Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
FENOMENA TASAWUF DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUSITAS PADA PEMUDA PENGGIAT NGAJI ROSO DI DESA BENDO KECAMATAN GONDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Fenomena Tasawuf dalam Membangun Karakter Religiusitas pada Pemuda Penggiat Ngaji Roso Di Desa Bendo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung” ini ditulis Dewa Prastyca Maranto NIM;126303211003, dengan Pembimbing Dr. Bani, M Pd.I.
Kata Kunci: Fenomena, Tasawuf, Karakter Religius, Pemuda, Ngaji Roso.
Arusmodernitas yang seringkali menjerumuskan pemuda pada kegelisahan batin, krisis identitas, dan kekosongan spiritual, peneliti melihat adanya keresahan mendalam mengenai arah kehidupan religius generasi muda. Fenomena ini
memunculkan perhatian khusus terhadap sekelompok pemuda di Desa Bendo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, yang justru menemukan jalan spiritual melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan Ngaji Roso. Aktivitas ini menjadi bentuk ikhtiar mereka untuk menenangkan batin dan mendekatkan diri
kepada Allah melalui pendekatan tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana pemuda penggiat Ngaji Roso memaknai ajaran tasawuf dalam upaya membentuk karakter religiusitas mereka, serta menelusuri pengalaman spiritual yang mereka alami dalam menerapkan nilai-nilai tasawuf ke dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan analisis interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA). Subjek penelitian terdiri dari tiga pemuda aktif yang secara
konsisten mengikuti kegiatan ngaji roso. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan tasawuf oleh para pemuda terwujud dalam lima aspek utama, yaitu: taharah al-qalb (penyucian hati), taqarrub ila Rabb (kedekatan kepada Allah), makhāfah (rasa takut yang melahirkan ketaatan), maḥabbah (kecintaan kepada Allah), dan ma‘rifat
(pengetahuan batiniah tentang Allah). Sementara itu, pengalaman karakter religius mereka tercermin dalam bentuk tawakkal (kepasrahan aktif), ridha (penerimaan terhadap takdir), muhasabah (refleksi diri), iffah (menjaga diri dari hal yang tidak layak), dan tasamuh (toleransi). Keseluruhan temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan Ngaji Roso berperan
signifikan dalam membentuk religiusitas dan moralitas pemuda secara menyeluruh baik secara spiritual, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai tasawuf dapat menjadi sarana pembinaan karakter yang kontekstual, mendalam, dan membumi dalam kehidupan generasi muda masa kini
PERAN PENGAWASAN HARGA OLEH DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN DALAM MENDORONG STABILITAS EKONOMI DI KABUPATEN JOMBANG
Pengawasan perdagangan kebutuhan pokok memiliki dampak langsung
terhadap masyarakat. Sudah menjadi masalah umum di masyarakat bahwa terjadi
fluktuasi harga yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara permintaan dan
penawaran kebutuhan pokok. Jombang merupakan salah satu kabupaten di provinsi
Jawa Timur yang memiliki letak strategis, yakni di perlintasan jalan arteri primer
Surabaya-Jombang-Solo dan kolektor primer Malang-Jombang-Babat. Letak yang
strategis tersebut menyebabkan tingginya mobilitas distribusi sembilan bahan
pokok di Jombang. Namun disisi lain, letak tersebut juga menjadikan Jombang
rentan terhadap adanya praktik penimbunan. Dalam hal ini, pengawasan dari dinas
Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) dalam mendorong stabilitas ekonomi di
Kabupaten Jombang menjadi penting.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) perumusan dan penetapan
standar pengawasan Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten
Jombang, menjelaskan (2) langkah pengawasan harga oleh Disdagrin dan (3)
dampaknya dalam mendorong stabilitas ekonomi di Kabupaten Jombang.
