Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGARUH ISLAMIC HUMAN DEVELOPMENT INDEX (I-HDI) DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN PENGANGGURAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Skripsi dengan judul “Pengaruh Islamic Human Development Index (I-HDI) dan Upah Minimum terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur dengan Pengangguran sebagai Variabel Intervening” ini ditulis oleh Ahmad Alfian Syahrul Munir, NIM 126402212115, dengan Pembimbing Dr. Amalia Nuril Hidayati, S.E., M.Sy.
Kata Kunci : Kemiskinan, Pengangguran, I-HDI, Upah Minimum
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya jumlah penduduk miskin di Jawa Timur yang pada periode 2020—2023 memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak dibandingkan provinsi di Pulau Jawa. Pada penelitian ini mengangkat faktor eksternal yang menyebabkan kemiskinan melalui pengangguran sebagai intervening.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Islamic Human Development Index (I-HDI) dan Upah Minimum terhadap kemiskinan dengan intervening pengangguran di Provinsi Jawa Timur periode 2020 sampai 2023, secara simultan yang terdiri dari: 1) pengaruh I-HDI dan Upah Minimum terhadap Pengangguran. 2) pengaruh I-HDI, Upah Minimum dan Pengangguran terhadap Kemiskinan. Secara parsial yang terdiri dari: 1) pengaruh I-HDI terhadap Pengangguran. 2) pengaruh Upah Minimum terhadap Pengangguran. 3) pengaruh I-HDI terhadap Kemiskinan. 4) pengaruh Upah Minimum terhadap Kemiskinan. 5) pengaruh Pengangguran terhadap Kemiskinan. 6) pengaruh I-HDI terhadap Kemiskinan melalui Pengangguran. 7) pengaruh Upah Minimum terhadap Kemiskinan melalui Pengangguran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi untuk memperoleh data sekunder berupa data komponen I-HDI dan upah minimum. Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan metode analisis jalur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan: 1) variabel I-HDI dan Upah Minimum berpengaruh signifikan terhadap Pengangguran. 2) variabel I-HDI, Upah Minimum dan Pengangguran berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan. Secara parsial: 1) variabel I-HDI tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengangguran. 2) variabel Upah Minimum berpengaruh signifikan negatif terhadap Pengangguran. 3) variabel I-HDI berpengaruh signifikan positif terhadap Kemiskinan. 4) variabel Upah Minimum berpengaruh signifikan negatif terhadap Kemiskinan. 5) variabel Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan. 6) variabel Pengangguran tidak memediasi pengaruh I-HDI terhadap Kemiskinan. 7) variabel Pengangguran tidak memediasi pengaruh Upah Minimum terhadap Kemiskinan
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL PADA PESERTA DIDIK DI MIN 11 BLITAR
Skripsi dengan judul “Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Moral pada Peserta Didik di MIN 11 Blitar” ini ditulis oleh Salsa Wulan Mualifah, NIM 126205212176, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Bapak Dr. H. Imam Junaris, S.Ag., M.H.I. NIP. 196902052003121005
Kata Kunci: Strategi Guru, Nilai Moral, Kejujuran, Toleransi, Tanggung Jawab.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada peserta didik sejak dini, khususnya pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Sekolah bukan hanya sebagai tempat mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat membentuk karakter dan kepribadian anak. Namun, dalam praktiknya masih dijumpai berbagai perilaku menyimpang di lingkungan sekolah yang mencerminkan lemahnya nilai moral seperti kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dari guru untuk menanamkan nilai-nilai moral tersebut kepada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) strategi guru dalam menanamkan nilai moral kejujuran pada peserta didik di MIN 11 Blitar (2) strategi guru dalam menanamkan nilai moral toleransi pada peserta didik di MIN 11 Blitar dan (3) strategi guru dalam menanamkan nilai moral tanggung jawab pada peserta didik di MIN 11 Blitar.