IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Lift The Flap Book Untuk Menstimulasi Mitigasi Kabut Asap Pada Anak TK B di PAUD Kamboja Desa Banua Hanyar
Mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya, seperti kabut
asap, merupakan isu penting di berbagai wilayah, termasuk Indonesia. Salah satu
daerah yang terdampak secara rutin adalah Desa Banua Hanyar, khususnya PAUD
Kamboja yang setiap tahunnya terpapar kabut asap akibat pembakaran lahan di
sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran
berbentuk lift the flap book untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini
khususnya kelompok B di PAUD Kamboja mengenai mitigasi kabut asap.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan
model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain,
pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Pada tahap analisis melakukan observasi awal dan wawancara dengan
pendidik untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran anak. Tahap desain, yaitu
perancangan media pembelajaran berbentuk lift the flap book melalui tahapan pra
produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tahap pengembangan, yang mencakup
proses produksi media dan validasi oleh ahli guna menguji kelayakan dan
efektivitas media. Berlanjut ke tahap implementasi, di mana media diterapkan pada
anak dalam desain one group pretest-posttest untuk melihat efektivitas media
terhadap pemahaman anak, serta tahap evaluasi yang melibatkan evaluasi formatif
selama proses pengembangan dan evaluasi sumatif setelah implementasi melalui
analisis data pretest dan posttest menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan
uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS, serta disertai analisis tanggapan guru
dan anak untuk mengetahui daya tarik dan keberhasilan media secara menyeluruh.
Media yang telah dikembangkan divalidasi oleh para ahli, lalu diterapkan
kepada 10 peserta didik kelompok B melalui tahapan pretest dan posttest. Hasil
pretest menunjukkan rata-rata nilai sebesar 60,26, sedangkan nilai posttest
meningkat menjadi 92,8. Uji statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal
dan homogen, dan uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar
0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan
posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa media lift the flap book efektif dalam
meningkatkan pemahaman anak mengenai mitigasi kabut asa
Eksistensi dan Fungsi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Terhadap Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kecamatan Banjarmasin Utara
Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan
rakyat yang memiliki prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil
(LUBER JURDIL). Dalam pelaksanannya, Kelompok Penyelenggara
Pemungutan Suara (KPPS) memegang peranan penting dalam pelaksanaan
pemungutan dan perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan fungsi KPPS dalam
penyelenggaraan Pemilu di Kecamatan Banjarmasin Utara serta mengidentifikasi
kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian empiris
dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk anggota
KPPS dan penyelenggara Pemilu lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPS memiliki peran sentral dalam
menjamin kelancaran proses pemungutan suara, mulai dari verifikasi pemilih,
pencatatan suara, hingga penghitungan suara. Namun, terdapat beberapa kendala
yang dihadapi KPPS, seperti beban kerja yang tinggi, waktu penghitungan suara
yang panjang, serta keterbatasan fasilitas dan honor yang diterima
Pengaruh Literasi dan Gaya Hidup Terhadap Minat Memilih Produk Asuransi Syariah pada PT Prudetial Life Assurance Cabang Banjarmasin
Penelitian
ini
dilatarbelakangi
untuk
meningkatkan pemahaman
masyarakat tentang jasa dan produk lembaga keuangan syariah khususnya
mengenai jasa dan produk dari asuransi syariah dikarenakan kurangnya kesadaran
masyarakat terhadap literasi asuransi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh literasi dan gaya hidup terhadap minat memilih produk
asuransi syariah pada PT Prudential Life Assurance Cabang Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kuantitatif, adapun populasi pada masyrakat kota Banjarmasin
berdasarkan kriteria dengan jumlah sampel 65 orang, pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan
kuesioner, dan teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji
asumsi klasik dan uji hipotesis dan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial literasi dan gaya
hidup mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat memilih produk
asuransi syariah di PT Prudetial Life Assurance Cabang Kota Banjarmasin. Secara
simultan, literasi dan gaya hidup yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat memilih produk asuransi syariah
Pendapat Ulama Kota Banjarbaru Terhadap Hukum Pembayaran Zakat Melalui Lembaga Amil Zakat yang dikelola Bank Konvensional
Untuk membantu BAZNAS dalam pengelolaan zakat, Undang-undang
Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat memberikan ruang bagi
masyarakat untuk membentuk Lembaga Amil Zakat. Pasal 17 Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat menyebutkan bahwa “Untuk
membantu BAZNAS dalam pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian, dan
pendayagunaan zakat, masyarakat dapat membentuk LAZ”, dasar hukum tersebut
menjadi acuan berdirinya lembaga amil zakat yang berkerja sama dengan Bank
Konvensional. Penulis ingin mengetahui pendapat ulama Kota Banjarbaru terhadap
hukum pembayaran zakat melalui lembaga amil zakat yang dikelola bank
konvensional.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan
kualitatif dan teknik wawancara kepada 5 ulama yang terdapat di Kota Banjarbaru.