Jenis penelitian ini merupakan studi kasus di Kabupaten Jombang, Jawa
Timur. Data primer dan data sekunder diperoleh melalui teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala Bidang Sarana
Dagang dan Bahan Pokok Penting Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten
Jombang, karyawan dan juga stafnya. Pengecekan terhadap keabsahan data temuan
yaitu menggunakan metode triangulasi sumber. Data kemudian dianalisis
menggunakan metode analisis induktif yang meliputi reduksi data, penyajian data,
dan verifikasi atau kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penetapan standar pengawasan
mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) dan standar operasional prosedur
(SOP), pemantauan berlapis, evaluasi pergerakan harga, dan perbaikan
penyimpangan. (2) Langkah pengawasan meliputi pembentukan koordinator dan
paguyuban pasar untuk memastikan pedagang mematuhi peraturan, menjaga harga
sesuai pasar, pengawasan kualitas produk, penyebaran informasi harga, dan
pengawasan distribusi untuk mencegah monopoli. (3) Meskipun dampaknya tidak
langsung, pengawasan harga memliki peran penting yakni berkontribusi pada
tercapainya sumber daya yang efisien, terciptanya stabilitas harga yang mendukung
daya beli masyarakat dan menurunkan inflasi
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MI HIDAYATUL MUBTADIIN WATES SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik di MI Hidayatul Mubtadiin Wates Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Fina Iqmaul Faulina, NIM. 126205211028, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Susanto, M.Or.
Kata Kunci: Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka, Karakter Peserta Didik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya karakter peserta didik yang sesuai dengan profil pelajar pancasila. MI Hidayatul Mubtadiin Wates salah satu instansi yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dalam proses pembelajarannya, sehingga madrasah ini mengimplementasikan nilai-nilai karakter melalui proyek penguatan profil pelajar pancasila khususnya karakter religius, komunikatif, dan demokratis peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat bahwa peserta didik memiliki karakter yang mencerminkan nilai-nilai pancasila secara utuh melalui proyek kewirausahaan. Kegiatan ini tidak hanya melatih jiwa usaha peserta didik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Tujuan penelitian ini untuk (1) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter religius peserta didik; (2) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter komunikatif peserta didik; dan (3) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter demokratis peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi sehingga data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter religius melalui kegiatan kewirausahaan, peserta didik diajak menerapkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab dan amanah serta mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan. (2) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter komunikatif peserta didik melalui kegiatan proyek kewirausahaan, peserta didik dapat mempresentasikan hasil pekerjaannya, berdiskusi, dan memasarkan produk menggunakan bahasa yang sopan dan efektif. (3) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter demokratis peserta didik melalui kegiatan proyek kewirausahaan, peserta didik dapat menyampaikan pendapat, mendengarkan teman, dan menerima keputusan bersama serta kegiatan berbagi sehingga dapat menanamkan nilai keadilan
PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF SEBAGAI INSTRUMEN PEMBANGUNAN EKONOMI DI PONDOK MODERN AL-BAROKAH NGANJUK JAWA TIMUR DITINJAU DARI HUKUM EKONOMI SYARIAH
Muhamad Syahidin Hendarso, 126101203213, Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf Produktif sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi di Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk Jawa Timur Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Drs. Mashuri, M.H.I.
Kata Kunci: Pengelolaan dan Pengembangan, Wakaf Produktif, Instrumen Pembangunan Ekonomi, Hukum Ekonomi Syariah
Penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi karena lembaga ini belum berhasil dalam memaksimalkan wakaf produktif dan kurangnya sumber daya manusia (santri) yang mengelola wakaf produktif yang terdapat di Pondok Modern Al-Barokah.