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di MIN 11 Blitar dengan subjek penelitian guru dan peserta didik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Strategi guru dalam menanamkan nilai moral kejujuran dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian cerita keteladanan, evaluasi mandiri, dan pemanfaatan fasilitas Gerobak Literasi yang menanamkan kejujuran dalam situasi tanpa pengawasan langsung (2) Strategi guru dalam menanamkan nilai moral toleransi dilakukan melalui kegiatan keagamaan bersama, pembelajaran nilai moderasi beragama, pemanfaatan media visual, keteladanan guru dalam menghargai perbedaan, dan kegiatan proyek kolaboratif seperti P5RA (3) Strategi guru dalam menanamkan nilai moral tanggung jawab dilakukan melalui kegiatan rutin seperti pengisian buku kendali, piket kebersihan, penugasan bermakna, serta keteladanan guru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Strategi-strategi tersebut dijalankan secara berkelanjutan dan menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Dengan demikian, strategi yang diterapkan guru di MIN 11 Blitar telah membentuk landasan yang kuat dalam membangun karakter nilai moral peserta didik, khususnya dalam hal kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab
تطبيق الوسائط السمعية والبصرية في تحسين مهارة الكلام باللغة العربية لدى طلاب الصف الثاني في مدرسة الثانوية الإسلامية دار الحكمة تاوانجزاري تولونج أجونج
أطروحة بعنوان "تطبيق الوسائط السمعية والبصرية في تحسين مهارات التحدث باللغة العربية لدى طلاب الصف الثاني في ماجستير دار الحكمة" كتبها فازا إسناني هداية تحت إشراف الدكتور الحاج أنين نورحياتي، ماجستير في الإدارة والدكتور لوك لوك نور مفيدة، ماجستير في الإدارة. الكلمات ا
لمفتاحية: تطبيق الوسائط السمعية والبصرية، مهارة الكلام، اللغة العربية، الطلاب.
يهدف هذا البحث إلى معرفة مدى فاعلية استخدام الوسائط السمعية البصرية في تنمية مهارة الكلام باللغة العربية لدى طلاب الصف الثاني في مدرسة دار الحكمة الثانوية الإسلامية بترولونغاغونغ. ويأتي هذا البحث استجابةً لضعف قدرة الطلاب على التحدث باللغة العربية، والذي يعود سببه إلى نقص الوسائل التعليمية الجذابة، واعتماد طرق تدريس تقليدية تفتقر إلى التنوع.
يركز هذا البحث على تحديد البيانات النوعية من خلال اختيار البيانات ذات الصلة واستبعاد غيرها. وتعتمد طبيعة البحث النوعي على مدى أهمية وملاءمة موضوع الدراسة. يركز هذا البحث على "تطبيق الوسائط السمعية البصرية في تحسين مهارة الكلام لدى طلاب الصف الثاني في مدرسة دار الحكمة الثانوية الإسلامية بترولونغاغونغ"، ويرتبط هذا بالمهارة الكلامية (مهارة الكلام) لدى الطلاب أثناء تعلمهم اللغة العربية. وتهدف الدراسة أيضًا إلى تحقيق النجاح في تنمية القدرة الكلامية لدى الطلاب. بالإضافة إلى استخدام الوسائط السمعية البصرية في تنفيذ الأنشطة الصفية، لا بد من الانتباه كذلك إلى متابعة تطور مهارة الكلام لدى الطلاب. وهذا البحث من نوع البحوث النوعية.
قام الباحث بالدراسة الميدانية وجمع المعلومات مباشرة من الميدان حول عملية تعليم مهارة الكلام باستخدام الوسائط السمعية البصرية في مادة اللغة العربية في مدرسة دار الحكمة. قبل تطبيق الوسائط السمعية البصرية، كان الطلاب يعانون من ضعف الثقة بالنفس في التحدث، وكان مستواهم محدودًا. ويرجع ذلك إلى قلة المفردات، وضعف النطق، وصعوبة تركيب الجمل، مما أدى إلى صعوبة في التعبير عن الأفكار باللغة العربية. وعند مطالبتهم بالكلام، كان كثير منهم يشعرون بالقلق أو التردد، ولم يشارك في الحديث إلا عدد قليل منهم. وكانت الأنشطة الكلامية تقتصر على تكرار الجمل من الكتب الدراسية، مما جعل الدروس مملة وغير مشوقة.
