Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
PROMOSI PEMBIAYAAN BAI’ BITSAMAN AJIL PADA BMT AL-HUDA SIRAU KEMRANJEN BANYUMAS PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH
BMT Al-Huda Sirau adalah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berperan sebagai motor penggerak dan media penghubung antara aghnia (pihak yang kelebihan dana) dan dhu’afa (pihak yang kekurangan dana) dengan menerapkan prinsip muamalah. Hal ini bertujuan untuk membantu beban ekonomi masyarakat yang sering kali terperosok dengan rentenir yang memberikan bunga tinggi dan hanya bertujuan profit oriented. BMT Al-Huda juga sudah dikatakan baik dan maju. Namun dengan kemajuan itu promosi yang dilakukan tidak sesuai dengan kenyatannnya dengan cara berlebihan.
Sehingga penulis tertarik untuk meneliti tentang Promosi Pembiayaan Bai’ Bitsaman Ajil pada BMT AL-HUDA Sirau Perspekktif Hukum Ekonomi Syariah. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam (field research), penelitian yang dilakukan langsung di lapangan, dengan metode pengumpulan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan metode dokumentasi. Penelitian ini yakni metode penelitian kualitatif. Analisis data deskriptif yaitu metode yang menunjukan kepada subjek penelitian berdasarkan data.
Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik yang dilakukan di BMT AL-HUDA Sirau tidak sesuai dengan Hukum Ekonomi Syariah, dimana di dalamnya promosi yang dilakukan tidak sesuai dengan kenyataannya dengan cara berlebihan. Karena dalam muamalah Islam membebaskan setiap muslim untuk melakukan muamalah selama tidak dilarang oleh syariat: Tidak boleh mengobral sumpah, jujur, menjaga agar selalu memenuhi akad dan janji serta kesepakatan-kesepakatan diantara kedua belah pihak, menghindari promosi palsu, rela dengan laba yang sedikit
KONSTRUKSI SOSIAL MASKULINITAS POSITIF DAN KESEHATAN MENTAL (Studi Fenomenologi Toxic Masculinity Pada Generasi Z)
Budaya patriarki telah melahirkan toxic masculinity yang membatasi peran gender maskulin agar laki-laki dapat selalu dihormati dan dipandang lebih daripada perempuan. Serta membatasi ruang gerak perempuan dan rawan terjadi kekerasan kepadanya. Toxic masculinity telah mengganggu kehidupan bersosial khususnya pada generasi Z yang menjadi generasi yang senang akan kebebasan. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan maskulinitas positif untuk menjdi sebuah konstruksi sosial dalam masyarakat.. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi fenomenologi. Informan penelitian berasal dari generasi Z berjumlah 5 orang yang didapat berdasarkan kriteria yang telah disusun. Hasil penelitian ini didapat bahwa untuk mengkonstruksi maskulinitas positif menjadi sebuah konstruksi sosial dalam masyarakat diperlukan tiga tahap, yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi yang diketahui didasarkan pada faktor keluarga, teman dan lingkungan sosial. Pada proses eksternalisasi nilai-nilai dalam maskulinitas positif dapat disosialisasikan dalam lingkup sosial terkecil yaitu keluarga untuk ditanamkan dan dibiasakan nilai maskulinitas positif dalam lingkungan keluarga. Kemudian proses objektivasi individu akan berinteraksi pada lingkungan sosial dan individu yang sudah menerapkannya dalam lingkungan keluarga akan keluar mencari kelompok lain yang sudah sama-sama menerapkan maskulinitas positif tersebut agar semakin banyak orang menerapkan dan menjadi sebuah kelompok atas kesamaan pandangan tersebut. Terakhir proses internalisasi dimana manusia menjadi hasil dari masyarakat (man is a social product) dan proses ini terjadi melalui sosialisasi primer dan sekunder. Sosialisasi primer didapat dari lingkungan keluarga dan sosialisasi sekunder berasal dari luar lingkungan keluarga
BIMBINGAN ROHANI ISLAM DAN PENERIMAAN DIRI PASIEN PATAH TULANG DI RUMAH SAKIT ORTHOPAEDI PURWOKERTO
