Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HAFALAN SHALAT DELISA KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA PADA ANAK USIA MADRASAH IBTIDAIYAH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye dan bagaimana relevansinya pada anak usia Madrasah Ibtidaiyah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sedangkan analisis datanya menggunakan analisis isi.
Berdasarakan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menemukan dua kesimpulan. Pertama, dalam Novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye terdapat 16 nilai karakter yaitu: karakter religius, jujur, toleransi, displin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Namun, nilai pendidikan karakter yang paling dominan dalam Novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye adalah nilai karakter kerja keras dan pantang meyerah. Kedua, terdapat relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Novel Hafalan Shalat Delisa untuk pendidikan karakter pada anak usia Madrasah Ibtidaiyah. Ditunjukkan dengan keseharian berupa perkataan, perbuatan atau perilaku serta karakter dari tokoh-tokoh yang ada di dalam novel tersebut yang sangat tepat dan sesuai untuk diterapkan pada anak-anak usia Madrasah Ibtidaiyah
فعالية استخدام التدريبات في تعليم الصرف على طالبات مدرسة الدينية بورووجاتي بانيوماس
خلفية هذا البحث أن اللغة العربية هي لغة أجنبية مهمة للتعلم، وتعلم اللغة العربية لا يكفي لتعلم المفردات أو معناها فقط، بل يجب أيضًا فهم القواعد الموجودة في اللغة العربية نفسها، وإحدى هذه القواعد هي دراسة علم الصرف. لذلك اختار الباحثة على بحث حول تعليم الصرف لطالبات مدرسة الهداية الإسلامية بورووجاتي بانيوماس. إن فهم القواعد اللغة ليس الهدف من تعلم اللغة العربية، ولكنه وسيلة لمساعدة الطالبات على التعرف والفهم على اللغة.
من هذا البحث وبناءً على نتائج الاستبيان الذي تم إعطاؤه لى 20 مستجيباً في مدرسة بفرعي الأجرومية والعمرطي، من المعروف أن هناك تأثيراً معنوياً بين التدريبات على تعليم الصرف. أي من نتائج التحليل الذي أجراه الباحثون من معالجة البيانات في شكل استبيان، يقال أن النتيجة النهائية لاختبار الانحدار الخطي البسيط تشير إلى أن قيمة الأهمية هي 0،011 وهي أصغر من α= 0،05 مما يعني أنه يمكن استخدام معادلة الانحدار للتنبؤ بالتغيرات في استخدام التدريبات في تعليم الصرف. هذا يعني أن الفرضية (Hi) مقبولة أو بمعنى آخر أن هناك فعالية بين التدريبات على تعليم الصرف. الكلمات المفتاحية: فعالية، التدريبات، تعليم الصر
PERAN ORANG TUA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) DI MI MUHAMMADIYAH KRAMAT KARANGMONCOL PURBALINGGA
Orang tua adalah pendidikan yang pertama dan utama untuk anak-anaknya. Salah satu faktor keberhasilan dalam pendidikan di sekolah merupakan keberhasilan orang tua dalam mendidik anak-anaknya ketika di rumah. Memberikan motivasi belajar yang dilakukan sejak dini adalah salah satu peran orang tua yang dapat memberikan pengaruh terhadap suatu keberhasilan pendidikan anak untuk masa yang akan datang. Dalam proses belajar peserta didik memerlukan motivasi belajar untuk melakukan kegiatan belajar dari diri mereka sendiri. Salah satu faktor yang bisa memotivasi mereka dalam belajar yaitu kedua orang tuanya. Orang tua yang membiasakan anak supaya disiplin dalam belajar dan memberikan perhatian tentu akan membuat peserta didik termotivasi dalam proses belajar. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam memotivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh di MI Muhammadiyah Kramat Karangmoncol Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, wali kelas 1, dan 7 orang wali murid kelas 1. Data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian mengenai peran orang tua dalam memotivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh adalah mereka menjalankan peran dengan memberikan perhatian seperti mendampingi belajar dan membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi anak saat mengerjakan tugas. Orang tua sebagai fasilitator dimana orang tua menyiapkan keperluan anak ketika pembelajaran jarak jauh seperti HP dan kuota internet. Dan bentuk peran lain yaitu orang tua memberikan hadiah apabila anak memperoleh hasil belajar yang bagus atau bisa menyelesaikan tugas dengan baik sebagai bentuk penghargaan. Selain memberikan hadiah orang tua juga memberikan hukuman yaitu tidak boleh bermain HP atau memberikan teguran kecil berupa menasehati anak apabila tidak mau mengerjakan tugas
