Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
10362 research outputs found
Sort by
PANDANGAN PENGHULU DAN TOKOH AGAMA KECAMATAN SAMPANG TENTANG PERKAWINAN ORANG DENGAN HIV (HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS)/AIDS (ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME) (ODHA).
Perkawinan merupakan sunnatullah dan kehendak dari setiap manusia yang
hanya dapat dilaksanakan ketika sudah terpenuhi syarat dan rukun perkawian baik
secara hukum Islam maupun perundang-undangan di Indonesia. Kemudian
bagaimana hukum perkawinan yang dilaksanakan orang yang menderita penyakit
HIV/AIDS yang mungkin akan membahayakan bagi kelangsungan perkawinan,
pasangan, maupun keturunan selanjutnya.
Penyusun memperoleh data melalui Dinkes Kabupaten Cilacap, serta
melakukan wawancara dengan penghulu KUA Kec. Cilacap Tengah dan KUA Kec.
Sampang serta tokoh agama. Metode yang digunakan ialah metode penelitian
kualitatif dengan menggunakan pendekatan normtif dan yuridis. Setelah data
terkumpul metode analisis data yang digunakan adalah analisis data dengan metode
induktif dan interpretatif. menganalisis data yang berasal dari fakta-fakta khusus
dan peristiwa kongkret kemudian digeneralisasikan dan menafsirkan secara
objektif.
Berdasarkan fakta-fakta di lapangan yang dikaji menggunakan metode dan
pendekatan di atas diperoleh hasil bahwa mayoritas para penghulu dan tokoh agama
berpendapat dalam hukum Islam dan perundang-undangan di Indonesia tidak
ditemukan adanya larangan bagi ODHA untuk menikah dan hukum perkawinan
yang dilaksanakan oleh ODHA adalah mubah sebagai mana hukum awal
perkawinan ada juga yang berpendapat pernikahan tersebut haram dilakukan
POTENSI CASH WAQF LINKED SUKUK SEBAGAI SUMBER PEMBIAYAAN PEMULIHAN PEREKONOMIAN NASIONAL DI MASA PANDEMI COVID-19 (2021-2022)
Pandemi Covid-19 merupakan krisis kesehatan yang melanda hampir seluruh dunia. Krisis ini menyebabkan perekonomian mengalami kemerosoan terutama Indonesia. Di masa pandemi Covid-19, pemerintah membutuhkan sumber pembiayaan untuk pemulihan perekonomian nasional. Apalagi saat ini, pemerintah telah membuat inovasi baru dalam dunia perwakafan yaitu Cash Waqf Linked Sukuk. Cash waqf linked sukuk (CWLS) merupakan bentuk invetasi sosial dengan mengumpulkan dana melalui wakaf tunai, kemudian diinvetasikan pada sukuk negara. Potensi CWLS yang besar perlu digali lebih dalam dengan melakukan analisis mengenai apa saja faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis potensi CWLS sebagai pemulihan ekonomi dan mengidentifikasi SWOT CWLS sebagai instrumen pembiayaan pemulihan perekonomian nasional di masa pandemi covid-19.
