Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID DALAM KITAB NIAT INGSUN NGAJI KARYA K.H. BADAWI HANAFI KESUGIHAN CILACAP
Pada zaman yang semakin berkembang dan perubahan sosial yang selalu dinamis, banyak manusia yang menyimpang dari ajaran tauhid sehingga mengesampingkan sisi spiritualitas, terlalu menyibukkan diri pada dunia, karena tidak bisa menghadirkan Allah pada setiap sisi kehidupannya. Manusia yang akidahnya tidak kokoh amat sangat rawan terjerumus oleh berbagai macam kerancuan dalam pemikiran, keraguan, bahkan jika mereka sudah berputus asa, mereka beralih kepada kesenangan duniawi seperti narkoba, korupsi, pesugihan, seks bebas dan lain-lain.
Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menerapkan nilai-nilai agama di dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan peserta didik. Peran serta orang tua juga sangat dibutuhkan untuk membentuk pribadi yang baik. Nilai-nilai agama yang diajarkan untuk membentuk perilaku dan sikap seseorang sangat tergantung dari seberapa dalam nilai-nilai agama itu tertanam dalam dirinya. Semakin dalam nilai-nilai agama yang tertanam di dalam diri seseorang, maka watak dan sikap religiusnya akan terlihat dan terbentuk secara otomatis. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang muslim untuk mempelajari dan memperdalam akidah dan tauhid. Salah satunya dengan mempelajari kitab Niat Ingsun Ngaji karya K.H. Badawi Hanafi Kesugihan. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang muslim untuk mempelajari dan memperdalam akidah dan tauhid. Salah satunya dengan mempelajari kitab Niat Ingsun Ngaji karya K.H. Badawi Hanafi Kesugihan.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Analisis data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis). Pengumpulan data yang digunakan penulis adalah pengumpulan data riset kepustakaan untuk mengupas nilai-nilai pendidikan tauhid dalam kitab Niat Ingsun Ngaji.
Berdasarkan pada hasil penelitian terhadap kitab Niat Ingsun Ngaji terdapat nilai-nilai pendidikan tauhid, diantaranya: nilai keimanan, nilai ibadah dan nilai akhlak
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 PURWOKERTO
Agama merupakan sumber dari nilai religius dan mempunyai keterkaitan yang sangat erat untuk masuk kedalam jiwa seseorang. Untuk membentuk manusia yang agamis dan mempunyai nilai-nilai religius dalam dirinya diperlukan pendidikan yang terarah. Sebuah lembaga pendidikan hendaknya mengenalkan dan menanamkan tauhid atau akidah kepada peserta didik sebagai pondasi awal sebelum peserta didik mengenal banyaknya disiplin ilmu lainnya. Dengan begitu para guru umumnya dan guru pendidikan agama Islam khususnya untuk berupaya menciptakan budaya religius dan meningkatkan potensi religius guna membentuk kepribadian peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif metode deskriptif, dengan pendekatan fenomenologi dan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan komunikasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan pemeriksaan kesimpulan. Kemudian dilakukan uji keabsahan data menggunakan model triangulasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu unduk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Nilai-nilai Religius.
Hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwasanya di SMA Negeri 3 Purwokerto dalam membangun nilai-nilai religius adanya metode pembiasaan, metode nasehat dan metode keteladanan. Untuk program yang di implementasikan di SMA Negeri 3 Purwokerto ada literasi PPK, amaliah jum‟at, semaga bersolawat, qurban di hari raya „Idul adha, zakat, do‟a bersama, solat duha, (PHBI) peringatan hari besar Islam, solat duhur berjama‟ah dan kajian kewanitaan.
