Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN PEMBATALAN TIKET PADA PT. KAI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG PERKERETAAPIAN DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Gading Angga Saputra, 126101211029, Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pembatalan Tiket pada PT. KAI Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Nina Indah Febriana, M.Sy.
Kata Kunci: Pertanggungjawaban PT. KAI, Pembatalan Tiket.
Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya kasus kendala operasional pada PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) dengan sebab utama adanya musibah alam yang mengakibatkan terputusnya jalur atau lintas yang akan dilalui kereta api, sehingga menimbulkan kerugian bagi pengguna jasa atau konsumennya. PT. KAI selaku penyelenggara sarana (pelaku usaha) lantas menetapkan kebijakan pembatalan tiket sebagai bentuk penyesuaian atas kondisi yang terjadi.
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.) Bagaimana bentuk pembatalan tiket di Stasiun Blitar Daerah Operasional VII Madiun?, 2.) Bagaimana mekanisme bentuk pertanggungjawaban terhadap pembatalan tiket di Stasiun Blitar Daerah Operasional VII Madiun?, 3.) Bagaimana analisis yuridis pertanggungjawaban pembatalan tiket dalam Undang-Undang Perkeretaapian dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen?.
Metode penelitian yang digunakan dalam kajian penelitian ini adalah metode penelitian hukum Normatif dengan pendekatan Kualitatif. Data dikumpulkan dengan melalui wawancara mendalam serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan: 1.) Bentuk pembatalan tiket di Stasiun Blitar Daerah Operasional VII Madiun adalah melalui 2 cara, yakni dilakukan pengguna jasa dan oleh perusahaan. Pertanggungjawaban masing-masing berupa pengembalian biaya (refund), hanya saja apabila pembatalan dilakukan pengguna jasa maka pengembalian biaya diberikan tidak sepenuhnya. 2.) Mekanisme bentuk pertanggungjawaban terhadap pembatalan tiket, yang berupa pengembalian biaya 100% dilakukan melalui dua opsi pilihan yakni secara tunai atau transfer. Apabila pengembalian biaya dilakukan melalui transfer, dapat di proses dalam waktu maksimal 3 hari. 3.) Analisis yuridis pertanggungjawaban pembatalan tiket, apabila dinilai dari perspektif Undang-Undang Perkeretaapian relevan dengan Pasal 134 ayat 1 dan Pasal 134 ayat 4. Sedangkan dalam perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen, mekanisme bentuk pertanggungjawaban PT. KAI tersebut dinilai sesuai dengan Pasal 7 huruf (b), Pasal 7 huruf (f), Pasal 19 ayat 1, serta Pasal 19 ayat 2
PANDANGAN HAKIM TERHADAP PERLINDUNGAN HAK-HAK BEKAS ISTRI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA PERMA NOMOR 3 TAHUN 2017 (Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Malang Nomor 1074/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg)
Isro’uz Zuhrin Nada, 126102211045, Pandangan Hakim Terhadap Perlindungan Hak-Hak Bekas Istri Sebelum Dan Sesudah Diberlakukannya PERMA Nomor 3 Tahun 2017 (Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Malang Nomor 1074/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Dosen Pembimbing: Dr. Munir, M.Hum. Kata Kunci: Pandangan hakim, Hak bekas istri, PERMA. Berdasarkan perkara cerai talak yang telah diputus oleh Majelis Hakim adalah suami dibebankan untuk membayar kepada bekas istri berupa hak nafkah iddah, mut’ah dan madliyah. Namun, masih ada bekas suami yang tidak memberikan hak-hak yang sudah seharusnya didapatkan oleh bekas istri setelah terjadinya perceraian. Sehingga menyebabkan bekas istri mengajukan hak-haknya ke Pengadilan Agama. Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum diterbitkan sebagai respons terhadap kerentanan dan ketidaksetaraan yang seringkali dihadapi perempuan dalam sistem peradilan. Dengan adanya pedoman ini, diharapkan hakim dan aparat penegak hukum lainnya dapat lebih memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam setiap tahapan proses peradilan, sehingga mewujudkan keadilan substantif bagi perempuan. Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana pandangan hakim dalam perlindungan hak-hak bekas istri sebelum dan sesudah diberlakukannya Perma Nomor 3 Tahun 2017? 2). Bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara hak-hak bekas istri dalam putusan Nomor 1074/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg? Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui pandangan hakim dalam perlindungan hak-hak bekas istri sebelum dan sesudah diberlakukannya Perma Nomor 3 Tahun 2017. 2). Untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menetapkan perkara hak-hak bekas istri dalam putusan Nomor 1074/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mlg. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan dengan pendekatan normatif-empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, dokumentasi dan penelaah dokumen atau kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Sebelum diberlakukannya PERMA Nomor 3 Tahun 2017, hak-hak bekas istri dalam perkara cerai talak dan cerai gugat belum terjamin dan sulit untuk didapatkan. Namun, setelah diberlakukannya PERMA tersebut, hak-hak bekas istri dapat lebih mudah didapatkan melalui proses persidangan dan pengajuan rekonvensi atau penarikan dalam gugatan perceraian. Dengan demikian, PERMA Nomor 3 Tahun 2017 memberikan perlindungan yang lebih baik bagi hak-hak bekas istri dalam perkara cerai talak dan cerai gugat. 2). Majelis Hakim dalam memutus perkara perceraian mempertimbangkan hak-hak bekas istri berdasarkan Pasal 41 C Undang-Undang Perkawinan Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam Pasal 149. Sementara itu, PERMA Nomor 3 Tahun 2017 dapat dibenarkan melalui pendekatan maslahah mursalah karena mengandung kemaslahatan yang nyata, seperti menghilangkan mafsadah, mewujudkan keadilan, dan memelihara hak asasi manusia
DIMENSI SATU PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM NOVEL LAUT PASANG 1994 SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PEMBELAJARAN PROGRAM SASTRA MASUK KURIKULUM
Skripsi dengan judul “Dimensi Satu Profil Pelajar Pancasila dalam Novel Laut Pasang 1994 sebagai Alternatif Sumber Pembelajaran Program Satra Masuk Kurikulum” yang ditulis oleh Dyah Ayu Fauziah, Nim 126210212097, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I.
Kata Kunci: novel, profil pelajar pancasila, sastra masuk kurikulum
Profil Pelajar Pancasila merupakan program dari kurikulum merdeka yang berfokus pada penguatan karakter peserta didik melalui nilai-nilai luhur yang mencerminkan jati diri bangsa. Sejalan dengan program tersebut, penguatan literasi menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran, yang diwujudkan melalui pemanfaatan karya sastra sebagai bagian dari kurikulum. Sastra tidak hanya berperan dalam meningkatkan minat baca, tetapi juga mampu menumbuhkan empati, mengembangkan kreativitas, serta melatih kemampuan bernalar kritis peserta didik. Oleh karena itu, program sastra masuk kurikulum dalam kurikulum merdeka dihadirkan untuk mendukung pencapaian tujuan pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Melalui pemanfaatan karya sastra yang kaya akan nilai-nilai kemanusiaan, budaya, dan moral, peserta didik diajak untuk tidak hanya memahami teks secara kognitif, tetapi juga menghayati makna yang terkandung di dalamnya secara emosional dan reflektif. Sastra masuk kurikulum juga membantu untuk memilah karya sastra apa saja yang layak digunakan dalam pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan studi analisis isi dengan pisau analisis sosiologi sastra untuk mengkaji karya sastra. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, karena data yang diperoleh peneliti berupa teks. Adapun penganalisisannya salah satunya dapat dianalisis dengan analisis isi menggunakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan teknik dokumentasi yang memuat baca simak catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan yang menggunakan model Miles and Huberman. Untuk memperkuat uji kreadibilitas dalam pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan peningkatan ketekunan dan diskusi teman sejawat. Adapun kriteria program sastra masuk kurikulum yang digunakan dalam penelitian ini adalah kriteria utama yaitu kriteria dimensi Profil Pelajar Pancasila jenjang SMP/MTS.
