Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
AKTUALISASI DAKWAH GUS IQDAM DALAM MEMBINA AKHLAQ ANAK JALANAN PADA CHANEL YOUTUBE @GUSIQDAMOFFICIAL
Skripsi dengan judul “Aktualisasi Dakwah Gus Iqdam Dalam
Membina Akhaq Anak Jalanan Pada Channel Youtube
@Gusiqdamofficial” ini ditulis oleh Dinda Imroatul Faizah,
NIM.126311211007, dengan pembimbing Dr. Mutrofin, M. Fil. I
Kata Kunci: Dakwah, Anak Jalanan, Gus Iqdam, YouTube, Akhlak,
Media Sosial
Fenomena anak jalanan menjadi salah satu persoalan sosial
yang hingga kini masih sulit teratasi. Mereka rentan terhadap
berbagai dampak negatif seperti kekerasan, putus sekolah, hingga
krisis akhlak. Dalam kondisi ini, peran dakwah menjadi sangat
penting, tidak hanya dalam bentuk ceramah konvensional, tetapi juga
melalui media yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana aktualisasi
dakwah yang dilakukan oleh Gus Iqdam melalui channel YouTube
@gusiqdamofficial dalam membina akhlak anak jalanan dan
meminimalisir kenakalan mereka.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi,
penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif anak-anak jalanan
dalam menerima dan merespon dakwah Gus Iqdam. Data diperoleh
melalui observasi non-partisipan, dokumentasi, dan analisis konten
terhadap video-video dakwah yang diunggah. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pendekatan dakwah Gus Iqdam yang santai,
tidak menghakimi, dan dekat dengan realitas kehidupan anak jalanan
mampu menyentuh sisi emosional mereka. Melalui channel
YouTube-nya, Gus Iqdam tidak hanya menyampaikan pesan agama,
tapi juga membangun hubungan emosional, memberikan motivasi,
dan memberi harapan untuk perubahan hidup yang lebih baik.
Dakwah yang dilakukan tidak sebatas ceramah, melainkan
juga menjadi ruang aman bagi anak-anak jalanan untuk belajar,
merenung, dan bertransformasi. Banyak dari mereka yang menunjukkan perubahan positif dalam perilaku, cara berpikir, dan
gaya hidup setelah rutin mengikuti kajian Sabilu Taubah. Dengan
pendekatan yang relevan, media sosial terbukti efektif sebagai sarana
dakwah yang menjangkau generasi muda, khususnya anak-anak
jalanan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa dakwah yang
membumi dan empatik mampu menjadi solusi alternatif dalam
membina akhlak dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi
anak-anak yang terpinggirkan
PENGARUH EFISIENSI OPERASIONAL, LIKUIDITAS, DAN SOLVABILITAS TERHADAP PROFITABILITAS (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Jasa Pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Efisiensi Operasional, Likuiditas, dan
Solvabilitas terhadap Profitabilitas (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Jasa
Pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)”. Skripsi ini
ditulis oleh Alisya Namira, 126403212059, Program Studi Akuntansi Syariah,
Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Novi Khoiriawati, S.E.,
M.Acc.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena terkait pasca krisis global
terjadi persaingan bisnis yang kompetitif sehingga perusahaan meningkatkan
kinerjanya untuk mendapatkan laba agar perusahaan dapat mempertahankan
kelangsungan hidup dan mencapai tujuan perusahaan. Sehingga penting untuk
memahami faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya laba. Tujuan dalam
penelitian ini ialah 1) untuk menguji pengaruh TATO terhadap ROA, 2) untuk
menguji pengaruh CR terhadap ROA, 3) untuk menguji pengaruh DER terhadap
ROA, 4) untuk menguji pengaruh TATO, CR, dan DER terhadap ROA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif.
