Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PROGRAM EVERYDAY WITH AL-QUR'AN BAGI PESERTA DIDIK, GURU, DAN KARYAWAN DI SD ISLAM DARUL FALAH GUMELAR LOR KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak: Untuk meraih kemuliaan Al-Qur’an, yang perlu dilakukan salah satunya adalah selalu dekat dengan Al-Qur’an dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Dengan adanya interaksi tersebut, menjadikan seorang hamba lebih dekat dengan Tuhannya. Adapun untuk dekat dengan Al-Qur’an bisa dilaksanakan salah satunya dengan membacanya, manghafalkannya serta mengamalkan dalam kehidupan. Hal tersebut dapat dibentuk melalui pendidikan. Sebagaimana yang dilakukan oleh SD Islam Darul Falah Gumelar Lor yang mengadakan progam Everyday With Al-Qur’an bagi peserta didik, guru, dan karyawan. Program Everyday With Al-Qur’an merupakan program yang diadakan sekolah bahwasanya peserta didik, guru, dan karyawan supaya senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan sehari-hari.
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan implementasi program Everyday With Al-Qur’an bagi peserta didik, guru, dan karyawan di SD Islam Darul Falah Gumelar Lor. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini yaitu pelaksanaan program Everyday With Al-Qur’an di SD Islam Darul Falah Gumelar Lor . Subjek penelitiannya ialah kepala sekolah, guru Al-Qur’an, guru non Al-Qur’an dan peserta didik. Lokasi yang diteliti adalah SD Islam Darul Falah Gumelar Lor. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan terhadap pelaksanaan program everyday with Al-Qur’an terhadap peserta didik, guru atau kayawan. Diantara programnya yaitu pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan setiap hari, program hafalan Al-Qur’an, dan kelas tahsin
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MASA PANDEMI COVID 19 DI SDIT HARAPAN BUNDA PURWOKERTO
Salah satu dampak pandemi covid 19 adalah didiberlakukannya pembelajaran secara daring. SDIT Harapan Bunda merupakan salah satu sekolah yang terdampak pemberlakuan pembelajaran secara online. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja guru, dimana tidak semua guru siap dan mampu menggunakan perangkat elektronik dan internet dalam pembelajaran. Kepala sekolah perlu melakukan upaya dalam rangka meningkatkan kinerja guru di masa pandemi covid 19. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru SDIT Harapan Bunda di masa pandemi covid 19.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara terstruktur dan non terstruktur, observasi lapangan, dokumentasi. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan tiga langkah yakni, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SDIT Harapan Bunda Purwokerto dalam meningkatkan kinerja guru di masa pandemi covid 19 dapat ditinjau dari gaya kepemimpinan, efektifitas kepemimpinan, pengambilan kebijakan, upaya kepala sekolah dan peran kepala sekolah. Adapun gaya kepemimpinan yang diterapkan yakni dengan menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dan otoriter, kebijakan yang diterapkan di SDIT Harapan Bunda berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, sarana dan prasarana, kurikulum, dan pendanaan. Adapun upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah yakmi dengan memberikan fasilitas berupa keterampilan soft skill kepada guru sebagai usaha peningkatan keterampilan dan kemampuan guru sebagai pendidik. Sedangkan dalam menjalankan perannya, kepala sekolah berperan sebagai pendidik, manager, administrator, supervisor leader, motivator dan administrator. Dari tinjauan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasanya kinerja guru SDIT Harapan Bunda Purwokerto di masa pandemi covid 19 dapat meningkat, hal ini ditinjau proses belajar mengajar, administarasi guru dan hubungan dengan stake holder.
Kata kunci: Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Kinerja Gur
NILAI-NILAI DAKWAH PADA AKUN INSTAGRAM @Rumayshocom (Analisis Isi Model Philipp Mayring)
Aktivitas dakwah memiliki peranan penting dalam kebutuhan umat Islam
yang berlangsung sejak zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sampai
saat ini. Berkat dakwah Islam dan ajarannya dapat disebarluaskan. Di era
kemajuan teknologi dan informasi yang sangat pesat, menciptakan aktivitas ruang
dakwah semakin luas termasuk melalui media online, seperti media sosial.