Fokus penelitian tentang Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf Produktif sebagai Instrumen Pembangunan Ekonomi di Pondok Modern Al- Barokah Nganjuk Jawa Timur Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah. Adapun pertanyaan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen ekonomi pembangunan Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk Jawa Timur? 2) Apa pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen ekonomi pembangunan Pondok Modern Al- Barokah Nganjuk, Jawa Timur, menurut Hukum Ekonomi Syariah? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui dan menganalisa pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen ekonomi pembangunan Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk Jawa Timur. Untuk mengetahui dan menganalisa pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen ekonomi pembangunan Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk Jawa Timur dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah yuridis empiris dengan metode pendekatan kualitatif. Menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, obervasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan waktu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pengelolaan yang dilakukan Pondok Modern Al Barokah Nganjuk diantaranya pertama, mengidentifikasi potensi wakaf yang ada. Kedua, mengembangkan rencana strategis pengelolaan wakaf. Ustadz Ahmad Zaenuri selaku pengelola wakaf produktif di Pondok Modern Al Barokah Nganjuk memiliki beberapa rencana strategis guna mengembangkan pengelolaan wakaf, diantaranya membentuk tim khusus yang bertanggung jawab atas pengembangan wakaf produktif, termasuk menyiapkan sumber daya manusia atau nazhir yang berkualitas (amanah dan profesional). Ketiga, mengalokasikan dana untuk pengembangan wakaf dan memonitor serta mengevaluasi kinerja pengelolaan wakaf. 2)Pengembangan yang dilakukan Pondok Modern Al Barokah Nganjuk diantaranya pertama, mengembangkan wakaf menjadi usaha produktif. Wakaf produktif dikelola menjadi beberapa aset seperti minimarket baqolatil urwah al baroki, toko roti al khubzy al barokah, Al AHWA (Al-Barakah Healthy Water) dan Al Barokah Laundry. Kedua, meningkatkan kemampuan pengelola wakaf melalui pelatihan, termasuk menyiapkan sumber daya manusia atau nazhir yang berkualitas (amanah dan profesional). Ketiga, mengembangkan kerjasama dengan pihak ketiga. Pengelola wakaf di Pondok Modern Al Barokah Nganjuk sedang mengusahakan untuk membangun kerjasama dengan lembaga keuangan syariah untuk mengoptimalkan pengelolaan dana wakaf. Keempat, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf produktif. Terakhir, mengembangkan sistem informasi dan teknologi untuk mendukung pengelolaan wakaf. Asset wakaf produktif yang terdapat di Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk masih dibilang stabil, kecuali air minum Al-Barakah Healthy Water (AL- AHWA). Air minum Al-Barakah Healthy Water (AL-AHWA) mengalami penurunan karena Al-Barakah Healthy Water tersebut dikhususkan untuk minum santri di dalam saja dan masih belum 100% di perjual belikan dilingkup masyarakat. Penurunan tersebut dikarenakan santri yang berkurang dan penjualan yang hanya dikhususkan didalam pondok tersebut, maka dari itu untuk unit usaha Al-Barakah Healthy Water sedang mengalami penururan dalam pengembangannya, akan tetapi ustadz Ahmad Zaenuri sebagai pengelola waqaf tersebut menjelaskan strategi untuk mengembangkan unit usaha tersebut dengan cara memperjual belikannya di wilayah luar pondok yang diperjual belikan kebeberapa warung-warung dan toko- toko terdekat sekitar pondok jika sudah waktunya
PANDANGAN ULAMA MUHAMMADIYAH TERHADAP TRADISI MBANGUN NIKAH (Studi Kasus Kecamatan Rejotangan)
Skripsi ini ditulis oleh Regen Saputra, NIM 126102211084. Pandangan Ulama Muhammadiyah Terhadap Tradisi Mbangun Nikah (Studi Kasus Kecamatan Rejotangan. Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Dosen Pembimbing: Dr. Nur Fadhilah, S.H.I., M.H.
Kata Kunci: Mbangun Nikah, Muhammadiyah, pandangan ulama, tradisi.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi Mbangun Nikah di Kecamatan Rejotangan. Meskipun tradisi ini tidak ada dalam ketentuan hukum Islam, tapi masih dipraktikkan oleh masyarakat setempat. Tradisi Mbangun Nikah menjadi isu yang menarik untuk dikaji dengan menggunakan pandangan ulama Muhammadiyah.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana tradisi Mbangun Nikah di kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung? 2)Bagaimana pandangan ulama Muhamadiyah terhadap tradisi Mbangun Nikah di kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung?
