Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENYESUAIAN DIRI TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING MAHASANTRI: ANALISIS KUANTITATIF DI MADRASAH DINIYAH PESANTREN MAHASISWA AL HIKMAH TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penyesuaian Diri Trehadap Psychological Well Being Mahasantri: Analisis Kuantitatif di Madrasah Diniyah Pesantren Mahasiswa Al Hikmah Tulungagung” ini ditulis oleh Saniyya Ashfa Mufidah, NIM 126308211067, dengan pembimbing Prof. Dr. Sokip, S. Ag., M. Pd. I.
Penelitian ini berlatar belakang oleh mahasiswa yang juga sebagai santri memiliki tuntutan ganda untuk mampu menyesuaikan diri dalam menyeimbangkan antara tuntutan pembelajaran akademik dan pembelajaran madrasah. Proses penyesuaian diri mahasantri terhadap sistem pendidikan ganda ini menjadi aspek penting yang bisa mempengaruhi psychological well being mahasantri. Seseorang dapat mencapai psychological well being ketika individu tersebut mampu menyesuaikan
diri dengan baik. Tujuan dari penelitian ini ialah ntuk mengetahui tingkat psychological well being dan tingkat penyesuaian diri serta untuk mengetahui pengaruh penyesuaian diri terhadap psychologicali welli being di madrasah
diniyah Pesantren Mahasiswa Al Hikmah Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non experimental dengan metode penelitian survey serta jenis penelitian asosiatif kausal, untuk mengetahui sejauh mana hubungan sebab akibat atau pengaruh penyesuaian diri terhadap psychological
well being. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 60 mahasantri dari total populasi 150 mahasantri di Pesantren Mahasiswa Al Hikmah Tulungagung. Metode pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan probability sampling yaitu random sampling dengan menggunakan
rumus slovin untuk mengetahui jumlah sampelnya. Dalam pengolahan data peneliti menggunakan bantuan aplikasi microsof exel dan IBM statistic 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat psychological well being rata-rata mahasantri berada pada kategori sedang, begitu pula tingkat penyesuaian diri pada sebagian besar mahasantri pada kategori sedang, serta penyesuaian diri memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap psychological well being mahasantri di Madrasah Diniyah Pesantren Mahasiswa Al Hikmah Tulungagung dengan
presentase yang cukup tinggi.
Kata Kunci: Penyesuaian Diri, Psychological Well Being, Mahasantr
KESADARAN HUKUM GENERASI Z DALAM PENGGUNAAN PRODUK SKINCARE TANPA LABEL HALAL TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL (Studi Pada Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
ABSTRAK
Muhamad Akmal Candra, NIM 126101211054, Kesadaran Hukum Generasi Z dalam Penggunaan Produk Skincare Tanpa Label Halal Terhadap Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (studi Pada Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Pembimbing: Dr. Abd. Khoir Wattimena, M.H.
Kata Kunci: Kesadaran Hukum, Skincare Halal, Jaminan Produk Halal.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan produk skincare tanpa label halal oleh Generasi Z hal ini diketahui dari pengamatan awal yang dilakukan oleh peneliti di lapangan, dimana peneliti menemukan masih banyak Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang menggunakan Produk Skincare tanpa label halal.
Fokus Penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Kesadaran Hukum Generasi Z dalam penggunaan Produk Skincare tanpa Lebel Halal Pada Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung? 2) Bagaimana Tinjauan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal terhadap Penggunaan Produk Skincare tanpa Label Halal pada Generasi Z di Mahasiswi UIN Satu? 3) Bagaimana Tinjauan Fatwa MUI terhadap Penggunaan Produk Skincare tanpa Label Halal pada Generasi Z di Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian penelitian hukum empiris. Dengan metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Teknik Analisis Data Menggunakan Kondensasi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan. Sedangkan Pengecekan Data menggunakan teknik Triangulasi.
