Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI WILAYAH DESA DALAM PERSPEKTIF UU NO. 17 TAHUN 2019 TENTANG SUMBER DAYA AIR DAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Kasus di Desa Tunjung Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar)
Skripsi dengan judul “Peran Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Sumber Daya Air
di Wilayah Desa dalam Perspektif UU No. 17 Tahun 2019 Tentang Sumber
Daya Air dan Perspektif Fiqh Siyasah (Studi Kasus di Desa Tunjung
Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar” ditulis oleh Rudyat Afillya (NIM.
1860103221040), dengan pembimbing Nurush Shobahah. M.H.I.
Kata Kunci: Pemerintah Desa, Pengelolaan Sumber Daya Air, Fiqh Siyasah, Hak
Asasi Manusia, Kemaslahatan Umum.
Air merupakan sumber daya alam yang memiliki peranan vital dalam
menunjang kehidupan masyarakat dan termasuk kebutuhan dasar yang harus
dipenuhi secara adil dan berkelanjutan. Pemenuhan hak atas air bersih menjadi
tanggung jawab negara yang pelaksanaannya dilimpahkan hingga ke tingkat
pemerintahan desa. Namun, dalam praktiknya pengelolaan sumber daya air di
tingkat desa masih menghadapi berbagai permasalahan. Di Desa Tunjung,
Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, pengelolaan sumber daya air mengalami
kendala berupa keterbatasan anggaran yang dikelola oleh perangkat desa dalam
mewujudkan distribusi air bersih, lemahnya pengawasan, serta kondisi infrastruktur
DAM yang kurang terawat sehingga berdampak pada belum optimalnya pelayanan
air kepada masyarakat.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana peran
Pemerintah Desa Tunjung dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah desa; dan
(2) bagaimana kesesuaian peran tersebut dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun
2019 tentang Sumber Daya Air serta perspektif fiqh siyasah. Penelitian ini bertujuan
untuk (1) Menganalisis peran pemerintah desa dalam pengelolaan sumber daya air
sekaligus (2) Menilai kesesuaiannya dengan ketentuan hukum positif dan nilai-nilai
fiqh siyasah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi yang berkaitan dengan kebijakan, pengawasan, serta kondisi
infrastruktur sumber daya air di Desa Tunjung. Analisis data dilakukan secara
deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan lapangan dengan Undang-Undang
Nomor 17 Tahun 2019 dan konsep fiqh siyasah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran Pemerintah Desa Tunjung
dalam pengelolaan sumber daya air telah dijalankan melalui pengaturan distribusi
air, pelayanan kepada masyarakat, serta pengelolaan infrastruktur pengairan desa.
Namun, pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan anggaran desa,
lemahnya pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya air, serta infrastruktur
DAM yang kurang terawat, sehingga distribusi air bersih belum merata dan belum
sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. (2) Kesesuaian peran Pemerintah
Desa Tunjung dengan UU No. 17 Tahun 2019 dan perspektif fiqh siyasah
menunjukkan bahwa secara normatif pengelolaan sumber daya air telah sejalan
dengan asas kemanfaatan, keadilan, dan keberlanjutan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019. Dalam perspektif fiqh siyasah,
pengelolaan sumber daya air merupakan amanah kepemimpinan yang harus
diwujudkan berdasarkan prinsip maslahah ‘ammah (kemaslahatan umum). Namun
demikian, belum optimalnya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur
menunjukkan perlunya penguatan tanggung jawab moral dan administratif
pemerintah desa agar pengelolaan sumber daya air dapat lebih berorientasi pada
kesejahteraan masyarakat
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM MENGEMBANGKAN SENTRA INDUSTRI GENTENG DALAM TINJAUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 28 TAHUN 2021 DAN HUKUM ISLAM (Studi kasus di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu KabupatenTulungagung)
Bagus Hendra Wahyudi, NIM 126101203196, Analisis Faktor-Faktor Produksi
Sentra Industri Genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu
Kabupaten Tulungagung (Ditinjau dari Peraturan Pemerintah nomor
28 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang perindustrian dan
Hukum Islam), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing : Dr.Muflihatul
Bariroh, S.H.I., M.S.I.
