Jurnal Bumi Indonesia
Not a member yet
    1194 research outputs found

    Dampak Pembangunan Bandara Kualanamu Terhadap Migrasi Masuk Kabupaten Deli Serdang

    Get PDF
    Bandara Kualanamu merupakan bandara baru di Kabupaten Deli Serdang yang baru dioperasikan tahun 2013. Salah satu dampak penting yang dijelaskan di dalam dokumen AMDAL Bandara Kualanamu adalah migrasi penduduk. Tujuan penelitian adalah mengetahui dampak migrasi dari pembangunan dan pengoperasian Bandara Kualanamu sesuai dengan yang diperkirakan dokumen AMDAL dan mengidentifikasi keberlangsungan program mitigasi terhadap dampak negatif migrasi. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan sequential explanatory. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel dampak yang tidak sesuai dengan dokumen AMDAL adalah jumlah manusia yang terkena dampak dan luas wilayah persebaran dampak, sedangkan dampak migrasi yang sesuai adalah migrasi berlangsung selama pembangunan dan pengoperasian bandara, migrasi berpengaruh terhadap penduduk sekitar, komponen lain yang terkena dampak adalah kondisi sosial, ekonomi, dan budaya penduduk sekitar, dampak migrasi bersifat kumulatif dan tidak dapat berbalik. Mitigasi yang telah dilakukan adalah pendekatan persuasif terhadap penduduk sekitar, bantuan dari pihak bandara, kerjasama antar instansi dan pengawasan kegiatan pengelolaan lingkungan

    Analisis Keterkaitan Distribusi Spasial Tomira dengan Komoditas Unggulan Daerah

    Get PDF
    Pengembangan wilayah berbasis ekonomi lokal menjadi salah satu arahan pengembangan yang penting bagi suatu daerah. Kabupaten Kulon Progo memiliki program Tomira sebagai salah satu kebijakan pengembangan ekonomi lokal. Tomira atau Toko Milik Rakyat, adalah toko modern berjejaring yang memiliki sistem kemitraan dengan koperasi lokal. Salah satu peraturan pengelolaan Tomira adalah adanya produk lokal dengan minimal persentase 20%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Data primer berupa hasil observasi lapangan dan hasil wawancara narasumber terkait. Data sekunder berupa data produksi komoditas sektor pertanian untuk memperoleh komoditas basis per kecamatan dengan teknik analisis LQ. Pola distribusi Tomira menyebar mengikuti jalan dengan nilai rasio tetangga terdekat 0,863. Persentase jumlah produk lokal yang dijual disetiap Tomira antara 1% - 9% dengan rata-rata produk lokal terjual sebesar 63.17%. Belum ada keterkaitan yang cukup kuat antara distribusi spasial Tomira yang ditinjau dalam konteks produk lokal dengan komoditas unggula

    Hubungan Pembangunan Infrastruktur dan Perkembangan Ekonomi Wilayah Indonesia

    Get PDF
    Ketersediaan infrastruktur diarahkan menunjang perkembangan ekonomi wilayah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi infrastruktur setiap provinsi, mengidentifikasi perkembangan ekonomi wilayah setiap provinsi, serta menganalisis hubungan dan karakteristik tipologinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis indeks komposit, tipologi klassen, korelasi rank spearman, dan tabulasi silang. Data yang digunakan adalah data sekunder 34 provinsi tahun 2014 – 2017. Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi tingkat ketersediaan infrastruktur dengan 12 provinsi tinggi, 12 provinsi sedang, dan 10 provinsi rendah. Perkembangan ekonomi juga menunjukan variasi kelompok: daerah maju dan cepat tumbuh (3 provinsi), daerah maju tetapi tertekan (5 provinsi), daerah berkembang cepat (12 provinsi), dan daerah relatif tertinggal (14 provinsi). Hubungan yang terbentuk menunjukkan bahwa infrastruktur (jalan, kelistrikan, komunikasi, dan pelayanan transportasi) memiliki keterkaitan positif dan signifikan dengan perkembangan ekonomi, sedangkan infrastruktur (keairan, kesehatan, pendidikan, pengelolaan sampah, dan gedung perdagangan) tidak berkaitan. Karakteristik tipologi menunjukkan tingginya infrastruktur tidak selalu menentukan perkembangan ekonomi, tergantung dinamika geografis dan sumberdaya wilayah