PERANAN SYEKH SYARIF NUR KHOLIS TERHADAP PERKEMBANGAN TAREKAT QADIRIYAH NAQSYABANDIYAH DI BANYUMAS (1972-2019)
Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat dengan pengikut yang banyak di Indonesia. Tarekat kian berkembang yang awalnya berkembang Tarekat Tijaniyyah, Khalidiyyah, Syadziliyyah, Syatariyyah, Akmaliyah hingga Qadiriyyah Naqsyabandiyyah. Sebuah perkembangan pastinya didasari oleh suatu peran tokoh. Salah satunya tokoh Syekh Syarif Nur Kholis. Peranannya dalam perkembangan Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah di Banyumas terbilang membekas hingga sekarang. Maka dari itu, penting untuk diteliti karena dapat mengetahui perkembangan Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah mulai dari sejarah asal mula hingga berkembang di Banyumas yang dikiprahkan oleh Syekh Syarif Nur Kholis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sejarah Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah di Banyumas dan untuk menjelaskan peran Syekh Syarif Nur Kholis terhadap Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah bagi masyarakat di Banyumas
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yang dilakukan secara langsung mendatangi lokasi penelitian untuk mendapatkan data-data dan informasi nyata langsung dari informan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yaitu: heuristik atau pengumpulan sumber, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi dan Historiografi/penelitian sejarah.
Hasil penelitian ini berupa sejarah asal mula Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah ada di Indonesia hingga berkembang di Banyumas. Kiai Hidayat (Sokaraja) diyakini sebagai tokoh pertama yang menyebarkan tarekat ini kemudian diikuti oleh Syekh Syarif Nur Kholis (Karangwangkal). Sebelum tarekat ini ada Tarekat Tijaniyyah, Khalidiyyah, Syadziliyyah, Syatariyyah, Akmaliyah, Naqsyabandiyyah, dan Qadariyyah. Adapun perkembangan atau kebertahanan tarekat ini didasari oleh ajarannya seperti kesempurnaan suluk, adab, dzikir dan muroqobah serta dengan bertahan amaliyahnya seperti tawajuhan, manaqib, dan dzikir harian yang terus dipertahankan. Kiprah dari Syekh Syarif Nur Kholis terhadap perkembangan Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah antara lain: membangun jejaring komunikasi dengan ulama-ulama setempat, membangun Ponpes As-salafiyyah Karangwangkal Purwokerto, menanamkan Pembinaan ruhani dan Nilai-nilai Akhlakul Karimah, dan melestarikan Tradisi-tradisi amaliyah Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyah
HUBUNGAN INTENSITAS MEMBACA AL-QURAN DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QURAN SANTRI TAHFIDZ PONDOK PESANTREN FATKHUL MU’IN BUMEN BUMIREJO KEC. MOJOTENGAH KAB. WONOSOBO
Intensitas membaca Al-Quran santri merupakan segala tenaga yang dikerahkan oleh seorang santri dalam membaca Al-Quran. Kemampuan menghafal Al-Quran dapat diperoleh santri dengan berbagai cara seperti mendengarkan murotal, menyimak orang lain hafalan, menirukan lalu menghafalkan dan lain sebagainya. Seseorang yang intens membaca akan mendapat peluang lebih untuk dapat menghafalkan bacaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas membaca Al-Quran dengan kemampuan menghafal Al-Quran.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan angket. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah semua santri Tahfidz pondok pesantren Fatkhul Mu’in sebanyak 40 santri. Tempat yang digunakan sebagai penelitian adalah di Pondok Pesantren Fatkhul Mu’in Bumen Bumirejo Kec. Mojotengah Kab. Wonosobo. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah mengunakan analisis korelasi dengan rumus Corelation Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25.