Beragam aplikasi media sosial saat ini banyak dimanfaatkan oleh pegiat dakwah
salah satunya, media sosial Instagram. Lembaga dakwah @Rumayshocom
memanfaatkan akun Instagram sebagai bentuk ekspansi dakwah mereka di media
sosial. Dengan berbagai konten yang dikemas dalam bentuk video dan gambar,
memuat nilai-nilai dakwah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sasaran dakwah
bagi para generasi Z yang mendominasi pengguna aplikasi Instagram menjadi
latar belakang agar tujuan dakwah dapat tersampaikan dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dakwah yang terdapat
pada akun Instagram @Rumayshocom selama periode Januari-September 2021.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiaan
kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi
dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis isi Philipp Mayring.
Hasil penelitian ini terdapat beberapa postingan dalam akun instagram
@Rumayshocom memuat pesan dakwah akidah, akhlak, syariah dengan nilai-nilai
dakwah kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, kebersihan, dan kompetisi. Aspek-aspek nilai dakwah tersebut sesuai dengan indikator dari masing-masing nilai
dakwah seperti menghargai waktu, larangan berkata dusta, bertanggung jawab,
bersungguh-sungguh, menjaga kesucian, dan berusaha untuk berbuat baik.
Kata Kunci: Nilai-nilai Dakwah, @Rumayshocom, Instagra
FUNGSI MANAJEMEN DALAM PENGEMBANGAN WISATA RELIGI BERBASIS MASJID (Studi Kasus Masjid Raden Sayyid Kuning Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga)
Dakwah pada era kontemporer ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan problematika yang semakin kompleks. Mengingat aktivitas dakwah tidak terlepas dari masyarakat, maka perkembangannya pun harus berbanding lurus dengan perkembangan masyarakat, artinya aktifitas dakwah hendaknya dapat mengikuti perkembangan dan perubahan masyarakat. Wisata religi sebagai bagian dari aktivitas dakwah harus mampu menawarkan wisata baik pada obyek daerah tujuan wisata bernuansa agama maupun umum, mampu menggugah kesadaran masyarakat akan kemahakuasaan Allah SWT dan kesadaran agama. Maka dari itu dibutuhkan suatu upaya agar masjid mampu mengelola potensi wisata religi yang dimiliki oleh masjid, agar mampu terjaga eksistensinya dan mampu menjadi wisata yang memiliki nilai-nilai agama di tengah-tengah masyarakat.
Penelitian ini bermaksud mengetahui bagaimana manajemen masjid dalam mengembangkan wisata religi di Masjid Raden Sayyid Kuning. Data-data yang terdapat dalam penelitian ini bersifat data kualitatif baik yang sifatnya data primer ataupun data sekunder. Data-data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pihak pengelola Masjid Raden Sayyid Kuning Desa Onje yaitu Takmir Masjid Raden Sayyid Kuning melakukan manajemen masjid dengan menerapkan empat fungsi manajemen yaitu planning (perencanaan) yang meliputi perencanaan dibidang fasilitas, kegiatan dan kerjasama, organizing (pengorganisasian) dengan membentuk struktur pengorganisasian, melakukan komunikasi yang baik antar pengurus, dan pembagian tugas serta wewenang kaitannya dalam upaya pengembangan wisata religi di Masjid Raden Sayyid Kuning, actuating (pelaksanaan) dengan menjalankan apa yang telah direncanakan, dan controlling (pengawasan) yang dilaksanakan oleh takmir Masjid Raden Sayyid Kuning dengan terjun langsung melihat situasi di lapangan serta didukung pengawasan oleh pihak pemerintah.