    Pemanfaatan Linear Referencing System Untuk Pengelolaan Basis Data Spasial Jalan Di Sebagian Ruas Jalan Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang penting dalam kehidupan di bidang ekonomi, sosial dan budaya berdasarkan UU RI Nomor 38 tahun 2004. Tipe data spasial dan data atribut jalan melekat pada geometriknya membutuhkan model basis data yang tepat untuk memudahkan pengelolaan basis data tersebut. Linear referencing system merupakan metode penyimpanan lokasi geografis menggunakan beberapa tabel dengan field kunci yang mana data dasarnya dihubungkan dengan mempertimbangkan posisi relatif sepanjang objek garis yang terukur. Penelitian ini mengkaji cara perolehan dan pengolahan data jalan untuk model basis data linear referencing system. Hasil akhir penelitian ini menunjukan bahwa data jalan untuk model basis data linear referencing system dapat diperoleh dengan memanfaatkan penggunaan citra penginderaan jauh, survei lapangan, dan data sekunder. Pengolahan data jalan untuk linear referencing system representatif digunakan pada tiga informasi jalan yaitu material jalan, pembatas jalan, dan kondisi jalan karena setiap data memiliki satuan yang lebih kecil dari ruas jalan

    Analisis Produk Pertanian Yang Dipasarkan Di Lokasi Wisata Alam Kabupaten Gunungkidul

    Get PDF
    Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang diminati baik warga lokal ataupun turis-turis yang berwisata ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, hal ini disebabkan karena adanya daya tarik wisata baik itu alam maupun budaya selain itu adanya lahan pertanian yang mendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui produk pertanian yang ada di wisata alam Kabupaten Gunungkidul (2) Mengetahui asal produk pertanian yang di pasarkan di lokasi wisata alam Kabupaten Gunungkidul (3) Mengetahui produk pertanian yang paling dominan diminati wisatawan yang datang ke lokasi wisata alam Kabupaten Gunungkidul. Metode dari penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif Analitik Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian kualitatif berupa transkip hasil wawancara, reduksi data, interpretasi data, dan analisis. Hasil dari penelitian ini adalah produk pertanian yang ada di wisata alam kabupaten Gunungkidul berupa hasil pertanian tanaman pokok, palawija, dan buah-buahan. Produk pertanian yang dipasarkan lebih banyak diminati di lokasi wisata Pantai Baron karena dilihat dari adanya pasar sayur dan buah-buahan serta pengunjung yang dapat menikmati di semua usia

    Dinamika Perekonomian Wilayah Di Kabupaten Sleman

    Get PDF
    Analisis dinamika perekonomian wilayah dan sektor unggulan di Kabupaten Sleman berfungsi untuk memahami perkembangan perekonomian pada masing-masing waktu. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kondisi perekonomian wilayah Kabupaten Sleman tahun 2010 dan 2015 dan mengetahui perkembangan perekonomian wilayah di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan berupa analisis data sekunder (PDRB) menggunakan analisis laju pertumbuhan ekonomi, tipologi Klassen, dan Location Quation (LQ).Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian Sleman mengalami peningkatan dalam kurun waktu lima tahun, dengan pertumbuhan ekonomi sangat tinggi terdapat di Kecamatan Gamping, Depok, Ngaglik, dan Sleman. Perkembangan ekonomi di Kabupaten Sleman juga didominasi oleh Kecamatan Godean, Depok, dan Sleman yang masuk dalam kategori daerah cepat maju dan cepat tumbuh

    Kerentanan Masyarakat Terhadap Perubahan Iklim Dan Adaptasinya Pada Sektor Sumberdaya Air Di Kabupaten Klaten

    No full text
    Sektor sumberdaya air merupakan sektor yang paling terdampak oleh adanya perubahan iklim. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan iklim berdampak langsung terhadap siklus hidrologi. Masalah yang muncul sekarang bukan mengenai kesiapan dalam menghadapi perubahan iklim, melainkan sudah mengenai kemampuan adaptasi dalam menanggulangi perubahan iklim karena perubahan iklim sudah terjadi.  Tingkat kerentanan masyarakat di Kabupaten Klaten berbeda-beda, namun didominasi tingkat kerentanan sedang. Perbedaan tingkat kerentanan tersebut secara umum disebabkan oleh perbedaan tingkat sensitivitas dan kapasitas adaptasi masyarakat. Upaya adaptasi yang dilakukan masyarakat pada sektor sumberdaya air lebih bayak dilakukan untuk sumberdaya air pertanian (irigasi)  yaitu berupa pembuatan sumur bor (diesel) untuk dialirkan di saluran irigasi sawah. Selain itu, masyarakat juga melakukan adaptasi yaitu berupa mendalamkan sumur di rumah merek