Hasil penelitian ini menunjukan ada korelasi secara signifikan antara intensitas membaca Al-Quran dengan kemampuan menghafal Al-Quran Tahfidz Pondok Pesantren Fatkhul Mu’in sebesar 0,000 pada taraf Sig < 0.05 sehingga hipotesis ada korelasi intensitas membaca Al-Quran dengan kemampuan menghafal Al-Quran dapat di terima. Berdasarkan pada analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai Sig. < 0.05 yang artinya ada hubungan intensitas membaca Al-Quran dengan kemampuan menghafal Al-Quran. Dapat dilihat bahwa nilai korelasinya bersifat positif, berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi, nilai 0,694 berada pada kualifikasi pada rentang 0.60-0.799 atau pada kualifikasi kuat. Jadi hubungan antara intensitas membaca Al-Quran dengan kemampuan menghafal Al-Quran Santri hubungannya kuat. Semakin tinggi tingkat intensitas membaca Al-Quran maka akan semakin tinggi pula kemampuan menghafal Al-Quran santri, begitupun sebaliknya.
Kata Kunci: Intensitas, Membaca, Kemampua
PENGARUH METODE PERMAINAN TERHADAP KONSEP DIRI SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII MTs MUHAMMADIYAH 04 PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA
Konsep diri adalah salah satu aspek perkembangan psikososial peserta didik yang harusidipahami oleh seorang guru. Konsep diri merupakanisalah satu variabel yang menentukaniproses pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsep diri siswa dalam pembelajaran matematika. Salah satu solusi yang dianggap mampu memperbaiki konsep diri siswa dalam belajar matematika adalah dengan menggunakan metode permainan. Metode permainan memfasilitasi siswa praktik dan berpikir, pengalaman,imemunculkan kemampuan siswa, memecahkan masalah, kerjasama, kepercayaan diri dan perkembangan kognitif siswa. Dapat dikatakan metode permainan ini cocok untuk memunculkan persepsi dan sikap positif terhadap diri siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode permainan terhadap konsep diri siswa dalam pembelajaran matematika kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga kabupaten Purbalingga.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi ekperimental design) dengan bentuk desain Nonequivalent Control Group Design. Variabel penelitian ini tediri dari 2 variabel yaitu variabel bebasnya adalah metode permainan dan variabel terikatnya adalah konsep diri siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan sampelnya adalah kelas VIIA & VIIB MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga Kabupaten Purbalingga. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang berupa pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Independent sample t-test dan N-Gain score.
Berdasarkan hasil analisis data dapat dilihat dari uji Independent sample t-test yang memperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0.000<0.05 maka H_0 ditolak, jadi kesimpulannya terdapat perbedaan rata-rata posttest kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kemudian untuk melihat peningkatan konsep diri siswa sebelum dan setelah pemberian perlakuan, maka dilakukan uji N-Gain Score. Pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0.5094 yang tergolong dalam kategori sedang. Sedangkan pada kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar 0.2585 yang tergolong dalam kategori rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode permainan terhadap konsep diri siswa dalam pembelajaran matematika kelas VII MTs Muhammadiyah 04 Purbalingga Kabupaten Purbalingga.
Kata Kunci : Metode Permainan, Konsep Diri Sisw
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SYAIR IRSYADUL ‘AWAM BI BAYANI DINIL ISLAM KARYA K.H. HISYAM ABDUL KARIM SUKAWARAH, PURBALINGGA
Penelitian ini bertujuan untuk; mengetahui konsep nilai dalam pendidikan Islam, serta untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung dalam syair Irsyadul ‘Awam Bi Bayaani Diinil Islam karangan K.H Hisyam Abdul Karim.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik Analisis Deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber, yaitu sumber utama dalam bentuk syair Irsyadul ‘Awam, dan sumber penunjangnya adalah buku, atau tulisan-tulisan, dan arsip yang ada kaitannya dengan penelitian ini, serta pemaparan dari keluarga pencipta syair dalam bentuk interview. Dalam menganalisa data, peneliti menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan Wawancara yang dideskripsikan pada bentuk tulisan dan dikomparasikan dengan pemikiran teori-teori yang ada relevansinya dengan materi penelitian.
Simpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut; Pertama, Hakikat makna dari ”Syair Irsyadul Awam Bi Bayani Dinil Islam Karya KH. Hisyam Abdul Karim” adalah kumpulan bait yang berbahasa Jawa yang mengadung beberapa hal, yaitu ajakan untuk belajar ilmu pengetahuan khususnya ilmu agama, gemar melakukan Sholawat, gemar membaca al-Qur’an, beriman kepada Allah, Malikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-Nya, Hari Akhir, dan Qodlo’ dan Qadar-Nya. Ia juga menganjurkan kaum muslimin untuk memilki beberapa nilai akhlak yang mulia, seperti suka bersedekah, jujur, amanah, kesabaran dan tawakkal, serta menghindari nilai akhlak yang tercela seperti cinta dunia. Kedua, Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam ”Syair Irsyadul Awam Bi Bayani Dinil Islam Karya KH. Hisyam Abdul Karim” diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu pertama nilai-nilai pendidikan tauhid seperti beriman kepada Allah, kepada Malikat-Nya, Kitab-kitabNya, Rasul-Nya, Hari Akhir, dan Qodlo’ dan Qadar-Nya. Kedua, nilai-nilai pendidikan ibadah seperti gemar bersholawat, gemar membaca al-Qur’an, dan menuntut ilmu, dan yang ketiga nilai-nilai pendidikan akhlak, seperti memiliki sifat sabar dan tawakkal, teoleran, syukur, rukun, sholeh, dan menjauhi sifat yang tercela seperti cinta dunia (hub ad-dunya), hasud dan sombong
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN DASAR PERKALIAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KERTANEGARA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah kurangnya kemampuan pengoperasian perkalian siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kertanegara dalam menyelesaikan masalah. Solusi yang diperkirakan baik untuk dapat membantu masalah tersebut adalah penggunaan pendekatan pada proses pembelajarannya. Pendekatan Realistic Mathematics Education memiliki potensi dalam membantu masalah tersebut. Selain dapat membantu siswa dalam meningkatkan keaktifan di dalam proses belajar, pendekatan ini dapat meningkatkan keterampilan siswa secara kritis menyusun pengetahuan dan juga membuat konsep sendiri terhadap suatu permasalahan melalui keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap kemampuan dasar perkalian siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kertanegara. Penelitian ini merupakan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) yaitu sebuah penelitian lapangan dengan desain dari penelitiannya adalah eksperimental dimana melibatkan dua kelas sebagai kelas sampel dalam proses penelitiannya. Kelas pertama yaitu kelas VIII A yang dijadikan kelas kontrol dengan jumlah 28 siswa dan kelas kedua yaitu kelas VIII C yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 27 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan dasar perkalian siswa menggunakan soal tes berbentuk isian singkat. Tes berupa pretest dan postest yang diberikan sebelum dan sesudah praktik pembelajaran yang mana kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional sedangkan kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education.
Kesimpulan dari penelitian ini menerangkan bahwa ada pengaruh positif dalam penggunaan pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap kemampuan dasar perkalian mata pelajaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kertanegara, Kabupaten Purbalingga. Hal ini diterangkan berdasarkan hasil penelitian yang menyatakan bahwa pendekatan Realistic Mathematics Education dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk lebih mudah dalam memahami suatu materi matematika. Hal ini juga dibuktikan dari perhitungan perbedaan nilai rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,0844 yang berkategori rendah dan kelas eksperimen sebesar 0,7228 yang berkategori tinggi
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI TIM KERJA UNTUK MENGUATKAN DAYA SAING MI DARWATA GLEMPANG MAOS CILACAP
Kualitas pendidik dan tenaga kependidikan saat ini menjadi tantangan dalam dunia Pendidikan. Sumber daya manusia di madrasah mempunyai peran dalam keberhasilan program kerja yang dijalankan di madrasah, untuk itu pembentukan tim kerja sebagai upaya madrasah melaksanakan setiap program kerja dilakukan agar program pendidikan yang sudah di rencanakan dapat berjalan dengan baik dan terarah. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan sumber daya manusia sebagai tim kerja untuk menguatkan daya saing MI Darwata Glempang Maos Cilacap.
