Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    UPAYA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DARING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V DI MI MUHAMMADIYAH AJIBARANG KULON

    No full text
    ABSTRAK Pembelajaran daring merupakan sebuah aktivitas belajar baru, yang menjadi tantangan khususnya bagi jenjang sekolah dasar. Kebijakan ini diberlakukan sebab adanya korban pandemi virus covid-19 yang terus bertambah dan bermutasi. Pemberlakuan daring tersebut dilakukan pula oleh MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon sebagaimana dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Tentunya ada perbedaan antara pembelajaran tatap muka dengan daring, untuk itu MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon mengupayakan beragam cara agar pembelajaran tetap berjalan efektif. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan serta menganalisis terkait upaya madrasah dalam meningkatkan efektivitas daring pada pembelajaran Tematik di MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon. Penelitian ini dilakukan dengan metode deksriptif kualitatif, yang menggunakan riset lapangan. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dimana terdapat tiga langkah, yakni reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Pada riset ini menghasilkan beragam upaya yang digalakkan madrasah guna merealisasikan pembelajaran daring agar tetap efektif yakni pertama, mengadakan pelatihan bagi para guru guna mendalami skill IT. Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh guru, yang pelatihnya merupakan guru kelas IV. Kedua, mempersiapkan pembelajaran sebaik mungkin dengan merancang RPP daring, dengan tujuan pembelajaran dapat berjalan sesuai yang diharapkan, dimana RPP daring dibuat berdasarkan ketentuan yang berlaku hanya saja pemberian waktu yang lebih fleksibel. Ketiga, untuk menjalin silahturahmi antara orangtua, guru dan siswa diadakannya home visit tiap adanya kegiatan penilaian semester dengan tujuan menggali informasi terkait aktivitas belajar siswa. Keempat, pembelajaran daring dilakukan dengan menerapkan metode belajar yang bervariatif, menggunakan beragam media denagan tujuan membuat pembelajaran lebih menarik dan menimbulkan semangat belajar. Kelima, selama kegiatan daring, guru selalu memberikan kesempatan siswa untuk bertanya terkait apapun seperti materi, soal ataupun media, dengan tujuan agar tetap adanya interaksi aktif antar guru dan siswa. Keenam, mengadakan kegiatan hiburan, seperti family day, cooking day, atauapun business day dengan tujuan menggali kreativitas dan minat siswa. Dari beragam upaya tersebut terdapat pula kekurangan atau hambatan, seperti sulitnya jaringan internet dirumah siswa, kurang memahaminya materi secara mendalam, serta masih terdapat siswa yang belum memiliki handphone pribadi. Kata Kunci : Upaya, Efektivitas, Pembelajaran Daring

    KEENGGANAN SUAMI MENCARI NAFKAH MENJADI FAKTOR PEMICU CERAI GUGAT (Studi Kasus Perkara Cerai Gugat Nomor : 0349/Pdt.G/2020/PA.Clp)

    No full text
    Di Provinsi Jawa Tengah kasus perceraian terbanyak terjadi di Kabupaten Cilacap. Tingginya jumlah kasus perceraian di Pengadilan Agama Cilacap, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan cukup signifikan. Di Pengadilan Agama Cilacap jumlah kasus cerai gugat lebih banyak dua kali lipat bahkan lebih dari cerai talak, dimana pihak istri lebih banyak menggugat suaminya untuk bercerai. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum pertimbangan hakim Pengadilan Agama Cilacap dalam memutus perkara nomor: 0349/Pdt.G/2020/PA.Clp tentang keengganan suami mencari nafkah menjadi pemicu terjadinya cerai gugat dan mengetahui bagaimana analisis terhadap putusan Pengadilan Agama Cilacap No. 0349/Pdt.G/2020/PA.Clp dalam perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research) dengan pendekatan yang digunakan adalah Yuridis Sosiologis. Sebagai data primer yang digunakan ialah data-data yang diperoleh secara langsung dari lapangan, yaitu di Pengadilan Agama Cilacap. Sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, karya ilmiah, dan dokumen-dokumen yang mempunyai hubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data diperoleh dari dokumentasi dan wawancara. Teknik pengolahan data diperoleh dari lapangan, kemudian dianalisa dengan metode kualitatif dengan pola pikir analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa dasar hukum pertimbangan hakim dalam menyelesaikan perkara cerai gugat Nomor 0349/Pdt.G/2020/PA.Clp tentang suami enggan mencari nafkah sudah sesuai dengan dasar hukum yang ada yaitu merujuk kepada Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 21, Al-Baqarah ayat 233 Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo, UU nomor 1 Tahun 1974 Pasal 39 (2) dan Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Kelemahan dan kekurangan dalam KHI dan Undang-Undang Perkawinan terdapat dalam materi muatan yang tidak mengatur sama sekali tentang alasan diperbolehkannya seorang istri mengajukan cerai gugat terhadap suaminya karena tidak terpenuhinya kebutuhan nafkah (ekonomi) serta konsekuensi hukum ketika seorang suami tidak dapat menjalankan kewajibannya dalam rumah tangga

