Jurnal ProNers
Not a member yet
    328 research outputs found

    Pengaruh Jus Semangka (Citrullus Vulgaris) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Desa Muara Jekak

    Get PDF
    Latar belakang : Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan darah sistol > 120 mmHgdan tekanan darah diastol > 80 mmHg. Masih banyak penderita hipertensi yang masih belumtahu pengobatan komplementer untuk penderita hipertensi. Pengobatan komplementerhipertensi adalah buah semangka. Kandungan kalium dan sitrulin yang terdapat didalam buahsemangka berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus semangka (Citrullus vulgaris) terhadappenurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Muara Jekak.Metode : Kuantitatif dengan desain Quasy Experiment dengan rancangan Non EquivalentControl Group. Sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposivesampling. Jumlah sampel 38 responden. Analisis statistik penelitian ini menggunakan ujiWilcoxon dan uji Mann-Whitney, dengan tingkat signifikan p < 0,05. Hasil : Pada kelompok intervensi usia terbanyak 39-59 tahun dengan 63,2 %, jenis kelaminterbanyak adalah perempuan dengan 73,3%, tingkat pendidikan responden terbanyak lulusanSD dengan 63,2%, pekerjaan responden terbanyak adalah ibu ruman tangga dengan 73,7%.Sedangkan kelompok kontrol usia terbanyak 39-59 tahun dengan 78,9%, respondenterbanyak berjenis kelamin perempuan dengan 63,2%, responden terbanyak berdasarkantingkat pendidikan adalah lulusan SD dengan 73,7%, responden terbanyak berdasarkanpekerjaan adalah ibu ruman tangga dengan 36,8%. Pada kelompok intervensi berdasarkan ujistatistik Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,001 pada tekanan darah sistol dan diastolnyadidapatkan nilai p = 0,005. Pada kelompok kontrol berdasarkan uji statistik Wilcoxondidapatkan nilai p = 0,5245 tekanan darah sistolnya dan diastolnya didapatkan nilai p =0,109. Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney didapatkan nilai p = 0,003.Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian jus semagka (citrullus vulgaris) terhadap penurunantekanan darah pada pasien hipertensi.Kata Kunci : Hipertensi, Jus Semangka, Tekanan Darah.Referensi : 45 (2005-2016

    PENGARUH PISANG AMBON (Musa Paradisiaca Var Sapientum Linn) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS KHATULISTIWA KECAMATAN PONTIANAK UTARA

    Get PDF
    Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler dikenal sebagaisillent killer karena penderita biasannya tanpa mengalami gejala. Salah satu terapinon-farmakologi untuk hipertensi adalah pisang ambon. Pisang ambon memilikikandungan kalium 600 mg. Kalium merupakan mineral yang menjagakeseimbangan cairan dan elektrolit. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian konsumsi pisang ambon terhadaptekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja UPK PuskesmasKhatulistiwa kecamatan Pontianak Utara.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain quasieksperimen dengan pendekatan pre-test and post-test nonequivalent control group,responden 34 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Metode pemilihan sampelmenggunakan convenience sampling. Instrument penelitian menggunakanSphygmomanometer air raksa dan Stetoskop. 2 buah pisang diberikan dua kalisehari selama tujuh hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji MannWhitney.Hasil: Pada uji Wilcoxon tekanan darah sistolik pada kelompok intervensimenunjukkan p-value 0.001, dan pada kelompok kontrol p-value 0.609. Tekanandarah diastolik pada kelompok intervensi p-value 0.000, dan pada kelompokkontrol p-value 0.087. Uji Mann Whitney didapatkan p-value > 0.05.Kesimpulan: Pada uji Wilcoxon penurunan tekanan darah secara signifikan lebihefektif. Hasil uji Mann Whitney didapatkan bahwa tidak ada perbedaan tekanandarah pada kelompok intervensi, dan kelompok kontrol, sehingga konsumsi pisangambon dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologi dan terapitambahan untuk menurunkan tekanan darah

    EFEKTIFITAS SENAM AEROBIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRI SAAT PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI MADRASAH ALIYAH NEGERI MEMPAWAH

