Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI PONDOK PESANTREN MAMBAUL MA’ARIF TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Stres Akademik Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung” ini ditulis oleh Tasya Ardhiati, NIM. 126308211073, dengan pembimbing Aminatul Ummah, M.Pd.
Kata Kunci: stres akademik, motivasi belajar, mahasiswa santri, pendidikan ganda.
Stres akademik dan penurunan motivasi belajar menjadi permasalahan yang penting, terutama di kalangan mahasiswa santri yang menjalani tuntutan ganda antara pendidikan di perguruan tinggi dan kewajiban di lingkungan pesantren. Tumpang tindih tanggung jawab ini seringkali memicu tekanan akademik yang berlebihan dan berdampak pada kondisi psikologis maupun fisik mahasiswa. Dalam konteks ini, stres dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan semangat belajar, dan menyebabkan melemahnya komitmen akademik. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji sejauh mana pengaruh stres akademik terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres akademik terhadap motivasi belajar pada mahasiswa Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Sampel berjumlah 50 mahasiswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan indikator stres meliputi aspek kognitif, afektif, perilaku, dan fisiologis, serta indikator motivasi belajar yang mencakup dorongan internal dan eksternal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berpengaruh signifikan negatif terhadap motivasi belajar mahasiswa. Nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 87% mengindikasikan bahwa stres akademik memberikan kontribusi sebesar 87% terhadap variasi dalam motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik yang dirasakan mahasiswa, maka semakin rendah pula motivasi belajarnya, terutama pada mahasiswa yang kesulitan mengelola tekanan dari beban ganda perkuliahan dan kegiatan pesantren.
Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan stres dan dukungan institusional dalam menjaga motivasi belajar mahasiswa. Bagi perguruan tinggi berbasis pesantren, penyediaan dukungan emosional, strategi pembelajaran yang adaptif, serta layanan konseling sangat diperlukan untuk membantu mahasiswa menyeimbangkan peran ganda yang mereka jalani. Temuan ini juga memberikan kontribusi bagi kajian psikologi pendidikan Islam dan dapat menjadi rujukan untuk penelitian lanjutan mengenai kesehatan mental dan kinerja akademik di lingkungan pendidikan ganda
MIGRASI SUKU MADURA TERHADAP ISLAMISASI DI DESA WOTANMAS JEDONG KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO 1980-1997
ABSTRAK
Skripsi dengan judul Migrasi Suku Madura Terhadap Islamisasi Desa Wotanmas Jedong Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto Tahun 1980-1997 berfokus pada proses Islamisasi di Dusun Watusari. Migrasi Suku Madura didorong oleh faktor ekonomi di Pulau Madura. Pembukaan industri gula di Mojokerto pada abad ke-20 menciptakan peluang kerja. Gelombang migrasi membentuk komunitas baru yang beradaptasi dengan lingkungan sosial Desa Wotanmas Jedong. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi Desa Wotanmas Jedong Dusun Watusari menghadapi tantangan signifikan karena mayoritas penduduk awalnya menganut kepercayaan abangan yaitu memadukan Islam dengan tradisi lokal. Bapak Sarmadi dan Ibu Satu'ah, memainkan peran penting dalam memperkuat ajaran Islam. Bapak Sarmadi memulai pembangunan musala pada tahun 1980 dan membentuk kelompok silat "Pencak Dor" sebagai sarana dakwah. Sementara itu, Ibu Satu'ah mendirikan TPQ Sabilillah pada tahun 1997 untuk pendidikan keagamaan perempuan. Peran Bapak Sarmadi dalam menghadapi penolakan dan tantangan dari masyarakat yang terbiasa dengan kriminalitas seperti perjudian dan sabung ayam, Kegiatan keagamaan yang dipimpin oleh Bapak Sarmadi yaitu pengajian dan pembangunan TPQ memperkuat integrasi nilai-nilai Islam. Tradisi penyebaran Islam di Jawa Timur yang telah dirintis oleh Walisongo dan kerajaan Islam sebelumnya. Penelitian menunjukkan bahwa migrasi Suku Madura tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada transformasi sosial dan keagamaan di wilayah tujuan.