    Kajian Hidrostratigrafi dengan Metode Geolistrik di Wilayah Kepesisiran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hidrostratigrafi dan persebaran airtanah asin di Wilayah Kepesisiran Kecamatan Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendugaan geolistrik metode Vertical Electric Sounding (VES), konfigurasi Schlumberger, dan pengukuran nilai daya hantar listrik (DHL) airtanah. Hasil pendugaan  geolistrik diolah dengan menggunakan software IP2Win. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan material yang ditemukan pada wilayah penelitian adalah lapisan lempung bercampur pasir kering (zona aerasi), lempung, mengandung airtanah asin, lempung mengandung airtanah payau, lempung bercampur pasir mengandung airtanah tawar, pasir mengandung airtanah tawar, pasir mengandung airtanah tawar, batu gamping porous mengandung airtanah tawar, dan batu gamping keras dan kering. Jenis akuifer yang ditemukan adalah akuifer bebas (unconfined aquifer), akuifer tertekan (confined aquifer), akuifer sekunder (secondary aquifer). Airtanah asin ditemukan pada bentuklahan rataan pasang surut dan dataran fluviomarin. Keberadaan airtanah asin tersebut disebabkan karena intrusi air laut dan air fosil (connate water)

    Permasalahan Lansia Di Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Proses menua menjadikan berbagai permasalahan muncul. Permasalahan lansia dapat dibagi menjadi permasalahan ekonomi, sosial, dan kesehatan. Permasalahan yang dialami oleh lansia perlu diketahui. Penelitian ini dilakukan untuk mengatahui permalasahan yang dialami lansia di Kelurahahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo dan variasi permasalahan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei dalam pengumpulan data. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuisioner. Penentuan sampel menggunakan metode simple cluster sampling. Jika ditinjau dari segi ekonomi, penduduk lansia di Kelurahan Sorosutan mayoritas sudah tidak lagi bekerja. Keadaan fisik yang lemah dan tidak adanya keterampilan menjadi alasan lansia tidak lagi bekerja. Adapun penduduk lansia yang masih bekerja mereka bekerja pada sektor informal dengan tingkat upah rendah. Variasi permasalahan didapatkan dari karakteristik lansia dengan permasalahan yang dialami lansia seperti ekonomi, kesehatan dan sosia

    Hubungan Antara Investasi Asing Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekonomi wilayah antar kabupaten/kota, dinamika investasi yang masuk, sektor unggulan PDRB, PMA, dan PMDN, serta hubungan antara investasi asing dan pertumbuhan ekonomi di D. I. Yogyakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pertumbuhan ekonomi, analisis tipologi Klassen, analisis deskriptif, analisis Location Quotient (LQ), dan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman tergolong wilayah cepat maju dan cepat tumbuh, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul tergolong wilayah berkembang cepat, dan Kulon Progo tergolong wilayah relatif tertinggal. Penanaman modal yang masuk di D. I. Yogyakarta selama 17 tahun terakhir mengalami dinamika dan cenderung mengalami kenaikan dengan proporsi PMA lebih besar dibanding PMDN. Sektor unggulan dalam PDRB, PMA, dan PMDN adalah sektor jasa. Hubungan antara PMA dan PDRB, PMA dan PDRB per kapita, PMDN dan PDRB, serta PMDN dan PDRB per kapita di tiap kabupaten/kota selama tahun pengamatan di D. I. Yogyakarta menunjukkan hubungan yang signifikan, kecuali pada hubungan PMDN dan PDRB per kapita di Kota Yogyakarta. Tingkat hubungan yang diperoleh dari semua hasil uji korelasi berada di tingkat sangat kuat, kuat, dan cukup kuat dengan arah hubungan seluruh hasil analisis adalah positif

    1,176

    full texts

    1,194

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bumi Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