Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    ANALISIS NILAI HUMANIS NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA SEBAGAI ALTERNATIF MATERI AJAR SMA/MA

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Analisis Nilai Humanis Novel Ayah Karya Andrea Hirata sebagai Alternatif Materi Ajar SMA/MA” ini ditulis oleh Mohamad Ainun Isfak, NIM. 12210193129, dengan pembimbing Titik Dwi Ramthi Hakim, M.Pd. Kata Kunci: Humanis, Novel, Alternatif materi ajar. Fenomena krisis nilai kepedulian akan sesama yang berada pada jenjang pendidikan SMA. Nilai humanis yang sudah direalisasikan oleh para peserta didik pada zaman sekarang ini tampak sangat jauh dari kata terpenuhi, fenomena degradasi kepedulian akan sesama yang terjadi pada peserta didik di jenjang pendidikan tingkat atas, adalah sebagai bentuk upaya mereka mencari jati diri dan sebagai ajang pembuktian kepada lingkup masyarakat. Nilai humanis ini tampaknya perlu untuk diperhatikan secara mendalam oleh para pendidik juga komponen yang mendukungnya dalam rangka menghadapi berbagai rintangan dan tantangan zaman yang semakin modern. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) analisis nilai humanis yang berada pada novel Ayah; (2) nilai humanis pada novel Ayah sebagai alternatif materi ajar SMA/MA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi teks, yaitu berupaya mempelajari teks tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi humanistik sastra dalam menganalisis nilai humanis yang terkandung pada novel Ayah. Data pada penelitian ini meliputi dialog, monolog, dan narasi pada novel Ayah yang memenuhi aspek nilai humanis. Sumber data utama dalam penelitian ini meliputi dialog, monolog, dan narasi yang berada di novel Ayah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Tahapan pada analisis data dalam penelitian ini meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan pendekatan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan adanya data nilai humanis yang terdapat pada novel Ayah. Data tersebut terklasifikasi menjadi enam, yakni: (1) nilai kebebasan berpendapat berbentuk berani berpendapat, apresiasi pendapat, dan teguh pendirian sebanyak 14 data; (2) nilai saling bekerja sama berbentuk musyawarah dan berkelompok guna mencapai tujuan yang sama sebanyak 6 data; (3) nilai rela berkorban berbentuk rasa sukarela, pengorbanan, dan bersabar sebanyak 12 data; (4) nilai peduli orang lain berbentuk menginspirasi, memberikan dukungan emosional, dan rasa cinta sebanyak 14 data, (5) nilai tolong-menolong berbentuk membantu orang lain, membantu keluarga, membantu teman, dan membantu tetangga sebanyak 13 data; dan (6) nilai solidaritas berbentuk persahabatan, mendahulukan kepentingan bersama, dan rasa senasib sebanyak 10 data. Penggunaan novel Ayah yang telah ditemukan data nilai humanisnya sebagai alternatif materi ajar SMA/MA bisa diterapkan. Melalui modul ajar kurikulum merdeka, menjadi landasan bagi peneliti dalam merealiasikan nilai humanis pada novel Ayah sebagai alternatif materi ajar. Nilai humanis tersebut kemudian direalisasikan dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan evaluasi, dan tugas kelompok