Kata Kunci: Migrasi, Suku Madura, Islamisasi, Desa Wotanmas Jedong, Dusun Watusar
STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN MATERI P5 TEMA KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMAN 1 KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul ―Strategi Guru Dalam Menerapkan Materi P5 Tema Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas X SMAN 1 Kalidawir ini
ditulis oleh Bilqis Bilbina, NIM. 126209212091, Pembimbing Dr. Yudi Krisno
Wicaksono, M.IP.
Kata Kunci : Strategi Guru, Materi P5, Kearifan Lokal, Sosiologi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan Kurikulum
Merdeka yang menekankan pembentukan karakter siswa melalui Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnya pada tema kearifan lokal.
Berdasarkan hasil pra-penelitian, ditemukan bahwa sebelum diterapkannya P5, pemahaman siswa terhadap isu-isu sosial seperti perundungan, diskriminasi, dan
perbedaan masih rendah. Hal ini mendorong perlunya strategi pembelajaran yang tepat untuk membentuk karakter dan meningkatkan pemahaman sosial siswa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana strategi
guru dalam menerapkan materi P5 tema kearifan lokal pada pembelajaran
Sosiologi di kelas X SMAN 1 Kalidawir? (2) Bagaimana dampak dari strategi
yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran tersebut? (3) Apa sajatantangan
yang dihadapi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran tersebut?
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara
mendalam strategi yang digunakan guru, dampaknya terhadap siswa, serta
tantangan dalam penerapan materi P5 tema kearifan lokal. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Guru menerapkan strategi
pembelajaran berbasis proyek, kolaboratif, dan kontekstual yang melibatkan
lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. (2) Strategi ini berdampak positif pada
pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal dan menumbuhkan sikap
toleransi serta kepedulian sosial. (3) Tantangan yang dihadapi guru meliputi
keterbatasan waktu, kurangnya motivasi sebagian siswa, serta kendala sarana dan
prasarana pendukung pembelajaran. Meskipun demikian, guru berupaya
mengatasi tantangan tersebut melalui kolaborasi, inovasi pembelajaran, dan
pendekatan yang humanis
PENERAPAN REGULASI USIA JABATAN PERANGKAT DESA TERHADAP PEMBERHENTIAN SEPIHAK PERANGKAT DESA DI DESA BENDOSARI (Studi Kasus Di Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Penerapan Regulasi Usia Jabatan Perangkat Desa
Terhadap Pemberhentian Sepihak Perangkat Desa Di Desa Bendosari (Studi Kasus Di
Desa Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung)” ditulis oleh Andre Bagus
Prasetyo, NIM. 12103193077 dengan pembimbing Nurush Shobahah, M.H.I.,
Kata Kunci : Penerapan Regulasi, Pemberhentian Sepihak dan Perangkat Desa
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di Desa Bendosari Kecamatan
Ngantru, Kabupaten Tulungagung yang dalam pelaksanaan proses atau mekanisme
pemberhentian perangkat Desa pernah terjadi pemberhentian perangkat Desa yang
menyalahi aturan yang ada. Salah satunya ialah pemberhentian perangkat Desa yang
dilandasi dengan adanya masalah internal dengan Kepala Desa atau mempunyai masalah
pribadi. Kejadian ini sudah terjadi sejak tahun 2015-2023 dan sudah ada 5 Perangkat
Desa yang diberhentikan dengan alasan yang tidak sesuai dengan kejadian yang
sebenarnya dan tidak berdasarkan dengan aturan yang sudah berlaku. Rumusan masalah
pada penelitian ini yaitu 1.Bagaimana Penerapan Regulasi Usia Jabatan Perangkat Desa
Terhadap Pemberhentian Sepihak Perangkat Desa Di Desa Bendosari ? 2.Bagaimana
Penerapan Regulasi Usia Jabatan Perangkat Desa Terhadap Pemberhentian Sepihak
Perangkat Desa Di Desa Bendosari Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 ?