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan interpretatif. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi. Dokumentasi merupakan pengumpulan data dengan mencari informasi mengenai CWLS melalui dokumen tertulis, gambar maupun dokumen elektrinik. Dalam penelitian ini, data-data yang diperoleh dari buku, jurnal, maupun berita serta literatur lain mengenai potensi CWLS sebagai sumber pembiayaan pemulihan perekonomian nasional di masa pandemi covid-19 dengan menjabarkan faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sehingga dapat diperoleh gambaran potensi CWLS sebagai pemulihan ekonomi. Faktor-faktor tersebut dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk memperoleh prioritas strategi yang digunakan untuk mengembangkan CWLS sebagai sumber pembiayaan pemulihan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CWLS memiliki potensi yang cukup besar untuk membiayai pemulihan perekonomian nasional di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan kajian bank Indonesia, potensi CWLS di Indonesia mencapai 3,4% dari PDB atau sebesar Rp 217 triliun. Anggaran program PEN pada tahun 2021 sebesar Rp 744,7 triliun tetapi baru terealisasi sebesar Rp 658,6 triliun atau sekitar 88,4%. Oleh sebab itu, pemerintah dapat memanfaatkan CWLS sebagai sumber pendanaan tambahan untuk meng-cover kekurangan anggaran program PEN. Analisis SWOT CWLS sebagai sumber pendanaan di masa pandemi adalah sebagai berikut; Pertama, faktor kekuatan yaitu; CWLS dan CWLS Ritel mencakup wakif individu dan lembaga, imbal hasil CWLS dapat diproduktifkan, hasil investasi sukuk wakaf dimanfaatkan untuk pembentukkan asset wakaf baru dan pembiayaan berbagai kegiatan sosial, dan imbal hasil CWLS bersifat kompetitif yang dibayarkan setiap bulan. Kedua, faktor kelemahan yaitu CWLS merupakan jenis investasi sosial yang baru. Ketiga, faktor peluang antara lain; Kedermawanan masyarakat Indonesia sangat baik, Potensi wakaf di Indonesia mencapai Rp 180 triliun per tahun, Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat pesat, dan Jumlah SBSN yang diterbitkan setiap tahun mengalami peningkatan. Keempat, faktor ancaman antara lain, Ekonomi masyarakat masih belum stabil di masa pandemi Covid-19, Pengetahuan masyarakat mengenai wakaf uang dan CWLS masih rendah, dan Jumlah penerbitan sukuk oleh sektor korporasi serta partisipasi investor domestik di pasar sukuk masih rendah
PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM SURAH AR-RAHMAN AYAT 1-30
Adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi dan kesiapan masyarakat khususnya peserta didik menyebabkan maraknya dekadensi akhlak. Setiap terjadi dekadensi akhlak, sosok guru menjadi sorotan dan tuduhan tidak berkompeten dalam mendidik generasi bangsa, sehingga profesionalitas guru dipertanyakan secara kritis mulai dari kepribadiannya, penguasaan ilmu, metodologi, dan komunikasinya. Selain itu, masih banyak permasalahan pendidikan yang menyangkut sosok guru. Sebagai contohnya, banyaknya tindakan amoral dan kekerasan fisik dan psikis yang dilakukan oleh guru kepada peserta didiknya dan masih rendahnya kompetensi dan kinerja guru dalam berbagai jenjang pendidikan yang ditunjukkan dengan banyaknya guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, kurangnya kreatifitas guru dalam proses pembelajaran, tidak memperhatikan administrasi pembelajaran. Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, guru Pendidikan Agama Islam dituntut untuk menjadi sosok yang profesional. Profesionalitas guru dapat dilihat dari berbagai sisi, salah satu cara untuk mengetahui profesionalitas guru dapat dikaji dari Al-Qur’an surah Ar-Rahmān. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam menurut Surah Ar-Rahmān ayat 1-30. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dengan sumber data yang diperoleh dari kitab Al-Qur’an surah Ar-Rahmān dan Tafsir Kementrian Agama RI Jilid IX yang berjudul Al-Qur’an & Tafsirnya cetakan tahun 2010 sebagai sumber primer, dan sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan dokumen lain yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tahlili (analisis). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa profesionalitas guru pendidikan Agama Islam dalam Surah Ar-Rahmān ayat 1-30 meliputi: (1) Kompetensi pedagogik yang terdapat pada ayat 3, 5&17, 10-12, dan 22; (2) Kompetensi kepribadian yang terdapat pada ayat 1, 19&20; (3) Kompetensi sosial yang terdapat pada ayat 4; (4) Kompetensi profesional yang terdapat pada ayat 2; (5) Kompetensi spiritual yang terdapat pada ayat 6, 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 26&27; (6) Kompetensi leadership yang terdapat pada ayat 7-9, dan 24.