    LEGALITAS PENGGUNAAN DINAR DAN DIRHAM DALAM BERTRANSAKSI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM INDONESIA (Studi Kasus di Pasar Muamalah Yogyakarta)

    No full text
    Pasar Muamalah Yogyakarta merupakan pasar yang dalam operasionalnya menerapkan prinsip muamalah sesuai dengan kaidah syariat. Pasar ini melarang adanya praktik riba dalam setiap transaksi jual beli, tidak ada biaya sewa dan pajak, tidak ada klaim tempat (booking). Selain itu, alat pembayaran di pasar ini adalah menggunakan dinar dan dirham yang timbangan berat dan ukurannya telah disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah SAW. Namun dengan adanya sistem transaksi tersebut, apakah hal itu diperbolehkan menurut ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia atau tidak dan bagaimana status akad jual belinya sehingga perlu dikaji kelegalitasannya. Penelitian yang penulis lakukan termasuk penelitian lapangan (field research) yaitu suatu bentuk penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan data atau informasi secara langsung sesuai dengan keadaan asli pada lapangan. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Sumber data primer diperoleh melalui metode wawancara antara peneliti dengan pengelola dan beberapa pedagang dan pembeli di pasar Muamalah Yogyakarta, dan data sekunder dalam penelitian ini berupa buku-buku, jurnal penelitian, artikel>, undang-undang yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan metode analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hukum ekonomi syariah, praktik jual beli menggunakan dinar dan dirham di pasar Muamalah Yogyakarta telah sepenuhnya memenuhi rukun dan syarat jual beli serta telah mendapat kesepakatan dari para pihak dalam penggunaannya. Karena pada dasarnya jual beli yang dilakukan di Pasar Muamalah Yogyakarta seperti jual beli barter dengan menggunakan dinar dan dirham yang merupakan suatu komoditas yang masuk dalam kategori barang, bukan mata uang. Oleh karena itu jual beli menggunakan dinar dan dirham di Pasar Muamalah Yogyakarta hukumnya sah dan diperbolehkan. Namun, transaksi jual beli ini bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia yang mengatur bahwa setiap perbuatan yang mempunyai tujuan pembayaran jika dilakukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib menggunakan rupiah serta dilarang menolak untuk menerima rupiah

    KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI BA AISYIYAH 1 BUKATEJA KECAMATAN BUKATEJA

    No full text
    Abstrak: Semenjak munculnya Covid -19 di Indonesia, pendidikan beralih dari pembelajaran Tatap Muka (Offline) menjadi Pembelajaran Online atau daring (Pembelajaran daring). Penmelajaran menjadi tidak efektif dan tidak maksimal. Pada jenjang pendidikan PAUD dalam hal demikian sangat diperlukan kolaborasi guru dan orang tua untuk dilakukan agar terbangun persepsi yang sama antara guru dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memahami fenomena lapangan secara deskriptif. Lokasi penelitian yang diambil beradai di sebuah lembaga pendidikan anak usia dini, BA Aisyiyah 1 Bukateja Kecamatan Bukateja. sumber data yang dikumpulkan berasal dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk verifikasi data dilakukan dengan menggunakan analisis Miles and Huberman, dari pengumpulan data hingga penyajian data, serta dilakukan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan fokus kajian penelitian pada kolaborasi guru dan orang tua dalam pembelajaran daring, yang berfokus pada pola kolaborasi guru dan orang tua dalam pembelajaran daring. Pola kolaborasi guru dan orang tua dalm pembelajaran daring di BA Aisyiyah 1 Bukateja dilakukan dengan empat pola kolaborasi, diantaranya; kesatu pola kolaborasi parenting, yang merupakan suatu pertemuan wali murid, pengurus Yayasan, dan guru BA Aisyiyah 1 Bukateja dengan cara mengundang wali murid dan pengurus Yayasan untuk datang ke BA Aisyiyah 1 Bukateja. Parenting dilakukan tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada saat awal masuk tahun ajaran baru, penerimaan raport semester 1, dan penerimaan raport semester dua sekaligus kelulusan siswa. Dalam masa pandemic parenting tetap dilakukan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protocol kesehatan. Parenting awal masuk pembelajaran dilakukan pada tanggal 13 Juli 2020 di BA Aisyiyah 1 Bukateja yang beralamat di desa Bukateja Rt 03 Rw 08 Kecamatan Bukateja dengan dihadiri oleh seluruh wali murid, pengurus Yayasan, dan para guru BA Aisyiyah 1 Bukateja. Pada kegiatan ini membahas penyampaian informasi selama pembelajaran daring, kolaborasi guru dalam parenting adalah memberikan arahan bagaimana cara untuk membantu anak belajar selama daring, guru mengajak orang tua untuk saling bekerjasama dalam keberhasilan pembelajaran sehingga pembelajaran teteap berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran daring. Sedangkan kolaborasi wali murid dalam parenting adalah memiliki sikap pro-aktifsaat guru mengajak bekerjasama, wali murid siap dalam membantu guru selama pembelajaran daring dirumah dengan menjadi guru pengganti dirumah. Sikap pro-aktiflain ditunjukkan seperti dalam penentuan SPP Bulanan, ketika guru memberikan pilihan jumlah nominal SPP, kemudian wali murid lebih memilih nominal yang lebih besar dibandingkan yang lebih sedikit dengan kemauan dari wali murid tersendiri tanpa ada paksaan dari guru. Itu adalah salah satu sikap pro-aktif wali murid dalam mendukung anaknya tetap bersekolah meski dalam masa pandemi. Kedua, pola kolaborasi Komunikasi, yang dimaksud komunikasi disini merupakan suatu interaksi terkait pembelajaran daring dan informasi lainnya antara guru dan orang tua BA Aisyiyah 1 Bukateja melalui alat media seperti Handhphone. Komunikasi yang dilakukan adalah melalui Aplikasi WhatsApp, diantara bentuk kolaborasi komunikasi adalah guru mengirimkan materi dan tugas-tugas pembelajaran kepada anak melaluigroup WhatsApp kelas yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas A dan Kelas B. Setiap kelas memiliki group WhatsApp masing-masing untuk memudahkan guru dan orang tua menjalin komunikasi. Pada saat guru mengirimkan tugas, orang tua merespon dengan baik kemudian orang tualah yang menyampaikan dan mengarahkan tugas dari guru kepada anak sebagai bentuk kolaborasi orang tua dalam membantu guru melaksanakan pembelajaran daring selama pandemic, karena anak usia dini tentunya belum paham dalam penggunaan teknologi apalagi untuk anak-anak yang belum bisa membaca. Sehingga dibutuhkan kerjasama orang tua dalam mengarahkan anak. Selain itu, orang tua membantu mengirimkan tugas kembali yang sudah dikerjakan oleh anak untuk dikumpulkan di group WhatsApp masing-masing kelas. Setiap hari guru berkomunikasi melalui WhatsApp dengan menyapa anak-anak dan orang tua seperti “Assalamu’alaikum, ayah-bunda, anak sholekh dan sholekhah, selamat pagi semuanya, semoga hari ini sudah bangun tidur dan jangan lupa dzikir paginya ya”. Adapun melalui WhatsApp orang tua dapat menanyakan langsung terkait pembelajaran yang kurang jelas dipahami oleh orang tua, kemudian menyampaiakan menyampaikan perkembangan anaknya ketika izin atau mogok tidak mau mengerjakan tugas. Jadi antara guru dan orang tua saling berkolaborasi menjalin komunikasi melalui sosial media Whatsapp. Ketiga, pola kolaborasi saling percaya, merupakan pandangan guru terhadap orang tua selama pembelajaran daring. Hal ini dibuktikan sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Liah