Populasi yang digunakan yaitu perusahaan sub sektor jasa pembiayaan yang
terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019-2023. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel
sebanyak 50 data. Data yang digunakan ialah data sekunder yang didapat dari
website resmi Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
metode analisis regresi data panel yang diuji melalui eviews versi 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Efisiensi Operasional secara parsial
berpengaruh positif terhadap profitabilitas, 2) Likuiditas secara parsial tidak
berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, 3) Solvabilitas secara parsial
berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, 4) Efisiensi Operasional, Likuiditas,
dan Solvabilitas secara simultan berpengaruh positif terhadap Profitabilitas
Kata Kunci : Efisiensi Operasional, Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilita
STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN SEPEDA MOTOR BEKAS PADA USAHA CEKRIK MOTOR
Skripsi dengan judul “Strategi Penggunaan Media Sosial dalam Meningkatkan Penjualan Sepeda Motor Bekas pada Usaha Cekrik Motor” ini ditulis oleh Rahma Maulida F, NIM 126405212141, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Rizal Furqan Ramadhan, S. Kom., M.T. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan untuk menguasai perangkat digital serta internet sebagai media pemasaran bagi pelaku bisnis. Perkembangan teknologi menuntut pelaku bisnis untuk terus mengikuti perkembangan agar tidak tertinggal. Oleh karena itu, diperlukan adanya strategi pemasaran melalui media sosial untuk mendukung pertumbuhan usaha. Hal itu juga yang telah dilakukan oleh Cekrik Motor yang menerapkan strategi pemasaran melalui media sosial Facebook sehingga dapat mempertahankan bisnisnya hingga saat ini.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pemasaran yang dilakukan oleh cekrik motor, untuk mengetahui media sosial sebagai alat pemasaran dapat meningkatkan penjualan sepeda motor bekas pada usaha cekrik motor, untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh Cekrik Motor dalam mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemasaran, untuk mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi kendala dalam mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemasaran.
Hasil dari penelitian ini adalah Cekrik Motor menerapkan strategi pemasaran digital melalui Facebook dan bauran pemasaran 7P. Media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan motor bekas pada usaha cekrik motor. Kendala yang dihadapi yaitu banyaknya pesaing dan keterbatasan kualitas konten promosi yang disebabkan perangkat pendukung kurang memadai. Solusinya adalah meningkatkan kualitas promosi dan berinvestasi pada perangkat pendukung seperti kamera berkualitas tinggi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Strategi pemasaran Cekrik Motor memanfaatkan media sosial, khususnya Facebook, dan bauran pemasaran sebagai pedoman. Mereka rutin mengunggah konten promosi dan menjaga interaksi dua arah dengan pelanggan. Facebook dinilai efektif karena menjangkau audiens luas dengan biaya rendah dan memungkinkan komunikasi yang lebih dekat. Kendala yang dihadapi meliputi persaingan tinggi dan keterbatasan perangkat untuk membuat konten promosi berkualitas. Solusinya, Cekrik Motor perlu menciptakan konten yang lebih kreatif, mengikuti tren, serta berinvestasi pada perangkat pendukung promosi.
Kata Kunci: Media Sosial Facebook, Penjualan, Strategi Pemasaran Digita
ANALISIS TERHADAP SIKAP ISTRI DALAM MENGHADAPI PERILAKU NUSYUZ SUAMI (Studi Kasus di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar)
Elly Audia Wati, 126102212139, Analisis Terhadap Sikap Istri Dalam
Menghadapi Perilaku Nusyuz Suami (Studi Kasus di Desa Kedungbanteng
Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar), Program Studi Hukum Keluarga
Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, 2025, Pembimbing: Muhammad Mufti Al Anam, M.H.I.
Kata Kunci : Sikap Istri, Nusyuz Suami, Perilaku
Pernikahan merupakan hubungan yang tidak selalu berjalan sesuai dengan
harapan, sebab di dalam sebuah pernikahan sering kali muncul berbagai persoalan
yang harus dihadapi pasangan suami istri. Salah satu permasalahan yang dihadapi
adalah perilaku nusyuz suami, seperti yang dialami oleh para istri di Desa
Kedungbanteng. Nusyuz suami merujuk pada pengabaian suami terhadap
kewajibannya dalam pernikahan. Umumnya perilaku ini sering menjadi pemicu
konflik besar yang berujung pada pertengkaran suami dan istri, namun meskipun
terdapat banyak kasus nusyuz suami, angka perceraian di Desa Kedungbanteng
justru relatif rendah. Fenomena ini menarik untuk diteliti lebih lanjut, karena
bertentangan dengan kecenderungan umum di mana konflik yang besar dalam
pernikahan biasanya berakhir dengan perceraian.
