Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMK MA'ARIF NU 1 CILONGOK

    No full text
    Sejak diumumkan oleh Presiden Joko Widodo mengenai kasus pertama Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pada awal maret 2020 lalu, indonesia kemudian dihadapkan pada masa pandemi. Hampir seluruh sektor kehidupan lumpuh, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Untuk mengurangi penyebaran virus corona maka seluruh sekolah memberlakukan pembelajaran secara daring. Dengan adanya peraturan lockdown tersebut membuat peserta didik tidak maksimal dalam menumbuhkembangkan serta mengasah potensi yang mereka miliki, hal ini membuat kepala sekolah serta guru di instansi pendidikan lainya memutar pikiran kembali agar pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa meskipun dengan keadaan yang kurang maksimal. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu yang pertama untuk mengetahui gambaran umum pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, yang kedua untuk mengetahui pelaksanaan program-program layanan bimbingan dan konseling yang dirancang pada saat pandemi covid-19 di SMK Ma’arif NU 1 Cilongok. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data : wawancara, observasi dan dokumentasi dengan 3 guru BK serta 7 siswa SMK Ma’arif NU 1 Cilongok. Hasil dalam penelitian ini yaitu pelaksanaan bimbingan konseling di SMK Ma’arif NU 1 Cilongok menggunakan bimbingan dan konseling komprehensif yang terdiri dari 4 layanan yaitu: Layanan dasar, layanan responsif, layanan perencanaan individual dan dukungan sistem. Dalam situasi online akibat pandemi covid-19 maka program-program bimbingan konseling hampir tidak terlaksana karena terdapat beberapa faktor diantaranya jarak dan komunikasi, signal, serta kuota internet. Tetapi ada beberapa program bimbingan konseling yang masih tetap dilaksanakan meskipun dalam keadaan online, program tersebut yaitu layanan informasi, layanan informasi disini mencakup dalam bidang bimbingan karir, bimbingan klasikal serta konseling individu

    PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PROGRAM TAHFIDZUL QUR'AN PADA SISWA KELAS 2A DI MI PLUS MA'ARIF NU MAKAM REMBANG PURBALINGGA

    No full text
    Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang tidak dibarengi dengan adanya pondasi yang kuat tentang pemahaman norma etika dan adab, sedikit demi sedikit akan mengikis karakter anak bangsa. Pentingnya penanaman pendidikan karakter religius sejak dini merupakan salah satu bentuk pondasi bagi peserta didik untuk menanamkan watak, karakter, dan perilaku yang baik sesuai dengan norma dan agama. Salah satunya dengan menerapkan program tahfidzul Qur’an, melalui program tahfidzul Qur’an di sekolah dapat membekali siswa agar bisa membaca dan menghafal Al-Qur’an sekaligus dalam membentuk akhlak mulia pada siswa. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang penanaman pendidikan karakter religius melalui program tahfidzul Qur’an pada siswa kelas 2A di MI Plus Ma’arif NU Makam Rembang Purbalingga. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Untuk pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data penelitian menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penyimpulan data. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian “Penanaman Pendidikan Karakter Religius Melalui Program Tahfidzul Qur’an Pada Siswa Kelas 2A Di MI Plus Ma’arif NU Makam Rembang Purbalingga” bahwa penanaman karakter religius dilakukan dengan metode pembiasaan, metode keteladanan, menciptakan suasana yang kondusif, metode motivasi serta metode kisah. Program tahfidzul Qur’an mencakup lima kegiatan yaitu: Kegiatan Muroja’ah, Setoran Hafalan, Sima’an Al-Qur’an, Surah Of The Day, BTQ dan Ilmu Tajwid. Dari keseluruhan kegiatan tersebut tentunya tercipta nilai karakter religius, seperti nilai ibadah, nilai ruhul jihad, nilai keteladanan, nilai akhlak dan kedisiplinan, nilai amanah dan ikhlas. Kata Kunci: Penanaman Pendidikan Karakter Religius, Program Tahfidzul Qur’a

    Penerapan Pembelajaran Al-Qur'an Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Ummmi Di KB Islam Al-Izzah Purwokerto

