Jurnal Bumi Indonesia
Not a member yet
    1194 research outputs found

    Pemanfaatan Citra Sentinel-2a Dan Aster Untuk Pemantauan Perubahan Ruang Terbuka Hijau Publik Dan Kebutuhan Oksigen Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2004 - 2019

    No full text
    Kebutuhan lahan yang tinggi mengakibatkan terjadinya alih fungsi lahan. Penelitian ini bertujuan menghitung akurasi pemetaan RTH publik dari citra ASTER dan Sentinel-2A, mengetahui perubahan RTH publik, menghitung kebutuhan oksigen serta kebutuhan RTH tahun 2004 dan 2019. Jenis RTH yang diinterpretasi secara visual meliputi hutan kota, sempadan sungai, pemakaman, lapangan, dan taman kota. Kebutuhan oksigen dihitung dengan metode gerrarkis meliputi hewan ternak, industri, penduduk, dan kendaraan bermotor. Akurasi pemetaan dengan citra ASTER yaitu 96% sedangkan citra Sentinel-2A 90%. Perubahan RTH publik menunjukkan bahwa 17,62 km2 RTH publik tidak berubah, bertambah 1,15 km2, dan berkurang 2,61 km2. Kebutuhan oksigen tahun 2004 sebesar 1053531,92 kg/hari dengan kebutuhan RTH 10,41 km2, sedangkan tahun 2019 sebesar 1923959,31 kg/hari dengan kebutuhan RTH seluas 19 km2. Kebutuhan RTH tahun 2004 telah terpenuhi dari RTH publik seluas 20,22 km2. Pada tahun 2019 luasan RTH publik hanya 18,77 km2, sehingga RTH publik belum mampu memenuhi kebutuhan RTH secara keseluruhan

    Analisis Spasial Untuk Penentuan Jalur Evakuasi Di Zona Rawan Erupsi Gunung

    Get PDF
    Kecamatan Puncu merupakan salah satu kecamatan yang paling dekat dengan kawah Gunung Kelud, sehingga merupakan daerah yang rawan erupsi. Pembuatan peta jalur evakuasi merupakan salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Membuat peta kerawanan erupsi. (2) Membuat peta titik kumpul dan pos pengungsian. (3) Membuat peta jalur evakuasi. Metode least cost path digunakan untuk membuat peta jalur evakuasi. Parameter yang digunakan adalah penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan jaringan jalan yang terdiri dari panjang, jenis, arah, kondisi, dan bahan permukaan jalan serta lokasi jembatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Peta kerawanan erupsi terdiri dari tiga kelas tingkat kerawanan yaitu tingkat kerawanan tinggi, sedang, dan rendah. (2) Peta titik kumpul dan titik akhir di Kecamatan Puncu terdiri dari lima titik kumpul dan enam pos pengungsian. (3) Peta jalur evakuasi di Kecamatan Puncu ada 5 peta yang terdiri dari 6 jalur evakuasi, sehingga total jalur evakuasi adalah 3

    Analisis Dan Permodelan Spasial Resiko Demam Berdarah Pada Periurban Beriklim Tropis Menggunakan Regresi Logistik Biner

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan virus DENV yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Nyamuk yang membawa virus ini adalah nyamuk dengan jenis Aedes agypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi. Sesuai dengan habitat kedua jenis nyamuk ini, penyakit DBD banyak ditemukan pada wilayah urban hingga periurban namun jarang ditemukan pada wilayah rural. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan permodelan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh dengan wilayah kajian di periurban Kabupaten Bantul. Permodelan spasial dilakukan dengan menggunakan metode regresi logistik biner. Parameter yang digunakan pada permodelan spasial ini diantaranya adalah Normalized Different Vegetation Index (NDVI) untuk mewakili proporsi vegetasi, Normalized Different Building Index (NDBI) untuk mewakili kepadatan bangunan, dan Normalized Different Water Index (NDWI) untuk mewakili proporsi air dan iklim mikro. Peta hasil memiliki grafik ROC cukup bagus dengan nilai AUC sebesar 0,864. Akurasi yang didapatkan dari peta ini sebesar 0,81 dengan acuan cutoff 0,70