Rumusan dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk-bentuk perilaku
nusyuz suami yang dialami oleh istri di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung
Kabupaten Blitar?, 2) Bagaimana sikap istri terhadap perilaku nusyuz suami di
Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar?, 3) Bagaimana
pandangan teori nusyuz terhadap sikap istri dalam menghadapi perilaku nusyuz
suami di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar?. Tujuan
penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku nusyuz suami
yang dialami oleh istri di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten
Blitar, 2) Untuk mengetahui sikap istri dalam menghadapi perilaku nusyuz suami
di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar, 3) Untuk
mengetahui pandangan teori nusyuz terhadap sikap istri dalam menghadapi
perilaku nusyuz suami di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten
Blitar.
Skripsi ini disusun berdasarkan metode kualitatif dengan jenis penelitian
yuridis empiris serta menggunakan pendekatan fenomenologi. Adapun teknik
pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Dalam penelitian ini pengecekan keabsahan temuan dilakukan
dengan metode triangulasi, khususnya triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Bentuk perilaku nusyuz suami
terhadap istri di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar ada
2; pertama, pengabaian kewajiban nafkah; kedua, perbuatan yang tidak
menyenangkan, seperti adanya wanita idaman lain dan kekerasan dalam rumah
tangga baik fisik ataupun verbal. 2) Sikap istri dalam menghadapi perilaku nusyuz
suami di Desa Kedungbanteng ada 3 bentuk; pertama, diam dan bersabar; kedua, menggugurkan haknya sebagai istri demi keutuhan rumah tangga; ketiga,
mengupayakan perdamaian lewat jalan komunikasi untuk menemukan solusi
bersama. 3) Sikap istri dalam menghadapi perilaku nusyuz suami di Desa
Kedungbanteng masih relevan dengan solusi yang ditawarkan fikih saat suami
berbuat nusyuz yaitu mengupayakan perdamaian, yang ditunjukan dengan sikap
istri yang memilih untuk melakukan komunikasi terbuka dan sikap istri yang
memilih untuk menggugurkan haknya dalam rangka menjaga keutuhan keluarga.
Selain itu sikap diam dan bersabar menjadi langkah awal dalam menentukan
strategi untuk menciptakan perdamaian. Namun meskipun suami berbuat nusyuz,
istri-istri di Desa Kedungbanteng tidak pernah melibatkan hakam atau mediator
untuk mendamaikan konflik yang terjadi
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, EKSPOR, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA
Skripsi dengan judul “Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Ekspor,
Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Inflasi di Indonesia” ini ditulis oleh
Engelia Putri Natasya, NIM 126402213196 dengan pembimbing Rendra
Erdkhadifa, M.Si.
Kata kunci: Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Ekspor, Suku Bunga, Nilai
Tukar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan inflasi di
Indonesia yang tinggi dimana hal ini dapat menyebabkan penurunan
investasi, pengangguran, krisis keuangan, serta terhambatnya pertumbuhan
ekonomi di Indonesia. Tingkat inflasi di Indonesia terjadi karena terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti jumlah uang beredar,
ekspor, BI Rate, dan nilai tukar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh dari jumlah uang beredar, ekspor, suku bunga, dan nilai tukar
terhadap tingkat inflasi di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian asosiatif. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder
yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank
Indonesia (BI). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pengambilan
sampel berupa data bulanan pada periode Januari 2019 sampai Desember
2024 sehingga diperoleh sampel sebanyak 72 sampel. Penelitian ini
menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan data diolah
menggunakan SPSS 25.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) salah satu diantara
variabel jumlah uang beredar, ekspor, suku bunga, dan nilai tukar secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Indonesia, (2) jumlah
uang beredar secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap inflasi
di Indonesia, (3) ekspor secara parsial berpengaruh positif signifikan
terhadap inflasi di Indonesia, (4) suku bunga secara parsial berpengaruh
positif signifikan terhadap inflasi di Indonesia, (5) nilai tukar secara parsial
tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Indonesia
PENGARUH FOREIGN DIRECT INVESTMENT, INFLASI, DAN BI 7 DAY REVERSE REPO RATE TERHADAP CADANGAN DEVISA NEGARA INDONESIA TAHUN 2019-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Foreign Direct Investment, Inflasi, dan BI 7 Day Reverse Repo Rate Terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia Tahun 2019-2023” ini ditulis oleh Hanindya Indah Kirana Ratih, NIM. 126406212134, dengan pembimbing Dr. Syafrudin Arif Marah Manunggal, M.S.I.