Kata Kunci: Implementasi, Pendidikan Agama Islam, Nilai-nilai religius, SMA Negeri 3 Purwokerto
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMK TAMANSISWA PURWOKERTO
Internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural adalah sebuah upaya
menyampaikan informasi dengan memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai
yang tadinya bersifat eksternal menjadi nilai internal yang didalamnya
mengandung wawasan multikultural. Dengan demikian, proses internalisasi nilai-
nilai pendidikan multikultural tersebut dapat terintegrasi dengan pembelajaran
PAI. Proses internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran
PAI menjadi kebutuhan yang penting agar dapat membekali peserta didik dengan
nilai-nilai dan sikap yang mampu membentuk karakter sehingga tercermin dalam
perilaku sehari-hari peserta didik baik di sekolah maupun lingkungan
masyarakatnya sehingga memiliki wawasan untuk menghadapi berbagai persoalan
yang berhubungan dengan keberagaman kultur, ras, agama, suku, bahasa dan
etnis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI di SMK
Tamansiswa Purwokerto. Jenis penelitian ini yaitu dengan melakukan riset
lapangan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam
penelitian ini meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa SMK Tamansiswa
Purwokerto. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data
peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai
pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI di SMK Tamansiswa
Purwokerto, berdasar pada hasil analisis data yaitu nilai yang ditanamkan antara
lain: a) Kemerdekaan, b) Kebudayaan, c) Kemanusiaan atau Humanisme, d)
Kebangsaan, e) Toleransi, f) Demokratis, g) Kesetaraan, h) Pluralisme dalam
menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran PAI
sesuai dengan indikator yang diteliti dengan menggunakan metode yaitu melalui
pembiasaan, keteladanan, dan pengalaman
PERAN INDUSTRI KASUR LANTAI DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL WANITA PEKERJA RUMAHAN DI DUSUN BEJI, DESA BANJARKERTA, KECAMATAN KARANGANYAR, KABUPATEN PURBALINGGA
Peran industri kasur lantai dalam meningkatkan kesejahteraan sosial merupakan upaya yang memiliki tujuan dalam melakukan perubahan untuk meningkatkan peran wanita dalam peningkatan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini wanita pekerja rumahan sebagai pengrajin kasur lantai mendapatkan pembinaan untuk dapat berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya guna memperbaiki kehidupan ekonomi. Seperti yang dilakukan wanita pekerja rumahan di Desa Banjarkerta, Kecamatan Karanganyar dengan memanfaatkan sumber daya alam, dukungan penguasaha dan peluang yang ada dalam industri kasur lantai para wanita turut serta dalam membesarkan industri kasur lantai dan untuk pemenuhan kebutuhan keluargar
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan (field research) serta menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang Peran industri kasur lantai dalam peningkatan kesejahteraan sosial wanita pekerja rumahan.
Hasil penelitin ini menunjukan bahwa peran industri kasur lantai dalam peningkatan kesejahteraan sosial wanita pekerja rumahan, yaitu melalui upaya-upaya pengembangan wanita pekerja rumahan pengrajin kasur lantai dengan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan pengelembagaan kelompok, pemupukan modal swadaya, pengembangan usaha produktif, penyediaan informasi tepat guna serta melakukan evaluasi dan inovasi. Untuk mengetahui proses peningkatan kesejahteraan peneliti melakukan observasi dan wawacara, tingkat kesejahteraan keluarga dari pengrajin kasur lantai dimulai pada tingkat kesejahteraan keluarga tahap II, tahap III, hingga tahap III plus. Adapun faktor pendukung peran industri kasur lantai, adanya peran pemerintah desa, peran tokoh masyarakat serta adanya pelatihan dan pendampingan serta target pasar yang sudah luas. Faktor pengahambat yaitu kurangnya bahan baku pembuatan kasur serta persaingan harga dan kualitas dengan merek-merek besar
STANDARISASI MUTU LULUSAN DI LPK SEOUL CILACAP
Penelitian ini mengangkat judul tentang Standarisasi Mutu Lulusan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seoul Cilacap. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya citra lembaga pendidikan swasta atau bisa disebut juga lembaga pelatihan kerja yang terlihat di kalangan masyarakat, karena adanya peningkatan lembaga dalam hal mutu lulusannya. Sehingga adanya proses standarisasi yang dilakukan oleh seluruh warga yang ada di lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan standarisasi mutu lulusan di LPK Seoul Cilacap. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala lembaga, tentor/ pengajar, staff lembaga, dan perwakilan salah satu peserta didik di LPK Seoul Cilacap sebagai informan. Objek penelitian ini adalah proses standarisasi mutu lulusan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Mils and Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa standarisasi mutu lulusan di LPK Seoul Cilacap mengacu pada Human Resource Development of Korea dan itu relevan dengan standar yang dikeluarkan kerangka mutu pelatihan Indonesia, yang terdiri dari : standar 1 pelatihan didasarkan pada kualifikasi nasional atau berdasarkan klaster unit kompetensi yang disahkan berdasarkan pedoman nasional yang ditetapkan oleh Kementrian Ketenagakerjaan (KEMNAKER) atau sesuai dengan standar lain atau capaian pelatihan yang diidentifikasi secara jelas; standar 2 lembaga pelatihan kerja