Jurnal ProNers
Not a member yet
328 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS WANITA USIA SUBUR (WUS) PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DI UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK KOTA
Latar Belakang: Wanita yang sudah berusia 35 tahun tidak direkomendasikan lagi untuk menggunakan kontrasepsi hormonal karena meningkatkan resiko kanker serviks. Tingginya angka kematian akibat kanker serviks menunjukkan masih rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini. UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota menyediakan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (yaitu pap smear dan IVA), namun baru 5,65% saja WUS yang melakukan pemeriksaan. Domain utama yang memengaruhi perilaku adalah pengetahuan. Pengetahuan memberikan informasi dan fakta yang benar mengenai bagaimana kita harus bertindak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 52 sampel diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher. Hasil: Analisis bivariat dengan Uji Fisher didapatkan nilai p = 0,009 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota. Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku, Deteksi Dini Kanker Serviks, Pengguna Kontrasepsi Hormonal Referensi : 43 (2004-2016
ENGARUH TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK (TAK)STIMULASI PERSEPSI TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN MENGONTROL HALUSINASI DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG PONTIANAK
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan salah satu bentuk gangguan jiwa dengan ciri khasyang paling sering adalah halusinasi. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwapada individu yang ditandai perubahan sensori persepsi. Salah satu terapi yang dapat digunakanuntuk mengatasi halusinasi adalah terapi aktifitas kelompok stimulasi persepsi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Terapi AktifitasKelompok (TAK) stimulasi persepsi terhadap kemampuan klien mengontrol halusinasi diRumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak.Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain quasyexperiment pre and post test without control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16responden menggunakan consecutive sampling. Instrument yang digunakan adalah AuditoryHallucination Rating Scale (AHRS).Hasil: Nilai mean pretest adalah 28,12 dan nilai mean posttest 18,25. Uji hipotesis dengan ujit berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara pretest dan posttest skorAHRS dengan nilai p = 0,000Kesimpulan: Pemberian Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi memilikipengaruh terhadap kemampuan klien mengontrol halusinasi. Hal ini menunjukkan bahwaperawat harus memberikan TAK Stimulasi Persepsi sebagai satu diantara intervensikeperawatan untuk mengontrol halusinasi yang dialami klien
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID PRIMER PADA SISWI KELAS X DI SMK NEGERI 01 NANGA TAMAN KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU
Latarbelakang : Nyeri haid adalah rasa nyeri dan tegang pada perut yang terjadi pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada siswi kelas X di SMK Negeri 01 Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, dari 30 siswi didapatkan 26 siswi mengalami nyeri haid setiap bulan, 2 siswi penangananya mengunakan obat pereda nyeri, 24 siswi melakukan penanganan hanya dengan beristirahat. Hasil wawancara singkat ada 3 siswi tidak mampu mengikuti pelajaran dikelas dan izin beristirahat di unit kesehatan sekolah (UKS) selama 1-2 jam, 8 siswi mampu mengikuti pelajaran namun mereka tidak dapat berkonsentrasi dengan baik karena harus menahan rasa nyeri. Kompres hangat merupakan cara yang mudah, aman, untuk meredakan nyeri haid dan dapat dilakukan dimana saja hanya dengan bermodalkan botol dan air hangat. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh kompres hangat terhadap nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat. Metode :Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Responden adalah siswi kelas X SMK Negeri 01 Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau yang berjumlah 24 orang, diambil dengan cara total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi sebelum dan setelah kompres hangat. Hasil : Uji hipotesis data kelompok intervensi menggunakan uji t berpasangan menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri haid primer pada siswi kelas X di SMK Negeri 01 Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Kata Kunci : Nyeri haid, kompres hangat Referensi : 45 (1996-2015
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS TIDUR LANJUT USIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KUBU RAYA
