Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    ANALISIS KESESUAIAN DASAR PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM MENGENAI PEMBATALAN PERTUNANGAN SEPIHAK SEBAGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM DITINJAU DARI HUKUM PERDATA (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANYUMAS NO. 5/PDT.G/2019/PN BMS)

    No full text
    Pertunangan dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan akibat hukum, sehingga para pihak dapat membatalkan perbuatan tersebut. Permasalahan ini sejalan dengan kasus yang terjadi di Kemranjen, Banyumas antara saudari SSL dan saudara AS. Pembatalan pertunangan dan akibat hukumnya hanya diatur dalam Pasal 58 KUHPerdata dan Pasal 13 KHI. Dengan demikian memunculkan persoalan mengenai dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan perkara tersebut, dimana dalam hal ini amar putusannya berbeda-beda, ada yang berbunyi perbuatan melawan hukum dan adapula yang wanprestasi. Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini dan menganggap penting untuk diteliti, agar mengetahui apakah benar dasar pertimbangan yang ditetapkan oleh hakim Pengadilan Negeri Banyumas mengenai pembatalan pertunangan sepihak sebagai perbuatan melawan hukum sudah sesuai dengan pandangan hukum perdata yang ada. Penelitian ini termasuk penelitian hukum normatif, yang menggunakan metode pendekatan yuridis. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Putusan Pengadilan Negeri Banyumas No.5.pdt.G/2019/PN BMS. Sedangkan sumber data sekundernya yaitu buku, dokumen, dan jurnal. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Metode analisis data yaitu metode analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, dalam putusan perkara No.5.pdt.G/2019/PN BMS, hakim mempertimbangkan bahwa: pembatalan pertunangan sepihak dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum adalah benar, sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata, serta menolak petitum ke 1,4,5, dan 6. Mengabulkan petitum ke-2 mengenai perbuatan melawan hukum dan mengabulkan sebagian petitum ke-3 mengenai ganti rugi. Pendapat majelis hakim ini didasarkan oleh Yurisprudensi MA RI No. 3191 K/pdt/1984 tanggal 12 Desember 1985. Dan norma masyarakat Banyumas “Sepadang-Sepenginang”. Kata Kunci : Pembatalan Pertunangan, Pertimbangan Hukum Haki

    Strategi Dakwah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kembangkuning Nusakambangan Kabupaten Cilacap Dalam Memperbaiki Akhlak Narapidana

    No full text
    STRATEGI DAKWAH LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KEMBANGKUNING NUSAKAMBANGAN KABUPATEN CILACAP DALAM MEMPERBAIKI AKHLAK NARAPIDANA Muslikhah NIM. 1717103036 ABSTRAK Di Lembaga Pemasyarakatan, Narapidana tidak cukup hanya dipidana dan mejalani hukumannya saja tetapi perlu adanya pembinaan dan bimbingan membuat narapidana menjadi manusia yang lebih lebih baik lagi. Kurangnya pembinaan dalam memperbaiki nilai-nilai akhlak yang ditanamkan kepada Narapidana menyebabkan adanya perilaku-perilaku anmoral yang dilakukan Narapidana. Tujuan pembinaan akhlak narapidana sendiri adalah setelah keluar atau bebas dari Lapas, dalam diri Narapidana akan tumbuh keteguhan hatinya melakukan berbagai kegiatan dengan baik dan melakukan segalanya dengan benar dan akhirnya Narapidana menemukan tujuan hidupnya. Dengan demikian Narapidana menyesali perbutannya yang salah, kemudian menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi pebuatan yang diharamkan Allah demi kehidupan di dunia dan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi dakwah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kembangkuning Nusakambangan dalam memperbaiki akhlak Narapidana. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan diantaranya, pengumpulan data dan analisis data. Pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kembangkuning Nusakambangan. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan apa yang ada di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dakwah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kembangkuning Nusakambangan adalah dengan mengundang penyuluh baik dari Kementerian agama maupun lembaga-lembaga Islam Lainnya. Strategi dakwah yang digunakan penyuluh dalam memperbaiki akhlak Narapidana menggunakan strategi dakwah bil-Hikmah, Mau’idhoh Hasanah dan Mujadalah bi al-Ihsan. Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan dakwah di Lapas diantaranya, faktor pendukung : (1) Jadwal pembinaan yang terjadwal dengan baik, (2) sarana dan prasarana yang sudah baik, (3) Kualifikasi penyuluh, (4) Motivasi Narapidana. Faktor penghambatnya yaitu : (1) kondisi atau latar belakang Narapidana, (2) Faktor lingkungan, (3) Pandemi Covid-19 dan transportasi, (4) penyuluh tidak bisaa selalu memantau keadaan Narapidana. Adapun program kamar santri di Lapas Kelas IIA Kembangkuning bisa menjadi contoh dan motivasi tersendiri bagi Narapidana lain untuk bisa memperbaiki akhlak Narapidana. Kata kunci : Strategi Dakwah, Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Akhlak Narapidan

    PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT TEAMS DI SMK YPT 2 PURBALINGGA

    No full text
    Pada dasarnya pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam yang eksis akhir-akhir ini merupakan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia terkait dengan pencegahan penyebaran Covid-19. Pembelajaran daring yang diterapkan oleh sekolah-sekolah memiliki media pembelajarannya tersendiri sebagai bentuk penerapan pembelajaran daring untuk mengembangkan potensi peserta didik walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya adalah yang diterapkan di SMK YPT 2 Purbalingga yang menggunakan media pembelajaran Microsoft Teams sebagai pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam menggunakan media pembelajaran Microsoft Teams di SMK YPT 2 Purbalingga tentang perencanaan pembelajaran daring, pelaksanaan pembelajaran daring serta evaluasi pembelajaran daring. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti ialah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode penelitian studi kasus. Lalu teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam menggunakan media pembelajaran Microsoft Teams di SMK YPT 2 Purbalingga telah menerapkan standar proses pembelajaran daring yang di lalui dengan perencanaan pembelajaran daring, pelaksanaan pembelajaran daring serta evaluasi pembelajaran daring yang dibuktikan dengan adanya bentuk dokumentasi Silabus dan RPP pembelajaran daring, pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan Microsoft Teams serta bentuk dokumentasi soal-soal remidi sebagai evaluasi pembelajaran daring di SMK YPT 2 Purbalingga

    KONSEP KELUARGA SAKINAH DALAM KELUARGA PENGASUH PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Kasus di Pondok Pesantren Darussalam Desa Dukuhwaluh Kembaran Banyumas)

    No full text
    Di Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh-Purwokerto terdapat keluarga sekaligus dewan pengasuh yang mengajar serta mendidik santri. Dalam kesehariannya, keluarga pengasuh memiliki kesibukan. Baik dalam hal mengurus pondok pesantren, mengurus keluarga maupun mengurus kesibukan pekerjaannya atau kesibukan lain yang ada diluar. Dalam membangun keluarga, tentu ada prinsip yang dipegang oleh masing-masing keluarga. Jika diamati, masing-masing keluarga dalam menjalani kehidupan rumah tangganya berbeda-beda. Hal tersebut tentu didasari atas faktor-faktor yang melatarbelakangi masing-masing keluarga tersebut. Dalam penelitian ini, fokus permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana pandangan dan upaya keluarga pengasuh Pondok Pesantren Darussalam dalam mewujudkan keluarga sakinah serta keterkaitannya dengan Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research), dan pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan normatif dan sosiologis dimana dalam literatur Islam yang terkait dengan norma-norma keagamaan akan dihubungkan dengan realitas sosial yang terjadi dalam masyarakat. Sumber data primer dalam penelitian ini berasal dari subjek penelitian yakni keluarga pengasuh, sedangkan sumber data sekundernya berasal dari literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan cara observasi aktivitas keseharian keluarga pengasuh, wawancara dengan keluarga pengasuh, dan dokumentasi berupa identitas dari keluarga pengasuh. Dari hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa menurut keluarga pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, keluarga sakinah adalah keluarga yang pada dasarnya mempunyai tujuan ibadah kepada Allah SWT serta keluarga yang bisa merasakan ketenangan, kenyamanan, dan bahagia seperti yang disebutkan dalam Q.S. Ar-Rum ayat 21. Dalam hak dan kewajiban, keluarga pengasuh menjalankan prinsip muba>dalah yang bersifat fleksibel dengan tujuan menjadi mudah untuk menyesuaikan keadaan dan kondisi. Untuk membentuk dan mempertahankan keluarga sakinah harus dengan niat dan komitmen yang kuat diantara suami dan istriserta komunikasi yang baik dengan memperhatikan masing�masing karakter dari suami maupun istri dan harus mempunyai rasa saling memahami terhadap kekurangan dan kelebihan pasangan. Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam mendekati kategori Keluarga Sakinah III Plus jika disesuaikan dengan Surat Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1999 mengenai Pembinaan Gerakan Keluarga Sakinah

    NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS DALAM FILM SERDADU KUMBANG KARYA ARI SIHASALE

    No full text
    Pembentukan karakter merupakan suatu proses penting dalam menanamkan karakter atau akhlaq mulia, yang dilakukan oleh orangtua dan pendidik kepada anak didiknya. Karakter adalah suatu sikap, sifat, watak, serta penjiwaan diri, dengan menjadikan diri seseorang tersebut berbeda dengan memiliki ciri khasnya sendiri. Karakter yang ditanamkan memiliki tujuan untuk membentuk diri manusia menjadi lebih dekat dengan Tuhan atau memiliki kesan religius dalam dirinya. Religius merupakan sikap atau watak seseorang yang melakukan kegiatan ibadah dan mentaati seluruh ajaran agamanya dengan perasaan ikhlas dan memiliki kepercayaan terhadap Tuhan. Sedangkan, karakter religius merupakan suatu sikap, penjiwaan, perasaan, tabiat, budi pekerti seseorang yang erat kaitannya dengan hubungan seorang hamba dengan Tuhan-Nya, sesama manusia, serta manusia dengan alam semesta. Adanya karakter religius, menjadikan seseorang patuh terhadap perintah dan menjauhi larangan-Nya. Membentuk karakter religius pada diri seseorang atau karakter dengan media belajar alternatif, yaitu film. Film termasuk media yang digemari oleh semua kaum, dengan menampilkan gambar atau video dan alur cerita yang menarik bagi penikmatnya. Penggunaan media film dalam pembelajaran, dapat memudahkan pendidik untuk mencontohkan karakter-karakter yang baik kepada anak didiknya untuk dicontoh. Karena, film efektif menampilkan pesan, nilai-nilai, moral, dengan bentuk visual yang menarik. Tujuan penelitian ini, yaitu menanamkan dan mencontohkan karakter religius pada anak dalam film tersebut. Anak-anak akan tertarik dengan gambar dan video dalam memahami suatu pelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitian library research, dengan metode penelitian kualitatif. Bersifat deskriptif, dengan teknik content analysis(analisis isi), dengan cara melihat dari kejadian suatu fenomena alam yang terjadi. Pengumpulan beberapa data berasal dari kegiatan mengamati, mencermati objek, mentransfer adegan dalam bentuk teks atau gambar, menganalisis data-data yang berhubungan dengan penelitian, dan mengkonfirmasi hasil temuan data dengan buku-buku pustaka atau sumber lain yang relevan dengan penelitian. Objek penelitian adalah nilai-nilai karakter religius dalam film Serdadu Kumbang karya Ari Sihasale. Hasil dari penelitian ini, dalam film Serdadu Kumbang memiliki nilai-nilai yang berkaitan dengan nilai karakter religius. Nilai tersebut memiliki relevansi pada perkembangan karakter dan sikap pada anak usia sekolah dasar (7-12 tahun). Nilai tersebut, yaitu nilai jujur, rela berkorban, rasa syukur, ikhlas, menghormati dan patuh pada Tuhan dan agama, peduli sesama, kerjasama, tidak memaksakan kehendak, menghormati orangtua, serta toleransi kepada sesama. Sikap tersebut dapat membangun semangat anak-anak atau masyarakat meningkatkan karakter baik pada diri sendiri

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA HOME INDUSTRI MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SWOT (STUDI KASUS KOPI KHOL di Desa Gumiwang Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga)

    No full text
    Usaha Home Industri pasti tidak pernah lepas dari masalah baik masalah internal mauoun eksternal. Begitu juga dengan Kopi Khol yang mengalami permasalah secara internal dan eksternal, usaha ini juga mengalami beberapa permasalahan internal yaitu kurangnya promosi pada produk, kurangnya inovasi, Terbatasnya Ilmu pengetahuan dan teknologi, tenaga kerja yang kurang, Saluran pemasaran yang kurang luas. Sedangkan permasalahan eksternal yaitu persaingan usaha yang sejenis, harga bahan baku yang tidak menentu, dan perubahan gaya hidup masyarakat. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk strategi pengembangan usaha home industry kopi khol menggunakan metode analisis SWOT Penelitian ini dilaksanakan di Home Industri Kopi Khol di Desa Gumiwang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalinga, subjek penelitian ini adalah pemilik Home Industri dan karyawan Kopi khol Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan sesimpulan, serta analisis SWOT.Dimana data dikumpulka dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkananalisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis serta merumuskan strategi suatu perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Stategi Pengembangan Home Industri Kopi Khol yang dapat digunakan yaitu dengan meningkatkan kualitas produk, meningkatkan promosi dengan lokasi yang strategis, membuat variasi dengan kopi, memperkenalkan dan Memberi pengetahuan ke karyawan dan pemilik mengenai ilmu teknologi

