IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
تدخل عناصر اللغة الإندونيسية على اللغة العربية وانعكاساته في تعلم اللغة العربية لدى طالبات معهد نور الهداية الإسلامية لوق بائنتان بكاليمانتان الجنوبية = Interferensi Unsur-unsur Bahasa Indonesia pada Bahasa Arab dan Implikasi-implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Arab pada Santriwati Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan Kalimantan Selatan
Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan memfokuskan pada pembelajaran bahasa Arab dan
memberikan dorongan kepada para santri untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun
demikian, para santri menghadapi tantangan yang disebabkan pengaruh bahasa ibu mereka, kurangnya
mufradat, lemahnya pemahaman qawaid bahasa Arab, dan kurang percaya diri yang menyebabkan
terjadinya interferensi bahasa yang mempengaruhi pada pembelajaran bahasa Arab. Adapun tujuan
penelitian ini yaitu : 1) menganalisis macam-macam interferensi unsur-unsur bahasa Indonesia pada
bahasa Arab, pada aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis pada santriwati Pondok Pesantren Nurul
Hidayah Lok Baintan Kalimantan Selatan. 2) Menganalisis penyebab terjadinya interferensi. 3)
Mendeskripsikan implikasi-implikasi interferensi pada pembelajaran bahasa Arab.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan
pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi
dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model Miles dan Huberman.
Adapun hasil penelitian yaitu: 1) macam-macam interferensi pada aspek fonologi: penggantian
bunyi /b/, /ṡ/, /ḥ/, /kh/, /ż/, /sy/, /ṣ/, /ḍ/, /ṭ/, /ẓ/, /’a/, /gh/, /f/, /q/, dengan bunyi-bunyi yang mirip. Aspek
morfologi: interferensi pada penggunaan bentuk-bentuk kalimat. Aspek sintaksis: interferensi pada fi’il
dan fa’il, fi’il dan naibul fa’il, maf’ul bih, mubtada’ dan khabar, isim kana dan khabarnya, isim inna dan
khabarnya, na’at dan man’ut, mudhaf dan mudhaf ilaih, penggunaan alif lam ma’rifah, dan ‘adad ma’dud.
2) Penyebab terjadinya interferensi: pengaruh bahasa ibu, kurangnya mufradat, lemahnya pemahaman
qawaid bahasa Arab, dan kurang percaya diri, lemahnya pemahaman qawaid bahasa Arab, dan tidak
percaya diri. 3) Implikasi-implikasinya yaitu berimplikasi negatif pada kemampuan berbahasa santriwati
pada maharah kalam, qira’ah, kitabah, dan pemahaman terhadap teks-teks bahasa Arab dan positif
terhadap pembelajaran bahasa Arab pada aspek bunyi-bunyi yang mirip dan kata-kata serapan
Evaluasi Program Segitiga Restitusi dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di SMP IT Nurul Fikri Banjarmasin
Segitiga
restitusi
merupakan langkah bagi pendidik bagaimana
mendisiplinkan peserta didik ketika melakukan pelanggaran. Adapun langkah
dalam restitusi tersebut adalah: 1. Menstabilkan identitas, pada bagian ini seorang
pendidik menyadarkan peserta didik bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang
wajar dan bukan hanya mereka saja yang pernah melakukan kesalahan., 2.
Memvalidasi tindakan yang salah, pada bagian ini seorang pendidik dapat
membantu peserta didik menemukan cara yang baik untuk memenuhi kebutuhan
mereka tanpa mengganggu kebutuhan orang lain, yang diperhatikan bahwa
seorang pendidik terlebih dahulu memahami kebutuhan dasar yang mendasari
tindakan peserta didik., 3. Menanyakan keyakinan, pada bagian ini pendidik
memberikan arahan kepada peserta didik untuk melakukan hal-hal yang baik
untuk waktu mendatang. Evaluasi merupakan langkah dalam menilai apakah
program yang dijalankan sudah baik atau tidak dan apakah sudah mendapatkan
hasil, sedangkan tujuan dari program segitiga restitusi yaitu untuk menumbuhkan
karakter disiplin peserta didik dan menghindari hukuman fisik kepada peserta
didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program segitiga restitusi yang
sedang berjalan pada sekolah SMP IT Nurul Fikri yang mana tujuannya adalah
untuk menumbuhkan karakter disiplin pada peserta didik, adapun model evaluasi
program yang digunakan adalah model evaluasi CIPP yang ditulis oleh Daniel
Stufflebeam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data
dengan mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di
SMP IT Nurul Fikri Banjarmasin Komplek Wijaya Lesetari Kelurahan Basirih.
