Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
STANDARDISASI PELAYANAN PUBLIK PADA MAL PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN BANYUMAS DI ERA PANDEMI COVID-19
Mal Pelayanan Publik dapat diartikan sebagai kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik baik berupa barang, jasa maupun pelayanan administrasi lainnya yang dilakukan dalam satu lokasi. Dengan adanya mal pelayanan publik membuktikan adanya keseriusan dari pemerintah dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat secara efektif dan diharapkan kebutuhan masyarakat dapat tepenuhi dengan baik. Namun sejak Pandemi Covid-19 melanda, pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat karena adanya pembatasan sosial berupa peraturan dari pemerintah yang bertujuan mencegah tersebarnya virus tersebut. Oleh karena itu, timbul beberapa masalah yang menarik untuk dikaji terkait bagaimana Standardisasi Pelayanan publik pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas di Era Pandemi Covid-19 dan bagaimana problematika terhadap standardisasi pelayanan publik serta langkah-langkah yang dilakukan dalam mengoptimalkan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas.
Penelitian yang dilakukan penulis merupakan jenis penelitian lapangan (Field Reseach) yang berarti penelitian dilaksanakan secara intensif tentang interaksi sosial yang dilakukan individu, kelompok, lembaga dan masyarakat tertentu dengan pendekatan yuridis-empiris. Kemudian didukung dengan data yang dihasilkan dari data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 2021 tepatnya bulan September-Agustus.
Jadi, dapat dikatakan bahwa standardisasi pelayanan publik yang dilakukan di mal pelayanan publik Kabupaten Banyumas pada masa pandemi Covid-19 mengikuti peraturan yang berlaku baik dari pemerintah maupun daerah. Dan dalam hal pelayanan masih tetap sama, hanya saja caranya berbeda. Serta untuk menunjang perkembangan & optimalisasi , maka MPP menerapkan berbagai inovasi. Menurut analisa yuridis-empiris sudah sesuai dengan prinsip MPP walaupun dalam penerapannya kadang mengalami beberapa hambatan.
Kata Kunci: Standardisasi Pelayanan Publik, Mal Pelayanan Publik, Pandemi Covid-1
ANALISIS PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS USAHA (PKU) DALAM PRAKTEK UTANG-PIUTANG PERSPEKTIF MAQĀṢID SYARĪ’AH (Studi Kasus di Permodalan Nasional Madani Mekaar Cabang Kalipucang)
Salah satu Lembaga Keuangan Bukan Bank di Indonesia ialah Permodalan Nasional Madani Mekaar yang mengemban tugas membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya yang mempunyai program untuk membina dan mendampingi para nasabah dan biasa disebut Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Program ini menjadi diferensiasi dengan lembaga keuangan bukan bank lainnya, yang bertujuan untuk memberikan dampingan kepada nasabah untuk menciptakan produk yang memiliki nilai jual. Tetapi masih banyak sekali nasabah yang enggan mengikuti program tersebut padahal program tersebut sangat dibutuhkan untuk nasabah yang sedang merintis usahanya. Adapun tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di Permodalan Nasional Madani Mekaar Cabang Kalipucang dan untuk mengetahui bagaimana perspektif Maqāṣid Syarī’ah terkait Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di Permodalan Nasional Madani Mekaar Cabang Kalipucang.
Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan bersifat deskriptif. Dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan menggunakan metode analisis deskriptif.
Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dijadwalkan tiga minggu satu kali, yang didalamnya terdapat pembinaan serta pendampingan Permodalan Nasional Madani Mekaar kepada nasabah. Program ini bisa membantu masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan membantu para nasabah agar memiliki inovasi untuk membuat suatu produk yang mempunyai nilai jual. Adanya pembinaan dan pendampingan bisa mempengaruhi motivasi para pelaku usaha agar terus semangat mengembangkan usahanya. Dalam perspektif Maqāṣid Syarī’ah terpenuhinya perlindungan jiwa (ḥifẓ an-nafs) dalam program PKU ini ialah para nasabah bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dari hasil produk yang mereka ciptakan. Perlindungan akal (ḥifẓ al-‘Aql) dalam program PKU ialah diadakannya sosialisasi mengenai wirausaha dan menjadikan nasabah mendapat wawasan yang luas. Dan perlindungan harta (ḥifẓ al-Māl) ialah bisa menjaga harta yang telah dimiliki oleh para nasabah
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL KELAS VII SMP NEGERI 2 KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS
Kemampuan koneksi matematis adalah kemampuan siswa memahami,
mencari dan menerapkan hubungan antar topik, antar konsep, antar prosedur matematika, mengaitkan matematika dengan bidang lain dan mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari dalam menyelesaikan masalah matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa pada materi Sistem Persamaan dan
Pertidaksamaan Linear Satu Variabel di SMP Negeri 2 Karanglewas.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metodologi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Karanglewas. Subjek penelitian dipilih beberapa siswa yang mewakili kemampuan tinggi, sedang, dan
rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengelompokan nilai ulangan harian siswa pada materi sebelumnya sebelum pemberian tes koneksi
matematis dan wawancara. Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan
koneksi matematis yang dimiliki siswa berupa soal uraian yang berjumlah 5 soal pada materi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel di SMP Negeri 2 Karanglewas. Hasil tes dan wawancara dianalisis berdasarkan indikator kemampuan koneksi matematis yaitu: koneksi antar topik matematika, koneksi matematika dengan ilmu lain, dan koneksi matematika dengan kehidupan seharihari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori kemampuan tinggi dan sedang siswa memiliki kemampuan koneksi matematis yang baik pada materi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel karena dari 3
indikator koneksi matematis semuanya terpenuhi. Sedangkan siswa dengan kategori kemampuan rendah memiliki kemampuan koneksi matematis yang kurang karena dari 3 indikator hanya 1 indikator saja yang terpenuhi yaitu koneksi antar topik matematika.
Kata Kunci : Kemampuan Koneksi Matematis, Sistem Persamaan Linear Satu Variabel, Sistem Pertidaksamaan Linear Satu Variabe
RELIGIUSITAS JAMAAH MASJID MUHAMMAD CHENG HOO DESA SELAGANGGENG KECAMATAN MREBET KABUPATEN PURBALINGGA
Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan masjid yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan masjid pada umumnya yang memiliki 3 akulturasi budaya yaitu Arab, China dan Jawa. Akulturasi yang ada di masjid tersebut
menjadikan jamaah masjid tidak menutup kemungkinan untuk saling menghormati satu sama lain, karena jamaah yang melakukan ibadah di masjid Cheng Hoo memiliki latar belakang yang berbeda-beda pula. Dengan melihat kondisi yang demikian, religiusitas jamaah menjadi hal yang perlu untuk dimiliki oleh setiap jamaah. Maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Religiusitas Jamaah Masjid Muhammad Cheng Hoo Desa Selaganggeng Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga?.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik sampling yaitu Nonprobability Sampling berupa Sampling Purposive . Teori yang digunakan untuk menganalisis data yaitu teori religiusitas dari Glock dan Stark. Teori ini menjelaskan bahwasanya religiusitas terdiri dari 5 dimensi, diantaranya Dimensi Keyakinan, Dimensi Pengetahuan Agama, Dimensi Praktik, Dmensi Pengamalan
atau Konsekuensi dan Dimensi Penghayatan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya religiusitas jamaah masjid Cheng Hoo adalah keyakinan jamaah memiliki keyakinan kepada Allah SWT dengan ketauhidannya, pengetahuan Agama yang yang berpegang pada Al-qur‟an dan hadits sudah mampu terbuka kepada yang lainnya serta saling menjaga satu
sama lain, jamaah masjid dalam praktik agama sudah melakukannya, dalam hal sholat dan puasa serta kewajiban lainnya, Jamaah masjid Cheng Hoo dalam melaksanakan ibadah dengan penuh rasa nyaman dan damai tanpa adanya paksaan
sedikitpun serta senantiasa merasa diawasi dan dekat dengan Allah SWT serta menangis ketika sedang berdo‟a, pengamalan atau konsekuensi Jamaah Masjid Cheng Hoo mengimplementasikan setiap ajaran agama dengan melakukan tolong menolong,toleransi, berbagi dan tidak saling memaki satu sama lain meskipun berbeda latar belakang. Masjid Cheng Hoo menjadi wadah bagi siapa saja untuk melakukan ibadah didalamnya, dengan mengadopsi nama legendaris dari China
yaitu Laksamana Muhammad Cheng Hoo yang memperkenalakan Islam ke Nusantara bahwa agama Islam tidak hanya ada di Arab, tetapi diseluruh dunia, salah satunya China. Perpaduan budaya yang melekat di Masjid Cheng Hoo menjadi simbol toleransi untuk tidak memandang latar belakang keagamaan
seseorang, sehingga Cheng Hoo mampu menaungi semua Islam.
