PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    146 research outputs found

    Pengembangan Bahan Ajar IPA Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP

    Full text link
    Bahan ajar dapat didefinisikan sebagai uraian dari seperangkat materi yang disusun secara sistematik baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Bahan ajar yang dikembangkan merupakan bahan ajar cetak yang dipegang oleh guru dan siswa. Pengambilan sampel penelitian ini adalah siswa Mts Bustanul ulum Panti Kabupaten Jember. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode penelitian Research and Develpoment menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa baik yang diambil dari teknik tes maupun praktikum. Berdasarkan dari teknik tes diperoleh hasil 75% siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dimana 7,5% memiliki kemampuan sangat kritis. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.Kata kunci : Bahan ajar, Ilmu Pengetahuan Alam, Berpikir kritis

    Penentuan Koefisien Momen Inersia dengan Video Analisis

    Full text link
    Penentuan momen inersia benda yang menggelinding pada bidang miring dapat dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain dengan pengintegralan , teori sumbu sejajar, teorema sumbu tegak lurus dan sifat simetri benda . Cara-cara di atas sulit dilakukan oleh siswa sekolah menengah karena harus memahami tentang kalkulus. Salah satu cara yang dilakukan dengan mudah adalah melakukan percobaan sederhana yaitu dengan cara menggelindingkan benda pada bidang miring. Hasil percobaan kemudian direkam dengan video dan dianalisis dengan Software Logger Pro. Sampel dalam penelitian ini adalah silinder pejal dan silinder berongga. Momen inersia silinder berongga I= MR2 yang berarti koefisien momen inersianya 1, sedangkan untuk silinder pejal I= ½ MR2 yang berarti koefisien momen inersianya ½ atau 0,5. Gerak benda dalam video ditracking dengan Logger Pro, data hasil tracking diubah dalam bentuk data dan grafik hubungan percepatan dan ketinggain benda untuk kemudian dilakukan fitting data. Hasil analisis data diperoleh koefisien momen inersia silinder berongga sebesar 0,95 dengan prosentase kesalahan 4,59 % dan untuk silinder pejal 0,47 dengan prosentase kesalahan 5,26%.Kata kunci: momen inersia, video, logger pro, fitting data

    PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMA PADA MATERI SUHU DAN KALOR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen penilaian portofolio dan mengidentifikasi hasil penyusunan instrumen penilaian portofolio untuk siswa kelas X SMA pada materi Suhu dan Kalor yang memenuhi kriteria baik.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan melalui 5 tahap, yaitu (1) tahap analisis, (2) tahap perencanaan, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi. Subjek coba adalah 6 siswa pada uji coba awal dan 30 siswa pada uji coba lapangan. Data penelitian diperoleh melalui analisis kebutuhan, uji ahli, uji coba awal, dan uji coba lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) teknik analisis data kualitatif melalui hasil observasi, hasil penelaahan instrumen penilaian portofolio oleh validator, dan hasil wawancara; (2) teknik analisis data kuantitatif pada uji ahli sehingga diketahui kriteria validitas instrumen penilaian portofolio dan uji coba lapangan sehingga diketahui kriteria reliabilitas instrumen penilaian portofolio.Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) penelitian pengembangan instrumen penilaian portofolio dilakukan dengan 5 tahap yang berpedoman pada model ADDIE, yaitu tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap analisis dilakukan analisis kebutuhan serta studi literatur. Pada tahap perencanaan ditentukan produk yang akan dikembangkan, tujuan, subjek, lokasi penelitian, serta membuat rancangan produk yang dirumuskan dalam rencana kegiatan penilaian portofolio. Pada tahap pengembangan dilakukan dengan membuat draf instrumen penilaian portofolio, kemudian dilakukan uji ahli sehingga diketahui kriteria validitasnya serta dilakukan penyempurnaan draft instrumen penilaian portofolio berdasarkan koreksi dan saran dari validator. Pada tahap implementasi dilakukan dengan mengujicobakan instrumen penilaian portofolio di dalam kelas, yaitu dengan uji coba awal dan uji coba lapangan. Tahap akhir adalah tahap evaluasi sehingga diketahui kriteria reliabilitas instrumen penilaian portofolio; (2) hasil pengembangan instrumen dengan validasi pada aspek format, konstruksi, dan bahasa memenuhi kriteria sangat baik dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,98 yang memenuhi kriteria istimewa. Dengan demikian, produk akhir berupa instrumen penilaian portofolio memenuhi kriteria sangat baik dan reliabel.Kata kunci: instrumen, penilaian portofolio, siswa SM