Hasil penelitian menunjukaan bahwa program segitiga restitusi berjalan
sesuai prosedur restitusi serta mampu meminimalisir hukuman fisik dan angka
pelanggaran lebih berkurang. Dari hasil wawancara yang disampaikan kepala
sekolah, waka kesiswaan dan guru BK bahwa program segitiga retitusi sejauh ini
mampu menurunkan tingkat pelanggaran yang dilakukan peserta didik, namun
tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada 2 atau 3 peserta didik dari 139 peserta
didik masih sering terlambat datang kesekolah dan sekitar 5 peserta didik masih
sering terlambat mengikuti program sekolah. Evaluasi context menunjukkan
bahwa pasilitas dan prasarana lembaga sudah dikatakan cukup representatif
karena bisa dilihat dari hasil wawancara dengan peserta didik dan hasil obserpasi
peneliti bahwa fasilitas sekolah cukup memadai. Evaluasi input menunjukkan bahwa SDM atau tenaga pengajar sudah cukup memadai karena bisa dilihat dari
rata-rata semua guru tamatan peguruan tinggi dan menjadi tenaga profesional dan
amanah yang diajar tidak menyimpang dari jurusannya. Evaluasi process
menunjukkan bahwa implementasi program sigitiga restitusi berjalan sesuai
prosedur restitusi dan dikalaborasikan dengan sistem point atau peraturan yang
ditetapkan lembaga. Evaluasi product menunjukkan kasus pelanggaran dan
kedisiplinan peserta didik lebih menurun dan kesadaran dalam berbuat baik lebih
meningkat
Pengaruh Dakwah Ustadz Ilham Humaidi Terhadap Motivasi Beribadah Jamaah Majelis Taklim Masjid Raya Sabilal Muhtadin di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dimana masyarakat menunjukkan
bahwa masih terdapat tantangan dalam menjaga serta meningkatkan motivasi
beribadah. Meskipun banyak jamaah yang menghadiri majelis taklim atau
ceramah agama, belum diketahui secara pasti sejauh mana pengaruh dakwah yang
mereka terima terhadap peningkatan konsistensi ibadah mereka. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengaruh dakwah Ustadz Ilham humaidi terhadap motivasi
beribadah jamaah majelis taklim Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan kausal. Adapun desain/teknik penelitian yang digunakan yaitu
korelasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 responden. Teknik sampling
yang digunakan adalah random sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner/angket, wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik
analisis yang digunakan ialah analisis regresi linier sederhana melalui SPSS versi
26.
Hasil penelitian menunjukkan dakwah Ustadz Ilham Humaidi memiliki
pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi beribadah jamaah,
penggunaan kisah inspiratif dan pendekatan emosional dalam ceramahnya juga
menjadi faktor penting dalam membangun kedekatan dengan jamaah. Dibuktikan
dengan nilai t hitung > t tabel ( 4,015 > 1,991 ) dan nilai Sig pengaruh dakwah (X)
terhadap (Y) adalah sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho
ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan
terhadap variabel
Perebutan Hak Asuh Anak Oleh Suami Pasca Perceraian (Studi Kasus di Desa Sungai Jingah Besar Kecamatan Tabunganen)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persoalan terkait perebutan hak
asuh anak pasca perceraian yang terjadi di Desa Sungai Jingah Besar, Kecamatan
Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Meskipun secara hukum Islam dan
perundang-undangan Indonesia hak asuh anak di bawah usia 12 tahun diberikan
kepada ibu, kasus ini menunjukkan pelanggaran dengan pengambilan hak asuh anak
secara sepihak oleh pihak ayah. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif bagi
anak dan ibu, serta menimbulkan pertanyaan tentang pelaksanaan hukum dan
perlindungan hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik
perebutan hak asuh anak pasca perceraian, faktor penyebabnya, dan dampaknya
terhadap hak-hak anak dan ibu. Selain itu, penelitian ini berupaya memberikan
rekomendasi terkait penyelesaian kasus serupa guna melindungi kepentingan
terbaik anak.