Kata Kunci: Manajemen Masjid, Wisata Religi, Pengembangan Wisat
KOLABORASI SEKOLAH DAN KELUARGA DALAM PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MI MODERN AL AZHARY AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS
Penerapan pembelajaran jarak jauh berbasis online (dalam jaringan/daring) selama masa pandemi Covid-19, memaksakan orangtua untuk beralih sebagai guru, membimbing anak selama aktivitas belajar dari rumah. Kolaborasi sekolah dan keluarga, khususnya orangtua/wali murid menjadi sangat penting bagi berlangsungnya pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
Fokus dari penelitian ini tentang bagaimana Pola kolaborasi yang dilakukan sekolah dan keluarga dalam pembelajaran selama pandemi Covid-19 di MI Modern Al Azhary Lesmana Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan, menganalisis dan mencari pola kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 di MI Modern Al Azhary Lesmana Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas.
Jenis Penelitan ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk mendapatkan data yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya maka digunakan triangulasi teknik., triangulasi sumber dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Pola kolaborasi yang dilakukan sekolah dan keluarga dalam pembelajaran selama pandemi Covid-19 di MI Modern Al-Azhary Lesmana dilakukan dengan enam pola kolaborasi, yaitu Parenting, Communicating, Volunteering, Learning at Home, Decision-Making, dan Collaborating with the community. Dari keenam pola kolaborasi tersebut, collaborating with the community dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19, tidak dapat dilaksanakan secara maksimal dikarenakan tidak diperbolehkannya berkerumun dan banyak lokasi wisata atau tempat umum yang ditutup selama pandemi Covid-19. Pola kolaborasi yang paling efektif diterapkan dalam pembelajaran selama masa pandemi Covid-19, dan selalu diterapkan oleh MI Modern Al Azhary Lesmana, adalah Parenting, Communicating, dan Learning at Home. Pola kolaborasi tersebut diwujudkan dalam beberapa kegiatan dan program, seperti: (1) mengadakan Webinar, Seminar dan Pengajian Rutin; (2) melakukan komunikasi langsung dengan orang tua atau melalui Grup Paguyuban Orang Tua/forum komunikasi, atau melalui lembar ceklis kegiatan (buku penghubung); (3) mengadakan Open House; (4) orang tua atau anggota keluarga berperan sebagai guru dengan mengajarkan dan membantu siswa dalam proses pembelajaran selama pandemi; dan (5) melibatkan orang tua dalam pengambilan keputusan
PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM MAHKAMAH AGUNG DALAM MEMUTUS PERKARA KORUPSI BLBI (STUDI PUTUSAN KASASI NO 1555K/PID.SUS/TPK/2019)
Kasasi terdakwa yang dikabulkan, yang menyebabkan dibatalkannya putusan sebelumnya Mahkamah Agung membuat putusan yang kontroversial dimana membebaskan terdakwa kasus korupsi ditengah maraknya korupsi dinegeri ini. Terdakwa yang sudah menerbitkan SKL (surat keterangan lunas) yang menyebabkan hilangnya hak tagih Negara kepada para kreditur dan menyebabkan kerugian sebesar Rp. 4,58 triliun. Terdakwa melakukan korupsi tersebut disaat Indonesia sedang mengalami krisis moneter. Tujuan penelitian ini yaitu: pertama, untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 1555K/PID.SUS/TPK/2019. Kedua, untuk mengetahui analisa hukum pada perkara korupsi kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer penelitian adalah Putusan Mahkamah Agung Nomor 1555 K/Pid.Sus/2019, Putusan Pengadilan Tinggi DKI Nomor 29/Pid.Sus-TPK/2018/PT.DKI, Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 39/Pid.Sus/TPK/2018/PN.Jkt.Pst. Data sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku, artikel, jurnal, surat kabar yang berkaitan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukan : pertama, dua hakim mahkamah agung berpendapat bahwa terdakwa tidak bersalah melakukan tindakan tersebut karena sedang melaksanakan perintah atasan dan wewenang undang-undang sesuai dengan pasal 51 Kuhap, bahwa orang yang sedang melaksanakan tugas tidak dapat dipidana. Kedua, ketua majelis berpendapat bahwa terdakwa melakukan perbuatan tersebut tidak sesuai perintah yang diberikan yaitu untuk melakukan penyehatan perbankan dan penyelamatan uang Negara bukan untuk memperkaya seseorang. Ketiga, progresifitas kedua hakim tidak terlihat sama sekali karena hukum dimaknai law in book sehingga keadilan substansial tereliminasi, hukum tidak membumi, bahkan menciderai rasa keadilan
NAFKAH HASIL MELACUR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Sebagian fuqaha mengibaratkan karakteristik hukum nafkah seperti hukum kufarat yang menjadi sebuah kewajiban sebagai akibat dari adanya beban pertanggung jawaban atas suatu perbuatan. Tuntutan ekonomi untuk menjadi pencari nafkah, membuat seorang ibu harus bekerja lebih keras untuk menggantikan peran yang sebelumnya dilakukan oleh seorang ayah, namun dalam hal ini seorang ibu memilih pekerjaan yang dilarang keras oleh Islam yakni menjajakan harga dirinya yang biasa disebut pelacur. Berdasarkan hal tersebut maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana hukum Islam melihat nafkah dari ibu yang bekerja sebagai pelacur.
