Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    ANALISIS GOOD COOPERATIVE GOVERNANCE PADA KOPERASI MINA PANANJUNG LESTARI, KECAMATAN PANGANDARAN, KABUPATEN PANGANDARAN

    No full text
    Koperasi merupakan badan usaha yang di dalamnya beranggotakan orang atau badan hukum koperasi yang kegiatannya didasarkan pada prinsip-prinsip koperasi dan juga sekaligus sebagai gerakan ekonomi masyarakat yang berdasar pada asas kekeluargaan seperti yang telah tertuang pada perundang-undangan koperasi. Good Cooperative Governance (tata kelola koperasi yang baik) merupakan suatu proses yang digunakan oleh koperasi guna meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas dalam memberikan manfaat kepada anggota koperasi, baik dalam jangka pendek dan jangka panjang dan tentunya dengan tidak mengabaikan kepentingan stakeholder lainnya. Jika dilihat dari tujuannya maka penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan dari analisis good cooperative governance pada Koperasi Mina Pananjung Lestari, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran adalah sudah berhasil menerapkan keseluruhan prinsip good cooperative governance dengan sangat baik. Koperasi Mina Pananjung Lestari telah menerapkan prinsip good cooperative governance mencapai 72,24%. Namun masih terdapat beberapa indikator yang belum diterapkan dengan maksimal, meski begitu Koperasi Mina Pananjung Lestari terus berusaha untuk menerapkan prinsip good cooperative governance secara maksimal. Adapun kendala dalam melaksanakan prinsip good cooperative governance adalah kurangnya pemahaman tentang tata kelola koperasi itu sendiri dan juga tidak adanya SOP (standar operasional prosedur) yang jelas

    Pengaruh Model Pembelajaran Open-Ended Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Pulosari Kabupaten Pemalang

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemapuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 3 Pulosari. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Solusi yang dianggap mampu memperbaiki kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu dengan menerapkan model pembelajaran open-ended. Model pembelajaran open-ended memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman menemukan, mengenali, dan memecahkan masalah dengan beberapa cara dalam proses penyelesaian masalah yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pulosari. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 19 siswa dan kelas VIII C yang berjumlah 20 siswa. Analisis data yang digunakan menggunakan uji t dan uji N-Gain dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Open-Ended terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pulosari. Dari hasil N-gain menunjukan N-Gain kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata sebesar 0,70263 yang dapat diklasifikasikan masuk kategori tinggi, dan pada kelas kontrol mendapat skor rata-rata N-Gain sebesar 0,544 yang diklasifikasikan masuk kategori sedang. Sehingga, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Kata kunci : Open-Ended, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis

    PEMBAGIAN WARIS ISTRI DALAM PERKAWINAN POLIGAMI PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

    No full text
    Poligami diartikan sebagai suatu perkawinan di mana seorang laki-laki memiliki istri lebih dari satu orang. Yang menjadi problematika di dalam perkawinan poligami adalah mengenai pembagian waris. Di mana ketika suami meninggal dan meninggalkan harta, yang mana dalam harta tersebut juga terdapat hak istri yang harus dibagikan secara adil. Berdasarkan ketentuan Pasal 180 KHI bagian waris istri adalah 1/4 bagian jika suami tidak meninggalkan anak dan 1/8 bagian jika suami meninggalkan anak. Sedangkan berdasarkan ketentuan Pasal 852 KUH Perdata bagian waris istri adalah sama besar dengan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketentuan pembagian waris istri dalam perkawinan poligami menurut KHI dan KUH Perdata, serta untuk mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan ketentuan pembagian waris istri dalam perkawinan poligami menurut KHI dan KUH Perdata. Penelitian ini berjenis library research. Dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan menelaah berbagai buku dan sumber tertulis yang berkaitan dengan pembagian waris istri dengan sumber data primer KHI dan KUH Perdata. Setelah itu data tersebut akan dibandingkan secara deskriptif komparatif yaitu membandingkan antara KHI dan KUH Perdata. Hasil dari penelitian ini adalah dalam KHI berdasarkan ketentuan pasal 180 KHI bagian waris para istri dalam perkawinan poligami adalah sama besar, yaitu 1/4 jika suami tidak meninggalkan anak dan 1/8 jika suami meninggalkan anak. Dalam KHI harta bawaan dan harta bersama sifatnya terpisah. Harta bersama dalam perkawinan poligami masing-masing terpisah dan berdiri sendiri dihitung sejak dilangsungkan perkawinan. Dalam pasal 852 KUH Perdata dijelaskan bahwa istri mendapatkan bagian sama besar dengan anak, kemudian dalam ketentuan pasal 852a KUH Perdata seorang istri kedua tidak boleh mendapatkan bagian lebih besar dari anak dan maksimal bagiannya adalah 1/4 bagian. Berdasarkan pasal 119 KUH Perdata sejak dilangsungkan perkawinan maka menurut hukum terjadi pencampuran harta. Dalam KHI maupun KUH Perdata sebelum harta waris dibagikan maka perlu ditentukan terlebih dahulu harta bersamanya dan bagian suami menjadi hak ahli warisnya. KHI mengenal adanya harta bawaan, sedangkan KUH Perdata tidak mengenal adanya harta bawaan

