Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    IMPLEMENTASI SEDEKAH BARANG BEKAS MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 18 TAHUN 2008 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Desa Ngadiluwih Kabupaten Kediri)

    Get PDF
    ABSTRAK Wildan Barocha Hudiandika, 126101212205, Implementasi Sedekah Barang Bekas Menurut Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah Dan Hukum Ekonomi Syariah, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing Prof. Dr. Kutbuddin Aibak. S.Ag.,M.H.I Kata kunci : Sedekah barang bekas, Pengelolaan sampah, Undang-undang, Huukum Ekonomi Syariah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan barang bekas melalui gerakan sedekah rosok di Desa Ngadiluwih. Program sedekah ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan membantu fakir miskin. Gerakan ini, yang dikelola oleh LAZIZNU Desa Ngadiluwih, menunjukkan potensi besar dalam memberdayakan masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan. Namun, implementasi sedekah barang bekas masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan barang bekas dan sistem distribusi yang tidak efisien. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan program sedekah barang bekas di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri? (2) Bagaimana tinjauan program sedekah barang bekas menurut Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah? (3) Bagaimana tinjauan program sedekah barang bekas menurut Hukum Ekonomi Syariah? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program sedekah barang bekas di Desa Ngadiluwih, menganalisis tinjauan program tersebut berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2008, serta menganalisis tinjauan Hukum Ekonomi Syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program sedekah barang bekas di Desa Ngadiluwih telah berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Hukum Ekonomi Syariah. Program ini berhasil membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan, serta memberi manfaat sosial yang signifikan kepada masyarakat kurang mampu, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan

    ANAK SEBAGAI KORBAN PERDAGANGAN ORANG DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus di Lokalisasi Desa Kaliwungu Kabupaten Tulungagung)

    Get PDF
    Skripsi dengan judul " Anak Sebagai Korban Perdagangan Orang Dalam Perspektif Perlindungan Anak (Studi Kasus di Lokalisasi Desa Kaliwungu Kabupaten Tulungagung) " ditulis oleh Wafiq Arza Maulana, NIM. 126102202254, Progam Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Hj. Indri Hadisiswati, M.H. Kata Kunci: Anak, Perdagangan Orang, Perlindungan Anak, Eksploitasi Seksual. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kasus perdagangan orang (human trafficking) yang terjadi diberbagai daerah di Indonesia, termasuk di Desa Kaliwungu Kabupaten Tulungagung, dengan korban utama adalah perempuan dan anak-anak. Perdagangan anak merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang mengancam masa depan generasi bangsa. Anak sebagai individu yang masih dalam tahap perkembangan fisik dan mental memiliki posisi rentan terhadap eksploitasi, baik secara seksual, ekonomi, maupun sosial. Meskipun telah ada peraturan perundang-undangan yang mengatur perlindungan terhadap anak, kenyataannya praktik perdagangan anak masih terus berlangsung dengan berbagai modus operandi, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tempat lokalisasi di Kabupaten Tulungagung. Fokus dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana keadaan anak sebagai korban perdagangan orang lokalisasi di Desa Kaliwungu Kabupaten Tulungagung, (2) Bagaimana perspektif perlindungan anak terhadap anak sebagai korban perdagangan orang di daerah tersebut menurut peraturan hukum yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara faktual kondisi anak yang menjadi korban perdagangan orang, serta menganalisis upaya perlindungan hukum yang telah diberikan terhadap mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap narasumber yang terdiri dari tokoh masyarakat, korban, serta pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan isu perlindungan anak. Lokasi penelitian yaitu di Desa Kaliwungu, karena wilayah ini merupakan salah satu lokalisasi yang memiliki kerawanan terhadap praktik perdagangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menjadi korban perdagangan orang di lokalisasi tersebut mengalami prostitusi terselubung, kerja paksa, dan pengabaian hak-hak sebagai anak. Faktor utama yang menyebabkan anak-anak terjerumus ke dalam praktik ini adalah kemiskinan, rendahnya pendidikan, lemahnya pengawasan keluarga, serta ketidaktahuan terhadap hukum. Sementara itu, upaya perlindungan terhadap anak korban belum berjalan secara maksimal. Meskipun tertulis dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, tetapi di lapangan masih terdapat berbagai kendala, seperti minimnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan anggaran, dan tidak adanya sistem pendampingan yang berkelanjutan bagi korban. Penelitian ini merekomendasikan agar perlindungan terhadap anak korban perdagangan orang dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, maupun masyarakat. Selain itu, perlu adanya upaya melalui peningkatan edukasi hukum, pemberdayaan ekonomi keluarga, penguatan pengawasan sosial, dan penyediaan layanan rehabilitasi dan reintegrasi yang layak bagi anak-anak korban

