Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT DAN SERVICE EXCELLENCE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN DI PT. PEGADAIAN (PERSERO) UNIT CABANG PURWOKERTO
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan customer relationship management dan service excellence dalam meningkatkan pelayanan di PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,dan dokumentasi.dengan pihak PT. Pegadaian (Persero).
Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti mecoba menggambarkan, mengeksplorasi, dan menjelaskan penerapan customer relationship management dan service excellence dalam meningkatkan pelayanan di PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto.
Hasil penelitian mengungkap bahwa penerapan customer relationship management dalam meningkatkan pelayanan di PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Papper and Rogers (2004) yaitu ada tiga dimensi : people atau karyawan PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto, pada dimensi proses terdapat tujuh tahap, namun menurut hasil penelitian hanya enam tahap yang dilakukan pada dimensi ini yaitu identifikasi, kustomisasi, berbagi informasi, keterlibatan anggota, kemitraan jangka panjang, dan pemecahan masalah bersama. Tahap difensiasi tidak diberlakukan di PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto. Dimensi yang ketiga yaitu teknologi yang digunakan. Kemudian untuk penerapan service excellence dalam meningkatkan pelayanan di PT. Pegadaian (Persero) Unit Cabang Purwokerto berdasarkan penelitian sudah sesuai dengan teori yang dikemukakan Barata (2004) terdapat enam faktor yaitu kemampuan, sikap, penampilan, perhatian, tindakan, dan tanggungjawab
PRAKTIK JUAL BELI FOLLOWERS DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (PERSPEKTIF FIKIH MUAMALAH DAN FATWA MUI NO. 24 TAHUN 2017 TENTANG HUKUM DAN PEDOMAN BERMUAMALAH MELALUI MEDIA SOSIAL)
Instagram merupakan media sosial yang tidak hanya membuka peluang bisnis bagi penggunanya tetapi lebih dari itu, media ini menjadi ajang popularitas bagi pengguna yang ingin menjadi selebgram atau influencer. Sebagian besar pengguna instagram akan fokus pada jumlah followers, itulah sebabnya mengapa banyak orang beralih profesi menjadi penjual followers instagram. Jual beli followers merupakan model perdagangan baru yang aspek-aspek hukumnya perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana mekanisme praktik jual beli followers di media sosial instagram dan analisis praktik jual belinya berdasarkan fatwa MUI no. 24 tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial serta perspektif fikih muamalahnya.
Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu suatu bentuk penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Sumber data primer diperoleh melalui metode wawancara antara peneliti dengan penjual dan pembeli followers instagram, dan data sekunder dalam penelitian ini berupa buku-buku, jurnal penelitian, artikel, fatwa MUI yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan content analysis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme praktik jual beli followers dilakukan via Whatsapp Messenger / Direct Messagge, dan berdasarkan analisis fatwa MUI No. 24 tahun 2017 jual beli ini bertentangan dengan isi fatwa yaitu dalam pedoman penyebaran konten, penjual tidak memiliki hak untuk mengendalikan akun seseorang untuk mem-follow akun-akun milik pembeli hanya untuk memperoleh keuntungan pribadi sehingga dapat dikatakan melanggar privacy akun seseorang. Serta berdasarkan perspektif fikih muamalah hukumnya tidak sah, karena terdapat unsur gharar dan tidak terpenuhinya rukun dan syarat jual beli yaitu objek yang dipejualbelikan tidak jelas wujud maupun status kepemilikannya, karena followers tersebut bukan seutuhnya milik penjual dan tidak adanya ijin dari pemilik akun
CRITICAL AND CREATIVE STRATEGY ON E-LEARNING DURING COVID-19 PANDEMIC AT SMP NEGERI 2 KERTANEGARA
Teachers and students of SMP Negeri 2 Kertanegara had to adapt new way of
learning. Changing the habit from face-to-face learning to be replaced by e-
learning classes was very difficult, especially when conditions required everyone
to carry out all their activities online due to COVID-19 pandemic. This research
aimed to investigate the teachers’ strategies that applied in e-learning classes and
to find out the teachers’ challenges in teaching e-learning classes during the
COVID-19 pandemic situation.