    NILAI-NILAI DALAM TRADISI PENJAMASAN JIMAT DI DESA KALISALAK KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Tradisi penjamasan jimat merupakan salah satu tradisi yang ada di desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Tradisi penjamasan jimat merupakan kegiatan mencuci atau membersihkan benda-benda pusaka peninggalan Sunan Amangkurat I yang tersimpan dilanggar jimat Kalisalak. Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada tanggal duabelas Mulud (Rabi’ulawal) mengikuti kalender aboge. Tradisi penjamasan jimat penting untuk diteliti dalam bidang keilmuan untuk mengetahui prosesi pelaksanaan dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi penjamasan jimat. Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mengetahui pelaksanaan tradisi penjamasan jimat di desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. 2. Untuk mengetahui nilai-nilai dalam tradisi penjamasan jimat di desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau field research). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu sumber primer berupa observasi dengan mendatangi lokasi penelitian, wawancara secara mendalam tentang prosesi pelaksanaan dan dokumentasi kegiatan. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis tema kultural. Analisis tema kultural ini juga berusaha menghubungkan pada domain-domain yang dianalisis sehingga membentuk suatu kesatuan. Berdasarkan hasil dari penelitian yang peneliti lakukan berkaitan dengan Pelaksanaan Tradisi Penjamasan Jimat dan Nilai-Nilai dalam Tradisi Penjamasan Jimat di Desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Maka peneliti dapat menunjukan adanya Nilai-Nilai dalam Tradisi Penjamasan Jimat di Desa Kalisalak Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas yang meliputi: Nilai Keagamaan, Nilai Sosial, Nilai Ekonomi, dan Nilai Budaya. Kata Kunci: Nilai-Nilai, Tradisi Penjamasan Jimat, Desa Kalisalak

    PENDAMPINGAN ORANG TUA TERHADAP BELAJAR ANAK USIA DINI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI DESA KLAPAGADING KULON KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Salah satu peran orang tua adalah mendampingi anaknya belajar dan memotivasinya agar anak semangat untuk belajar. Pendampingan belajar yang dilakukan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak dapat dilakukan dengan beberapa bentuk motivasi. Bentuk motivasi tersebut dilakukan orang tua untuk membuat anak bersemangat dalam belajarr. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pendampingan yang dilakukan orang tua terhadap belajar anak usia dini dalam meningkatkan motivasi belajar anak di desa Klapagading Kulon kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas dan mendeskripsikan kendala yang dialami orang tua dalam mendampingi belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pendampingan orang tua terhadap belajar anak usia dini dalam meningkatkan motivasi belajar anak di desa Klapagading Kulon kecamatan Wangon kabupaten Banyumas dapat memotivasi anak dengan empat bentuk motivasi belajar. Yang pertama yaitu pemberian pujian. Pemberian pujian dilakukan ketika anak melakukan kegiatan dengan baik. Yang kedua yaitu pemberian hadiah. Ketika anak tidak mau belajar, maka orang tua menawarkan sesuatu yang disukai anak kepada anak. hal ini dilakukan untuk mendorong semangat anak dalam menyelesaikan tugasnya. Ketiga yaitu hukuman. Hukuman yang diberikan bukan berupa hukuman fisik, tetapi hal yang membuat anak sadar dengan tugas yang harus ia kerjakan. Dan terakhir yaitu pemberian cap stempel. Pemberian cap stempel ini dilakukan dengan tujuan membuat anak bersemangat dalam melakukan hal baik. Dalam pendampingan belajar terdapat juga kendala yang dialami orang tua. Hal yang membuat orang tua kesulitan yaitu ketika anak benar-benar tidak mau belajar dan menyelesaikan tugasnya dikarenakan kurangnya inovasi dan kreativitas orang tua

    ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA KEDAI KOPI ISHPOT PURWOKERTO, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH

    No full text
    Analisis kelayakan bisnis yaitu analisa untuk membahas kelayakan pada suatu bisnis. Bisnis adalah seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri dengan menyediakan barang/jasa untuk memperbaiki standar kualitas hidupnya. Seperti pada bisnis Kedai Ishpot Kopi merupakan bisnis dengan produk utama berupa minuman aneka kopi. Pokok permasalahannya yaitu bagaimana kelayakan bisnis Kedai Ishpot Kopi ini dengan dianalisis melalui studi kelayakan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bisnis usaha Kedai Ishpot Kopi dinilai dari aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek manajemen organisasi, aspek keuangan, aspek teknis teknologi dan aspek lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan dengan berada langsung pada obyeknya dalam mengumpulkan data dan berbagai informasi yang dilakukan secara terperinci dan mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran yang jelas dalam target dan strategi pemasaran, pada aspek hukum memiliki perizinan, kemudian pada aspek keuangan dalam sumber pendanaan berasal dari modal sendiri dan investasi untuk operasional usaha, dari aspek manajemen organisasi adanya struktur organisasi yang mengontrol manajemennya dalam menjalankan tugas, aspek teknis teknologinya menggunakan alat dan mesin sesuai dengan prosedur, kemudian dari aspek lingkungan hidup pada limbah kopi yang dihasilkan oleh kegiatan usaha tidak menimbulkan kerusakan lingkungan

    MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH KARANGSUCI DALAM MEMBENTUK KUALITAS SANTRI

    No full text
    Sebaik-baik umat Islam adalah mereka yang mau belajar dan mengajarkan Al Qur’an, dalam membaca Al Qur’an hal yang perlu diperhatikan adalah ketepatan tajwid serta makhrajul huruf, untuk dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan tepat maka harus ada upaya untuk belajar serta seorang tenaga pengajar untuk mengajarkan. Madrasah Qur’aniyah Al Qur’an juga menjadi wadah dalam proses belajar membaca Al Qur’an, yang di dalamnya terdapat Manajemen Sumber Daya Manusia. Apabila pengelolaan SDM dilakukan dengan baik maka akan menghasilkan Tenaga Kerja yang baik, sehingga kualitas seorang tenaga pengajar dalam mengajarkan membaca Al Qur’an baik akan menghasilkan kualitas baca Al Qur’an yang baik pula pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif , yaitu suatu penelitian yang ditunjukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas, sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran individual maupun kelompok. Data-data yang terdapat dalam penlitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan Manajemen SDM di Madrasah Qur’aniyah. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan Manajemen SDM di Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci tersusun berdasarkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan. Dalam merekrut SDM, seorang tenaga kerja di Pondok Pesantren Al Hidayah baik pengurus maupun ustadz ustadzah harus memiliki syahadah melalui proses Tashih. Santri dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci sudah dikatakan baik dengan adanya usaha yang dilakukan, bahwa metode yanbu’a sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an bagi santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci dengan indikator-indikator sebagai berikut: Santri mampu membaca Al Qur’an sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, Santri mampu membaca Al Qur’an dengan lancar dan benar, Santri mampu memahami kaidah bacaan Al Qur’an yang telah dibaca. Untuk tetap menjaga kualitas bacaan Al Qur’an, setiap hari sabtu dilakukan muthola’ah dengan tujuan pengembangan kualitas SDM. Terbentuknya kualitas baca Al Qur’an yang baik dan tepat dibuktikan dengan berbagai macam prestasi yang diraih oleh santri baik tingkat cabang maupun nasional. Kata Kunci: Manajemen SDM, Pondok Pesantren, Kualitas Santr