Adapun hasil penelitian, ditemukan adanya nilai dimensi satu Profil Pelajar Pancasila yang terkandung dalam novel Laut Pasang 1994 yang diwujudkan dalam bentuk, yaitu (1) akhlak beragama berupa tindakan menjalankan ibadah salat, berdoa kepada Tuhan, bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan, melibatkan Tuhan di setiap aktivitas, sabar menerima ketetapan Tuhan, tawakal dengan menyerahkan urusan kepada Tuhan. (2) Akhlak pribadi berupa tindakan jujur dengan mengatakan yang sebenarnya, berkata jujur untuk menyadari kesalahan, tegas membela kebenaran, bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, menjalankan amanah dan mempunyai sifat rendah hati\tawaduk. (3) Akhlak kepada manusia berupa tindakan cinta damai dengan mengingatkan orang lain apabila salah, memiliki rasa empati dengan sesama, membantu orang yang membutuhkan, mempunyai sikap tolong-menolong kepada sesama, setia kawan terhadap teman dan menyayangi keluarga dengan menjaga keharmonisan. (4) Akhlak kepada alam berupa tindakan menjaga kebersihan sekitar, menikmati keindahan alam dan mengelola alam dengan berkebun. (5) Akhlak bernegara dalam novel Laut Pasang 1994 diwujudkan dengan bentuk tindakan cinta tanah air dibuktikan dengan melaksanakan upacara
KOMUNIKASI RITUAL (Studi Deskriptif: Pemakanaan Ritual Simbolik pada Upacara Ulur-Ulur di Telaga Buret Desa Sawo Kecamatan Campurdarat)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul komunikasi Ritual (Studi Deskriptif: Pemakanaan Ritual Simbolik pada Upacara Ulur-Ulur di Telaga Buret Desa Sawo Kecamatan Campurdarat), di tulis oleh Madhuri Paradilla Sadyah, NIM 126304213188, dengan pembimbing Ajeng Fajarwati Sumarna, S.I.Kom,. M.A.
Kata Kunci: simbol, tradisi, budaya, komunikasi, ritual.
Penelitian ini mengkaji komunikasi ritual dalam tradisi Ulur-Ulur di Telaga Buret, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, yang sarat akan makna simbolik namun belum banyak dipahami secara luas karena minimnya kajian ilmiah terkait pemaknaan simbol dalam tradisi ini. Tradisi ini dipilih sebagai objek kajian karena mengandung berbagai simbol budaya yang belum dieksplorasi secara mendalam dari sudut pandang komunikasi ritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna memperoleh gambaran yang mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui in-depth interview dengan juru kunci, ketua kasepuhan Sendang Tirto Mulyo, dan ketua pengelola Telaga Buret, serta studi literatur terhadap objek dan prosesi ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam ritual seperti sesaji, arca Dewi Sri dan Jaka Sedana, tabur bunga, dan pakaian adat memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan air yang terus mengalir. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan material culture untuk memahami bagaimana benda-benda fisik seperti sesaji, pakaian adat, dan perlengkapan upacara merepresentasikan budaya yang memuat nilai spiritual, sosial, dan ekologis. Simbol dan budaya material dalam tradisi ini menjadi media komunikasi non-verbal yang mencerminkan hubungan antara manusia, alam, dan leluhur. Tradisi Ulur-Ulur bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga menjadi sarana pembentukan makna kolektif dan kesadaran ekologis masyarakat dalam menjaga keharmonisan hidup
PERSEPSI JEMAAH SABILU TAUBAH TERHADAP AIR BERKAH DALAM RUTINAN SIMTUDDUROR DI PONDOK PESANTREN MAMBA'UL HIKAM II
Skripsi dengan judul “Persepsi Jemaah Sabilu Taubah terhadap Air Berkah dalam Rutinan Simtudduror di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II” ini ditulis oleh Farika Lestari NIM 126309212078, Jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing langsung oleh Bapak Naibin, M.Ag.