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif
deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, analisis data dan
wawancara mendalam, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa
Bendosari Kecamatan Ngantru Kab Tulungagung Jawa Timur. Data primer diperoleh
dari wawancara dengan narasumber dan observasi langsung terhadap Pemerintah Desa
Bendosari tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Penerapan tugas perangkat
desa yakni membantu kepala desa dalam menyelenggarakan administrasi pemerintah desa
atau pelayanan publik yang didasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Secara
regulasi telah dijelaskan bahwa seorang perangkat desa dapat diberhentikan dari
jabatannya salah satunya karena usianya yang sudah mencapai 60 tahun. 2). Regulasi
yang di atur dalam undang-undang ini bertujuan untuk mencegah pemberhentian sepihak
yang tidak adil dan memastikan proses pemberhentian dilakukan secara transparan dan
sesuai aturan. Pasal 53 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengatur
tentang pemberhentian perangkat desa. Isi pasal tersebut adalah mengatur tentang
pemberhentian perangkat desa Bendosari. Secara spesifik, pasal ini menjelaskan kriteria
dan kondisi dimana seorang perangkat desa dapat diberhentikan dari jabatannya. 3).
Penerapan pembagian objek tersebut, terkait dengan penelitan mengenai batasan usia
perangkat desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa di Desa
Bendosari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Dapat dilihat dari perspektif
fiqih siyasah dusturiyah tentang sultah tanfidziyah yang didalamnya membahas mengenai
wizarah wazir dan Wazir sendiri merupakan pembantu khalifah dalam segala urusan,
mengingat mustahil seorang khalifah akan menyelesaikan seluruh beban dan tanggung
jawabnya seorang diri, sehingga khalifah dalam hal ini membutuhkan wazir untuk
membantu menyelesaikan tugas tugas khalifah baik dalam urusan pemerintahan dan
kenegaraan
STRATEGI PESANTREN DALAM MENINGKATKAN SIKAP PERCAYA DIRI DAN DISIPLIN SANTRI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI PONDOK MODERN DARUL HIKMAH TAWANGSARI TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Strategi Pesantren dalam Meningkatkan Sikap Percaya Diri dan Disiplin Santri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Pondok Modern Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung” ini ditulis oleh Binti Ayu Sa’adah, NIM. 126201211010, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dr. Hj. St. Noer Farida Laila, M.A. Kata Kunci: strategi, kepercayaan diri, disiplin, ekstrakurikuler, pesantren.
Pembentukan karakter merupakan tujuan penting dalam lembaga pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren. Salah satu pendekatan efektif dalam membentuk karakter santri adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang secara terstruktur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi yang diterapkan oleh pesantren dalam meningkatkan rasa percaya diri dan kedisiplinan santri agar mereka memiliki kesiapan mental dan sikap positif dalam menghadapi tantangan kehidupan. Pondok Modern Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung menjadi salah satu pesantren yang mengintegrasikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana pembentukan karakter. Diperlukan strategi yang terencana agar santri tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mengalami perkembangan sikap dan perilaku secara positif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan pengurus pondok dalam meningkatkan sikap percaya diri dan kedisiplinan santri melalui kegiatan ekstrakurikuler. Secara khusus, penelitian ini difokuskan pada: (1) mendeskripsikan strategi pondok dalam meningkatkan sikap percaya diri santri melalui kegiatan ekstrakurikuler; dan (2) mendeskripsikan strategi pondok dalam meningkatkan kedisiplinan santri melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teknik, serta ketekunan pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi untuk meningkatkan percaya diri santri diterapkan melalui kegiatan seperti muhadhoroh, pramuka, hadroh, dan olahraga, dengan pendekatan bertahap, pendampingan langsung, pemberian motivasi, serta pemberian role model. (2) Strategi untuk menanamkan kedisiplinan diterapkan melalui pembiasaan jadwal yang terstruktur, keteladanan, pengawasan langsung, dan penerapan sistem reward and punishment. Keseluruhan strategi ini terbukti efektif dalam membentuk santri yang percaya diri dan disiplin, dengan dukungan dari lingkungan pesantren yang kondusif, pembina yang kompeten, serta partisipasi aktif santri dalam setiap kegiatan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII MATERI ALJABAR DI MTsN 2 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Scramble Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Materi Aljabar di MTsN 2
Tulungagung” ini ditulis oleh Lutvika Sari, NIM 126204212140,. Program Studi
Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dengan pembimbing
Ahmad Qolfathiriyus Firdaus, M.Pd.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Scramble, Hasil Belajar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam
mata pelajaran matematika, khususnya pada materi aljabar dikarenakan
penggunakan model pembelajaran yang masih konvensional dan berpusat pada
guru. Hal ini menyebabkan pada kurangnya keaktifan siswa, rendahnya
pemahaman terhadap materi aljabar, serta minimnya keterlibatan siswa dalam
proses belajar. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan suatu inovasi model
pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, salah satunya
adalah model pembelajaran kooperatif tipe scramble. Model pembelajaran
kooperatif tipe scramble dipilih karena melibatkan siswa dalam aktivitas menyusun
informasi yang disusun secara acak, mendorong kerja sama kelompok, serta
menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Untuk mengetahui Pengaruh
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Hasil Belajar Siswa
Kelas VII Materi Aljabar di MTsN 2 Tulungagung. (2) Untuk mengetahui besar
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Hasil Belajar
Siswa Kelas VII Materi Aljabar di MTsN 2 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi
experimental dengan posttest control only design. Populasi dalam penelitian ini
yaitu seluruh siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung. Penentuan sampel dalam
penelitian ini menggunakan Teknik random sampling, pengambilan sampel secara
acak tanpa memilih karakteristik tertentu dari populasi. Sampel yang digunakan
yaitu kelas VII-I sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-K sebagai kelas kontrol.
Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Adapun analisis data
yang digunakan yaitu uji-T dan uji Cohen’s d untuk menghitung besarnya pengaruh
yang diberikan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada Pengaruh Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII
Materi Aljabar di MTsN 2 Tulungagung. (2) Besar Pengaruh Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Materi Aljabar
di MTsN 2 Tulungagung sebesar 0,867425 dengan kriteri
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP DAYA SAING (Study Sequential Exploratory Mixed Method di MTsN 4 Trenggalek)
Tesis ini dengan judul Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Daya Saing Madrasah (Study Exploratory Mixed Method di MTsN 4 Trenggalek) ini ditulis oleh Salsabila Nahdiaturrosidah dengan pembimbing Prof. Dr. Hj. Sulistyorini, M.Pd.I, dan Prof. Dr. H. As’aril Muhajir, M.Ag.
Kata Kunci: Strategi Kepala Madrasah (Formulasi, Implementasi, Evaluasi), Mutu Pendidian, Daya Saing Madrasah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan dengan sekolah umum yang lebih modern dengan penerapan sistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi. Yang mana sekolah umum biasanya memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan reputasi yang lebih kuat, sehingga daya tarik madrasah menurun jika tidak berinovasi. Strategi kepala madrasah tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga terhadap peningkatan daya saing madrasah secara keseluruhan. Madrasah yang mampu menunjukkan prestasi dan kualitas pendidikan yang unggul akan lebih dihargai oleh masyarakat dan dapat bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Sehingga kepala madrasah dituntut untuk menjadi pemimpin yang dapat memberikan perubahan dan mempengaruhi mutu pendidikan dan daya saing madrasah.
Fokus penelitian dalam memperkuat tesis ini adalah bagaimana formulasi, Implementasi, dan evaluasi strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTsN 4 Trenggalek, Apakah terdapat pengaruh signifikan antara formulasi, implemntasi, dan evaluasi strategi kepala madrasah dengan peningkatan mutu pendidikan di MTsN 4 Trenggalek, Apakah terdapat pengaruh signifikan antara formulasi, implementasi , dan evaluasi srategi kepala madrasah terhadap daya saing lembaga di MTsN 4 Trenggalek.
Metode penelitian ini menggunakan metode mixed method (campuran), dengan desain sequential exporatory, yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif dilakukan secara berurutan. Teknik pengumpulan data tahap pertama yaitu melalui teknik observasi partisipan pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedang teknik pengumpulan data tahap kedua, yaitu melalui pembagian angket atau kuisoner yang diberikan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa uji validitas dan reabilitas angket, uji statistik deskriptif, dan uji persyaratan dengan bantuan SPSS for 25.0 Windows.