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis data kualitatif. Triangulasi digunakan untuk pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tradisi Mbangun Nikah di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung merupakan sebuah tradisi yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ajaran Islam. Meskipun tujuannya untuk memperbaiki hubungan suami-istri dan meningkatkan keharmonisan keluarga, namun ritual-ritual seperti selamatan dan sedekah yang dilakukan tidak memiliki landasan yang jelas dalam Al-Quran dan Hadits. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar tradisi ini tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama dan lebih sesuai dengan ajaran Islam.2) Pandangan ulama Muhammadiyah terhadap tradisi Mbangun Nikah di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa mereka memiliki keraguan terhadap tradisi ini karena tidak sepenuhnya sesuai dengan ajaran Islam. Dengan menggunakan metode istinbath Muhammadiyah, ulama Muhammadiyah dapat menganalisis dan menafsirkan bahwa tradisi Mbangun Nikah tidak memiliki landasan yang jelas dalam Al-Quran dan Hadits, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar lebih sesuai dengan ajaran Islam. Melalui metode ini, ulama Muhammadiyah dapat mempromosikan pemahaman Islam yang lebih murni dan sesuai dengan syariat, serta menghindari sinkretisme yang tidak sesuai dengan ajaran Islam
TRADISI BROKOHAN SAPI DI DESA TANEN KABUPATEN TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT NILAI MAX SCHELER
Penelitian ini mengkaji tentang tradisi brokohan sapi yang terdapat di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung. Tradisi brokohan sapi merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tanen sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa(Allah Swt) atas rezeki yang telah diberikan yaitu berupa anak sapi yang telah lahir dengan sehat dan selamat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa memberikan keberkahan untuk anak sapi yang baru lahir dan indukan sapi berupa kesehatan, keselamatan, kesuburan, dan terhindarkan dari segala macam marabahaya, penyakit dan hal-hal buruk lainnya. Tradisi brokohan sapi merupakan wujud kearifan lokal masyarakat Desa Tanen yang tentunya memiliki nilai-nilai penting yang terkandung didalamnya. Maka dari itu, fokus dan tujuan dari penelitian ini 1. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung. 2.lUntuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung melalui perspektif filsafat nilai Max Scheler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan wawancara,observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini 1. Dalam konteks kehidupan saat ini, pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung terdapat dua bentuk prosesi pelaksanaan ritual yang berbeda. Pertama, Pelaksanaan ritual dilaksanakan dirumah pemilik sapi dengan mengundang para tetangga dan kerabat sekitar untuk turut serta dalam prosesi pelaksanaan ritual (seperti slametan pada umumnya). Kedua, Pelaksanaan ritual dilaksanakan oleh pemilik sapi dengan cara langsung menghantar-hantarkan makanan atau uborampe yang digunakan dalam ritual ke tetangga dan kerabat sekitar. Jadi pemilik sapi tidak perlu lagi menggelar pelaksanaan ritual dirumahnya. Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat dua bentuk prosesi pelaksanaan ritual yang berbeda, namun hal tersebut menurut masyarakat Desa Tanen tidak mengurangi sedikitpun makna, esensi dan inti dari tradisi brokohan sapi itu sendiri. 2. Tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung merupakan sebuah tradisi yang didalamnya terkandung nilai-nilai penting yang dalam pandangan Filsafat Nilai Max Scheler tersusun atas empat hierarki nilai. Nilai-nilai tersebut antara lain Pertama, Nilai Kesenangan berupa perasaan senang dan bahagia dari pemilik sapi karena baru saja memperoleh rezeki baru berupa anak sapi yang baru lahir. Selain itu, nilai kesenangan dalam tradisi brokohan sapi juga mewujud dalam berbagai makanan atau uborampe yang disediakan dalam rangkaian pelaksanaan ritual dan itu semua dapat dinikmati oleh para tetangga dan kerabat sekitar. Kedua, Nilai Vital atau kehidupan yaitu pelaksanaan tradisi brokohan sapi mewujudkan nilai kebersamaan antar anggota masyarakat. Ketiga, Nilai Spiritual atau kejiwaan berupa tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur pemilik sapi kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan yaitu berupa anak sapi yang telah lahir dengan sehat dan selamat. Keempat, Nilai Kesucian atau Ketuhanan, tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Allah Swt) selaku entitas absolut agar senantiasa memberikan keberkahan untuk anak sapi yang baru lahir dan indukan sapi berupa kesehatan, keselamatan, kesuburan, dan supaya senantiasa dihindarkan dari segala macam marabahaya, penyakit dan hal-hal buruk lainnya. Kemudian, dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwasanya tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung merupakan tradisi yang kaya akan nilai-nilai dan nilai-nilai tersebut pada akhirnya dapat dipergunakan sebagai pandangan dan pedoman hidup yang baik bagi kehidupan masyarakat
REGULASI EMOSI PADA REMAJA YANG KEHILANGAN SEORANG AYAH KARENA KEMATIAN (Studi Kasus di Dusun Ngreco Kecamatan Boyolangu Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Regulasi Emosi pada Remaja yang Kehilangan Seorang Ayah karena Kematian (Studi Kasus di Dusun Ngreco, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung)” ini ditulis oleh Yekti Diah Ayu Setyoningsih, NIM. 126306212080, dengan pembimbing Dr. Muhammad Sholihuddin Zuhdi, M.Pd.