أسهمت الوسائط السمعية البصرية في تحسين مهارة الكلام لدى الطلاب. فهي تقدم للطلاب فهماً جديدًا للعبارات وتوضح كيفية استخدام اللغة العربية في الحياة اليومية. ومن خلال المشاهدات البصرية والصوتية الواضحة في مقاطع الفيديو أو التسجيلات الصوتية، أصبح الطلاب أكثر حماسة وثقة بالنفس أثناء الكلام. كما أصبحوا أكثر جرأة في التحدث مع تحسين في النطق. وشاركوا بفعالية أكبر في النقاشات الجماعية، وبدأوا في الانخراط في محادثات أكثر تعقيدًا كانوا يتجنبونها سابقًا.
أثبتت الوسائط السمعية البصرية فعاليتها في تحسين مهارات الكلام لدى الطلاب، حيث ساعدت في تعزيز الثقة والطلاقة لديهم، ومكنتهم من فهم السياق الواقعي لاستخدام اللغة العربية، وساعدتهم على تحسين النطق والتنغيم. كما أصبحت الأنشطة التعليمية أكثر جاذبية ومتعة، مما زاد من المشاركة الفاعلة للطلاب في دروس اللغة العربية.
وأظهرت نتائج الملاحظة والمقابلات أن تطبيق الوسائط السمعية البصرية له أثر واضح في تنمية مهارة الكلام. ويمكن استخدام هذه الوسائط كأداة مبتكرة في تعليم اللغة العربية في المرحلة الثانوية. وتشمل مراحل البحث – من التخطيط، والتنفيذ، وتحليل البيانات، إلى إعداد التقارير – مناقشة مدى ملاءمة استخدام هذه الوسائط. كما استند البحث إلى الدراسات النظرية ذات الصلة. وتبين أن الوسائط السمعية البصرية تملك إمكانات كبيرة في تطوير تعليم اللغة العربية في المدارس
PENGARUH MINAT MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTs AL MA’ARIF TULUNGAGUNG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimya kunjungan perpustakaan yang dirasa jarang sekali peserta didik meluangkan waktunya untuk sekedar membaca atau meminjam buku di perpustakaan. . Padahal sekolah memiliki banyak koleksi buku khususnya buku pelajaran yang cukup lengkap. Hal ini dikarenakan kurangnya minat membaca secara individu dan kurangnya upaya mengoperasikan perpustakaan secara maksimal kepada peserta didik agar lebih efektif dalam proses kunjungan, peminjaman dan membaca buku serta kurang adanya peningkatan dalam nilai kognitif pada mata pelajaran akidah akhlak. Membaca merupakan bagian besar di dalam kegiatan mengajar. Dan minat membaca yang baik akan berpengaruh pada tujuan pembelajaran. Maka dari itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar dalam pembelajaran akidah akhlak di MTs Al Ma’arif Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran akidah akhlak di MTs Al Ma’arif Tulungagung.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1). Bagaimanakah minat membaca akidah akhlak di MTs Al Ma’arif Tulungagung?. 2). Bagaimanakah hasil belajar akidah akhlak peserta didik di MTs Al Ma’arif Tulungagung?. 3). Adakah pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar akidah akhlak peserta didik di MTs Al Ma’arif Tulungagung?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di MTs Al Ma’arif Tulungagung. Penelitian ini ditujukan pada peserta didik kelas VII di MTs Al Ma’arif Tulungagung dengan sampel 30 dari populasi sebanyak 60. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan hasil postest peserta didik. Sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, Minat membaca akidah akhlak peserta didik di MTs Al Ma’arif Tulungagung berdasarkan hasil pengumpulan data melalui intrumen angket minat membaca lalu menganalisis data dengan menggunakan analisis deskriptif bahwa rata rata minat membaca akidah akhlak diperoleh 57,26 dengan persentase 43% dengan jumlah 13 dari 30 peserta didik yang tergolong kategori kurang. Kedua, Analisis hasil belajar akidah akhlakpeserta didik di MTs Al Ma’arif Tulungagung berdasarkan hasil pengumpulan data melalui tes pilihan ganda 20 soal dan data analisis menggunakan analisis deskriptif, mengggunakan SPS versi 21.0 bahwa rata rata hasil belajar akidah akhlak diperoleh 52 dengan persentase 30% dengan jumlah 9 dari 30 peserta didik yang tergolong kategori sangat kurang. Ketiga, Tidak terdapat pengaruh antara minat membaca terhadap hasil belajar akidah akhlak. Hal tersebut dapat dilihat pada taraf signifikan 0,692 > 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak terdapat pengaruh minat membaca dengan hasil belajar pembelajaran akidah akhlak di MTs Al Ma’arif Tulungagung. Kedua besar pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar peserta didik adalah 0,6%. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R squeare) sebesar 0,006. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besarnya pengaruh minat membaca terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran akidah akhlak di MTs Al Ma’arif Tulungagung yakni sebesar 0,6% dan 99,4% dipengaruhi oleh faktor lain.