Penelitian hukum empiris field research adalah penelitian yang
mengandalkan data dari subjek penelitian melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah individu yang
terlibat langsung, sedangkan objeknya adalah faktor penyebab permasalahan yang
diteliti. Data terdiri dari data primer (dari sumber utama) dan data sekunder (data
pendukung). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara langsung, observasi
terhadap perilaku, dan dokumentasi dari berbagai sumber. Data diolah melalui
penyatuan dan pemilahan, kemudian disajikan dalam bentuk deskripsi naratif dan
tabel, serta dianalisis secara kualitatif berdasarkan teori yang relevan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perebutan hak asuh anak di Desa
Sungai Jingah Besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman hukum, konflik
emosional pasca perceraian, dan lemahnya penegakan hukum. Dampak dari
perebutan ini meliputi gangguan psikologis pada anak, pembatasan hak ibu untuk
bertemu anak, dan pelanggaran terhadap prinsip kepentingan terbaik anak.
Penelitian ini merekomendasikan penguatan advokasi hukum, peningkatan
kesadaran masyarakat tentang hak-hak anak, dan perlunya mediasi yang efektif
dalam penyelesaian sengketa hak asuh
Gerakan Gusdurian di Kota Banjarmasin dalam Perspektif Liberalisme
Berdasarkan penelitian yang ditulis oleh peneliti lebih berfokus pada
“Gerakan Gusdurian di Kota Banjarmasin dalam Perspektif Liberalisme” penulis
memilih judul atau topik tersebut dikarenakan banyaknya gambaran atau kegiatan
yang dianggap liberal, juga dikatakan lebih toleransi pada umat beragama yang ada
dikalangan Gusdurian Banjarmasin.
Pada bulan april tahun 2021 setelah terjadinya banjir di Kalimantan Selatan
kelompok Gusdurian mulai membentuk adanya komunitas, komunitas Gusdurian
ini tidak melakukan perekrutan lebih lanjut, namun dari kalangan manapun bisa
mengikuti komunitas ini. Walaupun demikian, setiap orang yang ingin mengikuti
komunitas Gusdurian ada ketentuan yang tidak boleh diikuti pada orang tersebut
seperti partai politik, anggota partai, atau tim yang mengusung partai politik. Jika
seseorang sedang ikut aktif dalam komunitas Gusdurian lalu keluar dari komunitas
gusdurian, maka dipersilahkan bagi mereka jika ingin bergabung lagi. Komutitas
Gusdurian yang ada di Banjarmasin dapat digamabarkan bahwa mereka
menanamkan nilai-nilai yang pernah dilakukan oleh Gus Dur seperti ketauhidan,
kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan,
kekesatriaan, kearifan tradisi, dan saling berkesenambungan. Dari sisi liberalisme
Gusdurian memperbolehkan pengucapan selamat kepada agama lain dan
membolehkan perkawinan beda agama.
Penelitian yang ditulis oleh peneliti merupakan sebuah penelitian diskriptif
kualitatif lapangan. Penelian ini merujuk pada data data yang terkait dengan
pengolahan data “Gerakan Gusdurian di Kota Banjarmasin dalam Perspektif
Liberalisme” seperti buku, journal, webset, dan melakukan observasi, wawancara,
dan dokumentasi data-data yang terkait dengan peran Gusdurian yang ada di Kota
Banjarmasin.
Berdasarkan ilustrasi dan gambaran data-data yang peneliti temukan diatas
dapat disimpulkan bahwa, perkembangan Gusdurian di Banjarmasin mengikuti
nilai-nilai yang dilakukan oleh Gusdur seperti ketauhidan, kemanusiaan, keadilan,
kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kekesatriaan dan kearifan
tradisi. Namun, mereka dianggap liberal karena bagi orang Islam mengucapkan
salam kepada orang yang berbeda agama sekaligus ikut berbaur dengan mereka
yang berbeda keyakinan dan menikahi orang yang berbeda agam
Pengaruh Media Dakon Melalui Metode Drill Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III dalam Mata Pelajaran Matematika di MI Siti Mariam Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran
matematika terutama materi perkalian yang masih rendah, Hal ini dikarenakan
kurangnya motivasi dan tidak adanya pemanfaatan media dalam pembelajaran sehingga
menimbulkan rasa bosan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hasil belajar peserta didik kelas III dalam mata pelajaran matematika sebelum dan
sesudah menggunakan media dakon melalui metode drill, serta mengetahui apakah
terdapat pengaruh media dakon melalui metode drill terhadap hasil belajar peserta didik
kelas III dalam mata pelajaran matematika di MI Siti Mariam Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
eksperimen yaitu Pre-Experiment Design dengan desain One-Group Pretest-Posttest
Design. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling
sehingga diperoleh 16 peserta didik kelas IIIB. Data dikumpulkan melalui tes,
wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan
inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan analisis komparatif dengan rumus Paired
Sample T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum penggunaan media dakon melalui
metode drill hasil belajar peserta didik menunjukkan rata-rata sebesar 69,5
sedangkan hasil belajar sesudah penggunaan media dakon melalui metode drill
