Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
KONSEP DIRI REMAJA PUTRI (USIA 17- 21 TAHUN) DALAM MENJALANI KEHIDUPAN BERUMAH TANGGA DI DESA BEJI KECAMATAN BOJONGSARI KABUPATEN PURBALINGGA
Konsep diri remaja putri (usia 17-21 tahun) dalam menjalani kehidupan berumah tangga sangatlah penting, keberlangsungan hidup dalam berumah tangga memerlukan adanya konsep diri yang positif. Banyak fakor yang mempengaruhi konsep diri terutama bagi remaja putri dalam menjalani kehidupan berumah tangga, diantaranya didikan dari keluarga, teman sebaya, dan lingkungan disekitarnya. Dari adanya faktor tersebut dapat mempengaruhi terbentuknya konsep diri pada remaja putri dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri remaja putri (usia 18-21 tahun) dalam menjalani kehidupan berumah tangga di Desa Beji Kecamaan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di Desa Beji Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Obyek dari penelitian ini adalah remaja putri usia 17-21 tahun yang sudah menikah. Adapun metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu konsep diri remaja putri (usia 17-21 tahun) dalam menjalani kehidupan berumah tangga, diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa konsep diri ketiga partisipan remaja putri yang telah menikah mengarah pada konsep diri terlihat dari aspek fisiologis, aspek psikologis dan aspek sosial
PENGUATAN HALAL VALUE CHAIN PADA KOMODITAS DAGING AYAM DI PETERNAKAN DESA TLAHAB KIDUL, KECAMATAN KARANGREJA, KABUPATEN PURBALINGGA
Halal value chain adalah sebuah rantai nilai yang mencakup seluruh aktivitas halal pada beberapa sektor industri dari hulu sampai hilir. Salah satu produk makanan yang dekat dengan masyarakat dan selalu diminati untuk dikonsumsi adalah daging ayam. Oleh karena itu daging ayam ini adalah salah satu komoditas yang harus dijaga kehalalannya dari hulu sampai hilir. Peternakan ayam di Desa Tlahab Kidul ini merupakan peternakan yang memproduksi daging setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Desa Tlahab Kidul dan sekitarnya.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis alur rantai nilai dan penguatan rantai nilai halal pada daging ayam di peternakan Desa Tlahab Kidul dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap kebutuhan daging halal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur rantai nilai pada peternakan ayam Desa Tlahab Kidul melibatkan beberapa pihak yaitu pemasok, peternakan, pedagan kecil, dan masyarakat sebagai konsumen akhir. Kemudian dalam seluruh aktivitas yang dilakukan dari logistik masuk hingga produk sampai ke tangan konsumen sudah memperhatikan nilai-nilai Islam. Namun dalam upaya menjamin kehalalannya peternakan ini belum mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal.
Kata Kunci: Halal value chain, komoditas daging ayam, peternaka
THE CORRELATION BETWEEN VOCABULARY MASTERY AND READING COMPREHENSION COMPETENCE OF EIGHT GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI 1 BANJARNEGARA
The aims of this research were to know students’ vocabulary mastery, to
describe students’ reading comprehension, and to find out the correlation between
vocabulary mastery and reading comprehension competence of the eight grade
students of MTs Negeri 1 Banjarnegara. This research was quantitative with
correlational research design. The instrument of this research was test of vocabulary
mastery and reading comprehension. The population of this research was 255
students. The simple random sampling was used in taking the samples of 32
students from all eight grades. Furthermore, the researcher used Pearson Product
Moment formula through SPSS 24 to analyzed the data. The mean score of
vocabulary mastery was 51.875 categorized as nearly average level, and the mean
score of reading comprehension was 58.437 categorized as average level. The result
of Pearson product moment showed that the Rxy was (0.865). With degree of
significance 5%, the score of Rtable was (0.349). Then, the Rxy > Rtable (0.865 >
0.349) which means there was a significant correlation between vocabulary mastery