Kata Kunci : Religiusitas, Jamaah, Masjid Muhammad Cheng Ho
Pembelajaran Online Mahasiswa Prodi PAI Angkatan 2020 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Pembelajaran daring menjadi sebuah hal baru yang dirasakan oleh semua pelaku Pendidikan. Pembelajaran daring ini dimulai ketika terjadinya pandemi Virus Corona yang
menyebar di seluruh dunia. Pendidik dan Peserta Didik melakukan setiap proses kegiatan belajar mengajar dengan bantuan jaringan internet. Pembelajaran tatap muka berganti dengan pembelajaran daring atau Online. Sebagai mahasiswa, mahasiswa dituntut untuk mampu mengikuti arus perkembangan zaman dan teknologi khususnya dalam bidang Pendidikan, yang
mewajibkan seorang mahasiswa untuk mampu menguasai alat dan media pembelajaran bersama pendidik menciptakan pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Proses pembelajaran daring perlu diperhatikan, karena kualitas sebuah kegiatan pembelajaran tergantung pada beberapa faktor, yang salah satunya bagaimana efektivitas pada sebuah media pembelajaran. Efektivitas dalam pembelajaran daring dapat tercipta seiring dengan diikuti kemampuan literasi digital pelaku Pendidikan dan tersedianya sarana prasarana pembelajaran daring.
Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif Deskriptif. Penelitian ini variabel penelitian dikembangkan atau dieksplorasi melalui Teknik Deskriptif
menggunakan diagram lingkaran. Pengambilan sampel dari data penelitian ini menggunakan Teknik Simple Random Sampling atau pengambilan secara acak dengan menyebarkan angket
secara online, Wawancara, Observasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berbasis daring mahasiswa PAI Angkatan 2020 UIN Prof. K.H.
Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Penelitian ini memberikan hasil bahwa Pembelajaran Daring atau Online sudah berjalan dengan baik, hanya saja belum berjalan baik secara optimal. Hal ini dikarenakan faktor yang menghambat dalam pembelajaran daring, salah satunya adalah faktor sarana dan prasarana yang kurang terpenuhi dan kualitas SDM yang masih rendah. Hal positif yang didapat
mengenai pembelajaran daring adalah fleksibilitas. Akses pembelajaran yang mudah dilakukan dimanapun dan kapanpun sesuai dengan situasi dan kondisi.
Kata Kunci: Covid-19, Pembelajaran Daring, Pendidikan Agama Isla
Implementasi Zakat Produktif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (Studi Kasus : Mustahik Program Bantuan Modal Usaha Perorangan BAZNAS Kabupaten Banyumas)
Kemiskinan merupakan masalah yang kerap dihadapi oleh bangsa-bangsa di dunia termasuk Indonesia khususnya pada Provinsi Jawa Tengah. Di Kabupaten Banyumas sendiri, kemiskinan relatif tinggi dibanding kabupaten-kabupaten lain di Jawa Tengah. Sebagai lembaga yang mempunyai legalitas dan hukum untuk mengelola zakat, infaq, sedekah di Kabupaten Banyumas, BAZNAS Banyumas berupaya membantu memperkecil angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas dengan memberikan modal yang berasal dari dana zakat produktif melalui program Banyumas Sejahtera. Program yang paling diminati dalam Banyumas Sejahtera yaitu Program Bantuan Modal Usaha Mustahik Perorangan di mana usaha mustahik disokong permodalannya dengan sejumlah uang yang telah ditentukan. Oleh karena itu, zakat dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang langsung pada lapangan atau informan. Sumber data ini terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dari BAZNAS Banyumas dan mustahik Program Bantuan Modal Usaha Mustahik Perorangan. Dalam analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif di mana data-data yang bersifat kualitatif diteliti, dianalisis, dikembangkan, dan disesuaikan dengan teori-teori pendukung yang ada.
Penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS Banyumas telah mengimplementasikan zakat produktif melalui program Banyumas Sejahtera yang didalamnya terdapat Program Bantuan Modal Usaha Mustahik Perorangan. Selain itu, BAZNAS Banyumas juga telah melakukan pemberdayaan ekonomi pada mustahik Program Bantuan Modal Usaha Mustahik Perorangan. Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BAZNAS Banyumas telah memenuhi aspek-aspek pendampingan fakir miskin dengan pola pendampingan dan peran sebagai pendamping sesuai dengan Buku Pedoman Pemberdayaan Fakir Miskin yang diterbitkan oleh Departemen Agama RI tahun 2009
TRADISI SAFARI MAULID NABI MUHAMMAD (Studi Living Qur’an Desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah)
Tradisi Safari Maulid Nabi Muhammad Saw
(Studi Living Qur’an Desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamnadau Kalimantan Tengah)”
Puji Rohimah
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Prof Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
ABSTRAK
Skripsi ini di latar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap tradisi Safari Maulid Nabi Muhammad Saw. Yang dilakukan di desa Bukit Raya Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah berbeda dengan tradisi Maulid yang lain. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini ialah: “ Bagaimana Motif masyarakat desa Bukit Raya dalam mengikuti tradisi Safari Maulid Nabi Muhammad Saw”.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan memakai studi lapangan (field research). Sedangkan untuk menjawab persoalan yang ada, penulis menggunakan teori yang dikemukakan oleh Max Weber yaitu teori Tindakan sosial yang diklasifikasikan menjadi empat tipologi yaitu tindakan tradisional, tindakan afektif, tindakan rasionalitas instrumental, dan tindakan rasionalitas nilai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, depth interview (Wawancara Mendalam), dokumentasi, dan analisis data yang meliputi: reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motif tindakan yang mendasari masyarakat berpartisipasi dalam tradisi Safari Maulid Nabi Muhammad Saw dapat dibagi ke dalam empat tipologi yaitu (1) Tindakan tradisional, di mana masyarakat ketika berpartisipasi dalam tradisi Safari Maulid memiliki motif mengikuti apa yang telah dilakukan generasi sebelumnya karena sudah lazim dan turun temurun (2) Tindakan Afektif, tindakan yang ditentukan oleh keadaan emosional sang aktor. Masyarakt memiliki motif untuk mencari ketenangan jiwa.(3) Rasionalitas Instrumental, merupakan tindakan yang ditujukan pada pencapaian tujuan-tujuan yang secara rasional di diperhitungkan diupayakan sendiri oleh aktor yang bersangkutan. Motif masyarakat dalam hal ini yaitu masyarakat mengikuti tradisi Safari Maulid tersebut dikarenakan untuk mendapatkan keuntungan yang sifatnya ekonomis dan pragmatis. (4) Tindakan Rasionalitas Nilai, tindakan yang dilakukan untuk alasan-alasan dan tujuan-tujuan yang ada kaitannya dengan nilai-nilai yang diyakini secara personal tanpa memperhitungkan prospek-prospek yang ada kaitannya dengan berhasil atau gagalnya tindakan tersebut. Motif masyarakat berpartisipasi dalam tradisi Safari Maulid tersebut dikarenakan mereka meyakini bahwa dalam tradisi tersebut terdapat nilai-nilai baik, di antaranya yaitu mempererat tali silaturrahmi, dan mencari keberkahan dalam hidup
PENGARUH PERSEPSI KEBERMANFAATAN, PERSEPSI KEMUDAHAN DAN RISIKO TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN M-BANKING PADA MASA PANDEMI TAHUN 2020 (Studi pada PT BANK SYARIAH MANDIRI KCP MAJENANG
Mobile banking merupakan salah satu layanan perbankan dimana layanan ini menggabungkan antara sistem informasi dan teknologi. Layanan ini banyak memberikan manfaat bagi penggunanya. Manfaat yang diberikan dari sistem teknologi tidak lepas dari kemudahan dalam penggunaanya. Selain itu, m-banking juga mempunyai risiko salah satunya yang dilakukan oleh pelaku cyber.
