IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Analisis Isi Materi Pendidikan Seksualitas dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan isi materi pendidikan seksualitas yang disajikan dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X SMA/SMK serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan seksualitas Islami yang terkandung di dalamnya. Pendidikan seksualitas dipandang sebagai upaya preventif dan edukatif dalam membentuk pemahaman, sikap, serta perilaku peserta didik agar sesuai dengan ajaran Islam, khususnya dalam menjaga kesucian, kehormatan, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data utama adalah Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X SMA/SMK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pencatatan sistematis terhadap materi, tema, serta pesan-pesan nilai yang berkaitan dengan pendidikan seksualitas. Analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan, mengkategorikan, dan menafsirkan isi materi berdasarkan aspek-aspek pendidikan seksualitas Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksualitas dalam buku PAI Kelas X terintegrasi melalui beberapa aspek utama, yaitu, pendidikan tentang aurat, pendidikan tentang etika seksualitas, pendidikan tentang kesucian dan kehormatan. Materi-materi tersebut disajikan tidak hanya dalam bentuk pengetahuan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab moral sesuai dengan ajaran Islam. Nilai-nilai pendidikan seksualitas Islami yang ditemukan meliputi nilai menjaga kehormatan diri, pengendalian hawa nafsu, rasa malu (ḥayā’), tanggung jawab, penghormatan terhadap martabat manusia, serta ketaatan terhadap ketentuan syariat dalam menyalurkan naluri seksual melalui pernikahan. Dengan demikian, buku PAI Kelas X telah memuat pendidikan seksualitas secara implisit dan normatif berbasis nilai-nilai Islam, yang berfungsi sebagai sarana pembinaan karakter peserta didik agar memiliki pemahaman seksualitas yang sehat, bermoral, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan responsif terhadap persoalan seksualitas remaja

    Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah Karya Imam Al-Ghazali (Studi Keterkaitan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

    Full text link
    Karya-karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali memang menarik untuk dibahas dan diteliti, apalagi ketika berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. fokus penelitian berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah diuraikan yaitu nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuhâ al walad dan Bidâyah al Hidâyah karya Imam Al-Ghazali (studi keterkaitan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila), terdiri dari sub fokus penelitian sebagai berikut; Konsep, Perkembangan, Hubungan, dan keterkaitannya. Jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitik, data dalam penelitian ini yaitu Konsep, Perkembangan, Hubungan, dan keterkaitannya. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan studi pustaka, serta pengolahan data menggunakan koleksi data, editing, klasifikasi dan interpretsi data dilanjutkan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah karya Imam Al-Ghazali (studi keterkaitan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila), dapat dilihat dari sub fokus berikut; (1) Konsep pendidikan karakter menurut Imam Al-Ghazali berlandaskan pada pemahaman bahwa manusia diciptakan tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga untuk menyucikan jiwa dan membentuk akhlak mulia. (2) Nilai-nilai pendidikan karakter menurut Imam Al-Ghazali, secara umum nilai menurut Imam Al-Ghazali sangat berkaitan dengan tujuan hidup manusia yaitu mendekatkan diri kepada Allah. (3) Hubungan antar nilai dalam pemikiran Imam Al Ghazali mengarah pada satu tujuan utama penyempurnaan jiwa, semua nilai-nilai tersebut bukan hanya untuk membentuk manusia baik dalam konteks social, tetapi untuk menjadikan manusia sebagai hamba yang dekat dengan tuhannya. (4) Keterkaitan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuha al Walad dan Bidayah al Hidayah dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dalam simpulannya dapat dipahami bahwa (1) Keterkaitan dalam dimensi Beriman, Bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah yaitu membentuk landasan spiritual yang selaras dengan dimensi P5, yaitu menumbuhkan akhlak kepada tuhan. (2) Keterkaitan dengan dimensi Mandiri adalah disiplin dalam amal ibadah yaitu melatih kemandirian dan tanggung jawab pribadi terhadap kewajiban agama dan sosial. (3) Keterkaitan dengan dimensi Bernalar kritis adalah ilmu dan adab yaitu mengarahkan pelajar untuk berpikir kritis namun tetap menjunjung adab. (4) Keterkaitan dengan dimensi Gotong royong yaitu Ta’awun menumbuhkan kepedulian sosial dan kebersamaaan. (5) keterkaitan dengan dimensi berkebinekaan global yaitu Memilih teman yang saleh dan lingkungan yang baik dan membantu sesama tanpa pamrih serta menjaga hubungan baik antar manusia. (6) Keterkaitan dengan dimensi kreatif yaitu Kemampuan menggunakan akal dan kesadaran spiritual untuk mengatur hidup, mengendalikan diri dan memperbaiki akhlak secara aktif dan bertanggung jawa