Faktor faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor dari individu meliputi motivasi, intelegensi, sikap ilmiah dan kemampuan dalam mengingat serta faktor dari luar individu yaitu meliputi, kepribadian guru yang mengajar, sikap orang tua terhadap belajar anaknya dan situasi pergaulan dengan teman temannya
STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION UNTUK MENINGKATKAN PRODUK TABUNGAN DI BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG JOMBANG
Skripsi dengan judul ‘’Strategi Integrated Marketing Communication untuk Meningkatkan Produk Tabungan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang’’ ini ditulis oleh Iffatud Dinina Rifa’i, NIM.126401212088, dengan pembimbing Dr. Moh Rois Abin, M.Pd.I.
Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Integrated Marketing Communication, Promosi.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan lembaga keuangan berbasis syariah yang beroperasi sesuai prinsip Islam dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Jombang sebagai salah satu lembaga keuangan syariah terkemuka, dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak nasabah, terutama untuk produk tabungan. Meskipun produk tabungan syariah menawarkan berbagai macam keunggulan, seperti sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan memberikan nilai tambah bagi nasabah, masih banyak masyarakat yang kurang memahami akan adanya produk tabungan di Bank Syariah Indonesia, oleh karena itu, memerlukan perhatian lebih dalam akan strategi pemasaran yang diterapkan agar meningkatkan minat masyarakat terhadap produk tabungan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih keilmuan (1) Untuk mengetahui strategi integrated marketing communication (IMC) di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang untuk meningkatkan produk tabungan. (2) Untuk mengetahui integrated bauran promosi di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang.
Metode Penelitian dengan menggunakan jenis penelitian case study research (studi kasus) dan bersifat deskriptif, yaitu menjelaskan kajiannya dengan menganalisis fakta secara sistematis dari objek pembahasan yang diteliti. Sumber data yang diteliti adalah dari data wawancara, observasi, dan kepustakaan atau studi kepustakaan. Pendekatan yang dilakukan dalam mempelajari tulisan dari sudut pandang ilmiah.
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi pemasaran, Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang terlebih dahulu melakukan (1) Manajemen, manajemen memiliki fungsi yang pertama yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Koordinasi dan juga Pengawasan. (2) Bauran promosi dari Integrated Marketing Communication (IMC) digunakan oleh Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang agar segala proses dari strategi promosi berjalan dengan baik, bauran yang digunakan oleh Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Jombang yaitu dengan periklanan, promosi penjualan, hubungan Masyarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung
PENGARUH CITRA MEREK, LOKASI, STORE ATMOSPHERE, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA RESTORAN MIE TIME LAMONGAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Citra Merek, Lokasi, Store Atmosphere, dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Pada Restoran Mie Time Lamongan” ini ditulis oleh Yassirly Amriyah, NIM. 126405211058 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Dosen Pembimbing Rendra Erdkhadifa, M.Si.