Penelitian ini di latarbelakangi oleh pasien rawat inap yang mengalami patah tulang di Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto. Kebanyakan pasien patah tulang mengalami kondisi goncangan jiwa yang menyebabkan kurangnya penerimaan diri yang dihadapi. Di rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto dalam proses bimbingan rohani Islam berbeda dengan Rumah Sakit yang lain terkait metode. Metode layanan bimbingan rohani Islam lebih menonjol ke ceramah dan nasihat-nasihat serta motivasi secara intens kepada pasien. Dari sisi profesionalitas, rohaniawan di sana berasal dari lulusan jurusan Bimbingan Konseling Islam yang memang sesuai dengan ranah keilmuan bimbingan rohani Islam. Berdasarkan latar belakang tersebut rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian adalah bagaimana pelaksanaan Bimbingan Rohani Islam dan penerimaan diri pasien patah tulang pasca mendapatkan layanan Bimbingan Rohani Islam.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pasien patah tulang, rohaniawan, dan direktur di Rumah Sakit Orthopaedi Purwokerto. Objek dalam penelitian ini adalah bimbingan rohani islam dan penerimaan diri.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan bimbingan rohani di laksanakan dengan cara face to face mengunjungi pasien ke ruangan, kemudian diberikan layanan Bimbingan Rohani terkait nasihat-nasihat serta motivasi untuk lebih bisa menerima dirinya. Pasca mendapatkan bimbingan rohani Islam di Rumah Sakit Orthopaedi para pasien mampu menerima dirinya dengan cara mengembangkan potensi dirinya serta menerima dirinya sebagai suatu harapan hidup, karena rohaniawan memberikan materi sesuai dengan keadaan pasien tersebut. Para pasien patah tulang di sana rata-rata mempunyai penerimaan diri yang baik setelah diberikan bimbingan rohani Islam, mempunyai rasa percaya diri, lebih bisa berempati, optimis yang tinggi, dan pikiran yang positif
LAYANAN BIMBINGAN KARIR DI BALAI LATIHAN KERJA KOMUNITAS (BLKK) AS-SA'IDIYYAH PADA ALUMNI PERIODE KE 2 TAHUN 2021
Balai latihan kerja komunitas (BLKK) As-sa’idiyyah adalah balai latihan kerja swasta yang baru berjalan tahun 2019. Dimana mempunyai tujuan sebagai pengembangan potensi bagi peserta atau individu yang belum menemukan pekerjaan atau belum menemukan kecocokan keterampilan yang dimiliki melewati sebuah pelatihan, Selain mengembangkan potensi atau keterampilan individu/peserta juga membutuhkan sebuah informasi dimana hal tersebut dapat di dapat salah satunya melalui layanan bimbingan karir. Layanan bimbingan karir adalah proses bantuan yang diberikan oleh seseorang yang dianggap mampu untuk memberikannya kepada seorang individu.
Penelitian yang penulis lakukan tentang layanan bimbingan karir yang terdapat di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) As-sa’idiyyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif,teknik untuk mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi di tempat penyelenggara yaitu Balai pelatihan Kerja Komunitas As-sa’idiyyah.
Hasil dari penelitian penulis yaitu di Balai Latihan Kerja Komunitas As-sa’idiyyah terdapat dua layanan bimbingan kairr yaitu layanan informasi dan layanan pembinaan dan penempatan. BLK Komunitas As Sa'idiyyah berfokus pada Pelatihan TIK (Teknik Informatika dan Komunikasi) khususnya Program Junior Graphic Design. Para peserta pelatihan disiapkan untuk mengambil keputusan mengenai dunia kerja khusunya dalam bidang design produk dan marketing online. BLK bekerjasama dengan perusahaan marketing online (PT Denature Indonesia) dan perusahaan provider internet (WIFI Kita)
HUBUNGAN ANTARA KEGIATAN SHALAT DHUHA DENGAN DISIPLIN SISWA KELAS VI MELALUI PROGRAM LITERASI SEKOLAH DI SD AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH 01 PURWOKERTO
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan shalat Dhuha di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto, dan kedisiplinan siswa kelas VI, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh shalat Dhuha terhadap kedisiplinan siswa kelas VI di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto. Sehingga dapat diperoleh persentase sejauh mana pelaksanaan shalat Dhuha ini berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa kelas VI dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan.
Penelitian ini dilakukan di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto dengan focus penelitian sebagai berikut : (1) Adakah pengaruh kegiatan shalat dhuha di SD Al Irsyad Al Islamiyyah terhadap kedisiplinan siswa kelas VI (2) Bagaimana pengaruh kegiatan shalat dhuha terhadap sikap disiplin siswa kelas VI di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik interview, angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode korelasional, sehingga akan diperoleh hubungan antara variabel bebas (shalat Dhuha) dengan variabel terikat (kedisiplinan siswa), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto yaitu sebanyak 30 orang. Alasan peneliti mengambil sampel kelas VI karena mereka lebih terbiasa dengan keadaan sekitar diabandingkan dengan kelas di bawahnya.