and reading comprehension. According to the interval (0.800-1.00), the correlation
was categorized very strong
PERILAKU JUJUR ANAK USIA DINI DALAM SERIAL ANIMASI DUTA DAN DITI: PENCURI MANGGA KARYA KASTARI ANIMATION
Penanaman karakter perilaku jujur perlu lebih diperhatikan lagi oleh orangtua dan
pendidik. Lingkungan yang ada di sekitar anak usia dini perlu diberi arahan untuk
bekerja sama, terutama lingkungan keluarga. Orangtua juga perlu saling bekerja
sama dengan tenaga pendidik dalam membentuk karakter baik dalam diri anak
usia dini. Anak usia dini pada dasarnya belajar sambil bermain, maka dari itu
salah satunya melalui serial animasi. Serial animasi Duta dan Diti episode Pencuri
Mangga merupakan serial animasi karya Kastari Animation yang bisa dijadikan
salah satu sarana belajar akhlakul karimah pada anak usia dini. Perilaku jujur pada
anak usia dini akan berdampak pada perilaku sosial anak juga nilai anak itu
sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dan menjelaskan hasil dari
bersikap jujur yang bisa ditiru oleh anak usia dini. Dalam serial animasi ini
terdapat beberapa perilaku baik yang bisa dijadikan contoh bagi anak usia dini.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau metode artistik, karena proses
penelitiannya lebih bersifat seni atau tidak terlalu terpola. Penulis mengambil
kategori deskriptif dalam penelitian ini.
Dalam serial animasi Duta dan Diti episode Pencuri Mangga nilai yang dapat
diambil adalah mengakui kesalahan yang sudah diperbuat, jujur yang berakhir
menenangkan, dan kebijakan orang dewasa dalam menyikapi perilaku jujur anak
usia dini. Hasil penelitian pada serial animasi ini adalah nilai-nilai kejujuran dan
dampaknya yang bisa diambil untuk menjadi salah satu stimulasi bagi anak usia
dini dalam menanamkan perilaku jujur yaitu, mau mengakui kesalahan yang
dibuat, jujur itu memberikan ketenangan, menerima hukuman atas perilaku yang
tidak terpuji, kebijakan pendidik dalam merespon perilaku jujur pada anak usia
dini, dan perilaku jujur anak usia dini dengan lingkungannya
STRATEGI PENYIARAN RADIOQU 89.6 FM PURBALINGGA DALAM MENARIK MINAT PENDENGAR
RadioQu 89.6 Fm Purbalingga merupakan satu-satunya radio dakwah di Purbalingga yang menyebarkan ajaran Islam dengan ideologi Ahlussunnah Wal Jama’ah. RadioQu Purbalingga hadir memberikan warna siaran yang menyejukkan dan penuh makna dengan mengunggulkan program siaran yang dimilikinya serta tidak menggurui sesuai dengan tagline RadioQu 89.6 FM Purbalingga yaitu “Inspirasi Spirit Hati”. Tingkat persaingan radio di Purbalingga yang cukup tinggi dalam merebut perhatian audiens membuat pengelola RadioQu Purbalingga harus semakin jeli dalam membidik pendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi penyiaran RadioQu Purbalingga sehingga dapat menarik banyak pendengar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif terkait strategi penyiaran RadioQu Purbalingga. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Setelah penulis melakukan penelitian dan dengan merujuk teori Susan Tyler Eastman, maka penulis menyimpulkan bahwa “Strategi Penyiaran RadioQu 89.6 Fm Purbalingga Dalam Menarik Minat Pendengar” yaitu pertama, Strategi Kesesuaian bahwa RadioQu Purbalingga membuat program siaran sesuai dengan tipe pendengar dan timing yang pas dengan kegiatan sehari-hari para pendengarnya. Kedua, Strategi Pembentukan Kebiasaan dilakukan dengan pemilihan program yang baik sesuai dengan format program yang dikemas dalam penjadwalan program siaran yang tepat dan konsisten. Ketiga, Strategi Pengontrol Arus Pendengar salah satunya dilakukan dengan membuat wadah untuk komunitas pendengar RadioQu yaitu WhatsApp Group “Sahabat RadioQu Purbalingga”. Keempat, Strategi Penyimpanan Sumber-Sumber program bahwa Pengelola RadioQu Purbalingga selalu berupaya menjaga dan melindungi sumber-sumber program siaran. Kelima, Strategi Daya Penarik Massa RadioQu berupaya memperhatikan kebutuhan para pendengarnya dengan terus menyajikan program-program siaran yang menarik.