Kata Kunci: Foreign Direct Invesment, Inflasi, BI 7 Day Reverse Repo Rate, Cadangan Devisa Negara
Penelitian ini dilatar belakangi adanya fenomena positif dari pergerakan cadangan devisa negara Indonesia selama lima tahun terakhir dari tahun 2019-2023. Meskipun negara Indonesia terdampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020-2021 dan mengguncang pasar keuangan, namun cadangan devisa yang dimiliki Indonesia masih dalam kondisi yang aman untuk membantu menguatkan kembali perekonomian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi pergerakan cadangan devisa negara Indonesia dengan mengambil tiga faktor ekonomi makro yaitu Foreign Direct Invesment, Inflasi, dan BI 7 Day Reverse Repo Rate.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh dari Foreign Direct Invesment, Inflasi, dan BI 7 Day Reverse Repo Rate terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023, (2) untuk menguji pengaruh dari Foreign Direct Invesment terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023, (3) untuk menguji pengaruh dari Inflasi terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023, (4) untuk menguji pengaruh dari BI 7 Day Reverse Repo Rate terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website resmi Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan dalam kurun waktu 5 tahun. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengolahan data menggunakan SPSS tahun 2022.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Foreign Direct Investment, Inflasi, dan BI-Rate berpengaruh signifikan terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023, dilihat dari nilai Sig. 0,000 F tabel 2,77 (2) Foreign Direct Investment berpengaruh positif dan signifikan terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023, dilihat dari nilai Sig. 0,003 0,05 (4) BI 7 Day Reverse Repo Rate berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Cadangan Devisa Negara Indonesia tahun 2019-2023 dilihat dari nilai Sig. 0,001 < 0,05
IMPLEMENTASI FUNGSI LEGISLASI PADA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (Studi Kasus di Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar)
Skripsi dengan judul “Implementasi Fungsi Legislasi Pada Badan
Permusyawaratan Desa Dalam Penyusunan Peraturan Desa
Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus di Desa Kebonduren
Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar)”. yangkditulis oleh
Ika Diana Mustikasari, NIM.126103211107, Program Studi
Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum Islam,
UIN SATU Tulungagung, dibimbing oleh: Indri
Hadisiswati, S.H., M.H.
Kata Kunci: Fungsi Legislasi, BPD, Peraturan Desa, Kearifan Lokal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterlibatan
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kebonduren, Kecamatan
Ponggok, Kabupaten Blitar dalam proses penyusunan peraturan desa.
BPD yang seharusnya berperan aktif dalam fungsi legislasi desa,
seperti menyosialisasikan peraturan desa dan menampung aspirasi
masyarakat, belum menjalankan fungsinya secara optimal.
Akibatnya, banyak warga desa yang tidak mengetahui keberadaan
dan peran BPD sebagai lembaga penghubung antara masyarakat dan
pemerintah desa, serta sebagai pengawas pelaksanaan kebijakan
desa. Hal ini berdampak pada tidak maksimalnya penerapan
peraturan desa yang seharusnya berbasis kebutuhan dan kearifan
lokal.
Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana
Implementasi Fungsi Legislasi pada Badan Permusyawaratan Desa
di Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar? (2)
Apa Saja Peraturan Desa yang berbasis Kearifan Lokal di Desa
Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ? (3) Bagaimana
Optimalisasi Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam penyusunan Peraturan Desa Berbasis Kearifan Lokal di Desa
Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar?
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui
Implementasi Fungsi Legislasi pada Badan Permusyawaratan Desa
di Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok (2) Untuk Mengetahui
Peraturan Desa yang berbasis Kearifan Lokal di Desa Kebonduren
Ponggok Blitar (3) Untuk Mengetahui Optimalisasi Fungsi Badan
Permusyawaratan Desa dalam penyusunan Peraturan Desa
Berbasis Kearifan Lokal di Desa Kebonduren Ponggok Blitar.