Kata Kunci: Citra Merek, Lokasi, Store Atmosphere, Promosi, Keputusan Pembelian.
Perkembangan bisnis kuliner dan kafe di Lamongan yang semakin pesat, hal tersebut menuntut pemilik usaha untuk lebih cermat dalam mengelola bisnisnya. Namun, restoran Mie Time Lamongan masih menghadapi kendala dalam hal strategi pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang efektif untuk mempertahankan pelanggan sekaligus mendorong peningkatan keputusan pembelian. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui citra merek, lokasi, store atmosphere, dan promosi.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menguji pengaruh signifikan salah satu variabel citra merek, lokasi, store atmosphere, dan promosi terhadap keputusan pembelian 2) untuk menguji pengaruh citra merek secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Mie Time Lamongan 3) untuk menguji pengaruh lokasi secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Mie Time Lamongan 4) untuk menguji pengaruh store atmosphere secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Mie Time Lamongan 5) untuk menguji pengaruh promosi secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada restoran Mie Time Lamongan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Sampel yang digunakan adalah non probability dengan teknik quota sampling. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen restoran Mie Time Lamongan. Teknik analisis data menggunakan IBM SPSS 25 untuk mencari nilai hipotesis penelitian.
Hasil dari penelitian ini adalah secara simultan 1) citra merek, lokasi, store atmosphere, dan promosi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada restoran Mie Time Lamongan. Secara parsial 2) citra merek berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan pembelian pada restoran Mie Time Lamoangan 3) lokasi berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan pembelian pada restoran Mie Time Lamoangan 4) store atmosphere berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada restoran Mie Time Lamongan 5) promosi berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian pada restoran Mie Time Lamongan
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP ISLAM AL KHOIRIYAH WATES SUMBERGEMPOL
Skripsi dengan judul “Strategi Guru Pendidikan agama Islam Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di SMP Islam Al Khoiriyah Wates Sumbergempol” Ini di tulis oleh Syarifah Karimah Muhdlor, NIM 126201212208, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh : Dr. Khoirul Anam, M.Pd.I.
Kata Kunci: Strategi guru PAI, Meningkatkan Prestasi belajar siswa
Konteks penelitian ini dilandasi oleh pentingnya memilih strategi yang tepat dalam proses pembelajaran agar nilai-nilai yang terkandung dalam pelajaran dapat tertanam dan dapat berlangsung secara alami dalam kehidupan sehari-hari. Untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik khususnya dalam pembelajaran, dibutuhkan peran dari guru Pendidikan Agama Islam. Strategi pembelajaran yang baik dapat menentukan keberhasilan suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru khususnya guru Pendidikan Agama Islam. . Oleh karena itu guru dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang tepat untuk digunakan, sehingga akan mencapai hasil yang diharapkan.
Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi guru PAI dalam pengorganisasian meningkatakan prestasi belajar siswa di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung ? 2) Bagaimana strategi guru PAI dalam menyampaikan materi meningkatakan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung ? 3) Bagaimana strategi guru PAI pengelolaan kegiatan belajar siswa mata pelajaran PAI di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung ? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam pengorganisasian meningkatakan prestasi belajar siswa di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung. 2) Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam menyampaikan materi meningkatakan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung. 3) Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI pengelolaan kegiatan belajar siswa mata pelajaran PAI di SMP Islam Al Khoiriyah Tulungagung
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif, dengan jenis penelitian fenomenologi, lokasi penelitian di SMP Islam Al Khoiriyah, sumber data diperoleh melalui data primer dan sekunder, metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam Analisis data menggunakan Miles & Hubberman yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode, perpanjangan keikutsertaan dan ketekunan pengamatan.