Pendapat ulama terbagi menjadi dua, yaitu: Pertama, ada 2 (dua) ulama yang
tidak membolehkan dengan dasar hukum yaitu Hadis Nabi saw. (H.R. Muslim, No.
2154), dan Pandangan ulama kontemporer seperti pendapat Syekh Yusuf Al-
Qaradhawi. Dua dalil tersebut menjelelaskan tentang tercampurnya perkara halal,
haram dan syubhat, barangsiapa yang terjerumus pada perkara yang syubhat maka
dia akan terjerumus kepada perkara haram. dan keharaman riba’ yang terdapat pada
bunga bank konvensional. Menurut penulis dua dalil tersebut boleh dijadikan dalil
karena merujuk pada keharaman riba’ pada Bunga bank konvensional. Kedua, ada
3 (tiga) ulama yang membolehkan dengan memberikan dalil-dalil yang mendukung
seperti Hadis Nabi saw. dan beberapa Qawâidul Fiqhiyyah
Optimizing Digital Learning in English Class within Independent Curriculum Implementation
Pesatnya perkembangan teknologi digital dan pergeseran kebijakan
kurikulum setelah pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan yang
signifikan dalam proses pembelajaran di Indonesia. Dorongan pemerintah
Indonesia untuk memodernisasi pendidikan melalui Kurikulum Mandiri,
menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan integrasi teknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana media pembelajaran
digital diimplementasikan di kelas-kelas bahasa Inggris dan mengidentifikasi
tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam proses tersebut. Dengan
menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini dilakukan di MAN Tanah
Bumbu dan SMP Negeri 6 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi
kelas, wawancara dengan guru bahasa Inggris, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai media pembelajaran digital
termasuk Wordwall, Quizizz, YouTube, PowerPoint, dan perangkat AI seperti
ChatGPT dan Gemini. Alat-alat ini digunakan untuk mendukung pembelajaran
interaktif, penilaian, dan keterlibatan siswa. Namun, penelitian ini juga
menemukan beberapa tantangan, seperti akses internet yang terbatas, distribusi
perangkat digital yang tidak merata di antara para siswa, pelatihan yang tidak
memadai untuk guru, dan fasilitas kelas yang tidak memadai. Kesimpulannya
menyoroti bahwa meskipun media pembelajaran digital memiliki potensi untuk
meningkatkan pengajaran bahasa Inggris dalam Kurikulum Mandiri,
efektivitasnya dibatasi oleh keterbatasan teknis, infrastruktur, dan pedagogis.
Penelitian ini memberikan wawasan tentang realitas praktis integrasi
pembelajaran digital dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan
infrastruktur digital dan kesiapan gur
Taharah Haid di Kalangan Siswi Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kapuas (Studi Pembelajaran, Pemahaman dan Pengalaman)
Pemahaman dan pengamalan fikih haid merupakan aspek penting bagi
setiap perempuan muslimah yang telah mencapai usia balig (mukallaf), karena
berkaitan langsung dengan kewajiban ibadah seperti salat dan puasa. Salah satu
syarat sahnya ibadah tersebut adalah suci dari hadas besar, termasuk haid.