Hasil dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa : 1) Formulasi Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengaruhnya terhadap daya saing antara lain dengan menyusun sebaik mungkin struktur organisasi kepengurusan madrasah, menyusun visi misi, menyusun rencana kerja madrasah (RKM), serta meminimalisir ancaman yang ada baik secara internal maupun eksternal. 2) Implementasi Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengaruhnya terhadap daya saing antara lain dengan meningkatkan sumber daya manusia baik pendidik maupun tenaga kependidikan, menempatkan staf sesuai dengan kemampuan, menjalankan visi misi madrasah, menjalankan RKM, dan menjaga faktor-faktor pendukung berjalannya kegiatan di madrasah. 3) Evaluasi Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengaruhnya terhadap daya saing antara lain dengan mengadakan rapat tentang analisis faktor pendukung dan penghambat penerapan rencana-rencana kerja madrasah, mengukur kinerja pegawai, dan melakukan tindakan korektif baik dalam segi rencana kegiatan madrasah maupun kepegawaian. 4) terdapat pengaruh antara Implementasi Strategi Kepala Madrasah (X1) terhadap Mutu Pendidikan (Y1) secara signifikan. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh thitung 3,345 > ttabel 2,000. 5) terdapat pengaruh antara Implementasi Strategi Kepala Madrasah (X1) terhadap Daya Saing (Y2) secara signifikan. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh thitung 4,430 > ttabel 2,000. 6) terdapat pengaruh antara Evaluasi Strategi Kepala Madrasah (X3) terhadap Mutu Pendidikan (Y1) secara signifikan. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh thitung 5,883 > ttabel 2,000. 7) terdapat pengaruh antara Evaluasi Strategi Kepala Madrasah (X3) terhadap Daya Saing (Y2) secara signifikan. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient thitung 5,579 > ttabel 2,000 8) terdapat pengaruh antara Formulasi Strategi Kepala Madrasah (X1), Implementasi Strategi Kepala Madrasah (X2), Evaluasi Strategi Kepala Madrasah (X3), dan Mutu Pendidikan (Y1) terhadap Daya Saing (Y2) secara signifikan Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh nilai thitung 2,817 > ttabel 2,000. 9) terdapat pengaruh secara simultan antara Evaluasi Strategi Kepala Madrasah, Implementasi Strategi Kepala Madrasah, dan Formulasi Strategi Kepala Madrasah terhadap Daya saing di MTsN 4 Trenggalek. diketahui Fhitung 7.927 > Ftabel 2.540 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05
PENGGUNAAN DIKSI DAN TANDA BACA PADA TEKS DESKRIPSI PESERTA DIDIK KELAS IV SDIT AL ASROR RINGINPITU
Skripsi dengan judul ―Penggunaan Diksi dan Tanda Baca pada Teks Deskripsi Peserta Didik Kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu‖ ditulis oleh Lia Hamidatus Sholihah, NIM. 126205211040, Pendidikan Guru Madarsah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I.
Kata Kunci : Diksi, Tanda Baca, Teks Deskripsi
Pembelajaran bahasa diharapkan menjadi perantara peserta didik untuk bisa mengenal dirinya, budayanya dan budaya orang lain menggunakan gagasan, perasaan, dan menggunakan kemampuan analitis serta imajinatif yang ada dalam dirinya. Kualitas bahasa yang digunakan oleh peserta didik tergantung pada kuantitas kosakata yang dimilikinya. Keterampilan menulis merupakan sebuah kemampuan yang cara mengekspresikannya tidak secara langsung tetapi berupa karangan yang menceritakan sesuatu. Kesalahan berbahasa masih sering ditemukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kesalahan tersebut tidak hanya dalam pengucapannya saja tetapi juga terdapat pada bahasa tertulisnya juga. Bahasa tertulis menjadi sangat rumit dikarenakan terikat pada aturan-aturan kebahasaan tertentu.
Penelitian tentang penggunan diksi dan tanda baca peserta didik ini berdasarkan hasil kerja siswa kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu. Fokus penelitian ini adalah penggunaan diksi dan tanda baca pada teks deskripsi peserta didik kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu, adapun pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana penggunaan diksi pada teks deskripsi peserta didik kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu? Bagaimana penggunaan tanda baca pada teks deskripsi peserta didik kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan diksi dan tanda baca pada teks deskripsi peserta didik kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dengan instrumen peneliti sendiri. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan dan diskusi teman sejawat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan diksi dan tanda baca peserta didik kelas 4 SDIT Al Asror Ringinpitu masih belum totalitas dalam pemahaman tentang ketentuan-ketentuannya. Penggunaan diksi pada teks deskripsi peserta didik kelas 4 terdapat beberapa pemilihan kata yang kurang tepat dengan penggunaan kata yang disebutkan berulang-ulang dalam satu kalimat, pemilihan kata yang kurang baku, dan penggunaan kata yang tidak pada tempatnya. Selain itu, terdapat penggunaan kata yang berhiponim, dan kata yang berantonim. Penggunaan tanda baca peserta didik pada teks deskripsi juga terdapat beberapa kesalahan, yaitu pada penggunaan tanda titik, koma dan tanda hubung
PENGEMBANGAN BUKU SAKU BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR MANDIRI PADA POKOK MATERI BANGUN RUANG KELAS VII MTS AL-FAJAR KEDIRI
Skripsi dengan judul ‘Pengembangan Buku Saku Berbasis Kontekstual Sebagai Alternatif Sumber Belajar Mandiri Pada Pokok Materi Bangun Ruang MTs Al- Fajar Kediri’ ini ditulis oleh Fauziah, NIM.12204183287, dengan pembimbing Ibu Nani Sunarmi, S.Si., M.Sc.