Kata Kunci: Jemaah Sabilu Taubah, Air Berkah dan Simtudduror
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu fenomena yang kontras terhadap ajaran agama Islam, yakni fenomena air yang didoakan. Para pemeluk Islam eksklusif atau intoleran cenderung memberikan label negatif terhadap satu fenomena itu tanpa meninjau makna dari fenomena tersebut. Keyakinan jemaah terhadap air yang telah didoakan menunjukkan masih adanya faktor keyakinan yang begitu kuat terhadap suatu hal yang berada di luar kemampuan batas manusia dan dan dapat dikatakan bersifat gaib atau tidak dapat ditangkap oleh indera, yang manan membuat masyarakat lain cenderung berpikir tidak logis (irasional).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alur pelaksanaan ritual rutinan Simtudduror di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II dan untuk mengetahui persepsi jemaah Sabilu Taubah terhadap air yang telah didoakan (air berkah) dalam rutinan Simtudduror yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta berbagai literatur pendukung.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jemaah Sabilu Taubah meyakini akan adanya keberkahan dan khasiat yang telah dirasakan melalui perantara dari air yang telah didoakan. Jemaah sabilu Taubah meyakini bahwa Allah SWT menuangkan keberkahan melalui air yang diyakini mampu merespon berbagai doa yang telah dipanjatkan yang mana berasal dari ayat suci Al-Qur;an dan kitab Simtudduror, sehingga memiliki berbagai khasiat baik memperoleh keberkahan dalam kehidupan, mampu menyembuhkan penyakit dan bermanfaat pula untuk ketenangan hati dan pikiran serta dapat membersihkan diri menjadi lebih baik
FENOMENA SABAR PADA MAHASISWA RANTAU DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Fenomena Sabar Pada Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Dari Luar Pulau Jawa Yang Tidak Bisa Pulang Saat Libur Semester” ini ditulis oleh Fadilah Putri Nur Utami, NIM. 126303211005, dengan pembimbing Dr. Bani, M Pd.I.
Kata Kunci: Kesabaran, Mahasiswa Perantau, Konsep Al-Ghazali, Ketahanan Emosional, Pendidikan Tinggi
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika kesabaran pada mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang berasal dari luar Pulau Jawa dan tidak dapat kembali ke kampung halaman selama libur semester. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terhadap lima mahasiswa perantauan anggota Forum Mahasiswa Sumatra (ForMasTa). Kerangka analisis mengacu pada konsep sabar Imam Al-Ghazali, mencakup tiga aspek: ketaatan pada ibadah, penghindaran larangan agama, dan ketahanan menghadapi ujian hidup.
Temuan penelitian mengungkap bahwa mahasiswa memaknai sabar sebagai bentuk ketangguhan spiritual dan emosional untuk tetap berprestasi akademik meski dihadapkan pada kesulitan seperti keterbatasan finansial, tekanan studi, kerinduan keluarga, dan adaptasi budaya. Strategi utama yang diterapkan meliputi: Pendekatan spiritual melalui ibadah rutin, refleksi keagamaan, dan doa, Interaksi sosial menjaga komunikasi intensif dengan keluarga melalui video call dan membangun jaringan pertemanan, Aktivitas produktif seperti mengisi waktu dengan kerja paruh waktu, menyelesaikan tugas kuliah, atau mengembangkan hobi.