    TINJAUAN FEMINIST LEGAL THEORY TERHADAP HUKUM POLIGAMI DI NEGARA TURKI DAN NEGARA TUNISIA

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Tinjauan Feminist Legal Theory Terhadap Hukum Poligami di Negara Turki Dan Negara Tunisia” ini ditulis oleh Niken Aurilin Fatmawati, NIM. 12102183176, Pembimbing Dr. Rohmawati, M.A. Kata Kunci: Poligami, Feminist Legal Theory, Tunisia, Turki Di Turki, di mana praktik poligami secara resmi dilarang pada awal abad ke-20, terdapat pergeseran dalam interpretasi hukum keluarga yang mencerminkan dinamika gender. Sementara itu, di Tunisia, yang mengalami reformasi hukum keluarga pada tahun 1956 yang mendukung kesetaraan gender, perdebatan seputar poligami mencerminkan perjuangan antara nilai-nilai tradisional dan reformasi modern. Analisis ini menyoroti bagaimana perubahan hukum dan interpretasi terhadap poligami dapat mempengaruhi kedudukan dan hak perempuan dalam masyarakat, memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman teoritis dan praktis hukum keluarga dalam konteks kedua negara tersebut. Rumusan masalah dari penelitian ini adlah (1) Bagaimana Negara Turki dan Negara Tunisia mengatur hukum poligami?, (2) Bagaimana metode pembaharuan yang dilakukan Negara Turki dan Negara Tunisia dalam menetapkan hukum poligami?, dan (3) Bagaimana tinjauan Feminist Legal Theory terhadap hukum poligami di Negara Turki dan Negara Tunisia?. Maka penelitian ini bertujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana Negara Turki dan Negara Tunisia mengatur hukum poligami, (2) Untuk menganalisis bagaimana metode pembaharuan yang dilakukan Negara Turki dan Negara Tunisia dalam menetapkan hukum poligami, dan (3) Untuk menganalisis bagaimana hukum poligami di Negara Turki dan Negara Tunisia tinjauan teori Feminist Legal Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Jenis Library research dengan metode normative yurridis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelaahan naskah dan studi kepustakaan. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif (1) Mengumpulkan seluruh peraturan perundang-undangan, (2) Memilah-milah peraturan perundang-undangan, (3) Menafsirkan kaidah-kaidah hukum, (4) Menemukan hubungan Antara konsepkonsep, dan (5) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Regulasi hukum poligami di Negara Turki tertuang dalam The Turkish Civil Code 1926 melarang poligami sejak reformasi hukum pada awal abad ke-20. Prinsip monogami diatur secara ketat di dalam hukum pernikahan, dan pelanggarannya dapat mengakibatkan sanksi hukum. sedangkan di Negara Tunisia juga telah mengadopsi peraturan hukum yang melarang poligami yang tertuang dalam Code of Personal Status Tunisia (CPST) dan sebagai bentuk ketegasan Negara Tunisia juga memberikan sanksi bagi pelaku poligami, (2) Dalam pembaharuan hukum Islam di kedua negara mempunyai kesamaan dalam Intra-doctrinal reform melalui takhayyur dan talfiq, namun pada Negara Tunisia hanya menggunakan madzab Maliki. Pada Estra-doctrinal reform terdapat perbedaan penggunaan metode pembaharuan di kdua negara. Pada negara Turki menggunakan metode reinterpretasi nas dan siyasah al-syar’iyyah, sedangkan Negara Tunisia juga menggunakan 2 metode tersebut akan tetapi ditambah dengan metode maslahah al-mursalah yang memberikan sanksi pada pelaku poligami dan (3) Feminist Legal Theory menyajikan perspektif yang sangat kritis terhadap praktek poligami dalam kedua negara. Menurut pandangan feminis, poligami dapat melindungi ketidaksetaraan gender yang ada di kedua negara yang mendorong mendorong perubahan hukum di Negara Turki dan Negara Tunisia, mempromosikan hak-hak perempuan dan menekankan pentingnya persamaan gender dalam hukum pernikaha