    AN ANALYSIS OF THE ENGLISH TEXTBOOK ENTITLED “MODUL BAHASA INGGRIS” FOR GRADE XI OF SMK MA’ARIF NU 2 BANTARKAWUNG

    No full text
    The Eglish textbooks that available in schools today are still in common where the material can be used for Senior High School students and Vocatioal High School students. The textbooks are not contextualized for students in Vocational High School. They should be taught to texts that are relevant to their occupational knowledge and abilities when they enroll in vocational education that places them in specific vocational fields. The purpose of this study is to analyze the content of English textbook entitled “Modul Bahasa Inggris” whether it met the criteria of a agood textbook as determined by BSNP or not. This is a descriptive qualitative research. The data were collected through evaluating the textbook using the checklist containing the criteria of eligibility content material recommended by BSNP. In the data analysis technique, the percentage of standards fulfillment was calculated by dividing the entire of criteria points which have been met in a textbook for every sub aspects. It was then expanded by 100%. The results of this study confirmed that of the overall common elements, Modul Bahasa Inggris for eleventh grade is suitable for use in teaching learning process. The textbook got a fulfillment score of 66 % for material compatibility with KI and KD, 100% for material accuracy, and 70% for supporting learning materials. The textbook was then examined to be a fair textbook because the average fulfillment score was 77%. As a result, it can be concluded that the textbook is still appropriate for use in the classroom to aid in the teaching and learning process with the assistance of other sources

    PSIKOTERAPI ISLAM SANTRI BINA GANGGUAN JIWA DI PANTI REHABILITASI PONDOK TETIRAH DZIKIR BERBAH SLEMAN-YOGYAKARTA

    No full text
    Kesehatan mental merupakan aspek penting bagi semua manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia. Tak terkecuali dengan orang yang mengalami gangguan jiwa. Di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir Berbah Sleman-Yogyakarta, dalam memulihkan kesehatan mental santri bina yang ada disana menggunakan terapi non medis yaitu dengan psikoterapi Islam. Psikoterapi Islam yang merupakan suatu usaha dengan metode pendekatan spiritual yang bertujuan untuk memulihkan seluruh fungsi-fungsi kejiwaan seseorang dengan berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, model dan teknik dari psikoterapi Islam di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir Berbah Sleman-Yogyakarta. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan lapangan. Sebagai sumber informasi, peneliti mengambil subjek untuk penelitian ini terdiri dari pendiri pondok yaitu H. Muhammad Trihardana, Ustad Beny Wijaya, Rizal Juanda selaku relawan dan 2 santri bina yang sudah dinyatakan pulih kesehatan mentalnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk dari psikoterapi Islam yang digunakan adalah sebagai obat ma’nawi yang merupakan pengobatan jiwa atau mental untuk santri bina gangguan jiwa. 2) Model psikoterapi Islam yang diterapkan adalah psikoterapi Islam dengan terapi ibadah shalat, terapi zikir dan doa, terapi puasa, terapi mandi taubat dan terapi bekam. 3) Teknik psikoterapi Islam yang digunakan adalah metode tasawuf yakni takhalli, tahalli, dan tajalli. Atas Kuasa-Nya dan efek dari rutinitas penerapan psikoterapi Islam tersebut terdapat perubahan dari kesehatan mental santri bina gangguan jiwa bahkan kini ada yang sudah kembali ke kehidupan sosial masyarakat

    ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO FINANCIAL DISTRESS PADA BANK UMUM SYARIAH DEVISA DAN NON DEVISA DI INDONESIA TAHUN 2014-2018 MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE MODIFIKASI