    PERBEDAAN PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA YANG MENGIMPLEMENTASIKAN DIGITAL BANKING SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Perkembangan teknologi mengalami peningkatan yang sangat pesat setiap tahunnya. Salah satu perkembangan teknologi dalam bidang perbankan yaitu digital banking. Digital banking merupakan layanan perbankan yang memanfaatkan teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Digital banking ini terdiri dari internet banking, m-banking, sms banking, phone banking dan QR code. Di tengah wabah Covid-19, keberadaan digital banking memberikan kemudahan dalam kegiatan bertransaksi. Atas dasar tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia yang mengimplementasikan digital banking sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan bentuk komparasi untuk mengukur perbedaan profitabilitas Bank Umum Syariah yang mengimplementasikan digital banking sebelum dan selama pandemi Covid-19 dengan membandingkan ROA, ROE, NIM, dan BOPO. Dengan populasi seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang kemudian sesuai kriteria purposive sampling sehingga yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah Bank Aceh Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank KB Bukopin Syariah, Bank BCA Syariah, dan Bank Maybank Syariah Indonesia periode 2018-2021. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode uji sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada profitabilitas Bank Umum Syariah dengan penggunaan digital banking sebelum dan selama pandemi Covid-19. Hal ini dapat dilihat pada besarnya nilai signifikansi pada masing-masing rasio profitabilitas yaitu pada variabel ROA sebesar 0,139, ROE sebesar 0,074, NIM sebesar 0,333 dan BOPO sebesar 0,445. Kata Kunci: Digital Banking, Profitabilitas, Covid-1

    MOTIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TWITTER DI KALANGAN MAHASISWA PRODI KPI ANGKATAN 2018 PROF K.H. SAIFUDDIN ZUHRI

    No full text
    Dari tahun ke tahun teknologi komunikasi dan informasi semakin berkembang, hal tersebut ditandai dengan bidang digital yang semakin canggih. Salah satu bentuk kemunculannya yaitu media sosial. Dengan adanya media sosial pengguna dapat berinteraksi, berkomunikasi dan mendapatkan informasi dengan mudah. Terdapat bentuk dari media sosial salah satunya yaitu Twitter. Twitter merupakan jenis media sosial yang berbasis microblog yang penggunannya dapat menulis sampai dengan 240 karakter. Mahasiswa KPI angkatan 2018 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri juga menjadi pengguna media sosial Twitter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui motif penggunaan media sosial Twitter di kalangan mahasiswa KPI angkatan 2018 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri menggunakan teori uses and gratification. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang menjelaskan data dengan cara mendalam. Penelitian ini menggunakan 6 narasumber yang sudah dipilih oleh peneliti yang sesuai kriteria yang diinginkan oleh peneliti. Adapun kriteria tersebut yaitu mempunyai akun pribadi dan mempunyai akun Twitter aktif. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa mahasiswa menggunakan media sosial Twitter berdasarkan 5 kebutuhan, kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan pelepasan. Kebutuhan kognitif digunakan mahasiswa sebagai kebutuhan untuk mencarin informasi. kebutuhan afektif menjadi kebutuhan hal-hal yang menyenangkan. Kebutuhan integrasi mahasiswa dapat menunjukan dirinya dengan sebebas-bebasnya dan menjadi diri mereka sendiri. Kebutuhan integrasi sosial mahasiswa berinteraksi dengan pengguna lain karena adanya kesamaan hobi. kebutuhan pelepasan mahasiswa dalam mengakses media sosial Twitter dalam keadaan senggang atau tidak ada aktivitas

    LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DALAM PENANAMAN AKHLAK DI SEKOLAH INKLUSI SD QARYAH THAYYIBAH PURWOKERTO

    No full text
    ABSTRAK Layanan Bimbingan Klasikal merupakan sebuah pelayanan dasar bimbingan yang dilakukan dalam satu kelas atau gabungan dari beberapa kelas secara langsung dan terstruktur. Penanaman akhlak adalah sebuah cara atau proses dalam membentuk akhlakul karimah. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan pembiasaan akhlakul karimah, ketaatan terhadap agama dan kemandirian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pada proses pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 6 subjek yaitu Kepala Sekolah, Koordinator Keislaman, Koordinator Keputrian, Koordinator Inklusi, Wali Kelas 3 dan Wali Kelas 5. Hasil penelitian yang didapat bahwa Layanan Bimbingan Klasikal Dalam Penanaman Akhlak Di Sekolah Inklusi SD Qaryah Thayyibah Purwokerto dilakukan secara terstruktur dan sudah muai terlihat hasilnya. Salah satu bentuk yang sudah terlihat pada kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari antara lain menghormati orangtua, guru, teman sebayanya, saling menyayangi dan menghargai teman, berbicara sopan dan santun terhadap orang yang lebih tua, ketika masuk ruang kelas siswa mengucapkan salam, berjabat tangan dengan guru, dan meletakkan tas serta sepatu kedalam rak yang disediakan secara tertib dan rapi

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