Kata Kunci : Faktor Produksi, Pengembangan Sentra Industri, tinjauan Peraturan
Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan bidang perindustrian
dan Hukum Islam.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Desa Ngranti di Kecamatan Boyolangu,
Kabupaten Tulungagung, memiliki potensi besar dalam pengembangan sentra
industri genteng tanah liat. Agar sentra industri ini dapat berkembang lebih pesat
dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, dengan diperlukannya
upaya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi para pengrajin, serta memperluas
jangkauan pemasaran. Dengan demikian, potensi lahan yang ada di Desa dapat di
manfaatkan secara optimal untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan
kesejahteraan ekonomi masyarakat dan melestarikan budaya tradisional.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah :1) Bagaimana peran sentra
industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung ?,
2) Apa saja faktor yang mempengaruhi adanya kendala produksi dalam
mengembangkan sentra industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu
Kabupaten Tulungagung?, 3) Bagaimana tinjauan produksi dalam mengembangkan
sentra industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten
Tulungagung Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang
penyelenggaraan bidang perindustrian dan Hukum Islam?
Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, penelitian ini
menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menggali
informasi secara detail mengenai faktor produksi, pandangan pelaku ekonomi,
relevan pedoman Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021, dan tinjauan
Hukum Islam terkait pembangunan atap dengan menggunakan pendekatan terarah
pada sentra Industri genteng. Norma pendekatan ini digunakan untuk menganalisis
landasan hukum Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 dan asas Hukum
Islam terkait pengembangan sentra industri.
Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa: 1) peran sentra industri genteng
ini mampu menyerap tenaga kerja maupun mengurangi jumlah pengangguran dan
mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, 2) faktor-faktor produksi yang
meliputi tanah, tenaga kerja, modal, dan kecakapan tata lakasana, 3) didalam pasal
28 Tahun 2021 mendukung untuk meningkatkan produktivitas keberhasilan sentra
industri. Namun, praktik produksi saat ini menimbulkan masalah lingkungan jadi
kurang sesuai dengan hukum islam maslahah al-hajiyat
TINJAUAN MAQASHID SYARIAH DAN UNDANG UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PENJAMINAN TERHADAP KETIDAKSESUAIAN ALOKASI MODAL USAHA OLEH NASABAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PNM MEKAAR DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Nabila Febriani, 1860101221045, Tinjauan Maqashid Syariah dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan terhadap Ketidaksesuaian Alokasi Modal Usaha oleh Nasabah dalam Pelaksanaan Program PNM Mekaar di Kabupaten Tulungagung.Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2025, Pembimbing: Amilis Kina.,M.E.I.