    Alat Peraga Pembelajaran Laju Hantaran Kalor Konduksi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penggunaan alat peraga pembelajaran laju hantaran kalor konduksi. Prinsip kerja alat yang dibuat adalah laju hantaran kalor konduksi. Cara penggunaan alat ini dengan melakukan percobaan menggunakan plastisin sebagai indikator hantaran kalor konduksi yang diletakkan pada batang uji. Untuk mendapatkan konsep laju hantaran kalor dilakukan 4 percobaan yaitu hubungan laju hantaran kalor (H) dengan panjang hantaran (l), hubungan laju hantaran kalor (H) dengan luas penampang bahan (A), hubungan laju hantaran kalor (H) dengan perbedaan suhu (ΔT), Hubungan laju hantaran kalor (H) dengan jenis bahan. Dari konsep yang ditemukan dapat dilakukan percobaan untuk menghitung besar laju hantaran kalor. Hasil ujicoba alat didapatkan konsep bahwa laju hantaran kalor konduksi (H) sebanding dengan luas penampang bahan (A) dan perbedaan suhu (ΔT) serta berbanding terbalik dengan panjang hantaran (l). Laju hantaran kalor konduksi dipengaruhi oleh suatu tetapan yang disebut konduktivitas termal (k), sehingga H= (k A ΔT) / l.Kata Kunci : laju hantaran kalor, konduksi, alat pembelajaran fisik

    REMEDIASI PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL SNOWBALL THROWING PADA MATERI FLUIDA DINAMIS KELAS XI DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA

    Full text link
    remediasi pembelajaran dengan model snowball throwing. Penelitian ini merupakan PenelitianTindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart serta model kolaboratif.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta yangberjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kajian dokumen dan tes.Pengujian instrumen tes dilakukan di SMA Batik 2 Surakarta menggunakan perhitungan Ms. Excel. Analisisdata yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Berdasarkan analisis data dan pembahasandalam penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar aspek kognitif siswasetelah mengikuti remediasi pembelajaran dengan model snowball throwing. Hal ini dapat dilihat daripeningkatan persentase siswa kelas XI MIA 4 yang mencapai KKM pada tes formatif pokok bahasan FluidaDinamis sebelum tindakan sebanyak 0%, kemudian setelah tindakan menjadi 85,29%. Berdasarkan hasil ujihipotesis menggunakan uji t satu ekor diperoleh bahwa hitung tabel t t(23,53 > 1,69236) dan berdasarkanhasil uji t satu ekor menggunakan SPSS 17 diperoleh hitung tabel t t (23,495 > 1,69236). Perbedaan nilai thitungdisebabkan oleh pembulatan angka saat perhitungan, akan tetapi perbedaan nilai thitung tidak signifikan.Berdasarkan hasil uji t satu ekor dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar aspek kognitif siswasebelum (X1) dan sesudah (X2) mengikuti remediasi pembelajaran menggunakan model snowball throwing.Kata kunci: remediasi pembelajaran Fisika, snowball throwing, hasil belajar, aspek kognitif, fluida dinami

    Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Materi Pokok Termodinamika pada Siswa Kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan dan penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Termodinamika.Penelitian merupakan deskriptif kualitatif yang dilakukan pada siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3 di SMA Al Islam 1 Surakarta yang terdiri dari masing-masing kelas 38 siswa. Sampel penelitian dipilih sebanyak 10 siswa dari 76 siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik sampel bertujuan. Siswa yang dipilih yaitu siswa yang melakukan kesalahan umum siswa lain, serta kesalahan siswa yang lebih bervariasi dan menarik untuk diteliti. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes dan wawancara. Validasi data menggunakan teknik triangulasi data, yaitu membandingkan data hasil observasi guru dan siswa, data hasil tes ulangan harian dan data hasil wawancara dari beberapa siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan yaitu jenis kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Termodinamika yaitu kesalahan strategi sebesar 76,31% yang disebabkan siswa bingung, lupa, dan kurang cermat dalam menafsirkan pada soal. Kemudian diikuti soal tidak direspon sebesar 65,79% yang disebabkan siswa kurang paham, bingung, dan lupa dalam menjawab soal. Kemudian diikuti kesalahan konsep sebesar 60,52% yang disebabkan siswa belum paham, bingung dan lupa tentang konsep proses yang ada di termodinamika, kesalahan tanda sebesar 57,89% yang disebabkan siswa bingung dan lupa tentang konsep usaha, kesalahan terjemahan sebesar 50% yang disebabkan siswa belum membaca petunjuk soal, lupa, tergesa-gesa dalam mengerjakan soal, bingung dan belum terbiasa menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, dan kesalahan hitung sebesar 43.42% yang disebabkan siswa bingung dalam operasi matematisnya, kurang teliti dan terburu-buru dalam menjawab soal. Dari jenis-jenis kesalahan yang ditemukan, terdapat jenis kesalahan yang saling berkaitan yaitu kesalahan strategi dengan kesalahan konsep sebesar 40,79%.Kata kunci : analisis, kesalahan, soal, Termodinamik