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARANLIFT THE FLAP BOOKUNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V DI MIN 3 JOMBANG

    Get PDF
    Tesis dengan judul “Pengembangan Media PembelajaranLift the Flap Book untuk Meningkatkan Pemahaman Belajar Siswapada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V di MIN 3 Jombang” ditulis oleh Lukluk Roudhotul Jannah dengan PembimbingDr. Hj. Luk Luk Nur Mufidah, M. Pd. I. dan Dr. Muhamad Zaini, MA. Kata Kunci: Media PembelajaranLift the Flap Book, Pemahaman Belajar. Pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V kerap menghadapi tantangan dalam penyampaian materi, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang tersedia. Hasil wawancara dengan guru MIN 3 Jombang menunjukkan bahwa sarana dan prasaranamadrasah seperti ruang kelas, meja,kursi, papan tulis, serta perangkat seperti proyektor sudah tergolong memadai.Ketersediaan media pembelajaran yang mendukung materi secara visual dan interaktif masih terbatas akibat tanggung jawab tambahan guru dalam pengelolaan administrasi sekolah. Kondisi ini berdampak pada kurang menariknya proses pembelajaran dan kesulitan siswa, khususnya dalam memahami materi Keragaman Budaya Indonesia secara menyeluruh. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana desain, kelayakan,dan efektivitas media pembelajaranlift the flap bookdalam meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di MIN 3 Jombang. Tujuan penelitian ini adalahuntuk menganalisis desain,kelayakan, serta efektivitas media pembelajaranlift the flap bookdalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di MIN 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D)dengan modelBorg and Gall. Model inidipilih karena memiliki langkah-langkah yang sistematis dan menyeluruh dalam merancang serta mengembangkan produk pembelajaran. Tahapan yang dilakukan meliputi, penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan draf produk awal, uji coba lapangan awal,revisi uji coba lapangan awal, uji coba lapangan utama (kelompok kecil), dan revisi produk, uji coba oprasional (kelompok besar), dan revisi akhir produk, dessiminasi dan implementasi. ModelBorg and Galldinilai efektif karena menghasilkan produk yang teruji secara valid dan praktis, meskipun memerlukan waktu yang cukup Panjang dalam pelaksanaannya. Hasil Penelitian ini adalah 1.) Desain pengembangan mengacu pada model Borg and Gallyang meliputi tahapan: pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan revisi produk. Media dirancang menggunakan aplikasi Canvadan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian diuji coba melalui kelompok kecil dan kelompok besar melalui angket skalalikert. 2.)Kelayakan pengembangan dilakukan secara sistematis dengan hasil validasi menunjukkan bahwa media layak digunakan tanpa perlu banyak revisi. Kemudian diuji coba melalui kelompok kecil dan kelompok besar yaitu kelas eksperimen menunjukkan tanggapan positif dari guru dan siswa. Tingkat kevalidan produk ahli materi menunjukkan persentase sebesar 90%, 96%, dan 98%, dari ahli desain atau media menunjukkan hasil 92%, 95%, dan 94% keseluruhan berada di atas ambang batas76% dan termasuk kategori valid tanpa perlu revisi. Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil kevalidan produk92%,94%, 96%, dan 100%, dan pada kelompok eksperimen sebesar 90%, 94%, 96%, 98%, hingga 100%. Seluruh hasil tersebut menunjukkan media tergolong valid dan tidak memerlukan revisi menyeluruh. 3.)Efektivitas media diuji melaluipretestdanposttestdengan analisis uji normalitas,homogenitas, uji-t, dan N-Gain. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 ( ttabel2,015. Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa 22 dari 23 siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang tinggi, dibandingkan kelas kontrol yang mayoritas berada pada kategori sedang dan rendah. Berdasarkan temuan tersebut, medialift the flap bookdinyatakan efektif dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Keragaman Budaya Indonesia kelas V di MIN 3 Jombang