Kata kunci: Program PNM Mekaar, Ketidaksesuaian Alokasi Modal Usaha, Maqashid Syariah, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Program Pembiayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) yang dirancang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera melalui pembiayaan usaha ultra-mikro berbasis kelompok. Namun, dalam praktiknya ditemukan ketidaksesuaian alokasi modal usaha, di mana dana pembiayaan dialihkan dari tujuan produktif ke kebutuhan konsumtif rumah tangga maupun pelunasan utang sebelumnya. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat pencapaian tujuan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menimbulkan persoalan normatif dalam perspektif syariah serta risiko hukum dalam sistem penjaminan pembiayaan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis mekanisme pembiayaan serta ketentuan alokasi modal usaha dalam Program PNM Mekaar di Kabupaten Tulungagung; (2) mengidentifikasi dan menguraikan bentuk-bentuk ketidaksesuaian penggunaan modal usaha oleh nasabah guna memperoleh gambaran empiris mengenai praktik di lapangan; dan (3) mengkaji ketidaksesuaian alokasi modal usaha tersebut dalam perspektif Maqashid Syariah serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan, untuk menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah dan ketentuan hukum nasional yang berlaku.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif-empiris. Sumber data meliputi wawancara langsung, observasi lapangan, serta studi kepustakaan berupa jurnal ilmiah dan buku. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data dan penyajian data secara deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara normatif, mekanisme pembiayaan PNM Mekaar telah mengatur penggunaan modal untuk kegiatan usaha produktif, namun implementasinya belum berjalan secara efektif; (2) ditemukan praktik penggunaan dana pembiayaan untuk konsumsi rumah tangga, pelunasan utang non-produktif, serta usaha yang tidak memiliki keberlanjutan ekonomi; (3) dalam perspektif Maqashid Syariah, praktik tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemenuhan lima tujuan pokok syariah, khususnya dalam menjaga keberlanjutan kehidupan, akal, keturunan, harta, dan nilai-nilai keberagamaan dalam aktivitas ekonomi; dan (4) berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan, ketidaksesuaian alokasi modal usaha melemahkan fungsi penjaminan sebagai instrumen mitigasi risiko, meningkatkan potensi gagal bayar, serta mengganggu kepastian hukum dalam hubungan pembiayaan.
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa ketidaksesuaian alokasi modal usaha dalam Program PNM Mekaar tidak hanya bersifat teknis-administratif, tetapi juga berdampak normatif dan yuridis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan penggunaan dana, peningkatan literasi usaha nasabah, serta penyesuaian mekanisme penjaminan agar selaras dengan tujuan pemberdayaan ekonomi, prinsip Maqashid Syariah, dan kepastian hukum pembiayaan
TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN TERHADAP KETIMPANGAN UPAH BURUH TANI TEBU ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Studi di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar)
ABSTRACT
Fery Septiyan, 1860101223262, TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TERHADAP KETIMPANGAN UPAH BURUH TANI TEBU ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Studi Di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar), Islamic Economic Law Study Program, State Islamic University Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Supervisor Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H .
Keywords: Wage Disparity, Sugarcane Farm Laborers, Islamic Law, Manpower Law.
This study aims to examine the wage payment practices of sugarcane farm laborers in Ringinrejo Village, Wates District, Blitar Regency, and to analyze wage disparities between male and female laborers from the perspectives of Islamic law and Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. This research is an empirical study employing a qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving sugarcane farm laborers and landowners.
The results indicate that wage practices for sugarcane farm laborers in Ringinrejo Village show disparities between male and female workers, even though the type of work performed is relatively similar. These wage differences are based on considerations of physical strength, responsibility, and long-standing customary practices within the community. From the perspective of Islamic law, such practices do not fully reflect the principles of justice, equality, and fair wages (ujrah) as regulated in the ijarah contract. Meanwhile, according to Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, the wage practices have not fully complied with the principles of non-discrimination and equality of rights between male and female workers.
Therefore, this study concludes that wage disparities among sugarcane farm laborers in Ringinrejo Village require improvement to align with the principles of justice in Islamic law and the applicable labor regulations
PROBLEMATIKA HUKUM PEMAKAMAN PRIVATE DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung)
Muchammad Fatchul Aziz, NIM. 1860103221041, Problematika Hukum Pemakaman Private Ditinjau Dari Perspektif Hukum Positif Dan Fiqih Siyasah (Studi Kasus Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung), Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah. Dengan Dosen Pembimbing Bapak Satrio Wibowo, M.H.
Kata kunci : Problematika, Pemakaman, Private.
Pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik, sehingga pengelolaannya harus memperhatikan prinsip fungsi sosial tanah, keadilan sosial, serta keberlanjutan lingkungan. Namun, dalam perkembangannya muncul fenomena pemakaman private yang dikelola secara komersial dan eksklusif oleh pihak swasta. Salah satu contohnya adalah Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung yang menimbulkan penolakan dari masyarakat karena penggunaan lahannya dinilai bermasalah secara hukum dan sosial.