Faktor seperti latar belakang keluarga, dukungan komunitas, dan pengalaman hidup sebelumnya turut memperkuat kapasitas kesabaran mereka. Kesabaran tidak hanya dipandang sebagai upaya menahan emosi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan diri untuk membangun kemandirian, keteguhan mental, dan tanggung jawab. Penelitian ini menegaskan signifikansi nilai sabar dalam konteks akademik, terutama bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan jauh dari lingkungan keluarga. Implikasi praktisnya mencakup rekomendasi penguatan program pendampingan berbasis nilai spiritual dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa perantauan
PERANAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TERHADAP NETRALITAS KEPALA DESA DALAM POLITIK PRAKTIS BERDASARKAN PERATURAN BAWASLU NOMOR 5 TAHUN 2022 TENTANG PENGAWASAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM (Studi kasus di Kabupaten Tulungagung)
Luqiana Dewi Nuraini, 126103213263, Peranan Badan Pengawas Pemilihan Umum Terhadap Netralitas Kepala Desa dalam Politik Praktis Berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung), Progam Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Ahmadi Abdul Shomad Faiz Nahdhiyanto, M.H.
Kata Kunci: Bawaslu, Pengawasan, Penindakan, Kepala Desa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap masih maraknya keterlibatan Kepala Desa dalam Politik Praktis, terutama menjelang pemilu. Hal ini menunjukan ketidakseimbangan dalam implementasi undang-undang. Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum memberikan dasar hukum dan pedoman teknis bagi Bawaslu dalam melakukan pengawasan. Penting bagi Bawaslu dalam mencegah dan menindak pelanggaran Pemilu, serta memastikan bahwa proses pemilu berjalan sesuai prinsip-prinsip demokrasi.
Fokus Penelitian yang peneliti lakukan adalah: 1) Bagaimana peranan Bawaslu Terhadap Kepala Desa dalam Politik Praktis 2024 Berdasarkan Peraturan Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum. 2) Bagaimana Upaya Bawaslu dalam penanganan pelanggaran Kepala Desa dalam Politik Praktis 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Bawaslu dalam pengawasan dan penanganan Kepala Desa dalam Politik Praktis 2024 berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.
Metode penelitian yang peneliti lakukan menggunakan metode yuridis Empiris. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan, mencatat, menganalisis apa yang diteliti melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, atau dengan kata lain penelitian ini dilakukan terhadap keadaan yang sebenarnya atau keadaan nyata yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 5 tahun 2022 peran Bawaslu dalam pengawasan dan Pencegahan pelanggaran kepala desa dengan melakukan sosialisasi berupa seminar dan himbauan kepada seluruh Kepala Desa se-kabupaten Tulungagung. Pencegahan dilakukan sebelum adanya pelanggaran dan penindakan dilakukan setelah terjadi pelanggaran. Bawaslu juga melibatkan masyarakat dalam hal pengawasan karena masyarakat yang mengetahui langsung kejadian dilapangan. Bawaslu melakukan evaluasi pasca pencegahan dan penindakan guna mengetahui kekurangan supaya bisa meningkatkan pengawasan dimasa mendatang. 2) Terkait dugaan pelanggaran Kepala Desa Kradinan Kecamatan Pagerwojo, Bawaslu melakukan penelusuran yang akan ditetapkan sebagai temuan selanjutnya pembahasan bersama sentra Gakkumdu, pemanggilan Kepala desa dan saksi-saksi untuk klarifikasi kemudian dibuatkan kajian yang menentukan termasuk dalam pelanggaran administrasi atau pidana pemilu, dan penindakan tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya karena unsur Pasal 490 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu tidak terpenuhi
PENGARUH LIVE STREAMING SELLING, DISCOUNT DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI MARKETPLACE SHOPEE PADA GENERASI Z DI KECAMATAN PULE
Skripsi dengan judul “Pengaruh Live Streaming Selling, Discount, dan Online Customer Review Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Marketplace Shopee Pada Generasi Z di Kecamatan Pule” ini ditulis oleh Rahmawati Agustin, NIM. 126405212142, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan dosen pembimbing Ibu Citra Mulya Sari, S.E.Sy.,M.E.