Kata Kunci : Strategi, RadioQu Purbalingga, Pendenga
PEMBELAJARAN BERMAKNA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF ROTATING TRIO EXCHANGE DI SMK YPT 2 PURBALINGGA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran bermakna pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif Rotating Trio Exchange di SMK YPT 2 Purbalingga.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan di SMK YPT 2 Purbalingga menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah dalam pelaksanaan pembelajaran bermakna pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK YPT 2 Purbalingga guru menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terlebih dahulu, melakukan pengkodisian kelas sebelum kegiatan diskusi dimulai, dan melakukan praktik strategi Rotating Trio Exchange dengan langkah-langkah yang sesuai prosedur. Dengan menggunakan strategi Rotating Trio Exchange tersebut peserta didik dapat mengaitkan antara materi yang akan dipelajari dengan pengetahuan lain yang revalan dan peserta didik dapat mengingat lebih lama materi yang telah dipelajari sebelumnya
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI DAN STRATEGI KOPING ORANG TUA DENGAN KONDISI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DESA TONJONG KABUPATEN BREBES
Kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga merupakan sebuah karunia. Namun, kondisi yang menyertainya menjadi keputusan Allah SWT sehingga bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus memerlukan adanya penerimaan diri mengenai kenyataan menjadi orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Respon beragam sebagai dampak dari kondisi tersebut dapat menimbulkan stres sehingga penting adanya penyelesaian masalah dengan memanfaatkan strategi koping. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penerimaan diri dan strategi koping orang tua dengan kondisi anak berkebutuhan khusus di desa Tonjong kabupaten Brebes berdasarkan teori penerimaan diri mengenai apsek penerimaan diri oleh Philips dan Berger.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah: Orangtua anak berkebutuha khusus yaitu pasangan MN dan CZ serta pasangan SR dan W. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan menganalisis data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian setelah dilakukan analisis data menunjukkan bahwa penerimaan diri orang tua dengan kondisi anak berkebutuhan khusus di desa Tonjong kabupaten Brebes telah mampu untuk mencerminkan penerimaan diri dan penyelesaian masalah dengan penerapan indikator tindakan strategi koping
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI KELAS V B MI MUHAMMADIYAH SUMAMPIR KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PURBALINGGA
Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi guru yang berkaitan langsung dengan penguasaan disiplin ilmu pendidikan dan ilmu lain yang memiliki kaitan dengan tugas seorang guru. Sedangkan kompetensi profesional guru merupakan kompetensi yang berkaitan dengan penguasaan materi pembelajaran. Kedua kompetensi tersebut saling berhubungan dan memiliki pengaruh terhadap efektivitas pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dapat dikatakan efektif apabila pendidik dapat mengorganisasikan kelas dengan baik, menciptakan komunikasi yang efektif, menguasai materi pembelajaran, memiliki sikap positif terhadap peserta didik, memberikan penilaian yang adil, serta hasil pembelajaran peserta didik baik. Indikator-indikator tersebut masuk kedalam dua kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik dan profesional guru. Dilihat dari pentingnya peran kompetensi guru maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan serta menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di kelas V B MI Muhammadiyah Sumampir. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu guru kelas V B MI Muhammadiyah Sumampir mampu menguasai indikator kompetensi pedagogik dan profesional guru dengan baik, Tingkat efektivitas pembelajaran di MI Muhammadiyah Sumampir tergolong kedalam pembelajaran yang efektif
PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGI TAZKIYATUN NAFS PADA SANTRI REHABILITASI DI PONDOK PESANTREN NARKOBA NURUL HIKMAH CILONGOK
Penyalahgunaan narkoba telah menjadi masalah global, yang mewabah hampir di seluruh negara belahan dunia, selain itu narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan hilangnya nyawa para penggunanya. Korban penyalahguna narkoba tidak mungkin bisa lepas tanpa bantuan orang lain, karena itu maka penting adanya rehabilitasi untuk membantu para pengguna agar dapat terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Pondok pesantren masih menjadi sebuah alternatif pilihan sebagai tempat untuk rehabilitasi yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pondok Pesantren Narkoba Nurul Hikmah Cilongok dalam penanganan pada santri rehabilitasi menggunakan konsep terapi psikoreligi dari Imam Al-Ghazali yaitu konsep Tzakiyatun Nafs. Tazkiyatun Nafs merupakan proses penyucian jiwa manusia dari kotoran-kotoran yang menempel dalam hati, seperti kotoran lahir maupun batin, serta kotoran untuk menghilangkan sifat-sifat tercela.