Fokus Penelitian ini berdasarkan rumusan masalah 1)Bagaimana problematika hukum yang muncul terkait pemakaman private Shangrila Memorial Park berdasarkan perspektif Hukum Positif? 2) Bagaimana tinjauan Fiqih Siyasah terkait keberadaan pemakaman private Shangrila Memorial Park? .
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris. Data yang diperoleh dari lapangan berbentuk kualitatif, Sumber data diperoleh dengan menitikberatkan data primer dari narasumber secara lisan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik ketekunan dan triangulasi.
Hasil penelitian 1) Bahwa keberadaan Pemakaman Shangrila Memorial Park menimbulkan berbagai problematika hukum, antara lain konflik sosial terkait penguasaan lahan yang diajukan sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), praktik pengelolaan pemakaman yang bersifat komersial dan eksklusif bertentangan dengan Pasal 6 PP Nomor 9 Tahun 1987, ketimpangan akses masyarakat terhadap fasilitas pemakaman, potensi dampak lingkungan hidup, ketidaksesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tulungagung, serta adanya ketidakpastian hukum terkait status lahan dan hak makam dan lemahnya pengawasan pemerintah daerah akibat belum adanya peraturan daerah yang secara khusus mengatur pemakaman bukan umum turut memperparah permasalahan tersebut. 2) Dalam perspektif fiqih siyasah, pengelolaan pemakaman Shangrila Memorial Park dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip kemaslahatan umum. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 menegaskan bahwa praktik jual beli tanah kuburan dan bisnis makam mewah yang mengandung unsur tabdzir dan israf hukumnya tidak dibenarkan. Desain dan fasilitas pemakaman yang menonjolkan kemewahan dan eksklusivitas berpotensi menyimpang dari prinsip siyasah syar’iyyah yang menempatkan kepentingan umat dan keadilan sosial sebagai prioritas utama
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2021-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening di Jakarta Islamic Index Tahun 2021–2023” ditulis oleh Adeliya Damayanti, NIM. 126406212124, dibawah pbimbingan Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I.
Kata Kunci: Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas, Kebijakan Dividen, Nilai Perusahaan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Perusahaan sektor Industri Barang Konsumsi di yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2021-2023 menunjukkan fluktuasi nilai perusahaan yang diukur dari rasio Price to Book Value (PBV), yang tidak sejalan dengan Struktur Modal, Profitabilitas, dan Likuiditas yang dimilikinya, serta Kebijakan Dividen yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal, profitabilitas, dan Likuiditas terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kebijakan dividen sebagai variabel Intervening dalam hubungan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS).
Hasil pengujian menunjukkan bahwa (1) struktur modal berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (2) profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (3) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (4) Kebijakan Dividen berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (5) Struktur Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (6) Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (7) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (8) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Struktur Modal terhadap nilai Perusahaan; (9) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan; (10) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Likuiditas terhadap Nila
PENGARUH KEAKTIFAN DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP SIKAP SOSIAL TANGGUNG JAWAB DAN KEPEMIMPINAN SISWA MTS NEGERI 2 TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Keaktifan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Sikap Sosial Tanggung Jawab dan Kepemimpinan Siswa MTs Negeri 2 Tulungagung” ini ditulis oleh Mariska Sindi Septiana Putri, NIM 1860209222063, yang dibimbing oleh Dr. Nur Isroatul Khusna, M.Pd.
