IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Manajemen Pemberdayaan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus Martapura

    Get PDF
    Penulisan ini dilatarbelakangi bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mendidik nilai-nilai agama, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan praktis, termasuk kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemberdayaan kewirausahaan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus Martapura, Kalimantan Selatan, sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan santrinya. Fokus permasalahan pada penelitian ini yaitu bagaimana manajemen pemberdayaan kewirausahaan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus Martapura serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan kewirausahaan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus Martapura. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan, yang dilakukan oleh peneliti secara langsung di lapangan. Teknik pengumpulan data berupa wawancara secara langsung kepada pimpinan pondok, para ustadz dan para santri pengabdi yang mengurus kewirausahaan pondok, pengumpulan data, pengolahan data, serta pengelompokan data sampai hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Darul Hijrah berhasil mengembangkan kewirausahaan melalui penerapan fungsi manajemen yang terstruktur, didukung oleh faktor internal dan eksternal, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, manajemen, dan regulasi yang memerlukan penguatan untuk mencapai kemandirian ekonomi yang optimal

    Penyelesaian Sengketa Perkara Nomor 10/PN -BPSK.BJM/VII/2023 di BPSK Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Perlindungan terhadap konsumen di Indonesia diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang memberikan hak konsumen untuk memperoleh perlindungan dari kerugian atau pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha. Namun, dalam perkara ini, konsumen tidak mengalami kerugian atau pelanggaran perlindungan konsumen oleh pelaku usaha. Sebaliknya, yang terjadi adalah konsumen tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar denda keterlambatan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan BPSK dan kesesuaiannya dalam menerima dan menangani sengketa secara arbitrase pada perkara Nomor 10/PN-BPSK.BJM/VII/2023 di BPSK Kota Banjarmasin. Penelitian ini memiliki 2 rumusan masalah, yakni: Bagaimana Pertimbangan BPSK Kota Banjarmasin Dalam Menerima Sengketa Dalam Perkara Nomor 10/PN-BPSK.BJM/VII/2023 dan Bagaimana Kesesuaian Pertimbangan BPSK Dalam Menerima Dan Menangani Sengketa Secara Arbitrase Perkara Nomor 10/PN-BPSK.BJM/VII/2023. Penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum empiris dengan melakukan penelitian di Kantor BPSK Kota Banjarmasin dan menganalisis berkas putusan perkara Nomor 10/PN-BPSK.BJM/VII/2023. Data yang digunakan dalam skripsi ini diperoleh melalui wawancara, berkas putusan BPSK, buku-buku, jurnal-jurnal, skripsi-skripsi dan pendapat para ahli. Keseluruhan data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif kemudian disimpulkan melalui metode deduktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh analisis BPSK menerima sengketa yang bukan termasuk dalam tugas dan wewenangnya, karena terdapat satu poin yang tidak sesuai dan tidak terpenuhi dalam persyaratan pengaduan gugatan di BPSK yang terdapat pada Pasal 11 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 17/M DAG/4/2007 Tentang Tugas dan Wewenang Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Serta Tata Cara Penyelesaian Sengketa Konsumen. Selain itu, meskipun BPSK memiliki kewenangan untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase, model penyelesaian sengketa arbitrase di BPSK berbeda dengan lembaga arbitrase lainnya seperti BANI atau BASYARNAS. BPSK tetap berwenang menangani sengketa arbitrase jika para pihak sepakat untuk memilih arbitrase di BPSK, meskipun dalam perkara ini, sengketa wanprestasi yang terjadi tidak melibatkan kerugian pada pelaku usaha. Oleh karena itu, sesuai dengan ketentuan yang ada, Pengadilan Negeri harusnya menjadi lembaga yang berwenang dalam menyelesaikan sengketa tersebut. Keberadaan BPSK sebagai lembaga alternatif penyelesaian sengketa yang dianjurkan dalam Islam juga diperhatikan sebagai pertimbangan dalam penanganan sengketa ini