Penelitian menggunakan jenis penelitian empiris dengan
pendekatan penelitian kualitatif, sumber data dari penelitian ini
adalah sumber data primer dan sekunder sementara teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi, kemudian teknik analisis data menggunakan penyajian
data serta penarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi
dari fungsi legislasi Badan Permusyawaratan Desa di Desa
Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar sudah berpegang
dalam Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014
Tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa. Dalam implementasinya
BPD sudah membentuk Peraturan Desa yang sesuai dengan
kebutuhan dan aspirasi dari masyarakat desa, BPD juga sudah
melakukan pengawasan pada proses penyusunan Peraturan Desa
supaya berjalan secara transparan dan akuntabel, namun masih
terdapat tahap yang kurang maksimal dalam penyebar luasan
Peraturan Desa sehingga masyarakat belum seluruhnya mengetahui
Peraturan desa hanya beberapa masyarakat saja. (2) Jumlah
peraturan Desa yang berbasis kearifan lokal yang ada di Desa
Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar masih sangat
terbatas. Peraturan yang sudah berlaku berjumlah satu peraturan
yang bersifat kearifan lokal yaitu terkait dengan Pemakaman Desa.(3) Optimalisasi fungsi BPD dalam penyusunan Peraturan Desa
berbasis kearifan lokal di Desa Kebonduren dilakukan melalui
keterlibatan aktif dalam seluruh tahapan legislasi, mulai dari
perencanaan hingga sosialisasi. Proses ini berlandaskan pada
ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan bertujuan
mengintegrasikan nilai-nilai lokal agar Perdes yang dihasilkan lebih
relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. Meskipun telah dilakukan
berbagai upaya, optimalisasi ini masih menghadapi beberapa
tantangan di lapangan
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KEPRIBADIAN, DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN SYARIAH PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan, Kepribadian, dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Keuangan Syariah Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Lucky Asyi Shatul Nurmalita, NIM. 126406212116, dengan pembimbing/promotor Ahmad Syaichoni, M.Sy.
Kata Kunci: Kepribadian, Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, dan Perilaku Keuangan Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pengelolaan keuangan mahasiswa yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah, meskipun mereka memiliki pemahaman akademik di bidang ekonomi Islam.. Kurangnya kesadaran dan keterbiasaan dalam menerapkan prinsip syariah dalam transaksi sehari-hari membuat banyak mahasiswa masih lebih memilih sistem keuangan konvensional. Faktor-faktor memengaruhi bagaimana mereka mengambil keputusan finansial, mulai dari pemahaman yang dimiliki, karakter pribadi, hingga pola kebiasaan dalam mengelola keuangan. Adapun indikator dalam penelitian ini literasi keuangan, kepribadian, dan sikap keuangan yang diukur dengan perilaku keuangan syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan syariah mahasiswa. (2) Menguji pengaruh kepribadian terhadap perilaku keuangan syariah mahasiswa. (3) Menguji pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku keuangan syariah mahasiswa. (4) Menguji literasi keuangan, kepribadian, dan sikap keuangan secara simultan terhadap perilaku keuangan syariah mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenisnya asosiatif. Teknik pengambilan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 300 responden. Analisis data yang digunakan yaitu: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan syariah. (2) Kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan syariah. (3) Sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan syariah. (4) Literasi keuangan, kepribadian, dan sikap keuangan bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan syariah
PENGARUH CORETAX DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Skripsi dengan judul “Pengaruh Coretax dan Pengetahuan Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kesadaran Wajib Pajak sebagai Variabel Intervening” yang ditulis oleh Ika Septiana, NIM. 126403212040 dengan Pembimbing Sri Dwi Estiningrum, S.E., Ak., M.M., C.A.
Kata Kunci: Coretax, Pengetahuan Perpajakan, Kepatuhan, Kesadaran, Wajib Pajak.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepatuhan wajib pajak yang menjadi faktor krusial dalam optimalisasi penerimaan pajak negara. Namun, kepatuhan pajak masih menjadi tantangan di berbagai sektor, termasuk di kalangan wajib pajak pegawai Dinas PUPR Tulungagung. Coretax sebagai sistem administrasi pajak yang modern serta tingkat pengetahuan perpajakan yang dimiliki wajib pajak diyakini berperan dalam meningkatkan kepatuhan. Namun, kepatuhan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknis dan pengetahuan, tetapi juga oleh kesadaran pajak yang menjadi dorongan internal bagi wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh coretax dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kesadaran pajak sebagai variabel intervening.
