kreativitas guru, budaya literasi
ABSTRACK
Laela Mukharoh, 201763036, Teacher Creativity in Instilling a Literacy Culture in Students at MI Muhammadiyah Comparison with Kejobong Purbalingga, Thesis: Postgraduate UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. 2022
Teachers as educators have a role or function as managers of the educational process, so in other words a teacher must always develop his creativity so that learning activities in madrasas can be active, effective, innovative, creative and fun. It is not easy to create a literacy culture, because student interest in reading in Indonesia is still very low and concerning and has implications for the low world of education. This is because Indonesians prefer to watch TV, listen to the radio, and engage in the internet world rather than reading books. Therefore, it is necessary to take concrete steps to build a literacy culture at the madrasa level. Through the teacher's creative personality, how can teachers express new ideas in the form of creative activities in order to instill a literacy culture at MI Muhammadiyah Bandingan Kejobong Purbalingga. The purpose of this study was to describe and analyze teacher creativity in instilling a culture of literacy in students at MI Muhammadiyah in comparison to Kejobong Purbalingga.
This research is a fieldresearch, the type of research used is qualitative with a phenomenological approach. Research data obtained through interviews, observation and documentation. Data analysis was obtained through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data using method triangulation and source triangulation techniques.
The results of this study indicate that the creativity of teachers in instilling a culture of literacy in students at MI Muhammadiyah Bandingan Kejobong Purbalingga is divided into three components, namely activities that foster students' reading skills in the form of reading Iqro activities for low classes and reading the Koran for high classes, the existence of a reading corner in each class, and reading books fifteen minutes before teaching and learning activities begin. The two activities that foster students' thinking skills are in the form of teaching and learning activities that are integrated with literacy culture in the 2013 curriculum, including discussion activities and presentations made by students in learning activities. The three activities that foster students' writing skills are optimizing the use of display boards, optimizing the use of wall magazines, and having learning activities to write the essence of reading or synopsis.
Keywords: teacher creativity, literacy cultur
PEMBENTUKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI SD ALAM PERWIRA PURBALINGGA
ABSTRAK
Berangkat dari fenomena tentang rendahnya kreativitas secara umum, serta lebih khusus lagi rendahnya kreativitas di dalam dunia pendidikan. Banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah terhadap hal ini, mulai dari penerbitan undang-undang sampai pergantian kurikulum yang dilakukan berkali-kali mulai dari pencanangan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) sampai pemberlakuan Kurikulum 2013 (Kurtilas) walaupun tingkat keberhasilan upaya tersebut belum terlalu menggembirakan. Maka perlu adanya usaha pembentukan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran secara terus menerus. Upaya pembentukan kreativitas peserta didik inilah yang sedang dilakukan oleh SD Alam Perwira Purbalingga.
Penelitian ini bertujuan untuk mendesikripsikan dan menganalisa pembentukan kreativitas peserta didik di SD Alam Perwira Purbalingga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi yang bersifat deskriptif, yaitu dengan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek apa adanya. Objek dalam penelitian ini adalah pembentukan kreativitas. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti dalam menganalisis data menggunakan model yang dikembangkan Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data diperoleh dari melelui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembentukan kreativitas peserta didik di SD Alam Perwira Purbalingga dilakukan dengan pembuatan kurikulum dan muatanya, pelaksanaan pembelajaran, serta kegiatan terprogram sebagai upaya untuk membentuk kreativitas peserta didik di SD Alam Perwira Purbalingga. Kurikulum yang telah disusun kemudian diaplikasikan dengan pembelajaran yang meliputi perencanaan dengan mempelajari silabus, membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, menyiapkan materi ajar, menyiapkan media pembelajaran, menyiapkan strategi/metode pembelajaran dan menyiapkan sumber pembelajaran. Selain itu juga diprogramkan kegiatan-kegiatan pembiasaan yang dapat menunjang pembentukan kreativitas peserta didik, diantaranya adalah market day dan outing.
Kata kunci : Pembentukan, Kreativitas, Peserta didik
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA LELE (Pada Kelompok Mina Panguripan Desa Kasih Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga)
Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada kelompok Mina Panguripan berawal dari beberapa faktor, seperti kondisi masyarakat yang sebagian besar sebagai petani tapi sering gagal panen, pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah kepala ikan tongkol, dan juga lahan milik desa yang tidak terpakai. Sehingga pelopornya yaitu Pak Rasdi berinisiatif untuk melakukan budidaya ikan lele dengan menyewa lahan kosong milik desa dan memanfaatkan limbah kepala ikan tongkol sebagai pakan selain untuk mengurangi pencemaran juga mengurangi biaya pengeluaran. Sehingga mampu berkembang dengan cepat dan membentuk kelompok.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele di Desa Kasih. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisia data menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan lele pada kelompok Mina Panguripan dilakukan melalui beberapa tahapan pemberdayaan, yaitu tahapan persiapan, tahapan pengkajian, tahapan perencanaan alternatif, tahapan pemformalisasi, tahapan pelaksanaan, tahapan evaluasi dan tahapan terminasi. Pemberdayaan yang dilakukan kelompok Mina Panguripan dinilai berhasil karena semua tahapan sudah terlewati sehingga mendapatkan beberapa hasil seperti dapat mengurangi pencemaran lingkungan, pemanfaatan lahan tidak terpakai, dan mampu menaikkan taraf hidup anggota dan masyarakat sekitar