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kesadaran hukum Generasi Z di Mahasiswi UIN sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam penggunaan produk skincare tanpa label halal terhadap Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal masih tergolong Rendah. Hal Ini dibuktikan dari beberapa Indikator Kesadaran Hukum yakni pengetahuan hukum, pemahaman Hukum, dan perilaku hukum yang masih kurang, dan hanya sikap hukum saja yang menunjukkan hasil yang positif. 2) Ditinjau dari Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, Produk Skincare yang beredar di indonesia wajib bersertifikasi halal dan berlabel halal, Meskipun dalam penggunaan produk skincare tanpa label halal pada Generasi Z Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tidak melanggar Hukum secara langsung, akan tetapi Penggunaan Produk Skincare tanpa Label Halal ini dapat mendukung peredaran produk yang tidak memenuhi standar Jaminan Produk Halal. 3) Ditinjau dari Fatwa MUI Nomor 26 Tahun 2013 tentang Standar Kehalalan Produk Kosmetika dan Penggunaannya, penggunaan produk skincare tanpa label halal Pada Generasi Z di mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibolehkan dengan syarat selama diyakini tidak mengandung unsur haram atau najis, namun jika terdapat keraguan maka lebih baik di tinggalkan
PEMBERIAN UPAH PEKERJA BENGKEL LAS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA DAN FATWA DSN-MUI NOMOR 113/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG AKAD WAKALAH BI AL-UJRAH (Studi Kasus Di Desa Gamping Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberian upah yang adil dan sesuai peraturan, baik menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja maupun Fatwa DSN-MUI No.113/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Wakalah Bi Al-Ujrah. Penelitian dilakukan di bengkel las di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, guna mengetahui kesesuaian praktik pengupahan. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pemberian upah pekerja bengkel las di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, di Kabupaten Tulungagung? 2)Bagaimana pemberian upah pekerja bengkel las di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, di Kabupaten Tulungagung ditinjau dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja? 3) Bagaimana pemberian upah pekerja bengkel las di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, di Kabupaten Tulungagung ditinjau dari Fatwa DSN-MUI No.113/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Akad Wakalah Bi Al-Ujrah? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi data. Kemudian teknik pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan perpanjangan kehadiran penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) sistem pengupahan di tiga bengkel las di Desa Gamping. Bengkel Las Kusni dan Bengkel Las Hari menerapkan upah mingguan berdasarkan jumlah peso. Bengkel Las Ragil memberikan upah harian berdasarkan jumlah gergaji. 2) Praktik pengupahan di Bengkel Las Kusni, Ragil, dan Hari di Tulungagung telah memenuhi UMK 2025. 3) Pengupahan menggunakan prinsip ujrah al-misli dan akad Wakalah bi al-Ujrah, memastikan keadilan dan transparansi antara pemilik dan pekerja
PENGARUH METODE ACCELERATED LEARNING BERBASIS MASALAH OPEN ENDED TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS NEGERI 7 TULUNGAGUNG PADA MATERI PLSV
Skripsi dengan judul “Pengaruh Metode Accelerated Learning Berbasis Masalah Open Ended Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VIII MTsN 7 Tulungagung pada Materi PLSV” ini ditulis oleh Tania Rosydah, NIM. 126204212096, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata kunci: Accelerated Learning, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar Matematika, Masalah Open Ended
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh metode pembelajaran yang hanya cocok untuk beberapa cara belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari peserta didik yang masih membuat forum sendiri saat pembelajaran, sehingga berdampak kepada rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika yang menyebabkan aktivitas dan hasil belajar matematika yang tidak maksimal. Oleh karena itu, pendekatan alternatif seperti pembelajaran dengan metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended dapat diterapkan untuk meningkatkan aktivitas siswa yang juga akan meningkatkan hasil belajar matematika .
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap aktivitas belajar matematika peserta didik kelas VIII MTsN 7 Tulungagung pada materi PLSV. 2) Untuk mengetahui pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII MTsN 7 Tulungagung pada materi PLSV. 3) Untuk mengetahui pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII MTsN 7 Tulungagung pada materi PLSV.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi yang digunakan yaitu seluruh kelas VIII MTsN 7 Tulungagung. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Sedangkan sampel yang digunakan adalah 2 kelas yaitu kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 38 siswa dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dan uji manova.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap aktivitas belajar peserta didik kelas VIII MTs Negeri 7 Tulungagung pada materi PLSV dengan nilai sig. (2 tailed) =0.002≤0.05. 2) Ada pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII MTs Negeri 7 Tulungagung pada materi PLSV dengan nilai sig. (2 tailed) =0.000≤0.05. 3) Ada pengaruh metode Accelerated Learning berbasis masalah Open Ended terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII MTs Negeri 7 Tulungagung pada materi PLSV dengan nilai sig. (2 tailed) =0.000≤0.05
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MEMBANGUN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI MI RAUDLATUS SHIBYAN KEDIRI
Skripsi yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW)
untuk Membangun Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di MI Raudlatus
Shibyan Kediri” ditulis oleh Isna Shofia Zahrotul Ilmi, NIM 126205211036,
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen
pembimbing Dr. Septinaningrum, M.Pd. NIP. 198609072023202139
Kata kunci: Model Pembelajaran Think Talk Write, Berpikir Kritis
Faktor yang menyebabkan kurangnya peserta didik memiliki kemampuan
berpikir kritis disebabkan oleh keterbatasan guru dalam merancang dan
menggunakan model pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk
menganalisis, melakukan sintesis, memecahkan masalah, menyimpulkan, dan
mengevaluasi. Selain itu kurangnya latihan soal dengan tipe menganalisis dan
mengidentifikasi, lingkungan belajar yang kurang mendukung untuk berdiskusi,
dan minimnya kesadaran peserta didik tentang kemampuan berpikir kritis.