Kata Kunci : Shalat Dhuha, Disiplin Sisw
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN PAI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 MANDIRAJA BANJARNEGARA
Penelitian dengan judul Pengaruh Pembelajaran Online Mata Pelajaran PAI Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Mandiraja Banjarnegara ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap tingkat motivasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas 8. Adapun metode pengumpul datanya berupa angket, wawancara dan dokumentasi. Angket disebarkan kepada 149 siswa dari hasil penentuan sampel dari jumlah populasi sebesar 260 siswa dengan taraf kesalahan sebesar 5%. dari jumlah kelas 8 A sampai kelas 8 H, kelas 8 A dijadikan sebagai uji instrumen penelitian dan kelas 8 B sampai kelas 8 H diambil 149 siswa untuk mengisi angket penelitian. Hasil penelitian dihitung menggunakan aplikasi SPSS. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor tiap item yaitu 3,07 dan rata-rata skor total instrumen yaitu 79,9, keduanya berada dalam kategori tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa dalam pembelajaran online mata pelajaran PAI dalam kategori tinggi
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI MI ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA
Lembaga pendidikan dapat menjadi lembaga pendidikan yang bermutu apabila memiliki budaya mutu. Salah satu upaya membangun budaya mutu lembaga pendidikan adalah dengan mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). SPMI adalah sistem penjaminan mutu yang dijalankan oleh satuan pendidikan dengan melibatkan seluruh komponen yang ada dan memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki.
Fokus penelitian ini adalah Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di MI Istiqomah Sambas Purbalingga. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana implementasi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) di MI Istiqomah Sambas Purbalingga, dan bagaimana dampaknya terhadap layanan pendidikan di madrasah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) beserta dampaknya dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Istiqomah Sambas Purbalingga. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik keajegan pengamatan, triangulasi, pemeriksaan teman sejawat, dan pengecekan anggota.
Hasil penelitian adalah bahwa SPMI di MI Istiqomah Sambas Purbalingga terimplementasi dalam lima aspek, yang meliputi 1) Aspek Input, indikator dalam instrumen pemetaan mutu yang dikembangkan oleh madrasah adalah indikator mutu 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), 2) Aspek Proses, sasaran dalam rencana pemenuhan mutu telah menunjukkan progresifitas untuk peningkatan mutu madrasah, 3) Aspek Output, terpenuhinya 8 SNP yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian, 4) Aspek Outcome, implementasi SPMI terbukti dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, 5) Aspek Impact, dampak implementasi SPMI adalah terbangunnya budaya mutu madrasah untuk melaksanakan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Kata kunci : Implementasi, Sistem Penjaminan Mutu Internal, MI Istiqomah Sambas Purbalingga
Implementasi Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Menghafal Al-Qur’an Santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Karim Baturraden dan Dawuhan Wetan Kedung Banteng Kabupaten Banyumas
ABSTRAK
Implementasi metode talaqqi dalam pembelajaran menghafal al-Qur’an yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Karim dan Santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas.Program kegiatan penelitian ini tujuannya untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode talaqqi Santri Pondok Pesantren Darul Al- Qur’an Al-Karim maupun Santri Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas.
Jenis penelitian yang digunakan disini yaitu penelitian lapangan (fieled research) yang dimaksud penelitian lapangan yaitu penelitian deskritif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada. Yaitu keadaan gejala menurut apa yang ada pada saat penelitian dilakukan. Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Karim dan Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas. Kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan sumber data yang digunakan disini peneliti menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Nara sumber yang digunakan disini peneliti pengasuh Pengasuh atau Kyai, Santri dan lurah pondok.
Teknik analisis data yang digunakan disini peneliti menggunakan pendapatnya Miles dan Hubermen yaitu melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penyimpulan data.
Dari uraian di atas tentang Implementasi Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Menghafal Al-Qur’ān Santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Al- Karim dan Dawuhan Wetan Kedung Banteng maka kami dapat disimpulkan yaitu: (1) Santri sebelum melakukan implementasi talaqqi kepada pembimbing yaitu santri melakkan air wuḍu, menggunakan muṢḥaf tikrar, muṢḥaf quddus.(2) santri implementasi talaqqi teknisnya maju menghadap langsung kepada pembimbing sebelah kanan dan sebelah kiri dan paling depan kemudian santri membaca ayat al-Qur’ān yang sudah dihafalkan kemudian dibaca diluar kepala dan dibaca secara tartil dan juga harus menerapkan tajwid yang benar, kemudian pembimbing menyimak jika ada ayat al-Qur’ān yang lupa maka pembimbing mengingatkan dan membenarkan.