Adapun tujuan dari penelitian skripsi ini yaitu untuk mengetahui penerapan terapi psikoreligi tazkiyatun nafs yang diterapkan oleh pengelola pada santri rehabilitasi di pondok pesantren narkoba nurul hikmah cilongok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, di mana sumber data yang diperoleh menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada tahap selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan cara mereduksi data, dan penyajian data, sehingga dapat ditarik kesimpulan data.
Setelah melakukan kajian yang mendalam, hasil yang dapat diperoleh dari penelitian skripsi ini menunjukan bahwa, terapi psikoreligi tazkiyatun nafs merupakan metode yang dapat diterapkan pada santri rehabilitasi untuk sembuh dari ketergantungan narkoba. Selain itu, metode terapi psikoreligi tazkiyatun nafs berguna sebagai salah satu bentuk penyucian jiwa santri rehabilitasi dengan kembali kepada Allah SWT melalui beribadah sholat lima waktu, sholat sunnah dhuha, sholat sunnah tahajud, membaca dan menghafal Al-Qur’an, dzikir, mandi taubat serta riyadhah dan lain sebagainya, agar tidak kembali menggunakan narkoba setelah sembuh dari rehabilitasi.
Kata Kunci: Penerapan Terapi Psikoreligi, Tazkiyatun Nafs, Rehabilitas
MUNASABAH KISAH SAPI BETINA DENGAN PENAMAAN SURAT AL-BAQARAH
Al-Qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dengan segala keindahannya. Salah satu keindahan al-Qur’an adalah terdapat adanya kesesuain antara Nama surah dengan isinya. Salah satu kesesuain yang ada adalah kesesuain antara Nama Al-Baqarah dan isinya. Nama Al-Baqarah yang artinya sapi betina, menimbulkan banyak pertanyaan, apakah keistimewaan sapi betina, mengapa sapi betina dijadikan Nama surah dalam Al-Qur’an. tentunya bukan tanpa alasan mengapa Allah menjadikan sapi betina sebagai salah satu nama dalam Al-Qur’an, penelitian dengan judul Munasabah Kisah Sapi Betina dengan Penamaan surah Al-Baqarah
Kajian dalam penelitian ini dilakukan meggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data-data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Al-Qur’an, tafsir-tafsir dan berbagai macam penelitian ilmiah yang sesuai dengan penelitian.. Teori yang dipakai ialah teori Munasabah dengan pola munasabah tema surah dan nama surah, dan menggunakan tafsir-tafsir Al-Qur’an seperti Tafsir Ibnu Katsir, Fi Zhilalil Qur’an, Al-Munir, dan Al-Misbah.
Dalam penelitian ini penulis dapat menyimpulkan bahwa kisah sapi betina adalah kisah seseorang yang belum tau siapa pembunuhnya, maka salah satu dari mereka menanyakan kepada nabi Musa, kemudian Musa bertanya pada Allah dan Allah menyuruh menyembelih sapi betina. Dengan ciri-ciri yang sudah dijelaskan seperti warna, umur, lalu sapi itu bersih tidak belang serta sapi itu diistimewahkan. Sapi tersebut juga untuk membuktikan bahwa pelaku pembunuhannya itu ponakannya sendiri. Sedangkan munasabah kisah sapi betina ini mengungkapkan bahwa munasabah tema surah dan nama surah ini memiliki kesatuan tematik baik dalam pelajaran yang dikandung serta setiap ayat-ayat Al-Qur’an yang menopangnya. Terdapat ibrah dan hikmah dibalik kisah-kisah menyembelihan sapi betina