Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 35/PUU-XXII/2024 TENTANG PENETAPAN SYARAT USIA TENAGA KERJA PERSPEKTIF PRINSIP KESETARAAN DAN HIFDZUL MAL
Skripsi dengan judul “Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXII/2024 Tentang Penetapan Syarat Usia Tenaga Kerja Perspektif Prinsip Kesetaraan Dan Hifdzul Mal” ini ditulis oleh Putri Wulandari, NIM. 126103211078, Program Studi Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2024, dibimbing oleh Ahmad Yuzki Arifian Nawafi, M.Ip.
Kata Kunci : Putusan Mahkamah Konstitusi, Syarat Usia Tenaga Kerja, Prinsip Kesetaraan, Hifdzul Mal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebijakan yang menetapkan syarat usia dalam perekrutan tenaga kerja, yang dinilai dapat menghambat individu yang kompeten untuk memperoleh pekerjaan karena alasan usia. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXII/2024 menegaskan bahwa Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, meskipun dissenting opinion dari salah satu hakim menyatakan bahwa syarat usia merupakan bentuk diskriminasi yang tidak relevan.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pertimbangan hakim dalam memutuskan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXII/2024 tentang penetapan syarat usia tenaga kerja?, 2) Bagaimana analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXII/2024 tentang penetapan syarat usia tenaga kerja perspektif prinsip kesetaraan?, 3) Bagaimana analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXII/2024 tentang penetapan syarat usia tenaga kerja perspektif hifdzul mal?.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Data yang digunakan meliputi bahan hukum primer, seperti Peraturan Perundang-undangan dan Putusan Mahkamah Konstitusi, serta bahan hukum sekunder baik berupa buku, jurnal maupun hasil penelitian yang lain. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pertimbangan mayoritas hakim Mahkamah Konstitusi mendukung fleksibilitas pemberi kerja dalam menentukan syarat usia selama tidak bertentangan dengan hukum, sedangkan dissenting opinion Hakim Guntur Hamzah menilai pembatasan usia adalah tindakan diskriminatif yang tidak sesuai dengan prinsip non-diskriminasi. 2) Analisis menggunakan teori kesetaraan menunjukkan bahwa putusan ini belum sepenuhnya mencerminkan prinsip kesetaraan, karena masih membuka peluang diskriminasi usia. 3) Dari perspektif hifdzul mal, pekerjaan merupakan hak dasar yang harus dilindungi oleh negara untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia, sehingga kebijakan perekrutan yang membatasi usia tanpa alasan yang rasional bertentangan dengan nilai-nilai maqasid syariah
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TYPE GROUP INVESTIGATION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MI THORIQUL HUDA KROMASAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Kooperatif (Type Group Investigation) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VI Pada Mata Pelajaran IPAS Di MI Thoriqul Huda Kromasan” ditulis oleh Nindy Mei Shahrina, NIM. 126205211050, dengan pembimbing Bapak Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Group Investigation, Kemampuan Berpikir kritis, Motivasi Belajar.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa yang kesulitan dalam memahami materi pelajaran khususnya IPAS dan rendahnya kemampuan berfikir kritis siswa. Hal ini dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan guru bersifat konvensional yaitu dominasi ceramah dan mengerjakan latihan soal.Dengan ini model Kooperatif (Type Group Investigation) diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa.
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1)mengetahui pengaruh signifikan dalam penggunaan model Kooperatif (Type Group Investigation) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (2) mengetahui pengaruh signifikan dalam penggunaan model Kooperatif (Type Group Investigation) terhadap motivasi belajar siswa (3) mengetahui pengaruh signifikan dalam penggunaan model Kooperatif (Type Group Investigation) terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa mata pelajaran IPAS MI Thoriqul Huda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental dengan desain Non Equivalen Control Group Design populasi dalam penelitian ini adalah 41 siswa dengan sampel yang digunakan yakni 21 siswa kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas IVB sebagai kelas kontrol. Teknik sampling yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yakni purposive sampling yakni teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan soal tes belajar. Teknik analisis uji instrumen dalam penelitian menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan analisis uji prasyarat menggunakan uji normalitas, uji homogenitas serta analisis uji hipotesis menggunakan uji manova.