    ANALISIS KESUKARAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN FISIKA BERDASARKAN REPRESENTASI

    Full text link
    Multirepresentasi dapat digunakan untuk menganalisis kesukaran mahasiswa dalam menyelesaikan masalah fisika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendiagnosis kesukaran-kesukaran mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan fisika. Penelitian dilakukan dengan memberikan soal pilihan ganda yang valid dan reliabel terhadap 401 mahasiswa Pendidikan Fisika yang telah menempuh mata kuliah Fiska Dasar I. Soal terdiri dari enam pernyataan, dengan masing-masing pernyataan dibuat empat representasi yang berbeda, sehingga total terdapat 24 soal pilihan ganda. Mahasiswa diminta untuk memulih option dari jawaban yang tersedia. Analisis didasarkan pada jawaban mahasiswa yang salah dan mempunyai fungsi pengecoh yang besar. Hasil diperoleh adalah terdapat variasi kesukaran yang berhubungan dengan jenis representasi. Kata kunci : berisi maksimal 5 kata penting dalam penelitian

    PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cocoa L.) SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA RHODAMIN B

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) kulit buah kakao dapat digunakan sebagai adsorben Rhodamin B (2) struktur adsorben sebelum dan setelah diaktivasi menggunakan HNO3 0,6 M (3) massa adsorben optimum untuk mengadsorpsi Rhodamin B (4) waktu kontak optimum untuk mengadsorpsi Rhodamin B (5) pola isoterm adsorpsi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Adsorben diaktivasi dengan HNO3 0,6 M. Penentuan massa adsorben optimum dilakukan dengan mereaksikan 0,05; 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; 0,3 gram adsorben dengan 50 mL Rhodamin B dan konsentrasi 2 ppm selama 30 menit. Penentuan waktu kontak optimum dilakukan dengan mereaksikan adsorben sesuai massa optimum dengan 50 mL Rhodamin B dan konsentrasi 2 ppm selama 10, 20, 30, 40, 50, 60 menit. Penentuan pola isoterm adsorpsi menggunakan Rhodamin B dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8, 10, 12 ppm. Analisis konsentrasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan analisis gugus fungsi menggunakan spektrokopi FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kulit buah kakao dapat digunakan sebagai adsorben Rhodamin B (2) Adsorben setelah diaktivasi memiliki karakter lebih baik daripada sebelum diaktivasi. (3) Massa adsorben optimum adalah 0,2 gram dengan daya jerap 94,06%. (4) Waktu kontak optimum adalah 30 menit dengan daya jerap 98,78%. (5) Pola isoterm adsorpsi mengikuti isoterm Langmuir dan Freundlich tetapi cenderung isoterm Langmuir. Kata kunci : Kulit buah kakao, Adsorben, Rhodamin B, HNO3

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS WEB UNTUK SMA KELAS X PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS

    Full text link
    Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna internet yang cukup tinggi hingga mencapai 30%. Telah banyak weblog yang membahas fisika tetapi masih jarang ditemui web yang memuat materi tentang listrik dinamis yang disertai dengan animasi atau simulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran fisika berbasis web pada pokok bahasan listrik dinamis yang sesuai dengan standar dan kelayakan media pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman dalam pembelajaran di kelas dan dapat menjadi sumber belajar suplemen untuk siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Media yang dikembangkan berupa website HTML dengan konten sub materi listrik dinamis untuk SMA kelas X, disusun menggunakan software CoffeeCup Free HTML Editor. Media disusun dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Program diuji oleh dosen ahli materi dan praktisi media berdasarkan indikator yang telah ditentukan dan kemudian hasilnya diolah menggunakan black block test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan masuk dalam kategori baik dengan komponen isi materi mendapat skor 91,35%, komponen teknis media 83,8%, dan hasil uji coba lapangan 78,1%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa website yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran Fisika untuk SMA kelas X pada pokok bahasan listrik dinamis. Kata kunci : Pengembangan, Media Pembelajaran, Website, HTML, Listrik Dinamis

    ALUR PENALARAN SISWA DALAM PHYSICS PROBLEM SOLVING DITINJAU DARI KERANGKA KERJA GREENO

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk menyusun dan mendeskripsikan alur penalaran siswa dalam physics problem solving dengan menggunakan kerangka kerja Greeno. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes seleksi responden, tes penalaran dan panduan wawancara. Responden penelitian sebanyak 6 siswa dari sebuah SLTA di Kota Palu. Pengumpulan data melalui kegiatan thinking-aloud dan wawancara yang direkam dengan video camera. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data pendukung dalam analisis data hasil thinking-aloud. Analisis data mengenai alur penalaran menggunakan kerangka kerja Greeno dimana terdapat kombinasi dari domain abstrak, model, konkrit, dan simbolik. Berdasarkan analisis data, dapat dinyatakan bahwa alur penalaran responden dipengaruhi oleh penguasaan konsep mereka. Terbentuknya alur penalaran dalam physics problem solving yang spesifik diduga terpengaruh oleh pola guru dalam memberikan contoh soal dalam aktivitas pembelajaran. Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji produktivitas problem solving untuk alur penalaran yang berbeda. Kata kunci : kerangka kerja Greeno, alur penalaran, physics problem solving, thinking-alou

    146

    full texts

    146

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