Kata kunci: Keaktifan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler, Sikap Sosial Tanggungjawab, Sikap Kepemimpinan.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya sikap sosial tanggung jawab dan kepemimpinan sebagian siswa, yang ditunjukkan melalui perilaku kurang disiplin dan pelanggaran aturan sekolah. Pembentukan karakter siswa memerlukan proses pendidikan yang terarah, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan potensi, kepribadian, serta interaksi sosial siswa. Keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler diyakini berpengaruh terhadap pembentukan sikap tanggung jawab dan kepemimpinan, namun hasil penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap sosial tanggung jawab dan kepemimpinan siswa di MTs Negeri 2 Tulungagung. Rumusan masalahnya meliputi: 1) Apakah terdapat pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap sosial tanggung jawab siswa? 2) Apakah terdapat pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap kepemimpinan siswa? 3) Apakah terdapat pengaruh antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap sosial tanggung jawab dan kepemimpinan siswa? 4) Apakah terdapat hubungan antara sikap tanggung jawab dan sikap kepemimpinan siswa?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dan IX yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang berjumlah 437 siswa, dengan sampel sebanyak 110 siswa yang ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan linearitas. Uji hipotesis dilakukan melalui uji regresi linear sederhana, koefisien determinasi, uji MANOVA, serta analisis Correlation Pearson dengan bantuan SPSS For Windows versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap sosial tanggung jawab siswa dengan signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 63,7%; 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap sikap kepemimpinan siswa dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 58,3%; 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan sikap sosial tanggung jawab dan kepemimpinan siswa dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05; 4) Terdapat hubungan kuat dan positif antara sikap sosial tanggung jawab dan sikap kepemimpinan dengan signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai pearson correlation 0,800 bearada dalam rentang (0,61-0,80) sehingga dapat disimpulkan memiliki korelasi tinggi
MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA BERBASIS LOOSE PARTS (Studi Kasus Di Tk Alazhaar Bandung-Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Berbasis Loose Parts (Studi Kasus Di Tk Alazhaar Bandung-Tulungagung)” ini ditulis oleh Arinal Ahmad Samudra, NIM. 126206203073, serta dibimbing oleh Ahmad Mushlih, M.Pd.
Kata Kunci : Manajemen Pendiikan, Alat Permainan Edukatif, Pendidikan Anak Usia Dini
Penelitian ini didasarkan pada konteks penelitian tentang manajemen yang sangat penting bagi setiap lembaga pendidikan, bahkan jika lembaga pendidikan tidak mempunyai ataupun menjalankan manajemen dengan baik, lembaga pendidikan tersebut tidak mempunyai tujuan yang jelas. Anak usia dini sangat mudah dan cepat bosan dengan kegiatan yang dianggapnya kurang menyenangkan dirinya, walaupun di sisi lainnya anak usia dini memang dipenuhi rasa penasaran dan sangat ingin tahu terhadap dunia dan bahkan seisinya. Penelitian ini dilakukan di TK Alazhaar Bandung-Tulungagung yang telah menerapkan apa yang namanya kurikulum merdeka, lengkap dengan pembelajaran berbahan loose parts yang bahkan dimasukkan dalam jam pembelajarannya sendiri secara khusus.
Fokus penelitian ini adalah 1.) Apa unsur-unsur loose parts yang menjadi acuan dalam manajemen kurikulum merdeka? 2.) Bagaimana manajemen kurikulum merdeka berbasis loose parts? 3.) Apa saja faktor pendukung implementasi manajemen kurikulum merdeka berbasis loose parts?
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan metode triangulasi teknik.