Meskipun materi taharah haid telah diajarkan di MTsN 1 Kapuas dan hasil evaluasi
akademik menunjukkan nilai yang cukup tinggi, ditemukan kesenjangan antara
penguasaan konsep teori dengan praktik taharah haid dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran, pemahaman,
dan pengalaman taharah haid di kalangan siswi kelas VII MTsN 1 Kapuas; dan
mendeskripsikan keterlibatan guru fikih dan orang tua dalam pembelajaran fikih.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek
penelitian yaitu siswi kelas VII, guru fikih, dan orang tua siswi kelas VII MTsN 1
Kapuas. Objek penelitian berfokus pada taharah haid dari aspek pembelajaran,
pemahaman, dan pengalaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru fikih telah menerapkan metode
pembelajaran modern sesuai Kurikulum Merdeka, seperti ceramah, drill,
demonstrasi, dan tanya jawab yang dikombinasikan dengan pendekatan discovery
learning. Namun, keterlibatan orang tua dalam pembelajaran taharah haid siswi
bervariasi, yakni tiga dari lima orang tua siswi terlibat aktif dalam pendampingan,
sementara dua lainnya kurang aktif. Kondisi ini berkaitan erat dengan variasi
pemahaman dan pengalaman siswi dalam menjalankan praktik taharah haid. Selain
itu, komunikasi antara guru dan orang tua dalam mendukung pembelajaran masih
belum terjalin secara langsung, meskipun semua pihak mengakui pentingnya
kolaborasi tersebut
مشكلات تعليم مهارة الكتابة وحلها لدى تلاميذ المدرسة الدينية التكميلية روضة الصبيان الابتدائية الإسلامية = Problematika Pembelajaran Keterampilan Menulis dan Solusinya Terhadap Siswa Madrasah Diniyyah Takmiliyah Raudhatussibyan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran
keterampilan menulis (maharah al-kitabah) serta problematika yang dihadapi di
Madrasah Diniyyah Takmiliyah Raudhatussibyan. Penelitian ini juga menggali
penyebab timbulnya permasalahan dalam pembelajaran tersebut. Metode yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua guru pengampu keterampilan
menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis
dilakukan secara sederhana. Namun masih menghadapi berbagai kendala.Beberapa
problematika yang muncul meliputi kesulitan siswa dalam membedakan bentuk
huruf hijaiyah, membedakan huruf yang tersambung dan tidak, serta kesulitan
menyalin tulisan guru dengan benar. Kendala non-linguistik meliputi terbatasnya
fasilitas, kurangnya media, rendahnya kompetensi pedagogik guru, dan
keterbatasan waktu pembelajaran. Faktor-faktor yang menyebabkan masalah ini
adalah Faktor siswa seperti kurangnya motivasi dan perbedaan latar belakang
pendidikan, faktor guru dalam hal kurangnya variasi metode, faktor materi, faktor
sarana dan fasilitas, serta lingkungan belajar yang kurang mendukung
Kesadaran Hukum Konsumen Muslim di Banjarmasin Tentang Obat Bebas yang Tidak Berlogo Halal
Pada tahun 2014 pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 33 Tahun
2014, undang undang ini menegaskan bahwa semua produk yang masuk, beredar,
dan diperjualbelikan di wilayah Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal. Pada
pasal 1 Undang-Undang No. 33 tahun 2014 menyatakan produk disini termasuk
obat-obatan. Konsumen Muslim seharusnya memperhatikan logo halal pada
kemasan obat bebas yang merupakan bentuk kesadaran hukum konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran hukum konsumen
Muslim di Banjarmasin mengenai obat bebas yang tidak berlogo halal dan
mengetahui pengaruh sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku dan
religiusitas berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kesadaran hukum
konsumen Muslim di Banjarmasin. Jenis penelitian ini hukum empiris (Yuridis
Sosiologis) dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis
data penelitian adalah regresi linier berganda. Lokasi penelitian berada di
Banjarmasin.
Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kesadaran hukum konsumen Muslim
Banjarmasin terkait obat bebas yang tidak berlogo halal tergolong baik. Namun dari
segi perilaku masyarakat Banjarmasin dinyatakan masih rendah, dikarenakan ada
ketidakkonsistenan pada masyarakat Muslim Banjarmasin terkait sertifikat halal
pada obat bebas. Masih banyak masyarakat Muslim Banjarmasin yang membeli
obat bebas yang tidak berlogo halal dan tidak memperhatikan logo halal pada obat
bebas. Mereka hanya meperhatikan logo halal ketika membeli makanan atau
minuman saja namun pada obat bebas mereka tidak memperhatikan logo halal.