Sehingga akan berdampak pada hasil akhir yang kurang maksimal sesuai dengan
kriteria ketuntasan dan tujuan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan ini,
peneliti melakukan penelitian mengenai penerapan model pembelajaran Think
Talk Write (TTW) untuk membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik
pada mata Pelajaran matematika.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perencanaan model
pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk membangun kemampuan berpikir
kritis peserta didik di MI Raudlatus Shibyan Kediri. (2) mendeskripsikan
pelaksanaan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk membangun
kemampuan berpikir kritis peserta didik di MI Raudlatus Shibyan Kediri. (3)
mendeskripsikan evaluasi model pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk
membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik di MI Raudlatus Shibyan
Kediri.
Jenis penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) dengan
pendekatan kualitatif. Dilakukan dengan menggunakan metode observasi,
wawancara, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Observasi dan wawancara
untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik. Metode tes untuk mengetahui
hasil kemampuan belajar peserta didik. Catatan lapangan dan dokumentasi
sebagai bahan referensi tambahan.
Hasil penelitian model diatas dimulai dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan
kegiatan akhir. Hasilnya menunjukkan peningkatan dari hasil belajar dan
kemampuan berpikir kritis setelah dilakukan penerapan model tersebut. (1) Hasil
nilai rata-rata pratindakan yaitu sebesar 58,75 (28%) sebanyak 8 peserta didik
yang tuntas dan 20 tidak tuntas. (2) Nilai rata-rata siklus I yaitu 68,57 dengan nilai
≥70 sebanyak 18 peserta didik (64%) dan yang mendapat <70 sebanyak 10 peserta
didik (36%). (3) Sedangkan pada siklus II rata-rata 85,36 dengan ≥70 sebanyak
26 peserta didik (92%) dan yang mendapat <70 sebanyak 2 peserta didik (8%).
Demikian pada rata-rata kemampuan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke
siklus II, mengalami peningkatan sebesar 16,79% begitu pula pada ketuntasan
belajar matematika mengalami peningkatan sebesar 28% dari siklus I ke siklus II
LAYANAN AKAD NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar)
ABSTRAK
Muh. Ilham Ainur Roziq, NIM 126102202140, Layanan Akad Nikah di Kantor Urusan Agama
dalam Perspektif Maqashid Syariah (Studi Kasus di Kecamatan Kanigoro Kabupaten
Blitar), Jurusan Hukum Keluarga Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025,
Pembimbing: Dr. Nur Fadhilah, M.H.I.
Kata Kunci: Layanan, Akad Nikah, Maqashid Syariah.