selaku kepala sekolah sekaligus wali murid kelas A BA Aisyiyah 1 Bukateja bahwa guru BA Aisyiyah 1 Bukateja percaya bahwa orang tua mampu mengajari anak-anaknya belajar dirumah, mengingat materi atau tugas dijenjang pendidikan PAUD tidaklah sesulit di SLTP atau SLTA, sehingga orang tua mampu mendampingi anak belajar dengan panduan dan arahan guru dari jarak jauh. Dan ketika ada perintah dari guru terkait tugas yang belum bisa dipahami oleh orang tua bisa ditanyakan langsung di group WhatsApp atau secara pribadi. Keempat pola kolaborasi keterlibatan orang tua, merupakan sikap pro-aktif atau sikap ikut andil orag tua BA Aisyiyah 1 Bukateja untuk membantu guru mensukseskan pembelajaran selama masa daring saat pandemi, sehingga pembelajaran dapat tetap berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Keterlibatan orang tua dalam berkolaborasi diantaranya sebagai guru pendamping selama belajar daring dirumah. Bukan hanya mendampingi, tapi mengarahkan, membantu, dan membimbing anak saat ada tugas dari guru. Saat ada pekerjaan atau tugas yang menurut anak sulit, orang tua memberikan pemahaman kepada anak bagaimana cara mengerjakan, bukan orang tua yang mengerjakan tugas anak tetapi hanya mendampingi dan mengarahkan. Orang tua juga memberikan dukungan dan motivasi kepda anak untuk tetap semangat belajar seperti, kata-kata “ ayok semangat nanti cepat selesai seperti teman-teman yang lain”. Orang tua juga terlibat dalam membantu anak berkomunikasi dengan guru yaitu mengirimkan tugas-tugas yang diberikan oleh guru melalui WhatsApp. Dalam pelaksanaan kolaborasi antara guru dan orang tua di BA Aisyiyah 1 Bukateja di ikuti dengan faktor penghambat dan faktor pendukung. Diantara faktor pendukung kolaborasi sebagi berikut; Kesatu, adanya sikap pro-aktif orang tua dalam berkolaborasi dengan orang tua dalam kegiatan pembelajaran daring di BA Aisyiyah 1 Bukateja, dibuktikan dengan cara berkomunikasi guru dan orang tua di group WhatsApp, dimana ketika guru memberikan tugas yang dikirim melalui WhatsApp, orang tua merespon dengan baik. Dan apabila ada siswa yang mogok mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, orang tua antusias memberikan informasi dengan melaporkannya di group WhatsApp bahwa anaknya mogok tidak mau mengerjakan tugas, hal lain ketika anaknya sakit orang tua juga antusias melaporkannya untuk meminta izin bahwa anaknya belum bisa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, guru pun memberikan respon dengan baik. Kedua, penyampaian informasi yang jelas sehingga mudah dipahami oleh wali murid, ketika guru memberikan materi pembelajaran digroup WhatsApp dengan menggunakan bahasa yang baik dan jelas sehingga mudah dipahami dan diterima baik oleh orang tua untuk kemudian disampaikan kepada anak. Ketiga, tersedianya alat media pembelajaran daring seperti Handphone yang sudah memiliki fitur aplikasi sosial media yang bisa digunakan untuk pembelajaran daring. Secara keseluruhan guru dan orang tua BA Aiyiyah 1 Bukateja memiliki alat media pembelajaran Handphone yang sudah memiliki fitur aplikasi pembelajaran seperti WhatsApp, Zoom dan lain sebagainya, sehingga tidak ada wali murid yang ketinggalan informasi atau pembelajaran daring. Adapun faktor penghambat kolaborasi guru dan orang tua dalam pembelajaran daring di BA Aisyiyah 1 Bukateja yaitu kesatu, keterbatasan kemampuan menggunakan IT mengakibatkan dalam komunikasi pembelajaran daring hanya melalui aplikasi itu-itu saja yaitu WhatsApp dan Zoom, sehingga tidak berkembangnya kemampuan guru dan orang tua dalam penggunaan IT. Kedua, Kesibukan wali murid sehingga tidak memiliki waktu banyak untuk mendampingi anak belajar daring. Kebanyakan wali murid BA Aisyiyah yang sibuk bekerja, sehingga menghambat kerjasama guru dan orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Contohnaya ketika guru mengirimkan tugas kepada anak digroup whatsApp guru tidak membatasi kapan tugas tersebut dikumpulkan, hal tersebut dikarenakan kesibukan orang tua dalam bekerja sehingga orang tua lebih lambat melaporkan tugas yang sudah dikerjakan setelah pulang kerja, itu sebenarnya menghambat pekerjaan guru dalam menilai hasil tugas anak-anak, semakin cepat orang tua mengirimkan tugas kepada guru maka semakin cepat guru menilai. Tetapi dengan adanya kesibukan bekerja orang tua menyebabkan waktu untuk mendampingi anaknya belajar daring dan mengirimkan tugas kepada guru tidaklah sewaktu-waktu, sehingga guru harus menunggu orang tua pulang bekerja. Ketiga, Hanphone orang tua digunakan untuk dua anak atau lebih sehingga dapat memperlambat pengiriman tugas. Faktor penghambat ke empat adalah mood anak. Ketika orang tua sudah bersemangat untuk mendampingi anaknya belajar, mood anak yang sedang tidak bagus membuat anak seringkali mogok untuk mengerjakan tugas, sehingga pengerjaan atau tugas ditunda sampai mood anak membaik, itu sangat mengahambat pekerjaan guru, dan memperlambat penilaian guru. Kata Kunci: Kolaborasi Guru dan orang tua , Pembelajaran daring, Anak Usia Dini, BA Aisyiyah 1 Bukateja