yang menggunakan kurikulum yang terstruktur berdasarkan capaian atau Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI); standar 3 lembaga pelatihan kerja menggunakan bahan pelatihan dan proses pelatihan yang sesuai berdasarkan dengan bidang cakupannya; standar 4 lembaga pelatihan kerja melaksanakan asesmen keterampilan yang bermutu tinggi yang memungkinkan para kandidat mendemonstrasikan kompetensi mereka di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) atau meraih capaian pelatihan pada forum pembinaan kerja; standar 5 lembaga pelatihan kerja memiliki karyawan yang memiliki kualifikasi di bidangnya; standar 6 lembaga pelatihan kerja mempunyai akses pada perlengkapan guna menunjang lingkup operasinya; standar 7 lembaga pelatihan kerja memiliki sistem tata kelola yang mendukung lingkup operasi saat ini dan yang dimaksudkan; standar 8 lembaga pelatihan kerja layak secara finansial. Dengan mempertahankan kualitas dari delapan standar tersebut dapat menghasilkan mutu lulusan yang baik
PENERAPAN MEDIA VISUAL GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MAHARAH KALAM BAHASA ARAB SISWA KELAS VIII MTs MAMBAUL MA'ARIF BELIKPEMALANG TAHUN AJARAN 2021/2022
Dalam pembelajaran bahasa khususnya bahasa Arab banyak sekali media yang dapat diguanakan agar materi tersampaikan dengan baik. salah satunya adalah menggunakan media Visual Gambar. Di MTs Mambaul Ma’arif Belik, siswa mayoritas menganggap bahasa Arab adalah pelajaran yang cukup sulit dan membosankan. Hal itu dikarenakan karena keadaan dan latar belakang siswa. Oleh karena itu, guru menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media visual gambar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan media visual gambar dalam pembelajaran Mahārah Kalām bahasa Arab siswa kelas VIII MTs Mambaul Maarif Belik Tahun Ajaran 2021/2022. Dan untuk faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseacrh) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun objek penelitiannya skripsi ini adalah Penerapan Media Visual Gambar Dalam Pembelajaran Mahārah Kalām Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs Mambaul Ma’arif Belik Tahun Ajaran 2021/2022. Sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Guru Bahasa Arab Kelas VIII dan Siswa Kelas VIII. Cara yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi penulis menggunakan analisis data, teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran Mahārah Kalām bahasa Arab menggunakan Media Visual Gambar di Kelas VIII MTs Mambaul Maarif Belik diawali dari persiapan, seperti menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP) dan menyiapkan materi pembelajaran yang akan disampaikan. pada langkah pelaksanaan guru menjelaskan materi dan memberikan tugas kepada siswa untuk membuat media pembelajaran. Langkah-langkah membuat media pembelajaran yaitu guru menyiapkan sarana dan prasarana yang akan dibutuhkan untuk membuat media pembelajaran. Faktor pendukung dalam penerapan media visual gambar dalam pembelajaran Mahārah Kalām penguasaan kosakata pada siswayang sudah cukup bagus, faktor pengahambatnya adalah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat media pembelajaran.
Kata Kunci : Penerapan, Media Visual Gambar, Pembelajaran Mahārah Kalā
MANAJEMEN STRATEGI PENGRAJIN ALAT MUSIK DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERLANGSUNGAN USAHANYA DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Pengrajin Alat Musik Kaliwadas, Bumiayu, Brebes)
Desa Kaliwadas merupakan bagian dari kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Hampir 50% dari masyarakat menggantungkan hidupnya dengan menjadi pengrajin alat musik. Sejak virus Covid-19 masuk ke Indonesia membuat beberapa sektor perekonomian menjadi lesu, termasuk pengusaha kerajinan. Sejak pemerintah memberlakukan beberapa kebijakan untuk menekan laju Covid-19 membuat para pengrajin mengalami penurunan penjualan, persentase omzet yang menurun, hingga menutup usahanya sementara. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis manajemen strategi pengrajin alat musik dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya di masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik penulusuran data online. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penyimpulan data. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 berdampak bagi pelaku usaha kerajinan alat musik di Desa Kaliwadas. Adapun Manajemen strategi yang telah dilakukan pengrajin diantaranya 1) Strategi Korporasi, dengan melakukan pengembangan produk, mengambil alih fungsi pemasok atau supplier, lebih fokus terhadap usaha, strategi putar haluan, serta strategi pengistirahatan. 2) Strategi Bisnis, dengan mencari bahan baku yang harganya lebih murah tapi tetap berkualitas, diferensiasi produk, dan memperkecil segmen pasar. 3) Strategi fungsional, dengan melakukan pencatatan transaksi keuangan secara teratur, promosi melalui media sosial, memasarkan produk melalui marketplace shopee serta memperkejakan karyawan yang berkompeten dibidangnya
PANDANGAN MAHASISWA