Penelitian ini dilatar belakangi adanya pencatatan pernikahan yang setiap akad nikah harus
dilakukan di hadapan dan diawasi secara langsung oleh Pegawai Pencatat Nikah. Dalam hal ini
Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro berfokus dalam meningkatkan kinerja, pelayanan dan
bimbingan masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan prinsip
maqashid syariah.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar? 2) Bagaimana layanan akad nikah di Kantor
Urusan Agama Kecamatan Kanigoro dalam perspektif Maqashid Syariah?. Adapun yang menjadi
tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. 2) Untuk menganalisis layanan akad nikah di
Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro dalam perspektif Maqashid Syariah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian
lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa
pengamatan, wawancara, atau penelaah dokumen. Sedangkan teknik analisa data menggunakan
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Layanan Akad Nikah di Kantor Urusan Agama
Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, bahwa Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro
Kabupaten Blitar memberikan layanan pencatatan pernikahan bagi calon pengantin yang
persyaratannya meliputi fotokopi KTP, KK calon pengantin, dan lain-lain. Layanan akad nikah ini
tersedia secara online melalui website Simkah atau langsung ke KUA yang memerlukan
dokumentasi. Layanan pencatatan nikah ini dengan biaya Rp600.000 jika diluar jam kerja kantor
dan diluar KUA dan apabila dilaksanakan jam kerja kantor dan berada di dalam KUA tidak
dipungut biaya. 2) Dalam perspektif maqashid syariah, layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro semua sudah sesuai dengan Maqashid Syariah, namun ada yang
belum tuntas. Pelaksaaan bimbingan perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Kanigoro
cenderung bersifat formalitas saja. Dimana Bimwin ini sangat penting dalam pondasi calon
pengantin. Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) ini bertujuan untuk mengurangi
terjadinya angka perceraian, menciptakan kesetaraan hak dan kewajiban antara suami dan istri
dalam kehidupan rumah tangga, serta untuk meningkatkan pemahaman pasangan suami istri
mengenai pengelolaan ekonomi keluarga yang efektif, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam
DINAMIKA KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA SERTA PEMANFAATANNYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA
Fenomena krisis kepribadian yang dialami oleh generasi saat ini menjadi persoalan yang semakin mengemuka, terutama di kalangan pelajar. Salah satu gejalanya terlihat dari meningkatnya kasus perundungan di lingkungan sekolah. Perundungan tidak hanya mencerminkan konflik antarsiswa, tetapi juga menandakan adanya gangguan kepribadian yang bersumber pada ketidakstabilan emosi dan lemahnya kontrol diri. Dalam beberapa kasus, perundungan bahkan dapat memicu keinginan untuk bunuh diri. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bentuk-bentuk kepribadian penting diajarkan kepada siswa untuk mencegah terjadinya krisis kepribadian. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menjelaskan dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa; dan (2) menjelaskan pemanfaatan dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel tersebut pada pembelajaran sastra di jenjang SMA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori dinamika kepribadian Sigmund Freud. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode analisis teks. Data pada penelitian ini berupa dialog dan monolog pada novel 172 Days Karya Nadzira Shafa. Pengumpulan data melibatkan kegiatan baca, catat, dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan instrumen penelitian dengan cara membaca novel secara berulang, memberikan kode pada setiap teks yang sesuai dengan kriteria pada instrumen penelitian. Pada penelitian ini nantinya akan dikaitkan dengan CP Fase F pada pembelajaran sastra materi novel di kelas XII SMA.
Dalam novel 172 Days ditemukan dinamika kepribadian yang meliputi naluri hidup, naluri mati, kecemasan objektif, dan kecemasan neurotik. Naluri hidup mencakup tindakan mempertahankan hidup melalui makan, minum, pengobatan, dan istirahat; kegiatan kreatif seperti mengikuti kajian, kegiatan siniar, melukis, dan menulis; pemenuhan kepuasan emosional dan fisik melalui hubungan kasih sayang, kekerabatan, keluarga, kebutuhan seksual, dan silaturahmi; serta pengembangan diri melalui ibadah, membaca Al-Qur’an, bekerja, berdiskusi, dan melanjutkan pendidikan. Naluri mati mencakup tindakan destruktif seperti menyakiti diri dan mengabaikan makan, serta keinginan mati yang ditunjukkan melalui rasa putus asa dan ungkapan ingin mati. Kecemasan objektif tampak dalam kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan orang lain, sedangkan kecemasan neurotik terlihat dari perasaan gugup, gelisah, dan rasa bersalah yang berasal dari dalam diri
TYPOLOGY PERILAKU PHUBBING DALAM ANGGOTA KOMUNITAS PEDULI SEKITAR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Typology Perilaku Phubbing Dalam Anggota Komunitas Peduli Sekitar Tulungagung” ini ditulis oleh Randy Choirul Fatikhin, NIM 126309211039, dengan pembimbing Fitria Rismaningtyas, M.Sos.,
Kata Kunci: typology, perilaku phubbing,interaksi sosial,komunitas
Perkembangan teknologi smartphone yang pesat telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan bahwa pengguna smartphone di seluruh dunia terus meningkat, dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan waktu penggunaan smartphone tertinggi di dunia, yaitu rata-rata 6,05 jam per hari. Fenomena ini membawa dampak pada perilaku sosial, salah satunya adalah munculnya phubbing (mengabaikan interaksi langsung demi fokus pada ponsel). Perilaku ini berpotensi mengurangi interaksi sosial secara langsung dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang mengutamakan saling menghormati dalam berinteraksi. Fenomena phubbing telah terlihat di berbagai kalangan, termasuk dalam Komunitas Peduli Sekitar Tulungagung yang merupakan contoh dari berkembangnya media sosial dalam membentuk dan mengembangkan relasi sosial di era digital. Di satu sisi, media sosial efektif membangun gerakan sosial. Di sisi lain, penggunaan smartphone yang intens memunculkan perilaku phubbing anggota komunitas. Oleh karena itu, penting dilakukan analisis mengenai bentuk dan typology perilaku phubbing dalam anggota komunitas Peduli Sekitar Tulungagung untu menganalisis dampaknya terhadap interaksi sosial secara langsung.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali secara mendalam typologi perilaku phubbing serta dampaknya melalui pengalamn subjektif para anggota Komunitas Peduli Sekitar Tulungagung. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi berupa foto dan artikel yang relevan.