    Penggunaan Media Dalam Pembelajaran Tematik Kelas V Di MI Muhammadiyah Singasari

    No full text
    Penggunaan media pembelajaran sangat penting diterapkan terutama dalam pembelajaran tematik. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran ini membantu guru dalam menyampaikan materi, memberikan pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain membantu guru, Penggunaan media juga membantu siswa dalam memahami materi yang guru sampaikan, sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian dalam skripsi ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di MI Muhammadiyah Singasari pada siswa kelas V. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menggunakan analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Serta untuk keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Dari hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang digunakan yaitu media gambar, media rekaman suara, dan media video. Langkah-langkah dalam menerapkan media dalam pembelajaran tematik meliputi: tahap persiapan dengan membuat RPP, menyiapkan media dan menyimpan agar siap dipakai. Langkah kedua yaitu pelaksanaan atau menyajikan media dalam pembelajaran tematik dengan cara menyajikan media, menjelaskan media, menjelaskan tugas siswa dalam mengamati atau menerima media pembelajaran, dan mengulas materi yang telah disampaikan dalam media pembelajaran. Kata kunci: Penggunaan, Media Pembelajaran, Pembelajaran Tematik

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM MANUFAKTUR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DESA KEBRAONGAN KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Pemberdayaan masyarakat menjadi sebuah cara yang dilakukan dalam proses pengentasan kemiskinan, agar masyarakat berdaya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan mampu mengambil sebuah keputusan untuk dirinya sendiri maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Salah satu solusinya yaitu melibatkan masyarkat dalam kegatan pemberdayaan dan berperan aktif dalam kegiatan yang jalankan. BUMDES menjadi wadah masyarakat desa untuk mengembangkan diri serta berperan aktif dalam proses pemberdayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi masyarakat melalui program manufaktur di Badan Usaha Milikm Desa (BUMDES) dan menganalisis peningkatan partisipasi masyarakat, serta untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan partisipasi masyarakat yang dilakukan BUMDES melalui program yang dijalankan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research) dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil dari data lapangan dapat diketahui bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Singa Barong Desa Kebarongan telah melakukan tahapanan pemberdayaan meliputi seleksi lokasi/wilayah, sosialisasi pemberdayaan masyarakat, proses pemberdayaan masyarakat dan pemandirian masyarakat, dan telah melaksanakan komunikasi informatif dan komunikasi persuasif secara masif dalam rangka meningkatkan patisipasi masyarakat di BUMDES Singa Barong Desa Kebarongan. Hasil dari upayanya tersebut telah membuahkan hasil dalam menjalankan usahanya berupa pengolahan pabrik plastik dan mengajak masyarakat Desa Kebarongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Namun belum sepenuhnya memeberdayakan masyarkat keseluruhan dari Desa Kebarongan, untuk sementara masih dalam ruang lingkup anggota BUMDES Kebarongan dimana salah satu indikator penting dalam pemberdayaan masyarakat, adalah seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat

    NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM FILM BATTLE OF EMPIRES FETIH 1453

    No full text
    Krisis akhlak yang terjadi pada kalangan pelajar di era globalisasi saat ini sangat memprihatinkan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perilaku menyimpang yang dilakukan peserta didik. Oleh karena itu pendidikan akhlak menjadi solusi yang tepat dari permasalahan ini. Salah satu cara yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak yaitu melalui film. Film Battle of Empires Fetih 1453 merupakan film yang menceritakan tentang perlawanan antara Muhammad Al Fatih dengan Constantine IX dalam merebutkan wilayah Konstantinopel. Dalam film tersebut mampu menjelaskan tentang bagaimana penanaman nilai pendidikan akhlak terhadap peserta didik baik melalui akhlak yang mahmudah atau madzmumah. Untuk itu, penulis menarik permasalahan dalam penelitian ini tentang apa saja nilai-nilai pendidikan akhlak yeng terdapat dalam film Battle of Empires Fetih 1453 serta bagaimana cara menanamkan nilai pendidikan akhlak kepada peserta didik. Penelitian ini merupakan salah penelitian kepustakaan sastra dengan jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis semiotik Ronald Barthes yaitu dengan menjelaskan makna yang terdapat dalam film sehingga dapat memberikan pemahaman disertai dengan tabulasi analisis film. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer, yaitu film Battle of Empires Fetih 1453, dan sumber data sekunder yaitu artikel di internet, jurnal, serta buku-buku yang relevan dengan penelitian untuk memperkuat pendapat dalam melengkapi hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya metode yang digunakan dalam menanamkan nilai pendidikan akhlak yaitu metode pembiasaan, keteladanan, dan memberi nasihat. Adapun nilai-nilai pendidikan akhlak yang ditanamkan kepada peserta didik melalui film Battle of Empires Fetih 1453 yaitu nilai akhlak kepada Allah, nilai akhlak kepada diri sendiri, nilai akhlak kepada keluarga, nilai akhlak kepada masyarakat. Kata kunci: Nilai Pendidikan Akhlak, Film Battle of Empires Fetih 145

    STRATEGI PENGEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MEDIA BIG BOOK DI TK KUNCUP MEKAR BANYUMAS KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran kosakata bahasa Inggris menggunakan media big book pada kegiatan ekstrakurikuler di TK Kuncup Mekar Banyumas. Kategori penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif sehingga pengumpulan sumber data menggunakan studi lapangan yang di laksanakan di TK Kuncup Mekar Banyumas. Subjek penelitian ini adalah kelas B2 kelompok As-Samii berjumlah 19 peserta didik. Responden sumber penelitian diperoleh dari kepala sekolah, guru kelas, tutor bahasa Inggris, dan wali murid sebagai informan penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Tujuan adanya penelitian ini adalah mengetahui strategi pembelajaran kosakata bahasa Inggris menggunakan media big book pada kegiatan ekstrakurikuler di TK Kuncup Mekar Banyumas. Media yang digunakan adalah media big book. Strategi pembelajaran yang diterapkan adalah strategi gerak dan lagu, strategi tanya jawab, strategi dengar dan ulangi, strategi bermain, dan strategi bercerita