    SAKRALITAS RITUAL JAMASAN PUSAKA KYAI NGALIMAN DALAM PERSPEKTIF RUANG SAKRAL MIRCEA ELIADE

    Get PDF
    Anggun Sintya Rif’atus Sofi’in, NIM: 1880507220009, SAKRALITAS RITUAL JAMASAN PUSAKA KYAI AGENG NGALIMAN DALAM PERSPEKTIF RUANG SAKRAL MIRCEA ELIADE, Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sayyid Rahmatullah, 2024 Penelitian ini mengkaji tentang sakral di dalam ritual jamasan pusaka kyai ageng ngaliman di desa Ngliman. Jamasan pusaka merupakan warisan budaya yang telah dipraktikkan secara turun-temurun oleh masyarakat desa Ngliman. Masyarakat desa Ngliman, memiliki pandangan hidup yang berasal dari pengalaman yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang memberikan manfaat. Mempraktikkan ritual jamasan pusaka, selain sebagai pandangan hidup, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan. Jamasan pusaka dilakukan setiap bulan suro dan di hari yang sudah di tentukan dengan berbagai rangkaian persiapan dalam ritual. Banyak masyarakat yang mempercayai atas ritual yang mereka lakukan, memiliki unsur magis dan sakralnya yang dapat mempengaruhi kondisi individu dan lingkungan tempat tinggal. Fokus penelitian ini adalah: 1) bagaimana ritual jamasan pusaka Kyai Ageng Ngaliman? 2) bagaimana sakralitas Mircea Eliade terhadap ritual jamasan pusaka di desa Ngliman? 3) bagaimana analisis ruang sakral Mircea Eliade terhadap ritual jamasan pusaka? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan ritual jamasan Kyai Ageng Ngaliman serta untuk mengetahui pemikiran ruang sakral Mircea Eliade terhadap ritual jamasan pusaka di desa Ngliman dan untuk menganalisis ruang sakral Mircea Eliade terhadap ritual jamasan pusaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan dilengkapi dengan kajian pustaka. Dalam analisi data, menggunakan unsur-unsur metodis yaitu deskripsi, interpretasi, koherensi intern, idealisasi dan holistika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik ritual jamasan pusaka di Desa Ngliman melalui kacamata teoretis pemikiran Mircea Eliade, dengan fokus pada konsep sakral, simbol, mitos, dan kosmos. Ritual jamasan pusaka, yang melibatkan pembersihan benda-benda pusaka peninggalan Kyai Ageng Ngaliman yang tersimpan di dalam Gedung Pusaka, dipahami sebagai sebuah manifestasi dari ranah sakral. Ranah ini bukan sekadar ruang fisik, melainkan ruang yang riil dan nyata, yang otoritasnya mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakat Ngliman. Dalam konteks ini, konsep hierofani menjadi krusial. Hierofani adalah proses di mana sesuatu yang sakral menampakkan dirinya ke dalam dunia profan. Ritual jamasan pusaka menjadi momen hierofani di mana kekuasaan dan kekuatan supranatural dari Kyai Ageng Ngaliman menembus dunia sehari-hari melalui perantara benda-benda pusaka tersebut. Pusaka, ubo rampe atau perlengkapan ritual, dan makam leluhur berfungsi sebagai simbol yang menjadi jembatan antara dunia profan dan sakral. Simbol-simbol ini kemudian dipahami sebagai axis mundi atau pusat dunia, yang menghubungkan langit yang disebut ranah ilahi dan bumi atau ranah manusia, menjadikan Desa Ngliman sebagai pusat kehidupan dan tatanan kosmik yang teratur. Melalui ritual ini, masyarakat Ngliman secara berkala memperbarui ikatan mereka dengan kosmos, memastikan keberlangsungan dan keseimbangan dalam kehidupan. Penelitian ini mengambil topik ritual jamasan pusaka di Desa Ngliman karena dua alasan utama yang saling berkaitan. Pertama, ritual ini bukan sekadar tradisi tanpa makna, melainkan sebuah praktik budaya yang sangat kaya akan muatan teologis, filosofis, dan sosiologis. Dengan menggunakan kerangka teoretis Mircea Eliade, penelitian ini berupaya mengungkap struktur makna yang mendalam di balik setiap tahapan ritual, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk tidak hanya mendeskripsikan ritual secara etnografis, tetapi juga menganalisis bagaimana masyarakat Ngliman membangun dan mempertahankan tatanan kosmos mereka melalui ritual tersebut. Kedua, urgensi penelitian ini terletak pada upaya mendokumentasi dan menginterpretasi secara ilmiah warisan budaya yang mengalami dinamika dan perubahan seiring dengan pergeseran nilai-nilai sosial. Dengan menyajikan analisis yang komprehensif, penelitian ini berkontribusi pada khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang antropologi agama dan studi budaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah untuk memahami dinamika antara tradisi lokal, keyakinan spiritual, dan perubahan sosial, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana masyarakat adat di Indonesia mengkonstruksi realitas mereka melalui simbol dan ritual

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR KORBAN TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL (Studi Putusan Nomor: XXX/Pid.Sus.Anak/2024/PN Lmg)