    Pemanfaatan Google Drive dalam Proses Pengumpulan dan Pendistribusian pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi dari potensi zakat di Kalimantan Selatan yang sangat tinggi. Namun, demikian laporan yang tercatat hanya 5% dari potensi yang ada. Ada banyak cara untuk memaksimalkan potensi tersebut Tapi, untuk melaksanakan caranya diperlukan adanya pengelolaan data. Tujuan dari penelitian ini Adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan google drive dalam proses pengelolaan zakat, yakni pengumpulan dan pendistribusian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan Kasi. Layanan dan Data, staff Layanan dan Data bidang pengumpulan, Kasi. Pendistribusian Reguler dan Kasi. Pendistribusian Mitra & UPZ. Observasi dilakukan terhadap proses pencatatan data dan manfaatnya pada proses pengumpulan dan pendistribusian zakat. Sedangkan dokumentasi dilakukan terhadap arsip laporan rancangan anggaran kerja tahunan (annual report), dan beberapa artikel terkait pengelolaan data BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Teknis analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi yang meliputi triangulasi sumber dan teknik. Hasil dari penelitian ini, google drive sebagai tempat penyimpanan data muzakki dan mustahik bermanfaat strategis dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Data muzakki dimanfaatkan sebagai dasar pemetaan potensi, klasifikasi muzakki, serta penentuan strategi pengumpulan zakat dan sosialisasi berbasis data. Dalam pendistribusian zakat, data mustahik yang dikelola melalui logbook berfungsi sebagai alat pencatatan permohonan, verifikasi dan survei, penentuan bantuan, serta pengendalian agar penyaluran zakat tepat sasaran dan terhindar dari duplikasi. Meskipun pengelolaan data masih bersifat manual sesuai kompetensi SDM dan menghadapi kendala seperti data ganda dan pembaruan yang belum rutin, google drive tetap memiliki manfaat penting dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pengelolaan zaka

    تطبيق استراتيجيات الترجمة في ملخصات البحث لطلبة قسم تعليم اللغة العربية باستخدام أدوات دردشة (CHAT GPT) = Penerapan strategi penerjemahan dalam abstrak penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan menggunakan alat percakapan (Chatgpt)

    Full text link
    Peneliti menemukan beberapa dokumen abstrak terjemahan mahasiswa yang menggunakan ChatGPT masih memiliki kekurangan linguistik, seperti ketidaktepatan struktur kalimat, pemilihan diksi yang tidak sesuai konteks akademik, serta lemahnya kohesi dan koherensi antar kalimat. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan teori dan strategi terjemahan, baik literal, semantik, maupun komunikatif, belum optimal. Penerjemahan abstrak ilmiah membutuhkan strategi yang mempertahankan makna sekaligus menyesuaikan gaya bahasa dengan karakteristik tulisan ilmiah Arab. Dengan adanya latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langah penerapan terjemahan abstrak Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan keakuratan terjemahannya dalam abstrak sesuai dengan kaidah penulisan Bahasa Arab dengan langkah-langkah terjemahan yang ditawarkan Raudah Fadila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan didukung oleh eksperimen penerjemahan, hasil terjemahan dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan teknik pengumpulan data menggunaan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapat kedua dalam penerapan langkah-langkah terjemahan abstrak menggunakan ChatGPT adalah yang paling sesuai dengan langkah-langkah terjemahan yang ditawarkan oleh Raudah Fadilla. Langkah-langkah tersebut meliputi pemberian perintah terperinci, menyertakan informasi-informasi penelitian agar teks diterjemahkan sesuai, dan meninjau terjemahan untuk memastikan ketepatan nahwu, sharaf, dan semantik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam penerjemahan berbantuan ChatGPT, kesalahan yang paling kompleks terdapat pada aspek dalalah karena banyak kalimat diterjemahkan tidak sesuai dengan struktur nahwu-sharaf, istilah akademik maupun makna tersirat yang tidak dapat disampaikan dengan semestinya. Meskipun adanya kekurangankekurangan ini, ChatGPT telah membantu meringankan mahasiswa dalam melakukan penerjemahan

    Gambaran Koping Religius pada Orang Tua yang Meliliki Anak ASD (Autism Spectrum Disorder) di PLDPI (Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi) Kalimantan Selatan