Kata Kunci: Profesionalitas, Guru Pendidikan Agama Islam, Surah Ar-Rahmā
THE EFFECTIVENESS OF JOLLY PHONICS METHOD TOWARDS STUDENTS’ PRONUNCIATION ABILITY IN 7th GRADE OF SMPN 1 BAWANG BANJARNEGARA
This study aims to find out whether jolly phonics method is effective towards students’ pronunciation ability and whether there is a significant difference between the experimental class and the control class. The problem that arises is that there are still many students who do not understand the correct pronunciation, due to the lack of special teaching for pronunciation in the classroom. In achieving the research objectives, this research used a quasi-experimental design and a quantitative approach. The population is the seventh-grade students of SMPN 1 Bawang Banjarnegara for the academic year 2022/2023. The sample were selected using a simple random sampling technique, with 7A as the experimental class and 7B as the control class. In collecting data, this study used pre-test and post-test in the form of sentences to be spoken by students. IBM SPSS V 25 software for windows was used to help analyze the data. The results of the research from the N-Gain Test indicate that experimental research to measure the effectiveness of the jolly phonics method is considered quite effective towards students’ pronunciation ability. Meanwhile, the Independent Sample T-test showed that the score from the experimental class was higher than the control class, so there was a significant difference. In conclusion, using the jolly phonics method is quite effective towards students’ pronunciation ability.
Keywords: Jolly Phonics Method, Pronunciation abilit
PELAKSANAAN BIMBINGAN PRANIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KEBUMEN PERSPEKTIF PERATURAN JENDRAL BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM NOMOR: DJ.II/542 TAHUN 2013
Bimbingan pra nikah atau kursus calon pengantin merupakan bimbingan yang diberikan oleh pihak Kantor Urusan Agama kepada calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Dalam proses pembentukan rumah tangga perlu adanya program Pendidikan yang terpadu dan terarah agar tidak keluar dari syariat Islam. Dalam penelitian ini permasalahan yang akan dikaji yaitu terkait pelaksanaan bimbingan pranikah dan tinjauan hukum Islam dalm materi bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama Kebumen.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, termasuk penelitian lapangan (field research) yang dijelaskan dalam bentuk dekriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini berasal dari data-data yang diperoleh secara langsung dari lapangan yaitu di Kantor Urusan Agama Kebumen. Sedangkan sumber data sekundernya berasal dari literatur-literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Objek dalam penelitian ini berhubungan dengan materi bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama Kebumen. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala KUA Kebumen, penyuluh KUA Kebumen, dan calon pasangan pengantin. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pelaksanaan bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama Kebumen bersifat wajib dan dapat dilakukan setelah melakukan validasi persyaratan pernikahan. Bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama Kebumen ini adalah bimbingan mandiri yang membuuhkan waktu sekitar 30-45 menit untuk pemateri atau penyuluh memberikan materi bimbingan pranikah. Padahal dalam Peraturan Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor: DJ/II/542 Tahun 2013 Pasal 8 ayat (4) yaitu Materi Kursus pranikah diberikan sekurang-kurangnya 16 jam pelajaran. Yang artinya dalam waktu pelaksanaan pemberian materi belum sesuai dengan Peraturan Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor: DJ.II/542 Tahun 2013
ANALISIS PENGARUH PRAKTIK MICRO TEACHING TERHADAP KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI PROFESOR KIAI HAJI SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANGKATAN 2018