    PENUNDAAN PERKAWINAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERSPEKTIF MAQĀṢID AL- SYARĪ'AH (Studi Kasus di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan)

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Penundaan Perkawinan Sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan Perspektif Maqāṣid al-Syarī’ah (Studi Kasus di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan)” ini ditulis oleh Nur Rochmawati, 126102211075, dengan pembimbing Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag. Kata Kunci: penundaan perkawinan, pemberdayaan perempuan, perspektif, maqāṣid al-syarī’ah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perempuan yang menunda perkawinan di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan, sehingga perlu dikaji apakah hal ini sejalan dengan prinsip maqāṣid al-syarī’ah (tujuan syariah) dalam memberikan kemaslahatan. Subjek penelitian ini adalah perempuan berusia di atas 35 tahun yang memilih untuk menunda perkawinan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pandangan masyarakat Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan terhadap penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan, 2) Apa saja faktor- faktor yang memengaruhi penundaan perkawinan di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan, 3) Bagaimana penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan perspektif maqāṣid al-syarī’ah?. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis pandangan masyarakat Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan terhadap penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan. 2) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi penundaan perkawinan di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan. 3) Untuk mengetahui penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan perspektif maqāṣid al-syarī'ah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggambarkan beberapa data yang diperoleh dari lapangan, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan, klasifikasi, verifikasi, dan analisis. Proses analisis didukung dengan kajian pustaka berupa kajian maqāṣid al-syarī’ah sebagai referensi untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Pandangan masyarakat Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan terhadap penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. 2) Faktor-faktor yang memengaruhi penundaan perkawinan di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan meliputi, faktor moral dan sosial keagamaan, faktor trauma, faktor pendidikan, faktor kesiapan menjadi ibu, dan faktor finansial. 3) Penundaan perkawinan sebagai upaya pemberdayaan perempuan perspektif maqāṣid al-syarī’ah selaras dengan hifẓ al-dīn (memelihara agama), hifẓ al-nafs (memelihara jiwa), hifẓ al-‘aql (memelihara akal), hifẓ al-nasl (memelihara keturunan), hifẓ al-māl (memelihara harta)

    PENGARUH REKONSTRUKSI, DIGITALISASI, DAN MANAJEMEN USAHA TERHADAP KEMANDIRIAN EKONOMI DI KOPERASI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TAMBAK BERAS JOMBANG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Rekonstruksi, Digitalisasi dan Manajemen Usaha Terhadap Kemandirian Ekonomi di Koperasi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang” yang ditulis oleh Muhammad Idrus Ulin Nuha NIM 126402212110 Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Ibu Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. Kata Kunci: Kemandirian Ekonomi, Rekonstruksi, Digitalisasi, Manajemen Usaha, Koperasi Pesantren Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesantren yang merupakan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya berperan dalam pengembangan spiritual, tetapi juga memiliki potensi besar dalam penguatan ekonomi umat. Salah satu strategi untuk mencapai hal tersebut adalah dengan membentuk koperasi pesantren yang mendukung kemandirian ekonomi. Namun, tantangan seperti kurangnya manajemen usaha yang profesional, minimnya adopsi digitalisasi, serta belum maksimalnya rekonstruksi ekonomi menjadi hambatan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh rekonstruksi, digitalisasi, dan manajemen usaha terhadap kemandirian ekonomi di Koperasi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: apakah rekonstruksi berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi? apakah digitalisasi berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi? apakah manajemen usaha berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi? dan apakah ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi di koperasi pondok pesantren? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku ekonomi di lingkungan pesantren, dan dianalisis dengan teknik regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Variabel bebas yang diteliti adalah rekonstruksi, digitalisasi, dan manajemen usaha; sedangkan variabel terikat adalah kemandirian ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, rekonstruksi, digitalisasi, dan manajemen usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian ekonomi koperasi pondok pesantren. Digitalisasi terbukti mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan efisiensi, sementara manajemen usaha yang baik mendorong kelangsungan dan keberlanjutan koperasi. Rekonstruksi memperkuat struktur ekonomi koperasi dengan menyesuaikan tantangan zaman. Temuan ini memperkuat pentingnya sinergi antara ketiga aspek tersebut untuk menciptakan sistem ekonomi pesantren yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing

    Bukti Korespondensi Industrial Design Protection in Indonesia

    Get PDF
    Dokumen ini berisi bukti korespondensi karya tulis berjudul Industrial Design Protection in Indonesia: A Fiqh Perspective and Its Challenges in Facing Communalistic Value

    TANGGUNG JAWAB SOSIAL PETERNAK AYAM DI TENGAH PEMUKIMAN DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 40/PERMENTAN/OT.140/7/2011 DAN MAQASHID AL-SYARIAH (Studi Di Desa Purworejo Dan Loderesan)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pendirian usaha peternakan ayam di tengah pemukiman pada Desa Purworejo dan Loderesan. Dari adanya usaha tersebut peneliti melihat adakah bentuk tanggung jawab sosial dari peternak ayam pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Serta menggunakan tinjauan peraturan menteri pertanian dan maqashid al-syariah pada fenomena tersebut. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan?, 2) Bagaimana tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan ditinjau dari Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/7/2011 tentang Pedoman Pembibitan Ayam Ras Yang Baik?, 3) Bagaimana tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan ditinjau dari Maqashid Al-Syariah? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan bentuk tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan, 2) Untuk menganalisis tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan ditinjau dari Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/7/2011 tentang Pedoman Pembibitan Ayam Ras Yang Baik, 3) Untuk menganalisis tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan ditinjau dari Maqashid Al-Syariah. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis metode penelitian kualitatif dan pendekatan lapangan (fieled research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman di Desa Purworejo dan Loderesan terdapat kesamaan yaitu pembersihan kandang dan kotoran, penanganan bangkai ayam, penghijauan, pembangunan kandang dilengkapi pagar. Namun, perbedaannya yaitu penambahan obat anti bau, vaksin ternak, berbagi ke masyarakat dan penciptaan lapangan pekerjaan. 2) Tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/7/2011 tentang Pedoman Pembibitan Ayam Ras Yang Baik, pada Desa Purworejo dan Loderesan terdapat ketentuan yang terpenuhi dan tidak terpenuhi. 3) Tanggung jawab sosial peternak ayam di tengah pemukiman berdasarkan Maqashid Al-Syariah perspektif Al-Najjar, ketiga peternak di Desa Loderesan dan satu peternak di Desa Purworejo tidak memenuhi unsur Maqashid Al-Syariah. Sedangkan, dua peternak di Desa Purworejo memenuhi tiga unsur dua unsur

