Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP BUDAYA SEKOLAH (Study Sequential Exploratory Mixed Method di SMKN 2 Boyolangu Tulungagung)
Tesis dengan judul “Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Guru dan Pengaruhnya terhadap Budaya Sekolah (Study Sequential Explanatory Mixed Method di SMKN 2 Boyolangu Tulungagung) ditulis oleh Tri Ratnaning Kusuma Dewi dengan pembimbing Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag., dan Dr. H. Imam Junaris, S.Ag., M.H.I.
Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Produktivitas Kerja Guru, dan Budaya Sekolah
Manajemen sumber daya manusia di lingkungan sekolah adalah kebijakan dan praktik menentukan aspek tenaga guru atau sumber daya guru dalam posisi manajemen, termasuk merekrut, menyaring, melatih, memberi penghargaan, dan penilaian kepada guru. Hal ini dimaksudkan agar SDM dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan visi misi lembaga pendidikan atau dalam kata lain menunjukkan produktivitas kerja tinggi. Oleh karenanya perlu diketahui bagaimana implementasi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru serta pengaruhnya terhadap budaya sekolah.1) Bagaimana perencanaan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu?; 2) Bagaimana rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu?; 3) Bagaimana pengendalian sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu?; 4) Bagaimana pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu?; 5) Adakah pengaruh manajemen sumber daya manusia terhadap budaya sekolah di SMKN 2 Boyolangu?; 6) Adakah pengaruh produktivitas kerja terhadap budaya sekolah di SMKN 2 Boyolangu?; 7) Adakah pengaruh manajemen sumber daya manusia dan produktivitas kerja secara simultan terhadap budaya sekolah di SMKN 2 Boyolangu?.
Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan model sequential exploratory mixed method yaitu dengan urutan penelitian kualitatif kemudian penelitian kuantitatif. Analisis kualitatif menggunakan Miles dan Huberman. Sedangkan untuk kuantitatif jumlah responden Adalah 89 guru di SMKN 2 Boyolangu Tulungagung. Analisis kuantitatif menggunakan IBM SPSS Statistic 21.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu meliputi adanya penggunaan AGTK (Analisis Guru dan Tenaga Kependidikan) untuk melihat kebutuhan guru di sekolah; 2) Rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu meliputi pembukaan lowongan pekerjaan, kemudian calon guru mengirim berkas administrasi ke sekolah, dilanjutkan dengan seleksi wawancara, serta tahap terakhir adalah praktik mengajar atau microteaching; 3) Pengendalian sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu meliputi pengendalian berbasis kinerja pengendalian berbasis absensi atau kehadiran; 4) Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di SMKN 2 Boyolangu meliputi adanya mentoring, diklat, workshop, MGMP, kegiatan Yuk Berbagi, pelatihan di PMM (Platform Merdeka Mengajar), serta adanya kegiatan magang langsung ke industri untuk guru; 5) Manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap budaya sekolah dengan besarnya pengaruh adalah 28,9% dan signifikansi adalah p = 0,000; 6) Produktivitas kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap budaya sekolah dengan besarnya pengaruh adalah 46% dan signifikansi adalah p = 0,000; dan 7) manajemen sumber daya manusia dan produktivitas kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap budaya sekolah dengan besarnya pengaruh adalah 52,8% dan signifikansi adalah p = 0,000
ANALISIS RISIKO LIKUIDITAS, RISIKO PEMBIAYAAN, RISIKO IMBAL HASIL, DAN KECUKUPAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA (Periode 2019-2023)
Skripsi dengan judul “Analisis Risiko Likuiditas, Risiko Pembiayaan, Risiko Imbal Hasil dan Kecukupan Modal Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia (Periode 2019-2023)” ini ditulis oleh Erlina Kholifatul Mahmudah, NIM. 126401212084, pembimbing Dianita Meirini, S.A., M.Si.