Hasil penelitian ini adalah 1) strategi guru PAI dalam pengorganisasian meningkatakan prestasi belajar siswa yaitu dengan merancang pembelajaran menyiapkan perangkat media pembelajaran seperti modul, pengorganisasian sistem pembelajaran dengan penataan dan pemilihan perangkat pembelajaran, dan Guru PAI menentukan tema yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, lingkungan pendidikan, lingkungan peserta didik dan orang tua wali. 2) Strategi guru PAI dalam menyampaikan materi meningkatakan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI yaitu Data yang ditemukan dari SMP Islam Al Khoiriyah lebih ke arah belajar mengajar dengan menggunakan media berbasis manusia sebagai strategi penyampaiannya. Guru juga menggunakan media cetak LKS, Hp dan Papan tulis. Guru menggunakan metode kolaboratif. Guru juga menggunakan metode kisah nyata yang merupakan salah satu pengembangan dari media berbasis manusia. 3) Strategi guru PAI pengelolaan kegiatan belajar siswa mata pelajaran pendidikan agama islam dengan cara menjadwalan penggunaan strategi pembelajaran dengan baik, menggunakan evaluasi hasil belajar dilakukan pada akhir penyampaian materi pembelajaran dan membuatan catatan kemajuan belajar peserta didik dengan membuat evaluasi kemajuan belajar
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN KERJA GURU DI SMAN 1 DURENAN TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kerja Guru di SMAN 1 Durenan Trenggalek” ini ditulis oleh Imroatul Azizah NIM. 126207211011, Pembimbing Evy Ramadina, S.Pd.I, M.Pd. NIP. 199303052020122017.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Kedisiplinan Kerja
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa SMAN 1 Durenan memiliki tingkat kedisiplinan kerja guru yang tinggi. Kedisiplinan tersebut tercermin dari konsistensi para guru dalam melaksanakan tugas, kepatuhan terhadap peraturan, komitmen terhadap waktu, serta tanggung jawab profesional dalam proses pembelajaran. Kondisi ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan kepala sekolah yang menerapkan berbagai gaya kepemimpinan secara variatif sesuai situasi dan kebutuhan, yakni gaya demokratis, otokratis, dan laissez-faire. Gaya kepemimpinan tersebut berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan kerja guru, yang merupakan salah satu indikator utama profesionalisme guru dan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana masing-masing gaya kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi dalam meningkatkan kedisiplinan kerja guru di SMAN 1 Durenan.
Fokus penelitian skripsi ini yaitu: 1) Bagaimana gaya kepemimpinan demokratis pada kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pada guru di SMAN 1 Durenan Trenggalek?, 2) Bagaimana gaya kepemimpinan otokratis pada kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pada guru di SMAN 1 Durenan Trenggalek?, 3) Bagaimana gaya kepemimpinan laissez faire pada kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan kerja pada guru di SMAN 1 Durenan Trenggalek?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini yakni melalui data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan kemudian penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Gaya kepemimpinan demokratis memberikan kesempatan guru untuk berdiskusi menyalurkan aspirasi guru yang tercermin dalam pelibatan guru dalam perencanaan kurikulum serta evaluasi kerja guru sehingga mampu menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan disiplin, 2) Gaya kepemimpinan otokratis menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang didominasi dari pimpinan kepala sekolah yang terlihat dalam penetapan tugas, jadwal mengajar, perencanaan kurikulum dan penyelesaian tugas administratif. Dalam gaya kepemimpinan otokratis dengan kombinasi ketegasan dan penghargaan dalam pelaksanaannya maka dapat menciptakan budaya kerja yang efektif dan disiplin, 3) Gaya kepemimpinan laissez-faire memberikan kebebasan kepada guru dalam melaksanakan tugas kerja, yakni dalam mengelola pembelajaran dikelas sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dikelas, sehingga mampu menciptakan rasa tanggung jawab dan profesionalisme yang berdampak positif pada kedisiplinan kerja
UNDERSTANDING THE ROLE OF PARENTS IN GUIDING ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN LEARNING ENGLISH
Thesis entitled “ Understanding the Role of Parents in Guiding Elementary School Children in Learning English” was written by Vivy Virnanda Ardianti. Student Registered Number.126203212123.2025. English Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor: Dr. Susanto.,S.S, M.Pd.