    TRADISI PELANGKAHAN PERKAWINAN TERHADAP SAUDARA KANDUNG DI DESA DUKUHMOJO KECAMATAN MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Get PDF
    Mila Choirun Nisa’, 126102213268, Tradisi pelangkahan Perkawinan Terhadap Saudara Kandung Di Desa Dukuhmojo Keacamatan Mojoagung Kabupaten Jombang Dalam Perspektif Hukum Islam, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. H. Husnul Haq, Lc., MA. Kata Kunci: Tradisi Pelangkahan Perkawinan, Saudara Kandung, Hukum Islam. Diberbagai masyarakat, masih banyak yang anggapan bahwa seorang adik tidak boleh menikah sebelum kakaknya. Namun, dalam ajaran Islam, tidak terdapat ketentuan yang melarang seorang adik mendahului menikah kakaknya. Justru, Rasulullah SAW menyuruh umatnya untuk menyegerakan menikah apabila telah menemukan pasangan yang sekufu (sepadan) guna menjaga kehormatan diri dan menghindari fitnah. Menunda pernikahan hanya karena alasan adat dapat berpotensi dapat menghambat tujuan syariat, yaitu membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warrahmah. Oleh karena itu, selama syarat dan rukun nikah telah terpenuhi, tidak ada alasan untuk menunda pernikahan seorang adik demi menunggu kakaknya menikah lebih dahulu. Rumusan masalah dalam penelitian ini; 1) Bagaimana tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung di Desa Dukuhmojo Kecamatan Mojoagung kabupaten Jombang?; 2) Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung di Desa Dukuhmojo kecamatan Mojoagung kabupaten Jombang; 2) Untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field reseach). Data primer yang digunakan dalam mengumpulkan data ialah menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan data skunder yang digunakan oleh peneliti ialah menggunakan buku, jurnal dan sumber lain yang memiliki hubungan langsung atau tidak langsung dengan subjek dan judul penelitian ini, sehingga menjadi relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung di Desa Dukuhmojo kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang terjadi kerena sang adik mendahului xxii menikah kakaknya. Tradisi tesebut boleh dilestarikan sebagai adat istiadat di desa tersebut, sebab adanya tradisi tersebut tidak mengandung unsur kejelekan, tetapi hanya sebagai bentuk pengormatan kepada kakaknya yang hendak di dahului menikah oleh sang adik. 2) Jika ditinjau dari hukum Islam tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung bisa disebut sebagai 'urf. Tradisi pelangkahan perkawinan terhadap saudara kandung di Desa Dukuhmojo Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang tersebut telah berlaku dalam sebuah peraturan tradisi setempat, oleh karena itu perlu adanya penyesuaian dengan fiqih agar tradisi tersebut tidak bertentangan dengan syariat dan dapat diterima oleh agama Islam

    ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN PADA PERMINTAAN PASIR KUCING DI TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul "Analisis Preferensi Konsumen pada Permintaan Pasir Kucing di Tulungagung" ditulis oleh Kharisma Muntadlirotul Maghfiroh, NIM 126405212106, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Badara Shofi Dana. S.E., M.Si. Kata Kunci: Preferensi Konsumen, permintaan, Pasir Kucing, Atribut Produk, Analisis Konjoin. Penelitian mengenai pasir kucing dilakukan karena terjadi peningkatan jumlah pemilik kucing di Indonesia, yang berimbas pada peningkatan kebutuhan akan produk perawatan kucing, termasuk pasir kucing. Banyaknya merek pasir kucing menjadikan perlunya preferensi konsumen untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah: (1) Menganalisis preferensi konsumen terhadap atribut produk pasir kucing, seperti harga, kualitas, diferensiasi, ukuran, aroma, kemasan, warna kemasan, dan tempat penjualan di Kabupaten Tulungagung; (2) Menentukan urutan atribut berdasarkan tingkat kepentingannya menurut preferensi konsumen di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 250 responden. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Tulungagung. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode konjoin, yang bertujuan untuk mengukur preferensi responden terhadap berbagai atribut produk. Berdasarkan hasil analisis preferensi konsumen menunjukkan bahwa masyarakat Tulungagung menginginkan beberapa hal dalam memutuskan pembelian produk pasir kucing dengan harga berkisar Rp20.000-Rp35.000, kualitas produk yang premium, jenis pasir menggumpal, ukuran kemasan besar 25 liter, pasir kucing memiliki aroma, menggunakan kemasan plastik dan berwarna cerah, dan tempat penjualan pada toko fisik (offline). Memiliki urutan atribut berdasarkan tingkat kepentingan, diantaranya kualitas produk pertama, harga kedua, ukuran ketiga, diferensiasi keempat, aroma kelima, warna kemasan keenam, tempat penjualan ketujuh, dan terakhir kedelapan ialah kemasan

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