Hasil penelitian, perilaku phubbing di kalangan anggota Komunitas Peduli Sekitar Tulungagung terjadi saat perhatian beralih dari interaksi langsung ke aktivitas digital. Bentuknya meliputi membuka aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, dan Twitter selama berbagai kegiatan komunitas seperti rapat, Ramadan Berbagi, dan Bersih Mushola. Durasi phubbing berkisar antara 5 detik hingga 20 menit dan terjadi secara berulang. Perilaku ini muncul akibat rasa bosan, malas dan minimnya keterlibatan dalam diskusi. Typology phubbing, phubbing aktif terjadi saat anggota terang-terangan menggunakan aplikasi media sosial selama kegiatan, sementara phubbing pasif saat anggota memegang smartphone tanpa digunakan, namun perhatian tetap teralihkan. Perilaku ini menggeser interaksi vaktual ke virtual. Akibatnya, kualitas interaksi menurun, empati berkurang, serta muncul rasa tidak dihargai yang bertentangan dengan nilai Islam tentang saling menghormati, sekaligus mengancam kekompakan dan kerja sama dalam komunitas
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GEOGEBRA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL (PtLSV) KELAS VIII MTsN 7 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media GeoGebra terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV) Kelas VIII MTsN 7 Tulungagung” ditulis oleh Lailatun Nadifah, NIM. 126204211045, Jurusan Tadris Matematika (TMT), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dra. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D. Kata Kunci : GeoGebra, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan oleh kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran ketika proses belajar mengajar berlangsung. Salah satu media yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika adalah GeoGebra. GeoGebra memiliki fasilitas untuk memvisualisasikan dan mengkontruksi konsep-konsep matematika. Penggunaan media GeoGebra dapat membuat pembelajaran lebih efektif serta membantu siswa dalam memahami konsep matematika dengan cara yang lebih menarik. Tujuan penelitian ini adalalah (1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap motivasi belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung, (2) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap hasil belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung, (3) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap motivasi dan hasil belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 7 Tulungagung tahun ajaran 2024/2025. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji t-test dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap motivasi belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung, (2) Ada pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap hasil belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung, (3) Ada pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap motivasi dan hasil belajar siswa materi pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) kelas VIII MTsN 7 Tulungagung
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI STATISTIKA SEDERHANA SISWA KELAS VIII SMPN 1 SUMBERGEMPOL
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar pada Materi Statistika Sederhana Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol” ini ditulis oleh Rizki Rohmatul Ummah, NIM 126204211064, Prodi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh dosen Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning (PBL), Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Statistika
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa di SMPN 1 Sumbergempol. Motivasi dan hasil belajar dianggap penting karena bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat, maka tujuan pembelajaran akan tercapai. Salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Model Problem Based Learning (PBL) ini melibatkan siswa untuk menyelesaikan masalah dalam kegiatan sehari-hari dan siswa akan aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Sehingga prestasi belajar siswa akan meningkat.
Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. 2) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. 3) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis quasy experimental kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol yang berjumlah 350 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil 2 kelas yakni, siswa kelas VIII-F (kelas eksperimen) sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 16 perempuan. Dan kelas VIII-G (kelas kontrol) sebanyak 34 yang terdiri dari 19 laki-laki dan 15 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test dan uji MANOVA.
Berdasarkan analisis data penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05. 2) Ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05. 3) Ada pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05