Repository IAIN Purwokerto
Not a member yet
    10362 research outputs found

    MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GUNA EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI (Studi Kasus Pada Perusahaan Kayu Lapis CV Purbayasa Purbalingga)

    No full text
    ABSTRACT Inventory of raw materials is one of the important factors in the production process. Lack of raw materials will result in delays in the production process, on the contrary, excess raw materials will result in swelling of storage costs and other costs. CV Purbaya is one of the plywood producing companies, where at this time the company is trying to control the inventory of raw materials. Through optimal inventory control, companies can determine the right order quantity by minimizing inventory costs. The purpose of this study was to determine the role of inventory management analysis based on the amount of inventory needed, when to reorder (Reoder point), and the total costs incurred by the CV Purbayasa company in Purbalingga Regency before and after inventory control. Based on the characteristics of the problem studied, this study uses a qualitative research approach with a descriptive analysis approach. The technique of collecting data is through observation to the company and conducting interviews with informants. The results showed that the company's raw material inventory management is still not efficient because based on the calculations that have been made, the total inventory cost before the holding of raw material inventory control per message costs Rp. 30,02385 million. Meanwhile , after the implementation of inventory management using EOQ per order , the total cost of raw material inventory method is Rp 24,010,997 . The results of the analysis using the EOQ method resulted in an order cost savings of Rp. 5.92185 million and was considered more efficient. It's just that the EOQ method has not been able to increase the level of company effectiveness because the value of ending inventory increases as a result of increased purchases while demand and cost of goods sold are fixed. With the increase in the average inventory value, the inventory turnover rate will be smaller in each period. Therefore, companies should use the EOQ method. Keywords: Inventory of raw materials, Economic Order Quantity, Reoder point

    PERAN YAYASAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MI YAYASAN BADAN AMAL KESEJAHTERAAN ITTIHADUL ISLAMIYYAH 1 KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP

    No full text
    ABSTRAK MI Ya BAKII 1 Kesugihan merupakan sebab awal mula didirikannya Ya BAKII. Madrasah ini menjadi MI pertama di bawah naungan Ya BAKII yang memperoleh akreditasi A. Tentu tidak akan lepas dari peran yayasan dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Hal ini yang menjadi tujuan penelitian untuk mengetahui peran yayasan dalam peningkatan mutu pendidikan di MI Ya BAKII 1 Kesugihan Kabupaten Cilacap. Jenis penelitian menggunakan penelitian lapangan (field research) dan pendekatan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deksripsi analisis.Teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, dokumentasi dan observasi dan teknik analisis data yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Verifikasi. Hasil penelitan didapatkan bahwa Ya BAKII dalam proses penyelenggaraan pendidikan berperan pada setiap aspek sehingga yayasan sudah berperan secara aktif dalam proses upaya peningkatan mutu pendidikan di MI Ya BAKII 1 Kesugihan. Adapun rincian peran Ya BAKII dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu 1) Memberikan Kepercayaan Pengelolaan Pendidikan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terbaik. 2) Ikut Serta dalam Perumusan Upaya Pengembangan dan Penentuan Arah Pengembangan Sekolah. 3) Memberikan Beasiswa kepada Peserta Didik. 4) Memberikan Dukungan terkait dengan Pemenuhan Sarana dan Prasarana. 5 Peningkatan Sumber Daya Manusia di Sekolah. 6) Melaksanakan Pengendalian dalam Pengelolaan Sekolah . Kata Kunci : Mutu, Pendidikan,Peran, Yayasan Pendidika

    SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS TERHADAP KOMPETENSI GURU PAI SMP NEGERI DI SUB RAYON 7 ABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Faktor yang sangat mendasar dalam menentukan tercapainya tujuan pendidikan nasional adalah adanya guru. Agar tujuan tersebut tercapai perlu dilakukan supervisi yang baik oleh pengawas terhadap guru – guru binaannya. Dengan adanya supervisi yang terprogram dan dilaksanakan dengan baik maka akan menghasilkan kinerja guru yang baik pula. Supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas secara baik, maka rangkaian tugas – tugas guru akan terkontrol dan dapat dilakukaan sebagaimana mestinya. Fungsi pengawaspun akan berjalan dengan optimal yaitu dalam aspek pelaksanaan tugas pembinaan, pemantauan, penilaian, dan pelatihan profesionalisme bagi guru. Kemampuan guru akan meningkat terutama dalam hal merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai beban kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis supervisi akademik pengawas terhadap kompetensi guru PAI SMP Negeri di Sub Rayon 7 Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif, yang menceritakan kondisi riil di lapangan, dengan cara mengambil data penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini adalah Pengawas dan 13 guru PAI SMP Negeri di Sub Rayon 7 Kabupaten Banyumas. Teknik analisis data dilakukan melalui langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, ditemukan fakta bahwa kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, dalam hal ini guru – guru PAI SMP Negeri di Sub Rayon 7 kabupaten Banyumas, telah terpenuhi keseluruhannya. Pelaksanaan program pengawas yang dilakukan yaitu dengan memberikan pembinaan kepada guru PAI, berupa penyusunan perangkat pembelajaran, penguasaan KI dan KD, penguasaan materi, pengembangan keprofesionalan guru, serta evaluasi program kepengawasan dan tindak lanjut, telah berjalan sebagaimana mestinya. Pembinaan yang dilakukan pengawas Sub Rayon 7 memiliki kelebihan tersendiri, yaitu adanya pendekatan personal (personal aproace). Dalam hal – hal tertentu pengawas mengadakan pembinaan pribadi kepada seorang guru yang memiliki permasalahan khusus. Hasil evaluasi kepengawasan yang dilakukan oleh pengawas digunakan sebagai acuan untuk menentukan tindakan yang tepat dalam melakukan pembinaan selanjutnya. Kata Kunci : Supervisi akademik pengawas, kompetensi, dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI

    IMPLEMENTASI METODE BINGO KATA DALAM PEMBELAJARAN MUFRODAT KELAS V MI MUHAMMADIYAH PATIKRAJA BANYUMAS

    No full text
    Mempelajari bahasa asing memang tidaklah mudah, tentu akan banyak problematika yang akan ditemui saat pembelajarannya. Bahasa Arab merupakan bahasa asing bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu yang kita miliki. Dalam hal ini di ranah pendidikan tentunya perlu menerapkan suatu metode pembelajaran yang tepat, yang dapat membantu para peserta didik dalam memahami pembelajaran bahasa Arab tersebut. salah satunya dengan memakai metode Bingo Kata guna membantu siswa dalam menghafal mufrodat bahasa Arab. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana implementasi metode Bingo Kata dalam pembelajaran mufrodat kelas V MI Muhammadiyah Patikraja Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawanara, dan dokumentasi. Kemudian analisis data yang penulis lakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan menggunakan metode tentunya agar mendapat data yang valid yang sesuai dengan keadaan di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran mufrodat di MI Muhammadiyah Patikraja Banyumas sudah tepat, yaitu guru dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kemudian dalam pelaksanaannya guru menggunakan metode Bingo Kata untuk membantu siswa dalam memahami dan menghafal mufrodat yang diberikan. Dengan menggunakan metode ini terlihat suasana kelas menjadi aktif dan para peserta didik menjadi antusias dalam mengikuti pembelajaran