Pada penelitian ini konsumen Muslim Banjarmasin jenis kelamin laki-laki memiliki
tingkat kesadaran hukum lebih tinggi dibandingkan perempuan. Konsumen Muslim
yang berumur 21-30 tahun memiliki tingkat kesadaran hukum lebih tinggi daripada
responden yang berumur diatas 30 tahun. Konsumen Muslim yang mempunyai
tingkat pendidikan yang lebih tinggi maka mempunyai kesadaran hukum yang lebih
tinggi daripada konsumen Muslim yang mempunyai tingkat pendidikan lebih
rendah. Adapun sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku dan religiusitas
secara simultan berpengaruh terhadap kesadaran hukum konsumen Muslim
Banjarmasin. Serta hanya norma subjektif secara parsial berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kesadaran hukum konsumen Muslim Banjarmasin. Namun
sikap, persepsi kontrol perilaku dan religiusitas secara parsial tidak berpengaruh
terhadap kesadaran hukum konsumen Muslim Banjarmasin
Retorika Dakwah Guru Ammy Sholahuddin Di Channel Youtube Barkatul Musthofa Official Kota Banjarbaru
Pada era digital, sosial media seperti youtube menjadi salah satu sarana dakwah
yang efektif dan memiliki jangkauan yang luas. Guru Ammy Sholahuddin sebagai
pendakwah atau da’i mampu mengkolaborasikan penyampaian materi dakwah
dengan gaya yang khas, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
gaya retorika dakwah yang digunakan oleh Guru Ammy Sholahuddin dalam
menyampaikan pesan – pesan dakwah melalui channel youtube Barkatul Musthofa
official di kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif, dan merupakan penelitan pustaka (library research). Data
diperoleh melalui observasi terhadap tiga konten video terpopuler dari Channel
tersebut, serta dokumentasi yang mendukung. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teori retorika dari Aristoteles, khususnya pada aspek style (Gaya)
yang mencakup pemilihan bahasa berdasarkan kata, nada, kalimat, dan gerak tubuh
yang didukung oleh konsep Gorys Keraf. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
Guru Ammy Sholahuddin menggunakan berbagai gaya retorika seperti gaya bahasa
tidak resmi dan percakapan, gaya bahasa berdasarkan nada sederhana dan
menengah, gaya bahasa berdasarkan kalimat antitetis dan repitisi serta komunikasi
non – verbal gerak tubuh seperti ekspresi wajah, sikap, pakaian yang mudah
diterima oleh jamaah sebagai data pelengkap. Dengan demikian, dakwah yang
disampaikan melalui media digital dapat tetap mempertahankan nilai keislaman,
sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat moder
Pengembangan Sumber Daya Tenaga Pendidik melalui In House Training di MAN Barito Utara
Pengembangan sumber daya tenaga pendidik sangat kunci sebab hal ini
tidak hanya berdampak pada tenaga pendidik itu sendiri, tetapi juga pada peserta
didik dan bahkan keseluruhan sekolah. Pengembangan sumber daya tenaga
pendidik adalah upaya meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan
tenaga pendidik di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan sumber daya
tenaga pendidik melalui in house training di MAN Barito Utara, serta
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dari kegiatan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dan
menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui secara mendalam bagaimana
pengembangan sumber daya tenaga pendidik melalui in house training, serta faktor
pendukung dan penghambat kegiatan tersebut. Sumber data yang diperoleh dengan
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama kepala MAN
Barito Utara, wakamad kurikulum, dan tenaga pendidik selaku peserta pelatihan,
sehingga data yang diperoleh lebih teruji dan dapat dipertanggungjawabkan secara
akademik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengembangan sumber daya tenaga
pendidik melalui in house training di MAN Barito Utara dilakukan melalui in house
training dengan beberapa tahapan, yaitu: analisis kebutuhan pelatihan (training
need assessment), menetapkan tujuan pelatihan, menentukan materi pelatihan,
peserta pelatihan, menentukan pelatih (trainer), pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi
pelatihan. Faktor pendukung terdapat pada dana pembiayaan pelatih dari pihak
ketiga, ketersediaan fasilitas, dan situasi/waktu pelaksanaan. Faktor penghambat
terdapat pada waktu pelaksanaan, rendahnya partisipasi peserta, keterbatasan
anggaran/dana, dan fasilitas kadang bermasalah. Setelah melakukan pengamatan
lebih lanjut dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pengembangan sumber
daya tenaga pendidik melalui in house training sudah baik dan terstruktur dilihat
dari beberapa indikator di atas