Kata Kunci: Implemntasi, Metode Talaqqi, Menghafal Al-Qur’a
Pengaruh Pemahaman Pendidikan Agama Islam Terhadap Resiliensi Remaja Di Panti Asuhan Muhammadiyah Kertanegara Purbalingga
Fase remaja adalah fase yang pasti dilalui oleh setiap manusia. Namun sayangnya, tidak semua remaja dapat melewati perjalanan hidupnya dengan pendampingan orang ua. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mereka harus berpisah dengan orang tuanya diantaranya problem perceraian, ditinggalkan oleh orangtua entah kemana, problem ekonomi bahkan harus rela berpisah dunia dengan orang tua yaitu mereka yang menjadi anak yatim, piatu bahkan yatim
piatu. Hal ini sedikit banyaknya berpengaruh terhadap resiliensi atau daya tahan mereka. Dalam Panti Asuhan Muhammadiyah Kertanegara Purbalingga memiliki
system pembelajaran PAI yang berbeda dari panti asuhan lainnya di Purbalingga.
Dengan demikian peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pengaruh pemahaman PAI yang remaja dapatkan di panti asuhan terhadap resiliensinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan metode kuantitatif serta
teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan instrument penelitian berupa angket untuk kedua variable yaitu variable pemahaman PAI dan resiliensi dan menggunakan skala likert dalam
pilihannya. Teknik analisis yang dipakai peneliti adalah teknik analisis regresi linier sederhana dengan uji prasyarat berupa uji normalitas, linieritas, korelasional
dan uji signifikansi dengan uji t atau t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman PAI memiliki pengaruh
yang positif dan nyata terhadap resiliensi remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Kertanegara. Dari hasil uji hipotesis regresi linier sederhana diketahui nilai sig. p
value < α yaitu 0.000 < 0.05 yang berarti variable X memiliki pengaruh terhadap variable Y. Kemudian nilai r atau koefisien korelasi sebesar 0.526 atau memiliki
koefisien determinasi sebesar 0.276. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variable pemahaman PAI memiliki kontribusi atau pengaruh sebesar 27,6 % terhadap resiliensi remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Kertanegara Purbalingga. Sedangkan 72,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya
PEMBELAJARAN IPS TEMA KEWIRAUSAHAAN MELALUI MARKET DAY KELAS VI DI SD IT ALAM HARAPAN UMMAT PURBALINGGA
Kegiatan pembelajaran belum banyak lembaga sekolah dasar yang mengintegrasikan pembelajaran ilmu pengetahuan sosial tema kewirausahaan melalui market day melalui benyak kegiatan nyata. Market day merupakan suatu program yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui praktek langsung dengan berbagai bentuk kegiatan usaha mandiri. Adapun SD IT Alam Harapan Ummat Purbalingga telah memiliki program market day sebagai bentuk pembelajaran nyata dalam mengembangkan life skill (ketrampilan) pada peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam (deep interview) dan dokumentasi serta menggunakan pendekatan analisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Pemerikasaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pembelajaran IPS tema kewirausahaan melalui market day kelas enam SD IT Alam Harapan Ummat Purbalingga
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran ilmu pengetahuan sosial tema kewirausahaan melalui market day melalui beberapa tahapan yaitu sebagai berikut: 1) Pengelolaan kegiatan market day, 2) maksud dan tujuan yang akan dicapai, 3) kurikulum pembelajaran IPS melalui market day, 4) perencanaan pembelajaran IPS, 5) Pelaksanaan pembelajaran IPS 6) Produk yang dihasilkan dalam market day. Dasar-dasar potensi perkembangan peserta didik melalui pembelajaran market day diantaranya adalah kreatif dan inovatif, mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, memiliki motif berprestasi, berani menanggung resiko, kerjasama, dan leadership. 2) Pembelajaran ilmu pengetahuan sosial melalui market day melatih menumbuhkan minat enterpreuner peserta didik. 3) Dalam pelaksanaan market day siswa juga menerapkan materi pelajaran ilmu pengetahuan sosial yang diperoleh yakni tentang (1) mengenal pengertian jual beli, (2) mengenal uang sebagai nilai tukar dan (3) mengenal strategi jual beli