Hasil penelitian : 1.) TK Alazhaar Bandung-Tulungagung memilih loose part sebagai basisnya dalam pembelajaran yaitu karena loose part mempunyai karakteristik menarik dan membuka. Permainan dengan Loose parts memungkinkan anak untuk menciptakan pengalaman bermain berdasarkan ide dan tujuan mereka. Serta dapat mendorong anak untuk menjelajahi lingkungan mereka, mengambil risiko selama bermain, dan mengembangkan kepercayaan diri dan motivasi. 2.) Manajemen Kurikulum Merdeka Berbasis Loose Parts di TK Alazhaar Bandung-Tulungagung berdasarkan ketetapan dari pemerintah dan juga memberikan keleluasaan kepada peserta didik untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan. Manajemen yang dilaksanakan yaitu Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. 3.) Kunci keberhasilan yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan kurikulum adalah kepemimpinan kepala sekolah, kerjasama yang baik antara kepala sekolah, pendidik, wali murid dan komite, fasilitas dan sumber belajar yang mendukung, dan yang terakhir yang juga tidak kalah pentingnya adalah meminimalisir tingkat ketidaktuntasan peserta didik dalam belajar
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP IDENTITAS MAD'U DAKWAH MODERASI BERAGAMA DI YOUTUBE
Identitas mad'u dakwah moderasi beragama di YouTube layak ditemukan karena terkait dengan keberhasilan program yang dicanangkan oleh pemerintah sejak 2019. Hasil penelitian kualitatif terhadap identitas mad'u tersebut dilaporkan dalam bentuk disertasi dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan identitas sosial dan identitas ideologi keagamaan mad'u. Selain itu, disertasi ini juga menemukan relasi kuasa penolakan mad'u terhadap konsep moderasi beragama
PENGARUH PENETAPAN HARGA, PENANGANAN KELUHAN, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PDAM TIRTA CAHYA AGUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penetapan Harga, Penanganan Keluhan dan
Word of Mouth Terhadap Loyalitas Pelanggan PDAM Tirta Cahya Agung
Kabupaten Tulungagung ditinjau dari Perspektif Ekonomi Syariah” ini ditulis oleh
Pramodya Hanggarany, NIM 126402212113, dengan dosen pembimbing Dr. Deny
Yudiantoro, S.AP., M.M.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelayanan air bersih yang
berkualitas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, berbagai masalah
seperti harga yang ditetapkan, kurang optimalnya penanganan keluhan, dan
pengaruh word of mouth masih sering menjadi perhatian. Oleh karena itu, faktorfaktor yang memengaruhi loyalitas pelanggan dapat dilihat dari masalah yang
terjadi meliputi penetapan harga, penanganan keluhan, dan word of mouth.
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh
penetapan harga, penanganan keluhan dan word of mouth terhadap loyalitas
pelanggan PDAM Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung ditinjau dari
perspektif ekonomi syariah; (2) Untuk menguji pengaruh penetapan harga terhadap
loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung
ditinjau dari perspektif ekonomi syariah; (3) Untuk menguji pengaruh penanganan
keluhan terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta Cahya Agung Kabupaten
Tulungagung ditinjau dari perspektif ekonomi syariah; (4) Untuk menguji pengaruh
word of mouth terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta Cahya Agung
Kabupaten Tulungagung ditinjau dari perspektif ekonomi syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
asosiatif kausal. Loyalitas pelanggan sebagai variabel dependen, sedangkan
penetapan harga, penanganan keluhan, dan word of mouth sebagai variabel
independen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan penyebaran
angket atau kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan teknik accidental sampling. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini sebanyak 100 responden pelanggan PDAM Tirta Cahya Agung
Kabupaten Tulungagung. Metode analisis dalam penelitian ini adalah regresi linear
berganda. Pengolahan data dengan menggunakan SPSS 30.0.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Secara simultan bahwa variabel
penetapan harga, penanganan keluhan, dan word of mouth berpengaruh positif dan
signifikan terhadap terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta Cahya Agung
Kabupaten Tulungagung; (2) Secara parsial variabel penetapan harga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta Cahya Agung
Kabupaten Tulungagung; (3) Secara parsial variabel penanganan keluhan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta
Cahya Agung Kabupaten Tulungagung; (4) Secara parsial variabel word of mouth
berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada PDAM Tirta
Cahya Agung Kabupaten Tulungagung.
Kata Kunci: Penetapan Harga, Penanganan Keluhan, Word of mouth, Loyalitas
Pelanggan