Kata kunci: Regulasi emosi, Remaja, Kematian
Kehilangan sosok ayah karena kematian merupakan peristiwa yang dapat memengaruhi kondisi emosional remaja secara signifikan. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap gangguan emosional, terlebih ketika dihadapkan pada peritiwa duka yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi remaja yang kehilangan seorang ayah karena kematian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga remaja yang berdomisili di Dusun Ngreco, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, serta didukung dengan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek mampu menunjukkan strategi regulasi emosi yang bervariasi seperti mendengarkan musik, menulis buku harian, membuat to-do list, mendekatkan diri pada Allah SWT. Selain itu, ditemukan pula bahwa aspek penerimaan respons emosi, keterlibatan perilaku yang bertujuan, dan pengendalian respons emosional menjadi aspek yang penting dalam proses adaptasi terhadap kehilangan. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun kehilangan ayah berdampak emosional yang mendalam, para remaja mampu membangun mekanisme regulasi emosi secara sehat sebagai bentuk penyesuaian diri dalam menghadapi duka
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS VII MTsN 8 BLITAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
Skripsi dengan judul “Hubungan Motivasi Belajar dengan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII MTsN 8 Blitar Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup” ini ditulis oleh Devi Susanti, NIM. 126208211011, pembimbing Ivan Ashif Ardhana, M. Pd.
Kata Kunci : Motivasi Belajar, Literasi Sains, Klasifikasi Makhluk Hidup.
Rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik indonesia berdasarkan skor PISA menunjukkan skor rata-rata peserta didik masih jauh di bawah rata-rata internasional. Abad 21 manusia dituntut memiliki kualitas yang berkemampuan dalam teknologi, berpikir kritis, kreatif dan mampu menyelesaikan masalah. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu masih rendahnya kemampuan literasi sains siswa yang berkaitan dengan tingkat motivasi belajar yang bervariasi. Literasi sais merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa dalam memahami konsep-konsep sains dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan motivasi belajar berperan sebagai faktor internal yang medorong siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui profil motivasi belajar siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup, 2) Untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup, 3) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan kemampuan literasi sains siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional non-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di MTsN 8 Blitar. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan tes kemampuan literasi sains. uji reliabilitas angket motivasi belajar dan soal tes kemampuan literasi sains. Sebelum digunakan dalam penelitian, instrumen terlebih dahulu diuji melalui uji pendahuluan untuk mengetahui tingkat reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa angket motivasi belajar yang terdiri dari 25 item pernyataan dapat diketahui nilai dari Cronbach’s Alpha menunjukkan angka sebesar 0,878, sedangkan soal tes kemampuan literasi sains yang terdiri dari 19 butir soal telah diuji reliabilitasnya dapat diketahui nilai dari Cronbach’s Alpha menunjukkan angka sebesar 0,836. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kedua instrumen memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dan layak digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan pengujian statistik non-paramterik dan uji deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan 1) Profil motivasi belajar siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup tergolong dalam kategori tinggi dan didominasi oleh indikator instrinsik pada sub indikator adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, 2) Profil kemampuan literasi sains siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup tergolong dalam kategori sedang dengan nilai presentase hasil tes sebesar 48%, 3) Hubungan motivasi belajar dengan kemampuan literasi sains siswa kelas VII MTsN 8 Blitar pada materi klasifikasi makhluk hidup menunjukkan bahwa hubungan tersebut signifikan dan menunjukkan arah hubungan positif antara motivasi belajar dengan kemampuan literasi sains dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,008 > 0,05 dan nilai koefisien korelasi pearson sebesar 0,305 (kategori rendah)
PENGARUH EARNINGS PER SHARE (EPS), PRICE TO BOOK VALUE (PBV), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR KONSUMEN PRIMER YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023
Skripsi dengan judul "Pengaruh Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Konsumen Primer yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2023" ini ditulis oleh Kholifatus Sa’adah, NIM. 126406213177, pembimbing Ahmad Hanif Fajrin M.Pd.