Penelitian ini dilakukan pada PSK yang berada di Taman Andhang Pangrenan Purwokerto. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Pendekatan pada penelitian ini menggunakan yuridis sosiologis. Sumber data primer diperoleh secara langsung dari subjek penelitian yaitu PSK yang berada di Taman Andhang Pangrenan Purwokerto, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, kitab, undang-undang, artikel, karya ilmiah, dan dokumen-dokumen yang mempunyai hubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik pengolahan data diperoleh dari lapangan yang kemudian dianalisis dengan metode kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan peneliti, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penyebab bekerja sebagai PSK adalah masalah ekonomi, pergaulan bebas, dan minim keyakinan kepada Tuhan YME. Dampak yang disebabkan oleh problematika ibu yang menafkahi dari hasil melacur yakni hukum social di masyarakat, mental anak terganggu dan hubungan nashab anak yang tidak jelas, dalam hukum Islam ditinjau dengan Istishab Al-ibabah Al-ashliyah, yang didasarkan hukum asal istri mencari nafkah adalah mubah (boleh) menjadi dilarang karena pekerjaan yang dijalankan merupakan pekerjaan yang dilarang keras oleh Islam dan nafkah yang dihasilkan meskipun bertujuan untuk kebaikan adalah haram yang tidak bisa di maklumi
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN KEWAJIBAN NAFKAH SUAMI BERSTATUS NARAPIDANA DI BAWAH LIMA TAHUN (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto)
ABSTRAK
Nafkah adalah pemberian yang wajib dilakukan oleh suami terhadap istrinya dalam masa perkawinannya, meliputi biaya untuk kebutuhan pangan, sandang, papan. Saat ini, biaya hidup di Indonesia semakin tinggi, dan sedikitnya lapangan kerja yang tersedia menjadi masalah yang sering diperbincangkan. Banyak terjadi tindak kriminalitas yang seringkali dilatarbelakangi oleh tuntutan hidup yang semakin berat dan membuat seorang suami melakukan sebuah tindakan kekeliruan di dalam mencari nafkah, sehingga tindakan ini masuk ke dalam tindakan pelanggaran hukum dan membuatnya menjadi terpidana sehingga wajib menjalani hukuman. Meskipun suami berada di lembaga pemasyarakatan, dimana terbatasnya tingkah laku serta hilangnya kemerdekaan, suami tetap berkewajiban memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya. Berdasarkan hal tersebut, peneliti merumuskan masalah yaitu bagaimana Tinjauan Hukum Islam terhadap Pemenuhan Kewajiban Nafkah Suami Berstatus Narapidana di bawah Lima Tahun (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto).
Jenis penelitian lapangan dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data primer diperoleh secara langsung dari wawancara dengan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku, hasil karya ilmiah, artikel, skripsi, undang-undang, serta data-data tertulis yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, serta studi dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, Pemenuhan kewajiban nafkah oleh suami yang berstatus narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto terdapat dua pengelompokkan yaitu terlaksana dan tidak terlaksana. Dari total narasumber 12 orang, terlaksana berjumlah 2 orang dan tidak terlaksana berjumlah 10 orang. Dari 10 orang yang tidak terlaksana terdapat 3 istri narapidana yang khulu’ sehingga gugur nafkahnya. Dalam hukum Islam pemenuhan kewajiban nafkah suami terhadap istri terbagi menjadi dua penetapan hukum, pertama kewajiban nafkah tetap, kedua kewajiban nafkah menjadi hutang.