Kata Kunci: Buku Saku, Konseptual, Bangun Ruang
Di MTs Al Fajar sudah terdapat sumber belajar matema tika yang cukup baiksalah satunya berupa modul ajar. Namun dirasa masih kurang bisa menarik perhatian siswa untuk mau belajar. Minat baca siswa masih cenderung kurang. Hal ini dikarenakan sumber belajar maupun bahan ajar cetak yang ada masih berisi rumus-rumus dan ringkasan materi saja. Di akhir setiap pembelajaran terdapat latihan soal yang harus dikerjakan. Hal ini hanya memungkinkan siswa untuk bisa mengerjakan soal-soal dengan menggunakan rumus yang ada tanpa tahu bagaimana esensi dan cara mengaitkannya dalam kehidupan nyata.
Berbekal potensi yang dimiliki oleh MTs Al Fajar yakni berupa sumber belajar berupa modul pembelajaran, maka peneliti mengembangkan modul tersebut menjadi sebuah media yang lebih bisa menarik minat siswa untuk belajar. Dalam hal ini, peneliti akan mengembangkan potensi tersebut menjadi sebuah buku saku.
Dalam menerapkan metode R&D, terdapat banyak model pengembangan yang dapat dilakukan. Pada pengembangan ini, peneliti mengambil model pengembangan ala Robert Maribe Branch berupa model pengembangan ADDIE. Adapun tahap dalam pengembangan ini meliputi 5 tahap utama yakni Analyst, design, development, implementation, dan evaluation. Setelah melalui tahapan pengembangan, buku saku ini kemudian divalidasi oleh para ahli media dan ahli materi.
Penilaian atau uji kelayakan yang dilakukan meliputi uji kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian dengan diperoleh presentase keidealan diperoleh hasil 90,85% keidealan, sedangkan untuk uji kepraktisan memperoleh nilai sebesar 90,55% Dengan demikian, uji coba pada seluruh aspek penilaian diperoleh presentase sebebesar dan dikategorikan dalam kategori baik. Dengan kata lain, buku saku ini layak dan dapat diuji cobakan kepada siswa kelas VII SMP/MTs
PERSEPSI PENONTON PADA KONTEN YOUTUBE GADGETIN DI KALANGAN GEN Z (Studi Deskriptif Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan cara masyarakat,
khususnya Generasi Z, dalam mengakses informasi. YouTube menjadi salah satu
media populer untuk mencari referensi, termasuk konten ulasan produk teknologi. Channel YouTube GadgetIn, dengan jutaan pengikut, dikenal menyajikan review gadget yang informatif dan menarik. Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai bagian dari Gen Z aktif mengakses konten tersebut. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana persepsi penonton Gen Z terhadap konten yang disajikan oleh channel YouTube GadgetIn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai persepsi penonton terhadap konten YouTube GadgetIn. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mengeksplorasi makna, pemahaman, dan interpretasi individu terhadap suatu fenomena sosial. Hasil penelitian dari penelitan ini mengungkapkan bahwa persepsi Gen Z terhadap konten GadgetIn bersifat positif dan konstruktif, serta menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap perilaku dan keputusan mereka dalam konteks konsumsi media maupun pembelian produk teknologi. Hal ini mengonfirmasi bahwa kanal YouTube seperti GadgetIn tidak hanya berperan sebagai media hiburan atau edukasi, tetapi juga sebagai agen informasi yang mempengaruhi dinamika ekonomi digitalmelalui konten berbasis review dan opini