Pengembangan sumber daya manusia di madrasah dilakukan dengan pembentukan tim kerja dan pembinaan melalui pelatihan yang di buat oleh madrasah maupun di luar madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan sumber daya manusia sebagai tim kerja untuk menguatkan daya saing MI Darwata Glempang Maos Cilacap.
Penelitian yang dilakukan ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini berlokasi di MI Darwata Glempang Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap dengan obyek penelitian adalah pengembangan sumber daya manusia sebagai tim kerja untuk menguatkan daya saing di MI Darwata Glempang Maos Cilacap. Subyek pada penelitian ini yaitu kepala madrasah, penanggung jawab kelas intensif, dan beberapa pendidik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian ini yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan data yang di peroleh, MI Darwata Glempang Maos Cilacap berhasil menerapkan manajemen yang baik di bidang Pendidikan, keberhasilan ini tidak lepas dari peranan kepala madrasah yang berhasil mengoordinasikan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dengan terarah, memenuhi kebutuhan dan fasilitas Pendidikan sehingga program kerja yang telah di rencanakan dapat berjalan dengan semestinya. Kemudian dalam usahanya meningkatkan daya saing kepala madrasah membuat suatu tim kerja pada program kelas intensif dimana kelas intensif ini berhasil di kembangkan menjadi salah satu program unggulan dan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing di madrasah.
Kata Kunci: pengembangan, sumber daya manusia, tim kerja, daya saing
ANALISIS RELASI EKSISTENSI MASJID AL-IHSLAH DENGAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM HOLISTIK INTEGRATIF DI SEKOLAH POLISI NEGARA POLDA JATENG PURWOKERTO
Sekolah Polisi Negara merupakan salah satu bagian dari instritusi pendidikan Polri dan bertujuan untuk membentuk personil Polri yang profesional, mandiri dan berwawasan luas untuk ikut berkontribusi menciptakan kesejahteraan dan keamanan dalam masyarakat, dimana untuk mencapai tujuan tersebut tidak hanya membutuhkan pendidikan formal tetapi juga pendidikan keagamaan guna menyelaraskan dan mengintegrasikan peran secara ideal dalam bidangnya. Permasalahana yang akan di teliti dan dikaji oleh peneliti adalah bagaimanakah relasi eksistensi masjidi Al-Ishlah dengan implementaasi pendidikan islam holistik integratif di SPN Polda Jateng.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif-kualitatif. Pihak yang menjadi subjek penelitian adalah ketua SPN Polda Jateng, Anggota dan siswa SPN Polda Jateng, serta Takmir Masjid Al-Ishlah. Untuk Teknik pengumpulan data, Teknik yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik menganalisis data yang digunakan adalah mereduksi data, penyajian data dan melakukan verifikasi dan penyimpulan data.
Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa relasi antara keberadaan Masjid Al-Ishlah dengan pendidikan islam holistik integratif di SPN Polda Jateng bisa diamati dengan jelas ketika jadwal pendidikan dengan jadwal ibadah dan atau jadwal keagamaan di masjid Al-Ishlah seimbang dan terstruktur dengan baik sehingga antara pendidikan sekolah dengan pendidikan agama terintegrasi dengan baik serta hal ini yang akan menjadikan kader Polri yang ideal, profesional, dan integratif di masa depan.
Kata Kunci:
SPN Polda Jateng, Masjid Al-Ishlah, Pendidikan Islam Holistik Integratif