    Penodaan Agama Dalam Perspektif Imam al-Ghazali

    Get PDF
    Penodaan agama adalah permasalahan serius bagi penganut agama serta menjadi tantangan bagi pemerintah. Permasalahan ini muncul sebagai dampak dari persebaran arus globalisasi semakin kuat, dengan akses terbuka dan dalih kebebasan berekspresi. Imam al-Ghazali, seorang ulama terkemuka pada abad tengah sudah menyinggung tentang pentingnya menjauhi tindakan penodaan agama dengan istilah as-Syukriyah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konsep penodaan agama dalam perspektif Imam al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatatif deskriptif interpretatif, dengan teknik analisis Miles dan Huberman yaitu, data collection, data reduction, data display, dan conclusion and verifiying. Hasil penelitian ini,dapat diketahui bahwa konsep penodaan agama Imam al-Ghazali menggunakan istilah as-Syukriyah yang berarti “menghina, merendahkan dan mengungkapkan aib atau kekurangan orang lain dengan cara meniru perilaku, perkataan atau isyaratnya”.Imam al-Ghazali menegaskan bahaya penodaan agama ialah, melanggar dari etika beragama karena membawa kerusakan, dan hukum melakukan penodaan agama adalah haram. Seseorang yang melakukan penodaan agama ia termasuk golongan fasiq farji. Bahaya penodaan agama memiliki keterkaitan erat dengan undang-undang yang mengatur tindakan tersebut, yaitu segala bentuk atau isyarat menghina, mencemooh, atau mengolok suatu agama dengan tujuan merendahkan harkat dan martabat kelompok lain. Tindakan tersebut menyimpang dari norma sosial, serta melanggar norma hukum. Pemahaman ini menunjukkan adanya keselarasan antara konsep penodaan agama dalam perspektif Imam al-Ghazali dengan prinsip hukum Islam dan hukum positif. Penodaan agama tidak hanya merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai agama dan hukum, tetapi juga mencederai etika beragama, melemahkan moralitas, dan berpotensi memicu konflik sosial akibat pergesekan antar kelompok masyarakat. Hal ini menegaskan pentingnya sinergi antara norma agama dan hukum dalam menjaga keharmonisan sosia

    Penerapan Nilai-Nilai Religius, Disiplin dan Kemandirian Melalui Kegiatan Keagamaan pada Siswa Madrasah Aliyah Ubudiyah Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut

    Get PDF
    Pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting diterapkan terlebih di zaman sekarang ini salah satunya nilai-nilai keagamaan yang akan menuntun perilaku menjadi terarah dan berpedoman pada agama. Hal ini dikarenakan di zaman sekarang mirisnya nilai-nilai karakter yang diterapkan bukan hanya di sekolah umum tetapi di sekolah yang berbasis agama pun masih ada saja yang tidak menerapkan nilai-nilai yang baik. Penerapan nilai-nilai religius, disiplin dan kemandirian melalui kegiatan keagamaan di Madrasah Aliyah Ubudiyah Bati-Bati merupakan upaya yang dilakukan guna menciptakan generasi yang beriman, bertakwa serta berakhlak mulia. Melalui kegiatan keagamaan yang ada disekolah bertujuan agar tertanam dalam diri siswa nilai religius, disiplin dan mandiri yang kemudian diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan penerapan nilai-nilai religius, disiplin dan kemandirian melalui kegiatan keagamaan, mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambatnya serta mencari solusi dalam mengatasi faktor penghambat yang ada. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah 6 orang siswa di Madrasah Aliyah Ubudiyah. Objek penelitian ini adalah penerapan nilai-nilai religius, disiplin dan kemandirian melalui kegiatan keagamaan pada siswa Madrasah Aliyah Ubudiyah Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan data pada penelitian ini menggunakan teknik editing, klasifikasi data dan interpretasi data sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai religius, disiplin dan kemandirian melalui kegiatan keagamaan menggunakan beberapa pendekatan yaitu pembiasaan, keteladanan serta hadiah dan hukuman. Melalui beberapa kegiatan keagamaan di Madrasah Aliyah Ubudiyah bati-bati seperti sholat zuhur berjamaah, kegiatan muhadharoh, pembacaan sholawat zikir dan tadarus al-qur’an dapat membantu dalam menerapkan nilai-nilai religius, disiplin dan kemandirian siswa. Selain itu juga ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaannya

    Layanan Cafe Literasi Waka 7 Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Minat baca tidak dengan sendirinya dimiliki oleh setiap individu, melainkan melalui proses pembentukan minat, baik dari diri sendiri maupun motivasi dari luar individu. Minat baca masyarakat Indonesia termasuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan literasi masyarakat harus terus diperkuat agar dapat mencapai kategori tinggi. Sebagai respons terhadap permasalahan ini, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru menghadirkan layanan inovatif berupa Cafe Literasi Waka 7 sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca. Layanan ini dirancang dengan konsep cafe yang dilengkapi berbagai koleksi buku. Nama Cafe Literasi Waka 7 diambil dari nama lokasinya yang terletak di Jl. Wijaya Kusuma No. 7. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perwujudan layanan Cafe Literasi Waka 7 dalam meningkatkan minat baca masyarakat, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam meningkatkan minat baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display (penyajian data), dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwujudan layanan Cafe Literasi Waka 7 sebagai upaya meningkatkan minat baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru meliputi lokasi yang strategis, penyediaan koleksi buku, peminjaman buku, desain ruangan dan sarana prasarana yang menarik, penyediaan menu makanan dan minuman, serta penyediaan wadah masyarakat untuk berkreativitas. Upaya tersebut berhasil menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pemustaka. Namun terdapat beberapa kendala yaitu promosi cafe yang tidak merata, promosi di media sosial tidak konsisten, keterbatasan ruang cafe, kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca dan berliterasi, kurangnya peran pustakawan menawarkan buku kepada pengunjung, serta persaingan dengan media digital

    Pengaruh Strategi Advisor Grup Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Eksponen Dan Logaritma Di Kelas X Man 3 Banjar Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Agar menjadikan peserta didik aktif dalam proses pembelajaran guru sebagai pasilisatornya adalah dengan cara guru harus kreatif dalam menentukan metode serta strategi pembelajaran agar tujuan dari pembelajaran tercapai sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Peneliti berpendapat bahwa strategi pembelajaran advisor grup tepat untuk diterapkan sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian adalah one group – pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 101 siswa kelas X MAN 3 Banjar, sedangkan sampel yang digunakan adalah siswa kelas X E MAN 3 Banjar yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis dengan analisis data kuantitatif dan uji prasyarat analisis data yakni uji normalitas, dan uji hipotesis. Pengumpulan data dilakukan dengan hasil tes pembelajaran (pretest dan posttest). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan skor rata-rata hasil belajar setelah pembelajaran mencapai kategori sangat tinggi. Dari hasil penelitian ini bisa menyimpulkan bahwa Strategi Advisor Grup efektif digunakan pada siswa kelas X MAN 3 Banjar Tahun Ajaran 2024/2025

    Optimalisasi Litersi Digital Dalam Pembelajaran Fiqih pada Peserta Didik di Kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital tentu merubah paradigma pendidikan. Jika dahulu kegiatan belajar dan mengajar terbatas hanya di dalam kelas dan buku teks. kini, tersedianya internet disertai perangkat digital, maka menemukan informasi pembelajaran tentu tidak sulit. Melalui pemanafaatan literasi digital secara maksimal dalam pembelajaran tentu membuat kegiatan proses belajar menjadi sesuai dengan perkembangannya, relavan, efektif dan menarik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan optimalisasi literasi digital dalam pelaksanaan pembelajaran fiqih dan optimalisasi literasi digital dalam evaluasi pembelajaran fiqih. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) memakai metode analisis deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu guru fiqih dan peserta didik kelas XI di MAN 2 Kota Banjarmasin, sedangkan objek dari penelitian ini yaitu literasi digital dalam pembelajaran. Selain itu, terdapat pula teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian optimalisasi literasi digital dalam pembelajaran fiqih pada peserta didik di kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin yaitu bahwasanya belum maksimal karena hanya dilakukan oleh satu guru, namun pengunaan literasi digital dalam evaluasi pembelajaran menunjukan peningkatan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik, serta berdampak positif pada motivasi belajar mereka