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh persepsi kebermanfaatan (X1), persepsi kemudahan (X2) dan risiko (X3) terhadap keputusan nasabah menggunakan mobile banking pada masa pandemi (studi pada PT Bank Mandiri Syariah KCP Majenang). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah PT Bank Syariah Mandiri KCP Majenang dalam satu semester denngan jumalah nasabah sebanyak 489 nasabah. Sampel yang digunakan sebagai objek dalam penelitian ini sejumlah 83 nasabah. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Teknik yang digunakan untuk pemilihan sample purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda dengan uji statistik terlebih dahulu. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 sebagai pengolahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahan dan risiko berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan m-banking. Sedangkan secara parsial pengaruh persepsi kebermanfaatan negative signifikan dan variabel persepsi kemudahan dan risiko berpengaruh posti signifikan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan mobile banking. Berdasarkan nilai koefisien determinasi (Adjust R2) memperoleh 41,1%. Hal ini berarti 41,1% variasi keputusan nasabah menggunakan m-banking dapat dijelaskan oleh persepsi variabel persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahan dan risiko, sedangkan sisanya 58,9% dijelaskan oleh variabel lain
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN DI BA ‘AISYIYAH BAJONG KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA
Globalisasi yang ada dihadapan kita menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari. Seiring dengan perkembangan yang pesat di era globalisasi saat ini, banyak dampak negatif terutama dalam segi moral dan agama. Berbagai fenomena dampak negatif era globalisasi muncul seperti kenakalan remaja maupun orang dewasa. Fenomena tersebut disebabkan pendidikan moral dan agama kurang efektif ditanamkan saat usia dini. Berdasarkan pernyataan diatas menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak usia dini sangat penting sebagi fondasi kehidupan selanjutnya.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di BA ‘Aisyiyah Bajong Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di BA ‘Aisyiyah Bajong Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang di laksanakan di BA ‘Aisyiyah Bajong kecamatan Bukateja kabupaten Purbalingga melalui program PAI Terpadu sebagai wujud dari misi sekolah. Penelitian ini menunjukan proses menanamkan nilai-nilai keislaman yang dilakukan oleh guru di BA ‘Aisyiyah Bajong melalui kegiatan morning Qur’an, Mutiara Hadits dan do’a, akhlak, aqidah, asmaul husna, ibadah, dan cerita islami.
Kata Kunci. guru, nilai-nilai keislaman, anak usia dini
PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU AGRESI PEMAIN GAME ONLINE PADA SISWA SMP AL-WASHILAH PANGURAGAN KABUPATEN CIREBON JAWA BARAT
Tujuan dilakukannya penelitian ini ilah untuk menguji dan menganalisa pengaruh variabel kontrol diri terhadap perilaku agresi pada siswa SMP yang bermain game online. Hal ini penting dilakukan untuk membuktikan dan menguji teori kontrol diri serta mempelajari social behavior pada siswa yang bermain game online sehingga dapat dijadikan suatu pedoman dalam memahami perilaku argesi pada siwa SMP yang notabennya berada pada usia remaja awal dalam mengontrol perilaku agresinya ketika sering bermain game online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang dianalisis menggunakan regresi linear sederhana guna memahami hubungan antar variabelnya. Adapun alat analisis yang digunakan yakni IMB SPSS Ver 26. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah seluruh siswa SMP Al-Washilah Panguragan kabupaten Cirebon yang bermain game online. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini ialah bahwa kontrol diri memberikan pengaruh negatif siginifikan terhadap perilaku agresi siswa yang bermain game online. Hal ini bermakna bahwa ketika siswa mempunyai kemampuan kontrol diri yang baik, maka dapat mengurangi perilaku agresi yang timbul akibat terlalu sering bermain game online.
Kata Kunci: Perilaku Agresi, Kontrol Diri, Game online, efek Game online