Latar belakang : Menua merupakan suatu proses alami yang disertai dengan penurunan kondisi fisik maupun psikologis. Sebagian besar lansia mengalami depresi dan gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk akan berpengaruh terhadap kesehatan lansia. Masalah kualitas tidur lansia dapat diatasi dengan cara menyediakan waktu untuk beradaptasi sebelum tidur, memberi motivasi kepada lansia untuk tidak terlalu merasa cemas, selalu berfikir positif serta mengatur pola tidur yang baik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan tingkat depresi dengankualitas tidur lanjut usia di UPT Panti Sosial Tresna werdha Mulia Dharma Kubu Raya. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan pueposive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 41 responden lanjut usia. instrument pengumpulan data dengan lembar kuisoner geriatric depression scale (GDS) dan kuisoner pitssburgh sleep quality index (PSQI). Hasil : Analisa univariat menunjukkan bahwa sebanyak 28 lansia (68,3%) mengalami depresi ringan dan 13 lansia (31,7%) mengalami depresi berat, sedangkan 33 lansia (80,5%) memiliki kualitas tidur buruk dan 8 lansia (19,5%) mengalami kualitas tidur baik. Analisa bivsriat menggunakan uji fisher diperoleh nilai p=0,04 (p<0,05). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kualitas tidur lanjut usia di UPT Panti Sosial Tresna Wherdha Mulia Dharma Kubu Raya. Oleh karena itu tingkat depresi yang dialami lansia akan berpengaruh pada kualitas tidur lansia. Kata Kunci : Tingkat Depresi, Kualitas Tidur, Lansia Referensi : 68 (2005-2015
PENGARUH HYPNOTERAPI TERHADAP TINGKAT NYERI DISMENORE DI SMPN 16 PONTIANAK TAHUN 2015
Latar Belakang: Dismenore merupakan rasa nyeri yang menyertai pada saat menstruasi yang biasanya terjadi rasa kram dan berpusat di abdomen bagian bawah. Rasa nyeri ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan dapat mengganggu proses belajar sehingga diperlukan penanganan. Salah satu cara menurunkan nyeri dismenore ini dengan menggunakan hypnoterapi. Hipnoterapi menggunakan kekuatan sugesti dan fikiran yang mengubah gelombang otak menjadi kondisi alfa dan theta sehingga langsung merelaksasikan pasien dan pasien menjadi lebih nyaman dalam waktu yang cukup singkat. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hypnoterapi terhadap tingkat nyeri dismenore di SMPN 16 Pontianak Tahun 2015. Metode: Penelitian ini adalah penelitian pre experimental dengan rancangan one-group pretest posttest. Sampel penelitian adalah remaja putri yang mengalami nyeri haid yang berjumlah 16 orang dan diambil secara purposive sampling. Instrument penelitian adalah lembar pretest dan posttest skala numeric (Numeric Ratting Scale atau NRS). Hasil: Hasil uji Marginal Homogeneity menunjukkan ada penurunan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu p=0,000 (p<0,005). Kesimpulan: Hypnoterapi efektif untuk menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMAN 16 Pontianak tahun 2015. Kata Kunci : Nyeri Haid (dismenore), Hypnoterap
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA KEPERAWATAN ANGKATAN 2013 UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Latar Belakang : Keberhasilan mahasiswa dalam proses belajar di perguruantinggi dapat diukur dari evaluasi pada setiap semester. Hasil yang menjadi tolakukur dari keberhasilan akademik mahasiswa yaitu dengan indeks prestasi. Salahsatu faktor yang dapat memengaruhi indeks prestasi yaitu kualitas tidur. Kurangtidur dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, perubahan mood, kelelahan, danlain sebagainya. Kualitas tidur yang baik dibutuhkan oleh mahasiswa untukmemaksimalkan proses belajar dalam mencapai indeks prestasi yang baik.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidurdengan indeks prestasi mahasiswa keperawatan.Metode : Desain penelitian observasional analitik dengan metode pendekatancross sectional. Jumlah sampel 60 mahasiswa keperawatan angkatan 2013Universitas Tanjungpura dengan teknik pengambilan sampel simple randomsampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index(PSQI). Data dianalisis dengan uji statistik chi-square.Hasil : Mahasiswa Keperawatan angkatan 2013 Universitas Tanjungpurasebagian besar mempunyai kualitas tidur buruk sebesar 91,7%. Indeks PrestasiKumulatif (IPK) sangat memuaskan (80%). Mahasiswa dengan kualitas tidurburuk IPK sangat memuaskan (81,8%).Kesimpulan : Tidak ada hubungan kualitas tidur dengan indeks prestasimahasiswa. Kata Kunci : Kualitas Tidur, IPK, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI)Referensi : 67 (1989-2015
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENGUKURAN TEKANAN DARAHPADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat menimbulkan banyak komplikasi. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu pengobatan nonfarmakologis yaitu dengan penggunaan aromaterapi lavender yang dapat memberikan efek relaksasi sehingga menurunkan nilai tekanan darah. Setelah menghirup aromaterapi lavender, molekul serta partikel lavender akan masuk melalui hidung kemudian diterima oleh reseptor saraf sebagai sinyal yang baik dan kemudian dipresentasikan sebagai bau yang menyenangkan dan akhirnya sensori bau tersebut masuk dan mempengaruhi sistem limbik sebagai pusat emosi seseorang sehingga memberikan perasaan rileks yang dapat mempengaruhi tekanan darah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pemberian aromaterapi lavender terhadap pengukuran tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Universitas Tanjungpura.Metode Penelitian: Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest, sampel 16 orang pada pasien di Klinik Pratama Universitas Tanjungpura. Analisa penelitian yang digunakan adalah uji t-test berpasangan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terhadap pemberian aromaterapi lavender terhadap pengukuran tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pada pasien hipertensi dengan nilai p<0,05.Kesimpulan: Penggunaan aromaterapi lavender yang diberikan selama 10-15 menit dapat menurunkan nilai tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Universitas Tanjungpura, sehingga aromaterapi lavender dapat dijadikan sebagai salah satu pengobatan nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah
PENGARUH LATIHAN TANGAN DENGAN MEDIA AIR-DRY CLAY TERHADAP SKOR FUNGSIONAL TANGAN PADA LANSIA DENGAN REMATOID ARTRITIS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KABUPATEN KUBU RAYA
Latar Belakang : Seiring dengan penurunan fungsi sistem muskuloskeletal yang dialami lansia serta peningkatan insiden RA akan menyebabkan gangguan pada sendi, masalah pergerakan dan penurunan kemampuan aktivitas.Masalah pergerakan umumnya terjadi pada bagian tangan khususnya sendi metakarpofalangeal (MCP) danproksimal interfalangeal (PIP). Terapi latihan tangan diyakini dapat meningkatkan kemampuan fungsional tanganpada lansia dengan Rematoid Artritis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadapskor fungsional tangan pada lansia dengan Rematoid Artritis di Panti Sosial Tresna Werdha Kabupaten KubuRaya.Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen danrancangan One Group Pretest Posttest tanpa kelompok kontrol. 10 responden bersedia mengikuti penelitian ini.Hasil : Hasil analisa dengan paired t-test menunjukkan nilai p<0,001 pada skor CHFS dan HFI pada bagian kanandan kiri. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadap skorfungsional tangan.Kesimpulan : Latihan tangan dengan air-dry clay memiliki pengaruh yang signifikan (p<0,001) terhadap keduainstrumen pada lansia dengan Rematoid Artritis. Latihan tangan dapat dilakukan oleh lansia secara rutin untukmempertahankan fungsional tangan, dan media air-dry clay yang murah dapat diproduksi secara mandiri. Kata Kunci : Fungsional tangan, Latihan tangan, air-dry clay, rematoid artriti
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP TINGKAT ANSIETAS MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA SMP NEGERI 3 SUNGAI KUNYIT
Latar Belakang: Ansietas merupakan respons individu untuk mengantisipasi stressor dengan perasaan khawatir, afek negatif dan gejala-gejala ketegangan fisik. Ujian Nasional merupakan stressor yang dihadapi oleh siswa sehingga mengakibatkan ansietas. Salah satu intervensi untuk mengurangi ansietas yaitu dengan Senam Yoga. Senam Yoga termasuk teknik relaksasi dengan menyatukan teknik pernapasan dan gerak anggota tubuh untuk mengurangi ansietas. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Senam Yoga terhadap tingkat ansietas menghadapi Ujian Nasional pada Siswa SMP Negeri 3 Sungai Kunyit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian True Experiment dengan rancangan pretest-postest with control group. Jumlah responden 38 orang dipilih dengan menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, pengelompokkan dilakukan melalui randomisasi dengan cara kocok undi. Kelompok intervensi diberikan Senam Yoga berdurasi 30 menit dalam 4 kali pertemuan selama 4 hari berturut-turut dan kelompok kontrol tidak diberikan Senam Yoga. Tingkat ansietas diukur dengan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh Senam Yoga terhadap penurunan tingkat ansietas pada siswa dengan nilai p value < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh Senam Yoga terhadap tingkat ansietas menghadapi Ujian Nasional pada Siswa SMP Negeri 3 Sungai Kunyit, sehingga pihak sekolah dapat menjadikan Senam Yoga sebagai agenda yang dapat terus diterapkan untuk mengurangi ansietas siswa menghadapi Ujian Nasional. Kata Kunci: Ansietas, Ujian Nasional, Senam Yoga Referensi: 45 (2003-2015
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN PASCA HECTING LUKA ROBEK (Vulnus laseratum) DI IGD PUSKESMAS SIANTAN HILIR 2015
Abstrak : Luka adalah keadaan hilang atau terputusnya kontinuitas jaringan yang dapat menimbulkannyeri. Nyeri pada penderita luka terbuka biasanya bersifat perih dan tajam. Oleh karena itu, pasiendengan indikasi dilakukan hecting kadang merasa cemas dan menyatakan masih mengeluh nyeri.Manajemen untuk mengatasi nyeri secara garis besar ada 2 yaitu: farmakologi meliputi pemberianobat yang mampu menghilangkan sensasi nyeri, sedangkan non farmakologis meliputi manajemennyeri yang dapat berupa pemberian musik klasik yang dipercaya dapat menurunkan intensitas nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan skalanyeri pada pasien pasca hecting luka robek (VulnusLaseratum) di IGD Puskesmas Siantan Hilir 2015.Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimen denganrancangan desain one group pre test – post test dengan jumlah sample 16 orang yang telah memenuhikriteria inklusi. Analisa bivariat yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Terapi musik klasikdiberikan dengan durasi waktu 20 menit pada pasien pasca hecting dengan kriteria efek obat anastesi(lidokain) sudah hilang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh pemberian terapi musikklasik terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca hecting luka robek (vulnuslaseratum)sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Musik klasikterbukti berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca hecting luka robek (vulnuslaseratum) di IGD Puskesmas Siantan Hilir 2015. Musik klasik mozart dapat dijadikan sebagai salahsatu intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pascahecting luka robek (vulnus laseratum).Kata kunci: Nyeri, Musik Klasik mozart, Luka Pasca Hectin