mengalami peningkatan dengan rata rata 86. Besar peningkatan media dakon
melalui metode drill terhadap hasil belajar peserta didik sebesar 57,5% yang berada
pada kategori sedang. Selain itu, terdapat pengaruh dari penggunaan media dakon
melalui metode drill terhadap hasil belajar peserta didik kelas III dalam mata
pelajaran matematika dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,005 maka H0
ditolak dan Ha diterima
Penanaman Akhlak Terpuji pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Harapan Bunda Banjarmasin
Pendidikan adalah upaya yang dilakukan dengan sadar dengan tujuan
dapat merubah kecerdasan, perilaku dan keperibadian anak. Akhlak adalah
perbuatan baik yang dilakukan oleh manusia sebagai bentuk tanda ketaatan kepada
Allah Swt. Akhlak terpuji ini harus ditanamkan sejak masih anak-anak selain dari
orang tua sekolah wajib memberikan pengajaran dan penanaman akhlak pada
peserta didik termasuk kepada anak berkebutuhan khusus terkhususnya anak autis
karena mereka memiliki kesulitan dalam berinteraksi sosial, kamunikasi dan
mengontrol emosi. Maka butuh penanaman akhlak bagi anak autis agar mereka
dapat berprilaku baik saat bersosialisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja nilai-nilai akhlak
terpuji yang diajarkan di sekolah dan metode apa yang digunakan saat penanaman
akhlak terpuji pada anak berkebutuhan yang berfokus pada anak penyandang autis
di SLB Harapan Bunda Banjarmasin yang memiliki kesulitan dalam bersosialisasi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan dengan
pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,
wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah,
guru, dan peserta didik. Untuk objeknya adalah penanaman akhlak terpuji pada
anak berkebutuhan khusu di SLB Harapan Bunda Banjarmasin.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak terpuji yang
ditanamkan pada anak berkebutuhan khusus di SLB Harapan Bunda yaitu akhlak
terpuji kepada Allah Swt., yang meliputi (Taat, ikhlas, bersyukur, taat dan berdo’a),
akhlak kepada sesama yang meliputi (orang tua, guru dan teman), akhlak kepada
lingkungan dan akhlak kepada diri sendiri. Dalam penanaman akhlak ini para guru
dan staf sering menggunakan metode komunikasi, interaksi langsung, pembiasaan,
keteladanan, pengalaman, nasehat dan penghargaan
تحليل محتوى كتاب العربية التطبيقية للطلبة المتفوقين في مركز اللغات بجامعة أنتساري الإسلامية الحكومية = Analisis Buku Ajar Bahasa Arab Mahasiswa Unggulan di Unit Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang baik dan terukur, para pendidik
menggunakan buku ajar sebagai satuan pedoman dalam proses pembelajaran.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan isi buku ajar ( ةيبرعلا
ةيقيبطتلا) bagi mahasiswa unggulan bahasa Arab di Unit Pengembangan Bahasa
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dengan standar buku ajar menurut
Abdurrahman bin Ibrahim al Fauzan dari segi bahasa buku, bahasa perantara,
budaya dan iringan buku siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian
kepustakaan dengan penelitian analisis isi pada buku ajar Bahasa arab unggulan di
Unit Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Data
dikumpulkan melalui Teknik dokumentasi kemudian data dianalisis dengan
berdasarkan teori Klaus Krippendorff yang mencakup Unitizing (mengumpulkan),
sampling (mengambil sampel), recording or coding (merekam atau mengkode),
reducing (mereduksi), inferring (menyimpulkan) dan narrating (mendeskripsikan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar bahasa Arab ini sesuai
dengan kriteria bahan ajar yang baik menurut Abdurrahman bin Ibrahim al Fauzan
ditinjau dari segi bahasa buku, dimana bahasa buku yang digunakan dalam buku
ini menggunakan bahasa fusha dan modern dan tidak menggunakan bahasa
Amiyah, walaupun terdapat kata dan kalimat yang kurang sesuai dengan aturan
Bahasa Arab, sehingga kurangnya يوغللا قوذلا pada kalimat tersebut. Bahasa
perantara, dalam buku ini tidak terdapat bahasa perantara, namun jika ditemui
kalimat yang sulit maka menggunakan penjelasan seperti ilustrasi gambar. Budaya,
dalam buku ajar ini juga memuat budaya arab, namun selain terdapat budaya Arab
juga terdapat budaya yang mendatang dalam negeri Arab dan iringan buku siswa,
dalam buku ajar ini terdapat latihan, rekaman audio dan juga petunjuk
pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa buku ajar bahasa Arab mahasiswa
unggulan di Unit Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Antasari
Banjarmasin sesuai dengan kriteria buku ajar yang baik menurut Abdurrahman bin
Ibrahim al Fauzan yang ditinjau dari segi bahasa buku, bahasa perantara, budaya
dan iringan buku siswa
Gambaran Forgiveness pada Perempuan Korban Pelecehan Seksual di Kota Banjarmasin
Pelecehan seksual merupakan perilaku atau perhatian yang bersifat seksual yang
tidak diinginkan dan berakibat mengganggu diri korban penerima pelecehan seksual. Salah
satu diantara dampak pelecehan seksual yang korban rasakan adalah dampak psikologis.