Hasil penelitian menunjukkan, (1) ada pengaruh penggunaan model kooperatif (Type Group Investigation) terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS MI Thoriqotul Huda Kromasan yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000<0,5 yang menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. (2) ada pengaruh penggunaan model kooperatif (Type Group Investigation) terhadap motivasi siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS MI Thoriqotul Huda Kromasan yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,030<0,5 yang menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. (3) ada pengaruh penggunaan model kooperatif (Type Group Investigation) terhadap kemampuan berfikir kritis dan motivasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS MI Thoriqul Huda Kromasan yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000<0,5 yang menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DI BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, ZAKAT TERHADAP KEMISKINAN DENGAN PENGANGGURAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI JAWA TIMUR PERIODE 2014-2023
Kata Kunci: Pendidikan, Kesehatan, Indeks pembangunan Manusia, Zakat,
Kemiskinan, Pengangguran.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kemiskinan di
Kabupaten/Kota Jawa Timur yang kian fluktuatif. Angka kemiskinan di Jawa Timur
merupakan tertinggi ketiga di antara provinsi lain di Pulau Jawa, menjadikan
permasalahan kemiskinan di Provinsi Jawa Timur menjadi permasalahan yang
serius. Selain itu, garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur juga telah melampaui garis
kemiskinan nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian Kuantitatif pendekatan
yang biasa digunakan untuk menguji suatu variabel teori, membuktikan fakta,
menyatakan keterkaitan antar variabel, menunjukkan hasil deskripsi statistik dan
meramal atau menaksir hasilnya. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder
dengan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur periode 2014-2023. Jenis data yang
digunakan adalah data runtun waktu “time series” tahunan.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa:(1) Pendidikan, Kesehatan, Indeks
Pembangunan Manusia dan Zakat terhadap Kemiskinan berpengaruh signifikan
Zakat terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. (2)
Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan di
Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. (3) Kesehatan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. (4)
Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. (5) Zakat berpengaruh negatif
dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur.
(6) Pengangguran memperlemah hubungan antara Pendidikan terhadap
Kemiskinan di Kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur. (7) Pengangguran
memperlemah hubungan antara Kesehatan terhadap Kemiskinan di Kabupaten/kota
Provinsi Jawa Timur. (8) Pengangguran memperlemah hubungan antara Indeks
Pembangunan Manusia terhadap Kemiskinan di Kabupaten/kota Provinsi Jawa
Timur. (9) Pengangguran memperkuat hubungan antara Zakat terhadap Kemiskinan
di Kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur
PENGARUH MODEL GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER LEARNING BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MA DARUL HIKMAH TAWANGSARI TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Giving Question and Getting Answer Learning Berbantuan Media Canva terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung” ditulis oleh Hanifatul Auliyah, NIM 126204212090, pembimbing Dr. Miswanto, M.Pd.