    Perubahan Mata Pencaharian Rumah Tangga di Kawasan Industri Lampung (KAIL) Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan

    Get PDF
    Kawasan Industri Lampung (KAIL) diresmikan sejak tahun 1997 secara tidak langsung memberikan dampak baik dari segi ekonomi, sosial dan budaya masyarakatnya. Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja warga lokal. Perubahan mata pecaharian tersebut juga melalui suatu proses, yaitu faktor-faktor yang mempengaruhinya baik faktor internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan mata pencaharian sebelum dan setelah berdirinya industri, dan yang kedua mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mata pencaharian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Periode waktu yang diamati yaitu sebelum tahun 1997, tahun 2000 dan tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan KAIL memberikan dampak yang positif terhadap perubahan mata pencaharian masyarakat Tanjung Bintang. Pada rentang waktu antara tahun 1997 dan tahun 2018, dari 155 responden terdapat 45,8% yang berubah mata pencaharian. Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain faktor internal berupa penghasilan responden yang kurang mencukupi, sedangkan faktor eksternal yaitu keberadaan KAIL yang menyerap tenaga kerja lokal

    Perbandingan Karakteristik Geomorfik Habitat Peneluran Penyu di Pesisir Bajul Mati dan Pesisir Jolangkung, Kabupaten Malang

    Get PDF
    Pesisir selatan Jawa menjadi jalur migrasi penyu. kondisi tersebut menjadi dasar penelitian dengan tujuan 1) mengindetifikasi karakteristik geomorfik habitat peneluran penyu 2) membandingkan karakteristik geomorfik habitat peneluran penyu 3) mengidentifikasi aspek yang dapat mengancam habitat peneluran penyu di Pesisir Bajul Mati dan Pesisir Jolangkung. Data yang diperlukan antara lain berupa aspek morfologi (panjang pantai, lebar pantai, kemiringan pantai), material (ukuran butir dan bentuk butir) dan proses (angin dan gelombang). Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung dan wawancara informan kunci. Pengolahan data menggunakan aplikasi Gradistat dan pengamatan micorcamera untuk mengetahui aspek material dan pengolahan menggunakan rumus Airy guna mengetahui aspek proses. Selain karakteristik geomorfik, data yang diperlukan yaitu vegetasi, jenis penyu yang bertelur, suasana pantai dan aspek keterancaman. Hasil dari penelitian ini adalah kedua pantai memiliki kemiringan yang datar-miring. Material penyusun di wilayah pesisir tersebut termasuk pasir sedang, sedangkan dari aspek proses kedua pesisir memiliki tipe empasan gelombang surging yang dapat membantu penyu untuk mencapai tempat bertelur. Aspek keterancaman berupa abrasi dan aktivitas pariwisata

    Kajian Kualitas Air di Sungai Belik Yogyakarta

    Get PDF
    Sungai Belik merupakan sungai yang berada di tengah perkotaan. Secara administrasi masuk wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Sungai di perkotaan memiliki potensi pemanfaatan sebagai sumber air bersih, irigasi, dan ekowisata. Kualitas air yang kurang baik tentu akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yakni mengidentifikasi sumber pencemar di Sungai Belik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, limbah Sungai Belik berasal dari limbah domestik yang mengalir melalui saluran drainas

    3d Network Analysis Untuk Pemodelan Jalur Evakuasi Gedung Pascasarjana Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Dan Keperwatan (Fk-Kmk) Universitas Gadjah Mada

    Get PDF
    Sistem Informasi Geografis (SIG) banyak digunakan untuk berbagai macam analisis spasial, mulai dari manajemen data spasial hingga visualisasinya. Salah satu pengaplikasian SIG yang menjadi state of the art saat ini yaitu pemodelan 3 Dimensi (3D) berbasis dalam ruangan (Indoor). Pemodelan yang dilakukan juga dikombinasikan dengan sistem navigasi spasial untuk memberikan  informasi koordinat dan menunjukkan arah untuk navigasi dalam ruangan. Dalam hal ini, SIG dapat diterapkan untuk menemukan jalur evakuasi yang paling efektif. Penelitian ini menerapkan analisis SIG dengan tujuan membangun 3D Network Dataset dan menghasilkan model 3D yang representatif untuk memberikan informasi jalur evakuasi terbaik. Pembuatan model dan jalur evakuasi dilakukan dengan menggunakan software AutoCAD dan ArcGIS Pro. Data dasar yang digunakan adalah desain rencana arsitektur gedung. Hasil yang diperoleh yaitu 3D Network Dataset dan model 3D Gedung FK-KMK UGM dengan tampilan yang cukup representatif, di mana bentuk dan ukuran gedung sesuai dengan yang sebenarnya