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui analisis adanya pengaruh praktik micro teaching terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto program studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2018. Keterampilan dasar mengajar pada penelitian ini berfokus pada keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam yang pernah melaksanakan praktik micro teaching dengan total keseluruhan sebanyak 249 mahasiswa. Setelah penyebaran angket dilakukan ternyata hanya 145 angket yang kembali. Dari 145 angket ada satu angket mahasiswa yang tidak pernah melakukan praktik micro teaching sehingga sampel yang akan diolah menggunakan rumus slovin sebanyak 144 dan didapat hasil 106 mahasiswa yang menjadi sampel. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil dari analisis uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara praktik micro teaching terhadap keterampilan membuka dan menutup pelajaran (keterampilan membuka dan menutup pelajaran) yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya ketika mahasiswa mampu melaksanakan praktik micro teaching dengan baik maka keterampilan dasar mengajar mahasiswa tersebut pun akan menjadi baik
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK DENGAN SISTEM MULTI LEVEL MARKETING (MLM) DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS BISNIS ORIFLAME PADA NADS BEAUTY COMMUNITY)
Nads Beauty Community merupakan salah satu komunitas terbesar dalam bisnis Oriflame. Oriflame adalah perusahaan kecantikan ramah lingkungan yang inovatif dan terinspirasi oleh alam khas Swedia. Nads Beauty Community mempunyai strategi tersendiri dalam memasarkan produk Oriflame, strategi tersebut dikemas dalam 7 elemen bauran pemasaran. Dalam pemasarannya, Nads Beauty Community menggunakan sistem network marketing atau pemasaran berjenjang yang dikenal dengan istilah multi level marketing (MLM). Bisnis MLM memang sering menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat. Sehingga terbitlah fatwa DSN MUI No. 75 Tahun 2009 tentang Pedoman Penjualan Berjenjang Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi pemasaran produk bisnis Oriflame yang dilakukan oleh Nads Beauty Community dalam perspektif ekonomi Islam.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi kepada member Nads Beauty Community, sedangkan data sekunder diambil dari buku, jurnal, website dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh Nads Beauty Community dalam bisnis Oriflame sudah sesuai dan tidak bertentangan dengan ekonomi Islam. Tidak bertentangan dengan kriteria yang telah ditentukan dalam fatwa DSN MUI No.75/DSN-MUI/VII/2009. Hal ini terlihat dalam mekanisme pembagian bonus berdasarkan hasil kerja para member, tidak adanya eksploitasi secara sepihak, perekrutan bertujuan untuk memperluas jaringan, adanya penjualan yang riil, adanya pembinaan, serta tidak terdapat kegiatan money game yang hanya menguntungkan member yang sudah lebih lama bergabung. Prinsip jual beli Nads Beauty Community pada bisnis Oriflame berdasarkan asas tolong menolong. Adapun sistem komisi pada Nads Beauty Community dikategorikan dalam akad ijarah, sedangkan sistem bonus dapat dimasukkan ke dalam akad ju’alah, yaitu boleh.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Multi Level Marketing, Oriflam
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU TEMATIK SISWA KELAS IV SD/MI TEMA 3 PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP
Pendidikan karakter merupakan salah satu modal dalam kehidupan manusia, untuk itu perlu diajarkan sebaik mungkin sebagaimana ada di dalam buku tematik siswa kelas IV SD/MI tema 3 tentang Peduli Terhadap Makhluk Hidup. Banyaknya tanda-tanda hilangnya karakter yang dimiliki oleh anak menjadi hal yang harus diajarkan sedini mungkin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan yaitu menganalisa nilai-nilai karakter yang ada di dalam buku tesebut. Data yang digunakan adalah buku tematik siswa kelas IV SD/MI tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup sebagai data primer, sedangkan data sekunder diambil dari buku-buku atau jurnal yang berkaitan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa dalam buku tematik kelas IV tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup tersebut didapati bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang ada adalah, nilai karakter religius, nilai karakter toleransi, nilai karakter disiplin, nilai karakter kerja keras, nilai karakter kreatif, nilai karakter mandiri, nilai karakter demokratis, nilai karakter rasa ingin tahu, nilai karakter cinta tanah air, nilai karakter menghargai prestasi, nilai karakter komunikatif, nilai karakter cinta damai, nilai karakter gemar membaca, nilai karakter peduli lingkungan, nilai karakter peduli sosial, nilai karakter tanggung jawab dan dua nilai karakter tidak ada yaitu nilai karakter jujur dan nilai karakter semangat kebangsaan. Aspek perkembangan yang ditemukan memiliki relevansi dengan nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku tematik kelas IV tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup adalah aspek perkembangan emosional, aspek perkembangan kognitif, aspek perkembangan bahasa, aspek perkembangan moral/keagamaan, dan aspek perkembangan sosial