Kata kunci : Model Giving Question and Getting Answer Learning, Media Canva, Keterampilan Berpikir Kreatif, Hasil Belajar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan berpikir kreatif siswa yang masih rendah serta hasil belajar yang kurang maksimal. Hal ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan model pembelajaran dengan media pembelajaran yang dapat meningkatkan berpikir kreatif siswa dengan cara meningkatkan partisipasi keaktifan siswa dan memberi kebebasan kepada siswa mengekspresikan ide atau pendapat baik itu hal yang dipahami atau belum dipahami. Kombinasi model pembelajaran dan media pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru adalah model giving question and getting answer learning berbantuan media canva
Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui pengaruh model giving question and getting answer learning berbantuan media canva terhadap Keterampilan berpikir kreatif siswa. 2) Untuk mengetahui pengaruh model giving question and getting answer learning berbantuan media canva terhadap hasil belajar matematika siswa. 3) Untuk mengetahui pengaruh model giving question and aetting answer learning berbantuan media canva terhadap Keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan rancangan the nonequivalent posttest-only control design. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposive. Populasi yang digunakan yaitu kelas XI. Sampel yang diteliti yaitu kelas XI B1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dan kelas XI B3 sebagai kelas kontrol berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji prasyarat (uji homogenitas dan uji normalitas) dan uji hipotesis (uji-t dan uji manova).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa 1) ada pengaruh model giving question and getting answer learning berbantuan media canva terhadap Keterampilan berpikir kreatif siswa kelas XI MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung. 2) ada pengaruh model giving question and getting answer learning berbantuan media canva terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung. 3) ada pengaruh model giving question and getting answer learning berbantuan media canva terhadap keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar matematika siswa kelas XI MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung
KH. MUHAMMAD SJAFI’ DJAMHARI: MENAPAKI SEJARAH PENYEBARAN ISLAM PADA MASYARAKAT GRESIK 1951-1991
Penelitian ini membahas mengenai sejarah dari KH. Muhammad Syafi’ Djamhari sebagai seorang ulama berpengaruh terhadap penyebaran ajaran Islam di tanah kelahirannya, yang dikenal aktif dalam kegiatan dakwahnya di masyarakat. Terbukti pada tahun 1951 resmi diangkat sebagai Ketua dari Organisasi Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh cabang Gresik atas penunjukkan dari pengurus Nahdlatul Ulama. Adapun rumusan masalah yang diangkat, yakni terkait biografi dan peran yang dilakukan KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan biografi serta peran KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari lima tahapan yaitu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini memanfaatkan sumber data lisan melalui wawancara, dokumen-dokumen atau sumber tertulis, benda peninggalan, serta sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini adalah KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari memiliki nama lengkap yaitu Muhammad Sjafi’ Djamhari. KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dengan kedua orang tua yaitu KH. Achmad Djamhari dan Hj. Rabiah. Sebagai tokoh ulama yang berperan penting dalam menyebarkan ajaran Islam, KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari memiliki tiga peran, diantaranya mencakup di bidang ekonomi, keagamaan, dan politik. Pada bidang ekonomi berperan dalam memproduksi terompah dan koper atau tas kulit serta mendirikan usaha kopiah atau songkok. Bidang keagamaan berperan sebagai Ketua Organisasi Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Cabang Gresik, guru agama di Sekolah Menengah Pertama Mu’allimat Gresik, serta tokoh agama dan pendakwah dengan menggunakan metode dakwahnya secara lisan. Adapun wilayah yang menjadi target dakwah KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari berada di Kecamatan Gresik. Terakhir, bidang politik berperan sebagai Ketua Palang Merah Indonesia Cabang Gresik, Anggota Badan Pemerintah Harian, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik, dan Sekretaris Pengurus Makam Sunan Gresik. Semua peran yang telah dilakukan tersebut berdampak besar terhadap masyakat sekitar khususnya. Terbukti pasca sepeninggalan KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari tahun 1991 diadakan haul sebagai bentuk peringatan hari wafat sekaligus mengenang jasa-jasanya semasa hidup.