Kata Kunci : Live Streaming Selling, Discount, Online Customer Review, Keputusan Pembelian, Shopee, Generasi Z.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang telah mengubah cara masyarakat dalam melakukan transaksi termasuk dalam aktivitas belanja. Salah satu platform yang terpopuler adalah Shopee, khususnya dikalangan Gen Z. Namun, tidak semua strategi pemasaran digital mampu mempengaruhi keputusan pembelian. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk menarik perhatian dan membentuk keputusan pembelian, antara lain dengan mengoptimalkan live streaming selling interaktif, discount sebagai daya tarik, dan online customer review sebagai pengaruh dan tambahan informasi bagi calon pembeli.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menguji pengaruh live streaming selling, discount, dan online customer review terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada generasi Z di kecamatan Pule, (2) menguji pengaruh live streaming selling terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada generasi Z di kecamatan Pule, (3) menguji pengaruh discount terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada generasi Z di kecamatan Pule, (4) menguji pengaruh online customer review terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada generasi Z di kecamatan Pule.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Sampel dalam penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan Generasi Z di Kecamatan Pule. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling kemudian dipilih metode purposive sampling sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Data di analisis menggunakan metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara simultan variabel live streaming selling, discount, dan online customer review berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada Generasi Z di kecamatan Pule, (2) live streaming selling berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada Generasi Z di kecamatan Pule, (3) discount berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada Generasi Z di kecamatan Pule, (4) online customer review berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui marketplace Shopee pada Generasi Z di kecamatan Pule
REYOG KENDANG DHODHOG SADJIWO DJATI SEBAGAI IDENTITAS MASYARAKAT TULUNGAGUNG (Analisis Teori Identitas Jean Paul Sartre)
Skripsi dengan judul “Reyog Kendang Dhodhog Sadjiwo Djati sebagai Identitas Masyarakat Tulungagung: Analisis Teori Identitas Jean Paul sartre” ini ditulis oleh Zuni Mufidah, NIM. 126302211022, dengan pembimbing Dr. Akhol Firdaus M.pd.
Kata Kunci: Reyog Kendang, Sejarah, Identitas
Kesenian Reyog Kendang adalah salah satu identitas kesenian tradisional yang ada dalam masyarakat Tulungagung. Bentuk kesenian ini yaitu gabungan antara tarian dan musiknya, yang mana menceritakan para prajurit yang arakarakan untuk mengiring Dewi Kilisuci ke Gunung Kelud, yang menggambarkan
semangat perjuangan dan kerja keras para prajurit. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari dokumentasi, observasi dan hasil wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah Reyog Kendang menjadi identitas Tulungagung dan pembentukan identitas melalui Reyog Kendang dalam kacamata teori identitasnya Jean-Paul Sartre. Hasil dari penelitian ini yaitu Tarian tradisional ini tidak sekadar menarik dalam gerakannya yang berirama dan berjiwa, akan tetapi nilai-nilai luhur dan maknanya menjadikan sebagai identitas masyarakat Tulungagung. Agar kesenian ini tidak hilang dan lenyap terkikis oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi. Pemerintah ikut berpartisipasi dalam melestarikan kesenian Reyog Kendang ini. Reyog Kendang tidak digunakan sebagai sarana hiburan saja, melainkan sebagai sarana pendidikan untuk generasi muda dengan cara memperkenalkan budaya lokal tersebut. Maka masyarakat Tulungagung mendapatkan kembali identitas lokalnya. Dengan demikian, Reyog Kendang Dhodhog Sadjiwo Djati mempunyai peran penting dalam pembentukan dan penguatan identitas di masyarakat Tulungagung, yang sejalan dengan konsepnya