    Interaksi Antara Jaringan Jalan Dengan Struktur Ruang Kabupaten Kendal

    Get PDF
    Perkembangan jaringan jalan dalam suatu wilayah akan berpengaruh terhadap struktur ruang yang terbentuk di suatu daerah. Pola konektivitas jaringan jalan merepresentasikan peran wilayah terhadap struktur ruang yang diidentifikasi dari bentuk jaringan jalan dan nilai konektivitas. Studi interaksi jaringan jalan dengan struktur ruang di Kabupaten Kendal dilakukan dengan mengetahui pola konektivitas melalui penghitungan indeks konektivitas berdasarkan teori grafik dan menghitung nilai daya tarik ruang berdasarkan teori gravitasi. Interaksi jaringan jalan dengan struktur ruang kemudian diketahui melalui pemodelan spasial daya tarik ruang berdasarkan hasil penghitungan teori gravitasi yang telah dikembangkan dengan melibatkan indeks konektivitas dalam penghitungannya

    Hubungan Distribusi Jumlah UMKM Terhadap Kondisi Inklusivitas Perekonomian Kartamantul

    Get PDF
    UMKM bertujuan untuk melakukan pemberdayaan, salah satunya di bidang ekonomi untuk mengatasi ketimpangan. Perekonomian inklusif merupakan kondisi dimana ketimpangan berusaha untuk dihilangkan serta membuka peluang perekonomian yang sama bagi setiap penduduk. Penelitian ini mengukur bagaimana hubungan antara keberadaan UMKM dengan kondisi inklusivitas perekonomian di Kartamantul (Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta). Hasil penelitian pada tujuan pertama adalah kondisi UMKM di Kartamantul secara total mengalami kenaikkan dari tahun ke tahun, lokasi kluster tinggi terletak di Kabupaten Bantul dan kluster rendah berada di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian kedua adalah secara keseluruhan di Kartamantul memiliki kondisi inklusivitas dengan kategori “memuaskan”. Hasil penelitian tujuan ketiga mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara distribusi jumlah UMKM terhadap inklusivitas ekonomi yang sifatnya memiliki arah negatif/berkebalikan serta berkekuatan cuku

    Keberlanjutan Usahatani Bawang Putih : Kasus Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung

    Get PDF
    Usahatani berjalan secara dinamis tergantung pada fenomena yang terjadi yang bahkan mampu mengubah kondisi keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan usahatani bawang putih karena adanya fenomena terkait target Indonesia swasembada bawang putih. Metode survei digunakan pada penelitian berikut.Data yang digunakan adalah data sekunder dan primer yang dikumpulkan dari petani bawang putih di Desa Petarangan, Kledung, Temanggung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kondisi keberlanjutan usahatani bawang putih di Desa Petarangan antara sebelum dan sesudah adanya subsidi. Kondisi keberlanjutan dimensi ekonomis adalah kondisi paling ideal dibandingkan dimensi sosial dan ekologikal. Permasalahan keberlanjutan utama adalah terkait penggunaan pestisida dan kelayakan upah buruh.Kondisi keberlanjutan tersebut belum mengalami perubahan yang signifikan karena masingmasing praktik pertanian mempunyai kelebihan.Usahatani bawang putih di Desa Petarangan masih berorientasi pada manfaat yang diterima petani dan kurang memperhatikan dampak merugikan terhadap lingkungan sosial, lingkungan binaan manusia, maupun terhadap lingkungan alami

    1,176

    full texts

    1,194

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bumi Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