Tujuan dari adanya penulisan ini adalah untuk mengkaji pandangan-pandangan yang bersumber dari mahasiswa yang berkuliah di Purwokerto tentang adanya kasus penggunaan kerudung sebagai penutup kepala. Adapun subjek berupa mahasiswa tersebut dipilih berdasarkan agama yang mahasiswa tersebut anut. Dalam penulisan ini, penulis mengkhususkan hanya kepada mahasiswa yang beragama Islam dan Katolik, yaitu dengan fokus subjek mahasiswa Islam di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan Mahasiswa Katolik di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Berlatar belakang dari adanya kasus pemaksaan penggunaan (lepas/pakai) kerudung di beberapa instansi pendidikan menjadikan penulis ingin mengkaji pandangan mahasiswa terkait kasus tersebut. Dengan bermodal metode penelitian kualitatif dan teori konstruksi sosial Peter L. Berger, penulis mencoba untuk menganalisis pandangan-pandangan mahasiswa Islam dan Katolik yang memiliki berbagai macam latar belakang. Adapun hasil dari penulisan ini adalah berupa kajian tentang kerudung dalam agama Islam dan Katolik meliputi berbagai hal yang berkaitan dengan kajian tersebut, seperti definisi, dasar hukum, dan istilah-istilah yang memiliki nilai korespondensi dengan kerudung dalam dua agama tersebut. Juga dalam penulisan ini dihasilkan berbagai pandangan mahasiswa Islam dan Katolik yang terakumulasi dalam satu kajian pembahasan berupa tanggapan dari adanya kasus pemaksaan penggunaan kerudung sebagai penutup kepala. selanjutnya tanggapan-tanggapan tersebut kemudian dianalisis berdasar dengan proses realitas ekternalisasi, objektivasi dan internalisasi yang dialami oleh semua narasumber yang ada. Dari pandangan-pandangan tersebut dihasilkan pandangan yang kontra dan respon yang lebih terbuka terkait adanya kasus pemaksaan penggunaan kerudung
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PRODUK KOSMETIK WARDAH (STUDI KASUS MAHASISWA UIN PROF. K.H. SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO)
Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen Pada Produk Kosmetik Wardah Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi pasar kosmetik di Indonesia dengan melihat pendapatan pasar kosmetik Indonesia yang besar dengan produk kosmetik Wardah menempati posisi pertama dengan merek yang paling banyak digunakan pada tahun 2020. Namun perkembangannya masih fluktuatif, hal ini disebabkan perlambatan ekonomi serta perubahan perilaku konsumen yang lebih mengutamakan pengalaman membeli. Dari pengalaman membeli terjadi penilaian konsumen terhadap produk sehingga konsumen membandingkan kinerja produk dengan harapan konsumen yang menimbulkan kepuasan ataupun ketidakpuasan konsumen atas produk.
Metode penelitian yang digunakan ialah dengan pendekatan kuantitatif. Data primer dari populasi penelitian yaitu mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang pernah menggunakan produk kosmetik wardah dengan sampel sebanyak 100 responden. Analisis data dilakukan melalui korelasi Rank Spearman, Konkordansi Kendall W dan analisis regresi ordinal dengan alat bantu SPSS.
Hasil penelitian uji korelasi Rank Spearman menunjukkan harga, kualitas produk dan citra merek memiliki korelasi positif dan berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen. Kemudian dalam uji Kondordansi Kendall W menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen. Hasil analisis regresi ordinal pada tabel model Parameter Estimates menunjukkan bahwa harga, kualitas produk dan citra merek berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen. Jadi kesimpulannya ialah harga, kualitas produk dan citra merek secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada produk kosmetik Wardah mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
MANAJEMEN MEDIA SOSIAL DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI HALAL FASHION (STUDI KASUS PADA AZAMKA FAIDH, KARANGKLESEM, KUTASARI, PURBALINGGA)
The development of the time make the progress in various aspects of human life. Social media is one form of progress in the field of communication and information technology. Not only as a medium to just share stories, now social
media has become one of the choices for business people to market their products to social media users in various places. There are also many types of social media, those are widely used by business people is Instagram and Facebook. The halal fashion industry is one of the industries that uses social media to market their products to the wider social media user community. Good management is needed
in various aspects. Good management in managing social media for business is very necessary so that an industry can grow.
The research method used in this study was a qualitative research method with a direct research in the field. The process of data collection was carried out using the interview, observation and documentation methods. Then, the analysis of the results of this study used the Miles and Huberman method which was carried out in three steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The results showed that Azamka Faidh used social media in its business activities, namely Instagram and Facebook. Social media management at Azamka Faidh used the 4C concept from Chris Heuer including: Context, creating quality
content on social media with complete and interesting information. Communication, responding to comments or messages from customers in a clear and polite language. Collaboration, being done by reposting every post or story
that is tagged to Azamka Faidh’s social media account. Connection, maintaining good relations with customers by using soft selling techniques, providing giveaways, and making quizzes with prizes. Azamka Faidh also used endorsement services and Instagram ads as well as Facebook ads. Good social media management has a positive impact on Azamka Faidh, which can increase brand awareness, improve brand image, and increase sales.
Keywords: Management, Social Media, Halal Fashion Industr