    Get PDF
    Latar Belakang: Pre menstrual syndrome (PMS) merupakan salah satu keadaan yang dapatmenimbulkan kecemasan. Remaja putri yang mengalami kondisi ini bisa mengalami cemas ringan,sedang atau berat. Kecemasan pada saat PMS yang tidak ditangani dengan baik mengakibatkan remajaputri mengalami gangguan aktifitas sehari-hari, selain itu remaja putri akan mengalami tanda-tandakecemasan yaitu jantung berdebar-debar, pusing, dan perasaan khawatir. Salah satu pencegahan yangdapat menurunkan tingkat kecemasan adalah dengan melakukan senam aerobik, sehingga penting untukmencegah terjadinya kecemasan khususnya bagi remaja yang mengalami PMS.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senam aerobik terhadap tingkat kecemasanremaja putri saat pre menstrual syndrome (PMS) kelas X dan XI di Madrasah Aliyah Negeri Mempawah Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan one grup pre test-posttest design, pada 24 orangresponden remaja putri kelas X dan XI, sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Uji analisisyang digunakan adalah Marginal homogeneity.Hasil: Hasil analisis uji Marginal homogeneity diperoleh hasil p value sebesar 0,011 (p<0,05).Kesimpulan: Senam aerobik efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan remaja putri saat PMS kelasX dan XI di Madrasah Aliyah Negeri Mempawah. Sehingga dapat di berikan edukasi senam aerobiksebagai media pencegahan kejadian kecemasan khususnya bagi remaja yang mengalami pre menstrualsyndrome.Kata Kunci: Senam aerobik, kecemasan, pre menstrual syndrome, remaja

    HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PELAKSANAAN TOILET TRAINING PADA ANAK DI PAUD LEMBAGA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (LPA) YAYASAN MUJAHIDIN KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang : Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan sejak ia lahir sampai mencapai usiadewasa. Salah satu tugas perkembangan adalah membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan kepekaan emosipada anak. Toilet training merupakan salah satu tugas perkembangan anak pada usia toddler. Berdasarkantemuan awal secara survey di PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) YayasanMujahidin, ditemukan bahwa ada sekitar 10 anak dari 20 orang anak di dalam satu kelas yang masihmemakai diapers dan belum bisa mengontrol rasa ingin berkemih. Dari masalah yang ada diatas perlu diadakannya penelitian terkait adakah hubungan pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet trainingpada anak di PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) Yayasan Mujahidin.Tujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet training pada anak diPAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) Yayasan Mujahidin. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalahanalitik observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 52 responden denganProportional Stratified Random Sampling. Jumlah sampel di tiga kelas PAUD masing – masing yaitu,Kelompok Nisrina sebanyak 17 anak, Kelompok Aqhuwanun sebanyak 17 anak, dan Kelompok Idzuurasebanyak 18 anak. Penelitian ini menggunakan uji statistik Non Parametrik yaitu Chi Square denganp0,05) melalui uji analisa data KolmogorovSmirnov.Kesimpulan tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet training pada anakdi PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yayasan Mujahidin. Ada faktor-faktor lain yangdapat menjadi kontributor penyebab keberhasilan toilet training anak usia toddler.Kata kunci : Toilet Training, Pola asuh orang tua, Anak, Toddler 1. Mahasiswa2. Perawat di RSUD Dr. Soedarso Pontianak3. Dose

    PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA FILM DAN LEAFLET TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN METODE INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS PAL III PONTIANAK KOTA

    Get PDF
    Latar belakang: Kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaanIVA. Namun saat ini pemeriksaan IVA di kota Pontianak jauh dari angka targetpemeriksaan 5%. Pemeriksaan IVA yang terendah berada di Puskesmas Pal IIIPontianak Kota. Peneliti tertarik untuk meneliti perbandingan promosi kesehatanmelalui media film dan leaflet. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas promosi kesehatan melaluimedia film dan leaflet terhadap sikap dan perilaku deteksi dini kanker servikspada WUS dengan metode inspeksi visual asam asetat (IVA) di Puskesmas Pal IIIPontianak Kota. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasiexperiment berupa pre dan posttest without control. Sampel yang digunakansebesar 38 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode non probabilitysampling dengan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan ujiMcnemar dan Chisquare. Hasil: Analisis bivariat variabel sikap menggunakan uji McNemar didapatkannilai p= 1,000 (p> 0,05) dan variabel perilaku menggunakan uji Chisquaredidapatkan nilai p = 0,392 (p> 0,05)Kesimpulan: Tidak ada perbedaan efektivitas promosi kesehatan melalui mediafilm dan leaflet terhadap sikap dan perilaku deteksi dini kanker serviks pada WUSdengan metode IVA di Puskesmas Pal III Pontianak Kota.Kata Kunci : Sikap, Perilaku, IVA Referensi : 17 (2014-2017