    SURAT EDARAN DIRGEN BIMAS ISLAM NOMOR P-005/ DJ. III/HK.00.7/10/2021 TENTANG IDAH SUAMI DALAM PERSPEKTIF GENDER

    No full text
    Sudah seharusnya perkawinan ditujukan untuk hidup dan kebahagiaan bagi pasangan suami istri, namun dalam kenyataan terkadang perkawinan tidak mampu dipertahankan dan berakhir dengan perceraian. Perceraian menimbulkan akibat-akibat hukum termasuk di dalamnya yaitu idah. Berdasarkan hal itu, idah adalah kewajiban bagi istri. Tapi, dalam Surat Edaran Dirgen Bimas Islam Nomor p-005/DJ.III/HK.00.7/10/2021 dijelaskan disalah satu isi Surat Edaran tersebut suami harus menunggu masa idah istri untuk dapat menikah lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban terhadap iddah suami dalam Surat Edaran Dirgen Bimas Islam Nomor P-005/DJ.III/HK.00.7/10/2021 dalam perspektif gender. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan yuridis. Sedangkan tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara menganalisis Surat Edaran Dirgen Bimas Islam Nomor P-005/ DJ.III/HK.00.7/10/2021, pendapat ulama yang telah terkodifikasi dalam fikih Islam mengenai iddah serta penjelasan Idah dalam Al-Quran dan hadis. Mengenai pengelolaan data peneliti lakukan dengan cara menelaah kembali data-data yang telah terkumpul yang memiliki revensi dengan topik yang dijadikan objek penelitian kemudian dianalisis dengan analisis gender. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa diwajibkannya idah bagi perempuan karena dalam sumber Islam dijelaskan tentang keharusan seorang perempuan untuk beridah. Sedangkan idah suami tidak dijelaskan di dalam sumber hukum Islam, tetapi dalam literature fikih disebutkan bahwa idah bagi suami itu ada. Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor P-005/DJ.III/HK.00.7/10/2021. Jika dilihat dari perspektif gender idah suami itu harus ada, supaya tidak ada diskriminasi untuk istri

    Bitcoin di Indonesia Perspektif Maslahah

    No full text
    Bitcoin merupakan sebuah tren masa kini bagi para pebisnis tidak hanya di Indonesia akan tetapi menyebar ke berbagai negara di dunia dengan regulasi yang berbeda-beda setiap negara. Negara yang menerima kehadiran Bitcoin antara lain Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Singapura, dan Malaysia, sedangkan negara yang menolak bitcoin contohnya negara China, Rusia, Turki, Inggris, dan Indonesia. Bahkan di Indonesia sampai saat ini belum mengeluarkan aturan yang jelas bagi para pengguna bitcoin. Karena bitcoin dapat memberikan kemanfaatan dan juga memberikan kemadharatan bagi para penggunanya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai bitcoin yang belum memiliki regulas yang jelas di Indonesia. Pertimbangan maslahat dan mafsadatnyalah yang mnejadi acuan perlu atau tidaknya pemerintah Indonesia mengeluarkan undang-undang tentang bitcoin. Sedangkan di Indonesia pengguna bitcoin semakin bertamabah Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library reseacrh), dimana peneliti melakukan penelitian dan mengkaji data-data yang diperoleh dari buku dan juga literatur yang bersinggungan misanya berbagai artikel-artikel yang terdapat dalam jurnal yang erat kaitannya dengan bitcoin. Pendekatannya dengan menggunakan pendekatan maslahah. Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah adanya perbedaan regulasi di setiap negara mengenai Bitcoin. Khususnya di Indonesia yang belum ada titik terang mengenai penggunaan bitcoin. Padahal banyak pebisnis Indonesia yang menggunakannya, dengan alasan untuk mendapatkan keuntungan tanpa memikirkan berbagai hal bisa saja terjadi. Regulasi bitcoin jika d kaji dengan menggunakan kaidah Tasharuf Al-Imam ‘Ala Al-Ra’iyyah Bi Al-Manutun Bi Al-Maslahah serta pertimbangan maslahat dan mafsadatnya, maka akan lebih baik jika di Indonesia tidak melegalkan bitcoin seperti negara lainnya. Karena lebih baik menghindari mafsadat, dari pada menjauhi maslahah. Kata kunci: Cryptocurrency, Bitcoin, Maslaha

    PERANAN PERUSAHAAN DAERAH OWABONG DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN PURBALINGGA PERSPEKTIF SIYASAH MALIYAH