    Pendampingan Penyusunan Standar Operasional Prosedur pada Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SDN 2 Haruyan Dayak Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di SDN 2 Haruyan Dayak menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan serta memastikan kelancaran dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas. Berdasarkan studi pendahuluan, SDN 2 Haruyan Dayak belum memiliki SOP yang terdokumentasi dengan baik, yang berpotensi menimbulkan ketidakteraturan dan ketidakjelasan dalam pembagian tugas. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi sekolah dalam penyusunan SOP untuk empat proses utama: Kenaikan Gaji Berkala, E-Kinerja, Kenaikan Pangkat PNS, dan Permohonan Cuti. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan pihak sekolah dalam setiap tahapan penyusunan SOP. Hasil dari pengabdian ini berupa empat SOP yang terstruktur dan sistematis, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan prosedural, dan menciptakan budaya kerja yang lebih disiplin dan kolaboratif. Implementasi SOP di SDN 2 Haruyan Dayak diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut serta mendukung perkembangan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan

    Analisis Yuridis Penggunaan Sepeda Motor Oleh Anak di Bawah Umur Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Studi Kasus Siswa SMPN 22 Banjarmasin)

    Get PDF
    Penggunaan sepeda motor telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. banyak anak di bawah umur mengendarai sepeda motor yang mana hal ini tidak seusai dengan peraturan yang tercantum pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penggunaan sepeda motor pada anak di bawah umur sering kali dapat di lihat saat anak-anak pergi kesekolah, yang mana hal ini terjadi pada SMPN 22 Banjarmasin. Pelanggaran ini menunjukkan kurangnya kepatuhan terhadap undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan oleh masyarakat. Jika masalah ini tidak segera ditangani, risiko terjadinya peningkatan angka kecelakaan akan semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor dan menemukan solusi untuk permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris yuridis. Penelitian dilakukan dengan observasi wawancara pada Polresta Kota Banjarmasin dan pada SMPN 22 Banjarmasin yang terdiri dari 2 guru dan 10 siswa SMPN 22 Banjarmasin. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor penyebab penggunaan sepeda motor pada anak di bawah umur adalah karena faktor sosial dan ekonomi, kurang nya transfortasi umum, pengaruh lingkungan dan kurangnya pengawasan dari orang tua, serta kesadaran hukum yang belum optimal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah edukasi dan sosialisasi serta pemberian sanksi atau teguran yang diberikan dari pihak sekolah maupun pihak kepolisian kepada siswa SMPN 22 Banjarmasin

    Penerapan Strategi dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Terhadap Jamaah Umrah Pada PT. Nurza Tanjung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelayanan di PT. Nurza Tanjung, sebuah perusahaan yang bergerak di industri perjalanan umrah, dengan menyoroti faktor penunjang, hambatan, dan solusi strategis. Pendekatan penelitian menggunakan teori Resource-Based View (RBV), teori manajemen perubahan, dan strategi diversifikasi. Faktor-faktor penunjang meliputi sumber daya manusia berkualitas, infrastruktur yang memadai, komitmen manajemen, serta kerja sama dengan mitra strategis. Namun, hambatan seperti kurangnya koordinasi antardepartemen, keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, variasi kebutuhan jamaah, dan persaingan yang ketat menjadi tantangan dalam implementasi strategi. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan koordinasi internal, pemanfaatan data untuk personalisasi layanan, pelatihan teknologi, diversifikasi layanan, dan evaluasi mitra kerja merupakan pendekatan strategis yang efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Implementasi teknologi seperti sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM) menjadi langkah kunci dalam meningkatkan efisiensi dan personalisasi layanan. Selain itu, diversifikasi layanan berupa paket wisata religi dan evaluasi berkala terhadap mitra kerja mampu meningkatkan daya saing perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan memanfaatkan sumber daya internal secara optimal, mengelola perubahan dengan efektif, dan terus berinovasi, PT. Nurza Tanjung dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mempertahankan posisi kompetitif di industri perjalanan umrah. Rekomendasi strategis ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan dan mencapai keberlanjutan jangka panjang

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