    STRATEGI TAKMIR DALAM MEMAKMURKAN MASJID AGUNG NUR SULAIMAN DESA SUDAGARAN KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    ABSTRAK Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas merupakan salah satu masjid cagar budaya yang telah bersertifikat Nasional oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah. Masjid ini berada di desa Sudagaran kecamatan Banyumas kabupaten Banyumas. Masjid Agung ini memiliki banyak keunikan dan memiliki nilai histori sejarah kabupaten Banyumas. Masjid juga merupakan tempat ibadah dan pusat dari segala kegiatan. Dalam memakmurkan masjid dibutuhkan takmir yang aktif dan juga mencintai masjid. Selain itu, para takmir juga harus mempunyai inovasi-inovasi yang dilakukan agar masjid dapat makmur. Dengan adanya inovasi yang dilakukan maka akan menjadi daya tarik masyarakat untuk pergi atau berkunjung ke masjid. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi takmir yang dilakukan oleh Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas dalam memakmurkan masjid tersebut. Metode yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan kualitatif. Dimana pendekatan ini menghasilkan data deskriptif terkait strategi takmir dalam memakmurkan masjid Agung Nur Sulaiman Desa Sudagaran Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan menggali sumber data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi takmir dalam memakmurkan masjid yaitu menggunakan strategi tawsi’ah dan strategi tarqiyah. Dalam pelaksanaannya strategi tawsi’ah ini belum maksimal. Sedangkan strategi tarqiyah ini sudah berjalan dengan baik bisa dilihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan seperti kegiatan pembangunan melalui perawatan sarana dan prasarana serta penambahan sarana dan prasarana. Kegiatan Ibadah dengan mengadakan sholat berjamaah baik sholat lima waktu yang didalamnya ada sholat jum’at, sholat idul adha, sholat gerhana. Kegiatan keagamaan di Masjid Agung Nur Sulaiman yaitu dengan mengadakan pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, dan adanya kegiatan remaja masjid. Kegiatan pendidikan yaitu dengan mengadakan TPQ di Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas. Ada juga kegiatan kesehatan yaitu posyandu balita dan lansia. Sedangkan kegiatan sosial kemasyarakatan yaitu dengan membantu masjid dan musholla sekitar, membantu musibah bencana alam disekitar masjid, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Namun, kegiatan ini belum sempurna dalam bidang ekonomi. Kata Kunci: Strategi, takmir, memakmurkan masjid

    Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Dalam Mata Pelajaran Fiqih di Kelas IV MI Cokroaminoto Rejasa

    No full text
    Pendidikan adalah kunci dalam mencapai perkembangan dan kemajuan yang berkelas, karena dengan adanya pendidikan diharapkan dapat membentuk potensi diri manusia sebagai pribadi yang berkualitas. Pendidikan harus dikelola dengan baik, karena pendidikan yang berkemajuan adalah pendidikan yang mampu menyesuaikan antara kebutuhan peserta didik dengan perkembangan zaman. Pada era sekarang ini telah terjadi pandemi covid-19 yang sehingga menjadikan sebuah perubahan yang membuat pembelajaran menjadi tidak lagi secara langsung dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang diberlakukan oleh pemerintah, tidak hanya pada 1 negara saja namun hampir seluruh negara menerapkannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan serta faktorfaktor pendukung dan juga penghambat dari proses Pembelajaran Jarak Jauh dalam Mata Pelajaran Fiqih di kelas IV MI Cokroaminoto Rejasa pada tahun 2021/2022. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis mengambil subjek yaitu guru wali kelas. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul oleh peneliti dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian yang telah dilakukan, akhirnya peneliti mendapatkan kesimpulan bahwa pembelajaran jarak jauh dalam mata pelajaran Fiqih di kelas IV MI Cokroaminoto Rejasa sudah berjalan cukup baik, meskipun masih dilakukan beberapa hambatan. Namun dengan motivasi pendidik dan juga peserta didik sehingga dapat membuat KBM tetap berjalan dengan baik dengan menggunakan media seperti Hp/Laptop dengan menggunakan aplikasi Whatsapp, Googlemeet, Zoom Meeting dan Lainnya. Kata kunci : Pendidikan dan pembelajaran Jarak Jau

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