    No full text
    Tujuan berdirinya BUMD adalah memperoleh laba dan/atau keuntungan. BUMD merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah. Melalui pendapatan BUMD maka BUMD memiliki kontribusi terhadap PAD Kabupaten. Penelitian ini akan menganalisis peranan perusahaan daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten/Kota perspektif siyasah maliyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) menggunakan pendekatan deskriptif dimana peneliti menguraikan data yang bersumber dari data primer melalui wawancara dengan Direksi PD Owabong, Marketing PD Owabong dan Kepala Bagian Keuangan PD Owabong. Kemudian data sekunder diperoleh dari buku Siyasah Maliyah, Undang-Undang, serta Perda tentang PD Owabong dan website resmi PD Owabong. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang didapat selanjutnya dianalisa secara sistematis sesuai pokok pembahasan. Kemudian data-data dianalisis menggunakan analisis kualitatif melalui metode yang bersifat deskriptif analisis. Penelitian ini menunjukan bahwa peranan PD Owabong dalam meningkatkan pendapatan asli daerah sudah cukup bagus, terlihat dari kontribusi pendapatan Pajak Daerah berupa Pajak Hotel Owabong Waterpark, Retribusi Tempat Wisata dan Olah Raga, serta Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan mampu menyumbang PAD Kabupaten Purbalingga secara signifikan untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam siyasah maliyah peranan PD Owabong dapat dikatakan sudah sesuai dengan landasan kebijakan pembangunan ekonomi dimana PD Owabong mampu mengelola dan mendistribusikan kekayaan daerah yang digunakan untuk kemaslahatan rakyat. Kata Kunci: PD Owabong, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purbalingga, Siyasah Maliyah

    ANALISIS PEMBERDAYAAN SOFT SKILL LEWIRAUSAHAAN SANTRI STUDI PADA DARUSSALAM BISNIS CENTER (DBC) POMDOK PESANTREN DARUSSALAM DUKUHWALUH PURWOKERTO

    No full text
    Dalam perkembangannya, pondok pesantren melakukan gerakan sosial yang mengarah pada dunia perekonomian, dengan cara memberdayakan soft skill kewirausahaan santri dan masyarakat di sekitarnya. Salah satu pada Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto melalui Darussalam Bisnis Center (DBC). Penelitian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana bentuk pendidikan kewirasauhaan santri melalui Darussalam Bisnis Center (DBC)?, bagaimana capaian pemberdayaan soft skill kewirausaan melalui Darussalam Bisnis Center (DBC)?, dan bagaimana kendala yang dihadapi Darussalam Bisnis Center (DBC) serta apa saja upaya yang dilakukan untuk mengatasinya? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan data dokumentasi, penelitian ini menggunakan metode triangulasi, sebagai pembandingan dan mengecek balik tingkat kepercayaan suatu informasi. Observasi yang dilakukan yaitu dengan melihat secara langsung ke tempat penelitian lalu mencatat apa saja yang ada di Darussalam Bisnis Center (DBC). Wawancara dilakukan kepada pembina Darussalam Bisnis Center (DBC) dan anggota Darussalam Bisnis Center (DBC). Lalu dokumentai yang peneliti lakukan yaitu dengan melihat data-data yang dimiliki Darussalam Bisnis Center (DBC). Hasil penelitan ini adalah pertama, bentuk dari pendidikan pemberdayaan soft skill kewirausahaan yaitu dengan adanya pelatihan usaha, permodalan, dan pendampingan dalam proses pengembangan soft skill kewirausahaan. Kedua, capaian dalam proses pemberdayaan soft skill kewirausahaan ditunjukkan oleh lonjakan partisipasi santri, timbulnya jiwa kemandirian pada diri santri, adanya pendidikan kewirausahaan pada pondok pesantren, dan santri sanggup membuka jaringan bisnis secara mandiri dan membuka peluang usaha bagi orang lain. Ketiga, hambatan pemberdayaan soft skill dan upaya mengatasinya adalah dengan melakukan open recruitment dan penunjukkan secara langsung kepada santri atau anggota Darussalam Bisnis Center (DBC). Kata kunci: Pemberdayaan santri, Sof Skill santri, dan Kewirausahaan ANALYSIS OF ENTREPRENEURSHIP SOFT SKILL EMPOWERMENT THROUGH DARUSSALAM BISNIS CENTER (DBC) AT DARUSSALAM Islamic boarding school DUKUHWALUH PURWOKERTO Istiqomatul Ngaeniyah 1717202019 [email protected] Syari'ah Economics Study Program, Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University, Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto ABSTRACT In its development, Islamic boarding schools carry out social movements that lead to the world of the economy, by empowering the entrepreneurial soft skills of students and the surrounding community. One of them is at the Darussalam Islamic Boarding School Dukuhwaluh Purwokerto through the Darussalam Business Center (DBC). This study will answer questions about how the form of entrepreneurship education for students through the Darussalam Bisnis Center (DBC)?, how the achievement of entrepreneurial soft skills empowerment through the Darussalam Bisnis Center (DBC)?, and what are the obstacles faced by Darussalam Bisnis Center (DBC) and what are the efforts made to overcome it? This research is a qualitative research with data collection through observation, interviews, and documentation data, this study uses the triangulation method, as a comparison and check back the level of confidence of an information. Observations were made by looking directly at the research site and then noting what was in the Darussalam Business Center (DBC). Interviews were conducted with the supervisors of the Darussalam Business Center (DBC) and members of the Darussalam Business Center (DBC). Then the documentation that the researchers did was by looking at the data owned by the Darussalam Business Center (DBC). The results of this research are first, the form of entrepreneurial soft skills empowerment education, namely by providing business training, capital, and assistance in the process of developing entrepreneurial soft skills. Second, achievements in the entrepreneurial soft skills empowerment process are shown by a surge in student participation, the emergence of a spirit of independence in students, the existence of entrepreneurship education in Islamic boarding schools, and students being able to open business networks independently and open up business opportunities for others. Third, the barriers to soft skills empowerment and efforts to overcome them are by conducting open recruitment and direct appointments to students or members of the Darussalam Business Center (DBC). Keywords: Empowerment of students, Soft skills of students, and Entrepreneurshi