    No full text
    Diera globalisasi sekarang ini kemampuan membaca merupakan hal yang terpenting bagi kehidupan manusia. Tuntutan bagi setiap orang agar mampu membaca, terutama bagi umat Islam pada saat membaca Al-Qur’an. Pembelajaran Al-Qur’an adalah keharusan yang wajib dikerjakan dan terus ditingkatkan bagi setiap umat Islam, karena terikat langsung dengan ibadah seperti shalat, doa, dan ibadah lainnya. Pada proses mempelajari Al-Qur’an dibutuhkan sebuah metode. Karena metode memilki fungsi yang penting dalam usaha mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini melalui metode ummi adalah upaya yang dilakukan oleh guru untuk membuat siswa mempelajari Al-Qur’an, dengan membaca, menulis, dan memahami ilmu tajwid atau hukum bacaan yang ada pada ayat Al-Qur’an dengan menggunakan bahasa Ibu yaitu caranya langsung dibaca tanpa dieja dan mengulang-ulang kata atau kalimat. Jenis penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan deskriptif yang dalam mengumpulkan datanya dilakukan secara langsung dari lokasi penelitian. Dengan mengambil lokasi di KB Islam Al-Izzah Purwokerto Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dengan menggali sumber data yaitu Kepala sekolah, guru pembelajaran Al-Qur’an, guru metode ummi, dan pengamatan dari pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini melalui metode ummi. Objek penelitian ini di KB Islam Al-Izzah Purwokerto Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini di KB Islam Al-Izzah Purwokerto dilakukan setiap hari senin sampai kamis, kegiatan belajar dan mengajar berlangsung dalam waktu 60 menit. Pembagian waktu masuk pembelajaran masing-masing ada 7 tahapan pembelajaran, yaitu: 5 menit pertama untuk pembukaan, 10 menit apersepsi atau mengulang pembelajaran, 10 menit untuk penanaman konsep dan pemahaman konsep, 30 menit untuk latihan atau ketrampilan, evaluasi dan penutup. Materi pembelajaran metode ummi untuk anak usia dini yaitu pada buku ummi jilid 1-4. Adapun media yang digunakan pada pembelajaran Al-Qur’an metode ummi yaitu alat peraga, buku ummi, dan buku prestasi

    ANALISIS KOMPARATIF PENERAPAN AKAD MURABAHAH BIL WAKALAH DAN AKAD MUSYARAKAH MUTANAQISAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN KPR SYARIAH (Studi Kasus Bank BTN Syariah KCP Purwokerto)

    No full text
    Rumah merupakan kebutuhan pokok manusia yang memiliki peran penting untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Permasalahan perumahan dan permukiman merupakan masalah yang akan terus bertahan dan berlanjut tergantung pada pertumbuhan penduduk, dinamika demografi dan peningkatan kebutuhan sosial ekonomi. Tingginya permintaan terhadap kebutuhan perumahan dan jumlah penduduk yang terus bertambah memberikan peluang bagi bank syariah untuk menawarkan produk yang dapat membantu masyarakat membeli perumahan. Salah satunya adalah Bank BTN Syariah yang memiliki fasilitas produk pembiayaan KPR Syariah. KPR Syariah merupakan produk sistem perbankan syariah dalam hal pembiayaan kebutuhan pemilikan rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan akad murabahah bil wakalah dan akad musyarakah mutanaqisah serta mengetahui perbandingan kedua akad tersebut pada pembiayaan KPR Syariah. Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau penelitian langsung yang dilakukan di lapangan atau pada informan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Setelah dilakukan penelitian dan analisis, disimpulkan bahwa penerapan akad murabahah bil wakalah lebih banyak dipilih daripada akad musyarakah mutanaqisah kemudian penerapan kedua akad tersebut bisa dilihat dari berbagai aspek yaitu prosedur dan persyaratan pengajuan pembiayaan, cara membayar angsuran, dan kebijakan bank dalam menghadapi nasabah yang melakukan wanprestasi. Kemudian perbandingan antara kedua akad tersebut pada pembiayaan KPR Syariah dapat dilihat dari aspek persamaan dan perbedaan kedua aka

    JUAL BELI PADI PASCA PANEN DENGAN PENETAPAN HARGA KEMUDIAN MENGGUNAKAN AKAD WADI’AH YAD AD DAMANAH (Studi Kasus Kilang Padi Desa Sarwadadi Kec Kawunganten Kab Cilacap)

    No full text
    Jual beli padi yang biasa digunakan penduduk Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap salah satunya adalah jual beli yang menggunakan penundaan penetapan harga dimana mereka menunggu harga padi sedang melonjak naik. Dalam salah satu kaidah fiqih muamalah dimana semua bentuk jual beli diperbolehkan kecuali ada dalil yang melarangnya dan cara jualbeli yang digunakan tersebut tidak diperbolehkan karena ada dalil yang melarangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi wadi>’ah yad ad{-d{ama>nah pada transaksi jual beli padi pasca panen di Desa Sarwadadi dan untuk mengetahui perspektif fiqih muamalah terhadap perbedaan harga yang ditentukan kilang padi pada padi yang disimpan dan dijual langsung ke kilang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitiannya kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikation. Penelitian ini menunjukan bahwa wadi>’ah yad ad{-d{ama>nah adalah salah satu akad penitipan suatu barang ataupun uang dimana pihak yang menerima titipan dengan tanpa izin pemilik diperbolehkan untuk memanfaatkan atau mengelola titipan dan memiliki kewajiban untuk bertanggung jawab apabila suatu waktu terjadi kehilangan bahkan kerusakan barang atau uang yang dititipkan tersebut. kegiatan perdagangan padi dengan menyerahkan padi ke kilang dan menunda penetapan harga saat transaksi jelas tidak sesuai dengan ketentuan Islam. Hal ini karena kita menunggu harga padi naik di pasaran daripada harga ditetapkan segera setelah transaksi jual beli terjadi. Dalam hal ini dikhawatirkan itu akan adanya kemadharatan antara kedua belah pihak. Menurut fiqih muamalah, segala bentuk muamalah diperbolehkan kecuali ada dalil yang melarangnya. Dalam jual beli menunda penetapan harga dapat merugikan satu sisi, riba dan mengandung ketidakjelasan (garar). Larangan tersebut ada pada firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah (2): 275. Kata Kunci: Jual beli, wadi>’ah yad ad{-d{ama>nah, Penetapan Harg

    STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN RILISAN FISIK DI ERA DIGITAL (Studi kasus Grimloc Record Bandung)

    No full text
    Kemajuan era digital semakin hari semakin pesat untuk segala aspek kebutuhan, membuat manusia seringkali berpindah dari analog ke digital buat memenuhi kebutuhannya, dengan kejadian seperti itu ada dampak yang kurang baik bagi para pelaku industri rekaman yang memproduksi rilisan fisik seperti halnya vinyl, Compact disk, dan kaset pita, dikarenakan dengan digital menghadirkan pemutar musik online seperti Digital Streaming Provider seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music dan semacamnya yang juga sering dijadikan ladang pembajakan juga membuat minat konsumsi musik secara analog menurun. Grimloc Record merupakan Indiependet label yang berada di Bandung, dan didirikan pada tahun 2007, salah satu perusahaan rekaman yang masih giat dalam memproduksi rilisan fisik di era digital hingga sampai sekarang, Upaya Grimloc Record dalam memasarkan produk rilisan fisiknya dengan memanfaatkan digital. Dalam penelitian ini, masalah yang diangkat bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan oleh Grimloc Record dalam meningkatkan volume penjualan rilisan fisik. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dan jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan pada Grimloc Record adalah dengan menggunakan bauran pemasaran (marketing mix) 4P, yaitu strategi produk dengan rilisan fisik Grimloc record, yang berkarakteristik. Stategi harga dengan mematok harga yang terjangkau sesuai dengan biaya produksi. Strategi distribusi dengan melalui online, offline, dan reseller, strategi promosi adalah dengan melalui personal selling, advertensi, dan promosi penjuala

    THE USE OF AUTHENTIC MATERIALS IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT 7th GRADE OF MTS MA’ARIF NU 4 KEMRANJEN,BANYUMAS

    No full text
    Students are taught English in school to master four skills: listening, writing, speaking, and reading. Writing is one of the language skills that students should master. They should be able to write texts, one of which is descriptive, but during the writing activity teacher found challenges to stimulate the students in finding ideas. The subjects of this study were an English teacher and the students of 7th grade in MTs Ma'arif NU 4 Kemranjen, Banyumas. Authentic materials are used by the teacher to help students in finding ideas. Thus, the aims of this study is to analyze how is the use of authentic materials included of its reasons, steps, and strengths and weaknesses. This research applied a qualitative descriptive study. the data were collected through observations, interviews, and documentation. The results of this study showed that the reasons of using authentic materials are it could help the students in the process of teaching and learning and easy to find. Then, the authentic materials presented consist of realia and picture that used in three main steps, such as opening, core activities, and closing. Further, there are strengths by using authentic materials in the classroom, such as it was accessible and motivated the students. Meanwhile, the weaknesses of using authentic materials are not all the objects can be presented and it needs more time to prepare

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN ALUR SEVEN JUMP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII MTS N 1 PURBALINGGA

    No full text
    Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pendewasaan kualitas hidup. Melalui proses ini diharapkan manusia mampu memahami makna dan prinsip hidup, serta untuk apa dan bagaimana melaksanakan tugas hidup dan kehidupan dengan benar. Oleh karena itu poin utama pendidikan ditunjukkan dalam penyiapan kepribadian yang unggul dengan mengutamakan proses pendewasaan kualitas logika, hati, akhlak, akhlak dan keimanan. Puncak pendidikan adalah terwujudnya titik di mana kualitas hidup menjadi dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan pendekatan alur Seven Jump di kelas VIII MTs N 1 Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (quasi-experimental design) dengan pendekatan kuantitatif dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Mts N 1 Purbalingga Kelas VIII dan sampel pada penelitian ini menggunalan teknik random sampling dimana proses pengambilan sampel diambil secara acak sederhana menggunakan dengan undian dan hasil sampel yang diperoleh adalah kelas VIII-B dan VIII-C yang berjumlah 72. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan soal uraian dimana tes yang dilakukan sebelom diberikannya perilaku yaitu pretest dan sesudah diberikannya perilaku yaitu posttest. Hasil data N-Gain kelas eksperimen diperoleh skor 0,628 sehingga dapat dikriteriakan sedang karena 0.30 < N-Gain <0.70. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh 0,168 sehingga dapat dikriteriakan rendah karena 0,00 < N-Gain < 0,30. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dengan alur seven jump dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTs N 1 Purbalingga. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Alur Seven Jump, Matemati

    PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI MASA PSBB (STUDI KASUS DI DESA PURWASANA KECAMATAN PUNGGELAN KABUPATEN BANJARNEGARA)

    No full text
    Undang-undang Nomor 16 tahun 2019 atas perubahan undang-undang nomor 1 tahun 19 74 tentang perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan diizinkan apabila laki-laki dan perempuan mencapai genap umur 19 tahun. Pasal 7 undang-undang perkawinan menyebutkan bahwa bagi setiap anak yang belum mencapai batas umur yang ditentukan oleh undang-undang boleh melangsungkan pernikahan tetapi harus memberikan alasan-alasan yang jelas dan juga meminta izin kepada kedua orang tua. Pada tahun 2019 sampai adanya perubahan undang-undang tentang batas minimal usia perkawinan desa purwasana terdapat 31 kasus pernikahan dini tetapi setelah adanya perubahan undang-undang perkawinan masyarakat desa berwasana masih saja melakukan pernikahan dini. Pada tahun 2020 sampai tahun 2021 tercatat sebanyak 29 kasus kemerdekaan di bawah umur di desa. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini di desa perwasana tersebut. penelitian ini merupakan penelitian filtrasi yang dilakukan di desa perwasana kecamatan punggelan kabupaten Banjarnegara dengan menggunakan pendekatan yuridis dan penelitian ini bersifat deskriptif analisis yang bertujuan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau kasus tertentu secara nyata pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi. Dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui dokumentasi kemudian ketika data yang dibutuhkan sudah terkumpul langkah selanjutnya adalah menganalisis data dengan metode analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa menurut para tokoh masyarakat terkait faktor penyebab terjadinya pernikahan dini diantaranya adalah pertama karena kamu sendiri pendidikan pola seorang tua dan pergaulan bebas di di kalangan remaja. Faktor mendasar yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dini adalah pola seorang tua yang mana orang tua dalam memelihara anaknya belum sesuai dengan undang-undang dan tuntunan. Kata kunci pernikahan dini faktor penyebab masa PSB

    NILAI-NILAI KARAKTER DALAM BUKU KUMPULAN CERITA INSPIRATIF UNTUK ANAK BAIK KARYA STELLA ERNES UNTUK ANAK USIA DINI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam buku kumpulan cerita inspiratif untuk anak baik karya Stella Ernes untuk anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yaitu menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa nilai-nilai karakter dalam buku kumpulan cerita inspiratif untuk anak baik karya Stella Ernes Untuk Anak Usia Dini menghasilkan yang pertama bahwa nilai-nilai karakter yang terkandung dalam buku kumpulan cerita inspiratif untuk anak baik karya Stella Ernes untuk anak usia dini, mengandung nilai-nilai karakter: (1)kuat, (2)pantang menyerah, (3)rendah hati, (4)pemaaf, (5)baik hati, (6)cinta damai, (7)pemimpi, (8)kerja sama, (9)pemalas, (10)tidak menepati janji, (11)jujur, (12)tanggung jawab, (13)toleransi, (14)bersahabat, (15)mandiri, (16)menghargai prestasi, (17)tidak penurut, (18)rasa keingintahuan, (19)kreatif, (20)demokratis, (21)ambisius, (22)disiplin, (23)gemar membaca. Sedangkan pada hasil analisis yang didapat dari dimensi gambar dalam buku kumpulan cerita inspiratif untuk anak baik karya Stella Ernes menunjukkan nilainilai karakter, yaitu: (1)pada bab I menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)kuat, (b)jahil, (c)ramah, (d)kreatif, (e)percaya diri, (f)cinta damai, (g)baik hati, (h)pemaaf. (2)pada bab II menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)pemimpi, (b)kerja sama. (3)pada bab III menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)ceria, (b)gemar membaca, (c)pemalas, (d)tegas, (e)tanggung jawab. (4)pada bab IV menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)bersahabat, (b)mandiri, (c)toleransi, (d)menghargai prestasi. (5)pada bab V menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)kreatif, (b)pantang menyerah. (6)pada bab VI menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)demokratis. (7)pada bab VII menghasilkan dimensi seni gambar yang menghasilkan nilai karakter; (a)disiplin, (b)gemar membaca, (c)nilai bersahabat

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