Kata kunci: FDR, NPF, PS, dan ROA bank umum syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi perkembangan industri perbankan terutama perbankan syariah harus diikuti dengan kinerja keuangan yang baik, yang dilihat menggunakan rasio profitabilitas (ROA). Terjadi fenomena fluktuatif ROA bank umum syariah di Indonesia pada periode 2019-2023, terutama pada tahun 2020 dan 2023 yang mana ROA mengalami penurunan daripada tahun sebelumnya, yang dipengaruhi beberapa faktor. Seperti risiko likuiditas (FDR), risiko pembiayaan (NPF), dan risiko imbal hasil (PS). Faktor lain yang mempengaruhi ROA adalah kecukupan modal (CAR).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh simultan risiko likuiditas, risiko pembiayaan, risiko imbal hasil dan kecukupan modal terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia periode 2019-2023. Serta bagaimana pengaruh parsial risiko likuiditas, risiko pembiayaan, risiko imbal hasil, dan kecukupan modal terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia periode 2019-2023.
Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Adapun teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis pengambilan sampel purposive sampling dengan tujuan atau kriteria tertentu yakni bank umum syariah yang mempublikasikan laporan keuangan lengkap pada tahun 2019-2023, diperoleh sampel 8 bank umum syariah di Indonesia. Sumber data yang digunakan data sekunder panel, dan hasil analisis regresi panel dengan menggunakan software E-eviews 13.
Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen yakni FDR, NPF, PS dan PS berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu ROA. Adapun secara parsial dalam penelitian ini menunjukkan bahwa FDR tidak berpengaruh terhadap ROA bank umum syariah periode 2019-2023. FDR berada di bawah batas ketentuan BI, menunjukkan bank menyalurkan pembiayaan secara efektif tanpa kendala likuiditas yang signifikan. NPF tidak berpengaruh terhadap ROA bank umum syariah periode 2019-2023, karena bank syariah telah melakukan pengelolaan risiko yang ketat dan likuiditas yang baik, ditunjukkan FDR yang rendah. PS tidak berpengaruh terhadap ROA bank umum syariah periode 2019-2023. PS lebih mempengaruhi perilaku nasabah (dana pihak ketiga) dan likuiditas bank daripada langsung mempengaruhi ROA. Sedangkan CAR berpengaruh positif terhadap ROA bank umum syariah periode 2019-2023. CAR yang sangat baik, cukup untuk menutupi potensi risiko, meningkatkan kepercayaan investor, dan kemampuan bank untuk memperoleh laba menggunakan asetnya meningkat sehingga ROA juga meningkat
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF AL-ISTIGHNA (Studi Pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung)
Setiyani, Rizki. NIM 126101212189. Implementasi Kebijakan Pengembangan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dalam perspektif Al-Istighna. Skripsi, Program Studi Hukum
Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam
Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. 2025. Pembimbing Skripsi:
Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan Pengembangan UMKM, Peningkatan
Kesejahteraan, Prinsip Al-Istighna (kemandirian)
Penelitian ini dilatar belakangi peran penting usaha mikro, kecil, dan
menengah dalam perekonomian Indonesia terutama di Kabupaten Tulungagung.
Dengan sekitar 65,5 juta UMKM yang mewakili 99% dari seluruh unit usaha di
Indonesia. Di Tulungagung sendiri jumlah UMKM di tahun 2023 mencapai
139.386 dan menyerap tenaga kerja hingga 195.500 orang dan mengalami
peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan dan
program yang terstruktur untuk memberdayakan UMKM sesuai dengan amanat
Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM dan Peraturan Bupati Nomor
19 Tahun 2022. Selain itu, skripsi ini juga mengintegrasikan prinsip al-istighna
yang mendorong keadilan, kemandirian dalam berusaha dan tidak bergantung terus
menerus kepada pihak lain. Peningkatan aset, keterampilan, dan jaringan usaha
menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas UMKM, yang diharapkan
dapat berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Fokus dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana Implementasi kebijakan
pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten
Tulungagung?. (2) Apa saja program yang dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha
Mikro dalam mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat?. (3) Bagaimana penerapan prinsip Alistighna dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dalam
meningkatkan kesejahteran masyarakat pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro
Kabupaten Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengunakan sumber yang
berasal dari observasi, wawancara mendalam dengan beberapa informan, serta
dokumentasi yang berasal dari data yang ada di lapangan. Metode analisis yang
digunakan melalui beberapa langkah yang meliputi: kondensasi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Selain itu metode pengecek keabsahan data dalam
penelitian ini yaitu melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) implementasi kebijakan
pengembangan UMKM oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten
Tulungagung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai
dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2022. 2) Dinas Koperasi mengimplementasikan program-program
pengembangan UMKM melalui dua program utama yaitu program pemberdayaan
dan program pengembangan yang meliputi pelatihan produk, inovasi produk,
manajemen usaha, manajemen keuangan hingga pemasaran. Program
pengembangan difokuskan pada fasilitasi perizinan, promosi produk melalui
pameran dan festival serta penguatan kelembagaan dan akses pasar. 3) Kedua
program utama tersebut berjalan sinergis dalam membentuk karakter pelaku
UMKM yang adaptif, inovatif dan berdaya saing tinggi sehingga dapat menjalankan
dan mengembangkan usahanya secara mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain
secara terus-menerus sesuai dengan prinsip kemandirian ekonomi atau al-istighna
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KONTROL DIRI, DAN PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP KONSUMSI MERCHANDISE K-POP BAGI MAHASISWA GENERASI Z MENJADI K-POPERS DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Fenomena idol K-Pop dari Korea Selatan yang dikenal sebagai Hallyu atau Korean Wave telah menyebar luas hingga ke Indonesia. Budaya ini sangat diminati oleh masyarakat, terutama generasi Z yang aktif mengikuti tren, termasuk konsumsi merchandise K-Pop. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, kontrol diri, dan perilaku konsumtif terhadap konsumsi merchandise K-Pop di kalangan mahasiswa generasi Z di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner melalui Google Form kepada 116 responden. Data dianalisis menggunakan SPSS 29 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi merchandise K-Pop, sementara kontrol diri dan perilaku konsumtif berpengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap konsumsi merchandise. Kata kunci: literasi keuangan, kontrol diri, perilaku konsumtif, konsumsi merchandise K-Pop
PENENTUAN HARGA SEWA RUMAH KOST DITINJAU DARI SEGI PENGELOLAAN TATA TERTIB DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi pada Rumah Kost disekiar Kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Penentuan Harga Sewa Rumah Kost Ditinjau dari Segi Pengelolaan Tata Tertib dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi pada Rumah Kost disekiar Kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)” ini ditulis oleh Tika Amelia Sulistyaningrum, NIM. 126402211064, dengan pembimbing Fia Rahma, S.E., M. S.A.
Kata Kunci: Penentuan Harga, Pengelolaan Tata Tertib, Teori Kepatuhan, Ekonomi Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi karena rumah kost menjadi pilihan tempat tinggal yang banyak diminati, terutama di kawasan perkotaan. Penentuan harga sewa sering kali hanya didasarkan pada lokasi dan fasilitas, tanpa mempertimbangkan aspek pengelolaan seperti tata tertib yang diterapkan. Padahal, dalam ekonomi Islam, penetapan harga harus mencerminkan keadilan, kemaslahatan, dan pengelolaan yang baik. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana tata tertib kost memengaruhi harga sewa dalam perspektif ekonomi Islam, agar tercipta transaksi yang adil dan sesuai syariat.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) penentuan harga sewa kost yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam; (2) pengelolaan tata tertib di rumah kost yang ditinjau dari segi prinsip kepatuhan; dan keterkaitan antara penentuan harga sewa kost dengan pengelolaan tata tertib yang diterapkan di rumah kost menurut perspektif ekonomi Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianlisis menggunakan metode triangulasi sumber untuk membandingkan data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan berbagai informan sebagai upaya untuk menggali informasi mengenai topik yang diangkat oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga dalam ekonomi Islam menekankan keadilan dengan mempertimbangkan kondisi riil properti, seperti lokasi, fasilitas, keamanan, dan kenyamanan, sehingga mencerminkan manfaat yang diterima penyewa. Harga harus disepakati secara sukarela dan tidak memberatkan, demi kesejahteraan bersama serta menciptakan hubungan saling percaya. Penerapan tata tertib kost yang berlandaskan teori kepatuhan juga mendukung keadilan, karena aturan disusun secara tidak memihak dan logis, sehingga mendorong kepatuhan sukarela. Prinsip kesetaraan menjamin perlakuan adil tanpa diskriminasi, serta memberi ruang bagi penyewa untuk menyuarakan pendapat. Keadilan harga dan kepatuhan terhadap aturan saling berkaitan, menciptakan lingkungan kost yang harmonis dan etis. Islam tidak hanya mengatur aspek ekonomi, tetapi juga menekankan musyawarah, amanah, dan kejujuran dalam menciptakan tata kelola kost yang adil dan beretika
PENINGKATAN KESADARAN RELIGIUSITAS SANTRI MELALUI CYBERDAKWAH DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-HIDAYAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan Judul “Peningkatan Kesadaran Religiusitas Santri Melalui Cyberdakwah di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hidayah Tulungagung” ini ditulis oleh Dwi Silva Aqidatul Ulya, NIM. 126304212132, dengan pembimbing Dr. Mutrofin, M.Fil.I.