Kata Kunci: Earnings Per Share, Price to Book Value, Debt to Equity Ratio
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwa adanya perubahan terhadap harga saham berkaitan erat dengan keputusan calon investor bertransaksi di Bursa Efek. Para investor melihat prospek pendapatan perusahaan dimasa mendatang dengan melihat laporan keuangan dan menilai kinerja perusahaan dengan menganalisis rasio-rasio keuangan perusahaan untuk mengkaji faktor fundamental perusahaan terhadap harga saham. Semakin banyak investor berinvestasi pada saham, harga saham akan naik karena tingginya permintaan, dan sebaliknya. Dalam hal ini menghubungkan pergerakan harga saham dengan nilai Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), dan Debt to Equity Ratio (DER) yang terdapat di laporan keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), dan Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan sektor konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2023. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari website IDX (Indonesia Stock Exchange) yang berupa laporan keuangan tahunan yang masuk kedalam daftar Bursa Efek Indonesia. Data laporan keuangan tahunan dianalisis dengan menggunakan software Eviews 12 dengan metode pengujian data panel.
Hasil penelitian ini menunjukan: 1) Secara parsial Earnings Per Share (EPS) tidak berpengaruh terhadap harga saham. 2) Secara parsial Price to Book Value (PBV) berpengaruh terhadap harga saham. 3) Secara parsial Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap harga saham. 4) Secara simultan Earnings Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), dan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap harga saham
PENGALAMAN KETENANGAN JIWA MELALUI TARI SUFI (Studi Fenomenologi di Komunitas Central of Sufism Research And Therapy (CSRT) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Pengalaman Ketenangan Jiwa melalui Tari Sufi: Studi Fenomenologi di Komunitas Central Of Sufism Research And Therapy (CSRT) Universitas islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Ilma Afida Amalia, NIM 126303211008, dengan pembimbing Dr. Bani, M.Pd.I
Kata Kunci: Pengalaman, Ketenangan jiwa, tari sufi
Mahasiswa sering terjebak pada tuntutan prestasi dan ekspektasi sosial, sehingga mengabaikan kebutuhan spiritual. Kondisi ini dapat memicu munculnya stres, kecemasan, dan gangguan ketenangan jiwa. Kurangnya perhatian pada aspek
spiritual membuat mereka sulit menemukan kedamaian, sehingga dibutuhkan solusi untuk menjaga keseimbangan antara pencapaian duniawi dan kebutuhan spiritual yaitu melalui Tari Sufi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna ketenangan jiwa menurut perspektif pelaku tari sufi serta mendalami pengalaman ketenangan jiwa yang mereka rasakan melalui praktik tari sufi. Fokus penelitian ini adalah pelaku tari sufi di Komunitas Central Sufism Of research and Therapy (CSRT) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman ketenangan jiwa yang subjektif pada pelaku tari sufi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama kegiatan berlangsung, wawancara mendalam dengan pelaku tari sufi, serta dokumentasi berupa rekaman, foto, dan catatan kegiatan di
kelas tari sufi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku tari sufi di komunitas Central Sufism of Research and Therapy (CSRT) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengalami pengalaman ketenangan jiwa dan beberapa perubahan positif setelah mengikuti tari sufi yaitu penurunan tingkat stres, peningkatan rasa syukur, serta kemampuan untuk menerima takdir dan melepaskan keterikatan pada masalah duniawi. Temuan ini sejalan dengan teori ketenangan jiwa menurut Al-Ghazali, yang menyatakan bahwa ketenangan jiwa dapat dicapai melalui pembersihan hati, keikhlasan, dan kedekatan dengan Allah. Oleh karena
itu, tari sufi efektif sebagai media terapi spiritual yang dapat membantu menumbuhkan ketenangan jiwa