    PENGARUH ANTARA AKTIVITAS RELIGI TERHADAP TINGKAT NILAI DEPRESSION ANXIETY STRESS SCALE (DASS) LANSIA DI PANTI TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Lanjut usia merupakan tahap akhir perkembangan manusia. Lansia banyak mengalami masalahkesehatan baik fisik maupun mental. Salah satu masalah kesehatan yang sering timbul pada lansiaadalah depresi, cemas dan stress. Aktivitas religi merupakan suatu kegiatan yang mampumenurunkan tingkat depresi, cemas dan stress pad alansia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan antara aktivitas religi terhadap tingkat nilai Depression Anxiety Stress Scale(DASS) lansia di Panti Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya. Jenis penelitian iniadalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh penghuni Panti Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya yangberjumlah 58 lansia dan dijadikan sampel dalam penelitian ini. Analisa data di lakukan denganperangkat lunak atau software analysis (SPSS versi 16.0). Ada pengaruh aktivitas religi terhadaptingkat depresi pada lansia di Panti Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya dengansig 0,007 (0,007 0,005). Ada pengaruh aktivitasreligi terhadap tingkat depresi pada lansia di Panti Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten KubuRaya, ada pengaruh aktivitas religi terhadap tingkat kecemasan pada lansia di Panti TresnaWerdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya dan tidak ada pengaruh aktivitas religi terhadaptingkat stress pada lansia di Panti Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya.Kata Kunci: Aktivitas Religi, Depression Anxiety Stress Scale (DASS), Lansi

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK TODDLER DI RSUD SULTAN SYARIF MUHAMMAD ALKADRIE PONTIANAK

    Get PDF
    Anak yang dirawat dirumah sakit akan menimbulkan reaksi psikologis berupa kecemasan.Kecemasan yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perpisahan,lingkungan yang menakutkan dan sikap petugas kesehatan. Di Indonesia rata-rata 2,8% dari82.666 anak dirawat inap setiap tahunnya, sedangkan untuk di Pontianak ada 1,7% anak yangdi rawat dirumah sakit. Banyaknya jumlah anak yang dirawat semestinya diimbangi dengantingginya perhatian petugas kesehatan pada kebutuhan psikologis anak saat di rumah sakit.Kebutuhan psikologis akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini untukmengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anaktoddler di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak. Penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional pada 56 sampel. Menggunakan uji analisis chi square untukmengetahui hubungan antar variabel. Berdasarkan uji analisis didapatkan p value hubungandukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan yaitu 0,415 (p>0,05). Tidak adahubungan antara dukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan anak, sehinggadiperlukannya pengkajian lebih lanjut mengenai penyebab kecemasan pada anak saatdirumah sakit.Kata kunci : Dukungan keluarga, kecemasan, anak toddler

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN SECARA AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SDN 28 SEBOTUH DI KABUPATEN SANGGAU

    Get PDF
    Latar Belakang : Gigi dan mulut yang tidak sehat akan menimbulkan berbagaimacam penyakit yang menggangu kesehatan gigi dan mulut. Perlunya menjagakesehatan gigi dan mulut harus dilakukan sejak usia dini untuk mencegah dampakyang lebih buruk kedepannya sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan.Penggunaan media audiovisual dalam pendidikan kesehatan dapat memengaruhitingkat pengetahuan anak mengenai kesehatan gigi dan mulut.Tujuan : Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan secara audiovisual terhadaptingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak SDN 28 Sebotuh diKabupaten SanggauMetode : Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-post test desain tanpa menggunakan kelompok kontrol. Jumlah sampel padapenelitian ini sebanyak 32 responden dengan menggunakan total sampling.Pengambilan data tingkat pengetahuan responden menggunakan kuesionerberjumlah 10 pertayaan. Data dihitung menggunakan Uji Mc Nemar dengan nilaip<0,05.Hasil : Tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatansecara audiovisual dengan kategori baik sebesar 46,9%. Setelah diberikanpendidikan kesehatan pengetahuan baik menjadi meningkat yaitu 78,1%. Hasilyang didapat menggunakan Uji Mc Nemar diperoleh nilai p= 0,013.Kesimpulan : Pendidikan kesehatan secara audiovisual berpengaruh dalammeningkatkan pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut di SDN 28Sebotuh. Penggunaan media audiovisual dalam bentuk kartun dapat direkomendasikan sebagai alternatif baru sebagai metode penyuluhan kesehatandalam praktik keperawatan berbasis komunitas. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Kesehatan Gigi danMulut AnakReferensi : 64 (2003-2016

    HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATANG DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RSUD BENGKAYANG

    Get PDF
    Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang dapatmemuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai tingkat kepuasan rata-ratapenduduk, Penyelenggaraannya juga harus sesuai dengan standar dan kode etik profesi yangtelah ditetapkan. Tujuan : Untuk mengetahui “Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasanpasien pengguna BPJS diruang rawat inap rumah sakit umum daerah Bengkayang” Metode : Desain Komparatif (comparative study) dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability sampling dengan metodeincidental sampling. Jumlah responden 85 orang. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil : Didapatkan p value = 0,024 (p<0,05) artinya terdapat hubungan antara kualitas pelayanankesehatan dengan tingkat kepuasan pasien. Dari 5 dimensi (Tangibility, Reliability, Responsives,Assurance, Emphaty), dimensi yang dominan yaitu Reliability dan assurance menunjukantingkat kualitas pelayanan rumah sakit yang baik sebanyak (64,7%), dan yang dominandikeluhkan kurang baik yaitu dimensi Emphaty sebanyak (49,4%) Kesimpulan : Terdapat Hubungan antara kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasienpengguna BPJS di ruang rawat inap RSUD Bengkayang-Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Tingkat Kepuasan, BPJ

    RELAKSASI GENGGAM JARI DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALIANYANG

    Get PDF
    Latar Belakang : Gout Arthritis (GA) merupakan gangguan metabolik yang ditandai denganpeningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia). Nyeri merupakan manifestasiyang sering timbul dan sangat mengganggu. Penatalaksanaan nyeri GA ini dapatmenggunakan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi nonfarmakologis yang dapatdiberikan adalah relaksasi genggam jari dan kompres hangat.Tujuan : Mengetahui efektivitas relaksasi genggam jari dan kompres hangat terhadapintensitas nyeri pada penderita gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Alianyang.Metode : Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Quasi ExperimentPre and Post Test Control Group Design. Penelitian ini menggunakan teknik Non probabilitysampling dengan metode Accidental Sampling dengan jumlah sampel 40 responden yang dibagimenjadi 20 responden pada kelompok perlakuan dan 20 responden kelompok kontrol. Analisadata menggunakan uji Wilcoxon dan uji Regresi Linier Sederhana.Hasil : Karakteristik responden berdasarkan usia sebagian besar responden berusia 56-65 tahun dengan persentase 37,5%, jenis kelamin terbanyak perempuan, yaitu 87,5%, IMT terbanyakpada kategori overweight yaitu sebanyak 47,5%, budaya sebagian besar responden adalah sukuMelayu yaitu 60%, dan asupan purin sebagian besar responden mengkonsumsi makanan tinggipurin yaitu 45%. Analisis Bivariat wilcoxon sebelum dan setelah intervensi pada kelompokperlakuan diperoleh nilai p value 0,000 < 0,05 dan hasil uji regresi linier diperoleh hasil terjadipenurunan intensitas nyeri pada kelompok relaksasi genggam jari sebesar 0,549 dan padakompres hangat sebesar 0,243.Kesimpulan : Terjadi penurunan intensitas nyeri setelah dilakukan relaksasi genggam jaridan kompres hangat pada penderita GA. Pada penelitian ini, relaksasi genggam jari lebih efektif daripada kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri penderita GA. Kata Kunci : Relaksasi Genggam Jari, Kompres Hangat, Gout Arthritis, nyeriReferensi : 26 (2006-2018

    310

    full texts

    328

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal ProNers
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