Keywords: the role of parents, English language proficiency, Elementary school children.
The purpose of this study is to observe the central role of parents in supporting the development of children's English skills in elementary school through daily interaction and choosing the right learning method. This study applies a qualitative approach by conducting a literature review that includes theories related to the issues being researched. The data collected and analyzed comes mostly from the literature. The results of the study show that mastery of English as a second language is appropriate for early childhood to improve children's cognitive abilities, such as memory, problem solving, and creativity.
The formulation of the research problems were? 1.What types of involvement do parent apply to guide the elementary children in learning English? 2.What obstacles ar e faced by parents in guiding elementary school?
Based on the formulation of the problem above, the purpose obtained from this study is to find out how the role of parents in developing English language skills in elementary school.
1) Analyze the level of parental involvement in the process of learning children's English at home and at school.
2) Identify methods and strategies that parents use to help children learn English (e.g., through storybooks, audio-visual media, or everyday conversations)
3) Exploring parents' perspectives and views on the importance of English language skills for their children's future.
4) Knowing the obstacles or challenges that parents face in supporting their children's English learning, such as limited time, knowledge, or resources.
5) Identify the impact of parental involvement on a child's motivation, confidence, and English language skill development.
(1)This study aims to understand the phenomenon of the role of parents in supporting children's English learning in elementary school. (2) Data and Data Sources also provide important information related to roles, strategies, and obstacles in supporting children's English learning at home and students will convey how parents accompany them to learn (3) and for data collection techniques I use observation, interviews, questionnaires, literature studies. 4) Data vertivikation techniques aim to ensure the validity and reliability of the data collected such as trigulation, data comparison techniques such as interviews, documentation, observations, and time trigulation, namely the collection of data obtained from various parties. (5) and our data analysis method uses thematic to identify themes and thought patterns from interviews with teachers.
With good communication and methods can help children prepare them for an increasingly connected global world. 1)Analyze the level of parental involvement in the child's English learning process at home and at school.2)Identify the methods and strategies that parents use to help children learn English (e.g., through storybooks, audio-visual media, or everyday conversations)3)Exploring parents' perspectives and views on the importance of English language skills for children's future.4)Identifying the obstacles or challenges that parents face in supporting learning 5) Identify the impact of parental involvement on a child's motivation, confidence, and development of English skills
FENOMENA FATHERLESS PADA KELUARGA BURUH MIGRAN PERSPEKTIF KEBERFUNGSIAN KELUARGA DAN KELUARGA MASLAHAH (Studi Kasus Di Ponorogo dan Blitar)
Putra Bhekti Ananda Eka, 1880509230010 “Fenomena Fatherless Pada Keluarga Buruh Migran Perspektif Teori Keberfungsian Keluarga dan Keluarga Maslahat (Studi Kasus Di Kab Ponorogo dan Blitar)” Program Studi Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Prof. Dr. H. Asmawi, M.Ag, Pembimbing Prof. Dr. Kutbuddin Aibak, S.Ag, M.H.I
Kata Kunci : Fenomena Fatherless, Buruh Migran, Keberfungsian Keluarga dan Keluarga Maslahat.