Peran Haji Mohammad Syoedja' Bagi Perkembangan Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) Muhammadiyah di Yogyakarta (1920-1931)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biografi Haji Mohammad Syoedja’ dan peranannya bagi perkembangan PKO Muhammadiyah di Yogyakarta tahun 1920-1931. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang berfokus pada kajian pustaka. Adapun sumber yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku, jurnal, arsip surat kabar, dan arsip dokumen yang dianalisa menggunakan metode deskriptif analisis. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis dan sosiologis. Penelitian ini menggunakan teori peran (Soejono Soekanto) dan teori gerakan sosial (Sidney Tarrow). Hasil dari penelitian ini adalah; Pertama, Haji Mohammad Syoedja’ adalah putra dari Haji Hasyim, seorang lurang keraton Yogyakarta, yang lahir pada tanggal 2 Agustus 1882. Sejak kecil, Haji Mohammad Syoedja’ sudah dekat dengan K.H. Ahmad Dahlan sebagai muridnya. Haji Mohammad Syoedja’ menjadi pendiri sekaligus ketua pertama bagian PKO Muhammadiyah. Kedua, Haji Mohammad Syoedja’ selama menjadi ketua bagian PKO Muhammadiyah memiliki beberapa peran penting diantaranya; mempelopori pendirian PKO Muhammadiyah pada 1918, mendirikan berbagai pelayanan sosial seperti rumah sakit, rumah miskin, dan rumah yatim, menyumbangkan pikiran tenaga dan materi yang ia miliki untuk kepentingan bagian PKO, menjalin relasi dan memperluas jaringan serta memperkenalkan PKO Muhammadiyah kepada khalayak umum
Analisis Perilaku Konsumtif Generasi Z Pengguna Fitur Bayar Nanti Pada Aplikasi Shopee "Shopeepaylater" (Studi Kasus Mahasiswa Di Purwokerto)
Perubahan kebiasaan berbelanja online yang terjadi pada waktu
belakangan ini khususnya pada saat pandemi covid-19 memunculkan berbagai
macam tren baru dikalangan generasi Z. Seperti transformasi dalam sistem
pembayaran yang ramai digunakan yaitu Shopeepaylater. Penggunaan
Shopeepaylater yang berlebihan dapat menimbulkan sifat boros dalam berbelanja,
berlebih-lebihan yang dapat dikatakan sebagai perilaku konsumtif. Tujuan dalam
penelitian ini ialah untuk mengetahui: (1) pengaruh kemudahan terhadap perilaku
konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar nanti pada aplikasi shopee
“shopeepaylater”; (2) pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif generasi
Z pengguna fitur bayar nanti pada aplikasi shopee “shopeepaylater”; (3) pengaruh
pendapatan terhadap perilaku konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar nanti
pada aplikasi shopee “shopeepaylater”; (4) pengaruh kemudahan, gaya hidup dan
pendapatan perilaku konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar nanti pada
aplikasi shopee “shopeepaylater”
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model field research.
Data penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan melalui metode
kuesioner melalui google form dengan purpossive sampling dengan jumlah
sampel 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji rank
spearman, kendall’s w dan regresi ordinal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh positif
dan signifikan dari variabel kemudahan terhadap perilaku konsumtif generasi Z
pengguna fitur bayar nanti pada aplikasi shopee “shopeepaylater”; (2) Terdapat
pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel gaya hidup terhadap perilaku
konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar nanti pada aplikasi shopee
“shopeepaylater”; (3) Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan dari
variabel pendapatan terhadap perilaku konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar
nanti pada aplikasi shopee “shopeepaylater”; (4) Terdapat pengaruh yang positif
dan signifikan dari variabel kemudahan, gaya hidup, dan pendapatan secara
simultan terhadap perilaku konsumtif generasi Z pengguna fitur bayar nanti pada
aplikasi shopee “shopeepaylater”.
Kata kunci : Generasi Z, Shopeepaylater, kemudahan, gaya hidup, pendapatan, perilaku konsumti