Beberapa dampak psikologis yang sering kali dialami korban adalah depresi, panic attack,
anxiety, penyalahan diri, gangguan tidur, kesulitan untuk berkonsentrasi, kehilangan
motivasi, kemarahan, merasa tidak adanya kekuatan, helpless, hingga timbulnya pikiran
bunuh diri. Salah satu upaya meredakan dampak dari pelecehan seksual yang dialami
korban dapat dilakukan dengan pemaafan atau forgiveness.
Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kualitatif, Penelitian ini
menggunakan metode pendekatan studi kasus, Pada penelitian ini subjek dipilih
menggunakan metode purposive sampling. Subjek yang digunakan pada penelitian ini
berjumlah dua orang perempuan yang pernah mengalami pelecehan seksual. Teknik
pengumpulan data yang digunakan menggunakan metode wawancara semi terstruktur dan
observasi nonpartisipan.
Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pada subjek IDN
memiki forgiveness yang cukup tinggi, hal ini didasari oleh rendahnya Avoidance
Motivation dan Revenge Motivation, dan tingginya Benevolence Motivation. Sedangkan
forgiveness pada Subjek JL dapat dikatakan sangat rendah, dikarenakan Avoidance
Motivation yang dimiliki tinggi, Revenge Motivation yang rendah, serta tidak adanya
Benevolence Motivation. Tinggi dan rendahnya forgiveness yang dimiliki oleh kedua
subjek dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Bagi IDN adanya faktor kualitas hubungan
yakni hubungan keluarga dengan pelaku lah yang sangat mempengaruhi pemaafan pada
IDN. Berbanding terbalik dengan hubungan antara JL dan kedua pelaku yang tidak
memiliki hubungan apapun, sehingga tidak ada faktor kualitas hubungan yang
mempengaruhi pemaafan pada JL
Evaluasi Pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin
Evaluasi Pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan
guru dalam mengajar. Evaluasi dalam pembelajaran diperlukan sebagai umpan
balik untuk melihat pencapaian siswa. Evaluasi Pembelajaran Higher Order
Thinking Skill (HOTS) pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam sangat
penting diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa.
Penelitian dilakukan dengan tujuan ingin mengetahui langkah-langkah
penyusunan soal evaluasi pembelajaran HOTS, pelaksanaan evaluasi pembelajaran
HOTS, serta ingin mengetahui hasil evaluasi pembelajaran HOTS pada mata
pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota
Banjarmasin.
Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Pengumpulan data menggunakan
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi
data, penyajian data dan verifikasi. Subjek penelitian mengambil 2 orang guru SKI
kelas XI dan 20 orang siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota
Banjarmasin. Sedangkan objek penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran Higher
Order Thinking Skill (HOTS) pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam kelas
XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin.
Hasil penelitian didapatkan bahwa evaluasi pembelajaran Higher Order
Thinking Skill (HOTS) pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam kelas XI di
Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin melalui beberapa tahapan yaitu
langkah-langkah penyusunan soal HOTS berupa menganalisis TP, menyusun kisi
kisi, merumuskan indikator soal, merumuskan butir soal dan membuat pedoman
penilaian. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS dilaksanakan seperti evaluasi
pembelajaran pada biasanya, perbedaannya pada bentuk soal dan kemampuan
berpikir siswa dalam menjawab. Hasil evaluasi pembelajaran HOTS siswa kelas XI
pada mata pelajaran SKI banyak yang di atas KKM 75. Jadi dapat disimpulkan
bahwa evaluasi pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada mata
pelajaran sejarah kebudayaan Islam kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota
Banjarmasin terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat
tinggi pada siswa