Kata Kunci: Dakwah, Gresik, KH. Muhammad Sjafi’ Djamhari, Penyebaran Isla
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PROFIL KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 4 DI SDI AL HIDAYAH SAMIR NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul. “Peran Guru Dalam Meningkatkan Profil Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas 4 Di SDI Al Hidayah Samir Ngunut Tulungagung” ditulis oleh Lailatul Masruroh, NIM 126205211038, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Zainudin, S.Ag, M.Pd.I. Kata Kunci: Peran Guru, Kemandirian Belajar. Penelitian ini didorong oleh beberapa faktor termasuk ada beberapa peserta didik yang menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap arahan guru, kurang inisiatif dan kurang percaya diri dalam menyelesaikan tugas. Dalam hal ini, peran guru menjadi sangat krusial. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing dan fasilitator. Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran guru sebagai pendidik dalam meningkatkan profil kemandirian belajar peserta didik kelas 4 di SDI Al Hidayah Samir Ngunut Tulungagung? (2) Bagaimana peran guru sebagai pembimbing dalam meningkatkan profil kemandirian belajar peserta didik kelas 4 di SDI Al Hidayah Samir Ngunut Tulungagung? (3) Bagaimana peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan profil kemandirian belajar peserta didik kelas 4 di SDI Al Hidayah Samir Ngunut Tulungagung?. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah (1) Peran guru sebagai pendidik dalam membangun rasa percaya diri peserta didik dengan mengarahkan dan memberikan kesempatan untuk tampil di depan kelas, serta menerapkan pendekatan yang suportif. Dalam membangun keaktifan belajar, guru menggunakan metode pembelajaran yang menarik, seperti diskusi, aktivitas fisik, serta mendorong peserta didik agar mencari informasi secara mandiri. Dalam hal menumbuhkan rasa tanggung jawab, guru memberikan tugas yang melatih kemandirian dan menanamkan nilai-nilai kejujuran dalam belajar. (2) Peran guru sebagai pembimbing berperan dalam membimbing serta memotivasi peserta didik agar lebih percaya diri melalui pemberian tugas yang menantang. Dalam membangun keaktifan peserta didik dengan menerapkan metode interaktif, seperti diskusi dan tanya jawab, yang membantu mereka menjadi lebih mandiri. Dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, guru mengajarkan nilai-nilai penting seperti disiplin, kejujuran, dan kerja keras, serta memberikan tugas secara bertahap sesuai dengan kemampuan peserta didik. (3) Peran guru sebagai fasilitator menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung, memberikan dorongan positif, serta menyediakan sumber daya yang memadai. Dalam membangun keaktifan belajar dapat dilakukan melalui metode interaktif seperti diskusi, tanya jawab, dan kegiatan yang kolaboratif. Dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, guru memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk membuat pilihan dalam belajar, merencanakan waktu, serta mencari solusi secara mandiri
PENGARUH RISIKO LIKUIDITAS, EFISIENSI MANAJEMEN, PERMODALAN, DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN RISIKO PEMBIAYAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BPR SYARIAH DI JAWA BARAT
Tesis dengan judul “Pengaruh Risiko Likuiditas, Efisiensi Manajemen,
Permodalan, dan Inflasi terhadap Profitabilitas dengan Risiko Pembiayaan sebagai
Variabel Moderasi pada BPR Syariah di Jawa Barat” yang ditulis oleh Awang
Dewangga Wibiantoro, NIM 1880508230003, Magister Ekonomi Syariah
Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Prof.
Dr. H. Dede Nurohman, M.Ag. dan Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
Kata kunci: Profitabilitas, Risiko Likuiditas, Efisiensi Manajemen, Permodalan,
Inflasi, Risiko Pembiayaan, BPRS, Jawa Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi perolehan laba bersih yang
dialami oleh BPR Syariah, sedangkan hasil penelitian sebelumnya terkait pengaruh
risiko likuiditas, efisiensi manajemen, permodalan dan inflasi terhadap
profitabilitas masih menunjukkan inkonsistensi. Risiko pembiayaan yang diterima
BPR Syariah berbeda, sehingga risiko pembiayaan dipilih sebagai variabel
moderasi. Jawa Barat dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan provinsi
dengan jumlah BPR Syariah terbanyak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah
untuk menguji: (1) Pengaruh risiko likuiditas terhadap profitabilitas, (2) Pengaruh
efisiensi manajemen terhadap profitabilitas, (3) Pengaruh permodalan terhadap
profitabilitas, (4) Pengaruh inflasi terhadap profitabilitas, (5) Pengaruh risiko
likuiditas terhadap profitabilitas dengan risiko pembiayaan sebagai variabel
moderasi, (6) Pengaruh efisiensi manajemen terhadap profitabilitas dengan risiko
pembiayaan sebagai variabel moderasi, (7) Pengaruh permodalan terhadap
profitabilitas dengan risiko pembiayaan sebagai variabel moderasi, dan (8)
Pengaruh inflasi terhadap profitabilitas dengan risiko pembiayaan sebagai variabel
moderasi pada BPR Syariah di Jawa Barat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif.
Penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria yang
diasumsikan dapat mewakili populasi. Sampel penelitian berjumlah 84 yang
diambil dari laporan tahunan BPR Syariah yang dipublikasikan pada situs OJK dari
tahun 2020-2023. Analisis data menggunakan bantuan software EViews 12 for
Windows dengan uji statistik deskriptif, uji normalitas Jarque-Bera, uji
multikolinearitas, uji heteroskedastisitas Glejser, uji regresi linier berganda, uji
hipotesis, uji keofisien determinasi dan uji moderasi.
Penelitian memberikan hasil: (1) Risiko likuiditas secara parsial berpengaruh
tidak signifikan terhadap profitabilitas, (2) Efisiensi manajemen secara parsial
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, (3) Permodalan secara
parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas, (4) Inflasi secara parsial
berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas, (5) Risiko pembiayaan tidak
signifikan memperkuat pengaruh risiko likuiditas terhadap profitabilitas, (6) Risiko
pembiayaan tidak signifikan memperlemah pengaruh efisiensi manajemen terhadap
profitabilitas, (7) Risiko pembiayaan tidak signifikan memperlemah pengaruh
permodalan terhadap profitabilitas, (8) Risiko pembiayaan tidak signifikan
memperlemah pengaruh inflasi terhadap profitabilitas BPR Syariah di Jawa Barat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (Student Teams Achievements Division) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MAN KOTA BLITAR
Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN Kota Blitar” ini ditulis oleh Mohammad Farhan Rosyadi, NIM 126201213254, Pembimbing Dr. Hj. Luk-luk Nur Mufida, M.Pd.I, NIP 197903192003122002
Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif STAD, Keaktifan Belajar, Fiqih.
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi dengan guru mata pelajaran fiqih di MAN Kota Blitar pada kelas XI Fase F menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang terbukti dengan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dan kegiatan diskusi yang berjalan dengan baik sehingga siswa dapat menerima materi dengan baik.
Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah untuk dapat mendeskripsikan dan mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan keaktifan secara mental, emosional dan intelektual siswa.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif penelitian berlokasi di MAN Kota Blitar. Penelitian ini bersifat mendeskripsikan, menafsirkan dan menuturkan data yang didapat dari lapangan dan menghasilkan deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari narasumber.
Dari penelitian ini diperoleh hasil penelitian yaitu (1) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dalam Meningkatkan Keaktifan Mental Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN Kota Blitar dilakukan dengan cara guru membentuk kelompok-kelompok kecil secara heterogen dengan kemampuan siswa yang berbeda serta menyajikan materi sebagai bahan diskusi siswa, memberikan kebebasan kepada siswa untuk menyampaikan pertanyaan serta meningkatkan pemikiran siswa dalam diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk mengasah kemampuan memecahkan masalah. (2) Penerapan Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe STAD dalam Meningkatkan Keaktifan Emosional Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN Kota dengan guru melakukan pengelolaan emosional siswa selama proses diskusi dengan pemberian tanggung jawab dalam pengkondisian diskusi pada mata pelajaran fiqih, serta memberikan reward serta evaluasi pada pertemuan sebelumnya. (3) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam Meningkatkan Keaktifan Intelektual Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN Kota Blitar dengan cara guru menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan suportif, serta mendorong siswa aktif dengan cara mencari, mengolah dan menyajikan informasi kepada teman-temanya, dan memberikan ruang bagi siswa untuk berinovasi dan bereksplorasi dalam belajar
KONSTRUKSI AJARAN SEMA’AN MANTAB DAN DZIKRUL GHOFILIN DALAM MEMBANGUN SOLIDARITAS JAMAAH KABUPATEN PONOROGO
Masyarakat kabupaten Ponorogo memiliki suatu pekumpulan jamaah yang
didalam menaungi kebutuhan aspek spiritual agamis pada warganya.