Kata Kunci: Nafkah, Narapidana, Lembaga Pemasyarakatan, Hukum Islam
THE EFFECT OF FLIP CHART ON VOCABULARY LEARNING OUTCOMES AT THE 8TH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 1 TARUB TEGAL REGENCY
This research was aimed to answer whether or not using flip chart can affect vocabulary learning outcomes at the 8th grade students of SMP Negeri 1 Tarub Tegal Regency. The problems of this research were the teacher only used monotonous teaching method through explanation. The students were lack interest and were bored in learning English especially in memorizing vocabulary. The researcher used a quasi-experimental method and a quantitative approach. The population was the eighth grade students of SMP Negeri 1 Tarub, in the academic year 2020-2021. The sample was selected by using random sampling technique which was consist of 32 students of VIII-G as a control class and 32 students of VIII-I as an experimental class. To collect data, pre-test and post-test with multiple choice. The results of the Paired Sample T-test showed there was significant difference in vocabulary learning outcomes before and after the treatment in experiment class. It showed by the mean of pre-test was 62,38 while the mean of post-test was 86,13. The results of Independent Sample T-test showed there was improvement in vocabulary learning outcomes of the students who were taught through flip chart. It showed by precentage of pre-test and post-test in experimental class from 37,5% to 93,8%
PENGGUNAAN APLIKASI QUIZIZZ PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS MATA PELAJARAN PAI "STUDI KASUS SMP NEGERI 7 PURWOKERTO"
Penelitian ini berawal dari adanya pandemi Covid-19 yang menjadikan konsistensi pelaksanaan pembelajaran sekarang dengan sistem pembelajaran tatap muka khawatir terpapar virus covid-19. Namun, dengan adanya penurunan penyebaran covid-19 ini, pendidikan mencoba menerapkan pembelajaran tatap muka secara langsung tetapi masih terbatas. Sehingga setiap ada perubahan pasti harus ada inovasi baru untuk menyeimbangkan perubahan tersebut, namun perubahan itu pastinya tidak bisa langsung diseimbangkan, melainkan harus melalui banyak proses. Seperti hal nya media pembelajaran yang digunakan untuk proses adaptasi dengan sistem pembelajaran tatap muka terbatas ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana penggunaan aplikasi quizizz pada pembelajaran tatap muka terbatas mata pelajaran PAI di SMP Negeri 7 Purwokerto.
Kualitatif merupakan pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini, dan data yang disajikan secara deskriptif studi kasus. Pengumpulan data, peneliti mengggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan dalam proses analisis data peneliti melalui teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penulisan hasil penelitian menggunakan acuan dari beberapa teknik tersebut agar hasil penelitian lebih mudah dipahami.
Pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 7 Purwokerto berjalan dengan baik dan menggunakan aplikasi quizizz dalam proses penilaian terutama pada mata pelajaran PAI. Hasil penelitian mengenai penggunaan aplikasi quizizz pada pembelajaran tatap muka mata pelajaran PAI menunjukkan bahwa : 1) aplikasi quizizz ini digunakan bukan sebagai sumber belajar, namun sebagai media evaluasi pembelajaran; 2) aplikasi quizizz adalah media pembelajaran yang berupa aplikasi interaktif yang menyenangkan yang didalamnya berupa kuis, server, game dan juga diskusi; 3) dalam penerapannya media pembelajaran ini sangat disukai siswa; 4) dari hasil penelitian, peneliti merasa bahwa aplikasi quizizz ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil prestasi siswa dibuktikkan dengan termotivasinya siswa dalam mengikuti pelajaran dan mengerjakan soal yang diberikan guru, selain itu nilai prestasi siswa juga meningkat