    Full text link
    Memiliki anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) memberikan tantangan besar serta beban psikologis dalam pengasuhan sehari-hari bagi orang tua. Koping religius menjadi salah satu strategi penting bagi orang tua untuk mengurangi tekanan dan stres tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman koping religius pada orang tua yang memiliki anak dengan riwayat ASD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari dua pasang orang tua (ayah dan ibu) yang memenuhi kriteria: beragama Islam dan melakukan terapi anak di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi (PLDPI) Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan aspek koping religius positif dan negatif. Aspek koping religius positif yang ditemukan meliputi collaborative religious coping, seeking spiritual support, religious purification, spiritual connection, seeking support from clergy or members, religious helping, dan religious forgiving. Sementara itu, koping religius negatif yang muncul adalah punishing God reappraisal dan demonic reappraisal. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan koping religius tersebut adalah tingkat pendidikan, pengalaman pribadi, dan faktor intelektual orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat dinamika koping negatif, aspek koping positif tetap mendominasi dalam membantu orang tua mencapai resiliens

    Evaluasi Sistem Pemungutan Pajak dalam Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Kelurahan Landasan Ulin Tengah

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta fluktuasi penerimaan pajak yang belum mampu mencapai target di Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem pemungutan PBB belum berjalan secara optimal dan perlu dilakukan evaluasi. Penelitian ini berfokus pada bagaimana sistem pemungutan PBB, faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak, serta efisiensi sistem pemungutan PBB. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan langsung melakukan penelitian ke lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 28 wajib pajak dan 2 petugas pajak, serta didukung oleh data sekunder dari instansi terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengaitkan temuan lapangan pada teori kepatuhan, administrasi perpajakan, dan evaluasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemungutan PBB di Kelurahan sudah dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang ada. Kepatuhan wajib pajak cenderung bersifat terpaksa dan dipengaruhi oleh rendahnya kepercayaan kepada pemerintah, minimnya transparansi, serta keterbatasan pelayanan dan sosialisasi. Sedangkan sistem yang digunakan belum efisien karena hasil yang diinginkan belum tercapai. Dalam perspektif Islam, pemungutan pajak dibolehkan selama dilaksanakan secara adil, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan, namun nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya terwujud dalam praktik di lapanga

    Analisis Marketing Mix 4P pada Bengkel Muliya Service Kabupaten Tanah Bumbu

    Full text link
    Bengkel Muliya Service merupakan salah satu usaha jasa perbaikan kendaraan yang beroperasi di Kabupaten Tanah Bumbu dan menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan hadirnya berbagai bengkel serupa. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat, salah satunya melalui marketing mix 4P yang meliputi product, price, place, dan promotion. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan marketing mix 4P pada bengkel Muliya Service dalam upaya memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Informasi penelitian dikumpulkan melalui pengamatan secara langsung di lapangan, wawancara dengan pemilik usaha dan konsumen, serta pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan operasional bengkel. Data yang terkumpul selanjutnya diolah melalui tahapan penyederhanaan data, penyusunan dan penyajian data, hingga proses penarikan simpulan, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan strategi pemasaran yang diterapkan oleh bengkel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bengkel Muliya Service telah menerapkan marketing mix 4P secara cukup baik. Dari aspek produk, bengkel menyediakan berbagai layanan perawatan dan perbaikan kendaraan dengan kualitas yang dinilai memuaskan. Dari sisi harga, penetapan biaya servis bersifat fleksibel dan dianggap wajar oleh pelanggan. Lokasi bengkel yang strategis di pinggir jalan utama menjadi keunggulan dalam aspek place. Namun, pada aspek promosi, bengkel masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan belum memaksimalkan penggunaan media digital. Secara keseluruhan, penerapan marketing mix 4P berjalan cukup efektif, tetapi masih memerlukan perbaikan terutama dalam fasilitas pendukung dan strategi promos

    Strategi Dakwah Literasi Digital Program Forum Pena Pesantren (FPP) Dalam Menangkal Berita Hoaks Di Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru

    Full text link
    Perkembangan media digital membawa dampak signifikan terhadap penyebaran informasi, termasuk maraknya berita hoaks yang berpotensi memengaruhi pola pikir dan sikap santri di lingkungan pesantren. Forum Pena Pesantren (FPP) Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru hadir sebagai wadah dakwah yang berfokus pada literasi digital guna menangkal penyebaran berita hoaks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah literasi digital yang diterapkan oleh FPP dalam menangkal berita hoaks serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah literasi digital FPP dilakukan melalui edukasi literasi media, penguatan nilai tabayyun, pelatihan menulis dan berpikir kritis, serta pemanfaatan media digital secara bijak. Faktor pendukung meliputi dukungan pengelola pesantren, partisipasi aktif santri, dan budaya literasi yang kuat, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas digital dan perbedaan tingkat pemahaman santri terhadap media digital. Strategi dakwah literasi digital yang diterapkan FPP terbukti berperan dalam meningkatkan kesadaran santri terhadap bahaya berita hoaks