    PERAN USAHA RONGSOK DALAM MENSEJAHTERAKAN PEMULUNG DI PURWOSARI KECAMATAN BATURRADEN BANYUMAS (Studi Kasus Usaha Rongsok di Purwosari Kecamatan Baturraden Banyumas)

    No full text
    Peran pengepul sangatlah penting, adanya usaha rongsok merupakan salah satu pendukung karena sampah-sampah yang tidak bernilai dapat disortir dan didistribusikan untuk didaur ulang menjadi barang-barang yang memiliki nilai guna, pengepul juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberdayakan para pemulung yang merupakan masyarakat kurang mampu dan dipandang sebelah mata. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penghasilan yang didapatkan dari hasil sampah itu sendiri ialah sekitar Rp. 2.000.000. sedangkan yang berada dikelas biasa dikhususkan melakukan penjemputan sampah dengan berat yang lebih ringan dibandingan bagian bisnis yaitu 500 kg penjemputannya berlokai dikalangan masyarakat seperti mahasiswa dan ibu-ibu rumah tangga. Walaupun hanya dengan bagian biasa namun pendapatan yang didapatkan yaitu Rp. 500.000. – Rp. 1.000.000. Mitra pengepul sampah terbukti bahwa pengepul telah berhasil mensejahterakan pemulung dan pekerja, dalam hal ini pemulung yang bergabung di usaha pengepul memiliki sifat loyal dengan mengajak yang lain yakni seprofesi dengannya untuk bergabung di usaha pengepul sampah. Dalam hal ini pemulung telah terbukti diberdayakan di pengepul sampah yaitu dengan bertambahnya jumlah pemulung dari awal berdirinya pengepul sampah pada tahun 2012 sampai sekarang ini tahun 2021 yang sudah berjalan selama 10 tahun

    A Systematic Analysis of the Human Nrf2 Network

    No full text
    Nrf2 is the main transcriptional controller of cellular oxidative stress responses. This is achieved by driving the transcription of a battery of cytoprotective genes that possess a characteristic Antioxidant Response Element (ARE) sequence in their upstream promoter regions. As such, the Nrf2 signalling pathway plays a vital role in health, aging and disease. Defects in Nrf2 activity can lead to impaired mitochondrial function and reduced protection against free radical damage. Over time these effects contribute to common age-related conditions including cardiovascular disease, neurodegeneration and chronic inflammatory conditions. Despite the well-characterised cytoprotective role of Nrf2, inappropriate over or under activation of Nrf2 signalling can also be detrimental. It is therefore important to develop a better understanding of how Nrf2 signalling networks may be regulated. For that reason, the primary aim of this project was to provide a better systems level contextual understanding of Nrf2 signalling in human cells, by generating an improved high-density experimentally defined human Nrf2-centric protein-protein interaction networ

    0

    full texts

    10,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