    Get PDF
    Airlya Iva Mardiana, 126102212241, Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dibawah Umur Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual (Studi Putusan Nomor: xxx/Pid.Sus.Anak/2024 PN Lmg), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Ladin, S.H.I,.M.H Kata Kunci : Perlindungan hukum, Anak, Pelecehan seksual, Penerapan hukum Negara Indonesia melindungi anak dengan UU Peradilan Anak (No. 3/1997) dan UU Perlindungan Anak (No. 23/2002). Pelecehan seksual adalah pelanggaran HAM anak. Contohnya, putusan PN Lamongan No. xxx/Pid.Sus.Anak/PN.Lmg menghukum anak di bawah umur yang melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur lainnya. Pelaku dijatuhi hukuman pidana penjara di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Blitar selama 1(satu) Tahun dan 6(enam) Bulan. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana penerapan hukum dalam tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak dalam Putusan Pengadilan Negeri Lamongan Nomor: xxx/Pid.Sus.Anak/PN.Lmg? 2) Bagaimana perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pelecehan seksual dilihat dari Undang-Undang Perlindungan Anak? 3) Bagaimana perlindungan hukum terhadap anak dibawah umur korban tindak pidana pelecehan seksual dilihat dari kajian hukum islam?. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Mengetahui penerapan hukum dalam tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak dalam Putusan Pengadilan Negeri Lamongan Nomor: xxx/Pid.Sus.Anak/PN.Lmg; 2) Mengetahui perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pelecehan seksual dilihat dari Undang-Undang Perlindungan Anak; 3) Mengetahui perlindungan hukum terhadap anak dibawah umur korban tindak pidana pelecehan seksual dilihat dari kajian hukum islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan normatif yuridis, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara meneliti dan mengumpulkan data bahan pustaka atau data sekunder belaka. Hasil dari penelitian yang telah penulis lakukan dapat diketahui bahwa; 1) Penerapan hukumnya menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak. Sedangkan dalam penerapan hukum pidana secara formil menggunakan KUHAP; 2) Bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap anak dilihat dari Undang- Undang Perlindungan Anak yaitu dengan cara memberikan hak-hak anak; 3) Sedangkan dalam kajian hukum Islam, pemerkosaan atau pelecehan seksual, khususnya dalam kasus yang melibatkan paksaan, dikategorikan sebagai zina dengan paksaan (al- wath’ bi al-ikrah). Pelaku pelecehan seksual sebagaimana pelaku zina wajib dijatuhi had tapi tentu saja hanya berlaku pada pelaku, bukan korban

    TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI ARISAN UANG (Studi Kasus Desa Tamanan Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung)

    Get PDF
    CLARISMA DIKI SAPUTRI, 126101211019, Tinjauan Hukum Islam Dan Hukum Positif Terhadap Praktik Jual Beli Arisan Uang (Studi Kasus Desa Tamanan Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2025, Pembimbing: Nina Indah Febriana, M.Sy. Kata Kunci: Jual Beli, Arisan Uang, Hukum Islam, Hukum Positif. Perkembangan kebutuhan ekonomi masyarakat telah mendorong munculnya berbagai bentuk transaksi keuangan non-formal, salah satunya adalah praktik jual beli arisan uang. Di Desa Tamanan, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, fenomena ini berkembang dengan melibatkan perpindahan hak atas arisan kepada pihak lain melalui transaksi jual beli. Praktik ini menimbulkan pertanyaan hukum, baik dari segi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah maupun kepatuhannya terhadap hukum positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme jual beli arisan uang serta mengkaji keabsahannya menurut hukum Islam yang menekankan larangan riba, gharar, dan maysir, serta menurut hukum positif sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan tiga permasalahan utama: (1) Bagaimana mekanisme praktik jual beli arisan uang di Desa Tamanan (2) Bagaimana tinjauan hukum Islam serta maqashid syariah terhadap praktik tersebut (3) Bagaimana tinjauan hukum positif terhadap keabsahannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melakukan pengecekan keabsahan temuan dengan menambah waktu observasi, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Praktik jual beli arisan uang di desa Tamanan dilakukan oleh ibu rumah tangga, dengan mekanisme jual beli tersebut langsung datang ke rumah calon pembeli untuk menawarkan hak atas arisannya. (2) Penelitian ini juga menunjukan praktik tersebut belum sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam karena mengandung unsur ketidakjelasan dan potensi riba. (3) Dari sudut pandang hukum positif, praktik ini juga belum memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam KUHPerdata, khususnya terkait aspek kesepakatan, objek, dan tujuan hukum. Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi dan sosialisasi hukum yang lebih komprehensif agar praktik ekonomi berbasis komunitas seperti ini tidak menimbulkan kerugian hukum di kemudian hari

    IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN WAFA DI SDIT NURUL ISLAM PARE

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Implementasi Metode Pembelajaran Wafa di SDIT Nurul Islam Pare” ini ditulis oleh Khurotul Uyun, NIM. 126205213226, Jurusn Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Diana Lutfiana Ulfa, M.Pd. Kata Kunci: Pembelajaran Metode Wafa, Perencanaan, Implementasi, Evaluasi. Konteks penelitian ini membahas mengenai metode pembelajaran yang sangat penting dalam menerapkan pembejaran Al-Qur’an di Lembaga Pendidikan formal maupun non formal. Bila dalam pemilihan dan penerapan metode pembelajaran yang kurang tepat, pembelajaran Al-Qur’an tidak akan berkembang dengan baik. Metode wafa berkembang sebagai bagian upaya dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang komprehensif dan menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an. Salah satu lembaga yang menggunakan metode tersebut yaitu SDIT Nurul Islam Pare. Lembaga tersebut telah berhasil dalam menerapkan metode wafa, banyak prestasi yang telah diraih dalam bidang pembelajaran Al-Qur’an. Oleh karena itu peneliti akan mendeskripsikan lebih dalam lagi mengenai implementasi metode pembelajaran wafa di SDIT Nurul Islam Pare. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) bagaimana proses perencanaan pembelajaran Al-Qur’an metode wafa di SDIT Nurul Islam Pare? (2) bagaimana implementasi pembelajaran Al-Qur’an metode wafa di SDIT Nurul Islam Pare? (3) bagaimana evaluasi pembelajaran Al-Qur’an metode wafa di SDIT Nurul Islam Pare? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk mengetahui keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, ketekunan peneliti dan triangulasi teknik/metode dan sumber. Sedangkan analisis data yang dilakukan yaitu langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitan mnunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran metode wafa meliputi perencanaan administrasi, persiapan SDM, perencanaan media pembelajaran, serta perencanaan penilaian atau evaluasi. (2) Implementasi metode wafa dalam pembelajaran Al-Qur’an telah menggunkan model 5P (Pembukaan, Pengalaman, Pengajaran, Penilaian, dan penutupan. (3) Evaluasi metode wafa dilakukan dengan berbagai tahapan evaluasi kenaikan halaman ditentukan kelancaran dalam membaca, kenaikan jilid, dan penilaian akhir (pra-munaqosyah dan munaqosyah)

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASSED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA RODA PUTAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI BUMI DAN TATA SURYA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 NGLEGOK

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Roda Putar terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Bumi dan Tata Surya Kelas VII di SMP Negeri 1 Nglegok” ini ditulis oleh Indhun Novita Anjani, NIM. 126211211015, Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Ibu Nani Sunarmi, S.Si., M.Sc. Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Roda Putar, Pemahaman Konsep Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi Bumi dan Tata Surya. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya siswa yang belum mampu menyatakan ulang konsep, menggunakan prosedur pemecahan masalah secara tepat, dan mengaplikasikan konsep dalam konteks kehidupan nyata. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media roda putar diterapkan sebagai solusi untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan membantu mereka memahami konsep secara lebih konkret. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media roda putar terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Bumi dan Tata Surya kelas VII di SMP Negeri 1 Nglegok? 2) Seberapa besar pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media roda putar terhadap pemahaman konsep siswa pada materi tersebut? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nglegok yang terdiri dari kelas VII A sampai kelas VII J dengan jumlah total 305 siswa. Sampel penelitian terdiri dari kelas VII B (31 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C (30 siswa) sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes pemahaman konsep, yang telah divalidasi oleh ahli. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, uji N-Gain dan Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media roda putar terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Bumi dan Tata Surya, dengan hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. 2) Rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,47 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,24 (kategori rendah), yang menunjukkan peningkatan pemahaman konsep lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media roda putar efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi Bumi dan Tata Surya