Kata Kunci: Kesadaran Religiusitas, Cyberdakwah, Santri, Media Sosial
Kemajuan teknologi informasi telah menciptakan ruang baru dalam kehidupan keagamaan, termasuk di kalangan santri. Keberadaan cyberdakwah menjadi media penyebaran dakwah Islam secara efisien dan efektif kepada semua orang tanpa terhalang tempat dan waktu. Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya materi keagamaan pada santri yang terfokus pada program tahfidz pesantren dan maraknya penggunaan internet sebagai fasilitas aktivitas baru dalam proses dakwah melalui konten yang menyampaikan isi ajaran Islam dengan tujuan menyebarkan ajaran Islam, mengubah pikiran, sikap dan tindakan individu agar lebih dekat dengan Allah SWT. Hal ini memunculkan pertanyaan: sejauh mana cyberdakwah mampu menjadi media yang efektif dalam meningkatkan kesadaran religiusitas santri? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses peningkatan kesadaran religiusitas santri melalui konten cyberdakwah di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hidayah Tulungagung. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap lima santri yang secara aktif mengakses konten dakwah digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran religiusitas santri berlangsung melalui tiga tahap dialektika sosial: eksternalisasi (eksplorasi dan konsumsi konten dakwah digital), objektivasi (pengakuan terhadap nilai dakwah sebagai kebenaran sosial), dan internalisasi (perubahan sikap dan perilaku religius). Santri mengalami peningkatan pada aspek pemahaman keagamaan, motivasi ibadah, serta integrasi nilai dakwah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa cyberdakwah, jika digunakan secara bijak, dapat menjadi media strategis dalam membina kesadaran religiusitas santri. Temuan ini berkontribusi dalam memperkuat diskursus akademik mengenai peran media digital dalam pengembangan spiritualitas generasi muda pesantren
PENGARUH SELF SERVICE TECHNOLOGY (SST) DAN MINAT PENGGUNAAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH BANK SYARIAH INDONESIA
Skripsi dengan judul “Pengaruh Self Service Technology (SST) dan Minat Penggunaan Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Syariah Indonesia” yang ditulis oleh Risma Ika Putri NIM. 126401212091 Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Ibu Lativa Hartiningtyas, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Self Service Technology, ATM, Mobile Banking, Internet Banking, Minat Penggunaan, Kepuasan Nasabah, Bank Syariah Indonesia
Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi yang pesat di era globalisasi telah mendorong perubahan signifikan dalam sektor perbankan, termasuk pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah penerapan layanan berbasis digital atau Self Service Technology (SST) seperti Automatic Teller Machine (ATM), Mobile Banking, dan Internet Banking yang memberikan kemudahan transaksi tanpa harus bertatap muka langsung dengan petugas bank. Meskipun layanan digital ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan nasabah, kenyataannya di lapangan masih ditemukan berbagai kendala seperti gangguan teknis aplikasi, keterbatasan fitur layanan, serta minimnya edukasi dan rasa aman dalam penggunaan teknologi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh layanan Self Service Technology dan minat penggunaan terhadap kepuasan nasabah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi apakah self service technology berupa automatic teller machine, mobile banking, internet banking dan minat penggunaan layanan digital secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia? apakah self service technology berupa automatic teller machine, mobile banking, internet banking dan minat penggunaan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia?