    Manajemen Organisasi Pencak Silat IKSPI Kera Sakti dalam Meningkatkan Spiritualitas Santri di Pondok Pesantren Manba’ul’Ulum

    Full text link
    Kegiatan ekstrakurikuler di pesantren memiliki peran penting dalam mengembangkan karakter, kedisiplinan, dan Spiritualitas Santri. Salah satu kegiatan tersebut adalah Pencak Silat IKSPI Kera Sakti yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Manba’ul’Ulum. Seni bela diri ini tidak hanya menekankan kemampuan fisik, tetapi juga pembinaan mental dan Spiritualitas, seperti melalui latihan disiplin, etika, doa, dan nilai persaudaraan yang selaras dengan ajaran Islam. Program ini menjadi media dalam membentuk santri yang kuat secara jasmani dan memiliki kesadaran religius yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program Pencak Silat IKSPI Kera Sakti yang mendukung peningkatan Spiritualitas Santri dan bagaimana manajemen organisasi dijalankan dalam proses tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif lapangan, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen organisasi IKSPI Kera Sakti di pesantren ini menerapkan fungsi-fungsi manajemen berupa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kegiatan rutin yang dilakukan meliputi latihan fisik, pembinaan mental-Spiritualitas, doa bersama, pengajian bulanan (istighasah), malam Spiritualitas dalam prosesi pengesahan anggota, serta kegiatan khidmat seperti bakti sosial. Seluruh program dikoordinasikan agar tidak mengganggu kewajiban ibadah santri dan selalu diintegrasikan dengan nilai-nilai Keislaman, seperti tawakal, keikhlasan, kedisiplinan, dan sikap menolong sesama. Evaluasi dilakukan secara informal melalui pendekatan personal, pemberian nasihat, serta kerja sama dengan pembina dan ustaz pesantren. Program ini berdampak positif terhadap Spiritualitas Santri, di antaranya peningkatan kesadaran ibadah, kedisiplinan, kontrol emosi, serta akhlak yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, manajemen organisasi Pencak Silat IKSPI Kera Sakti terbukti mendukung pembinaan Spiritualitas Santri dan turut berkontribusi dalam mencapai tujuan pendidikan pesantren secara holistik

    Penerapan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di SMPN 27 dan SMPN 35 Kota Banjarmasin)

    Full text link
    Penelitian ini membahas bagaimana penerapan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2022 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, khususnya terkait aksesibilitas, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) ramah difabel di Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fasilitas di sekolah, seperti jalur kursi roda, toilet khusus, dan sarana penunjang lain, sudah sesuai dengan ketentuan dalam Perda serta kebutuhan peserta didik difabel. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara kepada pihak sekolah dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Perda belum maksimal karena masih ada fasilitas yang belum memenuhi standar aksesibilitas, sehingga diperlukan peningkatan sarana prasarana, pengawasan, dan dukungan anggaran agar hak peserta didik difabel dapat terpenuhi secara optimal. Metode sosiologi hukum adalah pendekatan yang mengeksplorasi bagaimana reaksi dan interaksi berlangsung ketika sistem norma berfungsi dalam masyarakat. Metode sosiologi hukum dalam studi ini juga bertujuan untuk mendapatkan pemahaman hukum secara empiris melalui penelitian langsung terhadap penerapan suatu regulasi yang akan diteliti. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2022 di SMP ramah difabel di Kota Banjarmasin masih belum maksimal. Sebagian sekolah sudah memiliki fasilitas aksesibilitas, namun banyak yang belum memenuhi standar dan belum merata di seluruh area sekolah. Dukungan pemerintah daerah dan dinas pendidikan ada, tetapi belum disertai anggaran, panduan teknis, dan pengawasan yang memadai. Secara umum, pelaksanaan Perda tentang aksesibilitas bagi peserta didik difabel di SMP ramah difabel belum sesuai dengan harapan. Diperlukan peningkatan fasilitas, pemahaman teknis di tingkat sekolah, serta penguatan peran pemerintah daerah melalui anggaran, sosialisasi, dan monitoring agar hak-hak penyandang disabilitas di lingkungan sekolah dapat terpenuhi dengan lebih baik

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