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis apakah coretax berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak; (2) untuk menganalisis apakah pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak; (3) untuk menganalisis apakah coretax berpengaruh terhadap kesadaran wajib pajak; (4) untuk menganalisis apakah pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kesadaran wajib pajak; (5) untuk menganalisis apakah kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak; (6) untuk menganalisis apakah coretax berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak melalui kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening; (7) untuk menganalisis apakah pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak melalui kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang dikumpulkan didapat melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden, dimana responden merupakan wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Variabel coretax tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 2) Variabel pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 3) Variabel coretax tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 4) Variabel pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kesadaran wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 5) Variabel kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 6) Variabel coretax tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening pada wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung, 7) Variabel pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening pada wajib pajak orang pribadi pegawai Dinas PUPR Tulungagung
OTORITAS PEREMPUAN SINGLE PARENT SEBAGAI WALI NIKAH DALAM PERSPEKTIF TEORI MUBADALAH
Irsyad Rodhiansyah, 126102211044, otoritas perempuan single parent sebagai wali nikah dalam perspektif teori mubadalah, Prodi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Prof. Dr. H. Asmawi, M. Ag.
Kata kunci: otoritas, perempuan single parent, wali nikah, perspektif teori mubadalah.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin banyaknya perempuan sebagai kepala rumah tangga, dimana para perempuan tersebut hidup dengan peran ganda sebagai ibu dan juga ayah bagi anak-anaknya. Tetapi disisi lain, ada hak yang seharusnya perempuan tersebut miliki selayaknya dimiliki laki-laki ketika menjadi kepala rumah tangga tetapi tidak dimiliki perempuan tersebut, yaitu sebagai wali nikah bagi anak perempuannya. Sehingga ketika seorang perempuan tersebut memutuskan atau secara tidak diinginkan menjadi single parent (orangtua tunggal) yang merawat, membesarkan dan mendidik anak perempuannya sampai besar, perempuan tersebut tetap tidak memiliki hak perwalian bagi anak perempuannya. Hal tersebut menjadi sebuah ketidakadilan bagi perempuan terkhusus bagi perempuan single parent. Sehingga dengan adanya hal tersebut penulis tertarik untuk mengkaji mengenai otoritas perempuan terlebih perempuan single parent sebagai wali nikah dalam perspektif teori mubadalah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana konsep wali nikah dalam hukum Islam? 2) Bagaimana otoritas perempuan single parent sebagai wali nikah dalam perspektif teori mubadalah?. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan konsep wali nikah dalam hukum Islam 2) Mendeskripsikan otoritas perempuan single parent sebagai wali nikah dalam perspektif teori mubadalah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan data yang berasal dari al-Qur’an, hadis dan karya tulis yang berupa buku, artikel, jurnal, skripsi, dan jenis tulisan lainnya. Adapun teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis karya tulis atau analisis teks.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Dalam Islam, keberadaan wali dalam pernikahan merupakan salah satu rukun nikah yang tidak dapat ditinggalkan. Pandangan ini mendapat dukungan kuat dari mayoritas ulama (jumhur). Para ulama tersebut juga sepakat bahwa hak perwalian dalam pernikahan hanya dimiliki oleh laki-laki. Pendapat ini berlandaskan pada ayat-ayat Al-Qur’an yang menyebut wali nikah dalam bentuk kata yang maskulin, serta hadit yang melarang perempuan untuk menikahkan dirinya sendiri atau orang lain. Namun, berbeda dengan pandangan tersebut, mazhab Hanafi membolehkan perempuan untuk menjadi wali dalam pernikahan, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain, dengan analogi pada akad jual beli, di mana perempuan juga diperbolehkan melakukannya. 2) Berdasarkan analisis teori mubadalah, seorang perempuan yang menjadi orang tua tunggal (single parent) memiliki hak untuk menjadi wali nikah anaknya, selama ia berperan aktif dalam merawat, mendidik, membesarkan, dan menafkahi anak tersebut. Teori ini juga menegaskan bahwa ayat-ayat tentang wali dalam Al-Qur’an tidak hanya ditujukan kepada laki-laki, tetapi kepada seluruh pihak yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan. Tujuan dari adanya wali adalah untuk memudahkan jalannya pernikahan dan membantu mengatasi berbagai hambatan, sehingga peran ini tidak eksklusif milik laki-laki. Oleh karena itu, perempuan juga dapat memikul tanggung jawab ini. Lebih lanjut, teori ini berpijak pada prinsip bahwa siapa pun yang memiliki keimanan dan melakukan amal shalih berhak memperoleh kemuliaan dan balasan yang baik, termasuk dalam konteks perwalian. Dengan demikian, jika seorang perempuan single parent memiliki kapasitas, pengetahuan, dan tanggung jawab terhadap anaknya, maka ia berhak menjadi wali. Sebaliknya, jika seorang laki-laki tidak memenuhi kriteria tersebut, maka ia tidak layak menjadi wali nikah