    No full text
    Financial distress merupakan penurunan kondisi keuangan sebelum terjadinya kebangkrutan atau likuidasi. Financial distress dapat diindikasikan oleh adanya laba bersih yang negatif selama beberapa tahun. berdasarkan tingkat perolehan laba bersih Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Umum Syariah Non Devisa pada tahun 2014-2018 terdapat beberapa Bank Umum Syariah yang mengalami fluktuasi laba bersih, bahkan beberapa diantaranya terdapat Bank Umum Syariah yang memiliki laba bersih negatif selama bertahun-tahun pada 2014 sampai dengan 2018. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa Bank Umum Syariah terindikasi mengalami financial distress. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis komparatif prediksi financial distress pada Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Syariah Non Devisa. Penelitian ini menggunakan model Altman Z-score Modifikasi untuk menjelaskan prediksi financial distress pada Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Umum Syariah Non Devisa, kemudian Uji Mann Whitney U Test digunakan untuk menunjukkan analisis komparatif terhadap nilai Altman Z-score. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series, data dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Data diperoleh dari publikasi masing-masing situs web Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Umum Syariah Non Devisa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 4 Bank Umum Syariah Devisa dan 4 Bank Umum Syariah Non Devisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan perhitungan tingkat risiko financial distress yang dilakukan pada Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Umum Syariah Non Devisa pada tahun 2014 sampai dengan tahun 2018, dapat disimpulkan bahwa tidak ada bank yang diprediksi akan mengalami financial distress. Rata-rata Nilai Z-score dari dua kelompok Bank Umum Syariah tersebut berada diatas nilai cut off risiko financial distress. Hasil perbandingan risiko financial distress antara Bank Umum Syariah Devisa dan Non Devisa berdasarkan perhitungan nilai Z-score dan Uji Mann Whitney U test menunjukkan tidak ada perbedaan risiko financial distress antara Bank Umum Syariah Devisa dan Bank Umum Syariah Non Devisa, dibuktikan dengan nilai signifikansinya lebih besar dari 0,025 yaitu 0,685

    Konsep Sakit dalam Al-Qur'an menurut penafsiran Badiuzzaman Said Nursi

    No full text
    ABSTRAK Pengertian sakit adalah ketika merasa tidak nyaman di tubuh dan dibeberapa bagian tubuh karena menderita sesuatu (demam, sakit kepala, sakit dan lain-lain) sakit juga merupakan gangguan dalam fungsi normal seseorang, sakit juga dapat disebabkan oleh beberapa hal. Baik itu dari lingkungan yang kurang bersih, gaya hidup yang tidak sehat ataupun menurunnya metabolism dalam tubuh. Sakit juga sebagai ujian kesabaran, karena dengan sakit itu kita lebih mendekatkan diri keda Allah Swt. mematuhi segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah Swt. dalam penafsiran Badiuzzaman Said Nursi juga banak membahas tentang sakit dan tauhid kepada Allah Swt Dengan penelitian tersebut, penulis bermaksud mencari tahu terkait penafsiran tentang konsp sakit dalam Al-Qur’an dengan penafsiran Badiuzzaman Said Nursi sekaligus mengkontekstualisasikan konsep sakit dengan yang ada pada zaman sekarang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang jenisnya kepustakaan (ibrary resech) dan dengan teori analisis konten. Penelitian ini penulis menggunakan metode maudhu’i. Dari hasil penelitian ini penulis menemukan diantaranya: Pertama, dalam penafsiran Badiuzzaman Said Nursi sakit di jelaskan dengan dua puluh lima obat yang membuat sakit itu lebih bermakna. Dalam dua puluh lima obat tersebut Badiuzzaman Said Nursi menjelaskan secara detail mengenai konsep sakit dan penawarnya. Dalam penjelasannya juga mengatakan, orang yang menderita sakit maka bersabarlah dan bersyukur karena derita sakit bisa menjadikan detik-detik umur setara dengan berjam-jam ibadah, seba ibadah dibagi menjadi dua yaitu: a. ibadah aktif (ijabiah) yang berwujud dalam pelaksanaan shalat doa dan yang semisalnya. b. ibadah pasif (salbiah) dimana penderita saakit bersimpuh menerahkan diri kepada allah Swt yang maha penyayang sembari memohon perlindungan dan bersujud kepada-Nya.. hal ini di dasari dengan perasaan ketidakberdayaannya di hadapan penyakit dan musibah tersebut. sehingga ia mendapatkan ibadah maknawi yang tulus dan bersih dari segala bentuk riya. kedua, terdapat keterkaitan antara sakit dengan sabar dalam penafsiran Badiuzzaman Said Nursi yaitu sakit merupakan indikator terwujudnya kesabaran dalam menjalaninya dan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. sakit berperan untuk meningkatkan kesabaran. dengan sakit, kesebaraan seseorang lebih diuji agar dapat menghadapi cobaan itu dengan lapang dada. Kata kunci : konsep sakit, Badiuzzaman Said Nursi

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