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung angkatan 2021–2022.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa self service technology berupa automatic teller machine, mobile banking, internet banking dan minat penggunaan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia dan self service technology berupa automatic teller machine, mobile banking, internet banking dan minat penggunaan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DAN MASYARAKAT DARI FINTECH ATTACK DALAM HUKUM POSITIF PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH
Tesis dengan judul “Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dan Masyarakat dari Fintech Attack dalam Hukum Positif perspektif Maqashid Syariah” oleh Maya Asri Adistalaili dengan NIM 1880502230004, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I dan Prof. Dr. Kutbuddin Aibak, M.H.I
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, Masyarakat, Fintech Attack, Hukum Positif, Maqashid Syariah
Penelitian tesis ini dilatarbelakangi oleh kasus kejahatan ITE dalam layanan perbankan yang dikenal dengan istilah fintech attack dengan jenis serangan cybercime yang menimbulkan kerugian bagi konsumen fintech, jenis kerugian yang dialami konsumen berupa kerugian finansial maupun material. Modus kejahatan ini dilakukan dengan penyebaran link palsu, tautan dengan tujuan pembobolan sistem keamanan dan pembobolan rekening, dimana hal ini memanfaatkan data konsumen yang berhasil diretas yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Pemerintah ikut adil dalam menghadapi persolan ini dengan menerbitkan peraturan-peraturan baru guna menghadapi tantangan teknologi digitalisasi.
Fokus penelitian antara lain: Bagaimana perlindungan hukum konsumen dan masyarakat terhadap fintech attack dalam hukum positif? Bagaimana perspektif maqashid syariah perlindungan hukum konsumen dan masyarakat terhadap fintech attack dalam hukum positif? Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya perlindungan hukum konsumen dan masyarakat yang termaktub dalam hukum positif mengenai persoalan ini yang kemudian daripada upaya perlindungan hukum konsumen dan masyarakat dalam hukum positif dianalisis pula dalam perspektif maqashid syariah Jasser Auda.
Jenis penelitian ini adalah adalah yuridis normatif dengan menggunakan dua pendekatan yakni Penelitian Inventarisasi hukum positif dan statue approach . Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature (library research) dengan memusatkan pada hukum positif terkait perlindungan hukum dan digitalisasi.
Hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: (1) Perlindungan hukum terhadap konsumen dan masyarakat dari fintech attack dalam hukum positif diatur dalam UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang mengatur bahwa konsumen fintech yang menjadi korban serangan ransomware berhak mendapatkan ganti kerugian dari pelaku usaha, pengaturan tentang ancaman hukuman bagi pelaku usaha yang melakukan pemanfaatan data pribadi konsumen fintech yang berakibat fintech attack diatur dalam UU Nomor 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi yakni penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal senilai Rp. 6.000.000.000,00 (enam miliyar rupiah) dan pengaturan tentang ancaman hukuman bagi pelaku fintech attack yang dilakukan pada konsumen maupun masyarakat diatur dalam UU Nomor 1 tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yakni dipenjara 6 tahun dan denda maksimal senilai Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliyar rupiah) (2) Perlindungan hukum konsumen dan masyarakat terhadap fintech attack sebagaimana yang termaktub dalam hukum positif perspektif maqashid syariah Jasser Auda telah memenuhi tingkatan prinsip daruriyat, diantaranya ialah hifdzu al-nafs/al-irdi (Perlindungan HAM dan martabat manusia) dalam hukum konsumen tercantum mengenai hak-hak konsumen, hifdzu al-aql (Pengembangan pola fikir dan penelitian ilmiah) terkait prinsip edukasi terhadap konsumen, aksi edukatif mengenai peran PUJK dalam memberikan pemahaman terhadap karakteristik produk atau layanan sektor keuangan kepada masyarakat luas serta mengedepankan pemahaman konsumen mengenai produk atau layanan, manfaat, biaya dan risiko serta prosedur dan mekanisme perlindungan konsumen, hifdzu al-maal (Pengembangan ekonomi dan pemerataan tingkat kesejahteraan) bahwa perkembangan fintech yang merupakan pengembangan ekonomi sebagaimana diketahui bahwa fintech membawa perkembangan bagi lembaga keuangan yang mampu meningkatkan perekonomian nasional, serta pembangunan sumber daya manusia menjadi maqashid, hadirnya ruang uji coba (Sandbox) merupakan pembangunan terhadap SDM serta hifdzul ma’lumat dalam menjaga data pribadi perspektif maqashid syariah transformatif. Namun analisis maqashid syariah terhadap keefektifan hukum perlindungan konsumen fintech daripada fintech attact belum sepenuhnya terealisasi pada prinsip hifdzu al-nafs/al-irdi, hifdzu al-aql, hifdzul al-maal dalam pandangan maqashid syariah
INTERNALISASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL’ALAMIN (P5PPRA) DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER RELIGIUS DI MTsN 10 JOMBANG
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter untuk ditanamkan dalam diri setiap peserta didik. Berbagai macam kasus yang berkaitan dengan menurunnya karakter seseorang sering sekali muncul di tengah masyarakat sehingga timbulnya perbuatan yang bersifat merusak dan merugikan banyak pihak. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam yang rahmatan Lil ‘Alamin, diharapkan pelajar akan menjadi generasi yang memiliki karakter yang kuat, keimanan yang kokoh, serta wawasan kebangsaan yang luas dan inklusif. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui internalisasi projek penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yaitu nilai ta’addub, nilai qudwah dan nilai syura dalam mewujudkan karakter religius di MTsN 10 Jombang.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana internalisasi nilai ta’addub dalam mewujudkan karakter religius di MTsN 10 Jombang, (2) Bagaimana internalisasi nilai qudwah dalam mewujudkan karakter religius di MTsN 10 Jombang, (3) Bagaimana internalisasi nilai syura dalam mewujudkan karakter religius di MTsN 10 Jombang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti hadir secara langsung ke lokasi penelitian untuk menjadi instrumen utama dalam pengumpulan data yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan kondensasi data yaitu mentransformasikan data yang mendekati keseluruhan bagian dari catatan-catatan lapangan secara tertulis, transkip wawancara, dokumen-dokumen dan materi-materi empiris lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Penerapan internalisasi nilai ta’addub yaitu pada mata pelajaran Akidah Akhlak, guru menerapkan strategi pembelajaran ekspositori yang diintegrasikan dengan metode ceramah plus. (2) Dalam penerapan internalisasi nilai qudwah, guru Al-Qur’an Hadits menerapkan berbagai metode yaitu melalui metode ceramah, metode demonstrasi dan metode 3T+1M (tasmi’, tikror, tafahhum dan muraja’ah). (3) Dalam penerapan nilai syura, guru menerapkan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) yang diintegrasikan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2019-2023
Skripsi dengan judul “Analisis Kinerja Keuagan Pemerintah Daerah
Kabupaten Blitar Tahun 2019-2023” ini ditulis oleh Laela Tri Wahyuni, NIM.
126406211030, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,
Dosen Pembimbing Wahyu Dwi Warsitasari, M. Pd.
Kata Kunci: Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Kemandirian
Keuangan Daerah, Rasio Pertumbuhan, Rasio Derajat Desentralisasi
Penelitian ini dilatarbelakangi terjadinya otonomi daerah di setiap daerah
yang ada diseluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, yang berkaitan dengan kinerja
keuangan Pemerintah Daerah khusunya di Kabupaten Blitar, serta ingin mengetahui
perkembangan kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar dari sebelum
pandemi Covid-19, saat pandemi Covid-29, dan sesudah Covid-19. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten
Blitar pada tahun 2019-2023 yang dilihat dari Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas
PAD, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio
Derajat Desentralisasi
Penelitian ini menggunakan pendeketan kuantitatif dengan jenis deskriptif.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan sampel
yang digunakan merupakan laporan keuangan mulai dari tahun 2019-2023. Sumber
data dari penelitian ini diperoleh dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah (BPKAD) kabupaten Blitar. Teknik analisis data yang digunakan untuk
mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah yaitu Rasio Efisiensi, Rasio
Efektivitas PAD, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Pertumbuhan, dan
Rasio Derajat Desentralisasi.
Hasil dari analisis rasio keuangan Pemerintah Daerah, (1) Rasio Efisiensi
tergolong cukup efisien, (2) Rasio Efektivitas PAD tegolong sangat efektif, (3)
Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tergolong rendah sekali, (4) Rasio
Pertumbuhan pendapatan dan belanja modal mengalami fluktuatif, (5) Rasio
Derajat Desentralisasi tergolong kurang baik. Sehingga, Pemerintah daerah
Kabupaten Blitar perlu mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan
cara meningkatkan kepatuhan wajib pajak, efisiensi dan efektivitas belanja daerah
harus ditingkatkan dengan mengendalikan belanja operasional dan memfokuskan
alokasi anggaran pada belanja modal, dan mengurangi ketergantungan pada dana
transfer pusat