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) DENGAN TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY PADA REMAJA YATIM ATAU PIATU DI PANTI ASUHAN AL-MUSLIMUN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Self efficacy yang dialami enam orang remaja di Panti Asuhan Al-Muslimun Tulungagung. 6 remaja tersebut menunjukkan kecenderungan menarik diri dari pergaulan, kurang percaya diri saat berinteraksi, serta pasif dalam kegiatan kelompok. Ketidakpercayaan terhadap kemampuan diri membuat mereka sering menghindari tanggung jawab, ragu dalam mengambil keputusan, dan mudah menyerah. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dengan teknik restrukturisasi kognitif yang diterapkan melalui konseling kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan Self efficacy remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group Pre-test-post-Tes. Subjek terdiri dari 6 remaja berusia 14–18 tahun yang memiliki tingkat Self efficacy rendah. Intervensi diberikan dalam empat sesi konseling kelompok yang berfokus pada pengenalan pikiran otomatis negatif, latihan mengganti pola pikir tidak rasional. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor Self efficacy dari rata-rata 100,17 (Pre-test) menjadi 187,67 (post-Tes). Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0.000 (< 0.05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Selain itu, skor N-Gain sebesar 60,26% menunjukkan efektivitas dalam kategori cukup. Temuan ini memperlihatkan bahwa teknik restrukturisasi kognitif dengan pendekatan CBT melalui konseling kelompok cukup efektif dalam membantu remaja yatim atau piatu meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan dirinya

    PEMANFAATAN ONE DRIVE DAN GOOGLE DRIVE SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN ARSIP DIGITAL DARI PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI ISLAM ANGKATAN 2021 UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan signifikan dalam cara mahasiswa menyimpan dan mengelola arsip digital. Mahasiswa kini tidak hanya bergantung pada penyimpanan fisik, tetapi mulai memanfaatkan layanan penyimpanan berbasis cloud seperti One Drive dan Google Drive. Layanan ini menawarkan kemudahan akses, efisiensi, serta keamanan data, sehingga menjadi solusi dalam pengelolaan arsip akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa serta pemanfaatan One Drive dan Google Drive sebagai media penyimpanan arsip digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung angkatan 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasakan manfaat yang signifikan dari penggunaan One Drive dan Google Drive, baik dari segi kemudahan akses, keamanan, maupun kenyamanan dalam menyimpan dan mengelola dokumen. Platform ini juga dinilai mendukung kerja sama akademik dan telah menjadi bagian dari kebiasaan digital mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan

    PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DESA SRENGAT

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Penyesuaian Diri pada Remaja Putus Sekolah Di Desa Srengat” ini ditulis oleh Adinda Fuadila Alhumairoh, NIM. 126308212091, dengan pembimbing Dr. Mulia Ardhi, M.Phil. Kata Kunci : Penyesuaian Diri, Remaja, Putus Sekolah Remaja yang mengalami putus sekolah dihadapkan pada perubahan besar dalam kehidupan mereka terutama dalam hal rutinitas harian, relasi sosial dan pandangan masyarakat terhadap diri mereka. Pada situasi tersebut, remaja harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di luar lingkungan pendidikan formal. Hal ini dilakukan agar remaja tidak terjebak dalam perasaan rendah diri, isolasi, dan kesulitan menentukan arah masa depan. Dengan demikian, penyesuaian diri menjadi penting agar remaja mampu menghadapi tantangan hidup dan memiliki harapan dalam menjalani masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri pada remaja yang putus sekolah. 2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penyesuaian diri remaja yang putus sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dengan melibatkan tiga orang partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data DPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putus sekolah mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dimiliki. Selain itu, di awal putus sekolah remaja sempat mengalami perasaan malu atas perubahan statusnya, namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Remaja putus sekolah memiliki gambaran penyesuaian diri yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan mereka yang mulai menerima akan kondisi dirinya, menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, dan memiliki harapan akan masa depan. Keberhasilan penyesuaian diri ini tidak terlepas dari dukungan keluarga dan masyarakat sekitar

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