Perkumpulan tersebut adalah majlis sema’an Mantab dan Dzikrul Ghofilin. Majlis
sema’an Mantab dan Dzikrul Ghofilin adalah sebuah kelompok Jamaah yang
kegiatannya dengan acara semaan AlQur’an dan mengamalkan kitab aurod
Dzikrul Ghofilin. Tujuan utama didirikannya majlis sema’an Mantab dan Dzikrul
Ghofilin adalah ingin seluruh lapisan masyarakat dapat lebih mencintai Al-Qur’an
dan lebih giat lagi dalam mempelajari makna dari ayat-ayat Al-Qur’an, serta
tujuan lainnya adalah diharapkan masyarakat kabupaten Ponorogo lebih giat
menjalankan ibadah kepada Allah dan demi lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Dalam semaan Mantab dan Dziktrul Ghofilin terdapat ajaran-ajaran yang
selalu ditanamkan pada jamaahnya. seperti ceramah dari huffadz yang bertujuan
menanamkan nilai-nilai yang ada dalam majelis Semaan Mantab. isi ceramah
tersebut berupa prinsip dari majelis Semaan Mantab seperti sholat jamaah,
membaca Al-Qur’an dan membaca selawat. Berdasarkan latar belakang yang
telah penulis kemukakan, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah
bagaimana proses konstruksi ajaran pada jamaah Sema'an Al-Qur'an Mantab dan
Dzikrul Ghofilin di Kabupaten Ponorogo?. Bagimana Semaan Mantab dalam
memperkuat solidaritas antara jamaah di Kabupaten Ponorogo?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi merupakan metode
yang memfokuskan pada pendeskripsian dari suatu pemaknaan umum oleh
sejumlah individu terhadap gejala sosial atau pengalaman hidup terkait konsep
dari penelitian. Metode penelitian tersebut menggunakan beberapa teknik dan
instrumen pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses pembentukan
pemahaman terhadap ajaran Al-Qur'an oleh jamaah Sema'an Al-Qur'an Mantab di
Kabupaten Ponorogo dan menyediakan wawasan tentang peran ajaran dan praktik
Sema'an Mantab dalam memperkuat solidaritas antara jamaah dan hubungan
mereka dengan kyainya di Kabupaten Ponorogo.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi ajaran semaan
mantap penerapan teori konstruksi Berger dan Luckmann menunjukan individu
menyerap nilai-nilai dari dunia luar dan membentuk identitas yang kuat sebagai
bagian dari komunitasnya. Aktivitas ini menunjukkan bahwa nilai-nilai
kebersamaan dan komitmen spiritual secara kolektif terinternalisasi dalam diri
individu dan memperkuat ikatan dengan komunitas.
Kata Kunci : Konstruksi, Ajaran Semaan Mantab, Solidaritas
MALANGSCHE KARTINISCHOOL (Sekolah Kepandaian Putri di Gemeente Malang 1915-1944 Sebagai Representasi Mubadalah)
ABSTRAK
Malangsche Kartinischool sebagai gerakan dari parsipatoris menuju emansipatoris memiliki tiga fokus utama. Pertama, Malangsche Kartinischool mengalami perkembangan intelektual dari kelas tata graha menjadi sekolah kejuruan perempuan. Malangsche Kartinischool memiliki kurikulum bervariatif, seperti: memasak, kerajinan tangan, matematika, sejarah, geografi, zoology, pertolongan pertama, dan Indologhy. Kedua, Malangsche Kartinischool sebagai gerakan mubadalah menyatukan religi dan humanisme menjadi paradigma Islam yang adil kepada laki-laki dan perempuan. Kurikulum Malangsche Kartinischool setara dengan HIS dan ELS, sehingga siswi yang lulus dari Malangsche Kartinischool dapat melanjutkan studinya ke MULO dan HBS. Ketiga, kehadiran Malangsche Kartinischool mendapat dukungan dari Kartinifounds di Den Haag dan masyarakat adat sebab memberikan kehidupan modern yang menuntut perempuan di Gemeente Malang lebih ekspresif, rasional, dan kompetitif seperti perempuan Eropa. Kajian ini menggunakan metode sejarah yang diklasifikasikan menjadi empat tahapan, yaitu: heuristik (pengumpulan sumber data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan Malangsche Kartinischool sebagai sekolah kepandaian putri berguna mengatasi kekurangan guru industri dan ketenagakerjaan perempuan di Gemeente Malang.
Kata kunci: Gemeente Malang, Malangsche Kartinischool dan Mubadalah