Fenomena fatherless kerap terjadi pada keluarga buruh migran yang dilakukan salah satu anggota keluarga yakni ayah, para anak-anak kerap hidup dan merasa ketiadaan dampingan sosok ayah. Dalam problematika tersebut juga banyak terjadi di beberapa Kabupaten di Jawa Timur dengan data pekerja migran Indonesia terbanyak dalam kurun tahun 2024 yakni di Kab Ponorogo dengan jumlah laki-laki 904 orang dan perempuan 2.032 orang kemudian Kab Blitar dengan jumlah akumulasi laki-laki dan perempuan adalah 3.727 orang. Selain hal tersebut menyebabkan beban ganda ditangung oleh seorang ibu dan anggota keluarga lainya, dalam fase pertumbuhan seorang anak sangat membutuhkan peran ayah dalam kehidupan mereka bertumbuh.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan latar belakang terjadinya fenomena fatherless pada keluarga buruh migran yang terjadi di Kab Ponorogo dan Blitar, Memberikan deskripsi terkait implikasi fenomena fatherless pada keluarga buruh migran yang terjadi di Kab Ponorogo dan Blitar dan Untuk menganalisis terkait teori keberfungsian keluarga dan teori keluarga maslahah terhadap fenomena fatherless pada keluarga buruh migran yang terjadi di Kab Ponorogo dan Blitar
Penelitian ini menggunkan jenis penelitian lapangan atau field research dengan menggunkan pendekatan kualitatif dan deskriptif normatif. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunkan kondensasi data, display data atau penyajian data dan kesimpulan. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi, serta dalam pengecekan hasil data peneliti menggunkan metode triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Fenomena fatherless yang terjadi pada keluarga buruh migran di Kab Ponorogo dan Kab Blitar ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perekonomian dan kurang siapnya mental dalam berumah tangga sehingga hal tersebut memicu para suami atau ayah pergi untuk migran, selain hal tersebut juga peluang pekerjaan yang kian sulit didapatkan dengan faktor ijazah sekolah, kurangnya pengalaman dan kebanyakan profesi yang ditekuni oleh Masyarakat setempat adalah petani, pedagang dan wiraswasta dimana profesi tersebut dirasa sangat kurang dalam pendapatanya. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam posisi permasalahan keluarga yang krusial, maka para suami atau ayah memilih untuk pergi merantau dengan merasa pendapatan yang menguntungkan. Sehingga fenomena fatherless ini terjadi pada para keluarga karena merasa lebih penting ekonomi kelarga membaik dari pada pertumbuhan dan perkembangan seorang anaknya. 2) Fenomena fatherless yang diamati bukan semata karena perceraian atau kematian, namun yang terjadi di Desa Babadan Kabupaten Ponorogo dan Desa Ponggok Kabupaten Blitar karena kepergian ayah dalam jangka panjang untuk bekerja di luar negeri, ketidakhadiran ini berimplikasi pada pengasuhan emosional dan kontrol sosial terhadap anak-anak dan beberapa responden yang memilih memasukan anaknya ke pondok pesantren dengan cara itu pun komunikasi dengan ayah akan semankin sangat berkurang. Meskipun kebutuhan finansial terpenuhi, kebutuhan akan kelekatan emosional, bimbingan moral, dan figur panutan dari sosok ayah tidak dapat tergantikan. Anak cenderung mengalami kehampaan, kehilangan arah, dan krisis identitas ketika tumbuh dalam situasi fatherless. Fenomena fatherless dalam keluarga buruh migran bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga sangat signifikan terhadap perkembangan psikologis anak dan keseimbangan peran orang tua. Sosok ayah yang absen secara fisik menimbulkan kekosongan emosional dan kendali sosial dalam rumah tangga. 3) Fenomena fatherless pada keluarga buruh migran di Kab Ponorogo dan Blitar memperlihatkan bahwa ketidakhadiran fisik ayah secara jangka panjang memengaruhi keberfungsian keluarga, terutama dalam aspek afektif, sosial, dan proteksi. Teori keberfungsian keluarga membantu memahami mengapa struktur keluarga yang tidak lengkap atau tidak harmonis dapat mengganggu perkembangan anak dan stabilitas sosial keluarga. Dengan disandingkan dengan teori keluarga maslahat, dalam fenomena fatherless ini sangat mempengaruhi bagaimana keluarga akan sejahtera jika memenuhi daripada ketentuan-ketentuan yang dijalaskan termasuk dengan tidak bersatunya suami dan istri yang akan selalu kebanyakan menimbulkan konflik baru