Jean Paul Sartre
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BERBASIS SOCIO CULTURAL CONTEXT DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS (Studi Kasus di SMK Mambaul Hisan dan SMK Islam 2 Wlingi)
Tesis Dengan Judul “ Kemampuan Literasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan
Masalah Berbasis Socio Cultural Context Ditinjau Dari Kecerdasan Logis Matematis
(Studi Kasus Di SMK Mambaul Hisan dan SMK Islam 2 Wlingi)” ini ditulis oleh Ayu
Khibati Amalia, NIM. 188051223003, Pembimbing 1 Dr. Musrikah, M.Pd,
Pembimbing 2 Dr. Ummu Sholihah, S.Pd., M.Si
Kata Kunci : Kemampuan Literasi Matematis, Masalah Socio Cultural Context,
Kecerdasan Logis Matematis
Literasi matematis adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur,
fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis
konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia. Literasi
matematis dapat membantu kemampuan individu untuk merumuskan, menerapkan, dan
menafsirkan konsep matematika dalam berbagai konteks. Socio Cultural Context bisa
diartikan dengan konteks sosial budaya. Konteks sosial budaya sendiri merupakan
aspek-aspek kehidupan sosial dan budaya suatu masyarakat yang melibatkan segala
sesuatu yang berkaitan dengan cara hidup, nilai-nilai, norma, kebiasaan, tradisi,
institusi, dan interaksi sosial yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat. kecerdasan
logis matematis merupakan kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah.
Seseorang mampu memikirkan dan menyusun solusi dengan urutan yang logis, suka
terhadap angka, logika, urutan, dan keteraturan.
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan literasi
matematis siswa dalam menyelesaikan masalah berbasis socio cultural context ditinjau
dari kecerdasan logis matematis pada siswa kelas X SMK Mambaul Hisan; (2) Untuk
mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah
berbasis socio cultural context ditinjau dari kecerdasan logis matematis pada siswa kelas
X SMK Islam 2 Wlingi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah
studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMK Mambaul Hisan dan SMK Islam 2 Wlingi,
Subjek yang mengikuti tes ada 30 siswa SMK Mambaul Hisan dan 30 siswa SMK Islam
2 Wlingi dan diambil 8 subjek untuk wawancara. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan wawancara serta dokumentasi.
Analisis data yang dilakukan mulai dari reduksi data, pengumpulan data dan penarikan
kesimpulan serta pengecekan keabsahan data dengan pengamatan dan triangulasi.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa:(1) Siswa Kecerdasan Logis Matematis
Tinggi di SMK Mambaul Hisan mampu memenuhi semua indikator literasi matematis
merumuskan, menerapkan dan menafsirkan, Siswa Kecerdasan Logis Matematis
Sedang Kategori 1 di SMK Mambaul hanya memenuhi dua indikator literasi matematis
merumuskan dan menerapkan, Siswa Kecerdasan Logis Matematis Sedang Kategori 2
di SMK Mambaul Hisan hanya memenuhi dua indikator merumuskan dan menerapkan
dan Siswa Kecerdasan Logis Matematis Rendah di SMK Mambaul Hisan hanya mampu
memenuhi satu indikator literasi matematis merumuskan. (2) Siswa Kecerdasan Logis
Matematis Tinggi di SMK Islam 2 Wlingi mampu memenuhi semua indikator literasi
matematis merumuskan, menerapkan dan menafsirkan, Siswa Kecerdasan Logis
Matematis Sedang Kategori 1 di SMK Islam 2 Wlingi hanya dapat memenuhi dua
indikator literasi matematis merumuskan dan menerapkan, Siswa Kecerdasan Logis Matematis Sedang Kategori 2 di SMK Islam 2 Wlingi hanya memenuhi satu indikator
literasi matematis merumuskan. dan Siswa Kecerdasan Logis Matematis Rendah di
SMK Islam 2 Wlingi hanya memenuhi satu indikator literasi matematis merumuskan