The type of research was descriptive qualitative which focused on the
teachers’ strategy in e-learning classes during COVID-19 pandemic. The
participant of the research was English teacher at SMP Negeri 2 Kertanegara. The
researcher obtained the data using checklist observation, interview and
documentation checklist as data collection techniques.
The results of this study indicated that English teachers used critical and
creative strategies in e-learning. To stimulate students to think critically and
creatively, the teacher provided reading texts and pictures as an apperception of e-
learning. In addition, English teachers also have obstacles during e-learning
including limited time to create e-learning content and inadequate teacher
technology backgrounds, therefore teachers' efforts in teaching and e-learning are
required for the success of e-learning classes
KREATIVITAS GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK PADA KELAS I MI ISLAMIYAH KECITRAN KECAMATAN PURWAREJA KLAMPOK KABUPATEN BANJARNEGARA
Pendidikan sangatlah dibutuhkan bagi manusia. Pendidikan diperoleh kapan saja dan dari siapa saja. Pendidikan dapat diperoleh disekolah dengan seorang pendidik yaitu guru. Guru memberikan pembelajaran selama disekolah. Pembelajaran kreatif yang menuntut seorang pendidik untuk dapat memunculkan serta mengembangkan kekreativitasannya seharusnya dapat terealisasikan pada semua mata pelajaran terutama pada pembelajaran tematik.
Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang kreativitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran tematik pada kelas i di mi islamiyah kecitran purwareja klampok kabupaten banjarnegara yang meliputi kreativitas guru dalam penggunaan media pembelajaran, kreativitas guru dalam mengembangkan kompetensinya dan kreativitas guru dalam mengevaluasi pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas 1, siswa kelas 1 dan kepala sekolah mi islamiyah kecitran. Teknik analisis yang digunakan adalah model interaktif menurut milles dan huberman meliputi reduksi data, display data dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kreativitas guru di mi islamiyah kecitran kecamatan purwareja klampok kabupaten banjarnegara meliputi kreativitas guru dalam penggunaan media pembelajaran berupa gambar dan video pembelajaran, kreativitas guru dalam mengembangkan kompetensinya berupa kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional serta kreativitas guru dalam mengevaluasi pembelajaran
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP PRESTASI BELAJAR PAI DI SMA NEGERI 1 SUMPIUH
Metode pembelajaran adalah langkah guru dalam menyampaikan materi bahan ajar sehingga siswa diharapkan mampu untuk memahami terkait materi yang telah disampaikan. Terlebih pada masa pandemi seperti saat ini, guru diharuskan untuk mampu memilih metode apa yang digunakan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan saat ini adalah metode flipped classroom. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan teknik quasi experimental design kategori nonequivalent control group design. Penelitian eksperimen adalah jenis penelitian yang digunakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap objek penelitian dalam kondisi yang terkendalikan.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan tes yang terdiri dari pre-test dan post-test, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 1 yang berperan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas XII MIPA 2 yang berperan sebagai kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 67 siswa. Analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu dengan menggunakan analisis data N-gain score.
Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok eksperimen skor rerata pre-test diperoleh sebesar 84,46 setelah diberikan perlakuan diperoleh skor rerata post-test sebesar 89,03. Pada kelompok kontrol skor rerata pre-test diperoleh sebesar 82,16 setelah diberikan perlakuan diperoleh skor rerata post-test sebesar 85,84. Dilihat dari N-gain score untuk kelompok eksperimen diperoleh sebesar 0,3024 sehingga termasuk kategori sedang berdasarkan aktivitas siswa yang meliputi keaktifan siswa melihat atau menyimak video pembelajaran, keaktifan siswa saat diskusi kelompok, kemampuan siswa dalam memahami materi dan kemampuan siswa dalam membuat review materi presentasi. Sementara N-gain score pada kelompok kontrol diperoleh sebesar 0,1554 sehingga termasuk kategori rendah berdasarkan aktivitas siswa yang meliputi respon siswa saat pengajar menyampaikan materi, pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, keaktifan siswa dalam diskusi dan keantusiasan siswa dalam mengerjakan tugas. Berdasarkan data tersebut peningkatan belajar siswa dengan metode flipped classroom lebih tinggi dari pada peningkatan belajar siswa dengan metode ceramah
IMPLEMENTASI METODE TALAQQI DALAM PEMBELAJARAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN AL-KARIM BATURRADEN DAN DAWUHAN WETAN KEDUNG BANTENG BANYUMAS
Implementasi metode talaqqi dalam pembelajaran menghafal al-Qur’an yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Karim dan Santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas.Program kegiatan penelitian ini tujuannya untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode talaqqi Santri Pondok Pesantren Darul Al- Qur’an Al-Karim maupun Santri Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas.
Jenis penelitian yang digunakan disini yaitu penelitian lapangan (fieled research) yang dimaksud penelitian lapangan yaitu penelitian deskritif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada. Yaitu keadaan gejala menurut apa yang ada pada saat penelitian dilakukan. Peneliti melakukan penelitian di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Karim dan Dawuhan Wetan Kedung Banteng Banyumas. Kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan sumber data yang digunakan disini peneliti menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Nara sumber yang digunakan disini peneliti pengasuh Pengasuh atau Kyai, Santri dan lurah pondok.
Teknik analisis data yang digunakan disini peneliti menggunakan pendapatnya Miles dan Hubermen yaitu melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penyimpulan data.
Dari uraian di atas tentang Implementasi Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Menghafal Al-Qur’ān Santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Al- Karim dan Dawuhan Wetan Kedung Banteng maka kami dapat disimpulkan yaitu: (1) Santri sebelum melakukan implementasi talaqqi kepada pembimbing yaitu santri melakkan air wuḍu, menggunakan muṢḥaf tikrar, muṢḥaf quddus.(2) santri implementasi talaqqi teknisnya maju menghadap langsung kepada pembimbing sebelah kanan dan sebelah kiri dan paling depan kemudian santri membaca ayat al-Qur’ān yang sudah dihafalkan kemudian dibaca diluar kepala dan dibaca secara tartil dan juga harus menerapkan tajwid yang benar, kemudian pembimbing menyimak jika ada ayat al-Qur’ān yang lupa maka pembimbing mengingatkan dan membenarkan
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM NOVEL CINTA DALAM 99 NAMA-MU KARYA ASMA NADIA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kenakalan remaja yang menimbulkan dampak menurunnya penanaman nilai-nilai pendidikan akhlak didalam kehidupan. Adapun penyebab kenakalan remaja salah satunya kurangnya perhatian dari orang tua pada setiap anak-anaknya. Banyak novel yang bisa dijadikan pedoman untuk menjadi sarana dalam menanamkan nilai-nilai Pendidikan akhlak. Novel Cinta dalam 99 Nama-Mu yang ditulis oleh Asma Nadia merupakan salah satu novel yang berisikan tentang pesan-pesan akhlak yang relevan dengan permasalahan remaja pada saat ini
Adapun tujuan penelitian ini untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Akhlak yang terkandung dalam novel Cinta dalam 99 Nama-Mu. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research), dengan pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi, wawancara dan metode analisisnya menggunakan metode analisis isi (content anlysis).
Berdasarkan data, hasil penelitian ini menunjukan: (1) nilai akhlak kepada Allah mencakup meyakini bahwa Allah satu-satunya tuhan yang wajib kita sembah, tawakal, dan bertaubat (2) nilai akhlak kepada diri sendiri mencakup sidiq, Amanah, ikhlas, sabar dan optimis (3) nilai akhlak terhadap orangtua mencakup birul walidain dan sopan santun (4) nilai akhlak kepada sesama mencakup tolong menolong, peduli, saling memaafkan, menjaga persaudaraan dan mengucap salam